
Namun sayang sekali, mahluk besar itu tidak mau jauh dari Wang Hao, walaupun sang Cucu sudah di beritahu kalau mereka itu saudara atau Kakek dan Nenek dari sang Ayah . Melihat tingkah hewan kontrak Wang Hao, Yulia yang memang dekat dengan Gun. nama hewan Kontrak Wang Hao mendekati dan membujuk hewan Muda itu . Setelah di tanyakan, ternyata Dia takut di pisahkan dari Wang Hao. Ternyata Gun sangat menyayangi Wang Hao dan Wang Hai. Begitu juga denfan Cai . Nama burung pegar hewan kintrak Wabg Hai . Akhirnya mereka hanya bisa melihat keberadaan burung besar itu di dekat Wang Hao.. dan saat Yulia berkata kalau mereka akan melepaskan dia jika anak itu mau kembali ke keluarga besar sang burung. Mahluk besar itu berkata kalau dia tidak ingin berpisah dengan Wang Hao. Dia tidak mau hidup tanpa Wang Hao . Akhirnya mereka tinggal di keluarga Klan Condor Selama satu minggu lagi. .
Setelah Satu minggi di Klan Istana Condor, Yulia dan rombongan segera bersiap kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju Kerajaan Taiyung. Karena perjalanan dari Klan Milik Wangli tersebut membutuhkan hampir satu bulan perjalanan . itu pun kalau tidak Ada halangan ataupun masalah di perjalanan.
Pada saat akan berangkatpun Yulia masih menanyakan kesiapan Wangli meninggalkan keluarga besar nya.
"Wang..apakah Kau tidak ingin tinggal..?" Tanya Yulia lembut.
"Tidak Tuan... Apapun bujukanmu, aku tidak akan pernah meninggal kan Tuan..." Ucap Wangli dengan yakin.
"Baik kalau Begitu kita pergi..." Ucap Yulia.
Setelah bepamitan dengan keluarga besar Wangli, mereka segera pergi dari Istana Klan Condor. Si kembar sekarang ingin berada bersama kedua orang tuanya di luar ruang Dimensi . di dalam perjalanan itu, juga Menjadikan kedua anak itu berlatih dalam ilmu meringankan tubuh mereka. Pangeran Feng Lian sangat kagum pada Yulia . Dia kagum melihat Cara mendidik dan melatih kedua putranya menjadi kuat . Tak jarang Yulia memberi intruksi ataupyn cara dalam berlatih . hanya saja dia heran, di mana Sebenarnya Yulia menaruh sang Putra saat mereka kelelahan dalam perjalanan. Dan jika di tanya, mereka akan menjawab kalau ke duanya sedang bersama mahluk kontrak Yulia yang lainnya. Hal itu terkadang membuat Feng Lian penasaran. Namun bagai mana dia ingin mengetahui kalau kedua anak itu hilang tanpa jejak. Saat ini mereka sedang berada di sebuah kota yang terlihat sangat ramai.
Banyak kultivasi muda yang berlalu lalang keluar masuk kota itu. Saat itu mereka tinggal berlima, pengawal Pangeran Feng Lian mendapat tugas mengantarkan uang hadia ke Kerajaan Feng untuk di serahkan ke kota Dingin. Dan kini tinggal Yulia, Kaisar Kim , Pangeran Feng Lian dan dua pengawal Kaisar Kim. Sedangkan si Kembar sudah kembali ke ruang Dimensi. Mereka berjalan kearah kota. Semakin dekat letak kota, semakin banyak para kultivatir berada.
"Rong... Coba Kau Cari informasi tentang kota ini...." Kata Kaisar Kim.
"Baik yang Mulia..." Ucap Ring Han .
Tak Lana Rong Han segera pergi dari tempat itu. Sedang kan Ronbongan Yulia segera melanjutkan perjalanan mereka. Tak berapa lama terlihat mereka telah sampai di pusat kota.. Mereka memutuskan mencari kedai makan. Namun saat mereka sedang mencari kedai yang agak sepi, Rong Han telah kembali Menemukan mereka.
"Bagaimana Rong... Apakah ini memang tempat para kultivatir sedang berkumpul. apa Ada kompetisi...?" Tanya Kaisar Kim.
