Travel Into New World

Travel Into New World
Episode 82 Rapat Operasi


__ADS_3

Masih di dalam kendaraan menuju barak VIP untuk Utusan Kekaisaran......


Sersan 1 Sultan : “Bagaimana Letnan ?.......”


Letnan 1 Andrian : “Bagi kalian para ksatria khusus sudah saatnya untuk memilih posisi pihak dari Pro-kedamaian atau Pro-perang sendiri ?......Keputusannya ada di tangan kalian masing-masing lalu ikuti hati kalian.......”


Ksatria Boses : “Kami ksatria khusus sudah memilih untuk setia di samping putri kekaisaran dari kecil jadi mengenai itu kami memilih untuk ikut bersama putri dan pihak prajurit khusus dari balik gerbang.......”


Letnan 1 Andrian : “Begitu rupanya. Jadi apakah kalian pernah melihat kematian kalian sendiri ?......”


Sersan Mayor Wica : “Letnan !!!......”


Letnan 1 Andrian : “Diam dan duduk Sersan Wica !!!!!........Kita harus tahu mereka sebenarnya berada di pihak siapa ?. Jika di pihak teman kita, dia pasti tahu jawabannya dan begitu juga sebaliknya kalau ada Kapten disini bahkan dia juga pasti akan melakukan hal ini. Anggap saja pertanyaan ini hampir sama saat aku menanyakan kalian di tempat tadi dan hanya mengingatkan ulang siapa diri kalian dan dimana sekarang ini......”


Tiba-tiba suasana menjadi tegang lagi di kendaraan tempat mereka duduk.......


Kstaria Boses : “Kami sudah melihat kedepan tentang apa yang akan terjadi jika berperang melawan kalian dan kami sudah siap untuk mempertaruhkan nyawa kami untuk membuat pemerintahan baru sebenarnya tanpa ada yang mengendalikan dari belakang seperti yang saya katakan saat di tempat tadi.......”


Letnan 1 Andrian : “Jawaban kalian diterima. Kalian layak berada di pihak kami dan sebaiknya kalian juga jangan macam-macam dengan Kapten Galih......”


Ksatria Boses : “Apa tadi itu sebuah ujian lagi ?.......” ....Melihat Letnan 1 Andrian.....


Letnan 1 Andrian : “Kira-kira seperti itu.......” ....Melihat Ksatria Boses....


Sersan 1 Sultan : “Kita sampai, Letnan......” ....Memberhentikan mobil di depan barak VIP....


Letnan 1 Andrian : “Baik, tetap jaga jarak kalian dan tetap waspada selama disini karena beberapa dari mereka masih ada yang membenci kekaisaran walaupun kita tahu sendiri sekarang. Kekaisaran sudah terbelah menjadi 2 jadi banyak orang belum tahu tentang hal ini jadi selalu berdekatan dengan kami.......”


Ksatria Boses : “Kami mengerti......” ....Sambil turun dari kendaraan....


Letnan 1 Andrian : “Kita pergi.....” ....Melihat Sersan 1 Sultan....


Beberapa hari kemudian setelah Kapten Galih kembali ke markas dari latihannya bersama dengan Penyihir Nana, Dewi Rara..........

__ADS_1


Mayor Vipta : “Jadi bagaimana dengan latihannya ?......” ....Melihat Kapten Galih....


Kapten Galih : “Dengar, aku bisa jaga diriku sendiri. Kau sendiri tahu kan ?......” ....Melihat Mayor Vipta....


Mayor Vipta : “Yahhh.....Hanya ingin mendengar kau masih bersama dengan kami atau tidak, bisa langsung ke intinya saja ?.....”


Kapten Galih : “Intinya adalah adaptasi dengan lingkungan baru. Apakah ada kabar dari mana-mana ?.....”


Mayor Vipta : “Kami mendapatkan banyak kabar dan akan kujelaskan nanti ketika rapat besar termasuk ksatria khusus kekaisaran sebenarnya sudah datang dari kemarin lalu kutugaskan pasukanmu untuk menjaga atau apapun yang mereka butuhkan......”


Kapten Galih : “Bagus. Jadi kapan rapat dimulai hari ini ?.....”


Mayor Vipta : “Karena sekarang masih jam 8, kau hanya butuh 2 jam lagi untuk bersiap dan jangan lupa ada Duta besar Rachel bersama asistennya tapi ehhhmmm.....”


Kapten Galih : “Baiklah. Nana dan Rara, kenapa kalian tidak pergi beristirahat saja biarkan sisanya serahkan padaku.....” ....Melihat Penyihir Nana dan Dewi Rara....


Penyihir Nana dan Dewi Rara : “Baiklah, kalau begitu kami pergi dulu......”


Kapten Galih : “Tapi apa ?. Mereka sudah pergi sekarang......”


Kapten Galih : “Terima kasih dan melihat tatapanmu itu ada sesuatu yang terjadi disini bukan ?.....” ....Mengambil surat dan melihat Mayor Vipta....


Mayor Vipta : “Hanya beberapa tapi ini jelas kepada pasukanmu sendiri detailnya bisa kau tanyakan sendiri nanti pada mereka dan ada surat resmi ditambah telegram dari beberapa negara dan militer lainnya....”


Kapten Galih : “Biar kutebak, tidak seperti kejadian yang di penginapan lalu mereka meminta maaf kepada kita dan mengizinkan untuk datang kesini......”


