The Necromancer

The Necromancer
Ch. 49:Akhir Mengenaskan


__ADS_3

Stahark dan Regard yang saling bertatapan mata tanpa mengatakan apapun, mereka terdiam cukup lama untuk mengetahui sejauh mana kekuatan dan kemampuan yang mereka miliki.


Stahark yang telah mengeluarkan seluruh kekuatan dan kemampuannya, ia terlihat begitu menyeramkan dan menakutkan. Mulai dari; tubuhnya yang berotot hingga ke pinggang yang terlihat seperti monster, kuku tangannya yang panjang dan tajam, kepala kerangka tengkorak yang terdapat dua malaikat yang saling berpegangan tangan dengan setengah sayap di sisi kiri-kanan diantara kedua malaikat, serta lingkaran halo yang berwarna hitam pekat yang ada di atas kedua malaikat yang berpegang tangan adalah wujud yang benar-benar menakutkan dan mengerikan yang pernah dilihat oleh Regard sebelumnya melalui ingatan penduduk desa dan para petualang yang berjuang melindungi desa tempat tinggalnya berada, Desa Elforia.


Di depan Stahark, Regard yang mengerahkan [Infinity Spirit] mampu menciptakan sosok hitam yang dibalut dengan jubah ungu gelap yang terlihat menyeramkan, serta pedangnya yang tersingkap di samping yang ada di dalam sarung membuatnya terlihat seperti roh pendekar yang mirip seperti ninja dan samurai.


Apalagi dengan beberapa kepala tengkorak yang melayang di sekitar Regard, kali ini Regard akan berkonsentrasi penuh atas apa yang akan dilakukannya pada Stahark demi membalas dendam atas kematian yang terjadi pada orang-orang terdekatnya dahulu di kehidupan pertamanya di Desa Elforia, serta akibat dari apa yang dilakukannya pada teman-temannya, ia akan memberinya pelajaran yang setimpal atas perbuatannya.


Melesat cepat bagaikan kilat, Regard yang mengerahkan [High Acceleration] yang diarahkan langsung pada Stahark, ia yang menyingkap pedang hitam yang keluar dari pinggangnya yang terbentuk dari kabut hitam berubah menjadi pedang hitam, [Black Sword], sosok yang menyeramkan itu ikut melakukan hal serupa.


"Death Sla–"


"Takkan kubiarkan kamu melakukannya!"


Dengan beberapa tentakel yang mengarah pada Regard yang menusuk ke tubuh [Infinity Spirit], perlahan-lahan kekuatan dan kemampuannya yang dikerahkan yang siap untuk dilancarkan pada Stahark sirna yang membuatnya terkejut atas apa yang terjadi.


"Ini, aku berikan kembali padamu!"


Menciptakan [Shadow Clone] yang didapatnya dari kemampuan Regard, Stahark yang membuat salah satu cloning yang bergerak bebas tanpa monster yang membungkus tubuh aslinya yang sulit untuk bergerak bebas, Stahark cloning mengaktifkan [Acceleration] yang diikuti dengan [Transparency] berada di belakang Regard, bersiap untuk menyerangnya.


Bagaimana bisa dia melakukannya? Mungkinkah selama ini tentakel itu menyedot setiap kekuatan dan kemampuan yang kumiliki?


Terlihat kebingungan atas apa yang sebenarnya terjadi padanya, Regard benar-benar baru memahami maksud dari serangan tentakelnya yang mulai mengikis [Infinity Spirit] miliknya yang sirna dengan cepat, ia mengetahui kalau kenyataannya Stahark juga mampu menyerap sejumlah kekuatan dan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang yang tidak disangka dan diperkirakan olehnya akan terjadi.


Awalnya Regard berpikir Stahark memilikinya berkat dirinya yang berhasil membunuh mereka, orang-orang tak bersalah, tapi pada kenyataannya ia mampu menggunakannya berdasarkan dari penyerapan mana yang dapat menghasilkan dua jenis pada tubuhnya; kekuatan dan kemampuan yang dimiliki oleh orang lain dapat digunakannya, itu adalah informasi baru yang diketahuinya.


