
"Baik...ucapan istriku adalah perintah yang harus aku lakukan..." ucapnya sambil mencium kening Yulia. Melihat dikap Kaisar Kim, tak urung wajah Yulia memerah karena malu. . Sekarang Kasar Kim tak segan memperlihatkan cintanya pada Yulia .
Sedangkan di tempat lain, terlihat Kasar Chan Yu sedang berbicara dengan seorang pria .
"Kau harus mencari informasi tentang Mantan Ratu Yulia sebelum kepergiannya dari Kerajaan Tanlua ....Dia pergi kemana dan bertemu siapa.. Dan di mana tempat tinggal kedua orang tuanya. " ucap Kaisar Chan Yu dengan wajah dingin .
"Baik Yang Mulia..." jawab orang itu.
"Aku harap berita itu sudah aku terima besok pagi , Karena siang hari kami akan segera kembali ke Kerajaan Tanlua. .." ucap Kaisar Chan Yu.
"Baik Yang Mulia..Hamba akan berusaha secepatnya mencari berita itu. ." ucap pria itu.
pria itu segera meninggalkan tempat istana para tamu kerajaan menginap .
Setelah melihat kepergian orang suruhannya, Kaisar Chan Yu terlihat menatap kearah luar istana dengan pikiran yang masih tertuju pada Yulia.
"Yulia...aku yakin kaulah Ratu kerajaan Dongyan ini...tapi bagaimana bisa kau memiliki putra dari keturuna dari Kaisar Kim They Yung.. bagaimana drmua itu bisa terjadi..." ucap Kaisar Chan Yu berbicara sendiri . Setelah cukup lama termenung di depan jendela kerajaan , dia melangkahkan kakinya kearah kamar mandi Yang memang ada di kamar itu.
Sedangkan di Istana Naga, terlihat Kasar Kim sedang berbicara dengan Yulia masih memakai pakaian penganti. ternyata mereka belum membuka baju pengantin mereka.
"Kim boleh aku pergi ke istana Teratai...?aku menghawatirkan si kembar..." ucap Yulia sambil menatap Kasar Kim lembut.
"Baik... tapi kau jangan tidur di sana. Nanti akan menhadi pembicaraan oara penghuni ustanq ini . mereka akan mengira kita sedang marahan di saat malam pertama kita..." goda Kasian Kim lembut. Mendengar ucapan Kaisar Kim, Yulia tertegun dan tak lama matanya mrlotot kesal Pada Kaisar Kim dengan wajah memerah. Melihat itu, Kaisar Kim tertawa gembira
Entah kenapa saat Yulia mulai hadir di dalam kehidupannya, Dia nerasa kalau kebahagiaan selalu ada di setiap hari yang dia lalui. Apalagi sekarang detekah mereka telah menjadi sepasang suami istri. Walau hak Dia sebagai suami belum dia miliki. Namun fia merasa kebahagiaan itu semakin sempurna dab lengkap . Apalagi saat rahasia Yulia terbingkar, Ternyata meski Yulia seorang Janda, Dia masih seorang gadis. Dia belum tersentuh pria lain walaupun Pria itu mantan suaminya.
"Iya..Aku akan segera kembali setelah melihat mereka tidur..." ucap Yulia .
"Lebih baik kita pergi kesana bersama .aku juga ingin melihat mereka..." Ucap Kasar sambil melepas pelukannya di ganti dengan memegang tangan Yulia dan menbawanya pergi pergi keluar kamar . Namun langkahmya terhenti , saat tangan lentik Yulia menahan langkahnya.
" Ada apa Lia'er...?" ucapnya heran .
."Kita belum ganti baju Kim...lihat , kita masih memakai baju pengantin kita..." ucap Yulia. Mendengar ucapan Yulia , Kaisar Kim tertawa.
"Ternyata kebahagiaan membuat aku lupa... kau gantilah di sini, aku akan ganti baju di Kamar lain.." ucap Kaisar lembut.
."Tidak usah...suruh Pelayanmu membatumu mengganti bajumu, aku akan pergi ke ruang Dimensi saja...." ucap Yulia.
