YULIA

YULIA
PERJALANAN MENUJU


__ADS_3

Trimakasih guru..Kalau Begitu besok pagi sekali Murid akan langsung berangkat kesana. Jadi murid sekalian akan pamit pada guru..." Ucap Yulia.


'Apakah Kau sudah tahu tempat tinggal Klan Naga..." Tanya Dekan sambil menatap Yulia .


"Ada kak Ryu yang akan menuntunku kesana Guru. Jadi Yulia harap Guru tidak mencemaskan keadaan Yulia. Sebab Yulia akan baik - baik saja..." Ucap Yulia sambil tersenyum dan menghormat Pada Dekan.


"Baiklah...Kau bisa pergi besok pagi sekali. dan Jika Ada masalah kirim kabar pada guru..." ucap Dekan lembut.


"Baik Guru..Yulia akan mendengar perintah guru...Yulia hanya mohon bimbingan pada di kembar..." ucap Yulia.


"Tentu saja... Kau Pergilah dengan tenang, guru akan menjaga Kedua Putramu dengan aman. mereka merupakan murid perguruan Baiyun. jadi pasti kami akan menjaga mereka.


Dan Kau bisa berangkat dengan tenang besok pagi...."ucap Dekan .


"Trimakasih guru... .kalau begitu murid Mohon diri..." ucap Yulia . lalu wanita itu memberi hormat pada Dekan Dam Para guru . setelah itu Dia keluar dari ruangan tempat tinggal guru Duan. , Yulia segera pergi dari Sana. Tempat guru Duan merupakan sebuah bukit yang terlihat sangat asri . melihat tempat itu, Yulia tenang meninggalkan Si kembar di sana .


"Tuan...Memangnya kita berangkat pagi sekali...?" tanya Dolly.


"Mungkin... "ucap Yulia sambil berjalan melintasi alun- alun perguruan. Sesekali Dia bertemu dengan para murid yang akan menyapa dia dengan wajah terlihat segan. Yulia hanya menjawab dengan anggukan dan senyuman .


"Kak...apakah tempat Klan Nagamu jauh dari sini..?" tanya Yulia pada Ryu..


"Sangat jauh Lia'er...Dan tidak ada alat Teleportasi yang menuju Kesana. Karena tidak Adanya alat teleportasi yang bisa kita gunakan, maka kita Hanya bisa pergi kesana melalui udara dan daratan. mungkin kita akan memerlukan waktu sampai dua minggu.. itupun Kalau tidak Ada halangan di perjalanan kita..." ucap Ryu.


"Kalau begitu kita pergi besok pagi sekali..." ucap Yulia. Yulia melangkahkan Kakinya menuju rumah yang dia tinggali bersama Suami dan kedua Putranya.


Dan Ketika Yulia sampai di rumah tinggal Dia bersama sang Suami dan si kembar, Yulia melihat Si kembar sedang bersama Saudaramu dan sahabatnya di rumah itu . Terlihat mereka belum kembali ke rumah tinggal mereka sendiri. Melihat itu. Yulia sekalian mengumpulkan mereka .


Yulia Segera memberi tahu pada mereka kalau dia akan pergi ke wilayah kekuasaan Klan naga. Mendengar ucapan Yulia semua orang kaget.


"Apakah Karena Naga emas yang telah menjadi mahluk kontrakmu Lia'er..." Tanya Yao Han .


"Benar kak.. Klan Naga mengundangku Karena mereka sudah mendengar Kalau aku memiliki hubungan kontrak dengan salah Satu rakyat mereka. Jadi mau tidak mau aku harus bertanggung jawab untuk menghadapi mereka..." ucap Yulia .


"Lalu dengan Siapa Kau akan pergi...?" Tanya Zhang Xio .


"Sendiri.. aku akan pergi sendiri..." Ucap Yulia.


" Lia'er...mana mungkin kau pergi sendiri ke Alam berbahaya itu..! aku dengar Klan naga sangat jahat pada manusia yang berani melakukan kontrak dengan rakyat mereka. Katanya mereka sangat sombong dan kejam . Karena itu tidak mungkin kau akan pergi sendiri..." ucap Zhang Xio.


"Itu harus Zhang.. Aku tidak ingin orang yang menemaniku akan dalam bahaya.." Ucap Yulia .


"Tidak...salah satu dari kami harus bersama mu..." Ucap Yao Han.


"Biarkan aku yang akan pergi. Kalian Bantu Yu'er memjaga si kembar ." ucap Zhang Xio .


"Aku juga ikut... Bukankah kita pengawal Ratu Yulia..." Seru Tanglu .


