YULIA

YULIA
UJIAN ,2.


__ADS_3

Pantas tidak pantas itu urusan kami... Bukan urusanmu . buktinya kami lolos ke tahab selanjutnya.. dan kalian...? melihat raut muka kalian ini.. aku yakin kalian tidak lolos dalam ujian tahan kedua ini , Tebakanku tidak salah kan... ? aah tidak....pasti yang Lolos hanya Senior Yun , Kan...? " ucap Yu Lan sambil menatap mereka bergantian .


Tentu saja ucapan Yu Lan membuat mereka kaget sekaligus marah.


"Apaa...kalian masuk...!" Seru mereka tak percaya.


"Kalian masuk perguruan Surya...? ha ha ha ...jangan Bercanda... wanita bodoh seperti kalian mana mungkin bisa lulus dalam ujian ini...jangan mimpi..!" seru Si gadis Sombong dengan wajah menghina .


'Tidak percaya...? Lihat saja besok...besok bisa kalian lihat buktinya...." sela Linlin bangga .


"Pelajaran bagi kalian. jangan terlalu menghina teman atau Saudaramu ... Tidak selalu kita berada di atas. belum Tentu orang yang kita pijak lebih rendah Dari kita..." ucap Yulia yang sejak tadi diam saja .


"Siapa Kau...." tanya si Putri sombong saat melihat Yulia berdiri di belakang kedua gadis mantan murid sang Ayah .


"Teman dan saudara baru mereka..." jawab Yulia dingin .


"Oo..pasti Karena kamu mereka seperti ini . Sombong dan berlagi...!" seru si gadis sombong.


"Kau berkata seperti itu, apakah Kau sudah berkaca pada dirimu sendiri. apakah Kau Tidak sadar dengan Sikap dan tingkah lakumu Nona.." ucap Yulia dingin.


"KAAUUUU....!" serunya marah.


"Linlin, Yu Lan Ayo Kita pergi, untuk apa kalian Berbicara dengan orang asing..." ucap Yulia sambil menarik mereka berdua menjauh.


Sedang kan murid perguruan Bayu Hanya bisa diam tanpa bisa membalas. Sebab jika mereka melakukan Keributan . mereka akan mendaparkan sangsi pengusiran mereka Dari tempat itu .


Ke esokan harinya , mereka segera pergi ke lapangan tempat ujian seleksi terakhir , akhirnya terpilih lima belas peserta yang di ambil .dan di antara mereka Ada Yulia dan Dua teman barunya. Sedang kan Dari perguruan Bayu Ada satu orang Pria yang lolos, semuanya gagal di seleksi tahap kedua. Dan tahan ketika ini hanya menentukan lima pemenang utama . sefangkam sepuluh peserta yang lain, sudah terpilij Menjadi murit inti Perguruan Surya. Murid perguruan Bayu bagai tak percaya melihat kedua Wanita yang telah di usir oleh sang Putri kepala Perguruan. Dan Kini mereka malah menjadi Murid Perguruan Sirya. Karena ke duanya pendaftar sebagai peserta umum Bukan Dari perguruan mereka, karena itu mereka akan me jadi murid Perguruan Surya selamanya . Dan itu merugikan perguruan Bayu. Seharusnya mereka akan membuat harum dam kembanggaan perguruan mereka . Dan akan membuat terkenal perguruan Bayu . Tapi kini mereka Hanya memakai nama Marga keluarga mereka sendiri .


"Brengsek... dari mana mereka memiliki kemanpuan yang tangguh seperti itu. Aku rasa mereka melakukan kecurangan. Ucap Putri Mai Can dengan Kemarahan dan rasa iri yang tak bisa dia sembunyikan .


" Nona Mai..semua sudah tidak Ada gunanya lagi. Anda Sendiri yang mengusir mereka . Sekarang bagaiaman anda akan mengatakan pada Ayah anda tentang semua ini. Dan jika sampai Ayah Ada tahu semua yang anda lakukan, saya tidak dapat membayangkan kekecewaan tuan Sang pada Anda..." Ucap gadis yang Ada di sebelah nya.


