
Mereka pun segera melakukan apa yang di katakan Yulia. Hanya sesekali Zhang Xio melirik pada wanita perkasa itu. Setelah itu mereka segera berjalan kembali meneruskan langkah mereka. Dalam perjalanan itu, mereka sering bertemu dengan banyak hewan Buas, Namun mereka masih mampu melawan hewa.- hewan buas yang mereka temui. Para hewan kontrak Yulia tidak muncul lagi , Karena Jumlah hewan yang menyerang mereka tidak sebanyak Serigala hitam hingga Ryu harus turun tangan sendiri.
"Yuyu....apakah kita akan berjalan semakin kedalam hutan ini...?" tanya Dumai.
"Tentu saja.....aku rasa di sini hanya ada hutan tanpa ada gunung. jadi kita harus melintasi hutan ini..." jawab Yulia.
Perjalanan mereka semakin masuk kedalam hutan Itu. Dan pada saat mereka sedang berjalan, tiba- tiba mereka melihat Seekor anak Rusa berwarna keemasan terlilit tanaman merambat berduri. Terlihat kalau anak Rusa itu sudah terluka cukup parah. Yung Si yang peryama mrlibat anak Rusa itu .
"Lia'er..lihat itu..!" Seru Yung Si sambil menunjuk pada sebuah pohon besar . Seketika mereka kaget karena ada anak Rusa yang terperangkap dan Terlilit oleh pohon merambat yang berada di sebuah pohon besar. Sepertinya binatang kecil dan imut itu baru saja terperangkap di sana. Dan terlihat bunga pemakan mahluk hidup yangvada di sebuah cabang pohon besar dan tinggi , siap menyantap hewan itu. .
"Lia'er tolong Rusa itu... Doa Rusa emas yang sangat berguna dan besar manfaatnya... dan aku curiga Rusa emas itu bukan hewan biasa.." Ucap Ryu .
"Tolong...tolong aku..!" seruan yang hanya bisa di dengar Yulia dan mahluk kontraknya.
"Zhang aku akan menolong Hewan itu..." ucap Yulia sambil bersiap akan melompat ke pohon tempat Rusa itu berada. .
"Tapi Yu'er...itu sangat berbahaya..." ucap Zhang Cio Dengan wakah cemas.
"Jangan cemas...aku tahu caranya..." ucap Yulia .
"Baiklah... kalau begitu kau harus berhati- hati...bunga itu terkenal keganasannya. batang dan daunnya sangat bsracun...." Seru Zhang Xio.
"Baik aku akan berhati- hati.... Terimakasih...! Tapi tolong menjauh dari sini...aku takut sulur bunga itu mengancam kalian.. Jika bunga itu beracum seperti yang kau katakan , sangat berbahaya bagi kalian..." seru Yulia .
"Jangan khawatir aku akan mengajak meteka Pergi..." jawab Zhang Xio . Yulia segera melompat. mendekati pohon tempat hewan itu berada.
"Manusia... jangan ikut campur urusanku... Apakah kau ingin merebut hewan makana ku..." tiba- tiba terdengar suara bunga itu marah saat melihat Yulia mendekat .
"Ck ck.... ternyata kau bisa berbicara...kalau begitu, boleh aku meminta hewan itu..." ucap Yulia dengan tenang .
"Dasar manusia bodoh...kau ingin meminta barang yang sudah menjadi milikku, apakah aku sudah gila jika menuruti keinginanmu...!" sarunya marah.
"Oo...itu urusanmu, kau anggap kau gila atau aku yang gila, terserah padamu, yang aku minta sekarang, serahkan hewan kecil itu padaku, aku menginginkan Dia..." ucap Yulia datar .
"Bedebah...kau meremehkan diriku...sekarang trimalah kematianmu...!" serunya dengan marah.
Maka sebuah sulur dari bungah itu menebas langsung tubuh Yulia. namun Yulia dengan lincah menghindar dan langsung menyerang Bunga karnifora itu . kekuatan tenaga dalam Yulia menghantap langsung kemulut bunga yang terlihat selalu menganga . hantaman kekuatan Yulia membuat bunga pemangsa daging itu semakin marah.
"Kenapa tidak kau bakar saja Lia'er...?" tanya Ryu gemas .
"Aku ingin memiliki bunga liar itu Kak... Aku ingin membuat dia tunduk padaku..." ucap Yulia dengan senyum Di wajahnya.
