YULIA

YULIA
KOTA YAMAN 2


__ADS_3

"Apakah dia akan ikut dalam turnamen...?" tanya pria yang lebih tua.


"Sepertinya Dia ikut Ayah...aku sempat merasakan kekuatannya walaupun aku tahu dia memiliki Benda yang dapat menyembunyikan aura kekuatan miliknya." ucap nyonya Xiao .


"Benda yabg bisa menyimpan kekuatan... sekuat itukah dia....?" kata Tuan Xiao Kang.


"Jangan meremehkan orang dari Dinasti ini.. bukankah kita juga sering bertemu dengan mereka..." ucap Pria yang lebih muda dari tuan Xiao Kang. Dia adik dari tuan Xiao Kang yang bernama Xiao Jun .


"Aku tidak meremehkan mereka, hanya saja benda seperti itu hanya ada di alam Tianli.." ucap tuan Xiao Kang .


"Jangan berdebat...kita akan lihat Dia dua hari lagi. dan kita akan tahu kekuatannya..." ucap Sang Ayah .


"Benar Kata Ayah...kenapa kalian berdua harus berdebat..." ucap Nyonya Wang Say Lin. Mereka pun membicarakan pertemuan tiga tahunan yang akan di selenggarakan dua hari lagi


Sedangkan Yulia sendiri setelah masuk kedalam kamar dan mengunci pintu, dia segera masuk ke ruang Dimensinya . dia memilih segera berendam dengan air jiwa sambil bermeditasi . Saat bermeditasi di dalam bak yang penuh dengan air jiwa , Yulia melihat kalau api yang ada di atas dentiannya terlihat sedikit bertambah besar. Api itu terlihat melayang dengan tenang di atas dentiannya. Dan dia merasakan arus kuat Qi masuk kedalam tubuhnya dan mengalir memenuhi dentiannya dan menyebar keseluruhan tubuhnya menjadi kekuatan yang semakin lama semakin besar. Yulia berusaha menyerap kekuatan sebanyak- banyaknya dari alam ruang Dimensinya. Dan benar saya , dia merasa akan mengalami terobosan. Kekuatan Qi semakin kuat masuk dan memenuhi serta melimpah di dalam dentiannya. Memang sudah beberapa kali Yulia ingin melakukan terobosan, tapi dia merasa sulit untuk menyerap kekuatan yang ada. Dan sekarang dia akan mencoba sebaik- baiknya. Dan benar saja kekuatan itu melonjak di dalam tubuhnya .


Dengungan..


terdengar dengungan di telinga Yulia . Dan kekuatan srmalin lama senakim besar. Dan tak lama terlihat sinar Cerah di dalam dentiannya . Dan kini terlihat bintang dua di dekat api Merah terlihat semakin terang dan..aah dia mengalir terobosan, terlihat cahaya bintang semakin terang di atas dentiannya. Tak berapa lama, Yulia mengakhiri kultivasi nya dan segera keluar dari bak mandi. Dia merasakan kekuatannya semakin kuat . setelah berpakaian dia keluar dari kamar mandi. Dan saat dia berada kembali di ruang Perpustakaan, Yulia melihat kalau para mahluk kontraknya sedang menunggu di ruang perpustakaannya.


"Ada apa ini ...kenapa kalian berkumpul bersama...?" tanya Yulia sambil berjalan mendekati mereka .


"Kami merindukanmu...kau lama tidak menemui kami...." ucap Bai Fan yang langsung tiduran di kaki Yulia . Di duduk Bai Feng .


"Kalian tahu aku dalam perjalanan , mana bisa masuk kedalam ..." ucap Yulia sambil mengusap kepala kedua Singa putih itu. mereka memang seperti Si kembar, minta selalu di perhatikan .


"Kau mengalami terobosan lagi..." tanya Ryu yang sudah duduk dengan tenang di atas tempat tidur si kembar


"Iya...aku mengalami terobosan lagi. Kini aku ada di Bumi level dua puncak.." jawab Yulia sambil tersenyum .


