
Kembali kepada Kapten Galih dan yang lain menemui Ksatria Boses yang berada di luar kediaman……
“Boses, kami sudah selesai disini…….” ....Ucap Kapten Galih....
“Apa anda akan kembali ke tempat persembunyian atau kembali kediaman tuan putri ?......” ....Ucap Ksatria Boses....
“Itu…..” ....Ucap Kapten Galih....
“Kami kembali ke kediaman tuan putri dulu untuk membicarakan hal yang penting tentang kediaman yang ada disini……” ....Ucap Asisten Dimas....
“Baik, Tuan Dimas……” ....Ucap Ksatria Boses....
“Segera siapkan semuanya, kita kembali kediaman tuan putri……” ....Ucap Ksatria Boses kepada ksatria khusus yang lain....
“Baik, wakil komandan ksatria…….” ....Ucap Ksatria Khusus yang lain.....
“Kenapa ?.....” ....Ucap Kapten Galih....
“Aku masih merasa janggal tentang kediaman ini rasanya ada yang aneh………” ....Ucap Asisten Dimas....
“Apa ada seseorang sedang mengawasi kita ?......” ....Ucap Kapten Galih....
“Seseorang atau sesuatu…….Intinya aku merasa aneh saja……” ....Ucap Kapten Galih.....
“Untuk sekarang kita kembali dulu untuk melaporkannya….” ....Ucap Kapten Galih kepada Asisten Dimas sambil menepuk pundaknya....
“Mungkin itu yang terbaik untuk sekarang……” ....Ucap Asisten Dimas....
Kembali kepada Pasukan Kapten Galih yang sedang bersembunyi dengan pasukan lain……
“Kemana mereka semua ?......” ....Ucap Letnan 2 Irhamna....
“Ada apa Letnan ?.......” ....Ucap Sersan Mayor Wica....
“Kapten Galih dan yang lain masih belum ada kontak dengan kita, aku menjadi khawatir dengan mereka semua……” ....Ucap Letnan 2 Irhamna....
“Anda tenang saja, aku yakin mereka bisa dikalahkan semudah itu dan lagi mungkin saja mereka membicarakan hal yang sangat penting……” ....Ucap Sersan Mayor Wica....
“Mungkin saja…..” ....Ucap Letnan 2 Irhamna....
Kemudian Letnan 1 Andrian menghubungi markas persembunyian yang ada di pinggir ibukota melalui radio……..
“Pegasus HQ, this is Pegasus 1 coming in, Over…..” ....Ucap Letnan 1 Andrian....
"Pegasus 1, this is HQ send traffic, Over…..” ....Ucap Letnan 2 Irhamna.....
“Hubungi segera Mayor Vipta dan segera catat ini tentang perlengkapan yang dibutuhkan untuk di kediaman Duta Besar…..” ....Ucap Letnan 1 Andrian....
“Roger…….Standby…..” ....Ucap Letnan 2 Irhamna....
Lalu Letnan 2 Irhamna mencatat semua dan melapor kepada Mayor Vipta yang ada di markas utama dan kembali kapada Kapten Galih dan yang lain bertemu dengan Putri Ririn……
“Komandan Galih, anda kembali lagi kesini ada masalah apa ?.....”....Ucap Putri Ririn....
“Kami ingin bertanya beberapa hal tentang kediaman untuk utusan kami kalau boleh…..” ....Ucap Kapten Galih....
“Tentu saja……”....Ucap Putri Ririn....
__ADS_1
“Kalau begitu saya menyerahkannya kepada utusan Dimas….”....Ucap Kapten Galih....
“Apa kediaman itu pernah terjadi sesuatu yang buruk ?.......” ....Ucap Asisten Dimas....
“Jika maksud anda adalah kerusakan atau tidak nyaman, anda dapat meminta kami untuk mencari yang lain……”....Ucap Putri Ririn....
“Tidak, bukan begitu maksud saya yang saya maksud adalah terjadi pembantaian atau pembunuhan…..”....Ucap Asisten Dimas....
