
Setelah itu tidak lama kemudian secara tiba-tiba terdengar bunyi suara tembakan dari arah gerbang markas.....
“Apa kamu mendengar itu ?.....” ….Ucap Kapten Galih kepada Sersan Mayor Wica….
“Ya, saya mendengarnya juga sepertinya datang dari arah gerbang markas……” ….Ucap Sersan Mayor Wica kepada Kapten Galih….
“Ayo…….Kita kesana……” ….Ucap Kapten Galih sambil berdiri….
“Baik…..”….Ucap Sersan Mayor Wica….
Kemudian Kapten Galih dan Sersan Mayor Wica datang ke gerbang markas dengan berlari dari lapangan tempat mereka berada sekarang…….
“Ada apa ini ?!…..” ….Ucap Kapten Galih kepada Polisi Militer (PM) sebagai penjaga markas….
“Pak, secara tiba-tiba ksatria ini datang dengan kecepatan penuh bersama kudanya menuju markas jadi kami terpakasa melepaskan tembakan peringatan ke udara……” ….Ucap salah satu PM kepada Kapten Galih….
“Tunggu…….Aku mengenal dia……Dia adalah salah satu utusan perwakilan dari kekaisaran….” ....Ucap Kapten Galih....
“Bukankah dia adalah Ksatria Boses….Aku akan mengecek keadaannya….” ….Ucap Sersan Mayor Wica sambil memeriksa keadaan Ksatria Boses….
“Dasar bodoh……Cepat hubungi bagian medis !!!!.......Bilang saja ada yang tertembak di gerbang markas dan hubungi Mayor Vipta segera termasuk Letnan Andrian dari Regu Pengintai ke-5……ASAP……” ….Ucap Kapten Galih kepada PM….
“Baik, pak……”….Ucap salah satu PM….
“Apa yang terjadi dengannya ?.....” ….Ucap Kapten Galih kepada Sersan Mayor Wica yang sedang memeriksa keadaan Ksatria Boses….
“Ini bukan salah kita dan tidak ada luka sama sekali tapi dia mengalami kelelahan ekstrim dan kurang tidur gejala yang ada menunjukkan dia seperti itu termasuk demam lalu bawakan aku tandu, Kapten…..” ….Ucap Sersan Mayor Wica kepada Kapten Galih....
“Ambilkan kami tandu segera !!!!!……” ….Ucap Kapten Galih….
“Ini tandunya, Kapten…..” ….Ucap salah satu PM yang lain sambil membawakan tandu….
“Bagaimana dengan kendaraan medis ?!.....” ….Ucap Kapten Galih….
“Dalam perjalanan estimasi 3 menit, pak……” ….Ucap PM yang menghubungi lewat radio….
“Apa yang harus kita lakukan ?......” ….Ucap Kapten Galih….
“Sementara aku mengurus orangnya bagaimana dengan kudanya ?…….” ….Ucap Sersan Mayor Wica yang melihat kuda Ksatria Boses….
“Tunggu……Dia ingin aku mengambil sesuatu di tas pelana kudanya…….” ….Ucap Kapten Galih dan mengambil sesuatu di tas pelananya….
“Bagaimana Kapten ?......” ….Ucap Sersan Mayor Wica kepada Kapten Galih….
“Akan aku jelaskan nanti sekarang kita pikirkan untuk merawat Ksatria Boses dulu…..” ….Ucap Kapten Galih sambil melihat Sersan Mayor Wica dan memasukkan 2 buah surat kekantongnya….
“Baik, Kapten……” ….Ucap Sersan Mayor Wica….
“Anak pintar…….Terima kasih telah membawanya langsung kesini……Sekarang tenang ya….” ….Ucap Kapten Galih kepada kuda Ksatria Boses sambil mengelusnya sambil melihat mata kuda itu….
Kemudian setelah itu Kapten Galih dan yang lainnya berkumpul di barak medis bersama dengan Ksatria Khusus lainnya…..
“Apa yang terjadi di gerbang markas ?....” ….Ucap Mayor Vipta kepada Kapten Galih….
__ADS_1
“Kami tidak sengaja bertemu dia dengan keadaan seperti itu lalu kami membawanya kesini…..” ….Ucap Kapten Galih….
“Hanya itu saja ?…..” ….Ucap Mayor Vipta sambil melihat Kapten Galih….
“Dia membawa ini kurasa untuk kita…..” ….Ucap Kapten Galih dan memberikan surat dengan segel kekaisaran yang baru….
“Berkuda demi surat penting ini bahkan sampai harus mengorbankan diri sendiri ya……” ….Ucap Mayor Vipta dan mengambil surat dari Kapten Galih….
“Kita tidak punya waktu lagi kalau bisa kita segera ke sana kurang dari 36 jam…..” ….Ucap Kapten Galih….
“Baiklah, aku akan memberikannya kepada Jenderal dan memberikan info kepada Duta Besar secara langsung sementara itu aku memberikan tanggung jawab dia kepadamu dan kabari aku jika ada masalah ataupun perkembangannya……” ….Ucap Mayor Vipta dan berjalan pergi meninggalkan yang lainnya….
“Baiklah……” ….Ucap Kapten Galih….
Setelah itu Mayor Vipta meninggalkan Kapten Galih dan yang lainnya…..
“Apa dia akan baik-baik saja, Kapten ?.....” ….Ucap Letnan 1 Andrian….
“Kami tidak menemukan luka apapun dan kita disini hanya bisa berharap dan berdoa saja….” ….Ucap Kapten Galih….
“Baik….” ….Ucap Letnan 1 Andrian….
“Ada apa ?....” ….Ucap Kapten Galih sambil melihat Letnan 1 Andrian yang sedang kalut….
