YULIA

YULIA
PILIHAN MURID BERBAKAT .


__ADS_3

"Tidak usah kak... lebih baik Kau keluar dari sini aku akan membersihkan mukaku sendiri. Setelah itu Kau boleh kembali kemari..." ucap Yulia lembut .


"Trimakasih sayang... tapi aku akan keluar setelah membantumu mencuci wajah dan berbena diri..." ucapnya lembut.


'Kak...Kau tahu aku wanita kan...?" ucap Yulia cemberit. Mana bisa dia harus fi Bantu deitang pria walaupun dia Kakak abgkat, sekaligus mahluk kobtraknya. mendengar ucapan Yulia, Ryu tersenyum.


"Aku tahu...tapi any kan Cuma mencuci wajahmu, tidak lebih Dari itu... Lagian aku ini Kakakmu lo...kakak kembarmu..' ucap Ryu dengan ringan.


"Itu dulu kak... " ucap Yulia .


"Bagilu dulu atau sekarang sama saja sayang..Kau tetaplah Saudara kembarku.." ucapnya .


Yuliapun tak bisa mengusir Ryu . akhirnya Ryu membantu Yulia mencuci muka dan berkumur. Ryu baru pergi ke luar setelah melihat Yulia telah bersih dan rapi .


"Ck...tidak juga Suami atau Kakak angkat, semuanya Posesif amat..." heruti Yulia. namun tak berapa lama, dia tersenyum. mengingat keposesifan Suami tercintanya dan Kakak sekaligus mahluk kontraknya yang begitu perhatian berlebihan padanya.


Keesokan harinya, ternyata Leluhur Tua datang. Melihat kedatangan orang Tua itu, membuat Yulia kaget dan menduga kalau si nakal Zizu lah yang memberi tahu sang Kakek . Tapi ternyata bukan, Ryu sendiri yang memberi tahu. Dia merasa bersalah pada sang Ayah. Ternyata setelah Yulia pergi keesokan harinya orang Tua itu jatuh sakit. Pria Tua yang tak pernah sakit itu, jatuh pingsan Karena kesedihannya tidak bisa bertemu Yulia lagi. Karena itulah , Ryu yang ketakutan di tinggal Yulia dan sang Ayah yang sakit. Membuat Pria yang selalu berkuasa itu marah. Ingin melabrak Sang adik, tapi Dia merasa tidak Ada gunanya. Mau mencari Yulia, Dia tahu kalau gadis itu tidak dapat di Cari Karena Dia tidak bisa di cari di mana dia berada. Dan dia tidak bisa fi Cari keberadaan nya kalau Bukan dia sendiri yang ingin bertemu . Saat leluhur Tua masuk kedalam kamar, Yulia sedang bermeditasi. Ketukan Di pintu menyadarkan Yulia kalau seseorang ingin masuk ke kamar nya..Tak lama terdengar pintu berderit karena di buka. Yulia fikir itu Ryu. Namun saat langkah mulai berjalan mendekati. Yulia tahu Dia bukan Ryu. Perlahan mata Yulia terbuka. Saat mata mulai melihat Siapa yang datang, Yulia kaget Bukan main.


"Ayah..!"seru Yulia kala melihat leluhur Long Acun berjalan kearah pembaringan.


"Sayang..." Ucapnya dengan nada lembut .


"Ayah...Kau datang...?" Ucap Yulia Bodoh .


Dia tak menyangka Pria yang menganggap Dia Putrinya itu mendatanginya . Yulia bergerak Ingin turun dari tempat tidur. . tapi suara leluhur Long Acun menahan. gerakan nya.


"Tidak usah turun Nak...Kau sedang sakit.." Ucap tuan Long Acun.


"Ayah tahu aku di sini.. Apakah Zizu yang membetitahu Ayah...?" Tanya Yulia. Dia menyambut pelukan sang Ayah angkat.


"Bukan Zizu..akulah yang memberi tahu Ayah..." Ucap Suara membuat Yulia menatap kearah pintu. Terlihat Ryu datang sambil membawa napan berisi bubur dan buah serta minuman.


"Kau membetitahu Ayah...?" Tanya Yulia . perlahan pelukan Sang Ayah mengendur lalu terlepas.


'"Jangan salahkan salahkam Kakakmu Lia'er. Ayah sakit dan dia tidak tega ,.." Ucap tuan Long Acun.


"Ayah sakit..? kenapa tidak memberitahu Yulia...?" kata Yulia . dengan wajah kaget.


"Harus kemana kakak mencarimu...?" tanya Ryu .