"Diam Kau... Semua telah terjadi, Dan aku akan mengatasi semua ini. Aku tidak akan membiarkan dua wanita brengsek itu bahagia. Lihat saja nanti..." Ucapnya marah.


Kedua temannya yang Ada di sampingnya hanya bisa geleng kepala. Mereka tak bisa membayangkan betapa kecewanya guru Sang saat melihat dua murid wanita yang bisa masuk kedalam perguruan Surya bukan lagi murid perguruan mereka. Andai kan dua wanita itu tidak ikut dalam ujian penerimaan murid perguruan Surya setelah di usir dan di keluarkan Dari perguruan oleh Mai Can, pasti masalah tidak akan serumit ini. Tapi kedua murid itu malah mengikuti tes . Dan sialnya keduanya lolos dalam ujian itu . sekarang sudah pasti Mereka menjadi murid perguruan Surya, Dan semua yang terjadi akan membuat Guru Sang pasti kecewa besar. Dan kini ujian tahap ketika di mulai. Dan juga merupakan tahan terakhir.


Setelah ini mereka akan segera brangkat ke Kerajaan Phoenix . Penyeleksian pun Segera di mulai. satu persatu mereka mulai bertarung . Yulia mendapatkan urutan ke empat. sedangkan Yu Lan urutan kedua dan Linlin Ada pada urutan ke lima. Saat Yu Lan bertarung pada babak kedua, Yu Lan harus Kalah saat dia melawan Pria Muda dari perguruan Teratai . Sedangkan Yulia Sendiri menang melawan pria kuat dari Kota Nanca . yang katanya letaknya masih dalam wilayah Kerajaan Phoenix . Sedangkan Linlin juga mengalami kekalahan dan saat Delapan Besar, Yulia bertemu dengan Murid Dari perguruan Bayu. Seorang Pria Muda seumuran sang kakak Yao Han. Membuat Yulia merindukan saudara , Putra dan sang Suami. Saat mereka sudah berada di atas panggung. Terdengar teriakan Dari bawa panggung.


"Kak...habisi dia... Beri Pelajaran agar dia tahu apa itu kesombongan...tunjukkan pada Dia kalau kita murid perguruan Bayun tidak muda di kalahkan ..Dasar wanita sialan..!" Seru suara seorang gadis. Mendengar itu, Yulia hanya tersenyum.


" Saudara seperguruanmu terlalu sombong, Dia terlalu Semena- mena...Dia berani menganiaya dan menindas murid Ayahnya. Bahkan mengeluarkan murid dari perguruan tampa meminta ijin sang Ayah... Sebesar itukah wewenang dia di perguruan... Tapi sudahlah... Aku katakan ini karena aku perduli pada Kedua taman baruku yang sudah di aniaya dan di keluarkan dari perguruanmu. oleh dia.. " ucap Yulia dengan suara yang bisa membuat semua orang tahu.mendengar ucapan Yulia, semua orang menatap kearah wanita yang berteriak tadi. Tentu saja semua itu membuat si gadis sombong Merasa malu.


"Nona...kenapa masalah ini Kau katakan di sini .." tanya Pria yang berdiri di depan Yulia.


'Karena dia tadi mengatakan ucapan yang tidak baik..." ucap Yulia semakin dingin.


"Kau sombong Nona.... Kau fikir aku tidak bisa mengalahkan dirimu.." ucapnya kesal..


"Apakah Kau bisa mengalahkan aku...?" Tanya Yulia dingin.


"Jangan Sombong kau Nona. Apakah ini gayamu untuk menarik perhatian para Kaum Pria...? Apakah di balik topeng perakmu itu Kau Simpan wajah yang jelek...?" ucap Pria itu menghina.


"Jelek atau tidak, semua itu bukan urusanmu . tapi aku takut Kau tidak akan bisa tidur jika Kau melihat wajahku..." Ucap Yulia.

__ADS_1


"Cih... Dasar wanita genit. Gadis seperti mu , akan membuat malu para wanita... pria mana yang akan mau kepadamu..." Ucapnya kesal. Mendengar ucapan pria itu, Yulia bukannya marah, Dia Malah tertawa.


