Travel Into New World

Travel Into New World
Episode 108 Daratan Kekaisaran


__ADS_3

Kembali kepada Kapten Galih dan yang lainnnya pergi ke Ibukota Kekaisaran bersama Utusan Perwakilan Kekaisaran…..


“Kira-kira bagimana Ibukota Kekaisaran menurut anda ?!.....” ….Ucap Sersan 1 Sultan….


“Apa maksudmu ?!....” ….Ucap Kapten Galih….


“Pemandangan di ibukota…..” ….Ucap Sersan 1 Sultan….


“Aku tidak tahu tapi bayangkan saja di kota zaman Yunani atau Romawi kuno……” ….Ucap Kapten Galih….


“Anda sangat hafal mengenai sejarah…….” ….Ucap Letnan 1 Andrian….


“Karena aku menyukainya dan itu membantu ketika perang……” ….Ucap Kapten Galih….


“Semoga dapat membantu kita kali ini…….” ….Ucap Letnan 1 Andrian….”


“Aku berharap juga begitu…..”….Ucap Kapten Galih….


“Bagaimana dengan Ksatria Boses ?.....” ….Ucap Letnan 1 Andrian kepada Sersan Mayor Wica….


“Dia mulai membaik dan aku berharap dia bisa sadar saat ini atau saat kita turun nanti……” ….Ucap Sersan Mayor Wica sambil memeriksa kondisinya….


“Kapten, berapa lama lagi sampai kita tiba ?.....” ….Ucap Letnan 1 Andrian….


“Tunggu sebentar…..”….Ucap Kapten Galih….


Kemudian Kapten Galih menuju kursi pilot dan berbicara dengan pilot………


“Kapan kita akan tiba ?.....” ….Ucap Kapten Galih….


“Kita baru saja melewati Wilayah Kota Venesia dan baru saja memasuki wilayah udara Ibukota Kekaisaran perkiraan sampai di LZ sekitar 45 menit atau 1 jam lagi…….” ….Ucap pilot….


“Baik…..Terima kasih informasinya…..”….Ucap Kapten Galih….


“Sama-sama Kapten…..”….Ucap pilot….


“Kapten, aku membutuhkan kau saat mendarat nanti untuk titik lokasi kordinat mendarat menjemput nanti dan kedepannya…..”….Ucap Kapten Galih….


“Panggil aku ketika sampai nanti……”….Ucap pilot….


“Roger……”….Ucap Kapten Galih….


Setelah itu Kapten Galih menghubungi Tim lain menggunakan radio yang sedang di Helikopter lain…..


“Kepada semua tim, mohon perhatiannya. Kita sudah masuk wilayah Ibukota Kekaisaran dan berhati-hati terhadap semua ancaman yang terjadi ETA 45 minute……Cek kembali senjata dan perlengkapan kalian….Ini Kapten Galih…..Out….”….Ucap Kapten Galih melalui radio….


“Sir, yes sir……” ….Ucap semua tim yang ikut….


“Pegasus 1 kepada semua Athena, apa kalian melihat sesuatu yang mencurigakan disamping kami…..”….Ucap Kapten Galih melalui radio….


“Athena 2 Kepada Pegasus 1, Kami tidak melihat hal-hal yang mecurigakan sampai saat ini….Ganti….” ....Ucap pilot helikopter tempur yang mengawal pasukan Kapten Galih....


“Baik tetap kabari aku……Pegasus 1…..Out….”….Ucap Kapten Galih….


Setelah itu, Kapten Galih menutup saluran radionya dan kembali ke kursinya…..


“Letnan Andrian, sepertinya kau dan aku punya pembicaraan empat mata……”….Ucap Kapten Galih….


“Anda ingin menanyakan apa ?.....” ….Ucap Letnan 1 Andrian….


“Saat malam itu, ketika Ksatria Boses dirawat kenapa kau sangat mengkhawatirkannya bahkan sampai sekarang ?……” ….Ucap Kapten Galih….


