The Best Bad Couple

The Best Bad Couple
Episode 06


__ADS_3

BRUUUUUM..BRUUUUUM...


Deru mesin mobil yang dipacu dengan kecepatan penuh, di dalamnya ada seorang gadis yang menatap jalanan dengan sangat intens, dia memacu kuda besinya itu menuju kantor dimana dia akan melakukan rapat nanti.


*****


"Hey, gimana ini?? kenapa kalian malah santai-santai sih?? Nandha diskor gaes, bukan untuk 1 atau 2 hari. Tapi 2 minggu, 2 M.I.N.G.G.U" Celoteh Boy, dengan muka tegang sekaligus bingung, karena melihat ekspresi sahabat Nandha yang telihat sangat santai.


"Gak apa-apa, kita temenan sama Nandha udah lama, dia gak bakal nerima hukuman semudah itu, kecuali dia punya rencana tersendiri" jelas Suci, pada para bad boy yang terlihat sangat cemas akan keadaan Nandha.


"Kalian yakin??" tanya Dhani yang sedari tadi hanya diam saja.


"Iya, yang perlu kita lakukan sekarang cuma satu, yaitu nyari tau siapa yang udah lapor sama si guru jenong sial*n" ucap Victorya dengan nada geram pada kalimat terakhirnya.


"Oke, jadi gimana rencana kalian??" tanya Vian dan William hampir bersamaan.


"Kita tunggu Nandha aja, gue takut dia udah ada rencana" sambung Carla.


"Oke, suka-suka kalian aja, nanti jangan lupa kasih tau ke kita apa rencana kalian" ucap Dhany.


******


Sebuah mobil mewah memasuki parkiran khusus pada sebuah perusahan, di depan bagian atas gedung bertuliskan AA GROUP, singkatan dari ADELE ANDRIANANDHA group. Ya bangunan yang menjulang tinggi itu adalah kantor milik Nandha pribadi, bukan kantor cabang perusahaan daddy ataupun kakaknya.


Nandha yang menyabet julukan PENGUSAHA TERMUDA DAN TERKAYA di dunia, bukan karna identitasnya sebagai putri dari pasangan Alexander agatha dan Monica Aegis, tapi karena usahanya sendiri. Dan dia menyembunyikan fakta bahwa dia adalah putri dari pengusaha terkaya di dunia.


"Selama siang bu presdir" sambut penjaga saat membukakan pintu untuknya, yang hanya di jawab dengan anggukan kepala olehnya.


"Selamat siang bu" sambut resepsionis dengan penuh hormat.


Nandha yang mendapatkan sambutan dari para pegawainya hanya menganggukan kepala. Suasana kantor jadi sepi dan mencekam, pasalnya mereka takut kepada Nandha, yang terkenal tegas, kejam dan sangat dingin. Sikap Nandha sangat berbeda saat berada di kantor dan di luar kantor.


Nandha masuk kedalam lift khusus presdir, menuju lantai paling atas dimana ruang pribadinya berada, saat pintu lift terbuka dia langsung masuk kedalam sebuah ruangan dengan pintu yang sangat tinggi dan juga kokoh, yang bertuliskan kantor CEO Adele A.


Setelah memasuki ruangan pribadinya itu, dia langsung menggapai gagang telfon dan menekan tombol angka, untuk menelfon sekretaris sekaligus asisten pribadinya.


"Kai, siapkan ruang rapat segera, kita akan mulai rapatnya 10 menit lagi" perintahnya.


"Baik bu" balas orang di sebrang telfon.

__ADS_1


Setelah menunggu beberapa menit, Nandha pun memasuki ruang rapat yang sudah di penuhi oleh dewan direksi dan juga para pemegam saham. Rapat itu berlangsung selama 2 jam dan dalam keadaan tenang.


"Baik, karena semua sudah terselesaikan dengan baik, saya akhiri rapat hari ini" kata Nandha dengan nada santai namun terkesan dingin.


"Saya mohon undur diri karena masih ada urusan penting" ucap Nandha meminta izin.


Nandha melangkah meninggalkan ruang rapat, yang masih terdapat banyak orang didalamnya, mereka masih bertahan dalam ruangan karena terkagum-kagum terhadap kinerja dan cara berfikirnya Nandha.


"Kai, tolong kamu kosongkan jadwal saya hari ini, saya ada janji dengan kakak saya" perintah Nandha dengan santai namun berwibawa.


