
Mereka Bagaikan saudara kandung. Apalagi terhadap Wang Yu Ran. Mereka bagai anak dan Ayah. Mendengar apa yang di katakan Kaisar Zhang, terlihat keterkejutan di mata penasehat Agung. Dia menatap Raja seakan tak percaya dengan ucapannya.
"Apaa...putri Wang Yu Ran. tidak mungkin.... Bukankah Wang Yu Ran sudah lama hilang.. lalu kenapa tiba- tiba Putrinya Ada di sini." ucap penasehat Yu tak percaya .
"Kau bisa tahu kebenarannya saat Kau datang Kerumahnya . Pergilah ke sana untuk membuktikan ucapan ku..." ucap Kaisar Zhang dengan wajah kesal .
"Tidak...itu tidak mungkin...Yang Mulia hanya ingin menggangguku kan...anda hanya ingin membodohiku dan membenarkan perbuatan Putra Suci...." ucapnya dengan wajah kesal .
"Dasar keras kepala...untuk apa aku membodohomu ...Dasar Kau memang bodoh..." ucap Kaisar kesal. sahabat yang masih saudaranya ini . memang Sedikit Bodoh. Andai ucapannya dan idenya tidak benar, dan kadih sayabg mereka. sudah sejak lama Kaisar tidak mempertahankan dia di Kerajaan Taiyung ini .Namun mendengar ucapan Kaisar Zhang, Penasehat Yu tidak marah . Diabakhirmya keluar Istana setelah bepamitan pada Kaisar . Namun terlihat wajahnya masih kesal .
Sesampainya Di rumahnya Kembali, Cin Yilu sudah menyambut kedatangan penasehat Agung. Ketika melihat kedatangan Penasehat Agung, Cin Yilu langsung berlari kearah Pria Tua itu .
"Bagaiaman kek...apakah Putra Suci mau membatalkan pernikahannya dengan wanita Brengsek itu...?" Ucapnya dengan wajah gembira.
"Yu'er...Kau Cari pria lain saja. Tidak baik Mamaksa Orang yang memang tidak pernah mencintaimu, dia akan menikah dengan orang lain yang dia cintai . Sejak dulu dia tidak pernah Mencintai mu Yu'er. jadi berhentilah mengejar Putra Suci..." Ucap penasehat Agung menasehati. .
"Kek..tapi aku sangat Mencintai nya.." Ucap Yilu kekeh menginginkan Putra Suci.
"Sudahlah... Masih banyak pria yang lebih baik Dari dia. Dan akan Mencintai mu dengan tulus . sudah aku akan kekamar dulu..." Ucap Penasehat Yu sambil melangkah pergi setelah mengusap kepala Cin Yilu . Mendengar ucapan penasehat Agung, Cin Yilu sangat kesal . hilang sudah harapan nya untuk memanfaatkan Kakek Yu. Dia menghemtakkan Kakinya lalu pergi Dari ruangan itu. Tanpa setahu Cin Yilu, Seseorang melihat kejadiannya itu. Dia tersenyum melihat tingkah Cin Yilu. Ya..dia Si kepala pelayan . Dia Sudah gerah melihat tingkah sandiwara Cin Yilu yang seperti anak polos di depan Penasehat Agung. Sedang kan penasehat Agung sendiri yang berada di kamarnya , termenung memikirkan apa yang dikatakan Kaisar Zhang yang mengatakan kalau wanita yang akan di nikahi Putra Suci Adalah Putri dari anak yang sudah Dia anggap putranya sendiri . Cucu dari sahabat kecilnya yang sangat pedili dan dekat dengannya.
"Apakah benar dia putri Wang Yu Ran... apakah anak nakal itu sudah kembali.. Dasar anak bandel... sudah kembali tidak ingin menemuiku..tapi mungkin dia tidak tahu kalau hari ini aku keluar dari meditasi. Biar nanti aku akan menemui mereka..."ucapnya lagil. Dia lalu duduk di atas pembaringan . Dan kembali duduk lotus dan mulai bermeditasi. Sedang kan Cin Yilu yang berada di kanarnya, terlihat masih marah dan kesal melihat Sikap Penasehat Agung yang tidak menginginkan dia menikah dengan Putra Suci lagi . Dengan perasaan kesal dan marah , dia akhirnya menulis Surat lalu mengeluarkan sebuah benda dari balik Lengan bajunya. Saat benda terbuka terlihat seekor burung hitam keluar Dari benda itu.Lalu dia memasukkna Surat yang dia buat kemulut burung itu . tak lama terlihat burung itu terbang tinggi. Burung itu bukan burung sungguhan . burung kusus yang di buat Dari bahan tertentu. Untuk mengirimkan Berita pada seseorang. Benda seperti itu hanya bisa di miliki oleh seseorang yang memiliki uang banyak pada jaman itu. Satu burung pengirim Berita bernilah seratus keeping Emas . dan Hanya orang Kaya yang bisa memiliki benda seperti itu. Setelah melepas burung itu, Dia segera naik keatas ranjang tempat tidirnya. Dan segera tidur.