"Kalau begitu kau harus menolong Rusa itu terlebih dahulu. Sepertinya dia sudah terkena racun dari tumbuhan Lailatus itu ...kau bisa membawa hewan itu kedalam Ruang Dimensi. Biar Dolly yang merawatnya..." ucap Ryu.
"Kau bisa Dolly...?" tanya Yulia pada bulu lembut Yang berada di dadanya , menjadi aksesoris bajunya.
"Cih...kau, meremehkan diriku tuan...aku sekarang sudah bisa berubah lebih besar...semenjak ilmu yang kau dapat semakin tinggi. Tubuhku sudah bisa berubah menjadi apapun yanh kusuka..." ucap Dolly sombong. Tentu saja Yulia kaget mendengar ucapan Dolly.
"Lalu kenapa kau tidak pernah menceritakan padaku..." kata Yulia sambil menghindar dari serangan sulur yang hampir membuat dia celaka.
"He he Maaf Tuan...habis kau terlalu sibuk dengan urusan perguruan ..." ucap Dolly sambil tertawa.
"Dasar... Baiklah aku akan menolong hewan itu terlebih dahulu..." ucap Yulia. Dia segera menyerang Bunga Lailatus yang masih mengikat erat Rusa kecil itu. Dengan sedikit tipuan, Yulia kembali menyerang Bunga pemakan mahluk hidup itu. Lalu menggunakan kekuatan sulur yang mengarah kearah dia untuk di jadikan pijakan . Sekali lompat dengan kaki menginjak pada sulur yang datang, Yulia melompat kearah sulur bunga yang mengikat Rusa. Dan dengan sekali tebas, dia memotong Sulur itu. Terdengar teriakan kesakitan dan marah dari bunga pemangsa . sedangkan Yulia sendiri dengan menggunakan pedang miliknya . Dia segera memotong Sulur yang masih melekat di tubuh Rusa. Rusa langsung terbebas dan jatuh kebawa. Dengan cepat Yulia mengambil dan memasukkan Rusa kedalam ruang Dimensi nya.
"Dasar manusia brengsek...kau telah mengambil makananku. Kau harus menggantikan Rusa itu dengan tubuhmu...!" teriak Bunga Lailatus marah. Bunga itu semakin menyerang Yulia . dan dengan Lincah Yulia menghindar dari serangan bunga Lailatus. Tampa bunga itu sadari, Yulia membuat sulur -sulur yang mengejarnya saling terjalin. Hingga membuat tubuhnya tak bisa bergerak lagi . Melihat apa yang do lakukan Yulia, baik Ryu dan kedua burung milik Yulia tertawa karena lucu. Tapi mereka juga kagum dengan semua perbuatan Yulia. Begitu juga dengan para sahabat dan saudaranya yang kini menyaksikan ulahnya.
"He he he...gimana rasanya tak bisa bergerak.. ?" Ucap Yulia.
"Kau licik..." seru bunga itu marah.
"Licik...ini tidak licik. Akan aku tunjukkan sesuatu yang di katakan Licik.." ucap Yulia sambil berjalan mendekat kearah bunga yang sudah terikat oleh sulunya sendiri.
"Hey apa yang akan kau lakukan...?jangan macam- macam kau...!" serunya marah.
__ADS_1
"Aku tidak macam- macam...hanya satu macam. aku akan menunjukkan padamu cara melakukan kelicikan . lihatlah..." ucap Yulia. kini dia sudah berada di dekat bunga pemangsa itu. Dia segera melepas satu- parsatu kelopak bunganya. Setiap kelopak terlepas, bunga itu akan berteriak kesakitan dan marah .
"Kau kejam sekali...apa yang kau lakukan ..? ini bukan kelicikan tapi kekejaman..!" teriaknya marah dan kesakitan .
"Oo...benarkah...? Aku salah ya....aku fikir ini kelicikan ...." Ucap Yulia dengan wajah Bodoh.
"Dasar orang jahat...kau keterlaluan..." ucapnya marah .
" Ck... Kenapa marah...kau tadi mengarakan aku licik dan jahat ...sekarang aku membetitahu apa itu kelicika , tapi kenapa kau terlihat marah....?" ucap Yulia sambil kembali mencabut kelopak bunga pemangsa itu.
"Aauu...sakit tuan cukup...cukup tuan...kau mau apa..." ucapnya kesakitan dan ketakutan .
