
Apaa...Putra kami tiada....tidak, itu tidak mungkin ...!" Seru mereka tak percaya.
"Guru..jangan Bercanda, Itu tidak benar kan...?" Ucap tuan Hong sambil menatap Dekan .
"Sayangnya itu kebenaran tuan Hong..." Ucap Dekan dengan wajah sedih.
'"Tidak tidak mungkin ....Mana mungkin mereka mati, buktinya teman- temannya masih Ada...!" seru Tuan Li tak percaya.
"Benar...kalau memang mereka mati, kenapa teman- temannya masih hidup. kenapa hanya Putra kami yang Tiada...!" seru tuan Hong dengan marah .
"Akan kami jelas kan tuan Hong , Tuan Li..." kata Dekan Wu You dengan wajah sedih.
"Maaf Paman Hong...Dua yang di katakan Dekan Wu You Semuanya Benar...Hong So dan Li Yang mati Karena di terkam Binatang Buss. kami tidak bisa membantu mereka Karena kita juga melawan binatang Buas . tubuh mereka jatuh ke jurang setelah tercabik cabin oleh Beruang hitam. dan srigala hitam. Teman Yang lain juga terluka parah. untung saja kami bisa berlari ke sebuah cela yang bisa menyelamatkan kami dari para binatang itu...." ucap salah satu Murid yang bisa lolos dari tempat itu .
Pertemuan itu semakin tegang Apalagi Kemarahan kedua orang yang telah kehilangan Putra mereka . Hong So merupakan Putra pertama bagi keluarga Hong Dan Li Yang merupakan Putra kedua bagi keluarga Li.
"Guru bagaiaman semua ini terjadi...?" Tanya Tuan Hong Luchan sambil masih mengusap matanya yang terus mengalirkan air matanya. Terlihat wajah Dekan sedih dan marah.
"Semua ini Karena kesalahan kami yang terlalu percayai kenaikan dam tabiat murid kami . Hingga kami tidak menyadari sifat buruk murid kami . Kami terkecoh dengan sifarnya . hingga membuat teman satu pergiruannya mati...." Ucap Dekan sedih.
"Apa maksud anda guru...?" Tanya Tuan Hong dengan wajah dan tatapan bingung.
"Murid Cin Yilu...bisa kah kau menceritakan mengapa temanmu sampai mati..?" Kata Dekan dengan dingin.
"Guru mengapa mesti Putriku yang harus menceritakan semua yang terjadi, apa hubungan Putriku dengam kematiam Putra mereka ...." tanya tuan Duan Huo dengan wajah kesal .
"Anda akan tahu saat dia mau menceritakan apa yang telah dia perbuat terhadap teman nya satu perguruan... " ucap Dekan Wu You dengan nada dingin .
"Guru...mengapa anda percaya ucapan murid lain, aku tidak melakukan apapun pada Kelompok Murid Xiao Yu Qian maupun Kelompok murid Wang Wei Zi...mana mungkin aku bisa melakukan perbuatan yang tercela pada mereka. Bukankah Wang Wei Zi Peringkat pertama dan Xiao Yu Qian Peringkat ke tuju.." Ucapnya berusaha mengelak dari masalah . Terlihat wajah Dekan Memerah Karena menahan marah saat mandengar ucapan Cin Yilu . melihat semua itu tampa di ketahui semua orang , Yulia yang telah mengajak Putra Suci duduk berhadapan dengan Tempat duduk Nona Cin Yilu dan Tuan Duan Huo , mengeluarkan pil kejujuran dari Cincin Ruangnya. dan menyelipkan di jemari tangannya .
"Apakah semua yang Kau katakan itu Suatu kebenaran Nona Cin Yilu..?" Kata Yulia dingin.
"Kauuu...uhuk.. uhuk... uhuk..." Terlihat Cin Yilu tersedak. Dia terbatuk hingga matanya memerah.