"Tuan..Kami senang kau mengalami terobosan Dan apakah tuan tahu. Ruang Dimensi semakin meluas, dan tunas bari Tauzi tumbuh semakin banyak di dekat pohon naga..." ucap Dolli.


"Bwnarkah....baguslah kalau itu terjadi pada Tauzi. Apakah mereka ada di luar..?" tanya Yulia lagi.


"Mereka seperti biasa selaku berdebat. "Ucap Heizi dengan wajah kesal dan cemberut.


"Kenapa dengan wajahmu...?" tanya Yulia heran. Dia melihat burung Phoenix itu terlihat kesal.


"Kemarilah...dan katakan padaku kenapa kau terlihat kesal...?" kata Yulia lembut. Heizi segera terbang kearah Yulia dan hinggap di meja di depan Yulia.


"Aku kesal karena mereka terlalu cerewet..." ucapnya. Mungkin karena umurnya yang masih muda, dia terlihat sangat manja pada Yulia. Selain dua singa yang kini sudah berbaring dengan tenang di kaki Yulia.


"Bukankah kau bisa tinggal di ruangan ini atau keluar bersamaku..biarkan saja mereka berbicara dan berdebat. Bukankah kau bisa menghindari mereka..." ucap Yulia lembut sambil mengusap kepala burung yang sedang kesal itu . terlihat wajahnya sedikit cerah.


"Dan kau Wangli...bagaimana dengan tubuhmu..." ucap Yulia pada burung Condor hitam yang memiliki bulu hitam legam dan ada kuning sedikit di kanan kiri kepalanya . burung itu sudah mampu merubah dirinya mengecil.


"Sudah sehat tuanku. Dan hamba bisa kembali berubah menjadi manusia .." ucapannya. Dan tak lama terlihat seorang pria tampan dengan menggunakan baju hitam berdiri lalu berlutut memberi hormat pada Yulia . Wajah yang tampan itu memiliki mata hitam tajam, hidung mancung dan rambut terikat serta ada rambut kuning emas menjutai kebawa di sela rambut di kedua pelipisnya.


"Kau Wangli....?" kata Yulia pada Pria tampan di depannya. Yulia tak pernah menyangka kalau mahluk Kontraknya merupakan pria-pria tampa. Yang akan membuat para wanita terpesona .


"Benar Tuanku...hamba Wangli kaisar Condor memberi salam pada tuanku..." ucap Wangli pada Yulia.


"Ka..Kaisar..?Kau Kaisar klam Condor.?" ucap Yulia tergagap.


"Benar tuanku...hamba Kaisar dari klan Condor..." ucap Wangli.

__ADS_1


Mendengar ucapan Wangli Yulia syok berat. Mana mungkin di kehidupan sekarang dia memiliki kontrak dengan beberapa mahluk kuno, atau mahluk mitos. Dan dalah satunya seorang Kaisar Dari Klan burung Condor yang merupakan klan hewan paling sombong setelah klan Burung Phoenix.


"Benar tuanku..." jawab Pria itu dengan wajah lembut. Yulia bagai tak percaya bisa memiliki kontrak hidup dan mati dengan burung yang terkenal dengan kesombongannya . Yulia hanya bisa mencubit di antara alisnya.


"Bagus kalau kau kekuatanmu sudah kembali dan sekarang banyaklah berkultivasi...Ya sudah sekarang aku akan keluar dan berlati sebentar , ilmu pedang tuju warna...." ucap Yulia sambil bangun dari duduknya . Ilmu pedang tuju warna dia dapat dari buku yang ada di dalam perpustakaan .


"Aku akan menjadi teman latihanmu Lia'er..." ucap Ryu sambil berdiri.


"Boleh... Ayo kita keluar..." ucap Yulia.


