YULIA

YULIA
YULIA TERLUKA


__ADS_3

Yulia yang masih belum siap akhirnya terkena hantaman pedang milik Huili , Dan saat Yulia terkejut, huili ingin mencari kesemoatan untuk merebut Bocah kecil itu. Tentu saja Yulia tahu itu. Dengan Sisa kekuatannya, Yulia menghantam Huili yang tidak mentangka kalau Yulia masih memiliki tenaga. Seberkas cahaya putihh dengan keras menghantam Dada Huili . Huili terlempar kearah Dia semula. seteguk darah segar keluar dari mulutnya. Sedangkan Yulia sendiri dia terluka parah di punggung nya. lukanya terlalu dalam , hingga terlihat mengeluarkan banyak darah . apalagi Dia menggunakan kekuatan untuk menghantam Halili tadi, membuat


Kekuatan Yulia perlahan melemah. pandangan matanya perlahan mengabur . Darah semakin banyak yang keluar dari punggungnya . peristiwa tado terlalu cepat terjadi. Kaisar Kim sangat kaget.


"Yuliaaa....!" serunya dari jauh. Melihat keadaan Yulia Dia bergegas pergi kearah tempat Yulia berada. namun gerakannya terhalang Huili yang datang menyerangnya kembali . walaupun keadaannya sudah terluka akibat hantaman Yulia tadi, namun Kekuatannya masih mampu menghalangi Kaisar Kim yang ingin mendekati Yulia . Melihat langkahnya terhalang, Kaisar Kim marah dan Kesal. Dia semakin cemas saat melihat Keadaan Yulia yang terlihat semakin melemah.


Sedangkan di tempat Yulia sendiri. Wanita itu terlihat semakin lemah. Namun Dia masih bertahan untuk memegang erat bocah kecil itu. Dalam keadaan di batas kemampuannya untuk sadar tiba - tiba anak kecil yang Dia gendong berbicara.


"Kak...taruh darahmu di kepalaku..." seru anak kecil itu yang ternyata bisa berbicara . Yulia yang masih bisa mendengar ucapan anak kecil itu kaget dengan permintaan Anak itu. Namun Yulia sadar kalau mahluk kecil itu bukan miliknya. Mahlyk itu milik perguruan yang harus Dia jaga.


'Tidak.... kau bukan milikku, kau milik Perguruan..." ucap Yulia yang sudah memucat karena darah mengalir deras di punggungnya. tubuhnya perlahan melayang kebawa. Kaisar yang ingin membantu terhalang oleh Huili semakin cemas . Sedangkan hewan kontrak Yulia tidak dapat keluar karena kekuatan Yulia yang lemah tidak mampu membuka ruang Dimensi . mereka di dalam ruang Dimensi begitu cemas. Terutama Ryu.... Ryu sangat menyesal kenapa dia tadi tidak tinggal di leher Yulia kembali. Beberapa hari ini memang Dia sedang bermeditasi. Karena Dia merasakan kalau Klan keluarganya mulai merasakan keberadaannya . Dia tak ingin menggangu Yulia yang sedang bersama sang Suami . Karena itulah Dia banyak tinggal Di dalam Ruang Dimensinya. Tapi hari ini keputusan itu membuat Dia menyesal. Sebab Yulia kini di dalam bahaya. Bukan hanya Ryu, Heizi dan Wangli sama- sama cemas. Mereka mencemaskan keselamatan Yulia. Sejak tadi mereka ingin keluar namun Yulia yang filuram Yulia yang tak terhubung ke ruang Dimensi miliknya menyulitkan mereka keluar. Dan sekarang keadaan mereka terkunci karena kekuatan Yulia yang melemah , membuat mereka sadar kalau Yulia dalam bahaya. Sedangkan Di tempat Yulia sendiri. Terlihat Yulia berusaha membuat Dirinya tetap sadar. Walaupun keadaannya semakin menghawatirkan . ucapan anak kecil yang ada di dalam gendongannya terdengar samar


"Tidak...aku mengakuimu sebagai tuanku. ayo kakak... Lakukam apa yang kuminta . kalau tidak pria itu akan membunuh kakak . Kau sekarang dalam bahaya. Kalau kita tidak melakukan kontrak, maka kau akan mati. Ayo kak..." ucap Anak kecil dalam gendongannya.


