YULIA

YULIA
PERTEMUAN KELUARGA AYAH .


__ADS_3

'Bibi...maksud Ayah dia bibi kandungku..adik Ayah...?" tanya Yulia tak percaya.


"Iya...Dia adik Ayah dan Itu Kakek kandungmu.." ucap sang Ayah dengan wajah tersenyum.


"Tunggu Ayah....mereka keluarga Ayah...?" tanya Yulia dengan wajah kaget.


"Benar...dia Kakekmu dan ini Bibimu , Adik ketiha Ayah ...." ucap Tuan Wang Yu Ran.


"Adik ketiga..?jadi masih ada lagi adik Ayah..?" tanya Yulia dengan wajah kaget.


"Hmm...." angguk tuan Wang Yu Ran.


"Jadi Ayah bukan anak Yatim piatu...apakah Bunda juga masih punya keluarga...?" tanya Yulia sambil menatap sang Bunda.


Terlihat anggukan kepala sang Bunda .


"Apakah mereka masih ada Bun...?" tanya Yulia masih tetap menatap sang Bunda.


"Bunda juga tidak tahu nak...kita sudah lama meninggalkan Alam Tianli..." ucap Sang Bunda.


"Ayah Bundamu masih ada... saat kau pergi dulu, Ayahmu sempat sakit keras karena terkejut. tapi beberapa tahun ini. kesehatan mereka lebih baik..." ucap Tuan Wang Jin Hu.


"Syukurlah...." ucap tuan Lin Sawly . Terlihat air matanya mengalir jatuh di pipinya.


"Jangan menangis Bun ....kita akan mengunjungi kakek dan Nenek..." ucap Yulia lembut sambil mengusap pipinya .


Sedangkan Lanlan dan Tuan Baki sangat kaget melihat kedekatan Yulia dan nyonya Sekte mereka. Terutqnq Nona Lanlan. Selain keterkejutan di matanya, dia juga iri melihat kedekatan Yulia dengan nyonya sekte. Sebab Dia yang sudah lama hifup bersama Nyonya Say Lin, tidak sedekat itu .Jangankan memeluk Dia, Saat Dia mengusulkan untuk menjadi anak angkatnya saja, Dengan tegas Nyonya sekte menolak.


Saat itu nyonya sekte sedang bersedih karena Nona mereka putri ketiga kepala sekte harus pergi ke perguruan di Alam Tianli. Saat itu dia juga ingin pergi. Tapi karena kekuatannya tidak memadai dan dia bukan darah keluarga Xiao asli, maka dia Tidak bisa datang ke Alam Tianli . satu-satunya cara yaitu dia mencoba mendekati Keluarga inti. Dia membujuk sang Ayah agar mengusulkan Pada tuan Kepala sekte mengangkat dia menjadi anak angkat mereka. Namun sayang sekali Saat sang Ayah mengusulkan gagasan itu, dengan tegas mereka menolak usulan itu. Namun dia tak putus asa. Dia tetap mencoba merayu mereka. Tapi mereka tetap saja menolak. Dan tampa setahu mereka, Dia mengaku di luaran Sekte , Kalau dia merupakan putri angkat Kepala Sekte. Dan itu berhasil membuat dia di hormati dan di takuti semua orang. Kini di depannya, seorang gadis yang baru mereka kenal tiba- tiba di peluk dan Di sayang oleh nyonya sekte. Ingin rasanya Lanlan mencabik- cabik gadis itu . Sudah merampas calon suaminya, Kini dia ingin mengambil orang yang bisa membuat dia terhormat . Satu - satunya jalan adalah membuat wanita ini jelek di mata mereka.


" Nyonya..tolong beri keadilan untukku, Dia telah melukaiku dan kini dia juga melukai ayah.." ucap Lanlan mengingatkan mereka kalau masih ada Lanlan dan tuan Baki. Mendengarvucaoan Lanlan, terlihat nyonya Say Lin marah . Dengan sinis nyonya Say Lin menatap Lanlan.


"Apa..?kau minta keadilan..? Keadilan Yang Mana...?" Ucap nyonya Say Lin dengan wajah marah .


"Dia telah melukai Kami. Dan Kami datang kemari dengan niat baik untuk meminta Kasar menjadikan diriku Istrinya. Namun dengan arogannya wanita itu menghalangi jalanku..!" ucapnya dengan percaya diri.