"Apakah kau tidak ingin mambantuku....?" goda Kaisar .
"Kim...." ucap Yulia dengan wajah cemberut. walaupun di dalam hati dia merasa bersalah.
"He he he..aku hanya Bercanda sayang...." ucap Kaisar sambil mengusap kepala Yulia . Setelah itu Yulia hilang dari kamar sang Kaisar. Melihat tingkah Yulia , Kasar Kim tersenyum.dan dia segera memanggil pelayan untuk membantunya mandi dan mengganti baju pengantinnya. Dua pelayan pria masuk kedalam kamarnya . Dua jam kemudian, terlihat Kausar Kim dan Yulia keluar dengan pakaian sederhana. Mereka terlihat menuju istana Teratai. Dan saat sampai di sana, mereka melihat kedua bocil sedang duduk lotus di atas ranjang namun terlihat wajah mereka cemberut . kamar ini baru saja di siapkan untuk mereka. melihat keduanya , Yulia tahu mereka bukan sedang berkultivasi, namun sedang bersedih.
"Apa yang sedang kalian lakukan...? Kenapa wajah kalian cemberut seperti itu...?" Ucap yulia sambil menahan tawa. Mendengar suara sang Bunda, seketika nata mereka terbuka.
"Bunda...ayah...!' seru mereka bersamaan.
"Kenapa kalian cemberut...?' tanya Yulia lembut.
"Kami tidak ingin tidur sendiri bun..." ucap Wang Hai dengan wajah kesal.
"Dan Kau...?" tanya Yulia pada Wang Hao yang Sedang memeluk lengannya .
"Sama Bun... Wang Hao tidak bisa tidur bila jauh dari Bunda...." ucapnya perlahan.
"Tapi kalian harus belajar tidur sendiri. Satu minggu lagi Bunda pergi dan kalian akan tinggal bersama Ayah di sini..." ucap Yulia lembut.
"Satu minggu lagi..?" kata Wang Hai dengan wajah kaget.
"Hmm..." angguk Yulia.
"Kalau begitu biarkan Kami tinggal bersama Bunda...bukakah setelah itu Bunda pergi meninggalkan kami..." ucap Wang hai dengan wajah memohon. Melihat eakah Wang Hai yang memohon, Yulia merasa kasihan .
"Tanya pada Ayah.." ucap Yulia setelah diam sesaat . sebab mulai sekarang bukan hanya Dia yang akan membesarkan mereka. Keduanya segera menatap pada Sang Ayah . Mendengar ucapan Yulia, Kasar Kim merasakan hatinya bahagia. Mendengar ucapan itu, Yulia menunjukkan kalau hak Dia sebagai Ayah mulai di perlihatkan padanya.
"Ayah...boleh kami tinggal bersama Bunda...?" tanya Wang Hao .
"Baiklah...kalian boleh tinggal bersama Ayah dan Bunda di istana Naga. Tapi kalian tidur di kamar kalian lain yang dekat dengan kamar Bunda dan Ayah ..." ucap Kaisar lembut. Mendengar sang Ayah mengijinkan, Seketika wajah mereka terlihat gembira.
"Trimakasih Ayah.. " seru mereka bersamaan. Namun kebersamaan mereka mendapat gangguan dari seseorang. Tiba- tiba pengawal Rong Han meminta ijin menghadap . Dan dia memberitahukan kalau ada seorang Selir dari Kerajaan Tanlua yang ingin bertemu dengan Yulia . Tentu saja Yulia dan Kaisar bingung. Kenapa Selir dari kerajaan Tanlua datang ingin menemuinya.
"Kenapa Selir dari Tanlua ingin menemuiku...? bukakah aku tidak ada hubungan lagi dengan kerajaan itu...?" tanya Yulia pada Pengawal Rong Han .
__ADS_1
"Hamba juga tidak tahu Yang Mulia... Beliau hanya berkata kalau ingin bertemu dengan anda..." ucap Rong Han.
