YULIA

YULIA
PERTARUNGAN 2.


__ADS_3

"Tunggu...sebelum Kita melanjutkan pertarungan , lebih baik ku ambil dulu kekuatan hitammu...." Seru Yulia.


Dan tanpa basa basi lagi ,tiba- tiba terlihat tubuh Cin Yilu mengeluarkan Kabut hitam dari tubuhnya. Perlahan kabut hitam itu melayang dan menuju ke leher Yulia. terdengar jeritan Dari Cin Yilu saat Kabut semakin cepat masuk ke arah leher Yulia. Terlihat tubuh Cin Yilu menggeliat berisaja lepas dari tekanan Yulia . Namun akhirnya mereka tahu kalau kabut itu ter hisap oleh kalung Yulia. Dan mereka semua melihat kalau di leher Yulia ada kalung emas yang melingkari lehernya. Dan kepala dari kalung itulah yang telah menghisap aura hiram Dari tubuh Cin Yilu . dan setelah Kabut terhisap semua, tiba- tiba tubuh Cin Yilu ambruk ke tanah. Tubuh Cin Yilu terlihat lemas tak bertenaga .wajahnya pucat pasih bagai tak berdarah . Semua orang kaget melihat kejadian itu . Mereka tertegun dan terdiam.


""Yiluuuu....!" Seruan seseorang membuat semua orang tersadar. Dan terlihat seorang Pria paruh baya yang lari kearah Cin Yilu.


Ternyata Dia tuan Duan Huo yang tak sanggup melihat keadaan Cin Yilu yang telah terbongkar penyamarannya.


" Ayah....tolong Aku..." Ucap Cin Yilu lemah.


"Nak...Kau, Kau tidak apa- apa kan...? Baik, baik Ayah akan membantu mu..." Ucap tuan Duan Huo sambil memeluk sang Putri yang sudah duduk lemah di tanah.


"Kekuatanku telah hilang Yah...apa yang harus Aku lakukan ...? " Ucap Cin Yilu mengadu.


"Tenanglah...Ayah membawa pil itu..." ucap Tuam Duan Huo . Lalu Dia Mengeluarkan Pil berwarna hitam dari Cincin Ruangnya . Dia segera membantu sang Putri menyuapkan pil itu kedalam Mulut Cin Yilu .


"Sekarang apakah Kau bisa berdiri ...?" Ucap sang Ayah.


"Bisa Yah..kasiat pil mulai bekerja..walau sudah tidak sekuat tadi lagi..." Ucap sang Putri.


"Baik, sekarang menyingkirlah dulu. Aku akan menghajar perempuan keparat ini. Menjauh lah..." Ucap tuan Duan Huo sambil menuntun sang putri menjauh dari arena pertarungan . setelah itu dia berbalik menatap Yulia.


"Dasar pe****r kecil... Kau telah membuat Putriku terluka. Kau juga membuat Putriku Menderita. Sejak Kau datang ke Alam Tianli ini, Kau telah merusak Kehidupan kami. Jadi jangan salah kan jika aku akan menghabisi nyawamu..." Ucapnya dengan penuh Kemarahan pada Yulia.


Melihat sang Putri akan bertarung dengan Tuan Duan Huo, tuan Wang Yu Ran berdiri. Yulia yang sempat melihat sang Ayah berdiri, dan tahu sang Ayah marah pada tuan Duan Huo . mengangkat tangan lembut nya memberi tanda agar sang ayah tenang.


"Oo...ternyata tuan Duan Huo tidak terima . maaf,.. anda mengatakan kalau aku telah membuat Putri anda Menderita..? Di mana aku membuat Putri anda Menderita. Bukankah perbuatan Putri anda sendiri yang membuat dia Menderita...? Coba aku jelaskan. Jika masalah Putra Suci yang memilihku, itu masalah hati. Kami sudah menjadi Suami istri sebelum aku datang ke Alam Tianli ini. Lalu apakah itu salahku... ?Kalaupun Suamiku Tidak menginginkan istri lagi, apakah itu juga salahku..? Dan Soal anak anda di kejar - kejar para ketua sekte, semua Karena perbuatan Dia sendiri yang begitu tega menjebak rekan seperguruan. hanya Karena Ada Saudara sepupuku di Kelompok mereka. Dan Putri anda dengan tega menyerahkan Kelompok Kakak sepupuku pada mahluk Buas di Dunia ilusi hanya Karena dendam padaku. Apakah perbuatan itu di benarkan...? Dan saat mendapat hukuman dari Perguruan Karena perbuatanya itu, apakah itu salahku juga...? Lalu sekarang kalian datang kesini dengan penyamarannya, dan Putri anda mengusikku Dan aku membuka topengnya, bukankah itu Suatu kebenaran..? Dan aku juga tahu kalau Anda lah yang telah memprovokasi para kepala sekte tentang rumor kalau aku memiliki ilmu hitam dan semua Berita penemuan kami di Dunia Ilusi tersenar . Apakah semua tindakan anda bisa di benarkan...?" Namun ucapan Yulia Belum habis tuan Duan Huo sudah bertetiak marah.