"Menghalangi dirimu...?Apakah kau tahu siapa dia...?" tanya Nyonya Say Lin menatap Lanlan dengan wajah kesal .


"Tentu saja aku Tahu nyonya.. Aku tahu siapa dia ...dia adalah salah satu Wanita yang juga menginginkan Kasar ...tapi seharusnya dia tahu diri...Karena aku yakin Kaisar tidak akan melihat padanya... mungkin nanti aku bisa mengusulkan dia bisa menjadi selir saat aku sudah menjadi Ratu. Tapi dia jahat... Dia berusaha membuat Kaisar tidak bisa menemuiku. Aku tahu kalau dia berusaha dengan keras menghalangi Kaisar bertemu denganku. Karena Dia tahu kalau dia akan kalah segalanya denganku..." ucapnya dengan wajah bangga dan percaya diri . Tentu saja semua yang mendengar ingin tertawa dan memukul kepalanya. Dari mana kepercayaan itu tumbuh di otaknya. Dia Bodoh atau buta, Kalau dia kalah jauh dari Yulia . Dari kecantikan, kekuatan dan kemampuannya.


"Ck...dasar otak ediot. Lanlan...kau terlalu percaya diri dengan kemampuanmu. Apakah kau sadar dengan semua perkataanmu...? Dari kekuatan, kau sudah di kalahkan olehnya, bahkan Ayahmu yang kuat yang jauh kekuatannya denganmu kini sudah terkapar tak berdaya di depanmu . Dari fisik. Kau berkata kau lebih cantik dari Dia...apakah kau sudah berkaca...? Cobalah bandingkan wajahmu dengan dia...kaubtifak sadar semua itu..? satu fakta lagi... Dia bukan Wanita yang menginginkan Kaisar. Tapi dia itu memang istri Kaisar Kim . Dia Ratu Kerajaan ini...!" seru Nyonya Say Lin dengan nada marah dan Kesal.


"Tidak, tidak dia itu bohong nyonya..Kaisar mana mungkin menyukai wanita seperti dia... akulah yang pantas bersama Kaisar..." ucapnya dengan nada marah.


"Lanlan..." ucap sang Ayah pelan. Walau dia Susah untuk berbicara karena tubuhnya yang lemah, tapi Dia menyadari kesalahan Lanlan. Dia ingin menyadarkan sang Putri dari kesalahannya .


"Tidak , tidak Ayah.. Aku harus mengatakan. yang sebenarnya. Dia tidak boleh merebut calon suamiku..." ucap wanita itu dengan marah. Dia meminta sang Pelayan menjaga sang Ayah yang memang terluka parah akibat bertarung dengan Yulia tadi ,Lalu dia berdiri . tanpa sadar atau memang dia sengaja membawanya, di tangan Lanlan terlihat memegang pedang sang Ayan .


"Aku sudah menetapkan akan menjadi Istri Yang Mulia Kaisar Kim. Bukankah suatu kehormatan bagi Kaisar kerajaan ini memiliki istri sekaligus Ratu kerajaan ini dari Putri Sekte terkuat di Dinasti ini..." ucapnya dengan bangga dan percaya Diri.


Semua orang yang mendengarkan hanya bisa geleng kepala melihat Lanlan yang seperti orang gila tak punya otak dan rasa malu.


