
Kemudian setelah sampai di kediaman Putri Ririn dengan Rombongan Perwakilan dari negara lain……
“Selamat datang kembali, tuan putri beserta rombongan perwakilan……” ....Ucap Kepala Pelayan Astorius di depan pintu kediaman putri.....
“Kita kembali kesini pada akhirnya……” ....Ucap Asisten Dimas....
“Kami pulang, Astorius…..”....Ucap Putri Ririn....
“Bagaimana dengan pertemuan dengan Raja, Tuan Putri ?.....”....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Daripada hanya memberitahukan hanya kepadamu, bagaiamana kalau siapkan aula dulu ?.....”....Ucap Putri Ririn....
“Baik, tuan putri………”....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Bagaimana Kapten Galih dan Asisten Dimas ?.....”....Ucap Putri Ririn....
“Selama kami disini, sepertinya kami tidak punya pilihan lain……….”....Ucap Kapten Galih....
“Ini pertemuan tertutup bukan ?......”....Ucap Asisten Dimas....
“Lebih baik ajak beberapa ksatria khusus seperti Boses dan kami akan mengajak hanya Letnan Andrian untuk menjelaskan situasinya lalu membuat rencana selama beberapa hari kedepannya……”....Ucap Asisten Dimas....
“Aku setuju….”....Ucap Kapten Galih....
“Baiklah jika itu rencana kalian……”....Ucap Putri Ririn....
Setelah itu mereka semua berkumpul di aula kediaman Putri Ririn untuk membicarakan rencana kedepannya…….
“Kurasa lebih baik dari Komandan Galih atau Perwakilan Dimas dulu……” ....Ucap Putri Ririn....
“Kami ?.......Tidak lebih baik dari anda dahulu karena posisi anda yang masih abu – abu kalau kita membaca situasinya……” ....Ucap Asisten Dimas....
“Aku juga setuju lebih baik mengkhawatirkan diri sendiri dulu baru orang lain saat situasi seperti ini baru kami akan menjelaskan situasinya dari pandangan kami…..” ....Ucap Kapten Galih lalu minum teh yang sudah dibuat oleh kepala pelayan....
“Baik, berdasarkan hasil pertemuan dengan raja tadi bahwa raja setuju mengangkatku sebagai Putri Mahkota tapi dengan menjatuhkan Putra Mahkota Pertama yang tirani dengan bantuan Komandan Galih dan Asisten Dimas lalu raja juga telah membuat kesepakatan rahasia dengan mereka……” ....Ucap Putri Ririn....
“Itu artinya raja menolak untuk membuat Perjanjian Damai atau Aliansi ?.....”....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Ya itu benar……”....Ucap Putri Ririn....
“Tentang hukumannya juga hukuman mati kalau ketahuan……”...Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Kami juga sangat mengerti tentang hal itu……”....Ucap Ksatria Boses....
“Pertanyaan sebenarnya apakah kalian ingin selalu berjuang dan mendukungku nanti ?......”....Ucap Putri Ririn....
“Bagi saya itu adalah pertanyaan bodoh…..Saya selalu bekerja dibawah anda sejak mendiang ibu anda meninggal dan sebuah kehormatan jika melayani anda sampai ke medan pertempuran……”...Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Bagi kami, anda adalah Komandan Ksatria Khusus yang terbaik sejak kami kecil sampai sekarang ditambah kami akan mengikuti anda sampai kematian kalau diperlukan…….” ....Ucap Ksatria Boses....
“Terima kasih semua……”....Ucap Putri Ririn....
“Sepertinya Komandan Galih juga ingin menambahkan sesuatu……” ....Ucap Asisten Dimas....
__ADS_1
“Aku ?.....Masih ingat tentang ucapanku kemarin malam dan tadi saat menemui raja, itu bukanlah sebuah ucapan kebohongan tapi itu adalah peryataan dari perasaanku sesungguhnya lalu aku juga sudah berjanji kepadamu jika kembali dari perang aku selalu akan menemuimu…….” ....Ucap Kapten Galih....
“Terima kasih banyak…..”....Ucap Putri Ririn....
“Itulah cinta……” ....Ucap Kapten Galih....
“Ekhhhmmmm…..Maaf bukannya ingin menganggu waktu kalian berdua tapi kita disini masih harus membuat rencana disini……” ....Ucap Asisten Dimas....