"Benarkah...Semoga Kau akan tetap seperti itu saat Kau tahu wajahku. Baiklah, Ayo kita mulai pertarungan kita..." Ucap Yulia mengakhiri perdebatan mereka.


Tak lama terlihat pertarungan itupun di mulai. Ternyata pria itu langsung menyerang Yulia dengan penuh semangat. Dia langsung menyeranh Yulia dengan jurus mematikan . melihat itu Yulia hanya tersenyum


"ternyata Kau lumayan juga teman, pantas Kau begitu sombong.." Ucap Yulia dalam hati. Namun Siapa Yulia... Wanita yang terlihat lemah lembut , wanita yang masih bisa tersenyum walau di hina. Wanita yang masih punya batas kesabaran tinggi . namun Kali ini dia harus menyelesaikan pertarungan dengan cepat Karena merindukan Suami dan sang Putra membuat Dia kesal dan marah.


Gerakan mereka kini semakin cepat , membuat pria itu semakin terdesak. Akhirnya dia Mengeluarkan senjatanya. Sebuah cambuk berwarna hitam. Dan di ruas cambuk terlihat duri - duri Tajam . ujung cambuk berbentuk degitiga. Melihat itu Yulia mengambil pedang Dari Cincin Ruangnya. Pedang yang dulu selalu menemani Dia saat Menjadi jendral perbatasan. Cambuk yang mengeluarkan cahaya putih itu Kini terlihat di tangan Yulia. Tanpa banyak Berbicara Pria itu langsung menyerang Yulia dengan cambuknya. Dengan lincah Yulia menghindari cambuk yang menyerangnya. Terdengar suara ledakan saat cambuk mengenai panggung arena. dan bekasnya terlihat hitam dan lubang bekas cambuk tercetak di tanah bagai terbakar . Tidak bisa di bayangkan jika saja cambuk itu mengenai tubuh Yulia . Yulia tersenyum melihat itu. Kini Dia mulai memainkan jurus pedang membela langit. Terlihat cahaya sinar Perak mulai mengimbangi gerakan cambuk lawan. Dan neberapa saat kemudian, terlihat cambuk melilit pedang Yulia, Dan senyum sini terukir di wajah Murid perguruan Bayu .Ketika melihat pedang di tangan Yulia terlilit cambuknya, dia merasa kemenangan ada pada dirinya. Dengan gerakan cepat, dia menarik pedang Yulia. Dia ingin menarik pedang Yulia dan memanfaatkan keadaan itu untuk menyerang Yulia dengan tendangannya. namun dia salah sangka. Saat dia menarik pedang Itu, Yulia tersenyum Sinis dan Dia memanfaatkan kesempatan itu Untuk menyerang pria itu. Dan saat tubuh Yulia yang tertarik mendekati tubuh lawan , sebuah tendangan lebih cepat Dari Pria itu di lakukan Yulia . Tendangan itu menghantam dengan telak Dada dan Wajah Pria itu. Hingga dia terlempar dan jatuh dari panggung pertandingan . pria itu memuntah kan darah segar Dari mulutnya.


Sedangkan Yulia sendiri terlihat tenang menatap Pria itu. Terlihat murid perguruan Bayu menatap Yulia dengan tatapan marah.


"Kita mulai lagi...?" Tanya Yulia .


pria itu dengan kesal berdiri. Namun Kakinya menghianati dirinya , terlihat dia terjatuh kembali. Melihat itu, akhirnya Guru perguruan cahaya yang menjadi penilai memenangkan Yulia .ketika hari Menjadi semakin sore,


Yulia harus kembali bertanding untuk Memperebutkan peringkat pertama . Kini dia harud berhadapan dengan pria kekar di depannya. Mereka akan bertarung untuk menjadi sang Pemenang.


" gadis kecil...menyerahkah...semua ini demi kebaikanmu...." Ucap pria itu dengan angkuh dan Sombong ..