"Perlahan Nona....tidak akan Ada yang mengambil waktumu. Kami akan dengan sabar menunggu jawabanmu..." ucap Yulia sambil tersenyum. Sang Ayah segera memukul pelan punggung sang Putri. Setelah sang Putri berhenti terbatuk. Terdengar suara Yulia kembali .
"Nona Cin Yilu...apakah Kau tidak bertemu sama - sekali dengan Kakakku Wang Wei Zi saat Di Dunia Ilusi....?" Tanya Yulia dangan santai .
"Ti...Tentu saja aku bertemu dengan dia...?" Kata Cin Yilu. Matanya melebar seolah terkejut dengan kata- kata yang Dia ucapkan .
"Di mana itu...?" Tanya Yulia lagi . "Saat aku ingin meminta pertolongan untuk teman- temanku yang Ada di lembah itu..." Ucapnya. Namun setelah itu dia menutupi Mulut nya kembali seolah apa yang dia katakan tidak ingin dia ucapankan .
"Oh Ya.. Memangnya kenapa dengan Tim Kelompok yang Kau pimpin..?" Tanya Yulia lagi.
Kelompokku terjatuh ke jurang. Semua itu Karena kesalahanku. Aku mendengar kalau di dalam Lembah itu Ada benda berharga yang tersimpan. Karena itu aku mengajak teman kelompokku untuk datang kesana. Tapi setelah sampai di sana. ternyata lembah itu sangat terjal dan dalam. kami berusaha turun ke bawah, namun sampai di bawah kami tidak menemukan apapun di sana , kami malah bertemu dengan beberapa hewan buas dam ganas yang sangat menakutkan. Kami kewalahan, dan akhirnya kami memilih untuk kembali keatas, namun kami kesulitan . Sebab Hewan- hewan itu samgat kuat. Dan semakin lama semakin banyak . akhirnya aku mempunyao Ide untuk pergi keatas memanggil Bantuan..." Terlihat Cin Yilu terdiam . Dia meutup Mulut nya seolah menahan untuk tidal berkata lagi .
"Apakah saat Kau sampai di atas kau bertemu dengan Kelompok kedua Kakakku...?" tanya Yulia yang kini mulai Merasa marah, Hingga suara nya terdengar dingin. melihat itu, sang Suami menggenggam jemari tangannya .
"Benar...aku Bertemu dengan mereka..." Ucapnya, terlihat dia Kembali menekan mulutmya sepertinya dia menahan Mulut nya terbuka.
"Cukup Nyonya...apa yang kau lakukan pada Putriku...!" Seru tuan Duan Huo marah.
"Aku hanya bertanya.. apa salahmya..?" Ucap Yulia dengan temang.
" Kau tidak berhak bertanya Selain Dekan atau para guru .Kau hanya seorang murid di perguruan ini..." Seru tuan Duan Huo marah.
"Tentu saja dia berhak Bertanya . Karena Dialah kami selamat dari kematian. Andai Nona Yulia tidak Ada di sana, apakah kami masih Ada di sini hari ini...!" Seru salah Satu murid dari Kelompok Xiao Yu Qian.
"'Benar..kalau tidak mendapatkan pertolongan dari murid Yulia. Aku yang terluka parah... mungkin saat ini kami sudah meninggal. Dengan pil ramuan Dan pengobata akupuntur dari Murid Yulia , kami selamat...kami selamat sampai bertemu Kembali dengan kalian semua...." Ucap yang lain. Para guru kaget mendengar ucapan mereka. Begitu juga dengan Dekan. Mereka tertegun menatap Yulia . tak lama Dekan Wu You berkata.
"Murid Yulia lanjutan pertanyaanmu..." Ucap Dekan .
"Baik Guru..." Ucap Yulia.
"Tunggu...apa maksud anda Guru... Yulia bukan Guru Perguruan ini . Dan Dia tidak berhak bertanya pada Putriku ..." Seru tuan Duan Huo marah .