"Tutup Mulut mu...semua yang Kau katakan itu tidak benar...Kau telah memfitnahku... Kau memfitnah Putriku , Dasar wanita ja***g tak tahu Diri . Kau rakyat luar alam Tianli , Kau tidak berhak menjadi Ratu kerajaam Taiyung . seharusnya kau kembali ke Alam Dinasti. Kau memutar balik kata. Kau wanita jahat. jika Kau jadi Ratu di Kerajaan Taiyung ini , jadi apa Kerajaan ini...!" Teriaknya marah.


"Oo... Benarkah Istriku wanita seperti yang Kau katakan... Kau mengatakan kalau istriku ja***g tak tahu diri yang memfitnah dirimu.. baik akan aku buktikan semua ucapan Istriku .Kami memang sudah menikah sebelum istriku kembali ke Alam Tianli ini . Siapa bilang Istriku orang Alam Dinasti...? Bukankah Kau sudah tahu kalau Dia Putri kedua dari Patrick Keluarga Wang. Dia putri kandung beliau. Lalu kenapa anda harus menyuruh dia kembali ke alam Dinasti. Lalu soal masalah Putri anda yang di Cari oleh keluarga Hong dan keluarga Li. Mereka semua tahu masalah apa yang di lakukan Putri anda di Dunia Ilusi. Apakah anda ingin bukti kesalahan putri anda... Semua yang pernah jadi Korban Putri anda hadir di sini.. Dan di sini juga hadir para guru dan juga Dekan yang akan jadi saksi apa yang Putri anda lakukan . dan soal ptofokasi dan fitnah yang telah anda lakukan. Aku punya Bukti..." Terlihat Kaisar Mengeluarkan sesuatu dari Cincin Ruangnya. Dan Kini di tangannya telah Ada lembaran kertas yang bertulis, serta seekor burung pembawa pesan . Lalu Kaisar melepaskan burung buatan itu. Dengan cepatnya burung terbang kearah tuan Duan Huo. Burung itu berputar- putar di atas kepala tuan Duan Huo. Dan tak lama Kaisar Kim menyuruh pengawal Rong Han membaca kertas - kertas yang semua isinya sama , yaitu mengatakan kalau Yulia memiliki artevak yang di dapat di Dunia ilusi. Dan beberapa ramuan obat langkah. Serta mengatakan kalau Yulia memiliki ilmu hitam. Memang di dalam Surat tidak tercanyum si pemberi Berita. Tapi melihat burung tadi Terbang kearah tuan Duan Huo. Mereka pun sudah tahu kalau pemilik burung dan pembuat Surat itu Adalah tuan Duan Huo.


"Jika pun Murid perguruan memiliki tanaman obat langkah yang mereka dapatkan, apakah mereka rela membagikan tanaman obat itu pada orang lain . sekarang aku ingin bertanya pada kalian semua, jika kalian memiliki tanaman itu. Apakah kalian mau membagikan pada orang lain...?apakah kalian rela melakukannya..? " Seru Kaisar Kim dengan bijak. Semua orang akhirnya terdiam .


"Benar kata Putri Yulia...Dialah yang telah membunuh Putra kami, jika saja Dia tidak menjebak putra kami, pasti saat ini Putraku tidak akan pergi untuk selamanya..!" Teriak tuan Hong yang keluar Dari kerumunan. Dan menunjuk Cin Yilu penuh dengan Dendam.