Mereka segera keluar dari ruangan. itu. Ketika sampai di luar, ternyata apa yang di katakan Dolly memang kenyataan. Terlihat tanah di halaman belakang semakin luas. Kebun sayur dan obat semakin bertambah luas. dan saat Yulia melihat kearah pohon naga. Dia melihat pohon rimbun Gingseng mulai tumbuh berkembang biak. dan dia melihat dia pria sedang berdebat dengan seru. satu gemuk kecil dan satu agak tinggi tapi agak kurusan . mereka berdua adalah si Gingseng yang umurnya sudah tua, dan si pohon buah naga . pohon itu berwujud manusia saat si Gingseng beribu tahun hadir di ruang Dimensi .


"Kita bisa memperbanyak menanam tanaman obat Dolly... ucap Yulia.


"Betul tuan...kita bisa memecah tunas baru dari induk nya...."ucap Dolly.


"Akan aku lakukan besok, sekarang aku akan berlatih dulu.." Dan tak lama terlihat Yulia sudah mai bertarung dengan Ryu.


Kekuatan Ryu yang memang sangat kuat membuat tubuhnya bagai tak mengenal rasa lelah. Dan karena itu, membuat Yulia tidak bisa mengalahkan dia. Setelah berjam- jam berlatih, terlihat nafas Yulia mulai memburu.


Tapi tidak dengan Ryu, Dia terlihat tenang - tenang saja .


"Kau istirahat dulu ,wajahmu terlihat memerah karena lelah...;" seru Ryu saatelihat wajah Yulia sudah terlihat kemerahan dan lelah .


"Sebentar lagi kak... Setelah ini aku harus kembali ke alam nyata. Aku yakin di sana hari sudah menjelang pagi...!" seru Yulia sambil tetap menyerang Ryu. Mendengar ucapan Yulia, terlihat Ryu tertawa.


"Dasar bandel...!" serunya sambil menerima serang Yulia. Dan satu jam kemudian, pedang di tangan Ryu menahan serang Yulia, tapi kaki panjangnya terlihat menendang tangan yulia yang sedang memegang pedang. Terlihat pedang terlempar dan jatuh agak jauh .


"Ck ..kapan aku bisa mengalahkan dirimu Kak...!" seru Yulia dengan wajah kesal.


"Lebih banyak berlatih kau akan bisa mengalahkan diriku...dan ingat, Dua hari lagi kau menghadapi pertarungan... hati- hati dalam menghadapi lawan..." ucap Ryu sambil mengacak rambut Yulia yang diikat ekor kuda. Memang Ryu yang dewasa seolah kakak sekaligus guru terbaik untuk Yulia dan si kembar .


"Jika masih bisa si kembar Bai menghadapi, biarkan mereka yang membantimu. Tapi jjika tidak biar aku atau Wangli yang menghadapi. Kita lihat saja nanti..." jawab Ryu . mereka berjalan kearah menara. namun sebelum mereka melangkah , terlihat Wangli datang dengan membawa buah dan kain putih kecil. lalu menyerahkan pada Yulia.


"Tuan pakai ini dulu..." ucapannya sambil memberikan kain putih untuk mengusap peluh di wajah , leher dan tangan Yulia. Dan dia juga menyerahkan satu lagi pada Ryu.


"Ternyata kau teman yang baik..." ucap Ryu pada Wangli.


"Kita satu keluarga, harus saling bantu.." ucapnya tanang. Dan Ryu tersenyum mendengar ucapan Wangli. Mereka segera melangkah kembali kedalam menara. Tak berapa lama terlihat Yulia kembali ke alam nyata ke kamar penginapan. Di lehernya terlihat Ryu berada . sedangkan di dadanya. Terlihat Dolli dengan tenang menjadi manik hiasan baju yang di pakai Yulia . Saat keluar dari ruang kamar di penginapan ,Ternyata hari sudah pagi. Dan teman seperguruan sudah menunggu Yulia . Saat Yulia sudah bergabung mereka segera melangkah ke arah tangga menuju lantai bawah. Saat mereka sampai di sana, ternyata restoran telah penuh dengan pembeli . hingga mereka tidak menemukan tempat duduk untuk mereka .


