
'Oh ya ...mereka Kakak dan pengawal setiamu sudah beberapa hari ini ingin melihatmu, apakah boleh...?" ucap Kaisar Kim dengan wajah kesal. Yulia tahu kalau Suami posesifnya sangat tidak suka Dia dekat dengan pria lain, walaupun dia sahabat atau Kakak sendiri .
'Sayang...Mereka hanya cemas dan menghawatirkan aku...biarkan Mereka masuk Ya...?" ucap Yulia dengan memasang senyum termanisnya . Dia tahu , pasti sebelum ini mereka sudah meminta ijin dan Sang Suami melarang mereka . Dia menatap Yulia dengan. wajah kesal . tak lama dia berkata
"Baik...tapi jangan lama- lama..." ucapnya.
"Iya...mereka pasti hanya sebentar ..." jawab Yulia . Terlihat senyum bahagia Yulia melihat kepedulian sang suami .
Terlihat sang Suami keluar kamar. dan tak lama ke empat sahabatnya dan sang Kakak serta pengawal Zhang Xio masuk kedalam kamar Yulia. Canlu menangis saat melihat Yulia dalam keadaan sudah sadar kembali dam sedang berbaring dengan tenang di Pembaringan. . walaupun wajahnya masih agak pucat ,namun di wajah itu terlihat senyum manisnya. Canlu menangis sambil memegang tangan Yulia.
"Putri...kau baik- baik saja kan....?" ucapnya pelan. terlihat air matanya mengalir dengan deras di pipinya.
"Hey...kenapa menangis... ?aku masih hidup. sudah jangan menangis lagi..kau terlihat jelek kalau menangis ..dan kakakku Cun Ma pasti tidak suka melihat kau menangis...." ucap Yulia sambil mengusap air mata Canlu.
Dia Tahu kalau Cun Ma sepertinya tertarik pada Canlu. Mendengar ucapan Yulia, terlihat Cun Ma wajahnya memerah. Begitu juga dengan Canlu.
"Putri kau ngomong apa sich...?" ucap Canlu tersipu.
"Kak Cun Ma ...Aku sangat bahagia kalau kalian jadian, asal kau tidak membuat sahabat sekaligus saudaraku ini menangis. kalau tidak kau akan berhadapan denganku..." ucap Yulia sambil menatap Cun Ma yang terlihat wajahnya memerah. sedangkan kedua kakaknya dan sang adik angkatnya Yung Si terlihat menahan tawa mereka.
"Akan ku perhatikan ucapanmu Lia'er..." ucap Cun Ma . dan itu membenarkan apa yang di katakanYulia kalau dia suka pada Canlu .
"Bagus.... aku ikut bahagia kalau kau menjadi suami saudaraku ini...." ucap Yulia sambil tertawa senang.
"Kak...apakah Ayah dan Bunda tahu masalah yang terjadi padaku...?" tanya Yulia pada Yao Han .
"Tidak...aku tahu apa yang akan di lakukan Ayah Dan bunda.. terutama Bunda jika tahu keadaan Putri kesayangan Bunda terluka . mereka akan langsung datang kemari..." ucap Yao Han.
" Bagus Kak... aku lega jika kabar ini tidak sampai pada mereka berdua.." ucap Yulia.
"Dan Kau tuam Zhang Xio...kenapa kau cemberut seperti itu...?"tanya Yulia sambil menatap pemuda yang berdiri dengan tegak di dekat Kaki Yulia yang sedang berbaring.
"Aku marah dan kesal padamu....." ucapnya dengan. wajah cemberut.
"Marah...lo memangnya apa kesalahanku...?" tanya Yulia heran.
"Kenapa saat kau pergi bertarung tidak mengajakku.... jika saja ada aku, kita bisa bekerja sama melawan pria itu...!" serunya.
"Jika aku menunggumu datang , pasti sekarang Suamiku tidak akan bersama kita..." ucap Yulia .
