
Kemudian Kapten Galih kembali kepada pekerjaannya di ruangan dia berada sekarang sampai larut tengah malam.....
Kapten Galih : “Lelahnya.......Aku lebih baik memilih C-4 daripada A-4 atau F-4 karena sangat tajam sekali......Wahhh......” ....Berbicara kepada diri sendiri lalu melihat dan memegang kertas....
Penyihir Nana : “Permisi, ini saya. Nana.......” ....Sambil mengetuk pintu.....
Kapten Galih : “Yahh.....Silakan masuk.......Ada apa sampai larut malam ke ruanganku ?......” ....Duduk di kursinya....
Penyihir Nana : “Saya membawa cokelat panas dan makanan ringan akan kupikir ini dapat membantumu dalam mengerjakan tugas......” ....Sambil membuka lalu menutup pintu dan berjalan menuju ke tempat meja Kapten Galih....
Kapten Galih : “Terima kasih atas pengertiannya......” ....Melihat Nana membawa cokelat panas dan cemilan....
Penyihir Nana : “Sama-sama dan terima kasih atas usaha dan kerja keras anda selama ini untuk kami semua.......” ....Melihat Kapten Galih....
Kapten Galih : “Tidak. Itu tidak sebanding dengan pekerjaan malahan seperti pekerjaan rumah saja dan aku tidak bekerja keras selama ini.......” ....Minum cokelat panas....
Penyihir Nana : “Sepertinya sebelum saya datang, ada orang sebelum saya apa benar begitu ?......” ....Melihat meja tamu yang belum dibersihkan....
Kapten Galih : “Ya, itu benar. Maaf aku belum membereskannya karena pekerjaanku belum selesai......”
Penyihir Nana : “Butuh bantuan saya ?, saya akan segera merapikannya.....”
Kapten Galih : “Tentu, aku sendiri sangat berterima kasih dan sangat terbantu......”
Penyihir Nana : “Saya mendengar banyak pergerakan dari kalian, apa kalian sedang merencanakan sesuatu terhadap kekaisaran ?......” ....Sambil membereskan meja tamu dan mencuci cangkir gelas yang sudah dipakai.....
Kapten Galih : “Itu benar. Kami sedang merencanakan sesuatu terhadap kekaisaran untuk berdamai tapi hal itu masih banyak ditentang oleh pro-perang dan kami berniat untuk menyingkirkannya termasuk dalang dari semua peristiwa ini semua........” ....Sambil mengerjakan dokumen....
Penyihir Nana : “Kekaisaran sendiri yang telah salah karena sudah menginjak ekor griffon. Apa yang anda rencanakan termasuk untuk membunuh Putra Mahkota Ele ?......”
Kapten Galih : “Hal itu juga termasuk ke dalam pekerjaanku tapi aku tidak ingin terburu-buru dalam hal itu karena aku takut menyinggung perasaan seseorang ?......”
Penyihir Nana : “Bila tebakan saya benar, anda ingin meminta persetujuan dari dia (Ksatria Ririn) dan raja kekaisaran setelah itu anda bergerak ?......”
__ADS_1
Kapten Galih : “Ya tapi yang kutakutkan adalah tentang hubungan kami selama ini lalu apa pilihanku sudah berada di jalur yang tepat......”
Penyihir Nana : “Menurut saya, anda sudah benar dalam niatnya tapi tinggal bagaimana penyampaian anda kepada dia lalu bila anda keluar dari jalur yang tepat tersebut, anda hanya perlu kembali atau masuk lagi ke jalur itu karena masa depan dan takdir selalu berubah-ubah juga sisanya terserah anda dalam melakukannya.......”
Kapten Galih : “Apa benar begitu ?.......”
Penyihir Nana : “Sebagai seorang ksatria, anda perlu yakin dan percaya terhadap dia juga.....” ....Setelah membersihkan meja tamu dan duduk di sofa tamu....
Kapten Galih : “Baiklah, aku mengerti dan menerima saranmu lalu aku juga ingin meminta bantuanmu......” ....Melihat Nana yang sedang duduk di sofa tamu....
Penyihir Nana : “Anda perlu bantuan apa ?......” ....Melihat buku-buku manga koleksi Kapten Galih....
Kapten Galih : “Aku ingin kamu melatihku menjadi Ksatria Sihir tingkat tertinggi di dunia ini.......”
Penyihir Nana : “Apa ????!!!!!......Kenapa anda memintanya tiba-tiba ?......” ....Sambil minum cokelat dan terkejut....
Kapten Galih : “Aku penasaran sekali. Sejak pertempuran di Kota Venezia saat itu, pedangku yang kugunakan terasa lebih ringan dan jangkauan serangannya jauh melebihi di dunia kami.....”
Penyihir Nana : “Tidak saya sangka legenda dan dongeng itu akan terjadi. Baiklah, saya menerimanya tapi dengan syarat anda harus meminjamkan buku ini kepada saya dan kita akan berlatih di tempat tidak banyak orang tahu kalau dalam situasi ini membutuhkan pasti sekitar beberapa hari atau seminggu harus menguasainya semua.......” ....Memegang manga Kapten Galih....
