YULIA

YULIA
PENYUSUP


__ADS_3

"Ayah..Yueyue...ini Ada apa..?" tanya Zizu kebingungan, namun dia juga melawan beberapa orang yang menyerang mereka .


"Seseorang ingin menghabisimu, jadi jangan banyak bertanya, bersiaplah dan lawan mereka...." ucap Yulia dengan tegas. Tentu Sana Zizu kaget bukan main, bagaiaman ini, bukankah sekarang pemilihan Murid berbakat, kenapa harus Di gantikan pembumuhan..' ucap Yulia dalam hati.


 Benar saja..batu saja Yulia diam, beberapa orang terlihat mulai menyerang mereka namun Karena gerakan Yulia dan Ryu begitu cepat. berpuluh orang itu berjatuhan .satu persatu. Sedang kan Zizu kini sedang melawan Long Lai yang tiba- tiba juga menyeramg Zizu dengan ganas. terlihat sekali niat membumuh di mata Long Lai. Dengan sangat keras dia menyerang Zizu Rong. Pria Muda itu bagai melihat musuh yang harus di habisi . Sedang kan Sang Ayah dan Yulia dengan langkah ringan menerima serangan Para penyusup . Melihat gerakan Yulia, dan kekompakan Rio dam Yulia dalam melawan penjahat membuat leluhur Tua tersenyum gembira . bukan hanya leluhur Tua yang kagum melihat Cara Yulia menangani penjahat itu, tapi para tetua terlihat juga kagum melihat gerakan Yulia .


Yulia menotok salah satu penyerang dan melumpuhkan dia. Orang - orang yang Ada di sana masih tertegun melihat kejadiannya Itu. Sedangkan Long Lai dan Zizu masih bertarung dan tak lama Zizu bisa mengalahkan Long Lai. Saat mereka para penonton tersadar dari kekagetan mereka . Mereka melihat kalau para penyusup telah mati semua . Sedangkan Yulia di atas arena pertarungan mendekati Orang yang tadi dia lumpuhkan dengan totokan . Namun sebelum dia membuka titik akupuntur yang membuat proa itu jatuh , Yulia memasukkan sebuah pil ramuan tanpa setahu orang lain, namun mata Ryu tahu perbuatan Yulia. .Setelah itu Dia Membuka totokannya. Di depan Semua orang Yulia membuka penutup muka Pria berpakaian hitam itu . setelah tutup muka terbuka , kini mereka bisa melihat wajah pria itu. Ternyata di balik penutup.muka , ternyata dia Seorang Pria yang berwajah garang , sangar Serta memiliki kekuatan yang Cukup besar . dan ternyata Dia seorang manusia . Namun sebelum dia Berbicara.


"Kak waspadalah Aku yakin yang menyuruh mereka akan membunuh orang ini . Dan aku tak ingin penyelidikanku gagal..." Ucap Yulia .


"Baik Lia'er...serahkan semuanya padaku...." Ucap Ryu. Interaksi mereka yang sangat akrab membuat semua orang tercengang. Apalagi yang sejak pertama bertemu Yulia telah meremehkan kekuatan Yulia .


"Siapa namamu..." Tanya Yulia.


Pria itu terlihat berusaha menggigit lidah nya, untuk bunuh diri . tapi wajahnya memerah Karena tidak bisa melakukan nya.


"Jawab...Siapa namamu...?" Ucap Yulia datar.


'Gonggo.." ucapnya dengan wajah terlihat waspada .


"Kenapa Kau berusaha Melukai tuan Muda...?" Tanya Yulia lirih. Terlihat pria itu terdiam. .Tak lama dia berucap .


"Kami di bayar untuk membunuh dia..." Ucap Pria itu.


" Kalian semua manusia, dan masuk kemari sangat suit, Lalu bagai mana bisa kalian masuk kemari, apakah orang itu yang mampuh membawa kalian masuk kemari...?" Tanya Yulia lagi di depan semua orang.


"Benar... Kami bisa masuk kemari Karena mereka telah memberi jalan pada kami,.." Ucapnya lagi.


"Apa misi kalian...?" Tanya Yulia dengan nada dingin.


"Membunuh lawan tuan Muda Long Lai. Kami akan bergerak jika tuan.muda Longlai Kalah..." Ucap Pria itu jujur.


