
Akhirnya dengan terpaksa Wai Sili berkata kalau dialah yang melakukan semua itu. Dia merasa Dendam dan iri pada Kasar Kim . karena itu dia menjebak Kaisar Kim agar bertarung dengan Utusan dari perguruan Huidong . Dia memang berteman dengan Huili. Dan Wai Sili juga berkata kalau Dialah yang membocorkan pada Huili masalah lambang perguruan yang akan segera muncul . Tapi dia tidak menyangka kalau Huili menyebarkan ke beberapa orang lagi. hingga terjadi pengepungan pada mereka seperti beberapa harinya lalu. Dan Dia juga mengaku kalau lencananya memang dia sendiri yang menggunakannya .
"Murid Hanya ingin nama Putra Suci jatuh. Saat Dia gagal dalam tugas kali ini. Dan Dia harus bertanggung jawab atas kehilangan lambang itu . Murid hanya ingin semua orang tahu kalau putra suci tidak sesuci dan sebaik deperti apa yang ada di fikiran semua orang. Karena itu. murid ingin merusak namanya. dan memberi sedikit pelajaran padanya...." ucap Wai Sili.
Mendengar ucapannya semua orang bagai tak percaya dengan perbuatan Wai Sili Yang tega menjebak Putra Suci. dan berani mencelakai Putra Suci . Hingga Yulia hampir menjadi korbannya .
"Itu bukan sedikit....apakah otak anda tidak waras... dengan memberi peluang pada perguruan lain untuk merebut lambang perguruan kita itu, apakah akan menjadi suatu kepuasan untuk anda...! atau...jebakam pada Putra Suci juga rencana anda...? anda bukan memberi pelajaran pada Putra Suci, tapi anda ingin membunuh Putra Suci melalui tangan orang lain...? " ucap Yulia dengan penuh kemarahan
"Bukan....bukan seperti itu..." ucapnya dengan wajah terlihat serba salah.
"Bukan...bukan seperti itu...?lalu apa...?apakah anda tidak melihat kejadian yang menimpa suamiku dan aku sendiri...?Oo.. apakah kami harus berterimakasih pada anda karena anda hampir membunuh kami...?" ucap Yulia menggebu karena kesal dan marah. Melihat kemarahan sang Istri, Kasar Kim langsung memeluk tubuh Wanitanya.
Bagi mereka yang belum begitu tahu kalau Yulia istri Kaisar Kim, sangatlah kaget melihat kejadian itu. tapi bagi Guru dan murid yang datang di pertemuan mencari Calon Ratu, mereka hanya bisa sedih dan ikut kecewa dengan perbuatan Wai Sili. dan salah satu dari mereka adalah saudara sepupu Yulia yaitu Wang Wei Zi . Sebenarnya Wang Wei Zi dan sang Adik ingin mengabarkan berita itu pada keluarganya. tapi Putra Suci melarang . Karena Dia tahu sifat sang Istri. pasti dia tak ingin kedua orang tuanya cemas. Sedangkan dua Saudara dari Keluarga sang Bibi tidak mendengar kejadian itu. karena mereka sedang melaksanakan tugas dari perguruan bersama kelompok nya.
Hanya karena cemburu dan sakit hati, We Sali tega ingin melukai atau membunuh Kasar Kim dan ingin menghilangkan lambang Perguruan . walaupun sekarang lambang itu mengakui Yulia sebagai tuannya .
"Kami tidak menyangka kalau kau begitu tega dam berani melakukannya Wai... Apakah perasaan iri dan dengkimu begitu kuat hingga tega mengorbankan perguruan dan calon Kaisar Kerajaan Taiyung...? Apakah kau tahu akibatnya kalau lambang perguruan kita jatuh ketangan perguruan lain...?" ucap Guru Ang Bai pada murid kesayangannya itu.
"Tapi sekarangpun lambang itu mengakui Murid Yulia menjadi tuannya..." ucap Wai Sili masih ingin membenarkan Kesalahannya.
