YULIA

YULIA
KERAJAAN PHOENIX


__ADS_3

"Aku sangat yakin dia Ada di sini...? Aku merasakan kehadirananya sejak dua hari yang lalu..." ucap Si Pria tampan .


"Atau Kau mungkin salah temapat kak... atau mungkin juga bukai aura dia yang Kau rasakan.." ucap sang Adik kedua.


"Tidak...aura itu tidak pernah muncul dam aku rasakan lagi setelah kejadian itu . tapi dua hari yang lalu aku merasakan kebali ..." ucap Si Tampan dengan yakin.


"Kalau Begitu, Ayo kita pergi ke Kerajaan Paman Ang Suyan, Mungkin kita akan Menemukan keberadaan dia di Kerajaan Paman Ang...tapi Kak .. apakah Kau bisa mengenali Dia lagi setelah ber puluh tahun tidak berjumpa dengan. dia..?" tanya sang adik.


"Entahlah...tapi aku tak akan pernah lupa dengan aura yang dia miliki, aura itu tidak pernah aku temukan pada wanita lain..." ucapnya lagi.


"Kak...bagaimana kalau dia sudah berkeluarga..punya Suami dan Putra...?" ucap adik ketiga .


"Aku akan tetap bersamanya sampai kapampun, nyawaku sudah Menjadi miliknya. Dan aku tidak akan ada gunanya hidup tanpa dia. Sudah bertahun- tahun aku hidup menunggu pertemuan ini. Andai dia sudah bersuami aku akan tetap akan ikut dia...." ucap Pria tampan itu yang sangat yakin .


"Kak...kau Kaisar Kerajaan Angin... mana mungkin kau akan meninggalkan Kerajaan kita...." ucap Sang Adik kedua.


'Bukankah Kerajaam masih ada kalian berdua. Aku percaya kalian bisa membuat Kerajaan Kita lebih baik lagi..." ucap Pria tampan itu lagi.


"Ayah dan Ibu akan kecewa sekali Padamu kak , apa tidak Ada jalan lain lagi..?" ucap sang adik.


"Benar kata adik ke tiga ...aku juga tak ingin menggantikan dirimu di atas Singgasana..." kata sang Adik.


'Benar kata kakak kedua.. aku juga tidak..." ucap sang adik ke tiga.


"Kalian tega padaku...apakah kalian ingin aku hidup tapi Sebenarnya aku mati..?lagian Ayah dan ibu sudah tahu itu . apakah kalian sadar, kenapa Selama ini Ayah tak pernah memaksa diriku atau menyuruhku mencari istri atau selir...? tetapi tidak pada kalian, beliau menyurih Kalian cepat menikah Kan..?" kata sang Kakak .


'"Benar Kata kakak..ayah dan ibu malah memilihkan kami selir ...." jawab Adik kedua.


"Iya sich...Sebenarnya sejak dulu aku juga heran...memang kenapa kak...?" tanya adik ke tiga .


"Karena ayah tahu hidupku milik wanita itu..." ucap Si Pria tampan


Seketika kedua adik nya tercengang menatap pada Pria tampan itu.


"Nach...sekarang kalian sudah mengerti kan.. kenapa aku mencari wanita itu...?" ucap Pria tampan dengan menatap kedua adiknya sekilas . lalu kembali menatap ke arah kota Kerajaan Phoenix . Mereka hanya bisa menatap sang kakak sambil tampa sengaja menganggukkan kepala mereka .


"Ya sudah, Ayo kita pergi dari sini..." ajak si Pria tampan .


Akhirnya merekapun segera pergi dari tempat itu. mereka Terbang menuju Kota Kerajaan Phoenix . Mereka yang terdiri Dari Delapan orang itupun menghilang dari tempat itu.