“Tidak ada apa-apa Kapten…..” ….Ucap Letnan 1 Andrian….
Tidak lama kemudian Sersan Mayor Wica keluar dari ruangan medis Ksatria Boses…..
“Kondisi saat ini, demamnya sudah menurun dari dibandingkan dari gerbang tadi dan dia membutuhkan banyak istirahat untuk jaga-jaga kami juga memasang infus dan memberikan suntikan vitamin agar tidak mudah jatuh selain itu hasil dari lab juga tidak menunjukkan apa-apa tapi harus kita lihat secara terus-menerus…….” ….Ucap Sersan Mayor Wica….
“Baiklah…..Kalau begitu Sersan Mayor Wica jaga pertama selanjutnya bergantian jaga dengan Prajurit Charen didalam lalu diluar perintahkan 2 orang dari anggota kita untuk menjaga diluar berganti setiap 3 jam sekali agar kalian juga dapat istirahat yang cukup…..” ….Ucap Kapten Galih kepada Sersan Mayor Wica dan Letnan 1 Andrian….
“Baik Kapten…..Saya akan menjelaskan kepada semuanya dan memanggil yang lain…..” ….Ucap Letnan 1 Andrian….
“Tunggu sebelum itu, lakukan dengan cepat dan bangunkan mereka jika tidur…..Pergilah….” ….Ucap Kapten Galih….
“Sir, yes sir….” ….Ucap Letnan 1 Andrian dan pergi meninggalkan barak medis….
“Bagaimana dengan menjelaskan ke mereka semua tentang kondisinya ?....”….Ucap Sersan Mayor Wica kepada Kapten Galih….
“Itu tugasku sebagai seorang komandan lalu aku juga sudah berjanji untuk bertanggung jawab atas keselamatan dan kenyamanan mereka disini, lebih baik kau berjaga saja di dalam jika terjadi sesuatu dan tunggu sampai Letnan Andrian kembali…..”….Ucap Kapten Galih….
“Baiklah…..” ….Ucap Sersan Mayor Wica….
Setelah itu Kapten Galih menghampiri ksatria khusus lainnya dan menjelaskan situasinya…..
“Bagaimana dengan kondisi wakil komandan ?.....” ….Ucap salah satu Ksatria Khusus….
“Wakil komandan ???......Ahhh benar juga, aku baru ingat…..Kondisinya saat ini mulai membaik dan dia sedang beristirahat termasuk tidak boleh diganggu oleh siapapun aku akan jamin keselamatannya jadi kalian tenang saja…..” ….Ucap Kapten Galih….
“Syukurlah…..”….Ucap Ksatria Khusus itu….
“Kenapa kalian masih disini ?....” ….Ucap Kapten Galih….
__ADS_1
“Kami akan menunggu disini saja…..” ….Ucap Ksatria Khusus….
“Tidak baik sebagai utusan perwakilan jika menunggu disini sampai besok akan ada rumor jika kami memperlakukan kalian tidak seharusnya…..” ….Ucap Kapten Galih….
“Tapi….” ….Ucap seorang Ksatria Khusus tapi dipotong oleh ucapan Kapten Galih….
“Tidak ada alasan lagi dan aku sudah berjanji kepada seseorang untuk mengurus kalian semua selama disini….”….Ucap Kapten Galih yang memotong ucapannya….
Tidak berselang lama, Letnan 1 Andrian membawa Letnan 2 Irhamna dan Sersan 1 Sultan…..
“Kapten kami kembali, maaf terlalu lama……” ….Ucap Letnan 1 Andrian….
“Memakai seragam tempur lengkap…..” ….Ucap Kapten Galih dan melihat mereka semua….
“Hanya untuk berjaga-jaga saja, Kapten…..” ….Ucap Letnan 1 Andrian….
“Terserah kalian tapi jangan sampai menakut-nakuti orang yang ada disini….” ….Ucap Kapten Galih….
“Baik, Kapten…..” ….Ucap Letnan 1 Andrian….
“Sersan Sultan…..Antarkan mereka kembali ke barak VIP lalu kembali lagi kesini…..” ….Ucap Kapten Galih….
“Baik….” ….Ucap Sersan 1 Sultan….
“Kalian ikut saja dengan dia, dia akan mengantarkan kalian…..” ….Ucap Kapten Galih kepada semua Ksatria Khusus….
“Baik komandan dan terima kasih banyak….” ….Ucap salah satu Ksatria Khusus….
“Tidak apa-apa karena sudah menjadi tugasku….” ….Ucap Kapten Galih….
Setelah Sersan 1 Sultan pergi mengantarkan Ksatria Khusus yang lain, Kapten Galih berbicara dengan Letnan 1 Andrian……
“Apa Prajurit Charen sudah diberi tahu soal ini ?.....” ….Ucap Kapten Galih….
“Sudah, pak….” ….Ucap Letnan 1 Andrian….
“Kau yakin mau berjaga pertama ?....” ….Ucap Kapten Galih….
“Sir, yes sir…..”….Ucap Letnan 1 Andrian….
“Bila terjadi sesuatu hubungi aku atau ingin gantian berjaga……” ….Ucap Kapten Galih….
“Lebih baik anda beristirahat saja karena pekerjaan anda hari ini sudah banyak….”….Ucap Letnan 1 Andrian melihat Kapten Galih….
“Baiklah…..Aku akan duduk dan menunggu Sersan Sultan kembali…..” ….Ucap Kapten Galih sambil duduk di lorong gedung….
“Terima kasih atas kerja kerasnya….”….Ucap Letnan 1 Andrian….
Apa yang akan terjadi selanjutnya ????
Bagaimana dengan Operasi Pegasus ????
Tunggu.........Episode 107 ?????????????
__ADS_1