The Necromancer

The Necromancer
Ch. 20:Sihir Terhebat


__ADS_3

Dalam pengejarannya yang tiada henti, Regard dengan segera mengaktifkan [Death Trap] ke permukaan tanah yang akan mereka pijak.


Ketika mereka menginjaknya, [Death Trap] aktif yang menyebabkan ledakan berskala besar di sekitar hutan hancur, begitupun permukaan tanah yang berubah menjadi kawah.


Death Trap, jebakan yang mampu membunuh siapapun yang menginjakkan kaki di permukaan yang telah tertanam cakram berwarna hitam pekat yang mampu mengeluarkan jiwa secara paksa dari tubuh mereka, mereka akan tiada dalam kurun waktu selama 5 detik.


Death Trap juga seringkali berfungsi sebagai ledakan berskala besar yang mampu menghancurkan area di sekitarnya tanpa perlu mengeluarkan jiwa secara paksa, itu tergantung dari keinginan si pengguna dalam menggunakannya.


Sip.


Turun langsung ke tengah-tengah kawah yang dibuatnya, Regard sebisa mungkin menggunakan [Shadow Clone] dan [Transparency] agar tidak diketahui oleh musuhnya.


Untuk berjaga-jaga, Regard juga menyiapkan beberapa kebutuhan lainnya yang dapat digunakannya saat keperluannya tiba.


"Siapa itu? Keluarlah!"


"Yo, kita ketemu lagi, Fuzikumibaru."


Dibalik debu yang berhembus, sosok Regard dapat dilihat oleh Fuzikumibaru.


Fuzikumibaru terkejut atas kedatangannya yang tidak terduga.


Tak hanya kedatangannya, Fuzikumibaru yakin bahwa sebelumnya dia telah berhasil membuatnya tiada dalam sekejap tanpa perlu campur tangan dari dirinya sendiri di pertarungan.


"Ada apa? Apakah kau kesal melihat bahwa aku masih hidup? Jangan khawatir, aku tidak akan mati semudah itu."


Menajamkan pandangannya, Regard dengan cepat mengaktifkan [Acceleration] yang membuatnya hilang dalam sekejap.


Tepat disaat Fuzikumibaru lengah, sebilah pedang siap mengeksekusi dirinya.


Sayangnya usahanya sia-sia.


"....."


Apa yang menahannya bukanlah Fuzikumibaru melainkan pion miliknya yaitu pria berotot dan gagah yang menangkisnya menggunakan [Iron Body] tanpa terluka sedikitpun.


"Takkan kubiarkan kau melakukan seenaknya!"


Menggerakkan jari-jarinya, seorang wanita iblis mengeluarkan rentetan sihir dalam jumlah banyak, [Fire Ball], [Lightning Lance], [Water Ball], dan [Wind Cutter] ke arah Regard.


Sebelum dapat mengenai tubuhnya, Regard dengan cepat menggunakan [Magic Wall] yang membuat permukaan tanah jauh di depannya berdiri tegap layaknya dinding tebal yang melindunginya dari rentetan sihir tadi.


Magic Wall, sihir yang mampu mengubah permukaan tanah menjadi dinding yang sesuai dengan ukuran yang diinginkan si pengguna. Dinding tersebut mampu menahan berbagai macam serangan dari serangan fisik hingga sihir, keduanya dapat diatasi.


Meskipun terbilang cukup hebat dalam menangkal berbagai macam serangan, Magic Wall hanya berfokus pada satu area untuk melindungi. Jika area tersebut berhasil dikelabui maka pengguna akan mengalami bahaya.


Fuzikumibaru yang mengetahuinya menggerakkan jari-jarinya.


Wanita vampir yang dengan cepat sirna dari tempatnya berada menjadi kawanan kelelawar, muncul kembali di belakang Regard.


"Tsk..."


Tebasan sabit yang besar dapat ditangkis olehnya.


Tak melewatkan kesempatan yang ada, Fuzikumibaru juga menggunakan pion kelima yang baru saja didapatkan sebelumnya.