"Benar...kalau saja wanita jahat itu tidak memjebak Kelompok Putra kami. Pasti Putraku masih hidup sampai saat ini. Dasar Ja***g murahan. Kalian Berdua Ayah dan anak sama- sama jahatnya.. !" Teriakan tuan Li membuat semua orang menatap tuan Duan dan Cin Yilu dengan wajah marah dan sinis. Melihat semua itu, Kemarahan tuan Duan pada Yulia semakin besar. Dia langsung menyerang Yulia dengan ganas . Yulia yang memang sudah siap sejak tadi segera menghindar. Akhirnya pertarungan pun terjadi antara tuan Duan Huo dan Yulia. sedangkan Tuan Wang Yu Ran terlihat sangat cemas . sebab kekuatan Yulia tidak sepadan dengan seorang kepala (Patrick) keluarga Duan. Namun sang Ayah Tuan Wang Jin Hu mencega tuan Wang Yu Ran turun ke pertarungan. Dia yakin Yulia bisa mengatasi semua itu.


"Kau tenang saja...Putrimu Bukan wanita lemah. Kau tahu sendiri kalau mahluk Kontrak yang dia miliki Tidak Ada manusia di Alam Tianli ini yang memiliki hewan kontrak sehebat dia . aku tidak pernah menyangka mahluk sombong dari Klan Naga bisa menjadi mahluk kontrak Cucuku..." Ucap Tuan Wang Jin Hu dengan bangga .


"Tunggu Ayah...aku ingat Naga itu...Dia Naga yang berada di hutan Ke matian. Hutan itu salah Satu hutan yang paling menakutkan di Alam Dinasti. Tapi Putri dan Cucuku Menjadi kan hutan itu, sebagai tempat latihan mereka. Di sanalah Yulia menempa dua Putra kembarnya dalam ilmu kanoragan. Selama empat tahun Lebih mereka berlati Di sana..." Ucap tuan Wang Yu Ran yang baru teringat Siapa Ryu.


"Kau Memang memiliki Putri yang sangat Jenius nak...Aku bangga padanya..." Ucap tuan Wang Jin Hu dengan bangga sambil menatap pertarungan Yulia dan tuan Duan Hu yang tak seimbang. Terlihat Yulia hampir selalu terkena sambaran pedang Dari Milik tuan Duan Huo. Namun kelincahan dan ilmu pedang Milik Yulia tak Kalah dengan ilmu pedang Tuan Duan Huo. Ilmu pedang membela langit Milik Yulia memang sangat kuat. Hingga membuat Tuan Duan Huo kewalahan. Untung Saja ilmu beladirinya di atas Yulia . jika Tidak Sudah sejak awal Dia bisa di jatuh kan oleh Yulia.


"Tuan. ..aku akan keluar membantumu..." Seru Wangli Yang sudah sembuh dari racun milik Manusia merah.


"Tidak Kau masih baru sembuh dari racun itu... Kau tidak bisa membantuku...!" Seru Yulia dengan tegas. ,


"Kalau begitu aku yang akan membatumu Yuyu..." Seru Heizi.


"Baik keluarlah..." Ucap Yulia. Tak lama terlihat burung merah kekuningan keluar dan Menjadi burung Phoenix yang melayang di udara. "Tuan...aku datang...!" serunya sambil melayang turun. Yulia segera melompat keatas tubuh Heizi . Semua orang tercemgang saat melihat burung warna warni yang langsung membawa Yulia Terbang.


"Burung Phoenix...!" Seru mereka tak percaya.


"Gila...wanita itu memiliki tiga mahluk Kuno yang sangat lenggendaris. Mana Ada manusia yang bisa mengontrak lebih Dari satu mahluk kontrak...." Seru salah satu penonton.


"Ya Ampun....apakah dia manusia...dia memiliki hewan - hewan yang tak pernah mau melakukan hubungan. dengan manusia...!" Seru yang lain. Sedangkan para guru terdiam semua. Tak lama guru Yan Di berkata.


"Apakah kita lupa... Bukankah Dia juga memiliki sepasang Singa yang juga merupakan mahluk Kuno..." Ucapnya pelan.

__ADS_1


"Benar...dia masih memiliki dua mahluk Kuno lagi, dua Singa putih .Ya Dewa.. Murid kita itu Sebenarnya Siapa....semua mahluk Kuno milik nya, dan kita lihat tadi baju armor yang dia dapat dari manusia merah, bukankah benda itu banyak di Cari para kultivator . Aku tidak tahu , apalagi yang dia miliki yang bisa membuat kita kaget kembali..." Ucap Guru Can Yi yang duduk di sebelah guru Yan Di.


"Guru...dua burung itulah yang membuat kami bisa keluar dari lembah ..." kata salah satu murid.


"Ma...maksud kalian , Kalian sudah pernah menaiki burung- burung itu...?" tanya Guru Yan Di.


