The Best Bad Couple

The Best Bad Couple
Episode 51


__ADS_3

********


Bryan langsung menggendong tubuh mungil Taekie yang sudah tertawa lebar.Sedangkan Suci,Victoria dan Carla melongo.


"Gila itu bocah apa komputer, masih seuceng udah bahas saham aja"ucap Suci terkagum kagum.


"Tengok emmak bapaknya dulu dong"ucap Dhany menyombongkan diri.


"Kita emang emmak sama bapaknya,tapi yang didik dia kan stev"ucap Nandha menghancurkan kesombongan Dhany.


"Kok gitu sih yang"ucap Dhany merajuk.


"Ini balasan buat kamu gara gara jahat ama Taekie"ucap Nandha sambil menjulurkan lidahnya.


"Awas aja kamu yang, gue bakal bikin perhitungan nanti. Kamu tunggu aja"batin Dhany mengoceh.


"Kita balik dulu ya Ndha"ucap Victoria lagi.


"Dari tadi lu ngomong mau balik tapi nggak pergi pergi" ucap Dhany sambil mencebik.


"Bangk* lu Dhan"ucap Victoria sambil mengacungkan jari tengahnya.


"Dhan mulut lu itu ya"ucap Nandha dengan mimik muka yang tidak enak di lihat.


"Emang mulut gue kenapa yang??"tanya Dhany dengan wajah menggoda.


"Kalo ngomong suka bener,hahahahahaha"ucap Nandha dengan tawa yang berderai.


Tak mau kalah dari sang istri,Dhany ikut tertawa.Victoria,Carla dan Suci hanya bisa memasang wajah jengah melihat kelakuan pasang gila itu.


Akhirnya teman teman Nandha tidak jadi pulang karna harus berdebat dengan Dhany.Mereka terpaksa pulang setelah matahari tenggelam seutuhnya.


*****


Disebuah ruangan yang gelap dan pengap di temani bau anyir khas darah kering, William dan Leon tengah asyik membully seorang gadis muda.


"Kalo ngerjain tugas yang bener jangan males"ucap William dingin.


"Bangk*, yang bener aja dong Will.Gue ini cewek masak lu suruh ngerjain beginian"ucap gadis itu dengan nada congkak.


PLAAAAAAK


Sebuah tamparan keras mendarat di pipi mulus milik gadis itu.Sebuah tangan kekar milik Leon tanpa sungkan mendarat di pipi mulus Ratu.

__ADS_1


"Udah jadi babu masih aja sombong"ucap Leon sambil memasang mimik wajah jyjyknya.


"Bangs*t gue ini cewek gobl*k,main gampar aja"teriak gadis itu sambil mengusap pipinya yang mulai membngkak iku.


"Berisik, gue tau"ucap Leoan dingin.


"Bahkan bagaimana bentuk tubuh elo itu, gue juga tau kali"ucap Leaon melanjutkan ucapannya diiringin dengan lirikan liar dari seorang Leon.


"Bangk*"hanya itu yang bisa di ucapkan Ratu secara pelan nyaris tak terdengar.


"Lu mau gue gampar lagi"ucap Leon santai namun tegas dan dingin.


Ratu berjingkat karena terkejut akan ucapan Leon.Dia bertanya tanya bagaimana Leon bisa mendengar ucapannya yang begitu lirih.


Ratu di jatuhi hukuman membersihkan ruang penjara bawah tanah.Tempat paling gelap dan suram di markas Ghost Crime,tempat dimana Dhani,William dan Leon membantai tahanan dengan kasus besar dan fatal,singkatnya penjara bawah tanah sama dengan ruangan exsekusi bagi markas besar Ghost Crime.


"Bang enaknya dia di apain ya??"tanya Leon sambil selonjoran.


"Entahlah kita tunggu kabar dari tuan aja"ucap William singkat.


"Kalian!!!"teriak Ratu dengan suara naik 8 oktaf.


Leon dan William hanya memalingkan wajah dan mengangkat sebelah alisnya.


"Dasar kudet"ucap Leon sambil tertawa terpingkal pingkal. "Mending lo entar tanya tuan aja deh aja deh"lanjutnya.


"Lagian untung lu masih hidup setelah nyulik nyonya,padahal itu termasuk kebaikan nyonya sama tuan buat bikin lo tetep hidup"ucap Leon yang kembali fokus pada gamenya.