Pion itu bergerak cepat dengan melompat tinggi ke arahnya, membenturkan palu listrik ke permukaan tanah yang menyebabkan aliran listrik bertegangan tinggi menyebar dari satu arah ke segala arah.


"....."


Tersenyum pada apa yang dirasanya lambat, Regard menggunakan [Dimension Portal] yang membuatnya mampu berpindah tempat.


Setelah berhasil dilakukannya, dia mengaktifkan [Summon Beast] di permukaan tanah sebelumnya yang mengeluarkan Hellhound di kedalaman hutan.


Auman Hellhound sempat terdengar yang menyebabkan angin berhembus lebih kencang dari biasanya.


Tidak menyia-nyiakan kesempatan, Regard juga memberikan [White Aura] di seluruh tubuh Hellhound yang diselimuti oleh warna putih keperakan yang bersinar terang.


"Bagaimana mungkin dia dapat melakukannya?"


Menghindari pijakan Hellhound, Fuzikumibaru menggerakkan jari dan lengannya.


Sepasang wanita berambut merah panjang dan wanita vampir mulai menerjang ke arah Hellhound.


Wanita vampir yang menggunakan [Illusion] membuatnya mampu bergerak bebas di udara bersama kawanan kelelawar mengerumuni Hellhound, sedangkan wanita iblis yang menggunakan [Meteorit], disertai dengan [Thunder Trap] membuat tubuh Hellhound terkunci secara penuh dalam pergerakannya.

__ADS_1


"Dia benar-benar hebat."


Lenyap di tempatnya terbang dan menjauh, sebisa mungkin Regard mengamati situasinya terlebih dahulu.


Berpikir bahwa dia akan langsung bertindak, dia memilih mengetahui sejauh mana Hellhound miliknya mampu melawan pion yang dimiliki Fuzikumibaru.


Hellhound yang mengaktifkan [Trinity Ball] di sekitarnya berhasil dilemparkan ke arah mereka berdua.


Trinity Ball, bola mematikan berwarna hitam dan ungu gelap yang apabila terkena serangannya pada manusia maka mereka akan mengering lalu tiada, begitupun dengan alam. Bila pohon, semak belukar, tanaman lainnya yang terkena maka akan berubah menjadi layu, mengering lalu tiada.


[Trinity Ball] yang mengenai permukaan tanah mampu membuat area di sekitar berubah menjadi gelap. Tak hanya gelap, [Trinity Ball] juga membuat seluruh hutan, permukaan tanah, serta dedaunan menjadi layu dan kering dalam sekejap.


Jika efek tersebut mengenai manusia maupun makhluk hidup lainnya, Regard pasti yakin [Trinity Ball] dengan mudah membuat mereka mengering dan lenyap seketika tanpa ada perlawanan sedikitpun.


Sayangnya hal itu tidak terjadi pada lawannya sekarang.


Mengetahui bahwa sihir [Trinity Ball] tidak dapat mengenai tubuh mereka, Shilphonia yang berada di dekat Fuzikumibaru melancarkan rentetan anak panah ke langit-langit.


[Lightning Arrow] dan [Rain Arrow] dapat dengan mudah merubah lingkungan sekitar menjadi gelap dan hujan.


Regard yang menyadarinya, mengaktifkan [Absolute Defense] yang menyebabkan dia dapat menahan serangan dari rentetan anak panah kilat, beserta rentetan anak panah air yang menghujaninya bersamaan dengan Hellhound.


Hellhound yang sebelumnya terkena jangkauan dari sambaran kilat, diikuti dengan panah air dalam jumlah banyak mengaum kesakitan.


Fuzikumibaru yang memperhatikannya, tersenyum. Awalnya dia berpikir bahwa serangan dari Shilphonia cukup efektif untuk melumpuhkannya namun dia telah salah memperkirakannya.


"....."


Di sekitar tubuh Hellhound, sepasang zirah mampu melindunginya dari serangan anak panah Shilphonia.