"Salah satunya guru....burung Con for mata tiga..." ucap salah satu murid.


"Ya Dewa....aku iri pada kalian ....!" Seru guru Can Yi .


Dan banyal lagi komentar dan ucapan kekaguman Dari orang - orang yang berada di sana. Sedang kan Yulia terlihat bertarung dengan sengit bersama Heizi melawan Tuan Duan Huo. Sesekali Yulia akan melompat kearah Heizi jika Dia terdesak. Tapi jika tidak, Dia akan kembali melawan Tuan Duan Huo dengan sengit. Hingga akhirnya Yulia terkena kekuatan yang Di lontarkan tuan Duan Huo yang mengarah kearah Heizi . Yulia melindungi Heizi yang lengah dan hampir terkena Hantaman kekuatan milik Tuan Duan Huo. Hingga terlihat Yulia terlempar Karena kekuatan yang di Hantamkan oleh Tuan Duan Huo terlalu Karas


"Yuyu..!" Seru Heizi dan langsung mengejar dan menangkap Yulia . terlihat Yulia memuntahlan darah Segar dari Mulut nya hingga dua Kali. Wajah nya terlihat putih pucat. Melihat kesempatan Yulia terluka, Tuan Duan Huo kembali menghantamkan kekuatannya untuk menyerang Yulia dan Heizi dengan kekuatan penuh .Dia bertekat mengakhiri Kehidupan Yulia . Namun sebelum kekuatan yang mematikan itu melahap keduanya, sebuah kekuatan dari seorang Pria yang memakai pakaian kuning ke emasan telah mengembalikam kekuatan itu kearah tuan Duan Huo sendiri.


"Kau ingin membunuh orang yang kami sayangi, kini rasakan sendiri kekuatan yang Kau berikan padanya. Dan ini kutambah bunganya..." Ucapnya sambil mengibaskan Lengan bajunya. Terlihat kekuatan besar berbalik kearah tuan Duan Huo. Dan Karena Dia tidak siap , akhirnya dia menerima kekuatan yang di Hantamkan kearah nya . Hingga membuat dia terlempar dan jatuh menghantam tanah dengan kuat, Hingga terseret sepuluh kaki. Dan Dia terlihat memuntahkan darah hengga Beberapa Kali. Tubuhnya terlihat seperti manusia yang tercabik- cabik Binatang buas . Dan tak lama terlihat dia jatuh terkapar dan tak bergerak lagi. Semua orang terlihat terdiam dalam kedinginan. Melihat semua itu, tuan Penasehat lari kearah tuan Duan Huo.


"Huo'er..." Seru tuan penasehat Yu Han Ma.


"Ayaaah...." Seru Cin Yilu pipi melihat Sang ayah terluka . .. Mereka mendekat kearah tuan Duan Huo. Dan ternyata tuan Duan Huo telah pergi untuk selamanya.


"Ayah...jangan tinggal kan Cin Yilu yah... !" Seru Cin Yilu saat melihat tuan Duan Huo sudah tiada. Dia beryetiak- teriakan dengan histeris .


"Kakek...ayah..." Ucapnya sendu dan air mata berderai . Setelahenatap tuan Duan Huo sebentar , Tuan Penasehat Yu menatap pada Pria tampan yang Kini telah berdiri bersama Yulia dengan tatapan membunuh . Dia berdiri, dan berkata dengan Nada marah.


"Kalian...kalian telah membunuh Dia... Bagai manapun juga aku akan membalas dendam kematiannya.. " ucapnya Dingin. Dia Berdiri dan ingin berjalan ke arah Yulia dan Ryu yang berdiri berdampingan . sedangkan Burung Phoenix telah kembali kecil dan berada di pundak Yulia . Namun debelum penasehat Yu melangkah , tiba- tiba terdengar suara lembut Dari angkasa.


"Kakak...apakah Kau kak Yu Han Ma..." Ucap Suara itu. Seketika langkahnya berhenti. Dan dia menatap ke udara . Terlihat seorang Pria Tua dengan tatapan lembut datang melayang di udara bersama tiga pria lain dan seorang wanita Muda cantik. Satu Pria Paruh baya yang memiliki wajah hampir sama dengan Pria tadi. Dan dua pria Muda berwajah town dan seorang gadis yang cantik. Gadis itu terlihat masih Muda lima atau enam tahun lebih Muda dari Yulia. Saat melihat pria Tua itu, Penasehat Yu kaget Bukan main,


"Kau...Kau Yu San Kun...?" "ucap kaget Penasehat Yu Han Ma .