"Jika kau tidak melakukan akal licikmu untuk berhianat, lambang itu akan tetap menjadi lambang Perguruan yang abadi. Untung saja Murid Yulia merupakan murid perguruan kita, kalau tidak , kita akan rugi besar. Dan kami juga tahu kalau kontrak Dia dan mahluk itu atas keinginan mahluk itu sendiri ..." ucap Guru Ang Bai dingin.
"Maafkan murid guru.. Maafkan murid yang bodoh ini ...." ucap Wai Sali .
"Sebagai manusia mungkin Guru bisa memaafkanmu, tapi sebagai murid perguruan Dekan dan tetua Perguruan yang akan memutuskan hukumanmu..." ucap guru Ang Bai dengan sedih. Bagaiaman tidak, Wai Sili merupakan murid yang sangat dia hargai. Satu karena dia putra dari sang sahabat yang di titipkan padanya. , kedua dia merupakan murid terbaiknya. Namun sayang sekali, Sifat arogan dan kedengkiannya merusak segalanya. Walaupun Dia salah satu murid terbaiknya namun karena kesalahannya sangat fatal , Dia tak bisa membantu atau membela War Sili untuk tetap dan membiarkan Dia berada di perguruan ini. Kekecewaan dan kemarahannya membuat Doa memilih pergi dari tempat itu .
"Maaf aku pergi dulu . Dan semua keputusan terserah pada Dekan. Dan aku percaya Dekan bisa memberikan yang terbaik untuk Perguruan..." ucapnya dingin.
Setelah menunduk pada Dekan dan pada Putra Suci, Guru Ang Bai keluar dari ruang pertemuan. Melihat sang Guru pergi, terlihat Wai Sili kaget dan mulai ketakutan.
"Guru...!" serunya. Namun guru Ang Bai tidak mau melihat kearahnya.
__ADS_1
Denga wajah marah dan kecewa guru Ang Bai keluar. Setelah kepergian guru Ang Bai, Dekan Wu Yao menatap kearah Wai Sili yang terlihat berwajah Pucat. Wai Sili mulai sadar kejayaannya mulai akan pergi. Kini Dia harus menanggung akibat yang harus Dia hadapi. Ketamakan dan rasa iri dan Dengki akan membuat Dia jatuh.
"Tidak , aku tidak boleh jatuh. Sebentar lagi pemilihan Patrik di sekte..." ucapnya dalam hati.
Dia yang sudah di persiapkan untuk menjadi kepala keluarga dari keluarga besar Wai. Akan kalah dalam pemilihan Patrik . pasti kejadian ini akan mencoreng nama baiknya. Untuk itu dia harus memohon pada Dekan agar tidak di keluarkan dari Perguruan . Tak lama terdengar suara dekan Wu Yao.
"Saudara Wai Sili.. Kau tahu hukuman apa bagi penghianat perguruan kan...?" kata Dekan dengan dingin.
"Murid tahu guru...tapi mohon maafkan Murid , murid memohon ampunan pada guru. Dan murid berjanji tidak akan mengulangi lagi..."ucapnya memohon.
"Maaf...kesalahanmu terlalu parah. Kau bukan hanya membocorkan Rahasia perguruan pada perguruan lain, tapi kau dengan sengaja membahayakan nyawa temanmu sendiri.Dan itu bukan hanya teman tapi penguasa negri ini . Kau juga Hampir membuat Seseorang mati karena perbuatan mu ..." ucap Fekan dingin .
"Guru...tolong jangan Kau usir murid dari perguruan ini. Yang Mulia putra Suci... Tolong hamba , Tolong maafkan hamba. Hamba berjanji akan memperbaiki sikap hamba.. " ucap Wai Sili ketakutan .
"Maaf... Semua terserah Dekan. Kalau aku yang memutuskan, kau bukan aku hukum di usir dari perguruan, tapi kau kubunuh . karena dirimu aku hampir kehilangan istri....Dan Putraku akan kehilangan Bundanya.. " ucap Kaisar dingin.