Namun Yulia tidak mau, anak kecil ini bukan miliknya tapi Milik perguruan. Dia ingat kata Sang Suami, anak kecil ini adalah lambang perguruan. Entah apa yang di maksud sang Suami . Yulia masih Mendengar anak itu meminta mereka melakukan kontrak . Namun Yulia tetap tidak Melakukannya . Tapi ternyata mahluk kecil itu sendiri yang tidak tahan dengan perbuatan Yulia. Dia tidak ingin wanita Yang dia sukai akan mati. Entah kenapa harum tubuh Yulia membuat Dia tenang. dia bagai di gendong Sang Ibu... perasaan bahagia dan tenang membuat dia takut kehilangan wanita ini. Akhirnya dia segera mengambil tangan Yulia yang meneteskan darah yang berasal dari lengan kanannya yang juga terluka parah . saat darah mengalir di kepalanya, segera terlibat cahaya Sinar terang memyelubungi Tubuh Yulia. Dan anak itu . Yulia yang sudah dalam keadaan Koma karena terluka sangat parah dan terlalu banyak darah Yang Keluar, terlihat sudah memejamkan matanya . karena sudah tidak mampu membuka matanya lagi . Dia tidak menyadari apa yang terjadi. Dia hanya merasakan Aliran hangat masuk kedalam Tubuhnya.membuat kesadarannya kembali. dan kekuatannya pulih kembali walaupun tidak sekuat saat dia dalam keadaan sehat. melihat kejadian Itu, Huili maupun semua orang yang berada di sana kaget. Mereka tahu kalau Yulia yang tadinya sudah lemah dan meluncur kebawa karena terluka parah , Tiba- tiba mengeluarkan cahaya. Mereka melihat kalau anak kecil itu yang menarik tangan Yulia . Huili yang sedang bertarung dengan Kaisar Kim, tahu apa yang terjadi . saat ini posisinya lebih dekat dengan Yulia . Karena itu Dia tahu apa yang terjadi .


"Tidaaaak..brengsek... kau berani mengambil kontrak dengan binatang itu. Ku bunuh Kau... serunya marah.


Yulia yang masih dalam keadaan melakukan Kontrak akhirnya secara perlahan memiliki kekuatan kembali, wajahnya yang tadinya putih pucat kini sedikit memerah. dan saat serangan dari Huilikembali kepadanya, Dia kembali bisa menahan serangan pria itu . Hingga terjadi pertarungan kembali Yulia dan Huili . Namun tubuh Yulia yang baru mengalami keadaan koma , tentu saja kekuatan yang dia miliki masih terlalu lemah . Kasar Kim yang marah karena sang Istri terluka dan Kini kembali di serang oleh Huili , membuat Dia semakin marah dan kesal . Dia terbang dengan cepat kearah mereka dan Segera menyerang kembali Huili. Huili yang sudah terluka, kini semakin terluka. Apalagi mendapat serang dari Kaisar yang sangat marah padang. serangan Kaisar bagai tidak memiliki ampunan lagi . Dia menyerang dengan ganas . Dan Huili yang menerima serangan Kasar yang marah. kini terlihat terluka sangat parah. kaki kirinya terkena sambaran Pedang hingga putus dan di ujung kekuatan nya. Dia merasa sudah tidak mampu lagi bertarung. Dan Dia inginmengajak kematiannya bersama seseorang. Dia sadar sejak tadi mereka berdua selalu saling mendukung. Dan Kaisar Kim terlihat sangat melindungi wanita itu . Dia curiga kalau mereka berdua mempunyai hubungan ( Dia tidak tahu kalau Yulia istri Kaisar Kim karena Dia belum mendengar pernikahan Putra Suci. ) . Akhirnya Dia memilih berlari Kearah Yulia yang sudah terluka dan lebih dekat dengannya . Dia ingin membawa Yulia ke dalam kematiannya . Dia ingin kaisar Kim merasakan penyesalan yang panjang . Karena itu dia kembali menyerang Yulia agar wanita itu mati bersamanya. Sedangkan Yulia yang sedang berusaha mengambil pil pembeku darah merasa kaget melihat Huili yang kembali menyerang Dia. Jarak yang terlalu dekat dan keadaan tubuh yang kembali lemah , hingga membuat Yulia pasrah menerima hantaman yang akan Di Lakukan Huili dan Dia tahu kekuatan Huili . apalagi luka di punggungnya yang sempat terhenti . kini terbuka lagi dan mengeluarkan darah kembali. Kekuatan yang Dia paksakan tadi membuat luka di pungungnya semakin melebar dan kembali mengeluarkan darah dan kekuatannya melemah . Dan Kini Dia melihat Pria itu melayang cepat kearahnya dengan senjata nya. Yulia yang tertegun tak bisa bergerak. Namun sebelum pedang mengenai tubuhnya, sebuah tangan memeluk Dirinya dengan lembut . dan membawanya pergi. Dia masih bisa melihat Pedang milik sang Suami menghantam tubuh itu hingga bagai terbela . luka besar terlihat di tubuh Huili dari bahu hingga keperut .Hingga terlihat luka yang cukup parah. Dan akhirnya tubuh itu melayang kebawa. Dalam keadaan tak bernyawa lagi . Dia yang sejak tadi sudah merasakan penglihatannya kembali buram dan Dia juga tahu kalau tubuhnya sudah dalam Keadaan terluka parah , kesadarannyapun hilang setelah manggil nama sang Suami.