"Kita belum bertarung kenapa aku harus menyerah Padamu...? ." ucap Yulia tenang


"Kau jangan keras Kepala... Semua ini demi kebaikan dirimu , aku sarankan lebih baik menyerah saja dari pada Kau terluka.." ucap pria itu dengan wajaha dingin .


"Kita belum tahu Siapa Kalah dan Siapa yang menang . Belum Tentu aku Kalah darimu, kenapa Kau sudah merasa menang...?" Ucap Yulia .


"Bodoh... Ternyata Kau wanita yang Bodoh... Aku memberimu kesempatan agar Kau tidak terluka, tapi kau menolaknya malah Kau bertingkah laku sombong di depanku..!" Teriaknya marah.


"Baiklah.. Karena Kau tidak mau kuberi kesempatan untuk Kebaikan , aku tidak berbelas kasih lagi pada dirimu. Ayo kita bertarung, aku Ingin tahu sampai di mana kekuatan mu...!"serunya dan langsung menyerang Yulia dengan pedamgnya penuh dengan kekuatan . pertarunganpu di mulai , Terlihat pria itu berusaha menjatuhkan Yulia lebih awal. Dia langsung menggunakan Kekuatannya.Dengan ringanYulia menghindar dari semua serangannya.


Melihat pertarung itu para guru dan Tetua terlihat gembira. Apalagi melihat gerakan Yulia yang terlihat anggun lincah tetapi mengandung ketegasan . Walau pun dia menghindar dari semua serangan pria Kasar itu, tapi gerakannya terlihat teratur . malah terkedang Dia sengaja membuat pria itu kelelahan. Dan saat Pria itu lengah, sebuah tendangan mendarat dengan empuk di dadanya . hingga membuat Pria itu terjatuh . terlihat pria itu memuntahkan darah Segar dari mulutnya. melihat itu dia semakin marah. Dia berdiri dan kembali menyerang Yulia . perkelahianpun kembali Terjadi . namun. tiba- tiba dia merentangkan tangannya, lalu memutar lengannya di depan wajahnya. Tak lama terlihat kekuatan angin keluar dari telapak tangannya. Melihat itu, Yulia merentangkan tangan kanannya . tak lama cahaya ke emasan bercampur merah terlihat di telapak tangan Yulia. Dan saat Pria itu menyerang dengan kekuatan nya kearah Yulia, Yulia segera menyambut dengan menghantamkan Cahaya kuning keemasan di tangan nya kearah kekuatan yang datang.


DUAAAAR..


Terdengar ledakam yang keras saat Kedua kekuatan bertemu di udara. Terlihat Pria itu terlempat ke udara dan terhempas dengan Karas ketana. Terlihat dia kembali memuntahkan Darah Segar dari Mulut nya dua Kali . Sedang kan Yulia masih tegak berdiri menatap Pria itu. .


"Masih mau lanjut...?" Tanya Yulia dengan tenang.


"Sombong... Seperti itu saja Kau sudah bangga, baik kita akan Mengeluarkan hewan kontrak kita, Kau telah membuatlu Malu. Maka terima lah Kematian mu. ' ucap Pria itu dengan Kemarahan yang tidak dapat Dia sembunyi kan lagi. Tak berapa lama terlihat muncul beruang hitam berada di depan mereka. Beruang itu terlihat sangat menakut kan, tinggi tubuh dua Kali lebih tinggi manusia . badan besar mata merah.


Dan saat


"GRAAAAK....


Terlihat taring dan gigi - gigi runcing di dalam Mulut nya.


" Yueyue...biarkan aku menghadapi dia...!" Bisik Long Zizu Rong. Berucap saat mahlum hewan Beruang berada di depan Mereka .


"Baik.. Tapi kau harus hati- hati..." Ucap Yulia lembit .


" Pasti...!" Ucap Zizu sambil berubah menjadi manusia. Dan berdiri di dekat Yulia. Semua orang tertegun melihat Zizu yang tampan terlihat dengan Gagah berdiri sambil berkacak pinggang menatap beruang itu dengan tatapan mengintimidasi beruang hitam . semua orang terpanah Menatap Zizu dan Yulia bergantian.


