
Kemudian Sersan Mayor Wica datang menemui Kapten Galih yang sedang sendirian........
Sersan Mayor Wica : “Anda baik-baik saja, Kapten ?......” ....Sambil duduk di samping Kapten Galih....
Kapten Galih : “Hmmm.......Ya kurasa aku baik-baik saja......”
Sersan Mayor Wica : “Anda tidak perlu berbohong pada saya karena saya ingin memberitahukan hal penting yang selalu saya simpan selama ini.......”
Kapten Galih : “Ada apa ?........”
Sersan Mayor Wica : “Sebelum tunangan anda meninggalkan kita semua, dia adalah senior saya di sekolah kedokteran dan saat anda menghilang saya masuk ke akademi militer lalu Mayor Vipta merekrutku secara langsung.......”
Kapten Galih : “Begitu, ya........Sekarang semuanya jadi masuk akal. Dia pernah bilang padaku bahwa dia mempunyai junior yang ingin lulus dengan cepat dan masuk dunia militer.........”
Sersan Mayor Wica : “Apa anda tidak marah ?.......”
Kapten Galih : “Biasa saja, Ingatlah satu hal ini seorang pria sejati akan selalu memaafkan kebohongan wanita berapapun jumlahnya.....”
Sersan Mayor Wica : “Boleh saya bersandar di pundak anda ?......”
Kapten Galih : “Diizinkan.......”
Sersan Mayor Wica : “Saya harap dia tidak marah saat ini diatas sana......” ....Sambil bersandar di bahu Kapten Galih....
Kapten Galih : “Mungkin hanya akan membuat sedikit cemburu.....”
Sersan Mayor Wica : “Apa anda masih merindukannya ?......”
Kapten Galih : “Aku sangat merindukannya setiap saat tapi dia sederhana namun dia berhasil membuat luka dengan sempurna......”
Sersan Mayor Wica : “Saya mengenal tunangan komandan ketika saya sedang berbicara dengannya dan sebelum dia meninggal saat itu, dia memberikan pesan kepada saya untuk menjaga anda dan menemukan pasangan lain untuk anda jika suatu saat nanti tidak ada di dunia ini.......”
Kapten Galih : “Kenapa dia sampai memikirkanku padahal aku selalu memberikan yang terbaik......”
Sersan Mayor Wica : “Saya tidak pernah diberi tahu alasannya tapi mungkin saja ada hubungannya dengan timbal-balik dari tunangan anda......”
Kapten Galih : “Maksudnya ?......”
__ADS_1
Sersan Mayor Wica : “Anda memberikan semuanya kepada dia bahkan tanpa diminta sekalipun tapi dia bingung harus membalasnya dengan melakukan apa selama ini waktunya selalu berada di rumah sakit dan jarang ke rumah......”
Kapten Galih : “Jika aku diizinkan untuk kembali saat itu, aku dengan senang hati bertukar tempat dengannya dan diberikan 1 kesempatan lagi.......”
Sersan Mayor Wica : “Shuutttt......Kapten sudah sejauh ini pergi dan tidak bisa kembali lagi jadi jangan berbicara seperti itu lagi memang walaupun tidak mudah melupakannya tapi ingat masih ada kami yang selalu mendengarkan anda.......”
Kapten Galih : “Kadang-kadang aku sangat kesepian disaat tertentu dan aku tidak tahu harus berbuat apa lagi......”
Sersan Mayor Wica : “Kami selalu ada untuk anda jika ingin berbicara dengan kami lebih baik anda tidak harus memendam perasaan itu semakin lama anda memendamnya maka akan semakin berat rasanya.......”
Kapten Galih : “Ketakutan di mimpi burukku datang lagi, dulu dia menjadi sinar bagi awan yang gelap tapi dia menjadi seperti pelangi. Indah walaupun sesaat.......”
Sersan Mayor Wica : “Saya juga mengerti dan saya juga merindukannya juga......”
Kapten Galih : “Aku tidak kuat tapi di depan kalian semua aku hanya berpura-pura kuat di depan kalian dan di beberapa malam aku selalu memikirkannya.......”
Sersan Mayor Wica : “Semua tentang kenangan indah dan memori itu sampai sekarang saya masih mengingatnya bahkan saya berpikir bagaimana kalau dia masih hidup dan melihat dunia baru ini......”
Kapten Galih : “Aku masih mengingat ketika dia yang merawatku langsung saat itu karena aku tertembak di misi pengawalan dan wajahnya aku ingat bagaimana dia meneteskan air matanya tentu saat itu, aku masih setengah sadar ketika aku bangun dari operasi lalu aku melihat dia selalu ada disampingku tertidur pulas sambil memegang tanganku dengan erat seolah-olah aku tidak akan pernah meninggalkanmu.......”
Kapten Galih : “Kenangan-kenangan itu yang membuat kita bertahan sampai di titik ini.......”
Sersan Mayor Wica : “Anda benar dan semuanya sudah menjadi bagian keluarga......”
Kapten Galih : “Banyak orang yang bilang itu adalah bukan kesalahanku tapi aku merasa yang membunuhnya......”
Sersan Mayor Wica : “Tidak, anda hanya tidak bisa melindungi semua orang disaat yang bersamaan dan waktu yang berbeda.....”