"Guru gimana ini , kita tidak menemukan tempat untuk duduk..." ucap salah satu murid pada Guru Di.


"Kalau begitu kita cari Restoran lain saja..." ucap guru Di.


"Ide bagus...." ucap Guri Wen .


Namum saat mereka ingin keluar dari restoran itu, seorang yang pelayan yang terlihat gagah mendatangi mereka.


"Apakah anda murid perguruan Guang Dan..?" tanya pelayan tadi.


"Benar... Ada apa kak..?" tanya Sidan yang kebetulan dekat dengan pelayan tadi.


"Kalian mau makan kan..?" ucap pelayan tadi.


"Benar kak...tapi kami tidak menemukan tempat duduk untuk makan..." jawab Sidan lagi.

__ADS_1


"Maaf...seseorang tadi telah memesankan makanan dan tempat untuk kalian ,..." ucap Pelayan itu . mereka saling berpandangan saat mendengar ucapan pelayan itu .


"Untuk kami...?kakak tidak salah kan..." kata Sidan tak percaya .


"Benar...Pesanan itu untul murid perguruan Guang Dan dari Dongyan.. mari ikuti saya..." ucap Pelayan yang memang berumur lebih tua dari Sidan. Sebenarnya mereka juga tidak tahu, Dia pelayan atau bukan . mereka hanya tahu kalau dia pelayan dari baju yang dia pakai , sebenarnya kalau di lihat dari tampang dan sikapnya, dia tidak bisa di katakan pelayan, karena pria dewasa itu berwajah tampan , kalem serta memakai baju lebih rapi dari pelayan lainnya. Mereka melihat pelayan itu menyuruh mereka untuk mengikuti dia. Akhirnya mereka masih dengan perasaan ragu mengikuti pelayan tadi ke arah tempat khusus. Dan tak lama mereka melihat pelayan tadi membuka sebuah pintu. Ternyata yang dia buka sebuah kamar yang memiliki ruang cukup lebar, serta beberapa kursi mengelilingi meja panjang.


"Silahkan tuan , Nona...." ucap Pelayan tadi. Namun sikap Si pelayan terlihat sangat menghormati Yulia. Walaupun di sana Ada sebelas orang, tapi terlihat sekali kalau pelayan tadi dan beberapa pelayan yang lain sangat mengutamakan Yulia. Karena mereka memang sedang lapar, mereka tak perduli dengan sikap para pelayan itu . Setelah para pelayan tadi keluar, mereka segera mrnyantap makanan di depan mereka. Tanpa perduli siapa yang telah memberi makanan itu . Setelah makan dengan sengaja Yulia memberi pil penyerap Qi level dua. Tentu saja mereka gembira bukan main .


"Yulia...kau sengaja membawa pil ini untuk teman- temanmu...?" tanya Guru Di terharu.


'Benar guru...agar mereka lebih siap besok dalam seleksi awal.." ucap Yulia.


"Apakah kau tidak rugi nak...?" tanya Guru Wen .


"Tidak...Yulia masih punya di cincin ruang milik Yulia Guru..." jawab Yulia .


Semua orang tercengang mendengar ucapan Yulia. Mereka memang mendengar kalau Yulia merupakan murid Alkemia .


"Ya sudah ayo kita bayar lalu melihat keadaan kota ini..." kata Yulia mengalihkan pembicaraan mereka . mereka hanya bisa menatap Yulia dengan perasaan senang dan yerhari. melihat sikapnya yang terlihat biasa saja, tanpa ada kesombongan setelah mengeluarkan beberapa pil penyerap Qi level dua yang harganya tidak murah itu. Merekapun segera keluar ruangan itu setelah selesai membayar.