"Aku debagai Dekan di perguruam ini mengijinkan dia bicara dan bertanya pada Cin Yilu..." ucap Dekan dengan tegas .
Mendengar Ucapan Dekan , Tuan Duan Huo Terlihat sangat marah. Namun dia hanya bisa diam sambil menatap Yulia dengan marah dan kesal .
"Nona Cin Yilu... Lalu apakah mereka menolong kalian...?" Tanya Yulia kembali .
"Benar..." Ucap Cin Yilu.
__ADS_1
Namun Setiap dia menjawab, terlihat dia kebingungan Dan mendekap Mulut nya. Seolah yang dia ucapkan tidak sesui dengan apa yang dia harapankan .
" Mereka ikut turun kebawah....?" Tanya Yulia lagi.
"Benar... mereka ikut kami turun kebawa dan mebantu kami melawan para monter dan binatang buas..." Ucap Cin Yilu . dia menggigit bibirnya.
"Lalu kenapa mereka terdampar di sana, dan kalian tidak bersama mereka...?" Tanya Yulia lagi Kini suara nya terdengar sangat dingin . Dia membayangkan wajah teman dan saudaranya yang putus asa saat mereka berfikir tak akan Ada yang tahu kalau mereka di bawah .
Terlihat Cin Yilu berusaha meutup mulutnya Ungkin Dia menahan keinginanmya untuk menjawab. Melihat itu sang Ayah berseru.
"Cukup nyonya...apakah anda tidak melihat dia kelelahan. ..!" Seru them Duan Huo.
"Diam...Kau tidak berhak menghentikan murid Yulia bertanya...!" Seru tuan Li yang sejak tadi sudah mengepal kan kepalan tangannya dengan keras.
" I..itu Karena kami sengaja meninggalkan mereka agar mereka melawan para monster dan kami bisa lari..."Ucapnya Cin Yilu lagi .
"Dan Kau memotong tali yang di gunakan untuk naik keatas saat Kau melihat Kakakku Wang Wei Zi mengejar kalian , benar kan...?" Kata Yulia dingin .
"Iya..." Ucap Cin Yilu pelan.
Kini Nyonya Say Lin berdiri ingin menghampiri dan menghajar Cin Yilu. untunglah sang Suami menangkap tangannya dan membawa dia duduk kembali .
'Kenapa Kau lakukan itu... Kenapa Kau tega melakukan pada orang yang telah menolong kalian...?dan apakah Kau tahu kalau Kak Wei Zi masuk jurang yang dalam dan gelap. begitu juga Ketika Saudaramu itu. Mereka juga masuk ke dalam jurang Karena ingin menolong sang Kakak..." Ucap Yulia penuh dengan Kemarahan... " ucap Yulia dingin.
"Semuanitu Karenamu... Kaulah yang seharusnya di salahkan . Kau yang membuat aku meninggalkan mereka. Karena kamulah aku ingin membunuh mereka. Mereka berempat Adalah kakak- Kakakmu. Jadi mereka semua pantas mati...." Ucapnya dengan nada marah. Mendengar ucapan dari Cin Yilu, semua orang kaget dan marah. Begitu juga dengan orang Tua dari sembilan orang teman Kelompok Yulia.
"Petempuan jahat...Andai Lia'er kami tidak Menemukan mereka, rencanamu pasti akan berhasil . dasar wanita Bedebah...!" Seru Bibi Say Lin dengan marah. Sampai- sampai dia berdiri kembali dari duduknya . hingga Paman Xiao menarik nya untuk duduk kembali.
"Untuk apa nyonya menyalahkan saya... seharusnya anda menyalahkam keponakan anda yang telah berani merebut Putra Suci . kalau dia tidak hadir di Alam Tianli ini, pasti Putra Suci akan memilihku untuk Menjadi istri nya...!" Seru Cin Yilu dengan marah dan tak tahu malu . "Yilu...!" Seru sang ayah dengan marah. Mana bisa Putrinya berkata seperti itu di depan orang banyak.