"Kau bilang mauku apa...? Ais... Aku mau apa ya...? Bagaimana kalau aku ingin mencabuti kelopak bungamu sampai habis, lalu mencabut gigi - gigi mu...mungkin kau akan terlihat lucu." ucap Yulia dengan santai . mendengar ucapan Yulia terlihat bunga pemangsa itu ketakutan. terlihat bunga nya bergetar dengan keras .
"Tidak - tidak tuan...jangan , jangan lakukan itu. Ampun- ampunkan aku.... Aku berjanji akan patuh padamu.!" serunya dengan tubuh bunga bergetar semakin keras.
"Benarkah kau akan menurut padaku...?" ucap Yulia dengan wajah tersenyum cerah.
"Benar tuan...aku akan ikut denganmu , aku berjanji akan patuh dan taat padamu...tapi jangan kau siksa lagi ..." ucap bunga pemangsa dengan cepat.
"Baiklah ..kau boleh ikut denganku. Tapi ingat kalau kau sampai berhianat padaku, kau akan kujadikan bubur untuk makanan ikan peliharaanku..." ucap Yulia dengan dingin.
"Aku bersumpah tuan...aku akan patuh dan taat padamu..." ucap Bunga itu lagi.
"Baiklah aku percaya... Kalau begitu minum pil ini..." ucap Yulia sambil memberikan pil ramuan berwarna merah.
Dan dia menuangkan air jiwa ke tubuh bunga lailatus . seketika bunga lailatus merasakan kesegaran pada tubuhnya dan terlihat sinar terang menyelubungi tubuhnya. Tak berapa lama terlibat bunga itu hilang. Dan kini di depan mereka terlihat seorang wanita muda cantik berdiri di batang pohon yang tadi tempat bunga itu tinggal.
"Tuan...kau baik sekali...lihatlah aku cantik kan...!" seru wanita itu dengan manja. Melihat penampilan bunga Lailatus yang telah berubah menjadi bentuk manusia membuat Yulia menghela nafas lega . Dia mengusap kepala gadis cantik dan mungil itu.
"Jangan terlalu genit. Kau akan membuatku kesulitan ..." ucap Yulia .
Bagaimana tidak, kalau gadis cantik yang berpakaiam Merah dan hijau ini bertingkah genit, lalu bagaiaman jika banyak pria yang jatuh cinta padanya.
"Ya sudah...sekarang kembalilah ke ujudmu semula , kau bisa mengecilkan tubuhmu...?" tanya Yulia.
"Bisa tuan... Aku juga bisa menjadi hiasan baju tuan..tapi tunggu tuan...aku punya sesuatu untukmu..." ucapnya lagi.
"Apa itu...?' tanya Yulia dengan wajah heran. Wanita jelmaam bunga pemangsaitu terlibat mengeluarkan sesuatu. Kini di tangannya terlihat benda bulat kecil berwarna merah.
"Tuan...ini inti hidupku. Aku berikan ini padamu, makanlah...kau akan memiliki kekuatan yang aku miliki. Dengan inti jiwa di dalam tubuhmu, aku tidak akan pernah berhianat padamu. Aku serahkan hidupku padamu..." ucap gadis cantik itu .
"Hey...aku tidak ingin mengekang dirimu dalam ikatan kontrak... Kau bebas melakukan apapun. Andai nanti kau bosan denganku. kau bisa pergi dariku..." ucap Yulia tegas.
"Tidak Tuan...kita bukan melakukan kontrak... Tapi aku menyerah kan hidupku padamu...." ucap Gadis itu. Melihat semua yang do katakan Lailatus Yulia terdiam .
"Ambil saja Lia'er...telan dan taruh benda itu fi dekat api merahmu. Kau akan mendapatkan manfaatnya. Jika nanti dia bosan dan ingin pergi. Kau tinggal mengambilnya..." ucap Ryu.
Mendengar ucapan Ryu, Yulia terdiam lalu dia berkata sambil mengambil benda merah sekecil lada dari tangan gadis itu.
"Baiklah aku akan mengambilnya. Dan kau bisa memintanya kelak jika kau ingin pergi dariku..' ucap Yulia lalu memakan segera benda itu .
"Trimakasih tuan...hari ini aku bahagia sekali.." ucap hadis itu .
"Ya sudah ayo kita turun dan kembali melanjutkan perjalanan...." ucap Yulia.
