
Setelah itu, Ksatria Boses dan ksatria khusus lainnya menemui Mayor Vipta dan Kapten Galih yang sedang berbincang di luar barak pasukan Kapten Galih.....
Mayor Vipta : “Kau yakin mau langsung pergi ke ibukota kekaisaran ?.....” ....Melihat Kapten Galih....
Kapten Galih : “Aku juga ingin melihat situasinya berdasarkan laporan Unit Intel, ibukota kekaisaran sepertinya tampak makmur tapi berbeda lagi dengan daerah pinggirannya......” ....Melihat Mayor Vipta....
Mayor Vipta : “Sekilas tampak tidak ada yang aneh tapi jika ditelusuri lagi ada kesetaraan sosial di ibukota kekaisaran termasuk perbudakan menurut laporannya......”
Kapten Galih : “Kita akan tahu jika sudah melihatnya......”
Ksatria Boses : “Permisi, maaf mengganggu waktu kalian......” ....Sambil berjalan dan melihat Mayor Vipta dan Kapten Galih....
Mayor Vipta : “Apa ada masalah ?.....” ....Melihat Ksatria Boses....
Ksatria Boses : “Bukan seperti itu tapi aku ingin menanyakan sesuatu tentang masalah tadi.....”
Kapten Galih : “Silakan saja......” ....Melihat kearah Ksatria Boses....
Ksatria Boses : “Kapan kami berangkat ke ibukota kekaisaran ?.....”
Kapten Galih : “Ahhh......Tentang itu, silakan Mayor......”
Mayor Vipta : “Kalian akan berangkat besok untuk pergi ke kekaisaran kalau tidak salah butuh waktu sampai 3 hari jika naik kuda tapi kami akan memberikan kalian waktu 6 hari untuk menyampaikan pesan tadi dan mempersiapkan semuanya jadi pada hari ke-7, kami akan datang disini 70 KM dari wilayah kekaisaran setelah itu kita bertemu disini menjemput kami untuk masuk ke dalam kekaisaran lalu untuk perintah yang lain ada untuk Putri Ririn yang tertulis di pesan itu......” ....Melihat Ksatria Boses....
Ksatria Boses : “Baiklah.......Saya mengerti tapi bisakah saya meninggalkan 3 orang ksatria saya disini agar saya menjadi lebih cepat dalam menyampaikan pesannya ?......”
Kapten Galih : “Itu adalah keputusan Wakil Komandan Khusus yaitu kamu sendiri yang menentukan tapi kurasa lebik baik kalian bicarakan saja dulu dan Mayor Vipta yang akan bertanggung jawab atas keamanan dan kenyamanan semua orang di markas ini.....” ....Melihat ksatria khusus lainnya....
Mayor Vipta : “Kalau begitu, kami permisi dulu karena masih ada urusan dan kau jangan seenaknya saja.......” ....Berjalan pergi meninggalkan Ksatria Boses dan lainnya sambil menarik Kapten Galih....
Kapten Galih : “Ingat ini baik-baik dan jadikan sebagai panduan kalian semua. Sebagai komandan dan wakil komandan berhak untuk membuat keputusan tentang benar atau salahnya bisa dipikirkan belakangan yang terpenting adalah membuat keputusan !!!......” ....Sambil ditarik pergi oleh Mayor Vipta....
Ksatria Boses : “Baik, saya akan membicarakannya dan terima kasih !!!....”
Mayor Vipta : “Tapi cepat putuskan segera karena kita tidak punya banyak waktu !!!......” ....Berhenti dan mengingatkan Ksatria Boses....
Setelah itu, Mayor Vipta dan Kapten Galih berjalan pergi meninggalkan Ksatria Boses dan lainnya untuk membuat keputusan.....
Mayor Vipta : “Maksud dia sebenarnya tadi adalah meninggalkan beberapa ksatrianya agar dia tidak berhenti, bukan ?.....” ....Melepaskan Kapten Galih dan berjalan biasa.....
__ADS_1
Kapten Galih : “Ya karena jarak dari sini ke ibukota kekaisaran sangat jauh setidaknya jika berhenti untuk sekedar beristirahat dijalan tetap butuh 3 hari tapi jika dengan helikopter bisa kurang dari 1 hari.....” ....Sambil berjalan....
Mayor Vipta : “Apa menurutmu pesannya akan sampai dengan aman ?.....”
Kapten Galih : “Kita tidak punya pilihan lain selain mempercayainya dalam mengantarkan surat itu dan lagi dia tidak berniat untuk berhenti itu artinya dengan pergerakan sekecil itu akan menjadi lebih cepat walau dengan kuda sekalipun bisa memotong 1 hari dengan kecepatan penuh......”
Mayor Vipta : “Yahhh.....Berharap saja begitu cepat tapi apa isi surat yang kau berikan padanya ?.....”
Kapten Galih : “Anggap saja jawaban balasan dari surat pribadi dari Komandan Ksatria Khusus sebagai teman dan tidak ada yang lebih dan kurang, aku menulisnya tadi siang saat kita selesai rapat di aula.......”
Mayor Vipta : “Begitu rupanya......”
Kapten Galih : “Kau sendiri memberikan surat yang isinya apa ?......”