“Bagaimana dengan kudeta dari Putra Mahkota Pertama ?.....” ....Ucap Letnan 1 Andrian....
“Kalau itu sudah pasti akan terjadi entah cepat atau lambat tapi setidaknya kita akan akan mengamankan orang – orang penting dahulu……..” ....Ucap Kapten Galih....
“Ini adalah daftar orang – orang penting yang harus kita amankan jika kudeta terjadi dan segera evakuasi ke Kota Venesia dibantu oleh pasukan kami…..” ....Ucap Asisten Dimas....
“Apa semua ini prioritas tinggi ?......” ....Ucap Ksatria Avi....
“Ya itu benar, kita tidak bisa membiarkan mati begitu saja karena aliansi sudah dibuat……” ....Ucap Asisten Dimas....
“Setidaknya masing – masing dari kita perlu mengirimkan orang dari sini untuk memberitahukan informasi penting ini tanpa ada orang lain yang tahu……” ....Ucap Kapten Galih....
“Bagaimana anda melakukannya ?......” ....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Besok kita akan mengirimkan Ksatria Boses dan Avi untuk menjelaskan pada bangsawan di Venesia dan tentu kami membutuhkan izin dari anda untuk membangun markas cabang disana jika kudeta terjadi secara dalam bentuk surat resmi setelah kami mengantar Ksatria Boses dan Avi, Letnan Andrian akan langsung berangkat menuju markas di Bukit Avatra sambil membawa surat dari anda dan bangsawan di Kota Venesia lalu kembali kesini sebelum pertemuan raja yang kedua dilakukan dengan membawa Ksatria Boses dan Avi kesini……..” ....Ucap Kapten Galih....
“Tidak kusangka ternyata anda punya strategi terbaik dan perhitungan yang akurat…….” ....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Biasa saja dan lagi kita perlu orang yang mengetahui masalah ini secara langsung bukan hanya mengandalkan surat atau komunikasi…..” ....Ucap Kapten Galih....
“Bagaimana kami kesana dengan cepat ?.....” ....Ucap Ksatria Boses....
“Jangan – jangan…….” ....Ucap Putri Ririn....
“Sang kuda besi terbang……” ....Ucap Kapten Galih....
“Baiklah….” ....Ucap Putri Ririn....
“Masalahnya ini baru dimulai sebelum, saat dan sesudah kudeta terjadi……” ....Ucap Asisten Dimas....
“Apa maksud anda, Perwakilan Dimas ?.....” ....Ucap Putri Ririn....
“Pasukan kami belum siap berperang secara penuh dengan Kekaisaran lagi, jika kudeta terjadi kami hanya bisa menyelamatkan dan membantu proses evakuasi ke Kota Venesia sekaligus kita akan memperkuat kota itu……” ....Ucap Kapten Galih....
“Lalu dengan daftar ini setidaknya ada lebih dari 50 bangsawan belum termasuk raja sendiri…..” ....Ucap Ksatria Boses....
“Itu benar, kita membutuhkan mereka untuk mengangkat Putri Ririn menjadi Putri Mahkota adalah suara yang dibutuhkan parlemen saat ini dan kedepannya…….” ....Ucap Asisten Dimas....
“Jadi seperti itu…..” ....Ucap Ksatria Boses....
“Yang kita lakukan di ruangan ini baru langkah awal dalam revolusi kekaisaran dan menyingkirkan pemimpin tirani termasuk bangsawan yang korup……” ....Ucap Putri Ririn....
“Apa kalian punya pertanyaan ?.....” ....Ucap Kapten Galih....
“Aku punya, saat berbicara di depan raja dan yang lain kenapa anda bilang bahwa tuan putri adalah tunangan anda ?......” ....Ucap Ksatria Boses....
__ADS_1
“Aku mengerti alasan kalian bertanya – tanya tentang hal itu, ada beberapa alasannya……” ....Ucap Kapten Galih....
“Biar aku tebak, anda ingin bilang bahwa kekuasaan anda akan setara dengan Putri Ririn jika anda bilang akan bertunangan kemudian anda juga memojokkan raja melalui politik pernikahan……” ....Ucap Asisten Dimas....
“Benar, itu yang terjadi tapi ada satu hal yang utama yaitu saat orang mendengar kata – kata itu kemungkinan besarnya mereka akan menyebarkan informasi itu dan kembali kepada setiap musuh yang mendengarnya……” ....Ucap Kapten Galih....