Sedangkan di tempat lain tepatnya di rumah keluarga Xiao terlihat nyonya Say Lin sedang berbicara dengan pelayan yang menjaga Cencen. Pria kecil itu terlihat sedang berusaha melakukan perintah sang Ibu untuk berkultivasi. Namun saat itu percakapan mereka terhenti saat seorang pelayan datang dan berkata kalau sang Suami sedang menunggunya di ruang Tamu.


Setelah menyerahkan Cencen pada pelayan dia segera keluar dari Kamar Cencen.


Dan saat nyonya Say Lin sampai di ruang keluarga, Dia melihat dua orang yang dia kenal. Mereka adalah dua pria yang sudah lama dia kirim untuk mencari kakak tertuanya. Kakak yang seharusnya menjadi Patrik di klan Wang Jin. Kakak yang sudah puluhan tahun pergi karena kemarahannya.


"Suamiku..." ucapannya dengan Lembut sambil melangkah mendekati tuan Xiao Kang.


"Salam Nyonya Xiao..." sapa mereka bersama.


"Salam Juga tuan Sanggo , tuan Zhang... apakah ada kabar tentang kakakku." ucapnya dengan. Wajah penuh harap.


"Ada nyonya..." ucap tuan Zhang.


"Di mana dia dan bagaimana keadaannya...?" seru nyonya Say Lin dengan penuh antusias.


"Sabarlah istriku, biarkan mereka bicara perlahan..." ucap Tuan Xiao Kang.


"Baik Suami...tuan Zhang tolong ceritakan di mana Kakakku apakah dia masih hidup, bagaimana dengan istrinya sekarang...?" ucap Nyonya Say Lin beruntun dengan wajah gembira , cemas dan juga penasaran.


"Beliau hidup dengan baik, keadaan istrinya juga baik, mereka memiliki dua orang putra . satu Putra dan Satu Putri. Kehidupan mereka aman dan bahagia ...." ucap utusan tersebut.


Mereka berdua Menjelaskan secara bergantian tentang sang Kakak dari Nyonya Say Lin . Percakapan mereka pun membuat wajah nyonya Say Lin semakin terlihat bahagia tapi juga sedih . Terlihat air mata mengalir dipipi putihnya . Dan kedua orang itu juga menyampaikan semua berita yang mereka dapatkan tentang kakak lelakinya yang telah lama pergi dari klan keluarganya . Dia memang sengaja pergi mencari Kakaknya. apalagi sekarang sang Ayah sakit karena merasa bersalah. Dan sang Ibu telah pergi untuk selamanya saat sang Kakak berpuluh tahun pergi dari klan mereka dan tak kembali . klan Wang Ji merupakan klan tiga teratas di alam Tianli . Sang kakak pergi karena kesalahan ibu sendiri. Saat itu Kakak satu -satunya tetap memilih untuk menikah dengan sang Kekasih yang berasal dari klan lain, Mulanya ibu menolak pernikahan mereka. Namun Perasaan cinta Putranya pada Kekasihnya begitu kuat, akhirnya dengan terpaksa sang Ibu menerima menantu piliham Putranya. Namun itu ternyata hanya trik sang ibu agar putranya tidak pergi meninggalkan keluarganya . setelah menikah selesai dan menantu ada di rumahnya, Di disitulah Sang suami tidak tahu kalau sang Istri menerima banyak hinaan dan tekanan dari sang Ibu mertua. Karena ssang Menantu diam dan tidak menceritakan semua perbuatan dia pada Suaminya. Dan Mungkin karena wanita itu diam saja, lama kelamaan si ibu mertua merasa kalau dia wanita penakut dan muda di sakiti . Pada puncaknya. saat dia hamil besar dan menanti kehadiran sang buah hati . dengan sengaja si ibu mertua di bantu gadis pilihan sang ibu memfitnah sang menantu dengan menjebak dia dalam kamar bersama seorang Pria.