Mendengar ucapan Kaisar Kim, Wai Sili tertegun tak dapat berbicara. Ternyata gadis paling cantik di benua ini, yang tadi sangat marah padanya. Dan hampir kehilangan nyawa ,adalah istri dari penguasa Negri ini. Dia memang mendengar kalau Putra Suci telah beristri dan mempunyai Putra. Tapi dia tak pernah menyangka kalau kabar itu memang benar adanya, dan wanita cantik itu Istri dari sang penguasa. Nasi sudah menjadi bubur. Penyesalannya sudah tidak berguna lagi. Kini dia harus menerima hukuman dari perguruan, Di usir dan di copot setatusnya sebagai Murid perguruan Baiyun. . Berita tentang di usirnya Wai Sili cepat menyebar di alam Tianli. Dan Keluarga besar Wai pun mendengar berita memalukan itu. Tak pelak lagi, Dia yang paling besar peluangnya menjadi ketua keluarga Wai ,akhirnya di coret dari kandidat debagai ketua. Dan kemarahan sang Ayah yang merupakan Patrik keluarga Wai yang sekarang. bukan pada Putra kesayangan nya, tapi pada Putra Suci Kim They Yung.
Sedangkan di perguruan sendiri , Yulia sudah kembali melakukan rutinitas sebagai Murid alkemia. Dan Dia juga belajar Guru yang mendalam pada guru Shesan Yu . beberapa hari kemudian, saat Yulia sedang berbaring sambil membaca buku tentang pengobatan saat akan tidur . Tiba- tiba sang Suami mendekati dan berkata.
"Pergilah..Jangan cemaskan kami. Kami akan menunggumu di sini...Di Sini Masih ada sepupumu Zhang Xio , Kakak dan empat sahabatku . Mereka akanenjaga kami ....." ucap Yulia lembut.
"Baik... Aku akan pergi. Tapi jangan khawatir. cincin pernikahan kita akan membuat aku tahu jika kau dalam bahaya...." kata Kaisar Kembali. Dia lalu memeluk sang Istri.
Keesokan harinya, Yulia dan kedua Putranya melihat kepergian Kaisar Kim yang pergi bersama kedua pengawalnya yang telah datang tadi tengah malam. Yulia tak lupa membawakan beberapa pil ramuan pada sang Suami. Juga pada kedua pengawal Kaisar Kim. Setelah kepergian Sang Suami, Yulia segera mengantar sang Putra ke tempat Dekan Wu Yao. Setelah itu Dia pergi ke kelas Alkemia. Ketika di jalan, Dia bertemu dengan Zhang Xio yang ingin pergi ke rumah tinggal Yulia. Akhirnya mereka pergi bersama - sama ke kelas Alkemia. Namun saat mereka melewati area kelas Beladiri ,Ternyata mereka bertemu Dengan kelompok dari Nona Cin Yilu yang sedang bersama teman- temannya . Ternyata luka yang dia derita sudah sembuh. Tubuh dan wajahnya sudah kembali seperti biasanya. Melihat itu Yulia hanya menatap mereka sebentar lalu kembali melangkahkan Kakinya menuju kelas Alkemia. Ketika Yulia dan Zhang Xio berpapasan dengan mereka. Dengan sengaja salah Satu dari mereka ingin membuat gara- gara dengan Yulia . Namun dengan entengnya Zhang Xio membuat mereka ketakutan . Melihat kejadian itu , Nona Cin Yilu mengepalkan tangannya menahan kemarahan . Dia tak berani memprofokasi Zhang Xio yang Merupakan Seorang Pangeran .
Hari- hari berlalu dengan cepat, Tak terasa satu bulan sudah Kaisar Kim pergi dari anak dan istrinya. Saat ini tiba- tiba para murid perguruan di kumpulkan di alun- alun perguruan. Semua datang tanpa terkecuali. Dari mulai Murid sampai Guru pengajar. Semua itu membuat tanda - tanya bagi para murid di perguruan. Tak lama terlihat semua guru berada di platon tinggi perguruan. Dan terlihat Dekan mulai memberi petuah.