"Tidak yang Mulia... Di Salah satu Sekte Ada perekrutan murid Baru. tapi ada yang aneh.." Ucap Rong Han.
"Ada yang aneh...? Maksudmu..?" Tanya Kaisar tak mengerti.
"Di sana Ada perekrutan murid baru.Tapi yang aneh nya mereka mengatas namakan Yang Mulia Putri Yulia..." Ucap Rong Han lagi .
"Namaku...maksudmu apa Han...?" Tanya Yulia.
"Mereka mengatakan kalau Putri Yulia datang ke Suatu perguruan, dan Dia menjadi Guru di sana . Dan sekarang ingin merekrut beberapa murid . Karena itu mereka di tugas kan menyeleksi para murid di sini..?" Ucap Rong Han.
"Aku... menerima murid...? Yang beneran saja... Mana mungkin aku merekrut murid sedang kan Aku masih Belajar di perguruan Baiyun. Lagian kenapa mereka bisa Mengenal aku sich..?" Tanya Yulia kesal.
"Kata mereka, nama anda terkenal setelah Kejadian anda mengalahkan Putri Cin Liyu. .." Jawab Rong Han.
"Ya Ampun...sial banget.. Siapa sich yang membuat masalah menjadi rimit seperti ini...?" Kata Yulia semakin kesal.
"Kalau Begitu kita akan mencoba ikut seleksi itu besok . Kita akan menyamar menjadi murid yang ingin di bawa ke perguruan barumu...sekarang kita makan dan mencari informasi tentang perguruan itu..." Ucap Kaisar Kim. Akhirnya mereka memutuskan untuk mencari makan terlebih dahulu. Dan mereka Menemukan rumah makan di sudut kota. Walau begitu rumah makan Itu cukup ramai juga. Setelah masuk dan Menemukan tempat duduk untuk Mereka. Mereka segera memesan makan . Dan saat itulah mereka mendengar masalah tentang penerimaan murid baru itu.
"Kau tahu... Yang bisa masuk keperguruan itu, hanya mereka yang memiliki kekuatan tinggi...." kata salah Satu pelanggan rumah makan yang duduk di meja sebelah mereka.
"Benarkah... Apakah Orang seperti kita tidak bisa menjadi murid Putri Yulia...?" Tanya yang lain.
" Bukankah Ada ujian masuk kesana. Jadi bagi mereka yang di Trima akan langsung di antar ke Perguruan Kidang . tapi kalau tidak bisa atau gagal. mereka akan langsung di keluarkan.." Ucap salah Satu sari mereka.
"Apakah besok Kau akan ikut seleksinya...?" Kata sang teman.
"Tentu saja , Seleksi bulan ini hanya tinggal besok , kalau tidak ikut besok, kita akan menunggu lagi bulan depan ... Aku ingin bertemu dengan Nona Yulia. Kabar nya kecantikan wanita itu tiada duanya. Hingga Putra Suci jatuh hati padanya..." Ucap Pria yang lain. Mendengar ucapan Pria itu, terlihat Kaisar berwajah kesal .
"Kim...biarkan saja..." Ucap Yulia sambil mengusap tangan sang Suami. Terlihat wajah sang Suami menahan kekesalan .
"Biarkan saja Kim....Asal tidak mengganggu kita. Apakah Kau sakit hati di katakan jatuh cinta padaku Hmm..." Goda Tia sambil menatap sang Suami dengan tatapan menggoda .
"Tentu saja tidak... Aku hanya kesal Saja , mereka berani membicarakan dirimu..." Ucap Kaisar Kim.
"Ingat...bukan mereka saja yang sedang membicarakan kita, terumaka aku... " ucap Yulia dengan memberikan senyum lembut nya pada sang Suami. Hingga membuat Kemarahan Kaisar Kim luluh seketika.
"Baiklah kalau itu mau istriku...tapi aku harus mendapat hadiah dari istriku kan..." Ucapnya sambil memainkan matanya. betapa kaget nya Pangeran Feng Lian, Bukankah Kim They Yung tadi sedang marah .
"Kim... Ini di tempat umum... Di Mana Kim yang dingin itu.." Ucap Yulia kesal.