"Lanlan...ternyata kau tidak dapat di perbaiki. Kau tahu...dia itu putriku , Putri dari Kakakku. Dia keponakanku dan kau menghina dia sampai seperti itu. Apakah kau tahu... Dia lebih segalanya darimu ..." ucap Nyonya Say Lin dengan wajah marah dan Kesal. Namun ucapan Nyonya Say Lin membuat Ayah dan Anak itu kaget. dengan wajah terkejut Tuan Baiki yang masih mampu duduk dengan lemah itu , melihat kearah Yulia yang sedang berdiri dengan wajah kaget dan Syok. Dia juga melihat ada sepasang suami istri di samping Yulia selain Kaisar Kim yang sedang memeluk pinggang Yulia. dan Pria itu memang mirip sekali dengan Ayah Nyonya sekte. Dia memang mendengar kalau nyonya Say Lin sedang mencari Kakak kandungnya yang pergi dari Alam Tianli. Melihat itu, Dia merasa bagai di sambar petir. Kini dia sadar, kehidupan dia telah berakhir. Kehidupan dia dan sang Putri sudah berakhir sampai di sini. Sedangkan Lanlan saat mendengar ucapan nyonya Say Lin kaget bukan main, tapi hatinya panas saat melihat Kaisar memeluk erat pinggang Yulia. Dan saat Dia menatap pada mereka, kebetulan Kaisar sedang mengusap darah di dekat bibir Yulia. Dan mencium lembut kening Yulia. Perasaan marah, iri dan cemburu membuat akal seharusnya hilang, dia langsung menyerang Yulia dengan pedang milik sang Ayah yang kebetulan dia pegang. . Tentu saja perbuatannya tidak ada yang menyangka. Mereka hanya bisa tertegun melihat perbuatan Lanlan. Jarak yang memang lebih dekat dengan Yulia dan Kaisar membuat orang hanya Bisa tertegun melihatnya. Namun saat pedang hampir mengenai Yulia, tanpa melihat Kasian Kim mengibaskan tangannya, seketika tubuh Lanlan terbang dengan cepat dan terhempas ketanah , terseret sampai sepuluh langkah dari tempat dia jatuh. Dan seteguk darah segar keluar dari mulutnya. Serta badan yang terseret di tanah , Membuat bajunya koyak dan kulit terkoyak cukup parah. Semua orang ternganga melihat kejadian itu.


"Kau fikir mudah melukai istri Kaisar ini...aku tak perduli kau dari mana. Tapi kau sudah melampaui batas kesabaranku.." lalu seberkas cahaya kuning keemasan keluar dari tangan Kaisar Kim. Cahaya itu melesat kearah Lanlan. Dan mengikat di leher jenjang Lanlan. Terlihat tubuh Lalan terangkat ke atas dengan wajah seperti tercekik. dia berusaha mempertahankan nyawanya . namun terdengar suara


Kreeek...


Terdengar Suara Tulang yang patah. Tak lama terlihat kepala Lanlan terkulai. Dan dia jatuh ketanah tak bernyawa lagi.


"Nonaaa....!" seru pelayan setianya.


"Lan'er.....!" seru tuan Baki. Dengan susah payah dia berdiri dengan bantuan Pelayan setia Lanlan ,dan berjalan arah Nona Lanlan . terlihat dia menubruk tubuh yang terbujur tak bernyawa lagi.


"Lanlan putriku..!' serunya dengan piluh. Terdengar tangisan dari kedua orang itu. Tak lama tuan Baki menatap Kaisar Kim .

__ADS_1


"Kau...kau telah membunuh Putriku... Aku akan membunuhmu...!" teriaknya marah. Namun terlihat Kaisar menatapnya dengan dingin. Melihat tatapan Kaisar Kim, ada rasa dingin di harinya . Lalu dia berbalik menatap pada Tuan Xiao Kang.


"Kepala Sekte aku meminta keadilan darimu. Putriku telah di bunuh Kaisar ini di depanmu. Lalu apa yang akan kau lakukan pada dia untuk balas kematian Putriku..!" seru tuan Baki dengan Wajah marah.


Terlihat wajah dingin tuan Xiao Kang menatap wajah tuan Baki saat mendengar ucapannya.


"Kau menuntutku untuk memberi perhitungan pada Kaisar. Lalu hukuman apa yang harus aku berikan padamu yang dengan sengaja ingin membunuh Keponakan asliku dari istriku. Dan tadi kita tahu semua apa yang akan putrimu lakukan Pada Ratu Yulia. Kau masih bertanya apa yang harus aku perbuat ..?" ucapan tuan Xiao Kang membuat tuan Baki terdiam.


"Dan aku belum memutuskan apa yang harus aku lakukan padamu. Kau telah dengan sengaja menggunakan kekuatan Klan Xiao untuk membunuh seseorang. Bukankah ilmu dari klan Xiao melarang di gunakan untuk membunuh seseorang . apalagi kesalahan ada pada Dirimu dan putrimu. Siapa yang tidak marah jika Suaminya ingin di rebut oleh wanita lain yang tidak tahu diri seperti Putrimu...! dan Kau malah membelanya..." ucap Tian Xiao Kang tajam menusuk.