'Tapi tugasku itu melindungi dirimu Yu'er...' ucap Zhang Xio marah.
"Sudah nggak apa -apa... bukankah aku
sendiri yang ingin pergi kesana...." kata Yulia menghibur.
"Andai sampai kau tidak dapat tertolong, pasti aku akan menyesali hidupku..." ucapnya pelan.
"Ya sudah maafkan aku..." ucap Yulia lembut.
mereka berbincang menanyakan kejadian
itu. Yulia menceritakan darimana dia tahu sang suami dalam bahaya. Mereka tertawa gembira melihat keadaan Yulia yang sudah pulih seperti semula.
Dan karena Yulia baru bangun dari masa koma, Kaisar Kim meminta pada mereka agar tidak terlalu lama berbicara pada Yulia , Kaisar Kim beralasan kalau Yulia baru sembuh. Dan perlu beristirahat lebih banyak .
Mereka merasa Kaisar Kim mengudur mereka .tapi apa boleh buat, Dia adalah sumi Yulia . Dan yang dia ucapkan suatu kebenaran
Setelah kepergian mereka , Yulia cemberut pada sang Suami.
"Kenapa mereka cepat kau Suruh pergi Kim...?" ucap sang Istri yang terlihat merajuk.
__ADS_1
"Kau harus banyak istirahat... Tidak baik terlalu banyak berbincang dan bergurau, bukankah kau baru bangun dari tidur panjangmu. Sekarang kau harus istirahat kembali...?" ucap sang Suami.
"Kim...aku mau ke ruang Dimensi ku, aku harus berendam dengan ramuan obat..." ucap Yulia.
" Kenapa tidak Di sini saja...?" tanya Kaisar Kim.
"Tanaman obat banyak di ruang Dimensi. Dan di sana ada air dimensi dan air jiwa..." ucap Yulia.
"Baiklah kita pergi kesana..." ucap sang Suami. Kaisar keluar dan meminta pengawal bayangam untuk menjaga kamar mereka. Dan memberi taukan kalau mereka tidak bisa di ganggu karena akan bermeditasi untuk penyembuhan . Setelah itu Kaisar Kim Dan Yulia segera membawa kedua putra kembar mereka masuk kedalam ruang Dimensi. Dan saat Yulia masuk kedalam ruang Dimensi , semua hewan Kontraknya segera datang dan menyambut Yulia dengan wajah sedih .
"'Lia'er... Kau membiat kami cemas, mulai sekarang Aku tidak akan membiarkan kau keluar sendiri...." ucap Ryu kesal.
"Benar tuan... Kami tahu ada waktu pribadimu tapi biarkan kami berada di sekitarmu saat hari biasa..." ucap Wangli. Wajah mereka terlihat sedih .
"Iya, iya maafkan aku... kalian boleh bersamaku, Tapi jangan terlalu menyolok..." ucap Yulia merasa bersalah . Heizi yang hinggap di pundak Yulia terlihat mengusap kepalanya kepipi Yulia.
"Baiklah , sekarang biarkan aku berendam dengan air ramuan obat,.." ucap Yulia.
"Baik...kami akan membantu memetik tanaman obat..." ucap Wangli . Dan yang lain setuju.