"Terima saja istriku... Kita akan tahu tujuan dia menemuiku... saat kau bertemu dengan dia..." ucap Kasar Kim.
"Baiklah kalau begitu persilahkan dia menunggu di ruang tamu. Sebentar lagi aku akan menemuinya..." ucap Yulia lembut.
"Baik yang mulia...kalau begitu hamba mohon diri..." ucap Rong Han .
Yulia mengangguk dan Rong Han segera keluar dari kamar anak- anak.
"Apakah Yang Mulia ikut menemui dia...?" tanya Yulia.
"Tidak... Aku bersama anak- anak saja..." ucap Kaisar Kim sambil tersenyum dan mengusap lengan Yulia.
"Kalau begitu aku pergi dulu.." ucap Yulia sambil berdiri. Dia segera melangkahkan kakinya keluar dari kamar anak- anak . dan ketika sampai di ruang tamu istana teratai. Dia melihat wanita cantik duduk dengan anggun di sana. Dia tertegun sejenak , kenapa dia merasa femiliar dengan wajah wanita di depannya. Melihat kedatangan Yulia , Wanita itu segera berdiri .
"Salam sejahtera Yang Mulia Ratu.." ucap Selir Cun Wa yang segera membukukkan badannya sedikit untuk memberikan salam pada Yulia.
"Salam juga Putri... silahkan duduk..." ucap Yulia lembut. Dia menatap wanita di depannya dengan tenang . Saat menatap wajah Cantik di depannya, Yulia merasa sepertinya pernah bertemu dengan wanita di depannya ini.., tapi kapan....?"
"Maaf hamba telah mengganggu yang mulia.." ucap Wanita itu dengan suara agak resah. Cun Wa merasa agak ragu setelah berhadapan dengan Yulia. Sebab dia tidak tahu apakah Yang Mulia Yulia juga mengalami reinkaranasi juga seperti dia.
"Tidak masalah...tapi putri ini merupakan Selir Kaisar Tanlua...?" tanya Yulia.
"Benar Ratu..hamba Selir dari istana Tanlua... naman hamba Cun Wa.." ucap Cun Wa dengan senyum di bibirnya.
"Namamu Cun Wa..?" ucap Yulia. Ada kekagetan di wajah Yulia saat mendengar nama wanita itu ..seketika dia teringat pada seseorang di masa lalu. Cun Wa adalah putri rampasan dari kerajaan Sang... Kerajaan itu jatuh di bawa kekuasaan kerjaan Tanlua.
Tapi mana mungkin... Sebab kerajaan Sang jatuh karena dialah yang menaklukkannya. Yulia menatap wanita di depannya dengan tajam.
"Kau Cun Wa...?apakah kau putri dari kerajaan Sang...?" tanya Yulia dengan wajah tegang.
"Benar Ratu..hamba Cun Wa. putri kerajaan Sang.." jawab Cun Wa dengan hati berdebar .
"Kau Putri kerajaan Sang menjadi selir Kasar Chun Wa...apakah kerajaanmu di taklukkan Kerajaan Tanlua...?" tanya Yulia tanpa sadar. Mendengar ucapan Yulia , Terlihat Selir Cun Wa gembira.
"Apakah benar Ratu Reinkarnasi juga..." serunya dalam hati.
"Kau...kau sepertiku...?" seru Yulia tertahan dengan wajah tak percaya.
"Benar yang Mulia...hamba Cun Wa Putri kerajaan Song sekaligus pengasuh Si kembar .." ucapnya dengan wajah bahagia.
"Ya Dewa...ternyata kau juga datang kebali masa ini juga... Kaoan itu Wa'er..." ucap Yulia bahagia .
"Mungkin tahun yang sama dengan yang Mulia. Hanya saja hamba terlambat datang ke Kerajaan Tanlua...dan hamba tidak tahu fi mana yang mulia berada..." ucap Selir Cun Wa.