"Kim...." ucapnya Lirih dan diapun tak sadarkam Diri.


Sedangkan Anak Kecil yang tadi bersama Yulia tidak ada lagi di sana , ternyata setelah menjadi mahluk kontrak Yulia, anak kecil itu Segera berada di ruang Dimensi Milik Yuli.


"Sayang...sayang bangun..." Dia masih sempat mendengar suara sang Suami yang memanggil namanya. Dan tepuk pelan di pipinya. Setelah itu Dia tidak Bisa mendengar apapun lagi. Sedangkan di tempat pertarungan, kematian Huili membuat Aray yang dia buat melemah dan akhirnya hilang, para murid perguruan Huidang banyak yang melarikan diri, sebelum para tetua bisa masuk kedalam . dan sebagian besar mereka mati karena kemaraham Kaisar Kim.


"Yang Mulia lebih baik Putri di bawa ke rumah tinggal yang Mulia terlebih dahulu..." ucap Guru Yan Di yang sudah berada di dekat Kaisar Kim. Kesadaran Keisar Kim segera timbul . Dia segera membawaYulia kembali ke perguruan . para murid yang masih berkumpul di alun- alun perguruan , Melihat Guru dan Putra Suci melayang di udara dan Turun di bukit Sinlong tempat tinggal Putra Suci jika berada di Perguruan Baiyun . dan mereka melihat kalau Putra Suci membawa seseorang yang terlihat terluka parah . Karena mereka melihat kalau orang yang di bawa Putra Suci memakai pakaian putih, dan pakaian itu penuh dengan darah . Mereka bisa melihat kalau Putra Suci dan Para guru yang datang dalam keadaan wajah panik .


"Hey...siapa orang yang Di bawa Pitra Suci... sepertinya dia dalam keadaan terluka parah..." ucap salah satu Murid.


"Benar.. sampai sampai bajunya penuh darah ucap salah satu murid.


"Sepertinya dia seorang gadis Ya...?" kata yang Lain .


"Hey... apakah dia putri Cin Yilu...?" ucap Yang Lain nya.


"Bukan lihat dia ada di sana...." kata wanita lainnya.


"Lo...kok bisa Putra Suci membawa wanita lain... Bukankah Dia cinta mati pada Putri Cin Yilu..." ucap seorang Gadis.


" Cih siapa bilang....Dia hanya berjarak.. putra suci sudah memiliki istri sejak dia ada di alam Dinasti. Dan mereka sudah memiliki dua Putra. Dan kalian tahu...mereka anak kembar. Dan.. Ya Dewa...wajah mereka mirip Putra Suci. Mereka imut dan tampan...." ucap seorang Gadis yang ternyata dia menghadiri pertemuan mencari calon Ratu satu bulan yang lalu.


"Benarkah... ? Jadi berita kalau Cin Yilu cinta mada kecil Putra Mahlota itu palsu...?" ucap gadis lain .


"Aku juga Mendengar masalah itu... banyak teman - teman dalam perguruan ini yang tahu soal itu. Tapi sayang sekali Dia penduduk luar Alam Tianli.. " ucap salah satu murid wanita yang baru datang bergabung .


"Siapa bilang Dia penduduk luar Alam Tianli...Dia itu putri Patrik keluarga Wang. Mereka memang pernah tinggal di Alam Dinasti, Tapi mereka sudah kembali. dan sang Ayah sudah menjadi Patrik Keluarga Wang...." ucap gadis pertama . .