Wangli membantu menyiapkan tanaman ibat yang akan di pakai . Sedangkan yang lain segera duduk tenang bersama kedua putra Yulia yang sudah lebih dahulu duduk di pembaringan mereka . sedangkan Kaisar Kim membantu sang Istri dan Wangli mengumpulkan bahan obat yang di butuhkan Yulia. Tak lama terlihat Yulia mulai mempersiapkan air dan Ramuan obat. Dia langsung memakai bak mandi yang terbuat dari bahan khusus untuk merebus bahan obat . Setelah memasukkam bahan obat yang di butuhkan , Dia segerq merebus dengan memakai tenaga dalamnya untuk membiat air di dalam bak mandi mendIdih. Setelah cukup lama air ramuan obat mendidih dan berubah menjadi warna coklat . Setelah air setinggi orang untuk berendam mendidih cukup lama , Dan berubah warna menjadi Coklat kehitaman , Yulia menghentikan kekuatannya dan mulai berendam. Sepertinya sang Suami tahu. Dia mengalirkan Kekuatan apinya ketungku. Yulia bagai di rebus dalam air mendidih selama hampir setengah hari. Kini tubuh Yulia yang putih terlihat Memerah. Namun wanita itu tetap tenang di dalam air yang mendidih. Dia tetap lotus bermefitasi. Setelah setengah harian di rebus, Kaisar menarik kekuatannya dan membiarkan sang Istri masih berada di dalam bak air panas. Dia lalu keluar dari kamar mandi. Ketika sampai di luar kamar mandi, kedua Putranya sedang menunggunya.
"Ayah..bagaimana Bunda.." ucap Wang Hao.
bertanya pada sang Ayah .
"Bunda baik - baik saja . Sekarang biarkan bunda bermeditasi dulu.Lebih baik kita Berlatih di luar..." ucap Kaisar Kim.lembut .
"Baik Ayah..." jawab ke dua bocah kembar itu bersamaan.
Mereka pun keluar dari menara. Ketika mereka melewati pohon buah Naga, Mereka melihat bocah kecil yanh sedang duduk lotus dengan wajah damai. Seolah tidak pernah terjadi sesuatu padanya. Melihat itu, Kaisar Kim hanya Bisa tersenyum . Karena Mahluk itu telah menjadi mahluk kontrak Yulia.
" Aku ingin tahu bagaimana hewan Bai Ze ini jika berubah menjadi Mahluk Suci..." batin Kaisar Kim.
Mahluk ini merupakan lambang dari perguruan Baiyun. Beberapa bulan yang lalu, Tetua Huang yang pergi entah kemana. Telah Datang dan berkata pada Dekan Kalau lambang Akademi akan muncul di gunung Shenghu . Mendengar semua itu, akhirnya Perguruan meminta Putra Suci dan beberapa murid utama serta beberapa guru untuk pergi kesana. Tapi entah kenapa berita itu bisa bocor. Beberapa perguruan dan Sekte ingin menguasai lambang itu. Namun saat lambang itu Muncul. Mereka terkejut. Karena lambang yang di kira sebuah benda sakti atau kuno ternyata berbentuk anak kecil yang berumur sekitar dua tahunan pria kecil itu berpakaiam Putih dan memiliki ikat kepala berbentuk mahkota . Rambut hitam yang di ikat dengan mahkota itu. Melambai indah di mata mereka. Bayi yang melayang di atas Gunung Shanghu itu segera di ambil oleh Putra Suci . namun beberapa orang dari beberapa srkte dan perguruan lain yang telah berada di sana ingin merebut anak kecil itu. Hingga terjadi pertarungan . untuk menghindari masalah lebih besar ,utusan dari perguruan Baiyum menggunakan teleportasi. Namun anehnya teleportasi yang mereka pakai entah bagaimana perguruan Huidang tiba- tiba bisa menyusul mereka malah memancing Putra Suci agar nisa masuk kedalam jebakan mereka. Hingga terjadi masalah seperti yang di alami Yulia. Mengingat semua itu. Tiba- tiba Kaisar Kim tersenyum sinis sambil berlalu meninggalkan bocah kecil yang sedang bermeditasi itu.
"'Ayah...ada apa...?" tanya Wang Hai yang sejak tadi menatap pada sang Ayah .
"Tidak Nak... Ayah tidak apa apa . " ucap Kaisar Kim lembur.
"Ayo kita berlatih... Kau harus berlatih dengan keras agar kami semakin bangga pada kalian berdua..." ucap Kaisar Kim .
"Tentu Ayah.." jawab keduanya.Mereka pun segera berlatih bersama.