"Kami tinggal dan membangun pemukiman di Tanah tak bertuan... Lalu kenapa kau menjadi Selir lelaki itu...?" tanya Yulia sambil menatap Selir Cun Wa yang duduk di depannya . perasaan haru melanda hatinya. Wanita ini adalah wanita yang menjadi sahabatnya saat hidup di masa lalunya. Wanita ini dan Canlu yang Selalu membantu dan monolongnya merawat si kembar . mereka berdua yang melindungi Putra kembarnya saat dia harus pergi kemedan perang.
"Hamba menghindarkan Keluarga hamba dari kematian, dan hamba ingin membalas dendam pada wanita busuk itu... Wanita yang membuat Yang Mulia menderita... Wanita yang tak tahu diri dan tak tahu malu itu..." ucap Selir Cun Wa dengan dingin. Melihat dendam di mata Selir Cun Wa, Yulia menyadari kemarahan wanita itu pada selir Sanly .
"Apakah kau sudah bertemu dengannya...?" ucap Yulia sambil tertawa pelan.
"Sudah Yang Mulia.." lalu Selir Cun Wa menceritakan apa yang terjadi dengan Selir Sanly , juga keluarga Mentri She.
"Jadi sekarang dia berada do Istana dingin menerima hukuman dari Kasar Chan Yu... ?" ucap Yulia dengan wajah ingin tertawa.
"Yang Mulia.sebenarnya ada sedikit rahasia yang tidak anda ketahui.." ucap Selir Cun Wa perlahan.
"Rahasia yang belum aku ketahui...? Tentang apa itu...?" tanya Yulia lagi.
"Tentang..kasar Chan Yu..." ucap Selir Cun Wa.
"Stop..janga. kau bahas dia lagi, semua sudah bukan urusanku..karena dia bukan siapa- siapaku..." ucap Yulia dingin.
"Maaf Ratu ..." ucap Cun Wa.
Sebenarnya Selir Cun Wa ingin menceritakan kepada Yulia , tentang dua selir yang sekarang berada di harem Kerajaan Tanlua. namun karena Yulia tidak mau, akhirnya Selir Cun Wa terdiam.
"Tunggu ratu.. hamba ingin bertanya...kenapa si kembar menjadi Putra biologis Kaisar Kim.. Bukankah mereka Putra dari Kaisar Chan Yu..." tanya Cun Wa yang sejak tadi penasaran dengan kedua Putra Yulia.
"Semua terjadi karena Selir Sanly juga...tepi ulahnya membuat kebahagiaan untukku.." ucap Yulia dengan Wajah bahagia.
"Maksud Yang Mulia..." tanya Selir Cun Wa tak mengerti.
__ADS_1
"Dua atau tiga bulan sebelum dia datang ke istana , Ada pertemuan para Kaisar dan Ratu di kerajaan Nangla. Dan ternyata Putri dari Mentri She tersebut sengaja menjebakku sekaligus ingin mempermalukanku. semua itu Dia lakukan agar dia bisa menyingkirkan Diriku dari istana Tanlua . Tapi jebakannya malah membuatku berhubungan dengan Kaisar Kim yang kebetulan juga tengah di jebak Putri Kerajaan itu. Dan akhirnya terjadilah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi...." ucap Yulia dengan Wajah terlihat memerah karena malu .
"Ka..kalian melakukan itu....?" kata Selir Cun Wa Dengan wajah kaget.
"Benar...tapi aku tidak menyadarinya..." ucap Yulia membuat Selir Cun Wa heran .
"Apakah Yang Mulia Tidak menyadari apa yang terjadi ...?" tanya Cun Wa dengan nada menggoda.
"Kau ini....Saat aku bangun ke esokan harinya. Aku juga agak bingung...Aku merasa melakukan itu, Tapi tubuhku dan Bajuku bersih tak ternoda. ..tidak ada tanda- tanda aku melakukan itu dengan seseorang . Baju yang kupakai baju saat aku pergi makan bersama para Ratu Kerajaan lain tadi malam . Dan akhirnya aku ber fikir mungkin aku tadi malam bermimpi melakukan itu dengan Kasar Chan Yu seandainya aku melakukannya. pasti aku melakukan itu dengan Kaisar Chan Yu . hanya saja aku merasakan sakit di area bawah . dan aku hanya heran saja...." ucap Yulia dengan. Wajah semakin memerah.