"Tapi Patrik.. A..aku..." namun ucapannya tidak dia teruskan karena dia merasa nyawanya terancam. Dia segera ingin berlari melarikan diri. Namun sebuah cahaya putih mengikat dirinya. Cahaya itu berasal dari tangan Xiao Jun.


"Mau pergi kemana....?" ucap Adik dari tuan Xiao Kang yang pendiam itu . Terlihat tuan Baki gemetar ketakutan .


"Maaf Yang Mulia... Ini urusan sekte kami.. Jadi hukuman ini harus kami yang menyelesaikan...." ucap Tuan Xiao Kang .


"Silahkan Paman...." ucap Kaisar datar.


Tak lama sebuah cahaya putih terlihat keluar dari tanggan tuan Xiao Kang. Cahaya itu langsung menghantam perut tuan Xiao Baki.


"Ku ambil kekuatan dari Keluarga Xiao , dan Kau kembali menjadi manusia biasa..." ucap tuan Xiao Kang dingin. Bersamaan kekuatan cahaya putih menghantam tuam Xiao Baki, kekuatan dari Xiao Jun di tarik kembali. Dan saat cahaya dari tuan Xiao Kang menghantam tubuhnya. Perasaan sakit teramat sangat melanda perut tuan Baki dan dia tahu apa itu. Seluruh kekuatannya akan hilang.


"Tidak... Jangan...!" serunya ketakutan . Namun semua telah berakhir , meridiannya telah di hancurkan. Dia tahu semua ini karena ulahnya sendiri. Dia sadar semua ini karena sikapnya yang terlalu memanjakan putrinya.


"Kau masih ku maafkan. Jika menghitung kesalahanmu dan Putrimu. Tidak layak kau hidup lagi. Aku masih mengingat kebaikan Kakak ipar, Namun aku harap kau menyadari semua yang Kau lakukan. Sudah banyak korban karena keserakahan kalian berdua . Kau fikir aku tidak tahu itu... Berpuluh kejadian aku tutupi demi kebaikan nama keluarga Xiao yang telah rusak karena ulah putrimu..." ucap tuan Xiao Kang dingin.


"Sekarang pergilah....bawa tubuh putrimu..." ucap Tuan Xiao Kang . akhirnya tuan Baki pergi setelah rasa sakit di tubuhnya sedikit berkurang. Hancurnya meridiannya tidak akan mungkin di sembunyikan lagi. Dia membawa mayat sang Putri dan pergi bersama Pelayan setia Putri Lanlan. Mereka terdiam menatap kepergian Tuan Baiki .


Setelah kejadian itu , mereka semua masuk ke istana Giok. Mereka berada di istana Giok sampai jamuan makan malam. Setelah itu Semua keluarga Xiao maupun Keluarga Wang kembali ke rumah Wang.


Keesokan harinya Yulia datang ke kerumah sang Ayah bersama Si kembar. Yulia akan memperkenalikan si kembar pada Kakek Wang Jin Hu . Terlihat mereka pergi di kawal oleh Kedua pengawal Kaisar Kim juga dua pengawal Yulia. Yaitu Zhang Xio dan Tanglu. Mereka berdua sekarang selalu berada di sekitar Yulia. Tentu saja pekerjaan itu menggembirakan Tanglu. Yung Si yang tahu itu ingin protes. Namun karena Kasar Kim yang menunjuk, Dia tak dapat berbicara . Namun setelah Kasar berkata Kalau Dia akan bergabung dengan prajurit Khusus miliknya, Yung Si pun kembali Ceriah. Dan sekarang mereka sedang pergi ke rumah Keluarga Wang. Ketika sampai di sana, terlihat mereka sedang berbincang di ruang tamu.


Saat melihat kedatangan Yulia dan Kaisar Kim. Mereka segera memberi salam . Namun saat mereka melihat kedua bocil di dekat Yulia Dan Kaisar Kim. Seruan tertahan terdengar dari mulut Nyonya Say Lin.


"Mereka putra Kembar kami Bi..." ucap Yulia.


"Putra Kalian....kalian sudah memiliki Dua Putra....!" seru Nyonya Say Lin dengan wajah kaget.


"Beri salam Pada Kakek dan Eyang buyut..." perintah Yulia pada kedua Bocil. Dengan sopan keduanya memberi salam sambil mengepalkan tinju di depan dada dan membungkuk memberi hormat. Tentu saja sikap mereka sangat mengesankan buat para orang tua itu . namun saat mereka semua melihat kekuatan yang di pancarkan kedua bocil itu ,Semua orang terkejut dan menganga terkecuali kedua Orang tua Yulia.