Di sana Ryu dan Wangli sudah menunggu untuk menjadi partner Si kembar , sedangkan Kaisar Kim terlihat bertarung dengan pria tampan yang ternyata hewan kontaknya. Setelah dua hari dua malam berada di dalam ruang Dimensi. (Setara satu hari satu malam alam nyata), Yulia secara mengakhiri kultivasinya di dalam air rendaman yang selalu Kaisar panaskan jika malai menghangat. Dan pada hari pertama, keropeng luka di tubuh Yulia mulai mengelupas. Dan pada hari kedua tubuh Yulia terlihat telah kembali seperti semula . Dan malah terlihat semakin Putih dan lembut. Wajahnya semakin menawan . Dan Dia melihat kekuatannya telah meningkat dua tingkatan . Kini dia sudah berada di level bumi tingkat empat puncak. Dan saat Yulia melihat api kecil di atas dentiannya, terlihat semakin merah kuning keemasan. Dan ada yala biru mengelilingo api itu, Yulia semakin senang apalagi terlihat sekali kekuatan api semakin kuat. Melihat semua itu, Yulia Terlihat tersenyum bahagia. Dan pada hari kedua itulah Yulia mulai membuka matanya. Dan segera keluar dari bak mandi. Yang telah menemani Dia dalam dua hari ini. Setelah selesai mengganti baju dan merias wajah tipis, Yulia keluar dari dalam kamar mandi sekaligus kamar gantinya . saat sampai di ruang perpustakaan , terlihat sang Suami dan Putranya sedang membaca. Sedangkan para hewan kontrak. Debagian Masih ada do luar. Hamya kedua singa yang Terlihat duduk dengan patuh di dekat Si kembar. Mendengar suara pintu terbuka , semua menatap pada pintu. Terlihat gadis cantik menawan berjalan mendekati mereka.
"Bunda....!" seru si kembar.
"Ibu...." teriak Dua Bai bersamaan.
"Istriku...." ucap Kasar Kim lembut. Mereka tercengang melihat perubahan pada Yulia. Kaisar Kim tak bosan melihat wajah sang Istri yang semakin membuat Dia cemburu. Wsjah itu kini semakin cantik dan lembut. Dan sinar matanya terlihat riang seakan menggoda siapapun yang menatapnya. Dengan cepat dia berdiri setelah sadar dari pesona sang istri yang kini terlihat bagai gadis remaja . Dengan Posesif dia memeluk sang istri.
"Sayang kenapa kau semakin cantik..." ucapnya pelan sambil mencium kening sang istri .
"Apakah kau mulai belajar untuk merayuku Kim...?" ucap Yulia sambil tertawa.
"Ayaaaah....kami juga merindukan Bunda...!" protes Wang Hao dam wang Hai bersamaan Dan kedua Singa sepertinya protes Juga . Melihat protes Ke empatnya, Kaisar Kim mau tak mau melepas Yulia Juga. Terlihat si kembar dan Kedua Singa segera mendekat Dan memeluk Yulia yang sudah berdiri bersebelahan dengan sang Ayah. Dengan terpaksa Kaisar Kim segera memberikan sang Istri untuk di peluk kedua Putranya dan dua Singa yang juga sibuk di sebelah Yulia. Setelah mencium kedua putranya dan membelai kepala kedua singa, Yulia segera berjalan ke arah ranjang tempat sang suami Sedang duduk mengawasi Dia dan Putra nya.
"Sayang..Bagaimana latihan kalian...?' tanya sang Bunda.
"kami sekarang berada di level tanpa warna tengah Bun..." ucap Wang Hai.
__ADS_1
"Bagus.. Besok bunda akan mengajarkan dasar ilmu pedang membela langit..." ucap Yulia.