"Siapa Dia... Manusia atau Binatang kontrak.." ucap Penonton. .Mereka melihat pria tampan di sebelah Yulia dengan wajah kagum . apalagi para wanita .

__ADS_1


"Tapi kalau Dia hewan Kontrak, betapa Hebat nya wanita itu. dia bisa mengontrak hewan yang bisa berubah menjadi manusia . Hanya hewan mitoslah yang bisa merubah demikian...." ucap penonton lain. dan banyak gumaman para penonton melihat pria tampan do dekat Yulia .


"Hey Kau... Kenapa Kau memanggil dia.. Jangan Kau katakan kalau dia mahluk kontrak mu...!" Ucap Pria itu dengan wajah kaget.


" Dia bukan mahluk Kontfakku, tapi Dia sahabatku...lihatlah mahluk lontrakmu saja tahu Siapa dia...?" Ucap Yulia sambil menunjuk pada beruang yang kini terlihat ketakutan turun Dari arena pertarungan . Tentu saja semua orang kaget melihat kejadian itu, sedangkan pria di dekat Yulia terlihat masih tenang berdiri sambil melipat tangannya di depan Dada .


"Dondo...kenapa Kau... Ayo serang Pria itu...!" Teriak pria itu marah. Namun hewan kontrak nya terlihat ketakutan, dan tak lama dia menghilang. Tentu saja semua orang Kaget.


Melihat kejadian itu, terlihat pria itu ber wajah Pucat . Dia menatap Yulia dengan. sakqh ketakutan .


" Zizu...kembalilah... " ucap Yulia sambil mengusap punggung Zizu dengan lembut .


" Baik Yueyue..." Jawabnya.


Pria tampan itupun segera menghilang dari pandangan.


"Bagaimana...apakah Kau masih ingin membunuhku...?" Kata Yulia dingin. Terlihat pria itu menatap Yulia tak percaya .


"Kau... " ucap Pria itu dengan wajah frustasi .


"Kenapa...Kau masih penasaran dengan ku..? Ayo kita lanjut kan..." Ucap Yulia lagi.


"Ti ....tidak, A ..aku menyerah Kalah.. " lalu dia menatap kederetan para guru dan Tetua.


"Maaf guru... Aku menyerah Kalah.." Ucapnya sambil menunduk memberi hormat. Melihat itu, maka kemenangan Ada di tangan Yulia. Terlihat seorang guru yang Menjadi penengah pertarungan naik mendekati Yulia dan Pria itu. Yang ternyata memiliki nama Ang Wan. Pria ini Berasal dari sekte Ang . Dia Putra dari kepala keluarga Sekte Ang. Belakangan baru Di ketahui, kenapa saat mahluk kontrak nya melarikam diri, dia langsung menyerah..? Semua itu Karena Ang Wan sangat percaya kalau Mahluk konyraknya Adalah mahluk Suci yang tak Muda Kalah. Dia beramggapan Kalau mahluk Kontraknya merupakan Raja Dari segala mahluk kontrak. Karena itu Dia sangat bangga dan telalu membanggakan mahluk kontrak nya itu . Namun saat dia bertarung dengan Yulia, Bukan saja Dia yang di kalahkan , Tapi mahluk kontrakmya menyerah sebelum bertarung saat melihat mahluk konntrak Yulia. Semua itu membuat Dia yakin kalau Hewan Kontrak Yulia berada do atas level mahluk kontraknya. Apalagi mahluk itu sudah bisa berubah menjadi manusia . akhirnya Guru pembimbing mengatakan kalau Yulia yang menjadi pemenang pertama. Dan ternyata pemenang pertama, mendapatkan hadia sebuah Lencana khusus berwarna kuning keemasan. Guna Lencana itu, sangat banyak , Yulia bisa masuk ke dalam istana untuk bertemu Kaisar Dia juga bisa masuk keperpustakan Kerajaan .