Plaaaak. ..
Sebuah tamparan membuat Cin Yilu kesakitan. Mereka terlihat menatap Cin Yilu dengan tatapan aneh. Sang Ayah segera meminta maaf Karena ucapan Cin Yilu serta prrbuatammya di Dunia Ilusi. Terlihat wajah semua guru merah karena menahan Kemarahan. Setelah terdiam cukup lama, terlihat Dekan menghela nafas berat. Tak
lama dia berkata.
"Ternyata Kenyataan nya seperti ini. Dan Aku akan bertindak tegas. Untuk semua murid Kelompok Cin Yilu yang telah medukung dan menutupi perbuatan Cin Yilu untuk mencelakai teman seperguruannya. maka mereka di keluarkan. dari perguruan secara tidak terhormat. Dan Untuk Nona Cin Yilu yang memang sengaja berniat membunuh teman- temannya. maka Dia di keluarkan Dari perguruan dengan memusnaka dan menghilangkan semua kekuata yang telah dia pelajari Dari perguruan ini..." Ucap Dekan dengan tegas . membuat Ayah Cin Yilu dan wanita itu kaget bukan main.
"Maaf kalau soal hukuman murid yang lain beda dengan Cin You. Itu bisa kita lihat dari kesalah Mereka. Mereka hanya mengikuti ketua Kelompok mereka yang ingin berniat jahat. sedangkan putri Anda..Dia memang sudah berniat Ingin membunuh para murid yang berjumlah dua puluh Orang itu dengan sengaja . Teman yang telah menolong dia dari kematian, malah dengan sengaja ingin dia habisin Karena dendam pribadi. Tentu anda sudah tahu perbedaannya kan...Dan Soal Murid Yia yang di katakan putri Anda dan Anda telah merayu Putra suci , Apakah anda sudah berfikir dengan benar... Setahu kami murid Yulia datang ke Alam Tianli ini Sudan Menjadi istri dari Putra Suci sejak di Alam Dinasti. Tanpa adanya pemilihan calon Ratu saat itu, pasti Putra Suci akan memperkenalkan Istrinya pada kita. Dan itu menunjukkan kalau Murid Yulia sudah Menjadi Ratu sebelum dia datang ke tempat ini. Jadi salah kalau anda mengatakan Kalau Murid Yulia telah merebut Putra Suci dari Nona Cin Yilu..." Ucap Dekan dengan dingin.
"Ayah...aku tidak mu menerima hukuman seperti itu. Tolong Ayah...Tolong Yilu.." Ucap Cin Yilu dengan air mata berderai. Terlihat sang Ayah berwajah merah.
"Nona Cin Yilu segera menerima hukuman ...' Ucap Dekan dengan dingin .
"Ayah..." Ucap Cin Yilu ketakutan . Dia terlihat tidak mau pergi kedepan untuk menerima hikuman . Setelah agak lama dia tetap tidak mau menerima hukuman . Akhirnya sebuah kekuatan menerbangkan dia menjauh dari sang Ayah dan mendarat tepat di depan Dekan. Dan itu di lakukan oleh Keluarga Xiao . Yaitu tuan Xiao Kang .
"Yilu... !"Seru tuan Duan Huo kaget. Namun sebelum orang hilang dari keterkejutan mereka, tiba- tiba sebuah kekuatan menghantam tubuh Nona Cin Yilu Hingga wanita itu terlempar menjauh dari tempat semula. Dan tak lama terlihat dia memuntah kan darah Segar Dari mulut nya.
"Yilu....!" Seru tuan Duan Huo kaget dan cemas melihat sang Putri .
"Itu hukuman untuk Putri anda..." ucap Dekan dingin.