"Kim yang dingin akan hilang kalau di hadapan istri tercintaku..." Ucap Kim menggoda sang istri. Yulia hanya bisa kesal melihat wajah Jenaka sang Suami. Melihat Sikap mereka, Feng Lian yang tidak pernah melihat Sikap Kim They Yung yang begitu dingin pada seorang Wanita, walau pun Feng Lian sudah beberapa hari bersama pasangan itu, dia masih tercengang dan heran .
"Apakah dia Kim sahabatku..."batin Pangeran Feng Lian sambil menatap Kaisar Kim tak percaya.
__ADS_1
Sedang kan kedua pengawal menahan tawa mereka saat melihat Pangeran Feng Lian yang tercengang melihat tingkah sang junjungan saat bersama sang istri.
"Jangan kaget Pangeran...begitulah sikap junjungan hamba saat bersama Ratu Yulia ...." bisik Pengawal Tan pelan .
Dan Pangeran Feng Lian melihat kemanjaan sang sahabat pada sang istri yang tak pernah dia bayangkan Selama makan Malam itu . Yulia juga memesankan makanan untuk mereka yang ada di Ruang Dimensi . Setelah makan mereka pergi mencari penginapan. Untunglah masih Ada walaupun agak mahal . Keesokan harinya mereka pergi ke tempat ujian Para peserta yang akan mengikuti seleksi murid Putri Yulia. Ternyata tempat seleksi murid baru , berada di sebua hutan yang terlihat cukup lebat. hutan itu masih berada di wilayah kota Likan . Dan katanya di hutan itu banyak terdapat hewan Roh yang memiliki kekuatan di Rana Bumi level dua sampai tiga. Tapi juga Ada yang sampai pada level empat.
"Kenapa kita di uji di sini.?" Tanya Yulia heran. Kebetulan ucapan Yulia terdengar oleh seorang wanita yang akan mengikuti seleksi juga.
"Hey..Kau bukan war ga sini Ya...?" Ucapnya Sinis .
"Benar...kami dari kota tetangga..?" Jawab Yulia.
"Terang saja kalian tak tuhu. Ujian memang di laksanakan di sini. Kita akan di lepas di dalam hutan itu, itupun kalau kita lolos pada ujian pertama . Dan Jika kita sampai pada tempat finis , Kita baru di nyatakan berhasil atau lolos ujian ini ..." Ucap gadis itu yang datang bersama rekan - rekan nya. Tapi dengan terang- terangan dia selalu menatap pada Kaisar Kim yang Ada di sebelah Yulia .
"apakah kita di lepas secara sendiri- sendiri...?" Tanya Yulia lagi.
"Tidak perkelompok... Satu Kelompok Ada lima sampai enam orang, tapi kita harus lolos dulu dalam ujian pertama , yaitu melewati tempat Itu ..." Ucap perempuan tadi sambil menunjuk ke pintu masuk hutan . Terlihat sebuah kava transparan selebar pintu berdiri dengan kuat .
"Kenapa mesti melakui kaca itu dulu... Memangnya Ada masalah ...?" Tanya Yulia.
"Entahlah...katanya itu merupakan salah satu tes ujiannya.. Ucap gadis itu kini terlihat dia mulai mencari perhatiannya Kaisar Kim .
"Begitu ya..." Ucap Yulia yang pura- pura tak menyadari tingkah norak gadis itu .
"Nona...mereka siapa..? Apakah kakak seperguruanmu...?" tanya gadis tadi sambil menunjuk Kaisar Kim dan Kelompok Yulia . Mendengar ucapan dan tingkah gadis yang sedang Berbicara dengan Yulia membuat Kaisar Kim kesal ingin mencekik gadis itu . Sebelum Yulia menjawab, Kaisar Kim berkata
"Sayang... Apakah kita tidak ingin pergi pendaftar...?" Ucapnya lembut Malah terkesan Merayu Yulia sambil mengusap kepala Yulia.
Membuat wanita yang tadi bertanya pada Yulia membeku seketika.
" Di..dia ..?" Ucapnya tergagap.
"Oo maaf...dia kekasihku, tempatnya tunanganku... Sebentar lagi kami akan menikah...dan yang lain , sahabat - sahabatku..." Kata Yulia dengan wajah Seolah malu. Melihat tingkah sang istri , membuat Kaisar Kim gemas. Ingin rasanya Kaisar Kim memciumi wajah yang mengemaskan itu.