"lo kau tahu dari mana...?" tanya gadis yang tadi baru bergabung .


"Hey...apa kau lupa , beberapa bulan yang lalu Bukankah ada pemilihan calon ratu, dan para Putri dari beberapa sekte ataupun Perguruan di undang... Dan kita tahu , Dia salah satu Putri Dari keluarga besar di kota Kerajaan Taiyung...." ucap Gadis kedua.

__ADS_1


"Lalu istri Putra Suci mengikuti juga pemilihan itu . Dan Dia memenangkan semua ujian yang di adakan Putra Suci. ..." ucap Gadis yang di katakan Putri salah satu keluarga besar . .


" Lalu siapa wanita tadi... Sepertinya Putra Suci sangat cemas padanya .." kata gadis pertama.


"Aku yakin wanita itu Istri Putra suci..." ucap gadis ketiga.


"Kok bisa...memangnya Dia tinggal di perguruan ini...?" tanya gadis pertama.


"Tentu saja...Dia Yulia murid Kelas Alkrmia yang pernah menolong Kita saat murid peringkat kelima meledakkan diri saat bertarung dengan Pangeran Zhang Xio..." ucap gadis Ketiga.


"Ya ampun..jadi wanita cantik itu istri Putra Suci...? Jadi gimana dengan. wanita yang mengaku Kekasih masa kecil Putra Suci ya...?" ucap gadis kedua dengan nyaring. Tak lama terdengar tawa geli mereka.


Mendengar ucapan itu Cin Yilu sangat marah. Dia mengepalkan tangannya menahan kemarahan. Sedangka di Rumah tinggal Kaisar Kim , Terlihat dengan perlahan Kaisar Kim menaruh Yulia di pembaringan dengan. tubuh tengkurap. Dia segera meminumkan Pil pembeku darah hingga darah tidak mengalir lagi. Lalu Tabib Whan Ma segera memeriksa luka di tubuh Yulia. sang Guru segera memasukkan pil Zhaxe Dan yang pernah Di buat Yulia sendiri . Pil ini penyembuh dan pemulih organ tubuh bagi orang yang terluka parah . memang sangat bagus untuk orang yang dalam keadaan terluka parah seperti Yulia sekarang. Pil ini sangat mahal dan jarang dapat di temukan di toko obat. jika pun ada , kita bisa mendapatkan pil itu di rumah pelelangan saja. Tak lama Guru Whan Ma mengalirkan kekuatan kedalam Tubuh Yulia. terlihat cahaya Putih saat mulai terlihat do atas Luka Yang di derita Yulia . Cukup lama Guru melakukan pengobatan pada Yulia. hingga terlihat uap Putih kehitaman keluar dari luka Yulia. Setelah beberapa Waktu kemudian, Gurupun memyudahi pengobatannya .


"Yang Mulia...jangan khawatir. Untung pil ramuan yang di buat Lia'er sendiri . telah dia berikan pada hamba, hingga bisa menolong dia dalam keadaan kritis seperti sekarang... walaupun ternyata pedang Huili mengandung racun . Untung saja kita cepat menolongnya. tapi sebenarnya yang bisa membuat Murid Yulia terselamatkan adalah , hunungan kontrak Dia dengan Mahluk Itu . Kalau tidak. mungkin kita tidak bisa lagi menolong Dia ." ucap guru Ma setelah menyudahi pengobatannya .


"Syukurlah guru..." ucap Kaisar bernafas lega.


"Yang mulia harus minum pil juga, luka yang Mulia dapatkan , walaupun ringan juga harus Di obati..Dan kita tahu pedang Huili beracun ." ucap guru Whan Ma.


"Baik Gitu..." jawab Kaisar Kim .


Guru Whan Ma segera memberikan botol kecil yang berisi pil penyembuh dam penawat racun Pada Kaisar Kim. Setelah itu Dia pamit undur diri.


Sedangkan di luar ruangan Tempat Yulia di rawat, terlihat beberapa guru menunggu kabar keadaan Yulia. Dan di luar rumah tinggal Kaisar Kim, terlihat kelima saudara Yulia dan Kedua putranya sedang menunggu dengan cemas. Satelah Guru Whan Ma memberi obat, Kaisar meminta Dia sendiri yang akan membalut dan mengoleskan salep ke tubuh Yulia yang terluka. Mendengar itu, guru Whan Ma setuju dan akhirnya keluar Dari tempat Yulia di rawat . Dia tahu tubuh sang putri tidak di perbolehkan tabib pria menyentuh tubuhnya . walaupun dalam ke adaan terluka parah seperti itu . Apalagi Pria seposesif Putra Suci.