Begitu juga dengan kapal yang di tumpangi Murid baru perguruan Surya. dengan tenang kapal Melayang pergi menuju Perguruan Surya yang berada tidak jauh dari Kerajaan Phoenix. Memang tempat Perguruan itu berada di sebelah persis Istana Kerajaan Phoenix. Perguruan Surya Satu lingkungan dengan istana .hanya di batasi tembok Istana dan tembok Perguruan.


Ketika kapal Mulai berada di atas pintu gerbang, murid baru Perguruan Surya bisa melihat keadaan kota Kerajaan Phoenix yang Konon sangat sulit di masuki .bagi pendatang baru . jangan harap dengan Muda masuk ke kota itu .Jika kita akan masuk ke sana banyak prosedur yang harus mereka lalui. Dari pengenalan Diri , asal tempat tinggal , tujuan, sampai penggeledahan barang yang di bawa para pendatang. Hanya bagi mereka yang memiliki giok pengenal diri penduduk Kerajaan Phoenix lah yang gampang masuk kesana.


" Itu kota pelangi , Kota tempat pusat kota Kerajaan Phoenix berada . " ucap guru pembimbing sambil menunjukkan kearah keramaian kota . mereka bisa melihat kota yang padat dengan rumah penduduk itu terlihat sangat ramai. Setelah Beberapa saat berada di atas kota Pelangi. Mereka mulai melihat Kerajaan Phoenix .


"Bagi kalian yang belum pernah berada di Kerajaan Phoenix kalian sekarang bisa melihat keberadaan atau bentuk Kerajaan Phoenix yang kami bangga kan. Di sana tempat Raja Ang Suyan dan Ratu An Chi berada..." Ucap Guru pembimbing yang bernama So Ha dengan bangga .


"Guru .. Apakah kami bisa pergi ke Istana atau mengunjungi istana..?" Tanya salah satu murid.


"Tidak... Kalian bisa bergi kesana jika Ada tugas Dari perguruan atau memang Ada undangan dari istana . Kalau tidak, tidak Muda kita masuk ke istana. Hanya Satu orang murid yang bisa dengan Muda pergi kesana, yaitu sang murid istimewa. Maksud guru.. murid yang memiliki Lencana emas dari perguruan.. " ucap Guru So Ha.


Seketika mereka melihat ke arah Yulia Yang berdiri di ujung kapal dengan santai . Dengan kedua tangan terlipat di dadanya. Terlihat Wanita itu menatap Kota pelangi dengan tatapan tenang. Tidak Ada tatapan kaguman atau gembira di wajahnya. Mungkin Ada , hanya saja tertutup oleh topeng Perak di Makanya . yang membuat wajah nya terlihat cantik tapi penuh misteri. Sebenarnya banyak murid laki- laki yang terpesona dengan Yulia. Namun kekuatan nya membuat mereka takut untuk mendekati apalagi saat mereka ingat akan hewan kontrak Yulia. Seorang Pria tampan dengan aura dingin membuat mereka gemeteran.


"Maksud guru para juara pertama...?" Tanya Salah satu murid inti.


"Tidak semua murid yang juara pertama mendapatkan Lencana emas itu . Lencana emas khusus pemberian dari istana. Dan Lencana itu di pegang langsung oleh Dekan. Dekanlah yang menentukan Lencana itu di berikan pada murid yang memang di nilai mampuh memenuhi syarat untuk mendapatkannya. Sudah empat periode penetapan murid baru , Baru sekarang Dekan kembali memberikan Lencana emas. Pemilik Lencana emas yang dulu, kini sudah menjadi seorang mentri di istana Phoenix ...." ucap Guru So Ha.


Mendengar ucapan gutu So Ha , Semua murid tercengang. Ada keinginan di dalam hati mereka untuk menjadi Yulia . Ternyata hanya wanita itu yang di anggap Dekan mampu menerima Lencana emas. Semua itu membuat para murid menatap Yulia dengan perasaan kagum walau rasa iri Ada di hati mereka . Namun mereka juga sadar diri kalau memang Yulia pantas menerima benda itu .