“Itu sudah lama sekali mungkin bertahun-tahun yang lalu……”....Ucap Putri Ririn....
“Sudah kuduga……”....Ucap Asisten Dimas....
“Memangnya ada apa dengan kediaman itu ?......” ....Ucap Putri Ririn....
“Kami merasa sedang diawasi oleh seseorang atau sesuatu mungkin saja dari pembunuh bayaran yang direkrut oleh Putra Mahkota Pertama…….”....Ucap Asisten Dimas....
“Jika itu benar, kami akan bertindak untuk menghabisinya…….” ....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Tidak, sebaliknya kurasa akan aku serahkan kepada Komadan Galih untuk menjelaskannya……”....Ucap Asisten Dimas....
“Baik, kami akan memasang pertahanan di sekitar kediaman itu lalu termasuk jika terjadi keadaan darurat kami akan juga akan ikut bertindak walaupun kalian menginjak batas wilayah kami lalu biarkan seseorang atau sesuatu itu mengawasi kami lebih lama……..” ....Ucap Kapten Galih....
“Itu tidak mungkin, sama saja kami yang yang mulai melanggar perjanjian…….”....Ucap Putri Ririn....
“Melanggar perjanjian atau tidak sama sekali hasilnya akan tetap sama yaitu kematian mulai berjatuhan entah dari pihak kami atau anda sendiri, kami sangat menghargai 1 nyawa jika harus berkorban demi yang lainnya…..”....Ucap Kapten Galih....
“Kalau begitu, aku akan menyetujuinya jika terjadi situasi seperti itu……”....Ucap Putri Ririn....
“Kami akan membantu dari kediaman itu lalu jika ada salah satu ksatria khusus yang terluka diizinkan untuk masuk ke dalam kediaman itu dan kami akan merawatnya sampai bantuan utama kami tiba…..”....Ucap Kapten Galih....
“Apa kalian bisa melakukan itu ?......”....Ucap Putri Ririn....
“Karena hari sudah mau gelap, bagaimana jika kalian tinggal disini sementara waktu ?.....” ....Ucap Putri Ririn....
“Baiklah, aku terima tawarannya tapi salah satu dari kami harus kembali ke tempat persembunyian untuk mengatur ulang rencana…..”....Ucap Kapten Galih....
“Kalau begitu, aku akan menyiapkan semuanya. Bagaimana Astorius ?.....” ....Ucap Putri Ririn....
“Saya akan mulai dari sekarang…..” ....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Terima kasih banyak…..” ....Ucap Putri Ririn....
“Letnan Andrian, kau kembali ke tempat persembunyian dan mengatur kembali suplai dan perlengkapan yang kita minta lalu langsung pasang di kediaman besok…..”....Ucap Kapten Galih....
“Baik, Kapten……Kalau begitu saya permisi dulu…..” ....Ucap Letnan 1 Andrian....
“Baiklah…..”....Ucap Kapten Galih....
Setelah itu, Letnan 1 Andrian kembali ke tempat persembunyian dan sisanya tinggal di kediaman Putri Ririn untuk menginap…..
“Letnan, anda sudah kembali…..” ....Ucap Sersan Mayor Wica....
“Ya tapi yang lain bersama Kapten akan tinggal di sana sementara waktu untuk mengatur rencana sementara itu aku sendiri yang diberi tanggung jawab disini…..” ....Ucap Letnan 1 Andrian....
“Baik, Letnan….”....Ucap Sersan Mayor Wica....
“Bagaimana dengan keadaan disini ?......”....Ucap Letnan 1 Andrian....
__ADS_1
“Sejak kita sampai disini dan mulai menyebarkan berita tentang apotek rahasia disini banyak informasi yang kita terima tapi masalahnya…….”....Ucap Sersan Mayor Wica....
“informasinya yang masih belum tentu benar atau jelas…..”....Ucap Letnan 1 Andrian....
“Begitulah……”....Ucap Sersan Mayor Wica....