"Guru...Human itu tidak sebanding dengan. apa yang di alami Putra kami... dia telah membunuh Putra kami, jadi kami ingin dia mati seperti Putraku.." Seru tuan Li marah. Dia ingin menerjang Cin Yilu. Namun tiba - tiba tuan Hong memegang Lengan tangan tuan Li. Dia minta orang itu untuk duduk. Melihat itu, walaupun dengan berat hati, tuan Li duduk juga. Mamang bukan rahasia lagi kalau tuan Hong dan tuan Li bersahabat. Sampai pada Putra mereka yang sekarang sudah tiada.
"Maaf tuan Li...hanya itu yang bisa kami berikan pada anda. Peratura perguruan tidak memperbolehkan Perguruan memberi hukuman mati pada muridnya..." Ucap Dekan Wu Yao. Mereka terdiam mendengar ucapan sang Dekan. Setelah itu mereka segera membawa Putra mereka masing- masing untuk kembali ke rumah mereka. Mereka sembilan orang di keluarkan dari perguruan secara tidak terhormat. Apalagi Cin Yilu , Dia dikrluarkan dari perguruan dengan tak terhormat dan di hancurkannya meridiannya. Membuat dia menjadi tak bisa berkultivasi lagi . Dengan bantuan para pengawalnya tuan Duan Huo membawa Cin Yilu pulang kembali ke rumah Mereka .Seluruh keluarganya yang endemgar kejadiannya itu sangat malu. Namun mereka Bukannya marah pada Perguruan, tetapi mencibir dan menertawakan Patrick dan Putrinya di belakang mereka. Ketika sampai di rumah, tuan Duan Huo sangat marah pada Cin Yilu . Keinginam Dia untuk Menjadi kan Cin Yilu seorang Ratu di kerajaan Taiyung musnah sudah. Semua musnah Karena kebodohan sang Putri. Tuan Duan Huo meripakan Pria yang terlalu ambosius.
Sudahlama dia Ingin menjodohkan Cin Yilu Menjadi Ratu kerajaan Taiyung . Dia sudah mempersiapkan sang Putri menjadi Ratu kerajaan Taiyung . Apalagi sang Paman yang Menjadi penasehat Agung , yang sangat dekat hibungannya dengan Kaisar Tua medukung keinginannya. Sayang sekali, Penasehat Agung Beberapa tahun ini sedang menutup diri Untuk berkultivasi .
"Bodoh.. kenapa kau lakukan itu...kenapa kau katakan semua itu...Dasar Bodoh.. sekarang kehidupanmu sangat berbahaya, apapun bisa terjadi padamu. Dan sekarang bahaya juga bisa berasal Dari keluarga Hong Dan Li. Jika mereka akan menuntutmu , apa yang bisa ayah lakukan untuk menolongu.... pekeejaan yang tidak memakai otak.. Dasar... Seharusnya sebelum bertindak pakai otakmu itu untuk berfikir......" seru Tuan Duan Huo dengan marah.
"Semua Karena kesalahan wanita ja***g Itu Ayah... Jika saja dia tidak Ada di sana. Atau dia tidak menemukan mereka, pasti mereka sekarang Sudah benar- benar mati . itu salah dia Dia Ayah...! laggian aku heran Yah... mulutku seperti Berbicara sendiri tanpa dapat aku control" Seru Cin Yilu tak mau Kalah.
Plaaak..
Jangan Alasan Dan jangan menyalahkan orang lain Karena kebodohan yang kau lakukan. Sekarang istirahatlah di Kamarmu jangan keluar Selama beberapa hari ini. Aku yakin keluarga Hong dan keluarga Li akan mencari mu..." Ucap Tuan Duan Huo sambil berjalan keluar kamar sang anak setelah memberi tamparan tadi pada sang Putri.