Mayor Vipta : “Kurang lebih seperti itu dan jawaban kami adalah menolaknya kecuali beberapa orang khusus yang kau minta......”


Kapten Galih : “Pasti tujuan mereka adalah mengembangkan wilayah baru, mengirim beberapa juta penduduknya pindah kesini lalu memanfaatkan sumber daya yang belum kita jelajah sendiri.....”


Mayor Vipta : “Ada perang yang harus kita menangkan kalau tidak......”


Kapten Galih : “Kita akan dilibas dari 2 sisi bukan ?....”

__ADS_1


Mayor Vipta : “Benar......”


Kapten Galih : “Baik, sampai jumpa lagi nanti kurang dari beberapa jam lagi......” ....Meninggalkan Mayor Vipta....


Setelah beberapa jam kemudian semua orang penting yang ada di dalam markas tersebut berkumpul termasuk Letnan 1 Andrian dan Kapten Galih........


Jenderal Isekawa : “Apa pemimpin seluruh pasukan sudah disini ?.....” ....Melihat Mayor Vipta....


Mayor Vipta : “Sudah semua, Jenderal dan ada beberapa pasukan masih di lapangan tapi kita akan memberikan hasil laporannya saja.” ....Sambil berdiri dan melihat Jenderal Isekawa....


Jenderal Isekawa : “Baiklah, silakan Mayor Vipta kita mulai......”


Mayor Vipta : “Beberapa hari lalu kita menerima pesan dari putri ketiga kekaisaran dengan mengirim utusan beberapa ksatria khusus dan isinya adalah bahwa kekaisaran setuju melakukan perdamaian dengan kita tapi hal itu juga menimbulkan masalah baru bagi kita karena bagi yang mereka belum tahu kekaisaran terpecah menjadi 2 fraksi, yaitu Pro-perdamaian dan Pro-perang. Kita sudah setuju membuat aliansi rahasia dengan Putri Ririn berkat bantuan intelijen dari Kapten Galih dan beberapa bantuan lainnya dan menyebabkan beberapa masalah baru lagi.....” ....Menjelaskan informasi dan data-data yang telah dikumpulkan....


Kolonel Denis : “Maaf, memotong sebelumnya Mayor jadi apa rencana selanjutnya ?......” ....Melihat Mayor Vipta....


Mayor Vipta : “Kami mengusulkan ada 3 rencana yaitu Operasi Pegasus, Operasi Red Dragon, dan Operasi Blue Protocol. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya tapi yang kita tahu adalah mengantisipasi dan melakukan tindakan pencegahan berdasarkan semua informasi yang kita punya dari intel dan Kapten Galih. Kurasa daripada menjelaskan lebih panjang lagi akan kujelaskan operasinya. Operasi Pegasus adalah nama operasi yang akan kita lakukan untuk melakukan perjanjian dengan kekaisaran yang baru dan ada beberapa wakil utusan disini dari pihak putri kekaisaran, rencananya kita akan mengirim Kapten Galih dan Asisten Dimas bersama pasukan pengintainya selaku perwakilan perdamaian sementara kita hingga situasi dinyatakan benar-benar aman lalu selanjutnya mempertemukan Duta Besar Rachel dengan beberapa bangsawan Pro-perdamaian dan menunjukkan beberapa persenjataan kita dihadapan mereka dan barang-barang lainnya setelah itu menjalin hubungan dengan Kaisar Malto.......” ....Melihat ke arah semua yang ada dalam ruangan itu....


Kolonel Fauzan : “Apa ada konsekuensinya ?.......” ....Melihat Mayor Vipta....


Mayor Vipta : “Jika semua berjalan lancar, semua akan baik-baik saja tapi sedangkan sebaliknya. Kalian tahu apa yang akan terjadi sebaiknya bersiap untuk pertempuran dalam kota......”


Jenderal Isekawa : “Lanjutkan Mayor Vipta......”


Mayor Vipta : “Selanjutnya adalah laporan dari Kapten Galih......”


Kapten Galih : “Saya dan anak buah saya berhasil mengumpulkan informasi tentang tawanan kita tapi kekaisaran yang baru tidak tahu bahwa saat ini tawanan kita ada di kekaisaran lama yang dipegang oleh Putra Mahkota Pertama Ele dan dia juga yang bertanggung jawab atas pembunuhan dan mengambil tawanan setiap kali berperang entah sudah berapa banyak korbannya tapi jelas lebih dari 20.000 orang berdasarkan kesaksian korban selamat yang tidak diberitahukan namanya. Tuan-tuan dan nyonya sekalian perlu diingatkan bahwa dia adalah orang yang paling berbahaya saat ini jika bertemu dengan orang ini sebaiknya menjauh saja, dia bukan lawan yang bisa dianggap oleh orang biasa. Beberapa unit telah ditempatkan di beberapa titik untuk mengintai pergerakkan atau informasi terbaru jika skenario buruk terjadi, mereka adalah sinyal kita termasuk pasukan saya sendiri........” ....Melihat ke arah semua....


Mayor Vipta : “Operasi Pegasus akan dipimpin langsung oleh Kapten Galih dan Asisten Dimas. Kita hanya menyediakan bantuan di lapangan seperti pergerakan, pengintaian, dan lainnya. Saat disana kita masuk ke jantung musuh.......”


Apa yang akan terjadi selanjutnya ?


Apakah Kapten Galih setuju dengan hasil rapat operasinya ?

__ADS_1


Tunggu.......Episode 83 ???????????


__ADS_2