Tak berapa lama mereka telah berada di atas sebuah lokasi bangunan yang terlihat sebuah bangunan perguruan. Namun perguruan ini memiliki lokasi yang cukup Luas. Sedikit lebih luas dari perguruan Baiyun . Sedang kan Yulia yang berdiri di ujung kapal angkasa, terlihat menatap kearah Istana Phoenix . Entah kenapa dia merasakan getaran di dalam hatinya.


"Apakah ini perasaan dari Heizi... Apakah anak ini Putra atau kerabat Kerajaan Phoenix..." Batin Yulia . dia menatap kearah Istana yang mereka lewati.


Namun Di tempat lain, tempatnya di sebuah istana milik sang Ratu, terlihat sepasang Suami istri yang sedang bercengkra dan berbincang tiba- tiba merasakan debaran yang Kuat di dalam hatinya.


"Istriku... Apakah Kau juga merasakan perasaan sepertiku...!" Seru sang Suami yang langsung bangun dari tempat duduk nya.


Saat ini mereka sedang membicarakan soal Perekrutan murid baru di Perguruan Surya. Mereka ingin mengetahui ke inginan para kultivator atau minat mereka terhadap perguruan Sirya yang sudah lama bibit baru yang terbaik dari murid perguruan lain yang Ada di luar Kerajaan Phoenix . Saat mereka dedang membahas masalah itu ,Namun tiba- tiba Kaisar Ang Suyan merasakan debaran yang sangat kuat di dalam dadanya. Seolah dia akan bertemuh seseorang yang sangat berharga untuknya. Hingga Kaisar merasakan dadanya sesak .


" Benar yang Mulia... Hamba juga merasakan debaran itu . Entah kenapa hamba merasakan debaran itu Sangatlah kuat..seperti Ada sesuatu yang akan terjadi..." ucap sang istri .


Namun tiba- tiba Kaisar Ang Suyan terkejut bukan Main .


"Sayang ...ini...ini getaran Putra kita... Putra kita Ada di dekat kita....Sayang piyra kita..ayo kita Cari...!" Seru Kaisar Ang Suyan dengan gembira. Begitu juga dengan sang Istri.

__ADS_1


Mereka segera keluar Istana dengan cepat . Dan pada saat itu, Kapal Ruang angkasa telah berhenti di atas perguruan . Satu persatu mereka mulai turun dari pesawat . Karena Yulia dejak awal berada di ujung kapal, maka dia turun paling belakang. Karena Yulia turun paling belakang, Tanpa Sengaja mata tajam Yulia bisa melihat Kaisar dan Ratu yang sedang berjalan keluar Dari dalam istana . Terlihat mereka sedang mencari sesuatu. . Ada desiran aneh di Dada Yulia saat melihat mereka berdua . Yulia semakin sadar kalau Ada suatu hubungan antara Heizi dan Kerajaan ini .


"Apakah ini perasaan milik Heizi ." batin Yulia .


"Yuyu...Kau melihat sesuatu..." Tanya Heizi di dalam fikifan Yulia.


"Kenapa..?" Tanya Yulia.


"Jantungku berdebar tak Marian..lalu Ada perasaan entah apa ini...?" Ucap Heizi.


" Apakah kau merasa bahagia..?" Tanya Yulia.


"Entah.. Aku tidak tahu.." Ucap Heizi.


"Dasar bodoh..." ucap Yulia sambil tertawa. Dia melangkah menuruti tangga . dan terbang Melayang turun ke tanah bersama semua orang.


Setelah semua turun termasuk guru dan Dekan . kapal segera hilang. Mereka segera di bawa masuk kedalam aula perguruan. Di sana terlihat banyak Murid yang menanti kedatangan mereka. Di sepanjang jalan menuju aula, mereka Menjadi pusat perhatian Murid Senior. Yulia yang melangkah paling belakang, dan di depannya dua teman barunya, menjadi pusat perhatian semua murid, Karena topeng di Makanya membuat dia semakin terlihat misterius . walaupun begitu Dia terlihat berjalan tenang di baris terakhir .