"Di..Dia kekasihmu.. ? ma..maksudku tu..tunanganmu ...?" Tanya gadis itu dengan wajah aneh.
"Oo..maaf... kalau begitu aku pergi dulu..." Ucapnya . tak lama terlihat dia pergi meninggalkan kelompok Yulia. Namun matanya masih menatap Kaisar Kim dengan tatapan seaman ingin menerkam Kaisar Kim . Seakan dia tak rela meninggalkan pria tampan itu .Sedangkan Pangeran Feng Lian terlihat menahan tawa melihat Kejadian itu. Tak terkecuali dua pengawal yang berusaha menahan tawa mereka.
"Cih..dia fikir Siapa dia...Andai tidak Kau halangi , sudah Ku cungkel matanya yang melotot itu...." ucap Kaisar Kim kesal.
"Hey... jangan marah...Siapa suruh wajah suamiku Setampan ini..." ucap Yulia menahan tawa saat melihat sang Suami kesal Karena wanita tadi. Andai saja tangannya tidak memegang erat tangan Kaisar Kim. Yulia takut, mata perempuan tadi sudah hilang dari tempatnya. mereka melanjutkan melangkah ke arah pendaftaran. Saat pendaftar , ternyata banyak peserta yang juga telah mendaftar . sedangkan hari terbilang masih pagi. Namun sepertinya mereka banyak yang gagal di depan sebuah pintu yang bening seperti kaca itu . yang berdiri di depan jalan menuju hutan itu . Yulia dan kawan- kawan mengganti nama saat mendaftar . Mereka mengganti nama menjadi Bia, Kinan dan beberapa nama untuk dua pengawal dan Oangeran Feng Lian . setelah itu mereka ikut berdiri di depan pintu kacaitu. Namun saat Yulia berdiri di sana. dia merasakan seperti Ada seseorang yang menatap kearah nya dari dalam kaca Transparan tersebut. tapi apa, Yulia tidak tahu. setelah berdiri Beberapa saat, terlihat Yulia bisa masuk kedalam pintu itu . begitu juga dengan sang Suami , Pangeran Feng Lian dan juga dua pengawal Kaisar Kim . Karena itu mereka bisa melanjutkan masuk kedalam hutan itu. namun sebelum itu mereka harus menunggu peserta yang lain. dan kini di depan mereka telah berkumpul beberapa orang yang juga telah lulus ujian tadi. setelah menunggu Beberapa waktu, Peserta di nyatakan sudah cukup. sudah Ada lima puluhan orang di sana. Saat itulah datang seseorang ke tempat itu melalui udara. orang itu Berbicara sambil melayang di udara. Yulia dan Kaisar Kim They Yung serta kedua orang pengawal nya yang telah berpakaian seperti rakyat jelata sejak tadi pagi, tidak takut akan ketahuan Siapa mereka. Feng Lian yang semula keheranan saat di minta mengganti bajunya, mengikuti saja walaupun dalam hati dia keheranan. kini terlihat Pria di atas menatap wajah- wajah mereka yang berdiri sambil menatap kearah dirinya.
"Aku tahu kalian sudah tidak tahan ingin segera ke perguruan Kidang tempat Nona Yulia berada . tenang saja... kalian pasti bertemu dengannya. tapi beliau juga ingin memiliki murid yang benar- benar sesuai dengan keinginannya. Karena itulah kalian harus, benar- benar berusaha menjadi yang terbaik. setelah kalian Lolos dalam ujian ini, kalian akan segera kami bawa ke tempat beliau. Aku melihat di antara kalian- kalian ini, banyak yang memiliki kekuatan yang cukup baik. Jadi semoga kalian bisa sampai pada tahap terakhit ujian ini. sebelum aku melepas kalian ke dalam hutan, apakah Ada yang ingin di tanyakan..." tanya Pria itu. namun matanya tak lepas dari tubuh Yulia. melihat pria itu hanya diam saja, Yulia sejak tadi sudah takut Kalau Pria di atas tahu akan mereka , Karena itu dia mengangkat tangan halus nya.
"Ya..kau..apa Ada yang ingin Kau tanyakan..?" ucap Pria itu sambil menunjuk Yulia .