“Akan saya jelaskan ketika mendarat nanti, tidak bisa kita dibicarakan disini…..”….Ucap Letnan 1 Andrian….

__ADS_1


“Baiklah, kau berhutang penjelasan padaku……”….Ucap Kapten Galih….


“Sir, yes sir…..”….Ucap Letnan 1 Andrian….


“Pak, kenapa kita pergi dengan 5 Chinnok ?....Bukankah dengan 3 Chinnok juga cukup…….”….Ucap Sersan 1 Sultan….


“Aku tidak suka ketika ada 3 tim dalam 1 heli dan sisanya adalah barang bukan punya kita tapi kudanya dari ksatria Khusus untuk menghubungi pasukan yang lain di dalam Ibukota…….”….Ucap Kapten Galih….


“Begitu rupanya…..” ….Ucap Asisten Dimas….


“Ayolah…….Kalian semua jangan tegang seperti itu seperti ini pertama kalinya kalian keluar dari markas saja…..”….Ucap Kapten Galih….


“Baik, kapten….”….Ucap semua timnya yang berada di Heli yang sama….


Sedangkan di markas utama Mayor Vipta dan Duta Besar Rachel berbicara dengan Jenderal Isekawa……


“Bagaimana dengan perjalanan mereka semua ?.....” ….Ucap Jenderal Isekawa….


“Semua tim Pegasus dan Athena baru saja melewati wilayah Kota Venesia dan sudah masuk ke dalam wilayah Ibukota Kekaisaran…….”….Ucap Mayor Vipta….


“Bagus, sekarang kita bisa masuk kedalam tahap 2 Operasi Pegasus dan mengamankan Wilayah Kota Venesia sebagai kota netral dan mempersiapkan semuanya……”….Ucap Jenderal Isekawa….


“Baik, Jenderal….”….Ucap Mayor Vipta….


“Saat malam nanti kirimkan perlengkapan yang mereka butuhkan dan tandai dengan laser saja lalu bilang pada mereka untuk berhemat…..”….Ucap Jenderal Isekawa….


“Baik, kalau begitu saya permisi dulu……”….Ucap Mayor Vipta….


Setelah itu Mayor Vipta meninggalkan Jenderal Isekawa dan Duta Besar Rachel di ruangan kantor Jenderal….


“Berhemat ?.....” ….Ucap Duta Besar Rachel….


“Ya, untuk perang berikutnya…..Musuh kita bukan hanya dari Kekaisaran……”….Ucap Jenderal Isekawa….


“Aku menerima banyak informasi dari Wilayah Timur sana katanya naga api sedang mengamuk dan hampir sudah tidak bisa ditenangkan lagi….”….Ucap Jenderal Isekawa….


“Apa kita akan melawan naga apinya ?.....” ….Ucap Duta Besar Rachel….


“Tidak, tapi kau akan melawan seseorang yang bisa membantu kita….Ayo, kita pergi menemui seseorang itu….”….Ucap Jenderal Isekawa….


“Siapa ?” ….Ucap Duta Besar Rachel….


“Akan aku kenalkan nanti disana…..”….Ucap Jenderal Isekawa….


Setelah menunggu lama di perjalanan naik helikopter Kapten Galih dan yang lainnya sampai di luar ibukota kekaisaran…..


“Pak, kita hampir sampai……” ….Ucap salah satu pilot….


“Turunkan kami disana lokasi yang sudah ditentukan…..” ….Ucap Kapten Galih….


“Roger……” ….Ucap Kapten Galih….


“Perhatian kepada semua tim, kita sebentar lagi akan turun dan periksa kembali senjata dan perlengkapan kalian……Landing at 2 minute……” ….Ucap Kapten Galih yang berbicara lewat radio….


“Sir, yes sir…..” ….Ucap semua anggota tim….


Kemudian Kapten Galih dan yang lainnya segera turun dari helikopter membawa semua perlengkapan yang dibawa timnya…..


“Ingat, koordinat LZ ini dan terima kasih atas tumpangannya……..” …Ucap Kapten Galih kepada pilot dan crewnya….