"Siapa dia...kenapa murid Batu itu memakai Topeng..?" Ucap salah satu murid lama.


"mungkin wajah nya jelek dan menakutkan, hingga dia berusaha menutupinya..." kata Kawan yang lain.


"Tapi aku merasa di balik topeng itu, Ada wajah cantik yang di sembunyikan.." Ucap sang teman .


"Benar sekali. Dia memiliki aura yang tenang anggun dan dingin . tapi kalau di lihat, aku merasa wajah itu sangat cantik..apa aku yang salah lihat ya..." Ucap seorang gadis.


"Benar sekali..aku juga merasa di balik Topeng nya tersembunyi wajah Cantiknya..." Jawab sang teman.


"Cih.. Kau sok tahu. Mana Ada seorang gadis yang menyembunyikan kecantikannya. Aku yakin Dia melakukan itu Karena wajahnya yang jelek. Malah mungkin saja wajahnya buruk hingga takut terlihat orang..." Ucap Teman yang merasa iri .


"Sudahlah...untuk apa kita bertengkar...kita lihat saja nanti saat Dia memang harus Membuka topeng itu..." Kata teman yang lain melerai pertengkaran mereka.


Yulia yang memiliki pendengaran dan penglihatan yang tajam, mendengar semua yang mereka ucapkan . terdengar tawa pelan Zizu saat mendengar ucapan mereka


"Yueyue..aku tak bisa membayangkan apa yang akan mereka katakan saat melihat wajahmu yang sesungguhnya..." Ucap Zizu .


"Aku lebih suka seperti ini . tidak Ada yang memelototi kita , tidak Ada yang Sirik dan juga tidak Ada yang iri hingga membuat kita hidup tak tenang..." Ucap Yulia dengan tenang.


Ucapan nya hanya bisa di dengar hewan kontrak nya. Walaupun Zizu bukanlah hewan kontrak Yulia.


"Aneh atau tidak, itulah diriku Zizu... Aku tak butuh orang lain mengagumiku , Dan Kau lupa...aku bukan seorang gadis atau wanita lajang, tapi aku wanita yang sudah memiliki Suami dan Putra..." ucap Yulia dengan tenang.


"Tapi mereka akan menganggap Kau masih gadis temaja yang baru menginjak Dewasa. Wajahmu menyembunyikan umurmu , Kau tahu...Kau bagai gadis remaja yang baru berusia 16 atau 17 tahun. Jadi jangan salahkan mereka kalau Kau masih di anggap anak kecil..." Ucap Zizu.


" Semua ini salahkan Ayahmu, dia yang membuat bibimu ini awet Muda..." Ucap Yulia.


"Ck..Bibi...tidak , Kau akan menghinaku jika Kau menganggap dirimu itu bibiku. Kau masih berumur di bawa 25 tahun. Dan aku sudah di atas Dua ratus tahun..." Ucap Zizu.


"Ck.. Sudah- sudah... Jangan membahas umur...aku akan selalu Kalah jika membahas umur denganmu..." Ucap Yulia. Zizu tertawa. Dan Ryu hanya tersenyum mendengar perdebatan Putra dan Reinkarnasi sang adik ini . Mendengar keluhan Yulia para sahabat hewan kontrak Yulia ikut tertawa pelan . Untunglah mereka Sudah sampai di depan aula Perguruan Surya. Mereka segera masuk kedalam aula. Dan setelah mendengar ceramah dari kepala Sekolah atau Dekan, Mereka segera di bawa ke asrama mereka. Dan ternyata Asrama Murid Putri dan Asrama murid Pria tempatnya berbeda. Jika Asrama Putri di unjung Timur, sedang kan Asrama Putra Ada di ujung Barat gedung Aula pertemuan. Walaupun kamar tersebut kecil cukup Untuk hidup sendiri, tapi mereka tinggal di kamar sendiri- sendiri hingga Kehidupan mereka tidak terusik Satu sama yang lain. Setelah yang mengantar mereka telah pergi dari tempat itu . Linlin yang berdiri di dekat Yulia berkata .