Zirah itu sendiri terdiri dari tulang-tulang yang membentuk sebuah zirah yang dilapisi oleh [Dark Aura] yang dapat mempertahankan tubuhnya dalam kondisi apapun.


Bagaimana mungkin dia dapat menahannya?


"....."


Dirasa tidak berguna melawan Hellhound, Fuzikumibaru mengarahkan pion miliknya seperti Reita ke arah Regard.


Regard yang menyadari rentetan batu dan kristal yang diarahkan padanya mampu dia abaikan karena dia telah menggunakan [Absolute Defense] pada tubuhnya membuatnya kebal terhadap serangan apapun.


"....."


Walaupun tekanan dan dorongan dari Reita cukup kuat, Regard tetap tidak merasakan apapun mengenai rasa sakitnya. Sebaliknya, dia merasa senang dan bangga bahwa efeknya bekerja pada mereka, diri mereka yang palsu yang berhasil mengelabui Fuzikumibaru.


Reita, apakah kau mendengarkan aku?


Ya, aku mendengarnya.


Cepat hilangkan keberadaan dirimu di kejauhan!


Baik.


Melalui [Mind Reading], Reita yang mengganti pakaiannya menjentikkan jarinya membuat dirinya yang palsu lenyap dari tempatnya berada.


Apa yang sebenarnya terjadi?


Lenyap di tempatnya, Regard dengan cepat menggunakan [Unlimited Slash] ke arah Fuzikumibaru. Menghindari beberapa tebasan dalam jumlah banyak, Fuzikumibaru mengerahkan pion lainnya untuk melindunginya.


Sayangnya semuanya tidak terjadi.


Kenapa mereka tidak mendengarkan aku?


Dirasa ada yang aneh, Regard mendekatinya dengan tersenyum dan terkekeh.


Tentu alasan mengapa dia terkekeh ialah Fuzikumibaru tidak menyadari bahwa [Unlimited Slash] yang digunakannya sebelumnya tidak mengarah langsung ke dirinya melainkan ke orang-orang di sekitarnya.


Tak hanya itu, tebasan berkali-kali yang mengenai tubuh dan pelindung yang mereka buat memudahkan Regard bergerak cepat menebas [Special Rope] yang tersambung ke tubuh mereka masing-masing.


Mustahil. Bagaimana mungkin dia dapat melakukannya?


Menjatuhkan lututnya, Fuzikumibaru yang tak berdaya bahwa pion miliknya telah dihancurkan oleh Regard menganggap bahwa itu adalah tindakan yang mustahil dilakukan.


Nyatanya dia yang sebelumnya berhasil menang sama sekali tidak menyadari kalau Regard yang dibunuhnya adalah [Shadow Clone] miliknya yang menjadi tumbal untuk melawannya.


"Benar. Aku masih memiliki beberapa pion lagi."

__ADS_1


Bergegas bangun dan menggerakkan jari-jari dan tangannya, kedua gadis menerjang ke arah Regard.


Shilphonia yang menggunakan [Golden Sword] dan Friya yang menggunakan [Magic Sword], keduanya bersiap untuk menebasnya tanpa ampun.


Menghindari serangannya, Regard tersenyum.


Tanpa disadari oleh Fuzikumibaru, sejumlah mana berwarna merah gelap layaknya darah ditembakkan dari mulut Hellhound. Tak hanya satu kepala, kedua kepala lainnya menembakkan laser ke arah mereka berdua membuat kedua gadis yang sebelumnya ada lenyap tak tersisa.


Sial. Dia benar-benar telah memperhitungkan segalanya.


Mundur menjauh dari tempat Regard, Fuzikumibaru yakin jika dia melawannya tanpa ada pion di dekatnya, dia akan kalah dan tiada.


"Sayang sekali semuanya telah berakhir."


Tepat di belakangnya, Regard dengan hawa membunuh yang dipancarkan bersiap untuk menebasnya menggunakan [Black Sword] miliknya.


Fuzikumibaru yang melihatnya tak berdaya hanya bisa pasrah, namun saat diayunkan pedangnya dari atas dia tersenyum.


"....."


