Travel Into New World

Travel Into New World
Episode 39 Rumah Pahlawan part 2


__ADS_3

Kemudian mereka semua masuk kedalam rumah Letnan Galih....


Letnan 2 Andrian : “Permisi......” ....Melewati lorong hobi Letnan Galih yang penuh dengan Action Figur dan Wibu.....


Prajurit 1 Charen : “Apa kami saja yang baru pertama kali ?....” ....Sambil jalan di lorong tersebut....


Letnan 1 Galih : “Tidak, kalian yang kedua. Silakan ikuti aku.....” ....Sambil memasuki sebuah ruangan....


Ksatria Ririn : “Ruangan ini berbeda dengan dengan dunia di seberang sana.....” ....Melihat ruang tamu Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Pertama, aku akan menjelaskan yang di lantai atas terdiri dari 5 kamar tidur dan 2 kamar mandi khusus untuk wanita dan di lantai ini adalah yang kita injak sekarang ada ruang makan, ruang tamu, dapur, 2 kamar mandi khusus laki-laki, dan 3 kamar tidur.....Silakan kalian bisa beristirahat disini lalu tenang saja kalian semua akan aman disini....” .....Berbicara saat sampai di ruang tamu....


Prajurit 1 Charen : “1.....2....3.....4.....Hmmmm......” ....Menghitung jumlah kamar tidur yang berada di sekitar ruang tamu......


Letnan 2 Andrian : “Ada apa ?.....” ....Melihat Prajurit Charen....


Prajurit 1 Charen : “Kata Letnan Galih dibawah ada 3 kamar tapi aku menghitung ada 4 kamar.....” ....Melihat Letnan Andrian....


Letnan 2 Andrian : “Benar juga, aku baru menyadarinya......” ....Sambil menghitung ulang jumlah kamar tidur....


Prajurit 1 Charen : “Kalau begitu, Letnan. Aku ingin kamar ini saja, aku masuk dulu....” ....Sambil membuka pintu kamar tersebut dan menyalakan lampu....


Letnan 1 Galih : “Tidak, jangan buka kamar itu !!!!.....” ....Berlari ke arahnya....


Tetapi semuanya sudah terlambat karena Prajurit Charen membuka kamar itu dan menyalakan lampunya.....


Prajurit 1 Charen : “Apa......Apa ????!!!!.....Ini bohong bukan !!!!!!!....” ....Terkejut melihat isi kamarnya....


Letnan 2 Andrian : “Memang isi kamarnya ada apa ??!!!.....” ....Berjalan ke arah kamar tersebut....


Prajurit 1 Charen : “Letnan, kau bercanda ya ????!!!!!.....”


Letnan 1 Galih : “Sudah kubilang jangan dibuka......” ....Sambil tertegun dan menutup wajah....


Letnan 2 Andrian : “Ya ampun, Lihat semua penghargaan ini.....Ada Medal of Honor, Ace of Spade, Purple Heart, Distinguished Service Medal, Distinguished Flying Cross, Bronze star, Silver star, Medal of Valor, Legion of Meritt, Meritorious Service Medal, Gold Star, Sniper Ace, Victorious Star, Bintang Jasa Putra, Bintang Jasa Utama.....Lihat ini, semuanya ada disini dengan berbagai jenis dan ragam.....Kenapa harus disimpan disini Letnan ?......” ....Melihat berbagai macam medali....


Prajurit 1 Charen : “Aku tidak terima ini.....”


Letnan 1 Galih : “Aku tidak membutuhkan semua hal ini dan hanya cuman 1 hal yang aku harus raih, yaitu kemenangan.....” ....Melihat semuanya masuk kedalam kamar itu....


Letnan 2 Andrian : “Pantas saja. Aku baru mengerti sekarang, Letnan Galih disebut-disebut sebagai tentara kelas SS atau kelas Elit.....”


Sementara yang lain sedang melihat banyak penghargaan tetapi Ksatria Ririn melihat sesuatu yang menarik. Sebuah foto yang ditutup dengan bingkainya....


Ksatria Ririn : “Letnan Galih, apa aku boleh bertanya ?” ....Sambil membuka foto yang ditutup sebagai pajangan....

__ADS_1


Letnan 1 Galih : “Tentu saja.....” ....Sambil menghampiri Ksatria Ririn...


Ksatria Ririn : “Ini foto siapa ?....” ....Melihat wanita yang sangat cantik di foto itu bersama dengan Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Itu foto mendiang calon istriku.....Haahhhaaahhh.....Masih berat rasanya kehilangan dia tapi dia sangat mirip denganmu. Sifat, semangat, dan karakternya sangat sama sepertimu. Kurasa entah itu kapan aku harus belajar merelakan dia....” ....Sambil menghelakan nafas....


Ksatria Ririn : “Tidak. Aku mengerti perasaanmu dan aku menghargainya.....” ....Melihat Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Terima kasih atas pengertiannya.....” ....Melihat Ksatria Ririn...


Kemudian Letnan Andrian menghampiri Letnan Galih dan Ksatria Ririn.....


Letnan 2 Andrian : “Letnan, berapa banyak misi yang anda jalani ?.....” ....Melihat Letnan Galih dan berjalan ke arahnya....


