Travel Into New World

Travel Into New World
Episode 15 Pertarungan Cinta


__ADS_3

Kemudian Letnan Galih berangkat menuju Kota Venezia dengan terburu-buru. Sedangkan Mayor Vipta yang kembali melapor kepada Jenderal Isekawa....


Mayor Vipta : “Jenderal, saya mau melapor.....”


Jenderal Isekawa : “Silakan, Mayor...”


Mayor Vipta : “Unit Pengintai ke-5 telah berangkat menuju Kota Venezia lalu untuk pencarian makhluk buas tingkat S masih belum ketemu....”


Jenderal Isekawa : “Begitu, ya. Jadi bagaimana kondisi Letnan ?”


Mayor Vipta : “Untuk sekarang sudah stabil dan saya masih ragu tentang obatnya....”


Jenderal Isekawa : “Tenang saja, Mayor pasti ketemu dan saya juga telah mendapatkan instruksi dari Presiden untuk membawa Letnan Galih ke hadapan anggota dewan....”


Mayor Vipta : “Maksud anda , Jenderal ?”


Jenderal Isekawa : “Setelah misi ini selesai, Letnan Galih segera dipanggil pulang oleh Presiden dan Dewan. Saya harap kau bisa memberitahukan ini kepadanya....”


Mayor Vipta : “Baik, Jenderal....”


Setelah itu Mayor Vipta pergi keluar dari ruangan Jenderal lalu Letnan Galih yang sedang berada dalam perjalanan menuju Kota Venezia dengan mengikuti konvoi....


1. Kendaraan 1 \= Letnan 1 Galih, Kopral 1 Sultan (Driver), Prajurit 2 Charen, Sersan1 Wica, Dewi Rara, Penyihir Nana, Elf Lulala.


2. Kendaraan 2 senapan berat \= Letnan 2 Andrian, Kopral 1 Wahyu (Driver), Sersan Kepala Irhamna (Gunner).


3. Kendaraan 3 Senapan berat \= Kopral 2 Rivandi (Driver), Prajurit 1 Eben, Prajurit 1 Yuda (Gunner).


4. Kendaraan 4 Senapan berat \= Kopral 2 Gusti (Driver), Sersan 1 Hikmal (Gunner).


Lalu Letnan Galih dihubungi oleh Mayor Vipta tentang misi berikutnya....


Mayor Vipta : “Wolfden....Wolfden to Cormorant 1, over.....” ....Lewat radio....


Letnan 1 Galih : “Cormorant 1 here.....Wolfden go head, over....” ....Membalas lewat radio....


Mayor Vipta : “Ini tentang misimu yang berikutnya, Letnan....Ganti....”


Letnan 1 Galih : “Misi apa ?. Ganti.....”


Mayor Vipta : “Kau dipanggil oleh Presiden dan Dewan Parlemen untuk melaporkan apa yang terjadi disini dengan segera......Yaa, aku tidak tahu kapannya tapi segera. Saat ini Jenderal dan Presiden sedang mengulur waktu untukmu, ganti.....”


Letnan 1 Galih : “Baik nanti setelah pulang laporannya aku tulis. Ganti....”


Mayor Vipta : “Kenapa harus nanti ?....Apa kau sedang bersenang-senang ?....Ganti....”


Letnan 1 Galih : “Tidak. Aku sedang menikmati hidupku......Ganti....Keluar” ....Menutup radio....


Mayor Vipta : “Baiklah, nikmati saja hidupmu yang baru...Hahaha...Ganti.....Keluar...” .....Menutup radio.....


Setelah itu Gadis Elf menanyakan sesuatu kepada Letnan Galih....


Elf Lulala : “Terima kasih, Galih karena telah menyelamatkan nyawaku....” ....Melihat Letnan Galih.....


Letnan 1 Galih : “Sama-sama karena sudah tanggung jawabku....” ....Melihat ke arah Lulala.....


Sersan 1 Wica : “Wah....Wah....Wah kalau masalah wanita, hati anda menjadi lunak. Aku cemburu sekali....” ....Cemburu....