Dia bagaia tak percaya melihat pria yang turun dari udara bersama ke empat orang itu.


"Kun'er... Kau kemana Saja... Kata Putramu Kau telah tiada..aku merindukan dirimu." Ucap Penasehat Yu sambil memeluk sang Adik. Tak terasa air mata haru dan bahagia mengalir di pipinya .


"Putraku...? Kau bertemu dengan Putraku...? Kapan..?" Ucap sang Adik heran.


"Sudah lama . Dia menemuiku setelah dia mengatakan tentang kematiamu..." Ucap Penasehat Yu.


"Kematianku...aku tidak pernah mati kak... Putraku yang mana yang sudah menemuimu.. aku hanya punya satu Putra." Tanya tuan Yu Sam Kun.


"Putramu Duan Huo..." ucap Sang Kakak sambil menatap sang Adik.


"Duan Huo...? Siapa Duan Huo Kak... aku hanya punya satu Putra. yaitu Yu Wai Dan.


ini Putra tunggalku, dan itu tiga Putra Yu Wai Dan dua Pria satu wanita. ..." ucap sang Adik memperkenalkan putra tunggalnya. dan ke tiga pria dan satu wanita itu segera memberi salam pada penasehat Yu.


"Apaa...di...Dia Putramu..?" kata penasehat Yu dengan wajah kaget.


"Salam Paman..." ucap Pria paruh baya yang wajah nya terlihat berwibawa.


"Salam Kakek...ucap ketiga anak Muda bersama.


"Benar....mereka Putra tunggalku, dan ketiga Cucuku...Merekalah keluaegaku...:" ucap sang adik .


"Lalu Duan Huo itu Siapa mu...?" tanya penasehat Yu dengan wajah heran dan kaget.


"Duan Huo....Siapa Duan Huo Kak... aku tidak memiliki anak lagi Selain Yu Wai Dan..." ucap Tuan Yu San Kun keheranan .


"Coba Kita lihat...aku penasaran Siapa orang yang berani mengaku sebagai Putraku .." ucapnya datar. lalu mereka melangkah mendekati tempat Duan Huo tergeletak.

__ADS_1


"Kakek...tolong aku...tolong balaskan sakit hatiku dam Ayah Kek..." ucap Cin Yilu saat melihat mereka mendekat .


"Siapa dia kak...?" ucap Yu San Kun.


"Dia Putri dari Pria yang mengaku Putramu..." ucap Tuan Penasehat Yun.


"Oo..." ucap tuan Yu San Kun singkat , mereka segera mendekati tubuh tuan Duan Huo. dan saat menatap wajah dari pria yang terlihat tergeletak sudah tak bernyawa lagi, tuan Yu San Kun terlihat kaget.


"Duan Yang Huo..." seru Tuan Yu San Kun dan Putranya bersamaan.


" Kau mengenal Dia kan... ?apa benar Dia Putramu...?" ucap penasehat Yu kemali .


"Dia Bukan Putraku Kak..tapi Dia penipu, dan penghianat perguruan kami...!" Seru sang Adik dengan wajah kesal .


"Benar Paman....Dialah penghianat perguruan kami... Dia yang hampir membuat kami musnah..." ucap Putra tuan Yu San Kun dengan wajah kesal.


"Penghianat dan penipu perguruan...? apa maksudmu...?" tanya penasehat Yu dengan wajah terlihat , penasaran was was dan cemas .


Akan aku cerita kan nanti. tapi aku tidak suka melihat laki- laki itu. dia bukan Putriku, malah Dia musuhku..."ucap sang Adik sambil berjalan meninggalkan tempat itu. dia berjalan melangkah kearah Putra Suci. Di ikuti keempat Putra dan Cucunya .


"Maaf hamba mengganggu Yang mulia, Salam Sejahtera Putra Suci, Semoga kebahagian dan Kebaikan selalu bersama yang Mulia..." ucap Tuan Yu San Kun di ikuti oleh keempat keluarganya.


'Salam Yang Mulia Putra Suci..." ucap Mereka serempak sambil memunduk memberi hormat.


"Salam Kalian aku terima bangunlah...dan silahkan mencari tempat Duduk sendiri. .." ucap Kaisar Kim.


"Trimakasih yang Mulia...ucap tuan Yu San Kun . serta Putra dan Cucu nya.