__ADS_1


"He he he...aku lupa..maaf..." Ucapnya lembut Memang benar terlihat wajah tuan Long Acun Sedikit pucat tapi sepertinya pria ini masih sakit. Tubuh Tuanya terasa panas .. Dengan cepat Yulia melihat denyut nadi sang Ayah angkat.


"Ayah...kalau memang Ayah sakit kenapa Ayah kemari...kenapa tidak menyuruh kak Ryu membawaku ke rumah Ayah saja...." Ucap Yulia .


'Tidak ..ayah sudah sehat saat melihat putri Ayah lagi...Dan Ryu sudah memberi tahu kenapa kau sakit.." Ucap Tuan Long Acun.


"Lia'er...makan dulu... Kau belum makan sejak kemarin..." Ucap Ryu dengan lembut. Tampa membantah Yulia menerima bubur yang di berikan Ryu.


"Kenapa Kau tidak membawakan Ayah bubur juga kak... Aku tidak mau makan, , kita makan bersama.." Ucap Yulia.


Dia tahu Kalau kedua orang ini pasti belum makan.


"Baiklah akan kakak ambilkan bubur lagi..." Ucapnya. Sambil menunggu Ryu kembali, Yulia berbincang dengan Sang Ayah. "Jangan Kau dengar kan ucapan Yu Cin . Dia telah menyadari kesalahannya.


"Maaf Ayah... Aku tidak bisa memaafkan seseorang yang telah menghina bangsa Ku. Nyonya Yu Cin dengan marah. banyak sekali Dia menghina kaumku. . Hanya sekali menghina kaumku. Tapi berkali- Kali DOA berucap salah...cobabayangkan kalau Ayah di tempatku, apakah Ayah akan memaafkan orang itu " Ucap Yulia datar.


"Benar Katamu nak...ayah akan menyerahkan semua itu Padamu. Ayah tidak akan memaksa mu memaafkan Saudaramu..." Ucap tuan Long Acun.


"Trimakad Ayah... Ayah memang yang terbaik..." Ucap Yulia sambil memeluk kembali Tuan Long Acun .tak lama Ryu datang bersama pelayan Tua. Dia membawa mangkuk berisi bubur dan Beberapa makanan pencuci mulut. Akhirnya mereka makan di dalam ruang kamar Yulia. Pelayan Tua terharu melihat pemandangan itu. Seumur hidup bersama Suami, tidak pernah leluhur Tua dan leluhur Muda makan dengan begitu akrab . Dam sekarang Dia melihat kejadiannya itu. saat pertengahan mereka makan, Zizu datang . Dia marah Karena tidak di Ajak datang menjenguk Yuli .


"Bukankah Kau sedang berlatih..?" Kata Ryu dingin .


Apakah kalian berdua akan membuatku hilang nafsu makanku..." Ucap Yulia datar . Seketika keduanya terdiam .Dan melanjutkan memakan makana di depan mereka. Melihat itu Tuan Long Acun tersenyum Gembira. Yulia. Setelah selesai makan, Ryu menyuruh Zizu untuk berlatih di halaman belakang. Setelah keperhian Zizu, Yulia mengutarakan rencana nya untuk membawa Zizu pergi bersama nya Selama lima belas tahun untuk mencari Pengalaman. Mendengar apa yang di utaman Yulia. tuan Long Acun sangat setuju dan gembira. Dia merasa lega Karena Zizu bersama Ayah dan Sang Bibi.


Hari- haripun berlaku dengan cepat. Namun keberadaan Yulia yang telah betada di tempat Ryu tidak di ketahui sang Adik, hingga tidak ada gangguan Dari wanita itu . Tanpa terasa hari pertandingan pememilihan murid terbaik telah tiba . pagi sekali Zizu telah datang bersama Yuan Long Acun. Mereka akan berangkat bersama ke tempat pertandingan. Kala hari semakin Siang. Mereka berempat berangkat bersama. Ryu tidak lagi berubah Menjadi naga kecil yang berada di leher Yulia . Tapi Dia menjadi seorang pria tampan nan Rupawan yang berjalan bersama sang Putra , Adik dan Sang Ayah . terlihat Yulia berjalan di apit Ryu dan Zizu. Dedangkan tuan Long Acun berjalan di sebelah Ryu. Saat mereka datang, terlihat para peserta dan rakyat yang ingin menyaksikan pertandingam Sepuluh besar sudah pada datang semua. Dan Saar Rombongan Ryu datang, mereka menjadi pusat perhatian para rakyar Klan Naga. Apalagi melihat Wanita cantik yang Ada di tengah- tengah mereka. Namun salah satu wanita berseru tertahan.