__ADS_1


Elf Lulala : “Apa kamu bersedia untuk tanggung jawab ?....”


Sersan 1 Wica : “Apa ?....Hei, Letnan saat aku meninggalkan kalian berdua. Apa yang anda lakukan ?...”


Dewi Rara : “Orang type selingkuh sepertimu tidak pantas hidup....”


Penyihir Nana : “Aku ingin sekali mengeluarkan sihir es....”


Kopral 1 Sultan : “Aku iri sekali.....”


Letnan 1 Galih : “Tunggu.....Tunggu sebentar.....Aku tidak melakukan apa-apa. Maksudku adalah aku bersedia bertanggung jawab atas keluarganya....Jadi begitu, jangan salah paham dulu kalian semua....Hehehehe.....” .....Sambil tersudut....


Elf Lulala : “Hentikan, kalian semua....Jangan salahkan Galih, kumohon....”


Sersan 1 Wica : “Tenang saja, Galih adalah seorang pahlawan dan orang yang paling kuat diantara kami....”


Letnan 1 Galih : “Benar dan bagimu, Lulala. Aku harus menjadi apa ?”


Elf Lulala : “Kamu bisa menjadi suamiku....” ....Sambil malu-malu....


Kopral 1 Sultan : “Ekkhmmmm.....” ....Memberi kode....


Letnan 1 Galih : “Baiklah....Sesuai permintaanmu....” ....Sambil tersenyum....


Setelah itu keadaan di Unit 1 menjadi pertempuran wanita...Saat sedang dalam perjalanan tiba-tiba, Kopral Sultan melihat sesuatu seperti pertempuran ksatria melawan Makhluk Anjing-Serigala.....


Letnan 1 Galih : “Kenapa berhenti ?....”


Kopral 1 Sultan : “Saya melihat sesuatu jarak 800 meter arah jam 1 kita, pak...” ....Melihat menggunakan teropong.....


Letnan 1 Galih : “Baiklah....Lambang itu “Mawar Biru”.....” ....Melihat dengan teropong dan terkejut....


Semua Unit : “Baik....!!!” .....Membalas lewat radio....


Secara tiba-tiba Letnan Galih terus berlari menghampiri ksatria yang dihadang oleh sekawanan serigala berjumlah 24 serigala sedangkan jumlah ksatria sudah kalah jumlah dengan 12 orang tapi 4 orang terluka karena gigitan serigala kemudian tiba-tiba Letnan Galih datang dan melempar flashbang lalu membunuh dengan menembak serigala itu menggunakan senapan serbunya....


Letnan 1 Galih : “Tutup mata dan telinga kalian !!!!!.....Lepaskan pengaman....Kokang senjata....Bidik....Tarik pelatuk....Tembak....Arah jam 11, 3, 2, 9, 4, 12.....” Dor!!!.....Dor!!!.....Dor!!!!!


Ksatria Ririn : “Siapa orang itu ?....” ....Sambil kebingungan....


Letnan 1 Galih : “1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8......Sial magazinku harus ganti....” ....Sambil mengganti magazin dengan cepat dan berbicara sendiri.....


Letnan 2 Andrian : “Lindungi Letnan dan para ksatria itu !!!!.....Senapan mesin tembak.....Tembak !!!!”.....Sambil menembak....


Seluruh anggota pasukan : “Baik, pak !!!....” ....Sambil menembak....


Letnan 1 Galih : “9, 10, 11, 12, 13, 14.....Sial peluruku habis....” ....Sambil menghitung jumlah musuh....


Lalu Letnan Galih tidak kehabisan akal dengan langsung mengganti senapan serbunya (SS-2) ke 2 pistol Dessert eagle warna hitam yang berada di holster kanan dan kiri miliknya.....


Letnan 1 Galih : “15, 16, 17, 18, 19....”....Berbicara dengan diri sendiri....


Ksatria Ririn : “Awas dibelakangmu !!!....” ....Melihat serigala dari arah belakang Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Sial....Akhhhh....Makan nih peluru !!!....” ....Dor....Dengan serigala menggigit tangan sebelah kiri Letnan Galih....