[Wind Burst]


Dengan tangannya yang dimundurkan dekat dengan dadanya, pusaran angin yang berputar-putar di telapak tangannya yang terbuka diarahkan Stahark pada punggung Regard yang menyebabkan tubuhnya terpental jauh, menabrak pijakan kegelapan terus-menerus dan tersungkur ke permukaan tanah yang seluruh warnanya hitam, Regard tidak tahu atas apa yang sebenarnya terjadi.


"Bagaimana? Tidakkah ini hebat? Aku berhasil mendapatkan kekuatan dan kemampuan yang sama sepertinya jadi aku ingin segera mencobanya."


Dengan aura keunguan yang diciptakan oleh Stahark asli, [Infinity Spirit] yang terbentuk sama persis seperti penampilan yang Regard gunakan dan lakukan sebelumnya, Regard tercengang dalam diam atas keterkejutannya dalam mengetahui bahwa Stahark mampu menguasainya dengan cepat dan mudah.


"Mustahil. Kenapa kau bisa mengendalikannya?"


"Kenapa? Aku tahu kalau Necromancer  memiliki emosi negatif yang selalu diutamakan dalam mengendalikan tubuh dan pikiran mereka."


[Infinity Spirit] yang terbentuk di cloning Stahark, dia hanya tersenyum mengejek padanya untuk berpikir bahwa Necromancer adalah class khusus yang mengharuskannya dalam mengendalikan emosi kegelapan yang ada di pikiran dan hatinya, semua itu ternyata bohong.


"Aku tidak tahu cara kau mengendalikannya, tapi aku tidak peduli apakah kau dapat melakukannya atau tidak, aku hanya ingin tahu sejauh mana kau bertahan terhadap kekuatan dan kemampuan tersebut."


"Dengan senang hati aku akan melayani dirimu, Sang Necromancer!"


Terkekeh dan tertawa pelan, Stahark yang mengikuti alurnya berpikir kalau Regard telah meremehkan dirinya.


Padahal Stahark yang mampu mengendalikannya, ia tidak kesulitan sama sekali baik dari hati dan pikirannya, ia tidak kehilangan kendali penuh pada tubuhnya yang membuatnya dapat mengendalikan kekuatan dan kemampuan [Infinity Spirit].


Melesat cepat bagaikan kilat, Regard yang mengaktifkan [High Acceleration] menerjang langsung ke arah cloning Stahark. Stahark yang tidak bergerak sedikitpun, ia menyingkap pedang yang ada di sisinya yang membuat sosok itu mengikuti hal serupa seperti dirinya.


"Ini adalah kekuatan dan kemampuan milikmu jadi aku akan kembalikan semuanya padamu."


Dengan ancang-ancang kuat yang siap menebas, Stahark yang menggunakan [Death Slash] mengguncang seluruh area sekitar yang gelap menjadi satu tebasan yang mampu mengikis apapun yang ada dalam jangkauan luas.

__ADS_1


Regard yang awalnya sedang melesat cepat, tubuhnya tiba-tiba terhenti yang menyebabkan darah menyembur keluar dari seluruh tubuhnya, memuntahkan darah melalui mulutnya, tubuhnya terhuyung-huyung sejenak sebelum akhirnya ia terjatuh ke bawah, sedangkan [Infinity Spirit] miliknya yang telah sirna akibat tebasan sebelumnya, awalnya retak lalu pecah yang membuat Regard jatuh.


Sial. Bagaimana bisa dia melakukannya tanpa kesulitan sedikitpun?


Tidak dapat memahami bagaimana bisa Stahark melakukannya, hanya ada satu-dua cara agar dapat mengetahui sejauh mana cloning Stahark mampu menyerap seluruh kekuatan dan kemampuannya untuk digunakan Stahark, Regard penasaran.


[Booster Heal]


Dengan seluruh luka-luka yang ditebas ke tubuhnya, darah yang menyembur keluar melalui bekas sayatan pedang di tubuhnya, mulutnya yang berdarah akibat muntah darah, semuanya perlahan-lahan kembali seperti semula tanpa ada satupun luka yang terlihat, cloning Stahark hanya tersenyum takjub padanya, bangga atas diri Regard yang belum menyerah untuk kematiannya yang dekat.