"Maaf tuan...apakah anda tahu Nona Yulia..? ma..maksud Saya , apakah dia cantik... Sebab rumor berkata katanya dia wanita tercantik di Alam Tianli ini..." ucap Yulia dengan wajah terlihat malu. Melihat Sikap Yulia, hampir saja ke empat Pria yang bersama dia tertawa. namun ke empatnya tahu Yulia sedang bersamdiwara. sedang kan pria di atas sana menatap Yulia sesaat. sejak tadi dia tahu kalau wanita itu memang cantik, tapi Karena Ada tanda hitam di pipinya, membuat kecantikannya mengurangi. mendengar pertanyaan Tulus, Oria itu berfikir,
"Dasar wanita...dia merasa kalau dia takut kecantikan Putri Yulia mengalah kan kecantikannya. tapi dia memang cantik Sich.. sayang aja Ada tanda hitam di pipinya.
"Tentu saja aku bertemu Nona Yulia. Dia memang sangat cantik ...kalau tidak, bagaimana bisa Putra Suci jatuh cinta padanya...memang kenapa Nona...apakah Kau menyukai Putra Suci...ha ha ha...jangan berhayal Nona...dia terlalu jauh Kau harapkan, berpuluh bahkan ratusan wanita cantik dan kaya menyukainya, mereka rela mengorbankan apapun demi menjadi selir Putra Suci. jadi jangan berharap Dia menyukaimu..." ucap Pria itu dengan pandangan penuh cemohan. mendengar sang Istri di hina. Kaisar berusaha menahan kemarahannya, apa lagi tangan sang Istri yang menggenggam tangannya Terasa mempererat genggaman nya.
"Hi hi hi.. tentu saja tidak tuan... mana bisa aku di bandingkan tuan Putri . maaf kalau pertanyaanku Sedikit tidak wajar. aku hanya ingin tahu saja. Lalu...apakah beliau Ada di tempat tuan maksudku petguruan Kidang.. dan apakah kami bisa bertemu dengan beliau..." tanya Yulia lagi.
"Tentu saja.. kalau Kau beruntung bisa masuk menjadi orang yang terpilih..." ucap Pria itu meremehkan.
"Waah...kalau begitu aku akan berusaha Menjadi orang yang terpilih..." ucap Yulia dengan wajah gembira .
"Tuan...apakah Putra Suci akan hadir juga..." kata salah satu peserta. dia ternyata wanita yang kemarin akan di congkel matanya oleh Kaisar Kim. terlihat Pria itu Sedikit mengkerutkan dahinya. namun hanya sekilas, tak lama dia berkata.
"Entah kami juga tidak tahu....ya Sudah sekarang kalian akan segera masuk kedalam hutan. Di akhir ujian, kalian akan melihat Pohon besar di pinggiran Sungai di atas sana. Di sanalah tujuan kalian sekarang . Siapa yang bisa sampai di Sana dengan selamat, maka kalian akan menjadi murid yang akan kami bawa ke tempat Putri Yulia berada . nach untuk kalian yang merasa tidak akan sanggup meneruskan langkah kalian, kalian bisa mundur dari sekarang..." ucap Pria itu.
Dan ternyata banyak yang mengundurkan diri. Ada hampir sepuluh orang yang meninggalkan tempat itu alias menyerah . akhirnya yang berani terus melangkah segera di berangkatkan oleh pria itu. pria itu bernama Pangla . Tuan Pangla segera hilang dari pandangan setelah memberangkatkan mereka. dia hanya berpesan kalau mereka akan bertemu kembali di akhir ujian . Yulia dan Rombongan segera berangkat. banyak para peserta berpencar dalam berjalan menuju Titik akhirnya ujian. dan kebetukan sekali wanita dan Rombongannya yang terdiri dari tuju orang tersebut juga lolos ujian pertama. dan kini mereka berada di depan rombongan Yulia.
"Kim...Sebenarnya apa mau mereka. kenapa mesti namaku yang mereka pakai...?" tanya Yulia.
"Aku juga belum tahu Sayang... Ada apa di balik semua ini. aku yakin Ada sesuatu yang tersembunyi dari niat mereka menggunakan namamu..." jawab Kaisar Kim .