Setelah itu pertempuran pun usai....

__ADS_1


Letnan 1 Galih : “Seluruh unit obati pasukan yang terluka dari ksatria itu dan jangan khawatirkan aku....Akkhhh....” ....Lewat radio....


Seluruh anggota pasukan : “Baik, pak...” ....Membalas lewat radio....


Ksatria Ririn : “Siapa kamu ?” ....Menodongkan pedang ke arah Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Jatuhkan pedangmu, anggotamu sedang terluka begitu juga denganku....akhh....” ....Menaruh kembali pistolnya ke dalam holsternya.....


Ksatria Ririn : “Baiklah tapi anda juga terluka....” ....Mengembalikan pedangnya ke sarung pedang....


Letnan 1 Galih : “Aku baik-baik saja, urus saja ksatriamu....”


Sersan 1 Wica bersama Rara, Nana, dan Lulala berlari ke arah Letnan....


Letnan 1 Galih : “Kami adalah temanmu dan pasukan saya akan membantu pasukan anda yang terluka....”


Sersan 1 Wica : “Pak, tangan anda mengalami luka yang berat dan ini harus dijahit pak....” ....Melihat tangan Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Aku tahu itu tapi kalian harus sembuhkan mereka dulu...”


Sersan 1 Wica : “Tapi pak....”


Letnan 1 Galih : “Ini perintah untuk kalian semua....”


Sersan 1 Wica : “Baik, pak tapi saya meninggalkan 1 box P3K disini dan Rara akan mengurus serigala yang masih hidup......Nana, Lulala ayoo rawat yang terluka......” ....Pergi meninggalkan Letnan Galih berpisah dengan Rara....


Letnan 1 Galih : “Baik, terima kasih....” ....Membuka box P3K....


Ksatria Ririn : “Biar aku bantu obati.....Tolong pandu aku....”


Letnan 1 Galih : “Baiklah, terima kasih......” ....Mengambil morfin dan alkohol....


Ksatria Ririn : “Siapa nama anda ?” ....Sambil dipandu menyutikkan morfin dan dipegang oleh Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Nama saya, Galih. Kami datang dari Bukit Avatra....Aahhhh...” ....Disuntik morfin....


Ksatria Ririn : “Maaf kalau kamu merasakan kesakitan. Nama saya, Ririn sekaligus komandan mereka lalu kemana tujuan kalian.....” ....Membuka alkohol....


Letnan 1 Galih : “Tidak apa-apa. Kami akan pergi ke Kota Venezia untuk berunding mempertahankan kota dari serangan bandit....”


Ksatria Ririn : “Kebetulan sekali, kami ditugaskan untuk mempertahankan kota dan melindungi bangsawan yang ada disana....” ....Menuangkan alkohol ke tangannya....


Letnan 1 Galih : “Akkkkhhhhhh !!!!......Sakit sekali.....Tujuan kita sama......”


Ksatria Ririn : “Kenapa anda menolong saya karena saya adalah musuh kalian ?...”


Letnan 1 Galih : “Kalian masih umat manusia dan kamu mirip dengan seseorang yang saya kenal meskipun dia telah pergi untuk selamanya.....” .....Berdiri dan melihat ke arah Ksatria Ririn.....


Ksatria Ririn : “Apa maksud anda “dia telah pergi selamanya” ?....”....Sambil melihat ke Letnan Galih....


Letnan 1 Galih : “Ahhh.....Tidak apa-apa. Aku permisi dulu....” ....kembali ke Unit 1....


Setelah itu, Letnan pergi dari hadapannya dan berada di Unit 1....


Letnan 1 Galih : “Nai, kurasa obatku baru saja kutemukan....” ....Mengambil foto yang ada disakunya dan menangis bahagia....


Bagaimana kelanjutan Kisah Cinta Letnan Galih ?

__ADS_1


Apakah ia berhasil menemukan obat di hatinya ?


Tunggu.....Episode 16 Lembaran Baru & Valkyrie.......


__ADS_2