"Apakah kamu benar-benar bisa menghadapi aku?"


"Entahlah, aku tidak tahu."


Satu cara yang akan Regard gunakan adalah kemampuan lain yang dimilikinya. Kemampuan yang didapat dari; Shilphonia, Friya, Reita, Fuuya, dan Sasaki, ia akan mengerahkan satu-persatu dari sekarang.


Mulai dari kemampuan yang dimiliki oleh Shilphonia, Regard yang mengeluarkan [Shadow Clone] dan [Shadow Wolf] ke arah cloning Stahark, mereka memiliki jumlah lima cloning dari dirinya dan cloning serigala, mereka menerjang langsung tanpa persiapan apapun.


Sementara mereka sedang berlari dan sibuk atas apa yang mereka lakukan pada tugasnya masing-masing, busur panah berwarna putih dengan motif sayap-sayap putih yang menyilang membentuk busur panah, Regard membidiknya dan bersiap untuk melepaskan anak panah yang diberikan element air.


"Sekarang!"


Dengan anak panah yang melesat cepat ke arah Stahark. Anak panah yang awalnya hanya satu menjadi berlipat ganda, [Rain Arrow] yang diarahkan Regard tidak ke langit-langit melainkan langsung ke arah Stahark, menghujani tubuhnya.


Sebelum dapat menghujani tubuhnya, Stahark yang menyadari atas rencananya, ia dengan cepat mengaktifkan [Ultimate Barrier], menciptakan pelindung yang tidak dapat ditembus, ia menampilkan senyum mengejek pada Regard.


"Cih...."


Kesal atas ketidakberhasilannya dalam memberikan pukulan maupun goresan pada tubuh Stahark, Regard mengklik lidahnya dan memandang Stahark dengan jengkel, tidak menyukai atas ekspresinya yang mengejek padanya, Regard menghilangkan kemampuan Shilphonia.


Dengan mengerahkan sejumlah mana di seluruh tubuhnya, kedua tangan Regard yang dialiri arus listrik bertegangan tinggi, kedua kakinya yang menggunakan sepatu kulit terbuat dari bebatuan, dan tubuhnya yang terdapat dua kristal di depan-belakang yang melindungi di dua sisi, Regard melesat cepat ke berbagai arah.


Menggunakan pukulannya yang dilancarkan ke pijakan, aliran listrik yang menyebar ke seluruh permukaan membuat Stahark yang tidak bergeming sedikitpun, ia hanya menggerakkan salah satu lengannya ke depan, menciptakan [Absolute Defense] yang membuat aliran listrik yang menyebar dalam tegangan yang tinggi tidak dapat melukai maupun membuat tubuhnya kejang-kejang.


Tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada, Regard yang menggunakan pijakan di berbagai arah yang menciptakan [Earth Lance] dalam jumlah banyak yang mengarah di berbagai arah yang berniat menghimpit tubuh Stahark untuk ditusuk berkali-kali oleh tombak batu.


Stahark yang menduga itu yang terjadi padanya, ia menyunggingkan senyum kecil di wajahnya, tidak bergerak sama sekali. Dengan kedua lengannya yang dibentangkan ke samping, sepasang sayap hitam yang muncul di punggungnya membuatnya melayang di udara, menatap penuh pada Regard yang berada di bawahnya, ia menjentikkan jarinya.


"Terimalah ini!"


Bulu-bulu hitam yang berhamburan berjatuhan ke permukaan dari segala arah mengenai tubuh Regard. Tepat saat bulu-bulu berhamburan dan berjatuhan di permukaan, Stahark menjentikkan jarinya sekali lagi menyebabkan rentetan ledakan berskala besar menyebabkan luka-luka berat dan fatal pada tubuh Regard.


Regard yang tersungkur menjauh dan tergeletak di permukaan, ia menatap Stahark penuh kebencian yang mendalam. Ia yang tidak menyangka bahwa dia mampu mengendalikan sayap-sayap tersebut, semua itu jauh diluar dugaannya.


"Giliran aku sekarang!"


