Travel Into New World

Travel Into New World
Episode 73 Relations


__ADS_3

Kembali kepada Mayor Vipta dan Duta Besar Rachel yang masih berbicara......


Mayor Vipta : “Maksud kau apa ???!!!!.....” ....Terkejut....


Duta Besar Rachel : “Ayolah......Kau sendiri tidak usah berpura-pura tidak tahu tentang keberadaan dia saat di ruangan Jenderal Isekawa tadi kalian berdua berbohong bukan ?. Sebenarnya karena aku menghormati Jenderal yang lebih tua dariku aku bilang “Baiklah” sebenarnya dia tidak ada di markas ini bukan ?......” ....Melihat Mayor Vipta....


Mayor Vipta : “Akhirnya ketahuan, ya ?......Dia memang tidak ada disini bukan mencari sumber daya alam baru juga sebagai alasan palsu tapi dia sebenarnya sedang berlatih bersama penyihir dan dewi entah apalah selama seminggu ini di Utara dari Bukit ini......” ....Melihat Duta Besar Rachel....


Duta Besar Rachel : “Dia bukannya sudah terlalu kuat untuk berlatih ?......”


Mayor Vipta : “Entahlah.....Katanya dia berlatih bukan untuk menjadi kuat tapi untuk menyesuaikan dirinya dan tidak ingin sedang diganggu selama itu ditambah waktu utusan perwakilan kekaisaran akan jatuh dalam seminggu ini makanya kau terlalu cepat untuk datang kesini......”


Duta Besar Rachel : “Dia adalah kartu AS kita selama disini loh.....”


Pelayan : “Permisi, ini adalah pesanan anda......” ....Membawa makanan dan minumannya....


Mayor Vipta : “Baiklah......” ....Melihat pelayan....


Pelayan : “Kalau ada tambahan, silakan panggil saya saja......”


Mayor Vipta : “Terima kasih......”


Pelayan : “Sama-sama......” ....Berjalan pergi....


Mayor Vipta : “Itu juga aku mengerti, jika kita kehilangan dia dan musuh tahu tentang hal ini maka yang kena imbasnya adalah kita.....”


Duta Besar Rachel : “Tapi dia bukanlah orang yang memikirkan hal seperti itu......”


Mayor Vipta : “Lebih baik kau telan saja makananmu itu.....”


Duta Besar Rachel : “Ini sangat enak......”


Setelah itu, Duta Besar Rachel makan dan Mayor Vipta menunggu dan melihatnya saja sampai selesai baru kembali berbicara lagi.....

__ADS_1


Mayor Vipta : “Tentu saja, apa yang kau katakan memang benar tapi rasa ketakutan akan hilang kontak dengan dia disini adalah tinggi......”


Duta Besar Rachel : “Memang sangat dikhawatirkan tapi dia adalah orang yang memegang janji kepada siapa saja dia berjanji, dia adalah orang yang tidak bisa disentuh oleh orang biasa dan tidak bisa mati sebelum bisa membalaskan dendamnya. Dia akan terus hidup tanpa penyesalan lagi lalu akan kembali lagi kepada kita pada puncaknya......”


Mayor Vipta : “Kata-kata itu “Pada puncaknya” sedikit teringat kepada janji beberapa orang yang dia temui dahulu.......”


Duta Besar Rachel : “Tidak ada yang tahu tentang kisah romansa dia. Hal yang kutahu adalah dia beritahukan hanya kepada 1 orang tapi entah diluar sana dia punya banyak lagi atau tidak.....” ....Sambil minum minumannya....


Mayor Vipta : “Tentu saja, hal macam itu. Mana dia beritahu kepada kita tapi mengenai prinsip dan janjinya adalah “Melindungi orang tua, anak-anak, dan wanita cantik” dan “Aku berjanji untuk melindungimu dan kembali kepada pelukanmu, pastikanlah saat itu kamu menungguku karena aku akan datang saat menagih janjiku”. Kira-kira seperti itulah......”


Duta Besar Rachel : “Pertanyaan besarnya adalah bagaimana jika dia tidak menepati janjinya, ya ?.....”


Mayor Vipta : “Itu yang kutakutkan selama beberapa bulan kebelakang pada saat disini.....” ....Menatap ke bawah....


Duta Besar Rachel : “Dia juga sebenarnya sudah tahu berbagai macam resiko yang akan dilewati tapi bagi dia bukan masalah kecil baginya sedangkan bagi kita adalah momok yang menakutkan setidaknya kita harus percaya bahwa dia akan kembali pada kita dan selalu bersama seterusnya......”


Mayor Vipta : “Benar.....”


Duta Besar Rachel : “Aku juga mengerti itu sejak dia masuk dalam militer bahkan ada yang sempat melarangnya tapi karena dia adalah orang berpendirian teguh maka terjadilah. Jujur saja, aku juga mempunyai perasaan menakutkan itu tapi aku percaya padanya dan berharap bahwa dia baik-baik saja dalam tugasnya lalu kembali ke hadapan kita semua secara utuh.....”


Duta Besar Rachel : “Apa yang sebenarnya kau inginkan sesungguhnya ?.....”