Sedangkan Cin Yilu sendiri terlihat menangis Karena mulai saat ini dia akan menjadi manusia tak berguna . meridian milik nya sudah di rusak oleh Dekan perguruan. Semua itu Karena si keparat Yulia. Wanita yang telah membuat Dia kehilangan Meridiannya , Pria yang dia cintai , ketenaran dam kekuatan nya. Tak lama seorang Dokter datang bersa salah satu pengawal sang Ayah. Ternyata sang Ayah masih mau mengirimkan dokter untuknya.
Sedang kan di perguruan, Yulia dan teman- teman memberi tahu kan apa terjadi sebenarnya pada guru Dan Dekan .mereka menunjukkan apa yang di dapat di Dunia ilusi. Mereka juga menceritakan dua pertolongan Yulia pada mereka di saat mereka telah putus Asa di tebing lembah di dalam Dunia Ilusi. Guru bersyukur dam gembira mereka bertemu Dengan Yulia .
Sedangkan ke tiga saudata Yulia menceritakan bagaiaman mereka di tolong Yulia saat mereka jatuh di kegelapan jurang di Dunia ilusi. Mendengar semua itu. Nyonya Wang Say Lin sangat marah. Dia akan menuntut keluarga Duan Huo tentang masalah itu. Tapi Yulia berkata.
"Mereka akan menerima balasan sendiri bibik...Tampa campur tangan kita, mereka akan mendapatkan pelajarannya. Kita masih bisa mengingat bagaimana keluarga Li yang marah saat Cin Yilu saat wanita itu hanya mendapatkan hukuman di hilang kan kekuatannya..." Kata Yulia.
__ADS_1
"Benar kata Lia'er Bun...jangan Kau kotori tangammu dengan darah wanita seperti dia. Kita lihat saja, apa yang terjadi pada keluarga itu..." Kata Sang Suami Tuan Xiao Kang. Setelah terdiam sejenak, nyonya Say Lin menatap pada Putra bertanya yang sejak tadi hanya diam Saja .
"Apakah Kau masih merasa Ada yang sakit Zi'er..." Kata Nyonya Say Lin dengan penuh kasih sayang. Terlihat Wei Zi kaget dan berkata sambil menatap Sang Bunda.
"Sudah tidak lagi Bun...setelah Lia'er menyembuhkan Wei Zi, Wei Zi malah merasa semakin kuat. Apalagi setelah kami berkultivasi di dua tempat di Dunia Ilusi. Kekuatan kami meningkat . kami juga mengalami terobosan di sana..." Ucap Wei Zi dengan lembut. Pria dingin dan lembut itu menatap sang Bunda dengan senyuman di bibirnya, untuk membuat sang Bunda tidak cemas.
"Syukurlah kalau begitu.... Lia'er ,Bolehkah Bibi meminta mu melihat kesehatan Zi'er...?" Kata nyonya Say Lin sambil menatap Yulia dengan. tatapan memohon.
"Tentu Bi..." Ucap Yulia.
Dia berjalan kearah Wait Zi dam segera memegang tangan Pria itu untuk melihat denyut nadinya.
"Dia sudah sehat Bi... Bibi tidak perlu khawatir lagi..." Uvqp Yulia meyakinkan sang Bibi.
Setelah bercakap- cakap sebentar, mereka akhirnya keluar dari rumah tinggal Kaisar Kim . Mereka memang Ada di rumah tinggal Kaisar Kim setelah keluar Dari aula pertemuan. Setelah kepergian mereka semua, Yulia dan sang Suami membawa kedua Putranya masuk kedalam ruang Dimensi nya . Yulia ingin melihat mata air kehidupan yang telah dia dapatkan Di Dunia ilusi. Namun saat langkahnya Baru masuk di ruang Dimensi, seekor Rusa emas berlari kearah nya.
Bersama para sahabat hewan kontralnya.
"Tuan...!" Seru Rusa itu sambil mengusapkan kepalanya di kaki Yulia. Hewan kecil sebesar kucing dewasa itu terlihat sangat menggemaskan. Melihat hewan itu. Kaisar Kim terlihat sangat kaget.