"Oo..maksudmu , agar tum Muda Long Lai menjadi sang Juara..?" Tanya Yulia .


"Benar...Karena Dia calon pemguasa tempat ini..." Ucap Pria itu.lagi .


"Oo...Lalu Siapa yang menyuruh kalian... Tanya Yulia . namun sebelum Pria itu menyebut kan namanya. Tiga senjata rahasia menyerang Yulia dan Pria itu. untumglah Yulia dan Ryu sudah menduganya . dengan mudah Yulia dam Ryu menghalangi pria itu dari pembunuhan. Bukan itu saja, Saat Yulia lengah Pria itu ingin membenturkan Kepala nya di tiang yang Ada di dekat nya. Untung Saja Yulia bisa mencegahnya.


"Tidak semuda itu Kau ingin mati. Katakan sekarang, Siapa yang telah mrnyuruh kalian Untuk membunuh Zizu ."Tanya Yulia dingin . Terlihat pria itu menatap Yulia dengan wajah pasrah .


"Nyonya Yu Cin dan Suami nya..." Ucap pria itu yang membuat semua orang kaget bukan main. Mereka seakan tidak percaya mendengar kata- kata yang di ucapkan pria itu.


Sedangkan Putri Yu Cin dam suaminya terlihat Panik mendengar ucapan pria itu .


"Bohong...Kau Bohong...Kau berani memfitnah kami ha ...Kau tahu Siapa kami....!" Teriak Putri Yu Cin dengan wajah marah. Mendengar ucapan Putri Yu Cin, penjahat di depan Yulia ketakutan, Dia ingin segera kembali bunuh diri dengan membenturkan kepalayan ke tiang yang Ada di dekatnya, tapi mana mau Yulia meluluskan keinginannya. . dengan cepat Dia menotok titik akupuntur yang membuat dia tidak bisa bergerak.


" Hey...jangan - jangan semua ini perbuatan wanita itu sendiri...bukankah dia manusia juga... Mungkin dia melakukan itu Karena dia ingin menguasai kita semua..." Ucap Putri Yu Cin memfitnah Yulia.


"Waah... Benar juga... Mereka sama- sama manusia, pasti mereka bersekongkol untuk membuat kita semua jatuh ke tangannya ... dasar manusi jahat , perbuatan kalian jahat sekali ...!" Ucap salah Satu wanita yang Ada di sana ..


"Benar...dasar manusia jahat...bisa - bisanya mereka ingin membunuh rakyat Klan kita.." Kata Yang lain. Dan banyak lagi yang menyudutkan Yulia. mendengar komentar mereka, terlihat Ryu sangat marah. Dia ingin menghajar mereka. Namun Yulia segera memegang lengannya dan berkata.


"tenanglah Kak... Jangan mudah terkena hasutan..di mana Kakakku yang sombong dingin dan bijak itu..." Bisik Yulia.


Yulia lalu menatap Putri Yu Cin yang terlihat tersenyum sinis dan licik .


"Hey...dia memang manusia licik... Lihatlah itu, Dia berani menggoda Tuan Muda Zizu dan Yang Mulia Long Bay Ran. Dia memang pe****r murahan.." Teriak seorang gadis. namun Yulia menatap mereka dengan tatapan tenang.

__ADS_1


"Oo...aku menggoda Tuan Muda Zizu dan Yang Mulia Long Bay Ran... Apakah benar itu kak..? Apa benar Zizu...?" Ucap Yulia sambil menatap Ryu dan Zizu bergantian . Keduanya menatap Pada wanita itu dengan tatapan dingin mematikam.. terlihat wanita itu kelabakan dan ketakutan .


"Baik.... Kalian menuduhku akulah yang membawa mereka datang kemari. Tapi apakah aku mampuh membuat mereka masuk tanpa setahu Tetua Agung...bisakah aku mekewati pintu gerbang tempat kaluan tanpa di setahu para tetua... sehebat itulah aku...?" Ucap Yulia dengan wajah tanya . Mendengar Ucapan Yulia , membuat srmua orang sadar dan terdiam seketika . Mereka membenarkan ucapan Yulia .Namun Putri Long Yu Cin yang merasa kedoknya akan terbongkar, seketika Merasa ketakutan . dia segera berkata dengan cepat .