"Kalian ini...tidak. Tidak...aku akan berangkat sendiri. Perjalanan ini sangat berbahaya , jangan cemaskan aku. Aku akan berangkat bersama para mahluk kontrakku. Sudahlah jangan cemas..." Ucap Yulia. Dengam dudah payah ,Akhirnya mereka bisa di tenangkan dan di yakinkan oleh Yulia. Yulia tahu Mereka melakukan itu Karena mereka Khawatir adakan keselamatan nya . Ke esokan harinya. Yulia segera berangkat setelah menitipkan kedua Putra nya pada Para sahabat dan sang Kakak. Dia juga tak Lupa menyuruh pengawal bayangannya untuk melaporkan kepergiannya pada Kaisar Kim. Karena tidak adanya alat teleportasi yang menuju pulau tempat Klan Naga berada . Akhirnya Yulia menggunakan jasa Wangli Untuk menerbangkan mereka kearah yang di tunjuk Ryu. Dan jika hari mulai petang, mereka akan bermalan di manapun mereka berada. Di kota, di Desa maupun di gunung . Dan pada saat hari menjelang pagi , Yulia akan kembali terbang bersama Wangli ataupum Heizi . Namun saat Yulia terbang bersama Mereka , Yulia akan terbang di luar kota yang tak mencolok temgan keberadaan kedua hewan terbangnya . mereka menjauh dari keramaian . atau Yulia akan berlari dengan ilmu meringankan tubuhnya. Terkadang Wangli dan Ryu akan berubah menjadi manusia untuk menemani Yulia. Dan terkadang dalam perjalanan mereka, mereka akan membantu orang yang dalam kesulitan.


Seperti saat ini. Ketika mereka sampai di pinggiran sebuah hutan lebat, mereka melihat segerombolan orang ingin merampok sebuah Kereta mewah yang akan melintasi hutan itu . Sepertinya kereta itu akan menuju kota sebrang hutan. Yulia segera Mendekat tanpa setahu mereka. Dengan tenang dia berada di atas Pohon yang tinggi yang tak jauh dari mereka. melihat keadaan Kereta itu yang di jaga oleh enam prajurit yang bertubuh kekar. Yulia tahu kalau di dalam kereta itu di isi seseorang yang penting . Namun perampok yang menghadang mereka terdiri hampir dua puluh orang. Dam tubuh mereka juga terlihat kuat dan kekar. Yulia melihat semua itu sambil memakan buah yang dia ambil dari Ruang Dimensi sambil duduk di atas Pohon menatap mereka.


"Kalau kalian ingin hidup, berikan semua barang yang kalian punya, dan berikan juga Kereta itu pada kami,..." Ucap Pria kekar sepertinya Dia pemimpin perampok itu.


"Kalian fikir Karena kalian banyak, lalu kami akan takut Pada kalian...? Mimpi.." Ucap pemimpin pengawal.


"Ha ha ha...di beri kesempatan untuk hidup. kalian memilih mati, baiklah kalau begitu kalian trima saja kematiam kalian...!" Serunya dengan. tatapan menghina.

__ADS_1


"Mati atau tidak, itu urusan kami. Walaupun harus berkorban Nyawa kami. kami akan lakukan itu..." Ucap Pengawal tadi.


"Bagus...kami tak Segan lagi membunuh kalian. Teman- teman.. Bunuh mereka semua..." Seru pemimpin perampok .


maka terjadilah pertarungan yang tak seimbang. Ternyata enam pengawal itu memiliki ilmu cukup tinggi. hingga mereka bisa melawan mereka. Namun Karena para perampok juga berilmu tinggi, maka tak pelan lagi Ke enan pengawal itupun terdesak berat . terlihat mereka sudah mulai terluka . Numun keramaian itu sepertinya memgusik seseorang yang ada di kereta . Tiba- tiba Yulia mendengar tangisan seorang bayi Dari dalam Kereta. mungkin dia merasa ada bahaya mendekati . Benar saja sebab terlihat dua orang perampok terlihat mendekati Kereta. .


"Ck...kenapa harus membawa seorang bayi dalam perjalanan seperti ini sich...dasar Bodoh....!" seru Yulia. Akhirnya Yulia memilih untuk cepat menolong Mereka. Dengan gerakan Cepat Yulia segera memakai topeng yang menutup Sebagian wajah nya., Yulia segera melompat ke arah Kereta . Dengan menggunakan cambuk petir , Yulia mulai beraksi mencabut dua orang yang mendekati Kereta.


"Berisik... Dasar para pria tak punyak perasaan, apa Kalian tidak tahu kalau di dalam sana Ada bayi sedamg tidur ..." Ucapnya marah.