Penyihir Nana : “Menurut legenda, dahulu kala ada seorang ksatria dengan sihir yang mengalahkan raja iblis dengan pedang yang dialiri sihir lalu akibat dari pertarungan hebat mereka. Raja iblis dan ksatria itu harus tewas dan pedangnya hilang sejak saat itu, banyak orang yang mencari keberadaan senjata itu sampai sekarang masih belum ditemukan sampai saat ini lalu legenda ini turun menurun menjadi dongeng di dunia ini tapi ada 1 ramalan bahwa ksatria itu akan kembali reinkarnasi dengan jati diri yang berbeda tapi masih dengan setengah jiwanya. Dongeng ini sudah hampir 100.000 tahun yang lalu bahkan saya sendiri masih belum lahir.....”
Kapten Galih : “Berarti seharusnya dia dinobatkan dengan gelar “Pahlawan”.....”
Penyihir Nana : “Sayangnya, tidak ada yang tahu dia siapa tapi kekuatan sihirnya sangat luar biasa bahkan bisa menyelamatkan dunia ini atau menghancurkannya tergantung niat dia tapi tidak saya sangka bahwa itu anda sebaiknya anda dengar ini baik-baik, anda tidak boleh menebar informasi ini dan sihir anda sendiri bisa mengaliri sebuah pedang akan menjadi masalah baru lalu biarkan masalah ini hanya sementara kita berdua yang tahu sedangkan kepada yang lainnya akan saya beritahu nanti, saya janji......”
Kapten Galih : “Baiklah.....aku mengerti situasinya....”
Penyihir Nana : “Kapan kita akan berlatih ?.....”
Kapten Galih : “Setelah pedangku datang besok dan besoknya lagi baru berlatih.....”
Penyihir Nana : “Saya mengerti.....”
__ADS_1
Kapten Galih : “Di dunia ini ada berapa macam jenis sihir ?......”
Penyihir Nana : “Sihir api, air, tanah, udara, es, petir, cahaya, roh dan kegelapan. Ada 9 sihir sedangkan saya menguasai 5 sihir, yaitu es, air, petir, api, dan udara bisa dibilang saya adalah Penyihir Tingkat Menengah Keatas karena ada beberapa macam sihir sendiri....” ....Sambil menjelaskan kepada Kapten Galih....
Kapten Galih : “Bagaimana dengan ksatria itu ?....”
Penyihir Nana : “Bisa dibilang dia adalah satu-satunya dengan sihir roh makanya dia bisa mengaliri pedangnya dengan sihir lalu dia sudah melebihi Penyihir Tingkat Atas sekalipun. Penyihir tingkat atas belum bisa menguasai sihir roh karena harus membuat kontrak dengan roh tersebut.....”
Kapten Galih : “Begitu rupanya lalu apa mungkin aku adalah dia ?.....”
Penyihir Nana : “Bisa saja, karena anda sudah menguasai sihir udara dan sihir roh masih perlu dikendalikan lagi tapi kita harus mempraktekkannya juga latihan dengan begitu kita tahu hasilnya seperti apa.....”
Kapten Galih : “Jadi begitu rupanya.....”
Penyihir Nana : “Ya, kalau begitu. Saya mau kembali ke kamar saya untuk beristirahat dan sampai jumpa saat latihan nanti....” ....Menghabiskan cokelat panasnya dan berdiri dari tempat duduknya....
Kapten Galih : “Ya, terima kasih untuk hari ini dan hati-hati dijalan.....” ....Melihat Nana keluar dari ruangannya....
Penyihir Nana : “Baik....” ....Sambil berjalan keluar dari ruangan itu....
Setelah Penyihir Nana keluar dari ruangan itu, Kapten Galih memikirkan rencana selanjutnya tentang apa yang akan dilakukan berikutnya.....
Kapten Galih : “Kalau begitu berarti yang telah membantuku saat itu di Kota Venezia adalah sihir udara dan sihir roh. Aku sendiri hanya perlu cara belajar dan mengendalikan semua sihir itu jika diurut berdasarkan legenda dan dongeng itu sepertinya tampak benar-benar nyata......” ....Sambil berbicara sendiri dan melihat bintang di langit melalui jendelanya....
Kapten Galih : “Haaah.....Ini semua membuatku pusing tapi bila benar terjadi, ini akan seperti cerita fantasi di anime seharusnya akan banyak hal-hal yang akan terjadi sebelumnya tapi ini rasanya bagaikan hanya mimpi lalu di dunia ini ada beberapa hal-hal yang tidak ada seperti di dunia kami.....”
Kapten Galih : “Astaga......Apa yang kupikirkan dari tadi, biarlah semuanya mengalir seperti air dan jangan berpikiran sempit atau negatif.....Ya ampun.....Sadarlah Kapten.....” ....Sambil menepuk wajah....
Apa yang sebenarnya terjadi dengan Kapten Galih ?
Apa rencana Kapten Galih yang sebenarnya ?
Bagaimanakah kisah selanjutnya ?
__ADS_1
Tunggu............Episode 56 ?????????