"Hey...bukankah dia wanita yang memiliki mahluk kontrak bangsa kita. yang kapan hari katanya mendapat hukuman...!" Seru wanita yang Ada di kerumunan penduduk Naga .


"Benar sekali , aku tidak akan lupa dengan wajahnya yang cantik. Sebab wajah seperti itu tidak akan pernah bisa kita temukan...." Ucap seorang pria muda.


"Lihatlah Siapa yang bersama dengannya, bukankah dia para leluhur yang kita hormati.."


ucap yang lain.


"Hey...kalau begitu , apakah Pria di sebelah wanita Muda itu leluhur Muda kita..?" Ucap salah satu wanita .


"Benar...Aku yakin dia leluhur muda... Sebab bukankah salah satu Pria yang berjalan dengan wanita itu Adalah tuan Muda Zizu Rong Putra tunggal leluhur Muda yang tinggal dengan. Leluhur Tua..." Ucap yang lain .


Terlihat sekali di mata mereka kalau keluarga leluhur sangat menyayangi Yulia. Mereka pun berjalan kearah mimbar besar yang telah di tata dengan rapi. Dan di tengah mimbar terdapat tempat duduk agak tinggi. Saat mereka sampai di mimbar atas, ternyata para tetua dan para guru besar sudah berada di sana. Dan saat melihat kedatangan Ryu dan Leluhur Long Acun mereka segera berdiri dan memberi salam secara serempak.

__ADS_1


"Salam sejahtera, Leluhur Muda , Salam dejahtera Leluhur Tua. Semoga kebahagiaan dan panjang umur selalu meyertai yang Mulia..." ucap mereka secara serempak.


" Salam kalian aku terima, kemabalilah kalian duduk...." Ucap Ryu sambil berjalan kearah Kursi mimbar yang tinggi dan duduk di sana. Sedangkan Yulia dan tuan Long Acun serta Zizu segera duduk di Kursi yang sudah di siapkam untuk mereka . Saat mereka akan duduk , mereka Bertemu dengan Putri Long Yu Cin yang sudah lebih dulu datang bersama keluarga kecilnya.


"Ayah...salam Ayah...APA kabar. ?" Ucap Kedua Suami istri itu lembut.


"Aku baik- baik Sana... Diduklah.." Ucap.Tuan Ling Acun. Sedangkan Yulia tidak memperhatikan mereka. Dia segera di bawa Zizu ketemoat duduk yang sudah di sediakan oleh mereka. Terlihat Ryu menatap pada keluarganya dengan seksama. Teruta pada Yulia. Yulia tak mau menyapa atau memperhatikan Nyonya Long Yu Cin . Dia bagai tak mengenal orang itu. Dia juga tak menganggap mereka Ada . Tak berapa lama acara pun di mulai, setelah mendapatkan kata dan pesan dari Ryu. Acara pencarian murid berbakat di mulai. Satu persatu mereka mulai tampil bertarung menunjukkan kekuatan mereka . Dan Zizu memilih pada pertarungan bersama fengan yang lainnya. Tamoa memakai hak yang dia miliki yaitu. Bertarung dengan Orang yang dia pilih. Menjelang tengah hari, Zizu mulai melawan seseorang dan dia dapat mengalahkan musuhnya dalam sekejab saja. Melihat itu semua Orang tercengang melihat kekuatan pria tampan itu .


Membuat para gadis bersorak dengan gembira. Dan saat Zizu turun dari panggung, semua mata menatap Zizu bagai srigala melihat daging Segar. Mereka mulai berupaya mencari perhatian Zizu . Melihat semua itu, Yulia hanya bisa tertawa dalam hati. Sambil cemberit, Zizu berjalan kearah tempat Yulia berada bersama sang Kakek.


"Kenapa wajah mu cemberit..." Ucap Yulia lembut.


"Aku bosan melihat tingkah mereka yang kegenitan . kenapa mereka tidak bisa setenang kamu Yueyue..." Ucap Zizu mengeluh .


"Tentu saja tidak bisa sama , Karena mereka bukan aku..." Ucap Yulia sambil tertawa pelan. Dan hari itu Zizu bertarung dua Kali. Begitu juga dengan kedua Putra Nyonya Long Yu Cin. Dan pada akhirnya pertandingan , Zizu dan Putra Pertamanya nyonya Yu Cin termasuk dalam sepuluh besar yang akan bertarung besok pagi untuk merebut posisi pertama. Saat hari menjelang petang, acarapun telah berakhir. Mereka segera kembali ke kediaman mereka masing - masing. Dan Yulia kemabali ke istana Ryu. Saat di perjalanan , Nyonya Yu Cin dengan sengaja ingin ikut ke istana Ryu. Namun Ryu dan Zizu Rong bersikap Cuek.