Guru Whan Ma Segera keluar Dari ruangan itu. dan para guru yang lain segera kembali ke ruang Pusat perguruan setelah mendengar keadaan Yulia sudah dalam keadaan baik- baik saja . Sedangkan Kaisar Kim setelah melihat Guru Whan Mah keluar, segera keluar mengambil air manas. Dengan perlahan Dia mulai membersihkan luka di punggung Yulia hingga bersih. Lalu secara perlahan Dia mengusap luka dengan sales yang di berikan Oleh tabib Whan Ma . Melihat luka di tubuh Yulia , tak terasa air mata Kaisar menetes. Dengan susah payah Dia menahan agar tidak menangis. Namun dia tidak bisa. Semua ini terjadi karena sang istri berusaha menolong nya walaupun dia tahu kekuatan nya tidak seimbang dengan orang yang dia hadapi. Tapi Dia tetap datang Menolongnya . Setelah selesai membalut luka di tubuh sang Istri, dia baru keluar . dan di depan rumahnya dia melihat orang- orang terdekat Yulia sudah menunggu kabar tentang Yulia.


"Ayah...bagaimana Bunda...!" seru mereka ketakutan . Terlihat mata mereka bengkak dan merah karena menangis . " Bunda sudah tertolong. Bukankah bunda kalian adalah wanita hebat. Dia akan sembuh secepatnya.." ucap Kaisar Kim dengan lembut.


" Boleh kami melihat Bunda Yah....?" tanya Wang Hai dengan mata memohon .


"Boleh...tapi jangan berisik....Bunda harus beristirahat..." ucap Kaisar Kim lembut.


"Baik.. Kami tidak akan berisik Ayah...." jawab mereka bersamaan.


"Dan untuk kalian, kembalilah ke kelas kalian, sekarang Saudara kalian masih belum bisa Di lihat, luka di punggungnya terlalu parah, tunggu saja sampai lukanya kering..." ucap Kaisar pada mereka berenam . mendengar ucapan itu Zhang Xio bertanya lagi. Dia merasa tak puas jika belum melihat Yulia.


'Biarkan kami melihat sebentar Kak... Kami juga menjelaskan keadaannya..." ucapnya .


"Tidak bisa... Apakah kau ingin melihat tubuh istriku...?" ucap Kaisar Kim cemberut.


Akhirnya mereka pergi meninggalkan tempat itu. Sedangkan Kaisar mengajak kedua putranya masuk kedalam kamar. Dan saat mereka melihat keadaan sang Ibu, terlihat mereka menangis tanpa mengeluarkan suara. Hanya terlihat air mata mengalir feras fibpipi mereka. hanya terdengar isakan pelan dari mereka .


"Ayah... Mengapa Bunda sampai seperti ini...?" ucap Wang Hao disela tangisannya.


"Benar Ayah... Kenapa Bunda sampai seperti ini. Apakah ada orag jahat yang ingin membunuh Bunda...?" ucap mereka dengan wajah sedih.


"Ini salah Ayah... Orang itu ingin membunuh Ayah, tapi Bunda kalian menolong Ayah . Akhirnya bunda yang ingin mereka bunuh...!" ucap Kaisar Dengan nada sedih.


"Boleh tahu siapa orang itu...?" tanya Wang Hao sambil mengepalkan tangannya.

__ADS_1


"Dia sudah ayah Bunuh...." ucap Kaisar Dingin.


"Bagus Ayah... Tapi Hao Yakin pasti keluarganya akan balas Dendam pada Ayah.." ucap Wang Hao.


"Untuk itu, kalian harus tetap waspada dan jaga Diri baik- baik karena kalian merupakan kelemahan Ayah dan Bunda... " ucap Kaisar Kim dengan wajah masih menatap sang Istri dengan Wajah sedih. Mulai sekarang kalian tinggal di sini bersama Ayah. Jadi nanti kita akan tinggal di sini bersama..." kata Kaisar Kim pada kedua Putranya .


"Apakah Ayah tidak akan kembali ke istana...?" tanya Wang Hao.