Mayor Vipta : “Aku ingin kau membantu membuat surat untuk pindah tugas dari sini sejauh yang kau bisa......”


Duta Besar Rachel : “Ditolak......”


Mayor Vipta : “Kenapa ???!!!......Apa alasannya ???!!!.......”


Duta Besar Rachel : “Hahhh......Harusnya hal ini kau juga paham sendiri bukan, lebih dariku bahkan yang hanya sekedar teman biasa ?. Soalnya yang pertama, kau terlalu egois pada dirimu dalam melindungi dia dan dia tidak membutuhkan perlindungan apapun. Kedua, tampak dari wajah dia sendiri kalau selama disini dia lebih merasakannya dan lebih bahagia daripada harus kembali ke sana. Ketiga, jika kau memisahkan dia dengan putri kekaisaran maka seperti cinta romeo dan juliet entah bisa berakhir bahagia atau tidak yang terpenting bagaimana prosesnya lalu bagaimana menurutmu sendiri ?.....”


Mayor Vipta : “Kurasa itu juga benar dan saat datang kesini dia tampak lebih bahagia dibandingkan jika dia didunia kita......”


Duta Besar Rachel : “Aku akan menanyakan ini kepada kau, bila kau diharuskan untuk memilih kebahagiaan kau sendiri atau kebahagiaan dia sendiri sebagai teman dan keluarga dekatnya juga. Diantara itu, mana yang kau pilih ?......”

__ADS_1


Mayor Vipta : “Tentu saja aku lebih memilih kebahagiaan untuk dia karena sebagai keluarganya, aku harusnya ikut dalam kebahagiaan aku juga.......”


Duta Besar Rachel : “Tentu saja. Akhirnya kau paham juga......”


Mayor Vipta : “Tapi jalannya permainan masih berliku panjang, satu kesalahan saja bisa berakibat fatal.....”


Duta Besar Rachel : “Lalu untuk apa aku disini selama dibutuhkan ?. Aku yang mencoba untuk mencegah dan menghindari kesalahan fatal itu agar tidak menyebabkan reaksi berantai tapi jika sudah tidak terbendung lagi maka akan ada 1 hal terjadi, yaitu perang yang lebih lama dari yang kita perkirakan......”


Mayor Vipta : “Jadi begitu.......”


Duta Besar Rachel : “Lalu apa tindakanmu selanjutnya ?......”


Mayor Vipta : “Kurasa aku akan membiarkan dia yang ingin lakukan selama ini disini tanpa harus takut terkait mengenai masa lalunya......”


Duta Besar Rachel : “Benar......Benar....Itulah intinya yang paling tepat......”


Mayor Vipta : “Kurasa aku harus belajar untuk melepaskannya......”


Duta Besar Rachel : “Benar. Tapi aku masih penasaran dampak atau akibat apa yang terjadi jika dia seandaikan “KIA” atau “MIA” ?.......”


Mayor Vipta : “Jika hal itu terjadi dengan banyaknya koneksi dan pengaruhnya selama ini maka akan ada pertempuran berdarah yang belum kau lihat nanti. Para koneksi dan pengaruh itu menuntut untuk balas dendam, tidak peduli sampai ke ujung dunia sekalipun atau neraka karena mereka memiliki rasa terhadap pemimpin mereka sampai hutang budi bahkan mereka tidak bisa dihentikan oleh anggota pasukan Big Seven lainnya. Seperti yang ada di dalam karakter setiap pemimpinnya makanya alasan kenapa dia di urut nomor 1 dalam anggota Big Seven karena dialah yang terkuat. Tidak, paling kuat di dunia manapun jika kabarnya bocor dan sampai ke telinga mereka semua saat itu juga mereka semua akan langsung bergerak. Pasukan seperti itu dijuluki oleh pasukan anggota Big Seven lainnya sebagai “Pasukan Raja Iblis” karena mereka tidak takut melibas apa saja yang ada di depan mata dan dari situlah Kapten Galih atau yang lebih dikenal “Raja Iblis” atau kode “GSR55” bahkan kode "000" (Triple Zero) dijuluki Raja Iblis yang asli dan sesungguhnya. Mereka tidak akan berhenti sebelum mendapatkan apa yang mereka inginkan......”


Duta Besar Rachel : “Mengerikan, aku tidak menyangka bahwa ini akan sangat merepotkan. Apa tidak ada dampak positifnya ?......”


Mayor Vipta : “Itu baru salah satunya yang terburuknya sebenarnya ada yang positif cuman beberapa, misalnya adalah meningkatkan moral pasukan kita sebanyak 200 % atau bisa 3 sampai 5 kali lipat dari biasanya karena dia sering dijadikan contoh oleh setiap prajurit reguler maupun khusus sekalipun pasukan musuh hanya menang jumlah tetap saja kita yang memenangkannya jika dipakai dengan cara yang benar.....”


Duta Besar Rachel : “Wahhh......Aku tidak menyangka ini. Apa ada info tentang para koneksi dan pengaruhnya ?......”


Apa yang akan terjadi selanjutnya ?


Apakah rahasia Kapten Galih terungkap semuanya ?


Bagaimana dengan Kapten Galih sendiri ?

__ADS_1


Tunggu......Episode 74 ?????????


__ADS_2