Travel Into New World

Travel Into New World
Episode 33 Ancaman Liburan part 2


__ADS_3

Kemudian Letnan Andrian sampai di Gedung Parlemen menemui Letnan Galih juga Inspektur Lee untuk membahas rencana selanjutnya....


Letnan 1 Galih : “Terlambat beberapa menit. Memangnya apa yang sedang terjadi pada kalian ?” ....Melihat Letnan Andrian dan Inspektur Lee....


Inspektur Lee : “Saat perjalanan semua tampak baik-baik saja ketika sampai disini kita sedang dibuntuti.....” ....Melihat Letnan Galih....


Letnan 2 Andrian : “Maafkan saya, Letnan. Saya ada urusan sebentar, nanti akan saya ceritakan pada anda tentang semua dan detailnya, jadi bagaimana rencana kita selanjutnya ?.....” ....Melihat Letnan Galih....


Inspektur Lee : “Karena kita sudah dibuntuti dari tadi, saya sarankan untuk berpindah kendaraan dan mengecoh pergerakan kita. Saya yang akan memancing mereka bersama anak buah saya di bus itu juga di beberapa kendaraan.....” ....Sambil merokok....


Letnan 1 Galih : “Setuju, untuk memberikan tambahan waktu kabur kita tapi bagaimana cara kami menghubungimu ?.....” ....Sambil melihat Inspektur Lee....


Inspektur Lee : “Itu tidak perlu, saya yang akan menemukan kalian semua tapi untuk berjaga-jaga tetap tidak mencolok lalu itu adalah kendaraan kalian yang baru. Untuk sisanya kalian akan diturunkan di tengah kota.....” ....Sambil menunjuk 2 mobil SUV hitam....


Letnan 2 Andrian : “Mencegah baku tembak di kerumunan bukankah begitu ?.....”


Inspektur Lee : “Itu benar tapi saya akan berangkat duluan, tunggu saya keluar dari gerbang itu dengan bus.....”


Letnan 1 Galih : “Letnan Andrian suruh mereka pindah kendaraan....”


Letnan 2 Andrian : “Baik, Letnan....” ....Pergi meninggalkan Letnan Galih dan Inspektur Lee....


Letnan 1 Galih : “Kita jalankan rencananya sekarang ?”


Inspektur Lee : “Ayo.....Lebih cepat lebih baik.....” ....Sambil mematikan rokoknya....


Setelah itu, rombongan Letnan Galih berpindah kendaraan dan membiarkan Inspektur Lee mengambil alih pimpinan secara sementara.....


Inspektur Lee : “Ajudan, kita berangkat sekarang.....” ....Sambil duduk di mobil....


Ajudan Inspektur Lee : “Baik, inspektur.....” ....Menyetir mobil konvoi Inspektur....


Inspektur Lee : “Semua unit, perhatikan musuh karena mereka sudah masuk perangkap kita. Mari kita mulai permainannya anak-anak....” ....Menghubungi lewat radio sambil melihat musuh....


Seluruh Unit Inspektur Lee : “Siap detektif !!!!......” ....Membalas lewat radio....


Inspektur Lee : “Waah......Wah......Lihat mereka sudah menggigit umpan......” ....Melihat kendaraan musuh....


Ajudan Inspektur Lee : “Benar, pak” ....Sambil menyetir mobil Inspektur....


Setelah 15 menit menunggu di Gedung Parlemen, akhirnya rombongan Letnan Galih berangkat sesuai rencana......


Letnan 1 Galih : “Kita berangkat sekarang, supir ke tengah kota.....” ....Sambil melihat situasi dan kondisi....


Supir : “Baik, Letnan....”


Letnan 2 Andrian : “Lalu ketika sampai di tengah kota. Apa rencana selajutnya , Letnan ?” ....Melihat Letnan Galih yang duduk di depan....


Letnan 1 Galih : “Kita berpencar menjadi 2 tim, kutugaskan kau melindungi 2 Ksatria itu dan ajak mereka yang mereka mau sedangkan sisanya ikut bersamaku.....” ....Melihat ke arah depan....


Letnan 2 Andrian : “Apa tidak berbahaya kalau kita berpisah ?.....”


Letnan 1 Galih : “Itu termasuk rencanaku lalu jangan berkomunikasi lewat hp masing-masing kita, gunakan radio kita untuk komunikasi.....”

__ADS_1


Letnan 2 Andrian : “Baik, Letnan. Kuserahkan pada anda.....”


Kemudian Letnan Galih beserta rombongannya sampai ditengah kota dan berpisah menjadi 2 kelompok....


Supir : “Kita sudah sampai, Letnan....” ....Memberhentikan mobilnya....


Letnan 1 Galih : “Kita turun disini, Letnan. Terima kasih supir.....” ....Sambil turun dari mobil....


Letnan 2 Andrian : “Baik, Letnan.....” ....Turun dari mobil....


Supir : “Sama-sama, Letnan....” ....Pergi setelah Letnan Galih dan rombongannya turun....


Letnan 1 Galih : “Apa yang kalian cari di dunia ini ?” ....Melihat Ksatria Ririn....


Ksatria Ririn : “Tentang dunia ini dan ilmu pengetahuan.....” ....Melihat Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Baik, Letnan Andrian antar mereka ke perpustakaan kota dan ikuti sesuai rencana, jangan bergerak sendiri-sendiri lalu tunggu sinyalku....” ....Melihat Letnan Andrian....


Letnan 2 Andrian : “Baik, Letnan. Kalian berdua ikuti saya karena saya yang akan mengantarkan anda dan tolong jangan jauh-jauh dari saya....” ....Melihat Ksatria Ririn dan Boses....