“Roger, semoga beruntung Kapten dan hati-hati disana…..” ....Ucap salah satu pilot dan memberi hormat....


“Baiklah….Pergilah sebelum ada yang melihat kalian….” ....Ucap Kapten Galih....

__ADS_1


“Sir, yes sir….” ....Ucap pilot....


Setelah itu rombongan Helikopter meninggalkan Kapten Galih dan timnya disana…..


“Selanjutnya apa yang kita lakukan, Kapten ?...” ….Ucap Letnan 1 Andrian….


“Kumpulkan semua pimpinan tim dan Ksatria Khusus, kita briefieng sebentar……” ....Ucap Kapten Galih kepada Letnannya....


“Baik Kapten……” ....Ucap Letnan 1 Andrian....


Kemudian setelah semuanya berkumpul Kapten Galih menjelaskan kepada semua orang……


“Baik, posisi kita ada disini dan sekarang kita harus mencari cara menghubungi orang-orang yang ada didalam tanpa dicurigai oleh karena itu Ksatria Khusus yang ada disini akan menuju kediaman Putri Ririn sementara itu kita akan bersembunyi di dalam hutan dan bawa semua perlengkapan yang kita bawa ikut disembunyikan lalu untuk tim penerima ada aku, Letnan Andrian, dan Asisten Dimas sedangkan tim pendukung ada Nana, Lulala, dan Rara lalu sisanya berjaga di sekitar kami dan mengamati pergerakkan yang mencurigan yang ada lapor langsung kepadaku…….Apa semua paham ?....” ....Ucap Kapten Galih kepada masing-masing pemimpin pasukan....


“Sir, yes sir…..” ....Ucap semua komandan....


“Apa ada yang ingin bertanya ?...” ....Ucap Kapten Galih....


“Bagaimana dengan tim medis ?.....” ....Ucap komandan medis....


“Tim medis akan ada dibelakang kami, dibelakang tim pendukung dan kami akan memanggil kalian jika terjadi sesuatu atau kita akan berkumpul lagi….” ....Ucap Kapten Galih....


“Baik….” ....Ucap komandan medis....


“Kami akan memberi sinyal dengan bersiul jadi jangan ada yang berisik…..” ....Ucap Letnan 1 Andrian....


“Tim yang lain akan menyediakan bantuan tembakan jika diperlukan atas perintahku……” ...Ucap Kapten Galih....


“Baik pak…..” ....Ucap semua komandan kepada kapten Galih....


“Baiklah kalau begitu segera lakukan rencana……Bubar….” ....Ucap Kapten Galih...


“Yes sir….” ....Ucap semuanya....


Setelah itu, Kapten Galih berbicara kepada Ksatria Boses untuk langsung ke kediaman Putri Ririn……


“Boses, pergi langsung menuju Komandan Ksatria dan bilang padanya kita akan menunggu jemputan disini dengan kereta kuda lalu menuju tempat persembunyian…..”  ....Ucap Kapten Galih kepada Ksatria Boses...


“Baik, Komandan Galih….” ....Ucap Ksatria Boses....


“Pergilah…..” ....Ucap Kapten Galih....


“Tunggu kami kembali……” ....Ucap Ksatria Boses...


“Tentu saja…..” ....Ucap Kapten Galih....


“Apa semua tim sudah di posisi masing-masing ?.....” ....Ucap Kapten Galih kepada Letnan 1 Andrian....


“Sudah pak……” ....Ucap Letnan 1 Andrian....


“Tunggu, instruksi lebih lanjut…..” ....Ucap Kapten Galih....


“Yes, sir….” ....Ucap Letnan 1 Andrian....


“Jadi sekarang kita menunggu……” ….Ucap Asisten Dimas….


“Begitulah……” ....Ucap Kapten Galih....


Apa yang akan terjadi selanjutnya ?


Bagaimana Kapten Galih memimpin operasi ini ?


Apa akan terjadi hal terburuknya ?

__ADS_1


Tunggu........Episode 109 ??????????????????????


__ADS_2