"Baik Tuan...." jawab Lailatus. Dia segera berubah menjadi bunga kecil dan berada di dada Yulia. Setelah itu Yulia segera turun kebawa. Melihat semua Yang terjadi. sahabat dan sang Kakak hanya bisa menggelengkan kepala melihat perbuatan Yulia yang mendapatkan bunga yang paling di takuti manusia maupun hewan itu. Bunga yang tak pandang bulu dalam membunuh mahluk hidup . Dan juga sangat beracun bagi semua mahluk hidup . dan sekarang Yulia telah menelan inti kehidupannya. Karena itu suatu keuntungan buat Yulia karena dia akan kebal semua racun. Tidak ada racun yang bisa melukai tubuh Yulia.
Mereka melanjutkan perjalanan mereka. Mereka masih membunuh hewan buas untuk di ambil inti rohnya. Tak terasa satu minggu sudah Mereka di dalam hutan itu, Mereka mendapatkan beberapa herbal tanaman obat yang langsung di tanam di ruang Dimensi . dan juga bebrala inti roh binatang buas yang mereka bunuh . Juga latihan mereka yang sangat cepat. Hingga banyak yang mengalami terobosan dengan cepat. Begitu juga dengan Yulia. Dia kini berada di alam Bumi level lima tengah. Begitu juga dengan yang lain. Mereka mengalami terobosan juga. Mungkin karena kekuatan tempur mereka melawan Binatang Buas memicu kekuatan di dalam tubuh mereka untuk mengalami terobosan . selama satu minggu lebih mereka berada di dalam hutan. Dan pada hari ke sepuluh ,mereka baru keluar dari dalam hutan. Saat mereka keluar dari dalam hutan, mereka bertemu dengan beberapa praktisi . sepertinya mereka malah akan masuk kedalam hutan . Melihat Yulia dan Kawan - kawan baru keluar dari dalam hutan dengan tubuh sehat dan segar . mereka yang semula bimbang saat akan masuk, kini terlihat merasa bersemangat.
"Kalian dari dalam hutan.?" tanya salah satu Dari mereka.
"Benar...kenapa...?" jawab Yung Si.
__ADS_1
"Apakah tidak bahaya....?" tanya mereka lagi.
"Kau lihat kami sehat kan..." ucap Yung Si dengan tenang. Mereka berjalan meninggalkan gerombolan orang yang akan masuk hutan . Mereka berjalan meninggalkan hutan .
Mereka kini meninggalkan tempat itu dengan cepat. Waktu dalam Dunia ilusi tinggal dua puluh hari lagi. Mereka harus bisa menelusuri tempat itu dengan benar. Hingga akhirnya mereka tiba di sebuah lembah yang terlihat banyak praktisi yang juga sudah sampai di sana. Tanpa sengaja Yulia dam Kawan- kawan mendengar percakapan dari salah satu kelompok. Namun mereka sangat kaget mendengar ucapan dari kelompok peserta itu.
"Aku mendengar kalau di lembah sana sekelompok peserta dari perguruan Baiyun terjebak di dalam lembah..." ucap salah satu dari mereka.
"Bukan satu...tapi dua kelompok.. Yang aku dengar mereka masuk kesana karena perbuatan temannya sendiri.. " ucap Praktisi yang lain.
"Maksudmu..." tanya sang teman. "Kedua kelompok itu sedang berjalan bersama, tiba- tiba dua wanita berlari kearah mereka Dan meminta pertolongan . tapi saat mereka datang ke tempat itu. Ternyata mereka berada di sarang hewan buas. Mereka akhirnya menolong dengan susah payah. Tapi dasar mereka bersifat jahat, setelah di tolong, mereka malah meninggalkan orang yang telah menolong mereka. Sekarang mereka talah pergi dari sini..."ucap yang lain.
" Dan yang aku dengar, salah satu dari mereka Bermarga Xiao..." ucapan mereka membuat Yulia kaget bukan main. Dia segera mendekati mereka.
"Maaf Kak....Apa yang kau ucapkan tadi...? Bisakah kau mengulanginya lagi, dan Siapa tadi yang terjebak..." tanya Yulia dengan wajah ketakutan. '
"Maaf ....Nona dari perguruan mana...?" tanya Pria muda yang tadi berbicara .
"Aku murid perguruan Baiyun...apa yang terjadi dengan teman kami...?" tanya Yulia dengan wajah cemas.
Mendengar Yulia juga murid dari perguruan Baiyun, Pria tadi mengulang ceritanya. Dan Dia juga berkata kalau mereka terjebak di tempat yang sulit di jangkau. Mendengar semua itu , Yulia segera meminta para kelompoknya untuk menunggu Dia di tempat itu.
"Apa yang akan kau lakukan Lia'er...?" tanya Cun Ma dengan. Wajah cemas.