Sedang kan di sebuah rumah besar, Tepatnya do seniah kamar mewah. terlihat tuan Duan Huo melihat burung hitam pembawa Berita datang menghampiri Dia . perlahan dia memegang burung itu dan mengeluarkan secarik kertas tipis dari dalam mulutnya. Lalu dia membuka Dan membaca.
"Ayah..jemput aku, Kakek Yu sudah keluar tapi tidak Ada yang bisa kita dapatkan Dari dia. Tadi dia ke istana, tapi setelah kembali dia berkata kalau aku lebih baik melupakan Putra Sici...jadi cepat jemput aku.
Melihat tulusan yang memang milik sang Putri, terlihat Duan Huo mengepalkan erat tangannya.
"Aku harus mencari cara agar dia di musuhi banyak orang, tapi apa... Dengan cara memfitnah , mana mungkin.., lalu apa yang akan ku buat agar para ketua dekte mengejarnya.." tuan Duan Huo trlihat memeras isi kepalanya.
Dia terlihat kembali berbicata denditi .
"Aku Harus menghancurkan Wanita itu di depan banyak orang. Aku harus menjatuhkan Namanya Dulu lalu membunuhnya..sejak wanita itu berada di Alam Tianli ini, semua rencana Ku dan Putriku Hancur semua . Malah kini Putriku yang celaka. ." Ucapnya perlahan. Terlihat Kemarahan di Wajahnya.
"Tapi tunggu...lebih baik aku menyembuhkan Yu'er dulu..Baru balas dendam ini bisa aku lakukan. Diapun segera beranjak dari tempat duuknya dan keluar dari rumah besarnya .
__ADS_1
Keesokan harinya, Penasehat Agung pergi ke kediaman Keluarga Wang. Sudah Bertahun- tahun tidak bertemu. melihat sang sahabat membuat Penasehat Agung sangat bahagia. Apalagi melihat wajah Sang Yu Ran yang sudah dia anggap sebagai Putranya sendiri.
"Bagaiaman kabarmu nak..?" Ucap tuan Yu Han Ma lembut.
"Paman..Aku baik- baik saja. Aku dengar Paman menutup diri...kapan paman menyelesaikan meditasinya...?" ucap Wang Yu Ran .
"Anak bandel...jadi Kau sudah tahu Pamanmu ini sedang bermeditasi Dan Kau Tidak datang saat paman keluar...?" Ucap tuan Yu Han Ma dengan nada kesal
"Aku tidak tahu kalau Paman akan keluar, lagiam Ada masalah do topat kami Paman.." Ucap tuan Wang Yu Ran dengan nada agak sedih.
"Masalah ...masalah apa..?" Tanya tuan Yu Han Ma ingin tahu.
"Kedua Putra adik kedua Dan adik ketiga baru saja mendapat masalah Di Dunia Ilusi. Untung saja Putriku dan Putra pertamaku bersama Beberapa teman lainnya menolong mereka. Kalau tidak entah apa yang akan terjadi. Mungkin kami akan kehilangan mereka ..." Ucap tuan Wang Yu Ran lagi.
"Anak sekarang memang sangat aneh. dengan teganya mereka menjebak taman Satu perguruan hanya Karena dendam satu orang. Apa Dia tidak berfikir perbuatannya itu mencelakai banyak orang.." Ucap Tuan Wang Jin Hu dengan nada kesal .
"Apa maksudmu...? Seseorang mencelakai banyak temannya Karena dendam pada satu orang...?" Tanya Tuan Yu Han Ma .