"Nyonya?? kalo tuan kalian gue tau, tapi kalo nyonya??"ucap Ratu sambil menggaruk kepalanya.


"Aaah,maksud kalian itu Nandha si jal*ng itu???"ucap Ratu sinis.


"Jaga ucapanmu itu!!! bukan nyonya yang jal*ng tapi kau.Dasar chili!!"ucap William sarkas.


Skak mat yang si berikan oleh William mampu membuat Ratu naik pitam.Ia tidak terima akan ucapan William dan kembali membantahnya.


"Gue jadi kek gini juga gara gara saudara kembar elu yang brengs*k itu"ucap Ratu dengan Nada meninggi sambil menunjuk ke arah Leon yang tengah asik main ML.


"Leon!!!"ucap William memanggil adiknya dengan wajah yang sudah menghitam.


"Y-ya bang??"ucap Leon tergagap, ia paling mengetahui sifat saudara kembarnya itu.Jika ia sudah memanggil Leon dengan wajah hitamnya,maka hal buruk akan segera terjadi.


"Mamp*s lu, berani beraninya ngatain gue brengs*k di depan abang sih"batin Leon yang sudah berbunga bunga.

__ADS_1


"Bawa wanita kotor ini ke ruang tahanan nomor 8*1!!"perintah William pada Leon.


"A-ap bang?? t-tapi tempat itukan isinya.Nanti kalo tuan dewa kematian marah gimana??'ucap Leon yang terkejut sekaligus khawatir akan perintah abangnya itu.


"Itu urusan gue, cepat bawa dia kesana"ucap William sambil pergi meninggalkan ruangan pengap itu.


"Oy bangs*t tunggu, lu pikir lu siapa hah??berani banget masukin gue ke penjara"teriak Ratu yang tau kalau kondisinya tengah sangat buruk.


"Oh, lu tadi bilang apa??"tanya William sambil menunjukan senyum devilnya, yang tak kalah menakutkan dari senyum devil seorang Dhany.


"Leon gue berubah pikiran, tinggalin kita berdua dan kunci pintunya dari luar.Sebelum ada perintah dari gue jangan biarkan siapapun masuk, ngerti!!"perintah William.


"O-oke bang"ucap Leon, namun sebelum ia meninggal ruangan itu,ia sempat menoleh kearah Ratu dan memberi isyarat bibir yang berkata.


"Semoga elu nggak mati di tangan abang gue!!"


Setelah mengucapkan itu, ia langsung pergi meninggal Ratu dan William sendirian.Tak lupa ia kunci pintu sel tersebut sesuai perintah abang kembarnya itu.


"Hah?? hey curut elu mau kemana ?? bantuin gue dulu, Will jangan aneh aneh lu ya.Inget gue ini putri keluarga Andrea"ucap Ratu yang sudah gugup melihat William semakin mendekat.


"Putri??dari keluarga Andrea?? bukannya baru beberapa jam yang lalu tuan Yannaz Andrea membuangmu"ucap William sinis.


"A-ayahku hanya marah sesaat saja, i-ia tak mungkin membuangku begitu saja"ucap Ratu tergagap karena kegugupan.William semakin mendekat.


BRUUUUK


William mendorong tubuh Ratu hingga membentur dinding sel.Ia ngunci Ratu dengan lengannya.Sekilas saja Ratu melihat kilatan di mata William, dan menurutnya itu sungguh menakutkan.


"W-william berhenti Will"ucap Ratu sambil mendorong tubuh William.


"L-lo mau apa??"ucapnya lagi.


William hanya berdehem saat mendengar semua ucapan Ratu.


"Lo tau apa itu psychopat**h ??"tanya William sambil mengusap pipi mulus Ratu.


"G-gue nggak tau, g-gue nggak tau lo ngomong apa??"ucap Ratu yang sudah bergetar hebat.


"Gue kasih tau ke elo ya R-A-T-U. P**sychopath itu biasa di sebut sebagai orang gila tanpa gangguan jiwa. Dan seorang pshchopath itu identik sebagai seorang pembunuh berdarah dingin"ucap William dengan tatapan yang begitu menusuk.Dipandang oleh William seperti itu membuat Ratu merasa seperti di hujani oleh ribuan pisau tajam.


"Dan selamat buat elu, karna orang si hadapan lo ini termasuk seorang PSYCHOPATH !!"ucap William dengan serangai menyeramkannya.


*******

__ADS_1


__ADS_2