Seruan terdengar dari mulut mereka.


"Tunggu...!" seru tuan Xiao Kang sambil berdiri dari tempat duduknya.


"Berapa umur mereka Lia'er...?" ucapnya sambil mendekati si kembar . "Lima tahun Paman..." ucap Yulia .


"Kau tidak salah menghitung...?" ucapnya konyol.


"Tentu saja Tidak Paman.. Aku yang melahirkan mereka, tentu saja tidak salah..." ucap Yulia.


"Memang kenapa tuam Xiao Kang ...?" tanya tuan Wang Yu Ran dengan ucapan menggoda. Dia tahu maksud sang sahabat.


"Gila...aku fikir mereka umur sembilan tahun dan ini yang membuat aku tak percaya. Mereka sudah berada di level Coklat Puncak sepertinya mereka sebentar lagi akan di level Putih Awal. Mana bisa pria kecil seperti mereka sudah berada di level itu. Lalu saat mereka sudah dewasa, Lalu akan sampai Di mana level mereka..? Ya Dewa... Kau melahirkan dua jenius kecil yang menakutkan nak...siapa Guru mereka berdua...?" tanya Tuan Xiao Kang dengan wajah penasaran.


"Si Guang Yun..." ucap Tuan Wang Yu Ran bangga.


"Guqng Yun...? Bukannya dia juga guru Yulia...?" Tanya tuan Xiao Kang.


"Benar... Guang Yun menarik ketiganya menjadi muridnya..." ucap Tuan Wang Yu Ran lagi.


Bukan hanya tuan Kang saja yang Kaget tapi semua yang ada di sana . tuan Wang Jin Hu yang merupakan Kakek Buyut si kembar berkata pada keduanya.


"Kembar...Kemarilah. Kakek ingin melihat tubuh kalian....?" ucap tuan Wang Jin Hu lembut.


"Baik Kakek Buyut..." ucap si kembar. Mereka berdua segera mendekat pada Tuan Wang Jin Hu. Dan saat memeriksa denyut nadi keduanya. Terlihat binar kebahagiaan di sana.

__ADS_1


"Siapa na kalian....?" ucapnya lembut. Ada sinar kebahagiaan di wajahnya .


"Wang Hao Kek...." ucap Wang Hao.


"Dan aku Wang Hai Kek..." jawab Wang Hai .


"Anak baik... Ternyata keluarga kita memiliki empat jenius sekaligus. Aku fikir Xiao Yu Qian, putra pertama dari Say Lin saja yang jenius. Tapi bukan hanya Satu ,Tapi di keluaarga Wang Yu Ran ada tiga...Ya Dewa...Dewa telah memberikan anugrah besar pada kami . Hingga kita bisa memiliki keturunan seperti mereka..." ucap Tuan Wang Jin Hu bersyukur.


"Yang Mulia...ternyata pandangan anda sangat cermat. Hingga mendapatkan ketiganya menjadi milikmu..." ucap Tuan Xiao Kang dengan Kagum.


"Buka aku yang menemukan. mereka, tapi Cintaku Paman..." ucap Kaisar Kim lembut . mendegar ucapan itu, mereka merasa terkejut. Sepertinya Kaisar ini yang mengejar Lia'er...pantas dia sangat marah melihat Lanlan hampir membunuh Yulia. " batin Tuan Xiao Kang.


"Kak...sudah berapa tahun mereka menikah. Aku melihat kalau kemesraan mereka seperti penganten baru.." bisik nyonya Say Lin pelan.


"Akan aku ceritakan nanti...." Ucap sang Kakak.


Mereka berbincang sampai saat makan Siang. Saat makan Siang, Yulia sengaja membuat masakan untuk mereka semua bersama Bunda dam Bibi Chu yang memang tinggal di sana setelah keluarga Yulia menempati rumah itu. Dan saat semua orang merasakan masakan Yulia, terlihat wajah kekaguman mereka. Mereka tidak menyangka kalau Yulia pandai dalam segala bidang. Apalagi mereka sangat heran dengan sayur dan buah yang di olah Yulia. Semua mengandung energi Qi yang tinggi . Dan saat mereka sedang berbicara Setelah makan, ternyata ada utusan Dari perguruan Guang Dan . Mereka di utus Guru Yun untuk Menemui sang Ratu . Karena ada tamu dari Alam Tianli yang mencari Murid yang akan masuk kedalam perguruan di Alam Tianli . Mendengar itu, Tuan Xiao Kang mengingat kalau itu Yulia.