Terdengar jeritan kesakitan Dari perampok yang terkena sambaran cambuk petir. Semua itu membuat para penjahat juga para pengawal melihat kearah teriakan kedua penjahat yang terkena cambuk milik Yulia. Dan mereka melihat seorang wanita berpakaian merah dengan memakai topeng dimukanya terlihat sedang beraksi dengan cambuknya. Dan tak lama kedua penjahat itu tumbang . para penjahat terlihat marah melihat semua itu, tapi untuk para pengawal, mereka merasa gembira Karena Ada yang membantu. Sedang kan di dalam Kereta terdengar suara si bayi masih menangis. Dan suara seorang wanita yang berusaha menenangkan si bayi . Yulia lalu melompat kearah kerumunan pertarungan, kembali cambuk Petir nya mendapatkan Korban. Melihat kecepatan Yulia dalam bertarung , membuat prajurit pengawal memiliki semangat melawan para penjahat. Walaupun mereka Kalah jauh dalam jumlah, namun kecepatan Yulia dalam melawan membuat para penjahat merasa ketakutan Apa lagi sekarang banyak anggota kawanan itu yang jatuh dan tak bangun lagi. Melihat semakin banyak anggota nya yang mati. Membuat pemimpin perampok segera menerintahkan anal buahnya melarikan diri . saat mereka melihat para penjahat melarikam diri. Para pengawal ingin mengejar mereka. Namun Yulia mencegahnya .


"Tidak usah di kejar... Lebih baik kalian segera melanjutkan perjalanan kalian. Hari sudah semakin siang. sebentar lagi akan malam. Apa masih jauh perjalanan kalian...?" Tanya Yulia dengan suara datar.


"Trimakasih atas pertolongan anda Nona.. Hutan ini cukup Luas, mungkin kami membutuhkan semalaman menempuh perjalanan menyebrangi hutan ini...Karena kami membawa bayi, kami tidak berani berjalan dengan cepat.." Ucap salah satu dari pengawal . seperti nya dia si pemimpin .


"Apakah Kereta tidak bisa lebih cepat jalan nya...?" Tanya Yulia.


Namun ucapan Yulia terhenti seketika ,Karena suara tangisan sejak tadi tidak berhenti. Akhirnya Dia mendekati Kereta . perlahan Yulia mengetuk pintu Kereta. dia berucap dari luar pintu Kereta .


"Maaf..boleh aku melihat bayi anda...?" Tanya Yulia lembut.


Tak lama pintu Kereta terbuka. Dan Yulia bisa melihat seorang wanita cantik sedang duduk dengan memangku bayi yang terlihat sedang menangis.


"Kenapa dia menangis...?" Tanya Yulia.


"Entahlah Nona... Tiba- tiba dia menangis tiada henti. Aku sudah berusaha agar dia berhenti menangis. tapi dia tidak mau berhenti juga ..." Ucap wanita cantik itu kebingungan .


"Boleh aku menggendong dia...?" Tanya Yulia lagi.


"Boleh... Ucap wanita itu sambil mengulurkan bayi yang Ada di dalam dekapannya. Perlahan Yulia menggendong si Kecil. Saaat Yulia menyentuh bayi itu, tiba- tiba di bayi langsung diam dan menatap Yulia . tak lama terlihat mahluk kecil itu tertawa gembira saat menatap Yulia. Bukan nya semakin takut melihat orang bertopeng, bayi kecil itu malah tertawa gembira. Semua orang menjadi heran. Sedang kan Yulia tertawa mengikuti sang Bayi.


"Kau haus hm... Baiklah Bibi akan memberimu air yang akan menghilangkan hausmu..." ucap Yulia dan dia menatap pada wanita yang Ada di dalam Kereta.


"Boleh dia aku beri air ...?" Tanya Yulia. Terlihat wanita itu menatap Yulia . tak lama dia tersenyum dam berkata.


" Silahkan ...sepertinya dia menyukai anda..." Ucap Wanita itu lembut.


Akhirnya Yulia mengambil air Kehidupan Satu botol kecil . perlahan dia menuangkan ke mulut bayi tadi . dengan. Cepat dia meminum air dalam botol. Yulia tertawa melihat bayi itu meminum air yang di berikan padanya fengam cepat. Setelah air habis, Dia tertawa gembira . Tak lama terlihat bayi itu seperti mengantuk .


"Nyonya ...hari semakin siang, jika kita terlalu lama di sini aku takut penjahat akan kembali. Lebih baik kita segera berangkat dengan cepat, sekarang aku bertanya pada anda. Apakah anda percaya padaku...?" Tanya Yulia.