Lenyap bagaikan kabut hitam, Stahark yang menggunakan [Dark Wave] yang menyebar ke segala arah, ia dengan cepat muncul di belakang Regard menggunakan [Kamuflase], [Hide Presence], dan [Transparency] lalu berniat untuk menyerangnya.


Ini adalah kekuatan yang kudapat dari kalian.


Dengan mengepal salah satu lengannya ke depan wajahnya, aura biru yang terpancar dari tinjunya yang diarahkan pada Regard, Stahark memukulnya dengan kuat, membuat Regard terpental berkali-kali ke belakang, depan, dan langit-langit, Stahark muncul kembali ke langit-langit, ia yang bersiap untuk menggunakan mesin yang tiba-tiba muncul yang berasal dari tentakelnya yang berubah, ditusukkan pada tubuh Regard yang membuatnya terjatuh dengan hantaman kuat.


"....."

__ADS_1


Dalam kondisi tersungkur di permukaan, ekspresi Regard yang terlihat seperti putus asa dan menyerah membuat Stahark berpikir kalau dia sudah mengetahui tempatnya sendiri.


Mustahil jika orang sehebat dan sekuat Regard dapat mengalahkannya, iblis yang kekuatan dan kemampuannya lebih hebat melebihi dirinya yang dapat melenyapkannya dengan mudah, Stahark yakin kalau itu adalah apa yang sedang dipikirkan oleh Regard.


•••••


Ryadu POV


Ini...


"Ada apa, Nyonya?"


Bergegas keluar dari tenda, aku mengabaikan beberapa elf yang berbicara denganku, memastikan apakah ada yang terjadi atau tidak, aku merasakan firasat buruk.


"Mustahil."


Airnya yang sebelumnya tertutup mulai terbuka perlahan-lahan.


Jangan bilang kalau Nak Necromancer, dia akan tiada dengan mudah Stahark? Ini tidak bisa dibiarkan.


"Apa yang kamu ingin lakukan, Nenek Tua?"


"....."


Di dekatku, seorang gadis berambut hitam panjang, ia memiliki penampilan yang sama seperti teman Si Besar yang memiliki wajah ceria dengan rambut pirang panjang, tapi rambut hitam panjang ini tampak tidak bersahabat denganku.


"Aku hanya ingin tahu atas apa yang terjadi."


"Apakah hanya itu?"


Tidak menengok ke arahku, dia benar-benar tidak sopan sekali ya.


Pertama, dia memanggilku dengan sebutan Nenek Tua. Aku hargai atas keberaniannya memanggilku sesuai dengan penampilan fisik, tapi aku tidak ingin mencari masalah, aku mengabaikannya. Kedua, dia yang tidak menatapku berpikir aku tidak terlihat penting untuknya, hanya itu yang dapat aku simpulkan melalui sikapnya terhadapku.


"Ya, hanya itu."


"Jangan khawatir, aku yakin Tuanku baik-baik saja saat ini."


"....."


Dia...


Aku pernah mendengarnya sebelumnya.


Dia adalah rubah yang memiliki bentuk fisik seperti seorang gadis, berekor delapan, bertubuh dewasa, mengenakan kimono di pakaiannya, serta kipas lipatnya yang berada di tangan kanannya, dia adalah dewi yang pernah menjadi legenda di buku perpustakaan yang aku baca sebelumnya, Goddess of Wolf, itulah namanya.


"Benar bukan, Stephani?"


"Ya, aku setuju padamu. Meskipun aku tidak terlalu yakin bagaimana cara dia menyelesaikannya, aku hanya berpikir kalau Regard memiliki cara tersendiri dalam menghadapinya."


Oh... aku paham sekarang.


Mereka berdua memang memiliki sikap yang tidak peduli terhadap teman-teman mereka, mereka hanya mementingkan keberadaan Nak Necromancer yang lebih penting dari nyawa teman mereka, termasuk nyawa Si Besar.

__ADS_1


Entah apa yang sebenarnya terjadi antara mereka berdua terhadap Nak Necromancer, mungkin aku tidak akan mencari tahu maupun menyelidikinya lebih lanjut pada masalah mereka menggunakan [Clairvoyant] milikku yang dapat melihat masa lalu seseorang, aku hanya perlu diam tanpa mengatakan apapun pada mereka.


__ADS_2