"Pasti Kau mempunyai teman orang dalam...!" Serunya lagi.


"Baik...kalau aku memang mempunyao Orang dalam, pasti tetua akan tahu kepura- puraanlu Selama ini . atau Putri akan mengatakan kalau orang dalam yang di maksud Putri Adalah Leluhur Muda Long Bay Ran Kan... ?Karena kami memiliki hubungan. kontrak... kalau memang seperti itu, Kenapa aku harus membunuh Putranya dan membantu Putramu menjadi juara ....? apakah aku orang Bodoh dan tolol seperti dirimu ha...!" Seru Yulia marah . Seketika putri Yu Cin terdiam.


"Tapi aku rasa aku tak ingin panjang lebar menolak semua tuduhan, Karena aku yakin kalau bukti pasti Ada pada tubuh mereka..." Ucap Yulia.


Mendengar ucapan Yulia, terlihat putri Yu Cin cemas dan wajah nya memucat . Dia menatap pada salah Satu mayat penjahat yang Ada di atas mimbar. Melihat itu Yulia yalin ada sesuatu pada mayat itu . Yulia Segera berkata pada Ryu.


"Kak aku curiga pada mayat yang Ada di sebelah kananmu. Sejak tadi adikmu selalu menatap kearah Mayat pria itu...coba Kau periksa. aada apa do tubuh Pria itu .. "Ucap Yulia dalam telepati .


"Baik Lia'er.. " ucap Ryu. .


Namun Bari saja Ryu melangkah, terlihat Long Lai menggesar berdirinya mendekati mayat itu. Melinat itu, dengan cepat Ryu melangkah kearah tempat may at berada. Dan dsngan Cepat pula Ryu memeriksa mayat Pria yang sejak tadi mendapatkan tatapan dari Putri Yu Cin. Dan benar saja, di balik baju dalamnya Ada giok tanda kepemilikan Seseorang dan di atas Giok tersebut Ada ukiran nama seseorang . Melihat itu, Yullia melirik kearah Putri Long Yu Cin yang berwajah semakin pucat dam ketakutan . yang membuat Yulia tersenyum.


"Aku merasa Aku memiliki bukti seseora yang punya hubungan dekat dengan orang - Orang ini , kita bisa melihat apa yang bisa kita lihat di tubuh mereka yang juga merupakan bukti kejadian ini .


" Zizu...Oo maaf jangan Zizu.. Kalian Nanti akan menyangka Zizu berbuat curang . Lebih baik aku meminta Tetua Yuma untuk memeriksa pria ini . maaf Tetua Yuma , apakah hamba bisa meminta anda untuk memeriksa dia..." Ucap Yulia .


Mendengar ucapan Yulia, tetua Yuma segera mendekati Yulia Yang berada di dekat Pria yang sejal tadi dia introgasi.


"Silahkan Tuan....." Ucap Yulia .


Dia mempersilahkan Tetua Yuma segera memeriksa badan pria itu .


Setelah di periksa semua badannya , benar saja, di dalam ikat pinggamgnya Terselip sebuah giok yang juga bertuliskam nama seseoramg. Memang di saat itu , para tetua atau pun Putra pembesar Sekte , memiliki Giok yang berguna atau menunjukkan sebagai lambang jati diri mereka.. lambang itu terbuat dari batu Giok hijau., dengan memiliki giok itu sama saja seperti mereka memiliki kunci yang bisa di gunakan untuk semua fasilutas Sekte. Dan mereka bisa keluar masuk Sekte tanpa hambatan atau di Larang oleh Penjaga . Melihat semua itu , tetua Yuma menatap pada para penonton atau seluruh Rakyat Sekte Naga. Tak lama terdengar suara Tetua Yuma.


"Saya Menemukan benda ini di tubuh Pria itu Dan di sini tertera nama si pemilik Lencana ini...Karena itu, kita akan tahu Siapa yang benar dan Siapa yang salah.. ?' Ucap tetua Yuma dingin. Melihat giok di tangan Tetua Yuma , terlihat wajah Suami Putri Yu Cin berubah pucat. Dia melihat kearah pinggangnya . benar saja di pinggangnya sudah tidak Ada lagi Lencana giok nya. segera wajah nya menjadi pucat.