"Lo kok bisa seperti itu...lalu kapan anda sadar kalau dia Putra Kaisar Kim...?" tanya selir Cun Wa lagi.
"Beberapa tahun kemudian.. setelah kedua putraku berumur empat tahun lalu...itupun aku menyadari saat menatap wajah Kaisar dan Si kembar sangat mirip . Dan Kaisar Kim yang menyadari lebih awal..." jawab Yulia.
"Dasar wanita jahat... Untung saja yang Mulia bersama Kaisar Kim , kalau orang lain bagaimana...!" ucap Cun Wa dengan wajah marah.
"Entahlah...tapi ya sudahlah.. mengapa kita harus membahas wanita itu . Sekarang aku ingin bertanya, kenapa kau memilih menjadi Selir Kaisar Chan Yu , Apakah kau mencarintai pria plinplan itu...?" ucap Yulia.
"Saat itu hanba hanya ingin bertemu yang Mulia dan membalas dendam pada wanita itu...namun hamba teringat kenatian keluargaku...akhirnya kupilih jakan itu demi Keluarga dan Juga melindungi kerajaan Dari peperangan.." ucap Selir Cun Wa .
"Bukanya yang menjatuhkan Kerajaan ayahmu adalah pasukanku, dan sekarang aku bukan pasukan kerajaan Tanlua ..jadi kejadian itu tidak akan pernah terjadi kan...?" ucap Yulia. Mendengar ucapan Yulia, Selir Cun Wa tertegun.
"Benar juga ucaoan Ratu Yulia...kenaoa aku bodoh...." batin Selir Cun Wa .
Melihat Selir Cun Wa tertegun, Yulia tersenyum dan berkata .
"Ya sudah semua sudah menjadi jalan yang sudah di tentukan Dewa. Sekarang lebih baik kau mulai menjaga hubunganmu dengan Kaisar Chan Yu. Hiduplah bahagia dengannya..." nasehat Yulia.
Terlihat Selir Cun Wa termenung. Tak lama dia nenghela nafas oanjang dan dia berkata.
"Yang Mulia...sepertinya Kasar Chan Yu menyelidiki tentang anda. Dia sepertinya ingin memiliki anda kembali..." ucap Selir Cun Wa sambil tersenyum lembut.
"Kau cemburu padaku....?" goda Yulia .
"Mana mungkin Yang Mulia...kau sahabatku, saudaraku, mana mungkin aku memiliki fikiran Seperti itu..." ucao Selir Cun Wa Sambil tersenyum bahagia .
"Baguslah...karena Aku sudah memiliki pria yang aku cintai. Dam dia juga sangat mencintaiku. Aku ingin hidup untuk slalu mencintai dia ,Mana mungkin aku kembali pada pria seperti dia. . Untung Dewa tidak memberiku perasaan cinta padanya, juga keturunannnya...andai saja aku memiliki perasaan padanya, mungkin aku aka jatuh saat dia memilih Selir Sanly..."ucap Yulia.
"Hamba juga bersyukur yang Mulia baik- baik saja...Ya sudah Ratu.. Hamba akan undur diri dulu...sudah malam, pasti Kasar Kim sudah menunggu. Hamba pamit dulu..." ucap Selir Cun Wa kemudian .
"Silahkan.. Tapi maaf Aku tidak bisa mengantar anda sampai ke tempat istirahat mu..' ucap Yulia.
"Tidak masalah Ratu.... Kalau begitu hamba mohon diri dulu . selamat malam..."ucap Selir Cun Wa. Tak lama terlihat Selir Cun Wa keluar dari istana teratai. Berjalan bersama para pelayannya kearah istana tempat para tamu kerajaan menginap.
