Travel Into New World

Travel Into New World
Episode 83 Rapat Operasi part 2


__ADS_3

Masih kembali ke dalam rapat operasi bersama seluruh pemimpin.....


Letnan Kolonel Jimbo : “Berarti tidak ada bantuan udara atau yang lainnya ?.......” .....Melihat Kapten Galih....


Kapten Galih : “Bantuan yang dimaksud Mayor Vipta adalah bantuan darat dari beberapa pasukan dan bantuan udara hanya bertugas mengantar-jemput termasuk mengantarkan logistik yang dibutuhkan ditambah bantuan udara seperti harus dari beberapa kilometer dari ibukota dan kami menemukan titik tersebut disebelah timur laut dengan jarak sekitar 76 KM dari ibukota kekaisaran....” ....Menunjukkan titik lokasi....


Mayor Vipta : “Jika yang kalian maksud adalah bantuan artileri darat dan tembakan udara, kami sangat tidak mengizinkan benar-benar menembak proyektil ke tengah ibukota kekaisaran dan dampak kerugiannya juga sangat tinggi kecuali jika pasukan yang dikirim benar-benar terdesak kami akan memikirkan kembali untuk mengizinkannya. Lalu untuk mempermudah jaringan informasi dan komunikasi agar lancar, kita diizinkan membuat markas cabang di ibukota Venesia untuk itu jika kalian bingung bertanya-tanya kenapa ada pasukan ksatria khusus disini adalah sebagai wakil utusan sementara dari kekaisaran yang baru.......”


Kapten Galih : “Saya tahu yang hadir disini punya perasaan benci terhadap kekaisaran akan keluarga yang hilang ataupun tewas saat kejadian penyerangan saat itu tapi saatnya ini untuk bangkit menjadi simbol harapan kita dan penduduk mereka dari hal-hal keji kekaisaran sampai akibat kita yang datang dari dunia lain. Jadi tidak ada pihak yang diuntungkan disini karena kita semua akan membangun perjanjian dan sistem pemerintahan kekaisaran yang baru. Saat saya di lokasi kejadian saat itu hanya di waktu dan tempat yang salah, saya membantu mengevakuasi warga tapi karena evakuasi kurang cepat dan informasi yang minim menyebabkan saya dan responden pertama lainnya terjebak. Jika kalian merasa kehilangan seseorang saat itu, saya siap untuk bertanggung jawab penuh atas kehilangan keluarga kalian.....”


Mayor Vipta : “Saya rasa itu cukup, Kapten.....” ....Melihat Kapten Galih....


Kapten Galih : “Tidak, hampir tidak cukup. Kalian ingin tahu fakta yang sebenarnya posisi kita saat ini sedang terjepit antara negara-negara lain dibalik gerbang dan kekaisaran, saat saya kembali ke balik sana, mereka mempercayai keluarga mereka ada di kita padahal kita tidak tahu kondisi sebenarnya tapi sampai saat ini beberapa dari mereka membutuhkan jawaban. Warga, penduduk, dan negara saat ini mengandalkan kita hanya yang ada di ruangan ini. Beberapa waktu lalu, saat saya dipanggil untuk melapor ke Dewan. Saya bertemu dengan Menteri Pertahanan kita secara rahasia untuk segera menyelesaikan segala urusan yang ada disini, saya bohong jika tidak mengatakan rumah saat ini sedang baik-baik saja padahal situasinya kita sedang berdiplomasi dengan beberapa negara yang ingin pergi kesini tapi kita tidak akan mengizinkannya kapanpun itu dan anggap saja bahwa negara kita sedang beruntung pergi kesini......”


Mayor Vipta : “Baiklah, itu sudah cukup Kapten Galih......”


Kapten Galih : “Ya....” ....Sambil duduk kembali....

__ADS_1


Mayor Vipta : “Seperti Kapten Galih bilang bahwa saat kita berbicara saat ini, rumah tidak baik-baik saja karena banyak desakan dan gesekkan yang terjadi dibalik gerbang. Kita saat ini berjuang untuk penduduk kita dan penduduk yang disini lalu lakukan terbaik untuk demi pihak bersama buat semuanya dihitung. Silakan perwakilan ksatria khusus.......” ....Sambil berdiri....


Kapten Galih : “Apa itu terlalu berlebihan ?.....” ....Berbisik kepada Letnan 1 Andrian yang duduk disebelahnya....


Letnan 1 Andrian : “Cukup pak......” ....Membalas dan melihat Kapten Galih....