"Bukan itu Saja..... Aku juga mendapatkam giok ini di tubuh salah satu mayat yang aku bunuh. Dan kalian pasti sudah mengenal Siapa pemilik giok ini. Tapi sebelum kalian salah sangka aku akan mengeluarkan lencana Giok milikku..." Ucap Ryu sambil mengeluarkan giok yang dia miliki. Begitu juga dengan Zizu dam Tuan Long Acun. Mereka Mengeluarkan giok tanda keluarga utama .


"Benar tebakan kalian, Di sini tertulis nama Yu Cin adik perempuanku dan di tangan paman Yuma tertulis nama Hong Li Suami adikku...Nach sekarang kalian sudah tahu Siapa pemiliknya Kan...? Dan kita juga tahu Siapa yang menginginkan Nyawa Putraku..." Ucap Ryu dingin. Melihat giok di tangan tetua Yuma dan di tangan Ryu mrmbuat kedua Suami istri itu terlihat wajahnya pucat pasih. Mereka tak menyangka kalau semua usaha mereka selama ini akan hancur hanya dalam satu hari . .Semua itu membuat Putri Long Yu Cin merasa tak percaya . Begitu juga dengan sang Suami . Dia berbulan pelan .


"Tidak..itu tidak mungkin ." ucapnya tertahan Suami Nyonya Yu Cin.


" tidak...ini semua fitnah untuk kami,..." Seru nyonya Yu Cin yang sudah berwajah pucat pasih. .


"Lalu Dari mana Dia mendapatkan lencana giok ini.. Apakah lencana ini berjalan sendiri...? Dan kita juga harus menangkap Pengawal depan , menjaga pintu gerbang, dan kita harus menanyakan kenapa mereka bisa mengijinkan mereka masuk.." Ucap Ryu yang langsung menyuruh penangkapan semua keluarga dari sang adik. Juga menjaga gerbang perbatasan masuk ke wilayah mereka. Acarapun tertunda sebentar . namun setelah penangkapan keluarga Putri Long Yu Can , acarapun di lanjutkan dengan pemberia penghargaan bagi sang prmenang. Walaupun hanya tiga murid yang bisa menerimanya. Numun hadiah bagi Long Lai di hapus .


Setelah acara Selesai , mereka kembali ke istana Ryu. Dan bagi mereka yang tadi mencemooh Yulia, merasakan perasaan malu ,takut.dan cemas . Mereka cemas akan pembalasan leluhur Muda . Apalagi mereka mendengar pengumuman kalau Yulia Adalah adik angkat Dari Leluhur Muda. Dari semua orang yang merasakan bahagia, tidak sebahagia perasaan Zizu . Dia merasakan bahagi Karena dua hari lagi. mereka akan pergi Dari Sekte. Untuk mengikuti Yulia .


Dan saat Yulia akan keluar dari Tempat itu . Dia berpapasan dengan Putri Yu Cin , terlihat senyuman di bibir Yulia . Dan tanpa setahu putri Yu Cin dan semua orang. Yulia menabur kan bubuk halus di tubuh Putri Yu Cin.


Sehari setelah penangkapan, mereka menerima kabar kalau ternyata Putri Yu Cin berkata kalau dia melakukan itu Karena Sang kakak telah lama pergi dari kampung mereka. dan karena keserakahan mrteka ingin merebut kekuasaan sang kakak .Dia ingin mrnggantikan sang Kakak yang tidak kembali. Dan semua itu akan awali dengan sang Putra yang ingin dia jadikan calon Leluhur Muda. Rencama itu Sudah mereka rancanakan sudah berpuluh tahun yang lalu. Dia hanya tinggal menunggu hari inI . tapi semua itu berakhir gara- gara manudia itu.(Yulia)


Dan Dua hari pun berlalu dengan cepat. Yulia yang akan pergi dari Sekte naga sudah bersiap- siap. Begitu juga dengan Zizu Rong yang akan mengikuti Yulia. Zizu Rong yang semua peralatan yang dia miliki sudah berada di Cincin Ruangnya, Dia hanya tinggal berpamitan pada sang Kakek.