"Untung kita tinggal berdekatan, " ucap Linlin .


"Yulia... Lebih baik kau memilih kamar yang di tengah kami. Nanti di Sebelah kananmu, merupakan kamarku, dan sebelah Kiri kamarmu. Adalah Lamar Yu Lan.." Ucap Linlin sambil memperlihatkan Kunci kamar pada Yulia.


"Benar Yulia, aku ingin tinggal dekat demgan Dirimu, jadi kamar mu diapit kita berdua ucap Yu Lan dengan gembira .


"Ya sudah, sini kunci salah Satu Dari kalian... " ucap Yulia dengan. menyerahkan Kunci milik nya.


Linlin memberikan Kunci milik nya dan mengambil Kunci kamar milik Yulia. Setelah itu mereka segera masuk kedalam kamar mereka masing- masing . saat masuk kedalam kamar milik nya, Yulia melihat kalau kamar di asrama ini seperti kamar sebuah penginapan . Bukan seperti rumah tinggal di Perguruan Baiyun. Di dalam kamar terlihat sebuah tempat tidur, meja dan Kursi , juga almari kecil tempat Baku. Namun Yulia tak membutuhkan alamari itu. Karena semua barang milik nya Ada di ruang Dimensi miliknya. Dan Di pojokan Sana Ada ruang kamar mandi. Saat Yulia melihatmya, Ada bak mandi dan perlengkapan Mandi yang baru. Yulia lalu keluar Dari kamar mandi.


" Lebih baik aku Mandi di ruang Dimensi saja Dari pada di sini. ..." ucap Yulia pelan .


Setelah membersihkan ruang tempat tidurnya, Yulia segera masuk kedalam ruang Dimensi nya. Yulia masuk kesana hanya untuk Mandi. Setelah semua nya selesai, Dia harus keluar, kalau dia tak salah perkiraan, pasti setelah ini Ada makan bersama para murid baru , Untuk menyambut kedatangan mereka.


Benar saja,tak berapa lama terdengar ketukan di daum pintu . Saat Yulia Membuka pintu, Ada seorang wanita Muda , seperti nya umur wanita itu lebih Tua dari Yulia . Dia berdiri di Depan pintu.


"Kau murid baru...?, cepatlah datang ke aula pertemuan,.." Ucapnya datar.


"Sekarang kak...?" Tanya Yulia sopan.


"Tentu saja... Memang Kapan lagi. " ucapnya sinis sambil berbalik ingin pergi.


"Maaf kak... bukankah aku hanya bertanya..?" tanya Yulia dingin. Mendengar ucapan Yulia, gadis itu terdiam dan berbalik kembali menatap Yulia .


"Kenapa Kau masih bertanya, jika Kau tahu jawabanya..." Ucapnya datar.

__ADS_1


"Maaf...seorang Senior seharusnya memberi contoh yang baik. Apa salahnya seorang junior bertanya...jawab ya atau tidak sudah cukup, kenapa harus di perpanjang .." Ucap Yulia dingin.


Mendengar nada dingin Yulia, tanpa sadar ketakutan Ada pada wanita itu. Dia menatap wajah Yulia . terlihat kekuatan mata itu dan tatapannya yang dingin menekan menakutkan , Dia tersadar kalau wanita ini Bukan seperti murid yang lain, Ada keanggunan dan kekuatan mental yang tinggi di mata itu. Dia depertinya bukan wanita biasa, Ada aura seorang pemimpin di dalam mata itu. Seketika dia merasakan adanya tekanan yang tersembunyi menekan kekuatan nya . Dia merasakan perasaan takut melanda hatinya , Dia Lalu berkata


"Datanglah sekarang juga. Teman- temanmu sudah pada pergi kesana ..." Ucapnya melembut ..


"Trimakasih ..." Jawab Yulia.