''Selamat siang Anak- anak... Hari ini Saya mengumpulkan kalian semua , karena ada undangan dari perguruan Zhibang. Perguruan Zhibang mengajak beberapa kerajaan kecil , Sekte dan perguruan untuk datang ke tempat mereka. Karena akan di buka Dunia ilusi yang hanya di buka 100 tahun sekali. Dan bulan depan tepatnya dua minggu lagi tempat itu akan di buka. Dan kita di harapkan mengirim perwakilan sebanyak- banyaknya. Paling sedikit tiga kelompok yang bisa kita kirimkan . untuk itu guru berharap kalian yang akan ikut , silahkan kalian mendaftarkan diri pada Guru Yan Di dan guru Whan Ma. Guru harap secepatnya kalian membentuk regu terlebih dahulu . dalam satu kelompok, paling sedikit delapan orang . dan palinh banyak sepuluh orang . Sebab di dunia ilusi, sangat di butuhkan banyak anggota. Guru berharap besok paling tidak kepala kelompok mendaftarkan kelompoknya . Sebab dua hari lagi, kita akan berangkat kesana bersama guru dan saya sendiri untuk mendampingi kalian . Sebab jarak yang di tempuh ke perguruan Zhibang membutuhkan waktu dua minggu..." ucap Dekan dengan jelas. Mendengar pengumuman yang di katakan Dekan, terdengar keributan para siswa. Setelah penguman selesai. Mereka mulai mencari teman untuk pergi ke Dunia ilusi. Yulia yang sedang bersama sahabat, kakak dan kedua putranya, akhirnya mulai membentuk kelompok. Dan Mereka cukup untuk satu kelompok. Hanya bertambah Dumai . yang ikut dalam kelompok Yulia. Karena Yan Qing memaksa Ingin masuk kedalam kelompok Yulia, Dan kebetulan Dekan juga harus pergi mengikuti mereka, otomatis si kembar akan sendiri di perguruan , akhirnya dengan terpaksa Yulia memasukkan Ke duanya kedalam ruang Dimensi miliknya. Yulia tak mau mengambil resiko meninggalkan mereka di perguruan sendirian.Setelah mendaftarkan diri mereka saat itu juga , Merekapun mempersiapkan barang yang akan mereka bawa. Sedangkan Yulia dalam dua hari menunggu pemberangkatan , Memurnikan beberapa pil ramuan tingkat Dewa . dan beberapa pil ramuan yang di butuhkan jika ada masalah. Dan beberapa penawar racun . Sedangkan untuk pil ramuan lainnya,sudah banyak di ruang perpustakaan. Dua hari pun berlalu dengan cepat. Dekan dan beberapa guru sudah ada di platon perguruan untuk melihat para murid yang akan berangkat. Ternyata ada sepuluh kelompok yang akan ikut pergi ke perguruan Zhibang. Dari sepuluh kelompok itu, ada kelompok dari Cin Yilu . Setelah mempersiapkan diri. Yulia memasukkan ke dua putranya kedalam ruang Dimensi nya.
"Kalian perbanyak meditasi. Kalau ada waktu atau kesempatan , Bunda akan masuk menemui kalian . kalau tidak kalian berlatihlah dengan Bai Feng dan Bai Fan . ada juga si kecil Ginseng tua itu. Ajak dia untuk melatih kalian ..." ucap Yulia pada si kembar .
__ADS_1
"Baik Bunda...." jawab mereka serempak .
Setelah memasukkan Si kembar di dalam ruang Dimensi , Yulia segera berangkat bersama para sahabat ke alun- alun perguruan. Mereka segera bersiap pergi ke Perguruan Zhibang. Mereka berangkat bersama- sama dengan mengendarai alat seperti kapal selama lebih dari satu minggu . Di dalam perjalanan Yulia dan Kawan- kawan memilih menjauh dari kelompok Nona Cin Yilu.