"Siap bos" saut Leakai sambil menarik tangannya seperti orang hormat, sebenarnya mereka adalah teman, dan Leakai adalah orang kepercayaan Bryan,kakak Nandha. Leakai masuk dalam perusahaan Nandha atas rekomendasi dari Bryan, dengan tujuan menjaga adik kecilnya itu.


Setelah semua urusan kantornya selesai, Nandha langsung keluar dari perusahaannya untuk memenuhi janji temu dengan kakaknya.


FLASHBACK ON


"Hallo kak, ada apa??" ucap Nandha begitu panggilannya tersambung.


"Gue nanti mau makan sama pacar gue, lu dateng iya, bantu gue buat liat dia tulus apa modus, oke?"


"Oooh oke, nanti gue bantuin" ucap Nandha.


"Alamatnya mana???" tanya Nandha.


"Restoran XX dijalan XXX"


"Gila.....jauh banget njiir" kata Nandha dengan nada protes.


"Nanti kalo lu berhasil, gue bakal netep lebih lama di Indo gimana, gue juga bakal turuti semua permintaan lu, oke kan??"


"Oke kalo gitu deal, gue bakal kesana nanti pas udah pulang sekolah" ucap Nandha semangat.


"Oke kakak tunggu kamu iya"


FLASHBACK OFF


*****


Nandha berjalan memasuki sebuah restoran mewah, setelah memarkirkan mobilnya. Dia celingukan mencari sosok sang kakak, akhirnya dia melihat sosok kakaknya tersebut sedang duduk dan mengobrol dengan seorang wanita, ia langsung berjalan menuju sang kakak dengan penuh wibawa.

__ADS_1


"Hay kak, udah lama??" tanya Nandha sambil menepuk bahu kakaknya.


"Lhoo udah sampek dek??? kakak juga baru sampek, sini duduk" ujar Bryan, sambil menarik kursi untuk duduk sang adik.


"Ini siapa kak??" tanya Nandha pura-pura tidak tau.


"Ooh sampai lupa aku, kenalin ini pacar kakak Nala" kata Bryan mengenalkan kekasihnya pada Nandha.


"Nandha, kakak cantik banget sih" ucap Nandha sambil menyodorkan tanganya untuk bersalaman.


"Ah, aku Nala, makasih ya atas pujiannya, kamu juga cantik kok" saut wanita bernama Nala itu, sambil bersalama hanya dengan ujung jarinya, seakan-akan dia jijik dengan tangan Nandha.


"Sayang, aku ke toilet dulu ya" ucap wanita itu, dengan suara mesra dan manja.


"Oke sayang hati-hati jangan lama-lama iya" saut Bryan dengan mesra.


Wanita itupun pergi meninggalkan Nandha dan Bryan.


"Kak, aku juga mau ke toilet bentar, mau benerin make up" ucap Nandha sambil bergelayut manja di lengan sang kakak.


"Iya udah sana pergi" ucap Bryan sambil mengacak-acak rambut gadis itu.


Sesampainya di toilet Nandha tidak langsung masuk, dia malah bersembunyi di balik dinding, guna mengintip kekasih kakaknya yang sedang bergumam.


"Sial*n, kenapa Bryan sayang banget sih sama bocah jelek tadi, mana minta gue salaman sama dia lagi, kan sekarang tangan gue jadi kotor, tapi tenang aja setelah gue nikah sama Bryan bakal gue tendang itu adeknya" ucap wanita itu berapi-api, yang tanpa ia sadari sudah ada yang merekam perkataanya tadi.


Saat Nandha meliat Nala masih sibuk berias, Nandha lari menuju kakaknya.


"hooooos....hooooosss....hoooosss,kakak,,,,gak,,,,bisa,,,lanjutin....hubungan kalian" katanya tersengal-sengal karna nafsanya yang masih ngos-ngosan.


"Apa??? kenapa??? coba lo tarik nafas, terus buang, tarik lagi buang lagi, habis itu lo cerita dengan tenang, ada apa???" tanya Bryan sambil menepuk punggung adiknya pelan.


"Ini liat sendiri, lu gak bakal percaya omong gue kalo gak ada itu" kata Nandha sambil meminum minuman milik kakaknya, dibarengi dengan tanganya yang memberikan ponselnya pada kakaknya.


"KURANG AJAR!!!" kata Bryan berapi-api, dengan muka yang sudah merah padam karena marah.


****


maaf iya semua di TBBC ini alurnya memang lama,jadi mohon pengertiannya ya makasih๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜

__ADS_1


__ADS_2