Kejadian itu membuat putranya sangat marah. tapi bukan marah pada sang Istri, malah sebaliknya doa kecewa pada perbuatan ibunya. Dia tak pernah menyangka kalau sang ibu tega berbuat seperti itu. Dia tahu itu hanya jebakan sang ibu pada istrinya.


Karena cinta keduanya sangatlah kuat, Si suami mempercayai kalau si istri tidak seperti yang di tuduhkan sang Ibu. Dengan perasaan kecewa dan marah, Kakak tertuanya pergi dari rumah mereka dengan perasaan sangat kecewa. Kecewa pada sang ibu yanh tega berbuat sampai sejauh itu pada istrinya. aakhirnya dia meninggalkan keluarga dan Klannya . Sebenarnya Orang tua dari kakak Ipar juga Merupakan orang - orang hebat. Hanya saja mereka berada di keluarga klas kedua .


Setelah kepergian Putra pertama mereka itu, sang Ibu sangat marah. Namun Ayahnya lebih marah pada sang Istri yang membuat putra tercinta pergi dari klan mereka. Ayah bingung aoa yang akan di katakan pada sang patrik . Kejadian itu terjadi di saat sang Ayah bepergian . dan sang Patrik sedang dalam retret pengasingan. Setelah dua tahun dalam kultivasinya, sang Patrik menyudahi kultivasinya. Namun saat dia keluar, Dia baru mendengar dan tahu kalau sang Penerus pergi dari klan mereka. Dan semua itu karena ulah dari istri Putranya . Karena kejadian itu. Patrik marah dan kembali memilih untuk kembali berkultivasi tanpa memperdulikan masalah Klan lagi . Sedangkan sang Ibu yang selalu di salahkan akhirnya sadar. Ternyata semua yang dia lakukan karena dia mendapat hasutan dari Wanita yang dia calonkam pada sang Putra. Wanita yang tergila- gila pada putranya telah membuat dia marah. wanita itulah yang selalu membujuk dan memberi ide untuk menekan dan menyiksa menantunya . Sampai pada perbuatan Dia tega memfitnah menantunya sendiri demi ambisi . Namun Bukannya sang anak menjauhi istrinya, malah mereka pergi dari rumah mereka dengan perasaan Kecewa dan marah. Sang ibu menunggu kembalinya sang Putra dengan penyesalan di hatinya . Karena itulah Putri Wang Day Lin sering keluar untuk mencari Kakaknya juga. Namu semua usaha nya gagal. Beberapa tahun ini dia turun ke Benua Joseon ini untuk mencari sang Kakak brsama suami , adik dan kedua mertua sang Suami . . Mereka memilih tinggal di kota Yaman ini agar muda kembali ke Alam Tianli . Namun sampai saat ini, mereka belum juga menemukan sang Kakak. Hampir sepuluh tahun mereka tinggal di dini. Sampai keluarganya menjadi keluarga terkuat di kota Yaman ini . Dan Baru sekarang berita sang kakak tiba- tiba datang .


Dua hari pun berlalu dengan cepat. Pagi ini kelompok Yulia sudah bersiap akan pergi ke pertemuan tiga tahunan. Setelah makan pagi , mereka segera pergi ke Perguruan Cakram emas . perguruan ini merupakan perguruan terbaik di kota Yaman. Banyak anak - anak bangsawan dan putra Sekte terkuat yang belajar di perguruan ini. Juga fasilitas pembelajaran sangat lengkap. Karena itu perguruan ini banyak menghasilkan bibit-bibit terbaik di Dinasti Jaseon bagian timur ini . Saat ini terlihat kelompok Yulia juga mulai masuk kedalam gerbang Perguruan Cakram Emas .


Maaf sampai di dini dulu ceritanya ya...aku lanjut besok lagi .


Jangan lupa like , Bote dan komenya aku tunggu.

__ADS_1


Maaf kalau masih ada typo nya .,🙏🙏


Bersambung .


__ADS_2