"Seseorang dendam dengan Putriku namun Karena Dia tak mampu menghadapi putriku. akhirnya dia membalaskan pada teman Putriku, dia melibatkan Kedua Saudara sepupunya. Dengan sengaja Dia memjebak Putra adik kedua do dalam lembah yang Ada di Dunia Ilusi. Dan Bukan hanya sepupunya, tapi semua murid dalam kedua Kelompok. Apakah tidakanya bisa di Benarkah... bukankah seharusnya dia membalas pada Putriku saja... " ucap Wang Yu Ran.
"Memang keterlaluan.. Dasar anak- Anak sekarang...lalu apakah Ada Korban...?" Tanya tuan Yu Han Ma lagi.
"Kasihan kedua orang tuanya..." ucap penasehat Yu dengan prihatin .
"Di mana kedua Putramu Belajar...?" Tanya tuan Yu Han Ma lagi .
" Di perguruan Baiyun..." jawab Tuan Wang Yu Ran. Mereka pun bercakap- cakap melepas kan rasa rindu mereka. Dam saat hari menjelang sore, tuan Yu Han Ma kembali Kerumahnya setelah sehariam penuh di rumah Tuan Wang jin Hu.
Namun saat Dia sampai rumah nya, Dia sadar Ada yang terlupakan.
" Lo... Perasaan Ada yang salah... Apa ya..?" Ucapnya sendiri.
Ketika dia melangkah kedalam rumah. Dia Baru sadar kalau dia ingin menanyakan Putri Wang Yu Ran yang berjodoh dengan Putra Suci . Namun dia sudah malas untuk kembali. Apalagi hari sudah mulai menjelang petang.
Satu Bulan pun berjalan dengan cepat. Siang itu saat para murid perguruan sedang melakukan tes bulanan , tiba- tiba Ada Keributan di depan gerbang perguruan, ternyata Ada Beberapa kepala Sekte dan perguruan yang datang menemui dia. Mereka memuntut Yulia memberikan benda yang dia dapatkan Dari Dunia ilusi. Benda- benda yang berupa taman obat dan Beberapa mutiara cahaya dan Batu Dewa. Mereka menuntut agar Yulia memperlihatkan artefak serta benda - benda yang mereka dapatkan untuk di nikmati bersa. Tentu saja para murid yang Satu Kelompok dengan Yulia Merasa heran. sebab tidak Ada seorangpun yang tahu akan kejadiannya itu. lagian semua itu hal mereka sendiri.
__ADS_1
"Mereka itu gila atau Bodoh. Mana mungkin kita membagi benda yang kita dapatkan untuk di nikmati bersama.. Bukankah ini hak kita pribadi..." Ucap Yulia pada teman- temannya. Mereka berkumpul di tengah alun- alun perguruan. Dan mereka yang di luar menambahkan kalau Yulia mendapatkam ilmu hitam yang membuat dia mampu mengobati orang. Mendengar semua itu, Tentu saja Yulia sangat marah. Namun dia menekan Kemarahan nya
. " Lia'er...jangan keluar..." Ucap Guru Yan Di yang berada bersama mereka. Sedangkan beberapa Guru Dan Dekan sedang menemui mereka di luar sana.
" Guru...murid harus keluar, mungkin hari ini Murid bisa lolos dari mereka, tapi pada hari - hari yang akan datang apakah Murid bisa selalu lolos dari niatan mereka, lebih baik Murid keluar sekarang, dan murid akan memghadapi mereka...' Ucap Yulia dengan tenang.
"Baik kalau itu maumu, Guru akan mendampingimu..." Ucap Guru Yan Di.
"Aku juga ikut..." Ucap guru Can Yi. Meteka pun segera terbang keluar dari perguruan. Ketika sampai di luar gerbang. Terlihat banyak Orang Di sana. Ternyata mereka para guru sekte ataupun perguruan lain
Mereka Ingin melihat benda yang akan do tunjukan Yulia.
'Nach...itu dia...gadis itulah yang aku dengar Menemukan benda itu...?" Seru salah satu dari mereka . "Lia'er...untuk apa Kau kemari...!' Seru Dekan dengan Wajah cemas .
"Tidal apa- apa guru...Yulia tidak bersalah. masalah ini kalau tidak di selesaikan dengan tuntas, akan Menjadi masalah yang merepotkan untuk Yulia. jadi Yulia akan menyelesaikannya ...." ucap Yulia dengan wajah tenang.
"Baik Guru percaya Padamu... " ucap Dekan Eu Yao. Yulia segera melayang agak keatas Lalu menatap mereka dengan Dingin.