Namun tanpa sengaja Putra tuan Yu San Kun menatap kearah dua pria kecil yang duduk di di dekat Kaisar Kim . Dua anak kembar yang tampan dan berwajah seperti Kaisar Kim. Namun tanpa sengaja Putra Tuan Yu San Kun melihat Cincin di jemari tangan dua anak kembar tersebut. dan terlihat ke kagetan di wajahnya. Setelah menatap sejenak, Dia mengikuti sang Ayah yang melangkah kearah sang Paman yang sudah duduk dengan wajah cemberut . sedangkan gadis yang tadi bersama sang Paman terlihat masih menangisi jasad sang Ayah.


"Paman... Kau tidak menolong gadis itu...?" kata tuan Yu Wai Dan pada Penasehat Yu.


"Biar kan saja... Ayahnya telah membohongi Paman betpuluh tahun . Dan Paman hampir saja bermusuhan dengan Putra sahabat Paman . untung saja Kalian datang .." ucap Penasehat Yu dengan wajah kesal. Andai saja Pria itu masih hidup. mungkin Dia yang akan membunuhnya.


Sedangkan Cin Yilu yang Sudah di tinggal mati sang Ayah. semakin sedih saat melihat orang yang telah dia anggap kakeknya terlihat sangat membenci dirinya. dan Pria Tua itu terlihat cuek dan Dingin.


"Semua ini gara - gara Wanita busuk itu. dasar ******. apapun juga. hari ini aku harus membunuhnya. Dia harus mati hari ini..!" ucapnya dalam hati.


"Hey wanita busuk... jangan Kau Kira setelah membunuh Ayahku Kau akan merasa menang. Dasar pe***ur murahan... Kau telah membunuh Ayahku, Ayo...hadapi aku.. jangan jadi pengecut Kau...!" serunya marah.


Melihat Wanita itu masih menghina sang Bunda , Wang Hao berdiri dan berkata.


"Bunda...biarkan wanita itu aku yang akan menghadapinya..." ucap pria kecil itu dengan wajah kesal. Yulia menatap sang Putra .


"Baik...apakah Kau sanggup...?" ucap Yulia dengan wajah tenang.


"Trimakasih Bunda. Pasti aku sanggup.." ucap Wang Hao lalu berjalan menghampiri Cin Yilu yang berdiri di bawa panggung .


"Hey wanita busuk jangan bersembunyi di balik tubuh anak Kecil ini...!" serunya marah. saat dia melihat Putra Yulia mendekati nya .


"Tante... Kalau hanya menghadapimu, aku saja sudah Cukup, Tak perlu Bundaku yang harus mengotori tangannya..." ucap Wang Hao dingin .


"Brengsek...ternyata Kau sombong seperti Ibumu. baik kalau begitu Kau yang akan Ku habisi lebih dahulu. sekarang bersiaplah menghadap raja neraka ...!" teriaknya marah. dan tak lama terlihat Cin Yilu mulai menyerang Wang Hao. Namun ternyata kekuatan Cin Yilu telah turun dratis setelah kekuatan hitam di dalam tubuhnya di ambil oleh Yulia. dan dengan sangat mudah Wang Hao mengakhiri pertarungan nya. dan Cin Yilu kembali memuntahkan darah Segar Dari mulutnya . dan akhirnya dia jatuh pingsan. Namun tanoa detahu Yulia, Dia menabirkam bubuk racun di tubuh Cin Yilu . Bunuk Racun tak nerwarna dan tak berujud jika terkena kuliy manusia . Setelah sampai di tempatnya kembali, terlihat senyum misteri dikembar . Dengan berakhirnya pertarungan Wang Hao, Maka para tetua Dari Beberapa perguruan maupun Sekte segera meminta maaf pada Yulia. mereka tak tahu kalau semua itu perbuatan Adu domba tuan Duan Huo. Satu persatu mereka kembali setelah meminta maaf. sedang kan Mayat Tuan Duan Huo dan Cin Yilu yang terluka parah , akhirnya di bawa kembali ke kediaman keluarga Duan .Murid dan guru segera kembali ke perguruan. Namun Yulia sendiri meminta ijin untuk pulang Ke rumah sang Ayah bersama si kembar.


maaf...sampai fi sini dulu ya..


Jika masih Ada typo , tolong maaf kan author .


Jangan lupa like, bote dam komennya aku tunggu

__ADS_1


Bersambung .


__ADS_2