"Maaf Kak...aku harus pergi menyelamatkan mereka...ada dua saudaraku berada di sana..." ucap Yulia dengan wajah cemas.
"Aku ikut Lia'er..." ucap Yao Han dengan wajah cemas juga.
"Jangan Kakak... Aku harus pergi sendiri... semoga saja tidak terjadi apapun pada mereka..." ucap Yulia.
"Baiklah...tapi kau harus hati- hati.." ucap sang Kakak. Yulia segera menyuruh Wangli berubah menjadi burung. Seketika Wangli melayang keudara dan berubah menjadi burung Condor raksasa bermata tiga. Semua orang yang ada di sana terkejut bukan main.
"Burung Condor bermata tiga...!" seru mereka dengan wajah kaget. Mereka segera melihat Yulia melompat dan terbang bersama Wangli menuju arah tempat di mana murid Baiyun berada. Dengan cepat Wangli terbang kearah Di mana mereka terjebak. Ternyata di sana ada Rawa yang cukup lebar. Dari atas , rawa - rawa itu tidak terlihat . Namun jika kita turun kebawa, barulah terlihat. Yulia segera mencari tempat mereka. Setelah berputar di banyak tempat, Yulia baru bisa melihat , kalau ada beberapa orang di bawa sana.
"Wang...di bawa itu sepertinya mereka berada. Kau bisa turun kebawa...?" kata Yulia dengan cepat.
"Baik tuan...." ucap Wangli. Dengan cepat dia menukik kebawa . Ketika sampai di bawah Yulia bisa melihat kalau mereka sedang terjepit atau dembunyi di antara bebatuan besar . Sebab di luar bebatuan besar itu, terlibat beberapa hewan sedang menunggu mereka keluar. Dan sepertinya mereka sudah banyak yang terluka.
"Lia'er ...bagaimana ini...?" tanya Ryu pada Yulia.
"Kita hadapi... Kau berani Wang...?" tanya Yulia pada Wangli.
"Siapa takut.." ucap Wangli sambil berteriak.'
Kaaaaak....
Kaaaaaak
Terdengar teriakan Wangli dari udara. Teriakannya membuat, murid perguruan terlihat ketakutan.
"Bagaimana ini...di atas ada burung raksasa itu... Dan di luar bebatuan ini ada mereka para hewan buas....!"seru salah satu murid laki- laki yang terlibat terluka parah.
"Hey...tapi lihat itu....aku seperti melihat seseorang duduk di atas burung raksasa itu...!" ucap murid yang lain.
Akhirnya mereka melihat seorang wanita berpakaiam putih duduk di atas burung raksasa itu.
"Burung Condor mata tiga...!" Seru mereka yang masih bisa berdiri dan sadarkan diri. Ada sekitar tuju orang yang masih terlihat sadar diri dan terluka tidak terlalu parah. Dan di antara mereka terlihat banyak yang tergeletak di tanah. Yulia memilih menyerang para binatang buas terlebih dahulu . Dia segera melompat kearah para monster yang berada di luar ruangan para murid perguruan. tanpa setahu mereka karena terhalang bebatuan besar, Ryu dan Wangli berubah menjadi manusia. Dan pertempuran pun terjadi. Yulia dan dua mahluk kontraknya bertarung dengan Sengit . Namun aura Wangli dan Ryu membuat mereka sedikit gentar. Walaupun mereka mahluk kuno juga, mungkin kasta mereka lebih rendah dari mahluk Kontrak Yulia. Tak butuh waktu lama, saat dua mahluk yang melawan Ryu jatuh dan satu melawan Yulia terluka parah dan mati, dan satu melawan Wangli mati juga satu terluka parah. Yang lainnya segera berlari menjauh. Setelah melihat semua pergi dan yang terluka di bunuh juga oleh Wangli. Wangli dan Ryu kembali ke wujud mereka semula. Yulia segera mendatangi tempat mereka .
melihat kedatangan Yulia yang menaiki burung Condor . Mereka bersyukur dan bahagia. Yulia segera melihat keadaan murid yang terluka terlebih dahulu. Ternyata dua diantara mereka telah mati. Dan enam orang terluka parah . dan sebagian lainnya juga terluka. Walau tidak separah yang enam orang .
Maaf sekian dulu ya ceritanya. aku lanjut besok lagi. maaf kalau selalu masih ada typo. di dalam penulisannya.
jangan lupa like. vote dan komennya aku tunggu .
__ADS_1
Bersambung .