Yulia juga bisa membeli bahn herbal di Rumah obat yang Ada di wilayah Istana Kerajaan. Toko herbal yang khusus untuk Orang istana dan para pembesar kerajaa. Dan juga banyak keistimewaan khusus yang Bisa Yulia dapatkan . Mendengar semua yang di ucapkan Kepala Sekolah atau Dekan, yang tadi menyerah kan lencana dan hadia lainnya, Banyak para murid yang iri atas apa yang di dapat Yulia. Bagaimana tidak iri. Sebab murid yang lain yang memiliki perinkat dua sampai lima belas. Mereka hanya mendapatkan lencana Giok putih yang merupakan lencana murid inti perguruan Surya . Namun di antara para tetua. Kepala Sekolah perguruan Surya terlihat tersenyum lembut sambil menatap Yulia. Ada Kilatan kebahagiaan terlihat di matanya . Dan ternyata kemarin yang menemui Yulia dam kedua kawannya merupakan kepala Sekolah perguruan Surya itu sendiri . Setelah mendapat kan nasehat dari Dekan atau kepala Sekolah , mereka di minta kembali ke tempat mereka masing- masing . dan bagi mereka yang lolos, Besok mereka akan berangkat ke Perguruan Surya . Perguruan juga mengambil lima puluh orang lagi Menjadi murid Bawah dengan mendapatkan Lencana giok hijau . Sedang kan lima belas pertama merupakan murid inti. Bagi mereka yang tidak terpilih, mereka segera kembali ke Perguruan atau ke keluarga mereka. Begitu juga dengan murid perguruan Bayu.Yang kini bertambah satu yang bisa masuk . Walaupun menjadi murid Bawah . Sekarang ada Dua yang bisa masuk ke perguruan Surya . Andai dua lainnya tidak di keluarkan secara Semena- mena oleh Putri sang Kepala Sekolah, mungkin Ada empat murid yang bisa masuk ke dalam perguruan Surya.


"Teman Yulia...kami berterimakasih padamu , Kau dengan rela hati memberi kami pil ramuan peyerap Qi yang sangat di butuhkan oleh para kultivator pada kami hingga kami dengan mudah menyerap Qi . dan kami kini bisa masuk keperguruam Surya. jika kami Tidak Bertemu dengan dirimu, entah bagaimana hidup kami selanjutnya. Untuk kembali ke perguruan, itu sudah tidak mungkin lagi, Untuk pulang ke Kampong kami pasti keluarga kami akan di ejeng dan di hina oleh para kerabat dan tetangga karena di keluarkan dari perguruan secara tidak hormat. Untunglah kami bisa bertemu dengan dirimu, hingga kami bukan hanya lebih kuat Dari kemarin, tapi kami malah Menemukan Perguruan yang lebih baik Dari perguruan Bayu . Karena itu kami sangat berhutang banyak Padamu ..." Ucap Yi Lan dengan. AIT mata menetes .


"Benar Yulia...Kami sangat berhutang banyak Padamu...." ucap Linlin yang ikut menangis.


"Sudah. tidak usah seperti itu. Bukankah kita teman... kalau kalian ingin membalas kebaikanku, belajarlah lebih baik lagi... " Ucap Yulia dengan wajah riang . .


"Benar...kita Adalah teman.. tapi aku berjanji aku akan Belajar dengan giat . aku berjanjo akan kebih baik lagi . " Jawab Yu Lan dam Linlin dengan telat lebih baik lagi.


"Dan ingat...jangan lemah dan takut pada orang lain. agar kalian. tidak do tindas lagi dengan siapapun .jadikan Pelajaran di perguruan Bayu sebagai pemicu semangat kalian berdua..." nasehat Yulia.


"Itu Pasti... kami tidak ingin lagi Menjadi bulan- bulanan kejahatan orang lain.."ucap Yu Lan.


"Baguslah... Ayo sekarang kita Istirahat. besok kita berangkat pagi sekali..." Ajak Yulia.


Akhirnya mereka naik keatas tempat tidur dan tidur fengan tenang .


Udahan dulu ya...aku lanjut besok lagi.


Jangan lupa Like, boys dan komennya aku tunggu .


Maaf jika masih Ada Typo dan ketikan salah. author mohon maaf...


Bersambung .


.

__ADS_1


__ADS_2