"Maksud anda...?" Tanya wanita itu tak mengerti.


"Maaf...tolong ambil kan Selimut tebal untuk Putra anda, dan keluarlah dari Kereta...." Ucap Yulia dengan tenang.


Wanita itu menatap Yulia.Dia mengambil selimut tebal untuk si bayi. Lalu dia keluar walaupun belum tahu maksud wanita bertopeng do depannya. Yulia mengambil selimut dan membungkus banyi fi dalam dekapannya , tanpa sadar sudah tertidur di pelukan Yulia. Lalu Yulia berkata.


"Tolong kalian bawa Kereta ini keluat dari hutan . Kalian bisa memacu Kereta secepat mungkin . agar saat hari menjelang malam Kalian bisa segera keluar dari hutan ini. Untuk nyonya dan bayi ini aku akan membawa mereka ke sebrang hutan....kalian tahu maksudmu kan...?" Kata Yulia.


"Tapi Nona..Mereka berdua akan naik apa...?" Tanya kepala pengawal.


"Tenang saja...." Yulia lalu menyuruh Wangli keluar. Dengan cepat Wangli berubah menjadi burung Condor Raksasa .


"Aku serahkan Kereta pada kalian..." Ucap Yulia yang langsung membawa wanita itu Terbang keatas punggung Wangli. Para pengawal yang tertegun melihat Wangli. Terlihat masih menatap Wangli tak berjedip. Mereka Baru sadar saat terdengar jeritam Wangli sebelum Terbang menjauh.


Kaaaak.....

__ADS_1


Merekapun tersadar dari ke kagetan mereka dan segera melaksanakan tugas dari Yulia. Dengan cepat mereka memacu kuda dan Kereta dengan cepat. Sedang kan Yulia dan Wanita itu telah Terbang melintasi hutan yang memang terlihat cukup lebar dan Luas . Setelah melintasi hutan selama hampir tiga jam , Yulia melihat jalan keluar dari hutan. Yulia segera menyuruh Wangli turun ke pinggiran hutan dekat jalan keluar . Setelah Yulia dan wanita yang terlihat masih Syok itu turun dari punggingnya, wamgli Kembali keujud kecilnya dan berada kembali di pundak Yulia. Sedangkan Yulia membimbing wanita yang masih Syok itu untuk duduk di sebuah akan Pohon di bawah Pohon besar di pinggir hutan dekat jalan .


"Kau tidak apa- apa.?" Tanya Yulia lembut.


"I..itu tadi burung Condor mata tiga kan...?" Ucapnya pelan dengan wajah masih Syok .


"Benar...kenapa..?" Tanya Yulia heran.


"A...apakah itu Nyata..?. jadi hewan langkah itu masih Ada..." Ucapnya lagi.


"Benar itu Nyata..Dia mahluk kontrakku.." ucap Yulia yang membuat wanita itu menatap Yulia dengan Sorot mata kagum.


"Kau manusia kan...?" Ucapnya yang hampir membuat Yulia Tertawa Karas.


"Tentu saja...apakah kau berfikir aku ini Hantu.." Jawab Yulia . terlihat Ada binar kebahagiaan di wajah wanita itu.


"Perkenalkan aku Putri Yuan Yisan. Aku Ratu Kerajaan Kitanza. Dan anak kecil itu Adalah Putra pertamaku..." Ucapnya lembut .


"Oo..ternyata Kau seorang Ratu...lalu kenapa kalian pergi hanya di temani Beberapa pengawal. "Tanya Yulia sambil menatap wanita itu .


"Benerapa bulam lalu , kami harus pergi Dari Kerajaan Karena Kerajaan sedang Ada masalah..." Ucap wanita itu .


"Dan sekarang kalian akan kembali ke istana..?" tanya Yulia .


"Benar Nona...saat ini kami akan kembali ke istana..." Ucap wanita yang ternyata Ratu Kerajaan Kitanza . setelah mengobrol hampir empat jam .Mereka melihat Kereta dan kuda para pengawal terlihat keluar dari hutan . saat mereka melihat Ratu Yuan telah duduk menunggu mereka . Perasaan yang sejak tadi cemas. sekarang sudah lengah . Setelah melihat para pengawal Ratu telah datang, Yulia pun akan melanjutkan perjalanan mereka .


"Aku hanya bisa mengantar kalian sampai di sini..." Yulia lalu mengambil sesuatu dari Cincin Ruangnya, terlihat sebuah bandul giok putih berbentuk bintang dan tali pengikat dari benang mengikat Raga.Yang di percaya para penduduk melindungi bayi dari Bencana terlihat di tangan Yulia.