Sedangkan Yulia, segera membawa Kedua putranya pergi ke istana Naga bersama Sang Kaisar. Namun Yulia menjadi heran, entah salah makan apa kasar Kim.., ketika kembali kebistana Naga, sikap Kaisar Kim sedikit manja dan terlihat lebih bahagia . tapi tetap selalu menghormati dan menghargai Yulia.
Dan Keesokan harinya, orang suruhan Kaisar Chan Yu datang. Dia berkata kalau tidak bisa menyelidiki keberadaan, dan keadaan Yulia walau mereka tahu tuan Wang Yu Ran . namun mereka tidak tahu Di mana Yulia.
Mendengar ucapan orang suruhannya , Kaisar Chan Yu tak percaya. namun Dia tidak bisa memaksa. akhirnya diang hari Doa Bersama sang Selir kembali ke Tanlua .
Dalam tiga hari Yulia masih tetap berada di istana. Dia melakukan Semua tugas yang Guru Yun berikan untuk menghadapi pertemuan Alkemia di Yaman , dia lakukan di istana . Karena pelatihannya Dai lakukan di ruang Dimensinya . Kaisar dan dan Si kembar Sesekali ikut masuk kedalam ruang Dimensi.
Dan dua hari sebelum keberangkatan Yulia dan rombongan ke kota Yaman, Yulia kembali ke Perguruan Guang Dan . Mereka harus mempersiapkan keberangkatan mereka. , Dia dan Guru Di serta beberapa murid yang di tunjuk sebagai perwakilan mulai mempersiapkan keberangkatan mereka ke Kota Yaman . dan hari ini adalah hari keberkahan mereka. Pagi sekali mereka sudah mempersiapkan diri untuk berangkat. Ketika hari mulai terang, Yulia bersama delapan murid dan dua guru yaitu Guru Di dan Gutu Wen ,segera berangkat menuju kota Yaman mereka mengendarai kuda menuju kita itu. Kota Yaman terkenal dengan kota Suci. Kota itu sangat ramai karena di sana merupakan perbatasan Benua ini dengan Dunia Tianli . Dunia yang terkenal dengan kekuatan - kekuatan Dewa.
Kini Rombongan itu akan segera berangkat. Terlihat kedua Putra Yulia sedang memeluk lengan sang Bunda .
"Kalian berdua harus menurut perkataan Paman Guli dan Paman Wangli . Terutama ucaoan Ayah..Tidak boleh nakal, ingat berlatih dengan benar . jangan Manyusahka. Ayah ..." ucap Yulia lembut.
"Baik Bun...tapi Bunda di sana harus selalu berhati- hati..." ucap Wang Hao.
"Baik..trimakasih sayang..." ucap Yulia. Tiba- tiba Kaisar mendekat dan mengusap cincin yang ada di jemari tangan Yulia.Cincin yang meruoakan cincin pernikahan bermata berlian kuning itu merupakan Cincin khusus yang di buat Kaisar Kim untuk Yulia . Dan ternyata cincin itu merupakan Cincin Ruang yang sangat mewah dan luas . Dan di dalamnya terlibat banyak sekali kepingan emas, Perak dan perunggu.
"Sayang...hati- hati...jaga diri baik- baik . Ingat kami menunggu kedatanganmu ..kalau ada apa - apa yang membahayakan dirimu, tekan cincin itu . Aku akan datang kepadamu..." ucap Kaisar lembut.
"Baik...alu akan mengingat ucapanmu..." jawab Yulia lembut. Kaisar memeluk pinggang ramping itu dan mencium keningnya. Tentu saja perbuatan Kaisar Kim membuat Yulia membeku seketika. Seketika wajah Yulia memerah. Bagaimana tidak, sekarang mereka berada di tengah- tengah para murid dan guru. Dan Kaisar tak tahu malu melakukannya . Yulia hanya bisa berwajah merah bagai tomat. Melihat itu, terlihat Kaisar tersenyum bangga .
Tak berapa lama terlihat rombongan itu segera pergi meninggalkan kota Malada .
Sampai disini dulu ya ceritanya, aku lanjut besok.
Jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu
Bersambung.
__ADS_1