Mayor Vipta : “Isinya tentang hasil rapat tadi siang untuk Operasi Pegasus termasuk detail-detail yang harus disiapkan juga waktu pertemuan kau nanti di ibukota kekaisaran......”
Kapten Galih : “Kau tidak memberikan lokasi pertemuannya kepadanya ?.....”
Mayor Vipta : “Aku sudah memberikannya tadi saat sebelum kita berbicara kepada wakil komandannya dan tidak ada orang lagi......”
Kapten Galih : “Hanya beberapa orang saja ya ?.......”
Mayor Vipta : “Tentu saja dan selagi pengintai musuh disini, aku tidak akan mengambil resiko yang berlebihan......”
Mayor Vipta : “Aku sedang mencarinya sampai saat ini tapi kurasa dia akan bergerak ketika terjadi sesuatu di ibukota kekaisaran dan aku yakin sekali bahwa dia sedang menyamar dan bersembunyi sebagai warga kota......”
Kapten Galih : “Berarti tugasku juga untuk membuat huru hara agar dia keluar dari tempat persembunyiannya ?.......”
Mayor Vipta : “Benar sekali, Kau adalah pemicunya jadi dorong dia keluar......”
Kapten Galih : “Daritadi kau menyebutkan pengintai sekaligus pembunuh itu dengan kata “Dia”. Aku jadi penasaran dengan jumlahnya dan jenis kelaminnya......”
Mayor Vipta : “Aku mendapatkan laporan bahwa pembunuh itu bergerak dengan solo atau tunggal lalu identitasnya juga sudah dilenyapkan oleh seseorang......”
Kapten Galih : “Jalan buntu lain rupanya ??......”
Mayor Vipta : “Kira-kira begitu.......”
Kapten Galih : “Ada kabar lainnya ?......”
__ADS_1
Mayor Vipta : “Ada tapi rahasiakan ini dari yang lain.......”....Berhenti berjalan dan melihat kanan kiri lalu melihat Kapten Galih....
Kapten Galih : “Ada apa ?......Apakah ada sesuatu yang terjadi ?......” ....Berhenti berjalan dan melihat Mayor Vipta....
Mayor Vipta : “Aku juga mendapatkan laporan bahwa sepertinya Putra Mahkota Ele sedang menyiapkan rencana kudeta bersama dengan tentara yang setia padanya ditambah lagi bukan hanya itu dan yang melapor dari Unit Intel yang berada di kota. Bukan hanya mereka saja, ada pergerakan rahasia dari Pro-perang yang sedang bekerja sama dengan Putra Mahkota Ele......”
Kapten Galih : “Kalau info semacam ini dirahasiakan berarti ini masih bercabang dan dalam investigasi secara diam-diam.....”
Mayor Vipta : “Ya, itu benar dan lokasi berada di seberang lokasi kalian berada di luar yurisdiksi para bangsawan.......”
Kapten Galih : “Di bagian Barat kekaisaran rupanya jadi kau menginginkan aku untuk melakukan apa ?.....”
Mayor Vipta : “Yah........Karena kau pergi untuk salah satu utusan perwakilan jadi aku akan memberikannya pada orang lain.....”
Kapten Galih : “Aku juga perlu mengenai peta detail tentang ibukota kekaisaran......”
Mayor Vipta : “Bukankah kita sudah mendapatkannya ?......”
Kapten Galih : “Bukan di permukaannya tapi dibawahnya.....”
Mayor Vipta : “Jangan-jangan......”
Kapten Galih : “Benar, seperti dugaanmu itu dan yang kupikirkan juga merupakan terowongan bawah tanah atau gorong-gorong selokan dengan cakupan yang luas jika ingin bergerak secara tidak diketahui maka bergerak dibawah tanah adalah satu-satunya cara.....”
Mayor Vipta : “Kita tidak bisa mengirimkan banyak orang dengan area luas yang belum dipetakan.....”
Kapten Galih : “Siapa bilang kita akan mengirimkan orang masuk tapi sebaliknya jika kita membawa alat sonar skala besar dan mengatur frekuensi yang sesuai cukup untuk membuat orang-orang itu keluar. Bagaimana ?....”
Mayor Vipta : “Pasti akan ada banyak pintu keluar tapi jika dengan pengamatan udara menggunakan drone di berbagai sektor untuk menutupi cakupan area yang kita tidak lihat sebelumnya.....”
Kapten Galih : “Benar setelah itu kita menangkap beberapa orang dan membawanya ke kota Venesia untuk diinterogasi mengenai rencana mereka kalau beruntung dapat peta bawah tanahnya.....”
Mayor Vipta : “Menurutmu, apa rencana mereka ?......”
Kapten Galih : “Entahlah tapi aku punya firasat buruk mengenai yang satu ini tapi pasti mereka mempunyai sesuatu yang besar, sesuatu atau seseorang untuk mengendalikan situasi ini menjadi panas.....” ....Sambil berjalan pergi....
Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Apakah surat utusan akan sampai dengan tujuan ?
__ADS_1
Bagaimana Kapten Galih menurut pandangan dari Ksatria Khusus Kekaisaran lainnya ?
Tunggu............Episode 90 ???????