"Agar Pangeran terhindar dari Bencana, akan kuberikan benda ini padanya, ikatkan benda ini di leher Si kecil . Semoga dia terhindar Dari Bencana..." Ucap Yulia. Melihat benda di tangan Yulia, terlihat keterkejutan di wajah mereka .


"Benang pengikat Raga.." Seru mereka hampir bersamaan. Benang ini sangat sulit di Cari. Benang itu Benang langkah yang sulit di dapatkan . Dan kini sang Pangeran mendapatkan benda itu Dari seorang wanita yang Baru mereka kenal. Wanita Yang telah menolong mereka dari Bencana. Terlihat sang Ratu menatap Yulia dengan wajah bahagia.


"Nona...apakah Kau bisa mengikatkan Benang ini di leher Putraku..." Ucapnya dengan sungguh- sungguh . Mendengar perkataan Sang Ratu, Tentu saja Yulia kaget. Karena benda itu harus sang ibu sendiri yang mengikat kan.


"Nyonya...mana mungkin saya yang harus mengikat Benang ini. ... Dia Putra anda..." Ucap Yulia heran. Benang pengikat raga ini harus di ikatkan oleh ibu sendiri atau ibu angkat dari sang anak .


"Tidak masalah...melihat ketulusan hati anda. Aku percaya anda akan Menjadi ibu angkat untuk Putraku..." Ucap Ratu Yuan dengan tegas . Yulia terkejut sesaat . Namun tak lama terlihat dia tersenyum mendengar ucapan sang Ratu. Wanita ini ternyata wanita tulus. Dia percaya begitu Saja pada Yulia . walaupun dia tidak tahu kalau Wanita di depan nya Adalah Ratu dari Kerajaan Terbesar di Benua Alam Tianli ini .


"Baiklah kalau anda percaya padaku..." Ucap Yulia sambil memberikan Putra sang Ratu pada Sang Ibu. Lalu dia segera mengikat Benang itu Menjadi kalung di leher sang Pangeran. Benang berwarna kuning ke emasan sebesar lidi terlihat melingkar dengan Indah di leher Bayi kecil itu.


" Yulia lalu mengusap bandul giok di Dada sang bayi . terlihat cahaya putih keluar dari Bandul giok itu. bersinar menyinari tempat itu sesaat . tak berapa lama meredup dan menghilang .


" Semoga kalung ini akan menjaga Dia selamanya..." Ucap Yulia sambil mencium kening bayi itu lembut . lalu Yulia menatap pada Ratu Yuan.


"Maaf yang Mulia...hamba pergi. Jaga Putra kecilku baik- baik . Suatu saat nanti Semoga aku bertemu dengannya saat dia sudah Dewasa..." Ucap Yulia.


"Tentu Nona... "Ucap Ratu Yuan. Wangli segera berubah dirinya dan Yulia segera melompat keatas tubuhnya.


"Nona...kalau boleh tahu Siapa nama Nona...!" Seru Ratu Yuan .


"Aku Yulia Dari Kerajaan Taiyung...selamat tinggal Ratu...!" Seru Yulia. Dan Wangli segera melesat pergi meninggalkan tempat itu .


"Yulia dari Kerajaan Taiyung... Bukankah Kerajaan Taiyung merupakan Kerajaan terbesar di Alam Tianli ini...? tapi kenapa Aku merasa nama itu sangat familiar..." Ucap Ratu Yuan .


"Benar yang Mulia...hamba juga merasakan pernah mendengar nama itu...." kata kepala pengawal . Merekapun segera melanjutkan perjalanan mereka kembali ke istana. Namun Ratu Yuan bahagia, Karena Putranya mendapatkan barang Langkah Dari seseorang . dan saat Sang Putra kelak mulai Dewasa, Dia akan mengatakan padanya kalau dia memiliki ibu angkat di Kerajaan Taiyung. Ratu Yuan tersenyum melihat kalung Indah di leher sang Putra . Sedang kan Yulia menyuruh Wangli turun di kota yang menuju arah Pulau Naga tempat Klan Naga berada untuk beristirahat terlebih dahulu . Agar esok hari mereka melanjutkan perjalanan dengan badan Segar . Tak berapa lama mereka tiba fi sebuah kota. Wangli menurunkan Yulia do pinggiran kota. Dan dengan berjalan kaki Yulia masuk gerbang Kota .


Udahan dulu ya...aku lanjut besok lagi.

__ADS_1


Jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu


Bersambung .


__ADS_2