Wanita itu segera keluar dari kamar Yulia .


Sedangkan di Tempat lain tepatnya di istana Phoenix. Terlihat Kaisar Dan Ratu sedang kebingungan merasakan kekuatan yang Sedikit menjauh .


"Tekanan kekuatan itu agak menjauh, tapi dimana..." Ucap sang Kaisar.


"'Yang Mulia... Bukankah sekarang Dekan Perguruan Sedang membawa para murid baru. Jangan - jangan salah Satu dari mereka merupakan orang yang mengakui Putra kita Sebagian hewan kontraknya...." Ucap sang Ratu.


"Tapi mana mungkin istriku... Mana mungkin Dia salah Satu Dari murid yang Dekan bawa..." ucap Kaisar dengan bingung.


"Lebih baik yang Mulia manggil Dekan datang ke istana. setelah itu kita coba mengundang para murid untuk datang ke istana. kita akan tahu, Siapa di antara mereka yang memiliki kekuatan Putra kita..." ucap Ratu dengan. wajah sedih .


"Baiklah kita akan menemui mereka. Kita akan mengundang mereka ke istana ..." ucap Kaisar lagi.


Mereka segera masuk kedalam Istana. namun baru saja mereka membalikkan tubuh mereka, tiba- tiba dua menjaga pintu gerbang berlari mendekati mereka.


"Salam sejahtera yang Mulia .." ucap Menjaga memberi hormat.


"Dudah ...Ada apa Kau kemari....?" tanya Kaisar .


"Maafkan hamba yang Mulia.... hamba nelaporkan Ada Delapan pria muda dan tampan ingin bertemu yang Mulia,.." ucap menjaga gerbang.


"Delapan anak Muda... Siapa mereka..?" tanya Kaisar dengan penuh keheranan .


"Mereka mengaku Putra- Putra dari Kerajaan Feng..." ucap si penjaga kembali .


"Apaa...Kerajaan Feng...! cepat suruh mereka masuk. antar mereka ke istana utama...!" Seru Kaisar dengan gembira. Bagaiaman tidak gembira, Mereka Adalah Putra Dari Kaisar Feng Jun Yang telah membantu Dia menyingkirkan pemberontakan sang Kakak Tiri waktu itu . hingga dia harus menyembunyikan Putra tersayangnya ke Alam Dinasti . Namun sialnya sang Anak Hilang beberapa tahun ini. walaupun baru menetas , Namun sang Putra sudah berumur ratusan tahun. jika Kebaikan terjadi, pasti dia sudah bisa berubah menjadi manusia.


Dan kini Putra sang penolong dan juga sudah dia anggap sebagai Kakak kandung nya, datang ke Kerajaan ini. Dengan cepat dia membawa sang Istri pergi ke Istana utama. Ketika mereka sudah sampai di istana utama, ternyata mereka telah berada di dalam .


"Salam sejahtera dan panjang umur untuk Paman Kaisar, Bibi Ratu..." ucap Mereka dengan sopan sambil menyatukan kepalan tangan dan telapak tangan di depan Dada dan membungkuk Sedikit sebagai penghormatan.


"Salam kalian kami terima, Kaisar Feng Lian, Pangeran Feng Yuan , Pangeran Feng Sian apa kabar kalian,..? Ayo duduk...!" Seru Kaisar Ang Suyan sambil duduk di Singgasana nya bersama sang Ratu.


"Trimakasih Paman..." ucap mereka lalu duduk di tempat duduk yang memang untuk tamu.


"Ada apa ini... kalian pada datang kemari. terutama Kaisar Muda Feng Lian. apakah hanya ingin berkunjung pada Paman, atau Ada sesuatu tang membawamu datang ke tempat Paman..." ucap Kaisar Ang Suyan yang memang tahu kalau Kaisar Feng Lian tidak pernah keluar. dari Kerajaan nya. dia akan datang kekerajaan lain , hanya pada acara tertentu saja. dan sampai sekarang Pria Muda ini belum beristri atau mempunyai Kekasih atau Putri Mahkota. Kata sang Kakak Angkat, hidup Feng Lian hanya untuk gadis yang telah menolong Dia saat Dia terluka parah dan hampir mati . Dan Gadis itu tidak bisa dia temukan kembali. cerita itu sudah lama di dengar Kaisar Ang Suyan .