Letnan 1 Galih : “Kalau tidak salah hampir 2.000 misi.....” ....Melihat Letnan Andrian....


Prajurit 1 Charen : “Banyaknya......” ....Melihat Letnan Galih....


Setelah itu Ksatria Ririn melihat wajah Letnan Galih dan menatapnya tanpa disadari Letnan Galih.....


Ksatria Ririn : “Aku berjanji akan menggantikan dirinya dan membuatmu bahagia, Letnan Galih. Akan kupastikan itu....” .....Berbicara di dalam hati dan meletakkan kembali fotonya.....


Letnan 1 Galih : “Benar juga, dari tadi kalian belum makan. Mau kubuatkan sesuatu ?....” ....Melihat semua orang yang ada di ruangan itu....


Ksatria Ririn : “Tunjukkan kamar kami terlebih dahulu....” ....Melihat Letnan Galih....


Elf Lulala : “Izinkan aku untuk membantu untuk memasak....” ....Sambil tersenyum....


Ksatria Boses : "Merepotkan saja....."


Letnan 2 Andrian : “Baik.....Baik....Bagaimana kalau kita bergantian tugas ?......Ada yang masak dan ada yang mandi...." ....Melihat kearah semuanya....


Letnan 1 Galih : “Aku juga setuju dengan hal itu.”


Setelah itu sebagian ada yang memasak dan sebagian lagi ada yang mandi dilakukan secara bergantian lalu Letnan Galih bersama yang lainnya makan malam bersama sampai kenyang. Sementara itu di villa Jenderal beberapa jam yang lalu......


Prajurit : “Kolonel, kita menemukan terowongannya tapi saya rasa anda perlu melihat ini sekarang juga....” ....Melihat Kolonel di tenda komando....


Kolonel Fauzan : “Baik, aku menyusulmu nanti....” ....Melihat Prajurit itu....


Tidak lama kemudian Kolonel Fauzan menyusul untuk melihat keadaan terowongannya....


Kolonel Fauzan : “Ya, Tuhan. Terowongannya sudah runtuh semua....” ....Melihat pintu masuk terowongan....


Prajurit : “Benar, Kolonel....”

__ADS_1


Kolonel Fauzan : “Berikan aku radio.....Cepat !!!!......” ....Melihat radio yang dibawa prajurit itu....


Prajurit : "Baik, Kolonel. Ini radionya...."....Memberikan radio....


Kemudian Kolonel Fauzan menghubungi markas ruang strategi.....


Kolonel Fauzan : “Mayor.....Mayor Vipta....HQ.....Over.....” ....Menghubungi lewat radio....


Mayor Vipta : “Silakan, Kolonel Fauzan....Over....” ....Membalas panggilan radio....


Kolonel Fauzan : “Kami menemukan terowongannya tapi sudah runtuh dan kemungkinan selamat sangat kecil.....”


Mayor Vipta : “Baik, pesan diterima......Untuk perintah selanjutnya, yaitu isolasi kawasan di sekitar daerah itu. Tidak ada yang boleh keluar atau masuk......Over and out....” ....Menutup radio....


Kolonel Fauzan : “Roger that.....Over and out....” ....Menutup radio....


Prajurit : “Apa perintah anda, Kolonel ?....” ....Melihat Kolonel Fauzan....


Kolonel Fauzan : “Baik, anak-anak. Kita isolasi kawasan wilayah ini tidak ada yang boleh masuk ataupun keluar !!!!......” ....Melihat ke arah pasukannya....


Seluruh pasukan : “Sir, yes sir !!!!!” ....Melihat Kolonel Fauzan....


Sedangkan di markas ruang strategi....


Mayor Vipta : “Begitu kata Kolonel, Jenderal......” ....Duduk di kursinya....


Jenderal Isekawa : “Ahhhh....Saya jadi semakin khawatir terhadap Letnan Galih dan tamu VIP kita.....” ....Berdiri sambil keringat dingin....


Mayor Vipta : “Untuk itu saya rasa, Jenderal tidak perlu khawatir karena drone pengintai menangkap sesuatu setelah terowongan runtuh di bagian ujung terowongan.....” ....Menunjukkan rekaman dari drone....


Jenderal Isekawa : “Syukurlah mereka masih selamat....” ....Sambil duduk dengan tenang....


Mayor Vipta : “Mereka juga sudah pergi menggunakan Van....”


Jenderal Isekawa : “Lalu tujuan lokasi Letnan Galih ?.....” ....Melihat layar monitor....


Mayor Vipta : “Sayangnya, drone harus kembali ke pangkalan untuk mengisi ulang bahan bakar jadi saya tidak mengetahui lokasi mereka....” ....Melihat Jenderal Isekawa.....


Jenderal Isekawa : “Baiklah setidaknya mereka selamat dan kita bisa beristirahat juga untuk hari ini......” ....Melihat Mayor Vipta....


Mayor Vipta : "Benar, Jenderal...."


Bagaimana tentang hubungan Letnan Galih dengan Ksatria Ririn ?


Apa rencana Letnan Galih selanjutnya ?

__ADS_1


Apakah Letnan Galih bisa melepaskan belenggu yang sudah lama mengikatnya ?


Tunggu.....Episode 40 Rumah Pahlawan part 3


__ADS_2