'Kami masih banyak yang harus kami lakukan, dan kami tidak bisa menerima tamu.." Ucap Ryu dingin . akhirnya sang adik pergi bersama Ayahnya kembali ke istana sang Ayah. Sedang kan Zizu tinggal bersama Yulia dan Ryu.


Malam itu akhirnya Yulia membawa Zizu masuk keruang Dimensi. Sebab dia akan merendam tubuh Zizu dengan Air Kehidupan. Saat baru masuk, Betapa kagumnya Zizu melihat Dunia ruang Dimensi Yulia. Namun Karena waktu terlalu cepat, Yulia langsung membawa Zizu untuk berendam. Setelah berendam Ryu melatih sang anak. Setelah berlatih, Zizu melanjutkan bermeditasi menyegarkan tubuh dan jiwanya.


Dan saat mereka keluar Dari Ruang Dimensi. Hari sudah menjelang pagi. Karena mereka sudah Mandi di Alam Dimensi . maka saat sang Ayah telah datang, mereka segera berangkat setelah makan pagi. Ketika mereka sampai di tempat pertandingan, ternyata sembilan peserta sudah datang semua, tinggal Zizu . Setelah acara di buka. Maka sepuluh peserta mulai bertarung.


Karena mereka memang murid yang sudah terpiih, maka terlihat pertarungan sangat Seru dan ganas . dan semua ini membuat orang semakin tegang melihat pertandingan. Setelah pertarungan hampir Selesai . Dan Kini sudah di dapat Peringkat nya . Dan tinggal menentukan Peringkat Satu dan Dua. Dan kebetukan dekali Zizu melawan Long Lai Putra tertua nyonya Long Yu Cin . Pertarungan itu membuat semua orang tegang. Karena banyak Yang mendengar kalau Putra pertama myonya Long Yu Cin juga berniat ingin menjadi penguasa Klan Naga tersebut. dan tak berapa lama, terlihat pertarungan pun Terjadi. ternyata Long Lai tidak main- main, Dia menyerang Zizu Rong dengan pukulan- pukulan mematikan, dan semua itu tak luput Dari perhatian Yulia. untunglah Zizu bisa mengimbangi nya malahan Zizu bisa mendesak Long Lai. Namun tiba- Tiba perasaan tanda bahaya tubuh Yulia bergetar . dia Merasa akan Ada Bencana . Yulia ingin engeluarkan Heizi untuk meyelidiki. , tapi takut menjadi masalah. akhirnya Yulia hanya Bisa meningkatkan kewaspadaannya. Diam - diam Yulia Mengeluarkan pedang Phoenix miliknya. sedangkan di arena pertarungan. terlihat Zizu mulai menyudutkan Long Lai. dan saat Long Lai terdesak dan hampir Kalah, tiba- tiba Beberapa senjata rahasia meluncur dengan cepat kearah Zizu. Yulia yang sejak tadi sudah mulai waspada. dengan cepat Dia terbang kearah Arena. dengan menggunakan pedang nya, Yulia melindungi Zizu yang akan menjadi sasaran Beberapa senjata rahasia.


Semua orang kaget. Karena bertepatan dengan Yulia melompat terbang, Ryu atau Leluhur Long Bay Ran juga terbang menyelamatkan Zizu Rong Dari ancaman senvata rahasia. dan kefuanya membalikkan arah senjata ketempat Asal benda itu datang. talk lama terdengar suara benda jatuh. tak berapa Lama terlihat beberapa orang jatuh Dari atas tempat tinggi atau Pohon . dan tak lama Beberapa orang mulai menyerang ke atas arena. Dan tujuan mereka Adalah Zizu Rong.


"Ayah..Yueyue...ini Ada apa..?" tanya Zizu kebingungan, namun dia juga melawan .Beberapa orang yang menterang mereka .


"Seseorang ingin menghabisimu, jadi jangan banyak bertanya, bersiaplah..." ucap Yulia . Beberapa orang terlihat mulai menyerang mereka namun Karena . gerakan Yulia dan Ryu begitu cepat. berpuluh orang itu berjatuhan .


Maaf udahan dulu ya...Aku lanjut besok lagi.


maaf kalau masih Ada typo


jangan lupa like. bote dan komennya Aku tunggu.


Bersambung .


.

__ADS_1


__ADS_2