"Maaf sebelumnya Paman...kami datang kemari Karena Feng Lian merasakan aura keberadaan gadis itu di wilayah Paman. dan saat kami datang ke tempat itu, Dia telah pergi. namun sekarang ketika kami sampai di sini , Aku kembali merasakan aura itu semakin kuat. sekali lagi maaf Paman... apakah Paman kedatangan tamu seorang wanita...?" tanya Feng Lian dengan wajah sabarnya. Namun Ada kecemasan yang berusaha dia sembunyikan .


"Tamu seorang wanita...? aku rasa tidak sama sekali...Kau merasakan pertama Kali di Wilayah mana..? mungkin dia masih Ada di sana...?" tanya Sang Kaisar dengan wajah heran.


"Tidak Paman...aura itu telah pergi dari sana. pertama Kali Feng Lian merasakan aura itu, Dia berada di pegunungan sebelah utara Kerajaan Paman. lalu aku kembali merasakan saat aku mulai masuk ke kota Paman ini ..." ucap Kaisar yang lagi bucin tapi entah pada Siapa .


"Pegunungan utara...apakah yang Kau maksud pegumungan Mega...?" tanya Kaisar.


"Kami tidak tahu nama pegunungan itu Paman, hanya saja seperti nya baru diadakan pertemuan atau apalah itu. kami Menemukan jejak seperti baru saja banyak manusia yang datang kesana..."ucap Pangeran kedua.


"Ooo.. benar sekali , itu pasti pegunungan Mega. Sebab di sana baru saja diadakan pemilihan murid terbaik yang akan Menjadi murid Perguruan Surya Selama sepuluh tahu. mungkin dia salah satu dari murid itu . dan kebetulan sekali , mereka baru saja datang..." ucap Kaisar Ang Suyan lagi. Mendengar ucapan Kaisar Ang Suyan , terlihat Kaisar Feng Lion berdiri.


"Kalau Begitu boleh aku bertemu atau mencari dia di perguruan Paman...?" tanya Kaisar Feng Lion dengan wajah. cemas, gembira dan bingung.


"Tunggu nak...jangan terburu- buru... kalau Kau datang langsung hari ini...Kau akan membuat kegaduhan, malah Dia akan ketakutan ...lebih baik tinggal saja di sini satu minggu lagi, Karena kami akan mengadakan makan malam untuk menyambut kedatangan murid baru di istana Ini . Dan saat itulah Kau bisa mencari aura atau wanita itu..." ucap Kaisar Ang Suyan .


Terlihat Kaisar Feng Lian terdiam, dan terlihat kedua adiknya membujuk sang kakak yang terlihat sudah tidak betah lagi ingin bertemu dengan wanita yang dia Cari.


'Ayolah kak...kalau Kau langsung mendatangi gadis itu di perguruan, nama dia malah akan tercemar... Kau Pria lajang. dan Kau belum tahu keadaan dia. Kau mengerti maksudku kan ..?" bujuk Pangeran Feng Yuan lembut.


"Benar kata kak Yuan..ayolah kak...hanya Satu Minggu saja...tidak lama kan...dari pada berpuluh tahun kakak menunggu dia..." bujuk Pangeran Feng Sian.


"Baiklah...hanya satu minggu lagi kan...?" Akhirnya dia menyetujui usulan Kaisar Ang Suyan. terlihat mereka semua menghela nafas lega.


Udahan dulu Ya..akan aku lanjut besok lagi.


Jangan lupa like, vote. dan komennya aku tunggu. Maaf kalau masih Ada typo


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2