Ksatria Ririn : “Baik, aku mengerti....” ....Melihat Letnan Andrian....


Letnan 2 Andrian : “Sampai jumpa, Letnan....” ....Melihat Letnan Galih dan pergi berpisah meninggalkan rombongan....


Letnan 1 Galih : “Sampai jumpa lagi....” ....Melihat Letnan Andrian....


Prajurit 1 Charen : “Letnan, kenapa kita berpisah ?.....” ....Melihat Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Bagian dari rencanaku dan pakai radiomu segera.....” ....Berbisik di telinga Prajurit Charen....


Letnan 1 Galih : “Baiklah, ayo kita jalan-jalan dan membeli barang yang kalian suka......” ....Melihat rombongannya....


Rombongan Letnan Galih : “Yeay.....Bagus.....” ....Melihat Letnan Galih....


Sedangkan di markas ruang komando dan strategi.....


Jenderal Isekawa : “Kenapa mereka berpisah di tengah kota ?.....” ....Melihat layar pengawas oleh drone....


Mayor Vipta : “Mungkin karena ini, Jenderal....” ....Sambil menunjukkan rekaman kamera pengawas jalanan dan orang-orang di lapangan....


Jenderal Isekawa : “Apa ini, Mayor ?....” ....Sambil melihat rekaman kamera pengawas....


Mayor Vipta : “Itu adalah kamera pengawas dari Gedung Kedutaan sampai menuju Gedung Dewan Parlemen dan menurut orang kita yang berada di lapangan, mereka sedang membuntuti tamu kita....”


Jenderal Isekawa : “Lalu kenapa tidak naik bus yang diberikan ?.....”


Mayor Vipta : “Untuk mengecoh mereka dan bus itu sudah kosong dari Gedung Parlemen kemungkinan Letnan Galih yang minta pergantian kendaraan....." ....Sambil menjelaskan kepada Jenderal Isekawa....


Jenderal Isekawa : “Baik, terima kasih Mayor.....” ....Melihat Mayor Vipta....


Mayor Vipta : “Kuharap Letnan Galih tahu tentang apa keputusannya.....” ....Melihat kamera pengawas oleh drone....


Jenderal Isekawa : “Tidak tapi sebenarnya dia sudah tahu segalanya luar dan dalam.” ....Sambil melihat layar pengawas....

__ADS_1


Mayor Vipta : “Saya harap juga begitu....”


Kembali lagi kepada Letnan Galih dan rombongannya juga sedang berpisah dengan Letnan Andrian dan 2 ksatria khusus.....


Elf Lulala : “Lihat panah itu.....” ....Melihat panah dan anak panahnya....


Letnan 1 Galih : “Apa kamu mau panah itu ?....” ....Melihat Lulala....


Elf Lulala : “Ya. Sangat mau....” ....Melihat Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Ambil dan kembali kesini.....”


Elf Lulala : “Baik !!!.....” ....Pergi mengambil panahnya....


Kemudian Letnan Galih melihat Dewi Rara yang sedang melihat baju berupa gaun.....


Dewi Rara : “Indahnya.......” ....Sambil melihat gaun yang terpajang....


Letnan 1 Galih : “Benar....” ....Melihat gaunnya....


Dewi Rara : “Rasanya gaun itu tidak cocok untukku.....” ....Melihat Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Menurutku kalau kau yang memakainya kurasa sangat cantik....” ....Melihat Rara....


Dewi Rara : “Apa ???!!!!!......Sungguh.....Baiklah, aku mau gaun ini.....”


Letnan 1 Galih : “Ambil dan bertemu yang lain.....”


Dewi Rara : “Baik....” ....Pergi mengambil gaun yang dipajang....


Letnan 1 Galih : “Prajurit Charen kemari sebentar....” ....Memanggil Prajurit Charen....


Prajurit 1 Charen : “Baik, Letnan. Ada apa ?....” ....Melihat Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Bayar yang mereka beli termasuk barangmu dengan ini dan jangan sampai mereka lepas dari pandanganmu sedetik pun. Aku ada sedikit urusan di sekitar sini.....” ....Mengambil kartu ATM di dompetnya dan meninggalkan rombongan kepada Prajurit Charen....


Prajurit Charen : “Baik, Letnan....” ....Menerima kartu ATMnya dan melihat Letnan Galih pergi....


Letnan 1 Galih : “Letnan Andrian, bagaimana status dan posisimu ?. Apa kau mendengarkanku ?...” ....Memanggil lewat radio....


Letnan 2 Andrian : “Jelas dan keras, Letnan. Kami sudah sampai di perpustakaan kota sekitar 20 menit yang lalu dan disini kondisinya aman....” ....Membalas lewat radio....


Letnan 1 Galih : “Sedang apa mereka berdua ?.....” ....Sambil pergi berjalan keluar dan menjauh dari rombongan....


Letnan 2 Andrian : “Bagaimana ya ? Aku bingung menceritakannya. Menurut saya, agak sedikit memalukan kalau menjelaskannya....” ....Sambil melihat 2 ksatria yang bersamanya....


Letnan 1 Galih : “Hah.....Memangnya ada apa ?. Apa yang kalian lakukan sebenarnya ?.....”


Bagaimana kelanjutan tentang kisah Letnan Galih ?


Bagaimana pendapat mereka tentang dunia Letnan Galih ?


Apa yang akan terjadi selanjutnya ?

__ADS_1


Tunggu...........Episode 34 Ancaman Liburan part 3


__ADS_2