__ADS_1
"Tuan..apakah aku harus memeriksa di depan sana...."tanya Wangli yang berada di pundak Yulia.
"Jangan...entahlah aku Merasa saat ini kita sedang di perhatikan seseorang..." jawab Yulia.
"Benar...aku juga merasakannya. " kata Kaisar Kim .
"Aku juga merasakan nya Kim..." ucap Feng Lian yang berjalan di samping Kiri Yulia. dan Kaisar Kim akan selalu berjalan di sebelah kanan Yulia .
"Kita lihat aja apa yang akan terjadi ... Hanya saja kita harus selalu waspada...." ucap Kaisar Kim sambil meraih tangan sang Istri untuk dia genggam .
Namun langkah mereka berhenti saat mereka mendengar geraman dari semak belukar. Dan tak lama di depan mereka telah berdiri berpuluh Srigala Abu- Abu. srigala Abu- abu terkenal dengan keganasannya. apalagi mereka selalu berkelompok. memang Kehidupan mereka selalu dalam kelompok besar . Terlihat Kelompok di depan mereka sudah bersiap ingin melawan . Sedangkan Di Kelompok Yulia, terlihat Kedua pengawal Kaisar Kim sudah bersiap pula.
"Yang Mulia..biarkan kami sendiri yang menghadapi mereka.." ucap pengawal Tan .
"Baik...tapi ingatlah selalu hati- hati..." jawab Kaisar Kim.
"Baik yang Mulia..." ucap mereka bersamaan.
Dan merekapun segera berlari kearah para srigala yang sedang menyerang Kelompok yang Ada di depan mereka. Namun ternyata para srigala itu seperti tak pernah habis. Setiap hampir habis , maka Beberapa Srigala datang lagi menyerbu. lama- kelamaan merekapun akan kehabisan tenaga juga. Yulia merasa aneh saat dia melihat tak jauh dari tempat mereka , tiba- tiba Yulia melihat seekor Srigala yang lebih besar berjalan dari kejauhan dengan cepat. Dan di belakang srigala itu terlihat berpuluh srigala lain merjalan di belakanh srigala itu. melihat itu, Yulia tahu kalau hewan itu Adalah Raja dari srigala- srigala ini. jika sampai Srigala itu menyerang mereka yang sudah kehabisan tenaga. bisa di bayangkan apa yang akan terjadi.
"Kim... kita mempunyai pekerjaan...!" seru Yulia sambil berlari kearah Pendatang baru itu.
Melihat sang istri ingin menyerang Raja Srigala, Kaisar Kim langsung berlari menyusulnya, begitu juga Pangeran Feng Lian. Dia mengusul di belakang Kaisar Kim.. akhirnya terlihat pertarungan antara tiga manusia melawan segerombolan Srigala yang lebih ganas dari pada yang melawan Kelompok tadi dan Pengawal Kaisar Kim. malah mereka masih sempat melihat pertarungan sengit itu setelah mereka menyelesaikan Sisah terakhir Srigala yang menyerang mereka. dari ketuju rekan mereka. tiga terlihat terluka cukup parah. dan Sisah nya terluka ringan dan satu tidak terluka. sedangkan Pengawal Tan dan Rong Han tidak terluka sama sekali. hanya kelelahan yang terlihat di wajah mereka . saat Dia akan masuk kedalam pertarungan, Yulia melihat mereka .
"Kalian berdua Istirahat saja. kami tidak perlu Bantuan kalian...!" seru Yulia sambil menyerang gerombolan Srigala tersebut. Dan tak lama terlihat Raja Srigala akhirnya jatuh juga di tangan Kaisar Kim. Melihat sang Raja jatuh, para anak buahnya segera melarikan diri. Terlihat sekali kalau Raja Srigala terluka cukup parah Karena Kaisar Kim.
perlahan Yulia mendekati binatang bias itu .
"Maafkan kami...tanpa sengaja kami masuk kedalam wilayamu, kami hanya ingin mengetahui sesuatu. sekarang makanlah ini... Kau tidak boleh mati. Rakyatmu masih membutuhkan dirimu..." ucap Yulia sambil memasukkan dua butir pil kedalam mulut Raja Srigala .
"Sekali lagi Maafkan kami telah mengganggu wilayahmu ..." ucap Yulia.
