Travel Into New World

Travel Into New World
Episode 90 Pandangan Pada Kapten Galih


__ADS_3

Sedangkan di waktu yang bersamaan di barak VIP para perwakilan utusan kekaisaran, Ksatria Boses dan beberapa ksatria lainnya sedang merundingkan siapa yang harus pergi untuk mengantarkan suratnya........


Ksatria Boses : “Jadi menurut kalian, aku harus bagaimana ?......” .....Melihat Ksatria Khusus lainnya....


Ksatria Khusus 1 : “Sebaiknya yang pergi adalah wakil komandan sendiri bersama dengan 1 pengawal lalu sisanya akan menetap sementara disini......” ....Melihat Ksatria Boses dan lainnya....


Ksatria Khusus 2 : “Saya juga setuju......”....Melihat Ksatria Boses dan lainnya....


Ksatria Khusus 3 : “Wakil komandan bisa membawa kudaku karena dia sudah terlatih perjalanan jauh tanpa beristirahat.....”....Melihat Ksatria Boses dan lainnya....


Ksatria Khusus 4 : “Aku juga setuju......”....Melihat Ksatria Boses dan lainnya....


Ksatria Khusus 5 : “saya akan ikut bersama wakil komandan kalau anda mau dan kuda saya adalah yang terkuat.......”....Melihat Ksatria Boses dan lainnya....


Ksatria Boses : “Kalian semua......Ehhmmmm.......Baiklah, besok pagi aku akan berangkat tapi yang lainnya tolong jaga diri kalian masing-masing selama disini lalu jaga sikap kalian.......”


Ksatria Khusus 2 : “Kami selalu menjaga sikap kami dibandingkan dengan anda yang memukul salah satu perwakilan di markas ini, yaitu komandan Galih......”


Ksatria Khusus 4 : “Benar, hampir saja terjadi perang.......”


Ksatria Boses : “Kalian.......”


Ksatria Khusus 1 : “Wajah wakil komandan sampai merah pucat.....”


Ksatria Khusus lainnya : “Hahahahaha.......”


Tiba-tiba secara tidak sengaja pembicaraan mereka terdengar oleh Duta Besar Rachel yang sedang lewat menuju ke arah baraknya sedangkan Asisten Dimas masih di ruangan Jenderal Isekawa tidak ikut bersama Duta Besar Rachel.......


Duta Besar Rachel : “Wahh......Sepertinya kalian sedang bersenang-senang, ya ?......Pintunya terbuka jadi aku bisa mendengarnya......” ....Melihat Ksatria Boses dan yang lainnya....


Ksatria Boses : “Anda yang waktu itu di balik gerbang......” ....Melihat Duta Besar Rachel....


Ksatria Khusus 1 : “Dia, siapa wakil komandan ?......” ....Sambil berbisik di telinga Ksatria Boses....


Duta Besar Rachel : “Maaf, aku sampai lupa memperkenalkan diri. Aku akan memperkenalkan diri lagi bagi kalian yang belum mengenalku, saya adalah Duta Besar Rachel sebagai Utusan Perdamaian dari balik gerbang dan markas ini......”


Ksatria Khusus lainnya : “Apaaaa ?????!!!!!......” ....Terkejut....


Ksatria Boses : “Aku tidak akan terkejut lagi jika jadi kalian......”

__ADS_1


Ksatria Khusus 5 : “Wakil komandan, dia masih muda dan sangat cantik......”


Ksatria Boses : “Aku dan Komandan yang pergi ke balik gerbang saja sangat terkejut berkali-kali dan menahan diri.......” ....Melihat Ksatria lainnya....


Duta Besar Rachel : “Apa keberatan jika aku bergabung ?.....” ....Sambil masuk ke barak VIPnya....


Ksatria Boses : “Silakan duduk......”


Duta Besar Rachel : “Terima kasih.....” ....Sambil duduk....


Ksatria Boses : “Saya tidak menyangka bahwa anda akan ada disini juga.....”


Duta Besar Rachel : “Tentu, aku akan disini sementara waktu sebagai Utusan Perdamaian sekaligus mengurus semua perizinan tentang rencana perdamaian antara kami dan kekaisaran.....”


Ksatria Boses : “Apa anda tidak sibuk membuat rencana perdamaian ?......”


Duta Besar Rachel : “Aku hanya sebagai pihak ketiga untuk menyelesaikan masalah ini soal rencana sudah dibuat oleh orang yang kamu pukul......”


Ksatria Boses : “Sekali lagi, saya meminta maaf atas nama Komandan Ksatria sekaligus Putri Ririn karena perbuatan saya waktu itu......”


Duta Besar Rachel : “Tidak masalah itu hanya salah paham saja dan tidak perlu kaku begitu, aku disini ingin berbicara dengan kalian saja jadi santai saja......”


Duta Besar Rachel : “Tapi bagaimana ceritanya sampai dia luka-luka begitu, aku yakin tidak sekedar dipukul....”


Ksatria Boses : “Itu cerita yang sangat bodoh jika aku jelaskan lagi tapi aku penasaran kenapa waktu menghadap senatnya dia tidak menceritakan perbuatan yang aku lakukan kepada dirinya ?.....”