"Aku tidak tahu kalian semua mendengar berita ini Dari mana, kalau aku memiliki dan menggunakan kekuatan iblis si dalam tubuhku ini...tapi tidak menjadi masalah.
ingat ini... pada tinggal yang Sama di Bulan depan , aku akan menunggu kalian semua di kota Loyan . Ingat...aku akan menunggu kalian di sama. dan saya harap, kalian tidak Mengganggu perguruan Baiyun. Setelah itu Yulia memberi hormat. Dan kembali masuk kedalam perguruan di ikuti Para guru dan Dekan. mereka segera masuk kedalam perguruan. Berita tentang akan adanya pertemuan para ketua sekte dan perguruan satu bulan lagi di kota Loyan, membuat gembar kerajaam Taiyung . Kaisar Kim yang mendengar itu langsung datang menemui sang Istri. Setelah mendengar apa yang di ceritakan oleh Yulia , Kaisar Kim They Yung sangatlah marah . Namun diabtak bisa berniat apa - apa . Dia hanya bisa mendukung apa yang di lakukan sang istri.
Berita itu juga di Dengar di rumah penasehat Agung . tuan Yu juga mendengar rumor itu. dan dia memutudkan akan datang juga ke kota Loyan untuk menonton . Dia ingin melihat kekuatan wanita itu hingga membuat Kaisar Zhang dan Putra Suci begitu melindungi gadis itu. sedang kan di rumah kediaman Krluarga Duan Huo , terlihat Cin Yilu sedang Berbicara dengan sang Ayah.
"Ayah Keributan yang Kau buat membuat semua Orang Percaya kalau yang kita fitnah kan Para Yulia Suatu kebenaran...aku ingin tahu apa yang akan terjadi nanti..." ucap Cin Yilu bahagia .
"kita lihat Saja nak..di sana kita akan mempermalukan dia lalu kita hukum dia... dan Kau mulailah berlatih dengan keras. setelah Kita selesai membunuh Yulia, Kau harus bersiap Menjadi Ratu kerajaam ini.." ucap tuan Duan Huo. mereka mulai merencanakan apa yang akan mereka lakukan saat nanti.
Hari- hari pun berlalu dengan cepat. Tampa terasa satu bulan pun kini tinggal sehari saja . Kaisar Kim sejak satu nunggu yang lalu Sudah beta di perguruan , Dia sudah mendampingi Yulia Untuk berlatih di ruang Dimensinya . Mereka ber empat berlatih dengan keras Di Dunia Dimensi. Besok pagi Yulia harud menghadapi Beberapa sekte dan Perguruan . Pagi sekali Yulia sudah bangun dan mempesiapkan Diri. Dan para murid yang satu Kelompok dengan Yulia Di Dunia ilusi ikut serta dalam pertemuan itu. termasuk keempat sepupu Yulia Yang mewakili Kelompok mereka .
Saat matahari mulai naik , para kepala Sekte dan perguruan Mulai berdatangan termasik juga Penasehat Agung , Keluarga Wang yang terdiri Dari Kakek, Paman kedua Tuan Wang Yu Ran . serta Keluarga Xiao. Tuan Duan Huo fatang bersama seorang Pria muda yang Terlihat menatap Yulia dengan wajah sinis dan tatapan menghina . Mereka sengaja duduk agak menjauh seperti agar tak terlalu terlihat orang.
Dan ketika matahari mulai meninggi. Yulia dan rombongan mulai datang . mereka langsung berdiri di mimbar yang memang sudah di buat di tengah kota Loyan. Dengan anggun dan tenang Yulia duduk di sebelah Kaisar Kim dan Dekan . sedangkan di sebelah Kaisar , terlihat di kembar duduk dengan tenang. wajah mereka yang tampan dan Dingin persis seperti wajah Kaisar Kim fersi remaja. semua orang terpanah melihat Si kembar yang duduk dengan tenang di sebelah Kaisar Kim . Sedangkam oara sahabat dan sang Kakak duduk di belakang Para Guru . Penasehat Agung terpanah melihat wajah Yulia. Wajah yang cantik anggun dan terlihat dekali kalau wanita itu sangat cerdas .
Maaf soal di sini dulu ya... kesehatan author agak terganggu. dan maaf jika banyak tuponya. 🙏🙏
__ADS_1
jangan lupa like. vote dan komennya author tunggu .
Bersambung .