"Masih ada Kakek dan pengawal Kakek Buyut di sana. Jadi tidak masalah Ayah tinggal di sini. kalau ada masalah Ayah akan pergi ke istana, Bukankah Paman Rong Han dan Paman Tam ada di istana.... Mereka yang akan menjaga Kakek. Dan kalau ada msalah mereka yang akan memberitahu Ayah..." ucap Kaisar Kim dengan tenang.


Mereka berbicara dengan pelan. Seakan takut kalau sang Bunda akan terbangun mendengar suara mereka . Dan saat sang Ayah menyuruh mereka keluar, mereka ingin tinggal di tempat itu. Tapi dengan bujukan sang Ayah, akhirnya mereka pun mau tidur di kamar sebelah.


Dua minggu kemudian saat Yulia membuka mata. Terlihat sang Suami sedang Duduk di dekat pembaringannya sambil menatap Wajahnya dengan wajah gembira.


"Kau sudah bangun...? Betah sekali kau tidur" ucap Kaisar Kim dengan lembut .


"Kim...di mana ini...?" tanya Yulia setelah melihat tempat asing yang sekarang dia tempati.


"Kau di rumah tinggal kita di Perguruan..." ucap Kaisar Kim dengan Nada lembut .


Yulia mengingat saat terakhir kali sebelum dia pingsan, Dia sedang bertarung dengan Pria yang bernama Huili . Dan saat itu dia terluka sangat parah. Dan kemungkinan untuk hidup sangat tipis.


"Kim bukankah aku terluka...?" tanya Yulia .


"Sayang....kau bukan hanya terluka. tapi kau hampir meninggalkan kami untuk selamanya, kenapa kau lakukan itu...?" ucap Kaisar Kim sambil mencium lembut Bibir lalu mata dan kening Yulia.


"Aku tak ingin kau terluka... Aku melihatmu sudah mengalami beberapa luka. Dan saat itu aku melihat pedang pria jahat itu mengarah kekepalamu, mana bisa aku diam saja saat Suamiku dalam bahaya..." ucap Yulia dengan wajah kesal . Mendengar ucapan Yulia. hati Kaisar Kim menghangat . Kini Dia yakin kalau Istrinya kini benar - benar mencintainya.


"Trimakasih sayang... Tapi lain kali jangan Di ulang lagi ya.... Kau tahu kan. kalau jarak kekuatanmu dengan Huili sangat jauh. Tapi kau nekat mengahadapinya.. Dasar kau ini... Bagaiaman jika tadi aku tidak sempat menolongmu...apakah aku akan sanggup hidup jika kau pergi meninggalkan diriku...!" ucap Kaisar dengan wajah cemberut.


"Mana sempat aku memikirkan itu... Yang ada di otakku hanyalah menolongmu , itu saja....." ucap Yulia.


"Kau ini... Aku mohon jangan kau ulangi lagi ya.. Aku tidak ingin kau terluka lagi..."ucap Kaisar Kim dengan lembut.


"Baik.....akan kulakukan itu... tapi aku tidak janji. Dalam keadaan mengancam kau dan Putra kita, walaupun harus mengorbakan nyawa akan aku lakukan...." ucap Yulia dengan senyum di bibirnya.


"Dasar wanita bandel...ternyata sifat kedua Putra kita. sama dengan Bundanya...." ucap Kaisar Kim sambil mencubit pelan hidung mancung sang Istri .


"Oh ya ...mereka Kakak dan pengawal setiamu sudah beberapa hari ini ingin melihatmu, apakah boleh...?" ucap Kaisar Kim dengan wajah kesal.


'Sayang...Mereka hanya cemas dan menghawatirkan aku...biarkan Mereka masuk Ya...?" ucap Yulia dengan memasang senyum termanisnya . Dia tahu , pasti sebelum ini mereka sudah meminta ijin dan Sang Suami melarang mereka .


"Baik...tapi jangan lama- lama..." ucapnya.


"Iya...mereka pasti hanya sebentar ..." jawab Yulia . Terlihat senyum bahagia melihat kepedulian sang suami .


Udahan dulu ya...aku lanjut besok lagi . Dan jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu .


Maaf jika masih ada Typo . Dan Maaf jika kehaluan author terlalu tinggi. ,🤭🤭🙏🙏


Bersambung .

__ADS_1


__ADS_2