"Yeee...Bunda memang yang terbaik.!" seru mereka berdua. Mereka berbincang sebentar, lalu Kaisar mengajak mereka keluar dari ruang Dimensi milik Yulia. Ketika mereka kembali kekamar di perguruan, ternyata hari sudah pagi. Mereka akhirnya berdua untuk menemui dekan sekaligus mengantar di kecil menemui guru mereka. Dekan sudah datang beberapa hari yang lalu saat Yulia koma . dan ternyata Dekan menyangka kalau demua itu kesengajaan.ada seseorang yang memancing Dia untuk meninggalkan Perguruan . ternyata semua itu sudah menjadi sekenario seseorang . Karena itulah Kaisat telah menyelidili masalah ini . Dan Ternyata satu hari sebelum Yulia siuman, pengawal bayangan Kaisar Kim datang dan mengatakan kalau mereka sudah mendapatkan bukti keterlibatan seseorang dalam masalah ini. Dan mereka juga mengatakan kalau semua yang terjadi karena orang itu. Intinya para penjahat gagal menjalankan rencana mereka karena kehadiran Yulia . Setelah hari mulai terang ,mereka segera mengantar si kembar ke tempat Dekan perguruan. Ketika mereka sampai di tempat Dekan, Kaisar Kim segera mengutarakan semua Yang terjadi . tentu saja Dekan sangat marah. Dia segera mengumpul kan Semua murid dan Guru yang pergi mengambil lambang Perguruam. Alasan Dekan untuk mendengar peryataan Yulia tentamg kejadian Dia melakukan kontrak dengan Mahluk lambamg Perguruan . Tak berapa lama, semua orang yang terlibat dalam pengambilan lambang perguruan Baiyun datang . mereka masuk ke ruang pusat perguruan . Saat mereka masuk, mereka melihat Yulia dam Putra Suci sudah duduk bersama Dekan .
'Salam Putra Mahkota, semoga keberkahan bersama yang Mulia.." ucap mereka yanh baru bertemu dengan putra Suci. Mereka pun satu parsatu mulai datang dan mengucap salam.
Setelah semua berkumpul, Dekan mulai berbicara.
"Aku harap kalian tahu kenapa aku mengumpulkan kalian Di sini. Kita akan membahas masalah pengambilan lambang perguruan kita..." ucap Dekan dengan datar.
"Benar Dekan...kita juga ingin penjelasan Nona Yulia tentang masalah ini. Kita ingin tahu, kenapa Nona Yulia berani merebut lambang Perguruan . hingga melakukan kontrak dengan mahluk itu. Bukankah itu suatu masalah yang sangat jahat dan lancang. Perbuatan Itu sama saja dengan penipuan dam perampokan. Karena itu saya berharap, Nona Yulia menjelaskan pada kami." ucap Wai Sili murid senior perguruan Baiyun dengan nada marah. Dia salah satu murid yang ikut dalam pengambilan lambang Perguruan.
"Apa yang di katakan murid Wai Sili memang benar Dekan...Nona Yulia harus menjelaskan pada kami ...." ucap guru Ang Bin yang merupakan guru langsung dari Wai Sili.
"Tapi Bukankah para guru yang ada di sana sudah tahu kalau saat itu murid dalam keadaan Koma, dan Pria kecil itu yang meneteskan sendiri darah keatas kepalanya..." ucap Yulia dengan wajah tenang . Tidak ada kecemasan di Dalam gerakan dan ucapannya.
" Atau Nona Yulia ada hubungannya dengan perguruan Huidang ...dan kejadian itu hanya sekenario yang di rancang Nona Yulia dan perguruan Huidang...." ucap Wai Sili seperti ingin memojokkan Yulia agar terlihat bersalah .
"Tuduhan yang tidak masuk akal dan bodoh... Jika saya ada hubungannya dengan perguruan Huidang, lalu untuk apa Saya dan Tuan Huili harus saling bunuh...tuduhan anda terlalu mengada- ada..atau anda memang sengaja mengatakan itu karena ada sesuatu yang anda sembunyikan dengan sengaja. dan anda ingin menyalahkan saya...." ucap Yulia dengan wajah tenang . tatapannya menghujam pada mata Wai Sili .