“Tidak apa-apa, kita kumpulkan dulu semua informasi lalu berikan kepada Divisi Intelijen untuk memeriksanya…..”....Ucap Letnan 1 Andrian....
“Baik, Letnan…..”....Ucap Sersan Mayor Wica....
Kemudian Letnan 1 Andrian menghubungi Mayor Vipta lewat radio yang ada di markas dan memberitahukan semuanya yang sedang terjadi…….
“Begitu rupanya….” ....Ucap Mayor Vipta....
“Aku berharap perlengkapan yang Kapten Galih minta bisa segera datang malam ini…..” ....Ucap Letnan 1 Andrian....
“Baiklah, aku akan mengaturnya lalu aku menerima laporan dari Divisi Intelijen bahwa kalian menerima informasi yang lebih banyak dari dugaan kita…….”....Ucap Mayor Vipta....
“Ya, kami memang menerimanya tapi untuk keasliannya masih dipertanyakan……”....Ucap Letnan 1 Andrian....
“Itu juga sudah lebih dari cukup……”....Ucap Mayor Vipta....
"Ada ETA peralatan dan perlengkapan yang kami butuhkan ?......" ....Ucap Letnan 1 Andrian....
“Kami akan menerjunkan perlengkapan dan peralatan yang kalian minta dari C-5 Galaxy ke tempat titik LZ kalian dan tandai dengan laser…..Buat tim penjemput agar tidak mencolok di depan mata orang banyak….”....Ucap Mayor Vipta....
“Roger…..Over & out…..”....Ucap Letnan 1 Andrian....
Sementara itu di kediaman Putri Ririn, Kapten Galih berada di taman kediamannya dan Putri Ririn dengan Kepala Pelayan Astorius hanya melihatnya dari dalam kediamannya…….
“Apa menurut anda tentang ramalan puluhan ribu tahun yang lalu akan terjadi ?.....” ....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Maksudmu tentang ramalan yang sekarang sudah tidak dipercaya lagi….” ....Ucap Putri Ririn....
“Benar, apa anda masih ingat tentang ramalan itu ?.....”....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Sebagai calon pemimpin, aku sudah belajar banyak hal dan lagi ramalannya adalah munculnya sosok Raja Iblis baru dengan hati seorang Pahlawan lalu dia akan mengumpulkan pasukan dari neraka dan ke-7 dunia lalu dia akan berjuang melawan kegelapan oleh sebuah kerajaan dan dia akan memenangkan perang tersebut meski dia tahu akan mengorbankan hidup dan nyawanya sendiri demi melindungi orang sangat dia cintai……..”....Ucap Putri Ririn....
“Pikirkan baik-baik tuan Putri, bagaimana dengan sosok yang disebut dalam ramalan tersebut adalah dia dan kegelapan itu sendiri adalah……”....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Kakakku sendiri……”....Ucap Putri Ririn....
“Benar……”....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Tapi ramalan itu tidak terjadi selama ribuan tahun yang lalu, kenapa harus sekarang……..”....Ucap Putri Ririn....
“Saya juga tidak tahu hal itu tapi ada beberapa hal yang bisa saya jelaskan dari maksud dari ramalan itu, “dia” adalah Komandan Galih sedangkan “pasukan dari neraka dan 7 dunia” adalah pasukan yang ikut berperang bersama Komandan Galih itu sendiri dan kekuatan Komandan Galih tidak salah lagi adalah punya Raja Iblis dan Pahlawan, saya tidak tahu tentang itu tapi saya bisa merasakannya saat latih tanding tadi…..”....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Kau benar, mungkin dia adalah sosok itu tapi aku juga mencintai dia dan aku takut kehilangannya……”....Ucap Putri Ririn....
“Bagaimana kalau anda menemuinya sekarang ?......”....Ucap Kepala Pelayan Astorius....
“Aku akan menemuinya sekarang……”....Ucap Putri Ririn....
Apa yang akan terjadi selanjutnya ?
Bagaimana kelanjutan tentang Kapten Galih dan Putri Ririn ?
__ADS_1
Tunggu........Episode 114 ????????????