Kapten Galih : “Seseorang pernah berkata kepadaku bahwa seorang pria harus menyembunyikan masalahnya dari teman, pacar, dan keluargamu sendiri karena mereka hanya mendengarkanmu saja tidak peduli apa masalahmu lalu belajar memendam masalahmu sendiri dan cari jalan keluarnya......”
Sersan Mayor Wica : “Tidak semuanya kita bisa lewati sendirian terkadang dibutuhkan seseorang atau beberapa orang untuk menghadapi masalah tersebut.......”
Kapten Galih : “Pelan-pelan aku membunuh diriku sendiri karena itulah aku menjauhkan kalian semua dariku demi melindungi kalian.......”
Sersan Mayor Wica : “Tidak ada yang bilang semuanya mudah dan akan baik-baik saja......”
Kapten Galih : “Kira-kira apa yang akan terjadi selanjutnya.......”
__ADS_1
Sersan Mayor Wica : “Tidak tahu tapi mari memikirkan hari besok yang datang.....”
Kembali kepada Mayor Vipta dan yang lainnya sedang berbicara hal serius tentang Komandan Ksatria Khusus Ririn dan Kapten Galih......
Mayor Vipta : “Jadi ingin menyebutkan alasannya ?.......”
Ksatria Khusus 1 : “Kami hanya diperintahkan oleh wakil komandan dari komandan ksatria khusus untuk mencari informasi tentang Komandan Galih dan tunangannya.......”
Sersan 1 Sultan : “Kenapa kalian ingin tahu ?.....”
Ksatria Khusus 3 : “Kami tidak tahu hanya Komandan Ririn yang mengetahui hal tersebut.....”
Asisten Dimas : “Yahhh.......Mau bagaimana lagi.......Lebih baik diceritakan saja......”
Mayor Vipta : “Komandan Galih adalah seorang teman yang loyal dan lainnya karena aku tidak bisa menyebutkannya dengan kata-kata lalu seorang pacar yang penuh perhatian, humoris, dan setia ditambah seorang rekan kerja yang bisa diandalkan termasuk orang yang menjadi kepala keluarga di berbagai tempat kemudian banyak orang yang menyukai Kapten Galih bukan hanya Komandan Ririn tapi masih banyak lagi diluar sana.......”
Asisten Dimas : “Diluar sana, saat menghilang dan dikeluarkan oleh militer saat itu Kapten Galih melakukan banyak operasi tidak resmi untuk menyelamatkan banyak orang termasuk nyawaku sendiri lalu sampai sekarang aku masih mempunyai hutang yang harus dibayar sama dengan yang lainnya setelah itu dia kembali dipanggil oleh militer dan segala tuntutan atas hukumannya dicabut dan anggota Big Seven mempunyai hak spesial lainnya jika walaupun dipecat di militer sekalipun maka tetap akan bekerja dibawah PBB dan dianggap sebagai pasukan khusus PBB.......”
Letnan 1 Andrian : “Berapa banyak misi dan dimana saja ?.......”
Mayor Vipta : “Terlalu banyak kalau disebutkan dan berada di negara Afrika, Lebanon, Iran, Suriah lalu negara-negara konflik lainnya yang bisa kalian bayangkan bahkan negara-negara adidaya lain makanya dia satu-satunya orang yang keluar masuk neraka dengan santai seperti Raja Iblis dan bukan hanya itu dia juga sering berpindah-pindah tempat agar kami tidak bisa melacaknya......”
Asisten Dimas : “Kami menyembunyikan informasi mengenai dirinya akan terlalu berbahaya jika negara lain tahu dan menjadi incaran negara lain untuk merebut dan meminta dia untuk melatih pasukan di negara orang maka akan terjadi ketidakseimbangan dalam hal kekuatan militer lalu untuk mencegah hal itu kami setuju untuk membuat pasukan sendiri diluar pemerintah untuk menyeimbangkan kekuatan......”
Mayor Vipta : “Banyak negara yang mengincar Kapten Galih karena level dia saat ini sudah diluar batas nalar manusia pada umumnya dan jika memiliki Kapten Galih maka kekuatan tempurnya akan meningkat berkali-kali lipat lalu bela diri dia sudah mencapai tingkat Kaisar yang sudah paling tertinggi dalam dunia bela diri tidak ada yang bisa mengalahkan dia lagi karena dia sudah terlalu kuat bukan hanya negara lain tapi banyak sekte dan organisasi menawari tempat di kedudukan tinggi lalu wajib menjalankan hubungan baik dengan Kapten Galih kalau berani menyinggungnya akan terjadi percikan api yang sangat besar itu artinya pertempuran sudah tidak bisa dihindari lagi dan banyak gadis diluar sana ingin mendekati Kapten Galih.....”
Letnan 1 Andrian : "Berat rasanya menjadi Kapten Galih dan menanggung semua beban juga penderitaannya....."
Mayor Vipta : "Itulah yang aku ingin tegaskan dan tugaskan kepada kalian sejak awal bukan demi orang lain tapi demi kebaikan komandan kalian sendiri......."
Apa yang akan terjadi selanjutnya ?
Bagaimana dengan Kapten Galih yang masih mengingat kenangan lamanya ?
Apakah identitas asli Kapten Galih akan terungkap ?
Tunggu............Episode 99 ??????????????
__ADS_1