"Sayang...Kau mendapatkan Rusa emas...!" Seru Kaisar dengan. wajah kaget.
"Benar...aku menemukan hewan ini di Dunia ilusi. Dia ingin di makan oleh gadis cantik ini..." Ucap Yulia sambil mengusap Kepala gadis cantik yang sejak tadi menempel pada Yulia tanpa takut pada aura dingin orang di sebelahnya Yulia. .
"Menjauh dari istriku atau..."ancaman Kaisar Kim terpotong saat terdengar suara lembut sang Istri.
"Sayang...dia hanya sekuntum bunga .." Ucap Yulia sambil mengusap lembut Lengan sang Suami.
"Tidak perduli..." Ucap Kaisar sambil menatap gadis di sebelah Yulia. yang langsung memjauh dari Yulia dengan wajah cemberut.
"Tuanku...kenapa lelakimu pemarah...?" Ucapnya ketakutam dan sedih.
"Kenapa...Kau menyukai dia...?" Goda Yulia. .
"Tidak, tidak, tidak...dia pemarah bukan Pria yang Ku suka. Lagian dia Pria mu....dia Ayahku..." Ucapnya. Yulia tertawa dalam hati. Sedangkan di wajahnya terlihat senyum lebar.
"Sayang kenapa Kau tertawa...?" Tanya Kaisar.
"Tidak... Aku hanya geli melihat Kau cemburu pada sekuntum bunga..." Jawa Yulia .
"Aku tidak perduli. Aku akan cemburu pada siapapun yang melekat Padamu..." Ucap Kaisar Posesif.
"Apakah termasuk kami Ayah...? Dia ibu kami..." Ucap Wang Hao sambil cemberut . Sedang kan Wang Hai menahan tawa. Karena dia tahu seberapa Cintanya sang Ayah Pada Bunda Yulia.
"Termasuk Kau jika terlalu manja pada Bunda mu..." Jawab Kaisar Kim. Membuat Wang Hao semakin kesal. Yuliapun tak tahan. akhirnya Dia tertawa bersama Wang Hai. Mereka akhirnya melihat air kehidupan yang ternyata berada di dekat Air Jiwa .
"Air Kehidupan....!" seru Kaisar Kim Kaget.
"Benar.. aku mendapatkan air ini di Alam Dunia Ilusi..." ucap Yulia.
"Dan Kau membawa semuanya...?" kata Kaisar yang tak bisa menahan tawa melihat tingkah dan kekuatan sang Istri yang dapat memasukkan semua air kehidupan di dalam ruang Dimensinya.
"Dasar wanita serakah...kenapa kau bawa Semua...?" kata Kaisar Sambil Memeluk dan mencium dahi sang istri.
"Kalau di sini aku bisa menggunakan nya untuk menolong orang. kalau tetap Di Dunia ilusi . tidak mungkin kan...?" ucap Yulia.
Kaisar Kim tertawa sambil mengusap kepalan sang Istri.
"Dasar wanita cerdas..." ucapnya.
"Ada satu benda lagi yang aku dapatkan di sama ..." kata Yulia .
"Apa itu...?" tanya Kaisar Kim .
"Kita akan melihatnua Setelah kita makan. Ayo kita masuk kedalam Menara ..." ajak Yulia .
Meteka segera masul kedalam Menara bersama- sama. Yulia sengaja memasak untuk mereka. Setelah makan bersama, Yulia Kaisar Kim dan Ryu serta Wangli berkumpul bersama untuk melihat biji Teratai emas yang Ada di dalam tungku obat emas yang Ada di Lab atau ruang obat milik Yulia .
Udahan dulu ya...aku lanjut besok lagi.
Jangan lupa like, vote dan Komennya aku tunggu. Maaf jika masih Ada typo..🙏🙏
Bersambung.
__ADS_1