Ksatria Boses : “Saya, Ksatria Boses adalah perwakilan dari kekaisaran yang baru akan mengikuti rencana perdamaian dan kami tidak ingin ada pertumpahan darah lagi diantara pihak kita hanya sampai disini saja. Kami akan membantu kalian sebanyak kalian membantu kami dan kami akan melakukan yang terbaik kami bisa lakukan sebanyak kalian. Kami mewakili atas nama Putri ke-3 Kekaisaran Ririn dan Bangsawan Venesia Countness Airin akan mendirikan kekaisaran yang baru dan menjalin hubungan kerja sama dengan pihak kalian apabila ada yang merasa dirugikan, kita bisa membicarakan saat ini juga.......” ....Berdiri....


Kolonel Fauzan : “Jadi kapan kita lakukan operasinya Mayor Vipta ?......” ....Melihat Mayor Vipta....


Mayor Vipta : “Kita menunggu sinyal dari kekaisaran dan Venesia setelah semuanya siap baru kita bergerak, Unit kita yang sudah berada di kekaisaran adalah Unit Pengintai dan Intel ke-1 dan 2 baru 4 tim sedangkan Kapten Galih akan membawa beberapa pasukan yaitu Unit Pengintai ke-4, 5, 6, pasukan artileri ringan ke-1 dan 5, 1 unit medis tambahan jadi ada 6 tim. Tugasnya mudah hanya mendengarkan dan menyiapkan yang dibutuhkan Kapten Galih......”


Mayor Vipta : “4 tim sebelumnya juga akan memberikan bantuan kepada Kapten Galih dan menerima perintah dari markas cabang atau markas disini, sebuah perintah ganda. Beberapa dari mereka memberikan bantuan berupa pengintaian, informasi, dan pergerakan tapi tidak memberikan bantuan tembakan singkatnya mereka hanya mengamankan jalan untuk kalian. Lanjutkan Kapten Galih.....”


Kapten Galih : “Daftar nama yang menjadi prioritas untuk kita lindungi adalah dibagi 3 kategori, yaitu Kelas S, kelas A, dan kelas B. Kelas S terdiri dari Duta Besar Rachel dan Asisten Dimas di pihak kita sedangkan di pihak kekaisaran ada Putri ke-3 Kekaisaran Ririn dilanjut dengan kelas A yang terdiri dari saya sendiri di pihak kita dan dari kekaisaran ada Kaisar Malto sendiri kemudian kelas B ada Bangsawan yang Pro-Kedamaian atau perjanjian dari pihak kekaisaran dan 6 tim itu sendiri dari kita. Apa ada pertanyaan ?......” ....Berdiri....


Duta Besar Rachel : “Kenapa Kaisar Malto ditempatkan di kelas A ?......” ....Melihat Kapten Galih....

__ADS_1


Kapten Galih : “Sampai saat ini saya belum pernah bertemu dengan kaisar orangnya seperti apa atau hal-hal lainnya jadi masih abu-abu. Untuk saat ini saya tempatkan di kelas A dan belum ada tanda-tanda pergerakan kaisar sendiri sampai semuanya jelas......”


Mayor Vipta : “Untuk ibukota kekaisaran, kami telah mengambil salah satu gerbang terluar di bagian timur dengan mengganti beberapa penjaga berasal dari ksatria khusus jadi kita bisa keluar-masuk ibukota dengan mudah tapi jika terlalu sering akan menimbulkan kecurigaan kekaisaran dan kami tidak bisa memasukkan banyak mobil lapis baja ke dalam sana hanya maksimal milik Unit Pengintai ke-5 tapi untuk transportasi yang lain dari pihak ksatria khusus menyiapkan gerobak dagang agar tidak menimbulkan kecurigaan sambil membantu warga miskin..........”


Kapten Galih : “Semua pemimpin yang dibawah komandoku. Apakah kalian yakin untuk ikut dalam misi ini ?.....”


Letnan 1 Andrian : “Unit Pengintai ke-5, Siap !!!!!......” ....Berdiri....


Letnan Pengintai 4 : “Unit Pengintai ke-4, siap !!!!.....” ....Berdiri....


Letnan Pengintai 6 : “Unit Pengintai ke-6, siap !!!!!.....” ....Berdiri....


Kapten Galih : “Bagus dan silakan duduk kembali......” ....Melihat pemimpin masing-masing pasukan yang berdiri....


Mayor Vipta : “Kalau semuanya lancar, perjamuan kekaisaran dengan kita akan terjadi tapi kita akan memanfaatkan itu sebagai keuntungan kita dalam mempercepat persetujuan dari kekaisaran sampai akhir.......” ....Melihat ke arah semuanya....


Apa yang akan terjadi selanjutnya ?

__ADS_1


Apakah operasi ini akan berhasil atau sebaliknya ?


Tunggu.............Episode 84 ?????????


__ADS_2