Hari ini pagi sekali Yulia sudah keluar Dari dalam kamarnya. Kamar di istana leluhur Tua. Dua hari yang lalu, setelah pulang Dari acara, tuan Long Acun meminta Yulia untuk bermalam di Istananya. beliau beralasan Karena sang Putri yang tak pernah dia kira bisa memiliki fikiran seperti itu. Kekecewaan yang dia rasakan Hingga membuat pria Tua itu semakin terlihat Tua. Andai Ada yang bisa menjaga kekuatan Sekte, Ingin rasanya dia ikut Yulia dan Ryu Saja .


"Ayah... A ayah di sini saja untuk sementara. Jika nanti Zizu sudah bisa menjaga sekte Ini lima Belas tahun lagi, Ayah akan Yulia bawa keluar..." Ucap Yulia lembut.


"Baiklah...Ayah akan menunggu saat itu. Ayah ingin hidup bersama kalian..." Ucap Tuan Long Acun. Itulah kalimat yang Yulia ucapkan saat mereka kembali ke istana milik leluhur Tua. Yulia Merasa bersalah melihat kesedihan Pria Tua itu.


"Jangan salahkan dirimu... Itu jalan yang di tempuh Yu Cin sendiri. Itu salah dia sendiri..." Ucap Ryu yang tahu Kalau Yulia merasa bersalah melihat keadaan sang Ayah.

__ADS_1


"Iya aku tahu... Talk aku tetap merasa bersalah... " jawab Yulia.


Dan akhirnya Selama Dua hari, Yulia selalu menemani Ayah angkatnya. Dan hari ini mereka segera akan berangkat pergi Dari Sekte Naga . Setelah berpamitan, dengan berat hati mereka pergi meninggalkan Leluhur Tua. Sebelum Yulia pergi, Tuan Long Acun memberikan Sepasang sisiknya yang di buat menjadi sepasang Anting.


"Pakailah ini di telingamu . jika sesuatu terjadi Padamu, kedua benda ini akan memberi kabar pada Ku. .. " ucap Leluhur Tua.


"Trimakasih Ayah.. Aku akan memakai nya. " Yulia segera memakai anting Sisik milik leluhur Tua.


"Aku juga akan memberikan ini Padamu, jika Ada sesuatu masalah yang kalian tidak bisa memecahkannya, patahkan sisik ini. Aku akan tahu Kalau kalian butuh pertolongan.." ucap Tetua Yumo . juga memberikan Sisik emas yang langsung di simpan Yulia do Cincin Ruangnya .


" Trimakasih Tetua... Semua akan aku perhatikan..." Ucap Yulia. Akhirnya mereka bangkat meninggalkan tempat sekte Naga berada. Mereka di antar sampai pintu gerbang luar. Dan saat Yulia keluar dari Aray


Perlindungan Sekte Naga, mereka tiba di Padang yang Luas kembali.


Sedangkan Ryu telah berada di Leher Yulia kembali Sedangkan Zizu yang ingin mencari Pengalaman berubah Menjadi gelang fi tangan Yulia.


Sedangkan Yulia sudah berubah menjadi wanita Muda dengan topeng di wajahnya. Saat pertama Kali Zizu melihat penampilan Yulia, Dia sangat kesal dan marah , Karena dia merasa Kalah dengan penampilan Yulia yang terlihat penuh mistri . cantik anggun dan menawan di balik Topeng nya . Namun saat mereka baru keluar Dari daerah Padang Luas , tiba- tiba Yulia tersapu angin kencang yang membawa dia berputar - putar dengan Karas Di udara. Dan tiba- tiba cuaca Menjadi gelap.


"Kak...Ada apa ini..kenapa kita di dalam kegelapan..." Kata Yuia. Yulia mengambil mutiara cahaya untuk mengurangi kegelapan di sekitarnya.


"Kita Ada di ruang hampa Lia'er..." ucap Ryu. cukup lama mereka di dalam kehampaan, entah berapa jam mereka berada di dalam ruang kehampaan. Dan tak lama terlihat cahaya terang Dari arah depan mereka . Tak berapa lama cahaya semakin lama semakin terang. Dan cahaya terang bersinar membuat mata silau. Akhirnya Yulia menutup matanya. . Yulia segera memasukkan mutiara cahaya ke dalam Cincin Ruangnya. Dan Saat Yulia merasakan Kakinya menapak tanah kembali, dia segera Membuka matanya. Dan ternyata dia kini berada di lereng sebuah gunung. Di depan mereka terlihat Beberapa orang sedang berbondong - bondong menuju puncak gunung.