"Kenapa harus kita yang menjauh Yu'er.. Bukankah dia yang salah..." ucap Zhang Xio dengan wajah kesal .
" Lebih baik kita menghindari keributan dengan mereka. Tapi jika Mereka yang memulai, kita baru membela diri. mereka menjual , kita membeli..." jawab Yulia dengan tenang. Mendengar ucapan Yulia, Zhang Xio tersenyum. Sejak bertemu dengan wanita ini, Zhang Xio telah mengagumi kepribadian dia. Tapi semakin lama dia bersama wanita ini, dia semakin mengaguminya. Pantas saja jika dia menjadi Ratu kerajaan Taiyung.
Namun ternyata Cin Yilu ingin membuat masalah . tapi untung saja Dekan serta tiga guru lainnya mendekati Yulia. Mereka membahas tentang lambang yang telah membuat kontrak Dengan Yulia.
"Apakah kau bisa mempertemukan kami dengan mahluk itu nak....?" tanya Dekan dengan lembut.
"Tentu saja Guru... Tapi murid hanya bisa dalam bentuk manusianya. Kalau dalam bentuk mahluk kunonya Yulia tak bisa, mungkin nanti kalau ada di dalam Perguruan ..."ucap Yulia .
"Tidak masalah... Benar katamu, di sini bukan tempat baik..." ucap Dekan dengan lembut. Yulia segera meminta Bai Zi untuk keluar. Dan tak lama di pangkuan Yulia telah duduk dengan tenang anak kecil seumuran anak umur dua tahun itu terlihat memeluk Yulia dengan wajah menggemas kan . Dia bagai memeluk ibunya.
"Apakah Dia sudah memiliki nama...?" tanya Dekan lembut. Matanya penuh dengan penghormatan pada si kecil. Mereka sadar kalau anak kecil itu adalah lambang kekuatan Perguruan Baiyun.
"Kau memiliki nama...?" tanya Yulia.
Terlihat Bai Zi menatap Yulia lalu menatap pada Ryu yang berada di leher Yulia. Ada juga dua burung yang berada di kanan kiri pundak Yulia. Namun orang tak akan menyangka kalau kedua hewan itu hewan kontrak Yulia.
"Bai Zi....." Ucapnya pelan.
" Nama Yang Bagus..." ucap Yulia dengan lembut.
"Bai Zi...bukankah dia mahluk..." belum selesai guru Yan Di berucap. Yulia sudah memotong kalimat sang Guru.
"Benar Guru.. Maaf... Dia tidak suka di bicarakan..." ucap Yulia yang merasa badan Bai Zi tiba- tiba tegang saat di bicarakan.
"Oo..maaf..." ucap guru Yan Di . mereka sadar kalau Mahluk Kuno itu. merupakan Mahluk mitos milik Dewa. mereka merupakan hewan paling sombong Di antara mahluk Kuno. tentu saja mereka memiliki kesombongan seperti itu. karena mereka merupakan kendaraan Para Dewa. Dan hidup mereka tidak pernah memiliki hubungan dekat dengan manusia , apalagi sampai melakukan kontrak dengan manusia. Mereka ada di alam manusia sebenarnya hanya karena sebagai lambang manusia saja. dan mereka akan kembali ke Dunia para Dewa setelahnya . Tapi entah kenapa Mahluk ini tiba- tiba ingin menjadikan Yulia Tuanya . dam lihatlah itu...Dia bersikap sangat manja pada Yulia . Setelah mendengarkan percakapan mereka, Bai Zi meminta untuk kembali. Yuliapun segera meminta ijin pada Dekan dan mengembalikan Bai Zi kembali ke ruang Dimensi . Dan beberapa saat kemudian mereka tiba di tujuan .
__ADS_1
maaf sampai di sini dulu ya...aku lanjut besok lagi. jangan lupa like, vote dan komennya .
Bersambung.