Duta Besar Rachel : “Dia adalah satu-satunya orang misterius di markas ini bahkan di negara kami jika dia menceritakan sebenarnya maka akan terjadi perang total dengan skala yang tidak bisa kalian bayangkan......”


Ksatria Khusus 1 : “Perang Total ?.....”


Duta Besar Rachel : “Artinya kami akan menyerang setiap kota dan militer yang kalian punya sampai kami menguasai sepenuhnya di seluruh wilayah kekaisaran.......”


Ksatria Boses : “Jangan asal bicara !.....”


Ksatria Khusus 1 : “Maafkan saya.....” ....Meihat Duta Besar Rachel....


Duta Besar Rachel : “Tidak apa-apa. Kami ada di pihak kalian, jadi itu saja yang ingin kamu tanyakan ?.....”


Ksatria Boses : “Anda bilang bahwa Komandan Galih yang membuat rencana semua ini ?......”

__ADS_1


Duta Besar Rachel : “Walaupun dia sekarang ini seperti komandan pasukan tapi sebenarnya dia pernah memiliki pengalaman sebagai Jenderal perang dan ahli strategi nomor 1 yang tidak bisa dikalahkan jadi tidak bisa dianggap remeh.....”


Ksatria Khusus 4 : “Kenapa dia begitu kuat ?....”


Duta Besar Rachel : “Dia sudah melampaui orang biasa pada umumnya dan lagi karena orang-orang yang ada dibelakangnya.....”


Ksatria Khusus 2 : “Orang-orang yang dibelakangnya......”


Duta Besar Rachel : “Orang-orang yang mendukung serta menaruh kepercayaan nyawa mereka di bawah perintahnya termasuk orang-orang yang sudah diselamatkan lalu melindungi orang-orang yang dia sayang lebih dari keluarganya sendiri......”


Ksatria Khusus 5 : “Apa Komandan Galih punya keluarga ?......”


Duta Besar Rachel : “Komandan Galih kehilangan orang tua beserta tunangannya tapi dia masih memiliki adik saat ini dibalik gerbang akibat perang di dunia kami lalu keluarganya yang tersisa hanya kami dan beberapa orang lainnya.....”


Ksatria Boses : “Begitu, ya ?.......Pantas saja saya dapat merasakan penderitaan di dalam dirinya sebagai komandan......”


Duta Besar Rachel : “Tidak juga. Saat perang di dunia kami terjadi angin pembawa kemenangan ada di pundak Komandan Galih dan penderitaan itu dijadikan sebagai kekuatan olehnya saat orang lain mulai menyerah tapi dia masih bisa bangkit sendiri dengan tangannya walaupun itu berat dan menyakitkan.....”


Ksatria Khusus 3 : “Apa di kekaisaran ada yang menjadi keluarganya ?......”


Duta Besar Rachel : “Kalian sudah menjadi keluarga dia termasuk semua orang yang ada di Kota Venesia waktu itu saat berperang bersama kalian melawan bandit jika kalian tanyakan orang yang paling dia sayang saat ini adalah komandan kalian......”


Ksatria Khusus 2 : “Komandan kami ?......”


Duta Besar Rachel : “Sejak kembali dari balik gerbang ke sini, hubungan mereka berdua sudah menjadi dekat......”


Ksatria Boses : “Sebagai orang yang terkenal, Komandan Galih memiliki banyak orang dikenalnya ?.....”


Duta Besar Rachel : “Dia punya banyak mungkin bisa dibilang terlalu banyak jika terjadi sesuatu pada Komandan Galih bukan hanya negara kami yang bergerak kesini tapi seluruh dunia kami akan menyerang kalian tanpa pandang bulu karena Komandan Galih adalah sosok pemimpin yang misterius tapi bisa dipercaya oleh semua orang bahkan diluar dari kalangan militer sekalipun. Dia adalah terbaik dari yang terbaik pernah ada di negara kami jadi kami mengandalkannya selalu di garis depan.........”


Ksatria Boses : “Bagaimana sifat Komandan Galih sendiri ?......”


Duta Besar Rachel : “Bagaimana, ya ?.......Sulit dikatakan tapi menurutku sendiri, dia adalah sosok orang yang loyal, royal, penuh perhatian, baik hati tapi kadang-kadang orangnya adalah nekat untuk melindungi atau menyelamatkan seseorang tidak peduli dia darimana ras, golongan, dan apapun agamanya tidak masalah selama dia menyimpan 1 nyawa untuk diselamatkan hari ini untuk kemudian hari nanti. Bukan hanya itu dia orang yang bergerak sendiri, menyimpan banyak rahasia, dan hal-hal lainya yang belum kalian lihat tapi itu adalah sisi terbaik yang dia bisa tunjukkan kepada kalian oleh karena itu banyak orang yang mencintai dan menyayanginya sebagai keluarga, rekan, atasan, komandan dan masih banyak lagi hal itulah banyak sekali orang yang hanya bahkan merindukan keberadaannya saja dan ingin bertemu lagi.......”


Apa yang akan terjadi selanjutnya ?


Apa rencana Mayor Vipta dan Kapten Galih ?


Bagaimana dengan surat utusan yang diberikan oleh Ksatria Boses ?

__ADS_1


Tunggu...................Episode 91 ????????


__ADS_2