"Lia'er... Bukankah itu kamu...?" ucapnya lembut.


"Tunggu...apa maksudmu Xiao Kang...?" tanya Tuan Wang Yu Ran.


"Lo...apakah Lia'er tidak memberi tahukan berita padamu...?" kata Tuan Xiao Kang dengan wajah heran.


"Apa yang di katanya pamanmu ini Lia'er...?" tanya Tuan Wang Yu Ran Pada Yulia.


"Maaf Ayah... Aku kira masih lama aku harus pergi kesana. Sebab tuan Nan Bo Tan bilang aku bisa pergi kesana jika aku mau. Tapi ternyata sekarang mereka malah menjemputku...." ucap Yulia merasa bersalah.


"Tunggu....jelaskan pada Ayan yang sebenarnya ..." ucap tuan Wang Yu Ran dengan wajah heran.


Akhirnya Yulia menjelaskan semua yang terjadi di kota Yaman . Mendengar itu tuan Wang Yu Ran tertegun.


"Ran'er...itu tandanya Dewa menyuruhmu kembali ke Alam Tianli . karena kau memang harus memegang kekuatan tertinggi Sekte keluarga Wang ... Dengan adanya Yulia kesana , Kau juga harus kembali ke dalam keluargamu Nak...." kata tuan Wang Jin Hu .


"Ayah....sepertinya apa yang di katakan. Kakek memang suatu kebenaran. Jadi Lia'er dan anak- anak tidak terlalu berjauhan...." ucap Kaisar Kim.


"Tapi bagaiaman denganmu Yang Mulia...?" ucap Tuan Wang Yu Ran sambil menatap sang Menantu .


"Kita akan libat nanti Ayah...." ucap Kaisar Kim .


"Kita pergi ke Perguruan Sayang... Maaf Ayah...Kita aka. lihat dulu apa yang di inginkan utusan itu. Setelah itu kitabaru bisa membicarakannya kembali..." ucap Kaisar Kim .


"Baiklah kalau begitu pergilah dulu..." ucap Tuan Wang Yu Ran.


"Bagaimana Sayang..."tanya Kaisar Kim pada Yulia .


"Baik..ayo kita pergi...tapi anak- anak kita bawa ya...?" ucapnya .


"Baik...kita pamit Dulu...?" ucap Kaisar Kim. Akhirnya mereka berpamitan pada Semua keluarga . Saat Kakek Wang Jin Hu meminta kedua Bocil untuk tinggal. Meteka menolak dengan cepat . sebab mereka berdua ingin di dekat sang Bunda. Akhirnya mereka pergi bersama kedua orang tuanya ke Perguruan Guang Dan. Namun di perjalanan mereka berdua di masukkan ke ruang Dimensi . untuk Kedua pengawal dan Tanglu sudah biasa , walau mereka tak tahu di mana mereka berada. tapi untuk Zhang Xio... Dia kaget. dan bertanya .


"Yang Mulia...Di mana Pangeran...?" ucapnya sambil tetap memacu kudanya .


"Jangan bingung...mereka Ada di suatu tempat.... " jawab Yulia .


Melihat semua orang bersikap tenang saja,


membuat Zhang Xio keheranan. namun akhirnya dia diam juga. Tak berapa lama, Mereka sampai di Perguruan. ternyata mereka sudah di tunggu beberapa orang yang memang di tugaskan oleh Guru Yun.


Mereka segera dengan hormat menyambut sang Kaisar dan Ratu. dengan Sigap mereka membawa kuda Kaisar dan Ratu untuk di bawa ke instal Kuda. Sedangkan Yulia dan Kaisar Kim beserta para pengawalnya segera berjalan ke arah Kantor kepala Sekolah. Yaitu Kantor Guru Guang Yun .


Udahan dulu Ya...aku lanjut besok lagi.


Jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu. Maaf jika masih ada Typo ,🙏🙏


Bersambung .

__ADS_1


__ADS_2