"Kak...kita Ada di.mana...?" Tanya Yulia ke heranan Pada Ryu. .


"Entahlah...tapi aku merasa familiar dengan tempat Ini..." Kata Ryu .


"Apakah Kau juga tidak tahu Zizu...?" Tanya Yulia pada Zizu yang melingkar dengan manis di Lengan Yulia.


"Aku tidak mengenal tempat ini..." Ucap Zizu Rong .


"Tuan.. Bagaimana kalau aku mencari tahu dimana kita berada...?" Kata Wangli.


"Boleh.. Tapi hati - hati... Dan jangan membuay masalah, hindari sebisanya sebuah masalah. dannjangan Terlalu jauh..." Jawab Yulia.


"Baik...akan ku ingat... " Jawab Wangli. Tak lama terlihat burung hitam kecil terbang dari pundak Yulia. Sedang kan Yulia sendiri berjalan mengikuti para kultivator yang berjalan naik gunung. Ada bermacam - macam orang yang Yulia temui di sana, laki- laki maupun perempuan bercpur jadi satu. Hanya saja mereka terlihat seperti berkelompok. Yulia berjalan dengan. tenang mengikuti mereka walaupun tanpa teman. . Hingga akhirnya dia melihat dua orang wanita Muda dengan pakaian sederhana sedang di hina dan di Caci maki oleh seorang wanita Muda yang berwajah cantik. dengan pakaian Indah dan mahal.


"Bukankah aku sudah mengatakan pada kalian berdua, kalau Kau memang ingin mengikuti kami, jangan mengatakan kalau kalian Dari perguruan Bayu .. Tapi kalian terlalu bandel. Kalian fikir dengan wajah dan kekuatan kalian, kalian pantas Menjadi murid Perguruan Bayu ha...!" Teriakan wanita itu dengan kejam. Dua wanita Muda yang terlihat agak lusuh terlihat menatap wanita itu dengan wajah ketakutan . mereka terlihat terduduk dengan membawa banyak barang di punggung mereka. Dan di sana juga Ada tiga Pria bersama mereka, dan dua wanita lagi berpakaian mewah.


"Tapi kak.. Bukankah kami juga murid perguruan Bayu..Lalu apakah kami salah kalau kami mengaku Dari perguruan Bayu..." Ucap mereka memelas.


"Salah..Sangat salah... Karena kalian tak pantas Menjadi Murid Ibuku...kalian itu Bodoh dan dungu ...Cih..siapa sudi jadi Saudara seperguruanmu...!" seru wanita Itu dengan. wajah sombong .


"Lalu apa mau kakak.." Ucap gadis yang lain.


"Kalian pergi Dari kami. Dan jangan mengaku - ngaku Dari perguruan kami..." Ucap Gadis itu dengan kejam .


"Makdud kakak kami harus keluar dari perguruan Bayu ,kak..?" Tanya gadis yang satu.


"Benar.. Karena kalian tak pantas Menjadi murid ibuku..." Ucap gadis itu lagi . Terlihat wajah kedua gadisvitu memucat.


"Tapi Kak...apa salah kami, kami sudah tiga tahun Belajar di perguruan Bayu, apakah kami harus pergi.." Ucap gadis itu dengan Wajah Panik.


"Harus...kalau aku bilang harus. Ya harus... Lagian mana mungkin kalian akan terpilih menjadi murid perguruan Surya ..Mimpi.!." Ucapnya Sinis. Setelah menendang dan mengambil barang mereka yang di bawa kedua gadis itu ,mereka segera pergi meninggalkan kedia gadis tadi dengan angkuh dan sombong .mereka pergi meninggalkan kedua gadis yang terlihat berwajah pucat dan ketakutan . Melihat semua itu , Yulia segera melangkah mendekati mereka keduanya.


Udahan dulu Ya...aku lanjut besok lagi.


maaf jika masih Ada Typo nya.

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu.


Bersambung .


__ADS_2