Travel Into New World

Travel Into New World
Episode 74 Relations part 2


__ADS_3

Masih dalam pembicaraan yang dalam dan berat kepada Mayor Vipta dan Duta Besar Rachel.....


Mayor Vipta : “Banyak........Sangat banyak. Bahkan aku mengakui kekuatan tempur dan kekuatan informasinya termasuk keuangannya lebih dari pasukan kita. Pasukan utamanya adalah pasukan Serigala Hitam atau biasa disebut “Black Wolf” jumlahnya ada 2 juta, 1 orangnya saja setara dengan 50 orang dan tersebar di seluruh dunia kita jika dia membutuhkannya hanya perlu memanggil saja, lalu pasukan kedua, terdiri dari para grup petarung jarak menengah dan dekat jumlahnya sekitar 150.000 orang dan masih dalam pasukan yang sama ada grup bawah tanah yang berada di dunia kegelapan sebagai penjaga dan pengawas jumlahnya juga 200.000 dan ada mafia juga sama tersebar di seluruh dunia kita sama seperti pasukan utamanya. Pasukan ketiga, terdiri dari orang-orang yang bertugas untuk mata-mata, badan keuangannya sendiri, dan pasukan yang menjaga seluruh pasukan ketiga jumlah tidak diketahui......”


Duta Besar Rachel : “Dengan kekuatan sebesar ini harusnya......”


Mayor Vipta : “Bisa menghancurkan atau mengendalikan beberapa negara dalam 1 malam.......”


Duta Besar Rachel : “Benar tapi darimana kau mendapatkan informasi semacam ini ?......”


Mayor Vipta : “4 tahun......4 tahun dia menghilang sampai berhasil ditemukan kembali bersama dengan Asisten Dimas yang waktu itu masih bekerja sebagai agen kelas elit.......”


Duta Besar Rachel : “Jadi begitu karena asistenku tidak pernah membicarakannya jadi selama ini, diam-diam bekerja sama denganmu........”


Mayor Vipta : “Itu sebelumnya tapi sekarang sudah jarang......”


Duta Besar Rachel : “Bagaimana caranya mengatur pasukan sebesar itu ?......”


Mayor Vipta : “Yahh......Dibutuhkan orang lagi sama seperti kita, yaitu para komandannya. Ada 10 orang komandan didalam pasukan Serigala Hitam. 1 orang komandan itu sudah seperti melawan Kapten Galih sendiri ibaratnya bagai melawan sebuah cermin bahkan bukan hanya itu saja, setiap komandan memiliki kemampuan tempur masing-masing lalu kalau dikategorikan semua termasuk pempimpinnya sebagai kelas berat. Tidak ada yang sanggup dan mampu dalam melawan mereka hanya dalam beberapa menit yang melawan juga minimal pingsan itupun baru tangan kosong. 10 komandan ini disebut Para Komandan Serigala Hitam dan jika ada masalah terhadap 1 komandan maka komandan lain atau Kapten Galih membantu termasuk jika dia juga terkena masalah juga lalu 10 komandan ini akan bertemu setiap 6 bulan sekali di markas yang berbeda antar komandan dan setiap komandan memiliki julukannya sendiri sama seperti pemimpin mereka......”

__ADS_1


Duta Besar Rachel : “Jadi, apakah kau sendiri pernah melawannya ?......”


Mayor Vipta : “Pernah tapi cuman sekali karena kebodohanku sendiri. Saat itu aku langsung sadar, bukan karena pangkat tapi kekuatan dan pengaruhnya tidak terlihat oleh mata telanjang ditambah pengalaman bertempur yang lebih lama dan entah berapa jumlah musuh yang sudah dia habisi setelah melihat 10 komandan itu. Aku hanya duduk diam, tidak bergerak, dan keringat dingin lalu aku langsung pergi dari situ, merekalah orang-orang yang tidak ingin aku lawan bahkan hanya auranya saja pun langsung berbeda masing-masing komandan.....”


Duta Besar Rachel : “Bagus kalau begitu adalah keputusan yang tepat. Apakah Jenderal tahu tentang hal ini dan rupa para komandan itu ?.......”


Mayor Vipta : “Waktu itu dulu pangkatnya, Jenderal Isekawa masih belum seperti sekarang tapi masih Kolonel dan ya. Jenderal tahu tentang ini dan malah tidak ingin melawannya lalu membiarkan tapi walaupun orangnya seperti itu, Jenderal Isekawa bilang melawan Kapten Galih sama saja bunuh diri karena yang kita lawan adalah seekor Hydra. Potong 1 kepalanya maka 3 kepala lain tumbuh makanya disebut tindakan bodoh waktu itu sedangkan rupa komandan itu adalah 7 diantaranya adalah laki-laki sisanya kau tahu sendiri.....”


Duta Besar Rachel : “Wahhh.......Aku tidak bisa membayangkannya akan pertempuran berdarah......”