“Aku mengerti tapi bukankah itu akan mempersulit situasinya…….” ....Ucap Asisten Dimas....
“Tidak, itu akan menguntungkan…..Pertama, Putri Ririn tidak akan ada berani yang mengganggu anda lalu apa yang terjadi jika mereka menyerang Putri Ririn ?......” ....Ucap Kapten Galih....
“Kita punya alasan berperang dengan Kekaisaran bahwa Putri Ririn telah manjadi tunangan anda dan perwakilan kekaisaran dengan hal itu kita bisa memperkuat kedudukan Putri Ririn……” ....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Tepat sekali walaupun ini punya resiko yang tinggi tapi jika sepadan dengan hasilnya akan aku gunakan sebagai senjata tanpa harus terjadi pertumpahan darah dahulu…..” ....Ucap Kapten Galih....
“Sungguh rencana yang hebat………” ....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Kapan anda membuat rencana seperti itu ?......” ....Ucap Ksatria Boses...
“Setelah kita kembali dari pertemuan raja dan aku terus memikirkannya berulang - ulang……” ....Ucap Kapten Galih....
“Jika masalahnya ada banyak, kita cukup mengurusnya satu persatu seperti benang yang terlilit tapi jika kita potong benang yang terlilit, kita akan mendapatkannya……..” ....Ucap Putri Ririn....
“Semoga saja ini sepadan dengan hasil kerja kita sampai di titik ini…..” ....Ucap Asisten Dimas....
“Aku juga berharap penuh hal tentang itu…..” ....Ucap Kapten Galih....
“Kalau begitu, saya menyarankan kenapa kita tidak menyebarkan informasi palsu kepada musuh ?.....” ....Ucap Letnan 1 Andrian....
“Aku setuju akan hal itu tapi jangan sampai lupa bahwa musuh juga akan melakukan hal yang sama setelah tahu bahwa kita menyebarkan informasi palsu dan mereka bergerak lebih awal dari kita duga sebelumnya…..” ....Ucap Kapten Galih....
“Yang dikatakan oleh Letnan Andrian dan Kapten Galih ada benarnya…...Kita harus berjaga-jaga seandaikan musuh bergerak lebih cepat dari yang kita perkirakan……” ....Ucap Asisten Dimas....
“Begitu……”....Ucap Putri Ririn....
“Bagaimana kalau saya diam – diam menyebarkan informasi palsu dan sayayang akan bertanggung jawab penuh atas informasi di kekaisaran sementara itu diKota Venesia ada dia bukan ?.....”....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Kurasa aku tidak punya pilihan lain……” ....Ucap Putri Ririn....
“Kira – kira ada siapa di Kota Venesia ?.....” ....Ucap Asisten Dimas....
“Ahhhh…...Anda mungkin belum bertemu dengan kepala pelayan wanita tua di Kota Venesia sebenarnya dia dan beberapa pelayan lain adalah mantan pembunuh……”....Ucap Putri Ririn....
“Pantas saja, beberapa dari mereka langsung berhadapan dengan kami saat malam jadi itu penjelasannya…..” ....Ucap Letnan 1 Andrian....
“Kira – kira begitu, sebelum bangsawan yang sekarang…….Saat kekaisaran menjadi sebesar ini, merekalah yang turut ambil bagian dalam proses penyatuan kekaisaran kemudian mereka diasingkan oleh raja kekaisaran sebelum ayahku tapi ada beberapa bangsawan yang menyembunyikan identitas mereka dan bekerja sebagai pelayan termasuk bekerja dari balik bayangan untuk membuat kedamaian di kekaisaran…….”....Ucap Putri Ririn....
“Baiklah, kita lakukan hal ini sebagai ujung tombak kita tapi kita juga perlu memikirkan rencana untuk menutup celah dari rencana yang kita buat…..”....Ucap Asisten Dimas....
“Sesempurna apapun rencana kita pasti ada celahnya juga……” ....Ucap Kapten Galih....
“Saya juga setuju…..Lebih baik kita menyiapkan 2 hal yaitu senjata dan pertahanan…….”....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
Apa yang akan terjadi setelah ini ?
__ADS_1
Bagaimana kelanjutan cerita dari rencana ini ?
Tunggu........Episode ?????????????