"Apa maksud anda...?" ucap Wai Sili dengan wajah tanya. namun Yulia masih bisa melihat kegugupan dam kecemasan di sorot matanya yang berusaha Dia tutupi .
"Maksud dari pertanyaan saya, sepertinya anda sudah tahu itu..." jawab Yulia dengan tenang.
"Kau jangan memutar balik kenyataan Nona Yulia...di sini kami ingin anda menjelaskan kenapa anda melakukan kontrak dengan mahluk lambang perguruan ini..! " serunya dengan marah.
"Nona Yulia...saya mohon jangan berbelit- belit dan menuduh sembarangan pada muridku... aku tahu tabiat muridku, dan aku tahu Dia tidak akan berbuat jahat pada Perguruan. ." ucap Guru Ang Bin yang juga mulai kesal dan marah .
"Benarkah...?apakah anda benar- benar tahu tabiat Murid kesayangan anda...?" tanya Kaisar Kim dengan wajah tenang.
"Apa maksud anda...Tentu saja saya tahu semua tentang muridku.." tanya GurunAng Bai mulai curiga. sedangkan Wai Sili terlihat mulai gelisah.
"Aku hanya ingin bertanya pada Anda...ini lencana milik Siapa.. ". Ucap Kaisar Kim sambil menaruh lencana tanda Murid perguruan di depan Guru Ang Bai .
Semua tertegun melihat lencana itu. Sebab lencana itu terlihat dengan jelas nama sang pemulik.
"Wai Zi....!" seru mereka hampir bersamaan. hanya Dekan Dan Yulia yang diam .
"Apa maksud anda ini...dan di mana anda menemukan lencana ini...?" tanya guru Ang Bai dengan wajah mulai curiga. Melihat apa yang di tunjukkan Kaisar Kim pada semua orang, Wai Sili kaget bukan main, terlihat wajahnya memucat. Namun dengan Cepat Dia berkata untuk menutupi kebohongan yang dia lakukan .
'Yang Mulia ....satu bulan yang lalu hamba kehilangan lencana itu. ..hamba sudah mencari , tapi tidak ketemu. .." ucap Wai Sili.
"Benarkah....tapi kenapa aku tidak dapat mencium roh orang lain di lencana itu. Kalau benda itu sudah satu bulan berada di tangan orang lain, pasti di sana ada bau roh ofang lain, tapi aku hanya bisa mencium bau Rohmu...?" ucap Putra Suci. Seketika Wai Sili terdiam dengan wajah semakin pucar.
"Dan Guru...apakah anda tahu di mana saya menemukan benda itu...?" tanya Putra Suci .
"Di mana Yang Mulia...?" tanya Guru Ang Bai yang Terdengar mulai dingin .
"Di arai teleportasi yang aku buat untuk sampai kemari dari gunung Shanghu...dan dari cela yang di buat lencana itulah para pengejar sampai bisa mengejar kami saat kami melahirkan diri..." ucap Putra Suci dingin .
Mendengar ucapan Sang Putra Suci semua orang tahu apa maksudnya . Guru Ang Bai menatap Wai Sili.
"Kau bisa Menjelaskan pada kami apa yang di maksud Putra Suci , Murid Wai Sili..." ucap Guru Ang Bai dingin. Ada kemarahan di dalam ucapannya.
Akhirnya dengan terpaksa Wai Sili berkata kalau dialah yang melakukan semua itu. Dia merasa Dendam dan iri pada Kasar Kim . karena itu dia menjebak Kuda Kim agar bertarung dengan. perguruan Waidong .
Mendengar ucapannya semua orang bagai tak percaya dengan perbuatan Wai Sili yanh tega menjebak Putra Suci. dan mencelakakan Putra Suci .
udahan dulu ya...aku lanjut besok lagi
jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu . maaf jika masih ada Typo. ,🙏🙏
__ADS_1
Bersambung .