Mayor Vipta : “Semenjak itu, aku tidak mendengar kabar serigala hitam lagi dan masalah jumlah kemungkinan besar bertambah.....”


Duta Besar Rachel : “Apa tidak ada cara untuk menjadikannya aliansi ?......”


Duta Besar Rachel : “Aku mengerti lalu bagaimana dengan pasukan anggota Big Seven lainnya ?.....”


Mayor Vipta : “Pasukanku dan Jenderal Isekawa adalah pasukan yang bisa diterjunkan langsung kesini dan jumlah pasukan kami berdua hanya ada 100.000 berarti masing-masing hanya 50.000 disebut sebagai pasukan hantu lalu hanya ada 1 komandan tidak seperti Kapten Galih yang ada 10 komandan. Sedangkan untuk 4 anggota Big Seven lainnya perlu kondisi dan alasan khusus kenapa harus mengirimkan masing-masing anggota pasukan ke sini lagipula kalau meminta bantuan pasukan mereka akan perlu waktu tambahan untuk membawanya kesini jadi tidak akan sempat......”


Duta Besar Rachel : “Hahhh.......Hal ini harus dipikir matang-matang.....”

__ADS_1


Mayor Vipta : “Pasukan Serigala Hitam perlu izin dari Kapten Galih sendiri dan Kapten Galih adalah orang yang meminta bantuan mereka jika situasi memang sudah benar-benar terdesak sekalipun dan pasukan hantu adalah pasukan darurat kita lalu mereka semua adalah kartu joker kita.......”


Duta Besar Rachel : “Ya ampun.......Hanya 100.000 tidak akan sanggup melawan pasukan kekaisaran yang total jumlahnya 2.100.000 kemungkinan bisa bertambah saat kita sedang berbicara saat ini......”


Mayor Vipta : “Kita terpaksa harus harus menggunakan strategi dan sumber daya yang kita punya sekarang......”


Duta Besar Rachel : “Katamu setiap anggota pasukan punya nama pasukan sendiri dan jumlahya berbeda-beda jadi mau menjelaskannya ?.......”


Mayor Vipta : “Baiklah untuk yang pertama dan terakhir. Nomor urut 1 dan paling teratas ada Kapten Galih – pasukan Serigala Hitam jumlah lebih dari 2 juta dengan 10 komandan. Kedua ada Kapten Richard (Inggris) – pasukan Raja Singa Merah jumlah 1.200.000 dengan 8 komandan. Ketiga ada Sersan 2 Kazumayaki (Jepang) – pasukan Naga Es jumlah 800.000 dengan 4 komandan. Keempat ada Sersan Kepala John Hank (Amerika) – pasukan Elang Emas jumlah 600.000 dengan 3 komandan. Kelima ada Letnan 2 Souhyun (Korea Selatan) – pasukan Rubah Putih jumlah 300.000 dengan 2 komandan. Sementara yang ke enam ada aku sendiri – pasukan Hiu Terbang jumlah 50.000 dengan 1 komandan. Dan yang terakhir ada Jenderal Isekawa – pasukan Beruang Api jumlah 50.000 dengan 1 komandan.......”


Duta Besar Rachel : “Ahhhh........Perlu waktu untuk menelan ini semua. Kenapa kau dan Jenderal Isekawa ada di nomor terakhir ? dan Apakah kalian berdua bisa bekerja sama antar masing-masing pasukan ?.......”


Mayor Vipta : “Jenderal Isekawa di nomor urut terakhir karena ada 2 hal yaitu dia paling tua dan kami menghormatinya dan garis pertahanan terakhir ada di Jenderal Isekawa lalu aku sendiri di nomor urut 6 karena jumlah pasukanku tidak bertambah bila lebih dari itu akan susah dalam mengendalikan dan mengaturnya. Setiap pasukan bisa bekerja sama tapi ada beberapa syarat yang dipenuhi jika pasukan lain membutuhkan bantuan atau buronan yang menjadi target mempunyai jumlah pasukan yang lebih banyak. Aku dan Jenderal Isekawa lebih memilih netral dan menyatukan dalam 1 pasukan dengan nama pasukan Hantu......”


Duta Besar Rachel : “Dengar, aku sudah diberi kepercayaan dan tanggung jawab besar sebagai perwakilan disini lalu kalian sebagai penjaga keamanan sekaligus kekuatan tempur selama perjanjian telah dibuat atau sampai entah kapan jadi aku sendiri tidak ingin mengacaukannya. Kalian diberi perintah dan tugas dari presiden mengenai situasi tentang pertempuran yang menjadi pemimpin disini adalah kalian, aku hanya sebagai jembatan saja antara kalian berdua......”


Apa yang akan terjadi selanjutnya ?


Apakah maksud dari Duta Besar Rachel ?

__ADS_1


Bagaimana tanggapan Mayor Vipta ?


Tunggu............Episode 75 ????????


__ADS_2