"Kami akan menungguimu sebentar. bermeditasi lah agar ramuan itu meresap kedalam tubuhmu..." ucap Yulia. terlihat Srigala besar itu memejamkan matanya. darah yang keluar dari tubuhnya kini mulai berhenti. terlihat dengan Kasar mata , luka yang sangat parah perlahan mulai membeku dan Sedikit mengering. dengan setia Yulia masih berjongkok di dekat Srigala itu.
Sedangkan Kaisar Kim dengan Setiap berdiri di sebelah nya. dan tiba- tiba wanita itu mendekati Yulia dan Kaisar Kim.
"Tuan,..kenapa Nona ini mau saja menolong Srigala itu. bukankah itu pekerjaan yang sangat berbahaya, dan juga sia- sia...untuk apa kita menolong hewan yang telah menyerang kita. mereka ingin membunuh kita..." ucap Wanita itu sinis. Mendengar Kaliamat itu, Yulia berdiri. dia takut Kaisar Kim malah akan membunuh wanita ini .
'Dasar Bodoh..." batin Yulia. Benar saja terlihat Kaisar Kim mengepalkan tangannya. Melihat itu, Yulia berkata .
"Maaf Nona...apa maksud ucapanmu..." ucap Yulia dengan tenang.
"Lihat saja...apakah ini kebodohanmu . Srigala yang sudah sekarat seperti itu kenapa Kau ingin menyembuhkan dia...kenapa tidak Kau bunuh saja...bukankah perbuatanmu hanya sia- sia belaka, malah akan membahayakan nyawamu...Bodoh.." ucap wanita itu dengan sinis.
"Bodoh Atau tidak...itu bukan urusan mu. Dia juga mahluk yang bernyawa. Dia melakukan itu Karena kita yang salah mengusik Kehidupan mereka..jadi sepantasnya kita meminta maaf padanya. " ucap Yulia Dingin.
"Wanita Sok...tuan...aku tahu dia tunanganmu , tapi seharusnya tuan lebih memilih wanita yang cerdas bukan seperti Dia wanita bodoh ini..." ucap Wanita itu mulai berani. Mungkin para temannya mulai menyadari aura yang tak baik keluar dari tubuh Kaisar Kim. Dua orang dari teman wanita itu segera mendatangi mereka bertiga.
"Lebih baik Kau pergi dari sini. Atau nyawamu yang akan pergi dari ragamu..." ucap Kaisar Kim dingin.
"Tuan kenapa Kau berkata seperti itu...lihatlah aku...aku lebih baik dari dia..." ucap wanita itu sambil menatap Kaisar Kim dengan genit. Melihat itu Yulia menatap pada Wanita itu dengan wajah kasihan. Mungkin melihat Yulia diam dan Kaisar Kim tidak bergerak, Dia merasa ada angin segar untuknya . wanita itu ingin menggoda Kaisar Kim. Dia mulai mendekati Kaisar Kim dan Ingin memegang atau memeluk (entahlah) Kaisar Kim . Namun kenyataan yang di terima lain, tiba- tiba dia merasakan dorongan Karas menghantam tubuhnya . Dan Dia terlempar jauh , Tubuhnya menghantam Pohon dengan keras . Hingga terlihat dia memuntahkan seteguk darah segar dari Mulut nya. Kini dia merasakan dadanya sesak dan badan nya sakit semua.
"Liiiin....!" teriakan teman- teman nya.
Terlihat wanita itu kesakitan. dan teman- teman nya berlari mendekati wanita itu .
"Jaga Mulut mu...atau Kau akan mati Karena ucapanmu..." ucap Kaisar Kim dengan nada dingin mengancam .
"Kim...Ayo kita pergi..." ucap Yulia yang melihat Srigala besar itu sudah bisa berdiri.
Berbarengan dengan Yulia menarik Kim They Yung pergi bersama kelompoknya, terlihat Srigala besar itu melompat pergi dan menghilang di semak belukar . Sedangkan Yulia sendiri pergi bersama suami dan para sahabatnya. meninggalkan Kelompok Dari wanita itu.
udahan dulu ya....aku lanjut besok lagi.
jangan lupa like vote dan komennya aku tunggu.
Bersambung .
__ADS_1