Cahaya lingkaran sihir mulai menerangi pijakan yang Regard pijak.


Sebelum dia dapat menjauh dan lenyap, Fuzikumibaru mengaktifkan [Magic Trap] di dalam lingkaran sihir menyebabkan Regard tidak dapat keluar dari dalam lingkaran sihir.


Magic Trap, sihir yang mampu menciptakan jebakan yang terlihat seperti dinding sihir yang mengelilingi si target yang terkena jebakan tersebut di pijakan, target itu tidak akan bisa keluar dengan cara apapun melainkan hanya bisa terdiam dan pasrah pada dinding sihir yang mengelilinginya.


Sial. Aku telah terkena perangkapnya.


Tubuhnya yang perlahan-lahan kesakitan berubah menjadi kerangka boneka.


Regard tahu bahwa jebakan ini adalah jebakan yang disiapkan oleh Fuzikumibaru untuknya, tapi dia tidak menyangka bahwa dirinya yang akan menjadi boneka untuknya.


"Permainan sudah berakhir. Hidupmu akan menjadi milikku sekarang."


Ketika [Special Rope] diletakkan di anggota tubuh Regard, perlahan-lahan tubuhnya bergerak mengikuti jari-jari Fuzikumibaru.


Pandang Regard yang mulai samar-samar, perasaan yang diliputi oleh kebencian, serta keputusasaan mendalam, semua diarahkan langsung pada Fuzikumibaru yang terkekeh dan tertawa penuh kemenangan.


"Semuanya sudah berakhir, Manusia. Kau boleh beristirahat sekarang."


Mengikuti perintahnya, Regard tidak sadarkan diri.


•••••


Regard POV


Yah, sudah kuduga kalau ini yang akan terjadi jika langsung menyerang ke arahnya.


Memperhatikan dengan seksama, aku yakin dia pasti berpikir bahwa dia menang untuk kedua kalinya.


Jangan terlalu berharap banyak. Cepat atau lambat, aku akan tunjukkan padamu kekuatan yang berhasil aku dapatkan dari sisa-sisa mayat hidup yang telah aku hisap darah mereka sebelumnya.


Berpindah tempat, sebisa mungkin aku terus melihatnya.


Aku penasaran atas sihir yang dimilikinya.


Jika aku berhasil mendapat kemampuannya sebagai Fuzikumibaru, aku mampu menggunakan pion dari mayat hidup untuk mengabdi padaku.


Walaupun aku dapat menggunakan [Corpse Army] untuk menggandakan mayat hidup dalam jumlah banyak, itu tetap tidak terlihat menguntungkan untukku.


Tak hanya [Corpse Army], [Corpse Burst] yang kurasa cukup hebat dengan daya ledakannya tetap tidak mampu memuaskan hatiku dalam menggunakannya.


Mayat hidup tetaplah mayat hidup, itulah yang aku yakini.


"Benar-benar merepotkan ya."


Menuangkan sejumlah mana dalam jumlah banyak, aku mulai bergegas untuk menyelesaikannya dengan cepat tanpa perlu memakan waktu yang lama.


Hal yang ingin aku coba adalah elemen dalam setiap sihir.


Jika makhluk hidup memiliki mana dan kapasitas sihir yang beragam jenis, apakah akan ada suatu reaksi yang dapat dipicu dengan menggabungkan setiap elemen sihir yang ada untuk dijadikan kekuatan.


Misalnya seperti api, air, angin, tanah, udara, dan petir, aku penasaran jadi aku akan menggunakan semuanya.


"[Element Burst]."

__ADS_1


Mengaktifkan beberapa serpihan kristal air yang melayang di belakang, bola-bola yang mengambang di udara di kedua sisi yang dilapisi oleh elemen api, beberapa bilah pedang yang terbuat dari hembusan angin kuat yang tajam, kilatan petir yang melapisi kedua lengan, serta di kaki terdapat sepatu yang berbentuk ular yang berasal dari elemen tanah telah dikenakan olehku.


Baiklah. Waktunya untuk mengakhirinya.


__ADS_2