YULIA

YULIA
PERTARUNGAN YULIA DAN QIAN MA


__ADS_3

"Kau tidak mengeluarkan Mahluk Kontrakmu..?" tanya Qian Ma.


"Akan kucoba menghadapi kalian berdua tanpa mereka. jika aku tak mampu Mereka akan keluar dengan sendirinya. ." jawab Yulia sambil tersenyum dan berwajah tenang .


Melihat Senyum Yulia, terlihat Murid perguruan Guang Dan itu terpanah . tiba - tiba dia merasakan getaran yang tak pernah dia rasakan melanda dadanya .


"Ya Dewa...ada apa denganku...ada apa dengan jantungku yang tiba- tiba berdetak tak karuan ini..." serunya dalam hati.


"Ayo kita mulai...!" seru Yulia dengan wajah setenang malam . Dia segera menyerang Harimau itu dengan cepat. Karena dia ingin mengetahui kekuatan hewan kontrak Qian Ma . Dan ternyata Harimau itu cukup lincah juga. dengan mudah dia mengelak serang Yulia .


pertarungan semakin sengit , saat Qian Ma juga langsung ikut menyerang Yulia.


Terlihat sekali kalua harimau milik Qian Ma adalah hewan Warcraft level 4 . Hewan buas yang tak mudah di taklukkan. Kekuatan harimau ini sangat kuat. Biasanya yang Bisa menaklukkan Hewan yang memiliki level setinggi ini adalah kultivator yang berada di tingkat ungu keatas. Sebab selain kuat, kegesitan hewan di level 4 ini dalam melawan cukup baik. Dan Kini hewan dan tuan sedang menyerang Yulia bersamaan .


Yulia menatap Harimau yang terlihat menatap Yulia dengan Tatapan Dingin.


"Kalau begitu kau harus menyerang kami dengan sungguh- sungguh . .." ucap Qian Ma sambil kembali menyerang Yulia .


Dia langsung Menyerang Yulia bersama Harimau miliknya dengan kecepatan yang tidak main- main ,. Namun dengan lincah Yulia menghindari terkaman tangan harimau dan juga serangan pedang Qian Ma . Dengan kelincahannya Yulia terlihat menghindar serangan harimau dengan indah. Serta menerima serang pedang Qian Ma yang mengarah pada titik berbahaya pada tubuhnya dengan tenang . Terdengar dentingan suara pedang beradu . Seperti daat ini, Yulia menerima serangan pedang Qian Ma yang mengarah ke dadanya . Tapi dengan Cepat dia menghindar daro sabetan pedang Qian Ma . Namun belum sampai kaki Yulia mengijak lantai arena, serangan kedua datang dari harimau yang terlihat ganas menerjang kearah Yulia . Semua itu membuat Yulia tertawa kering. Bagaimana tidak, ternyata pasangan yang harus dia lawan sekarang. sangatlah kompak untuk menyerangnya, dengan terpaksa Yulia harus menghindari serangan Dari kaki depan harimau itu , Namun kembali serangan Pedang Qian Ma datang padanya. Akhirnya dengan mengambil tekanan pedang Lawan, Yulia melompat Keudara dan berbalik menyerang Qian Ma. Melihat serangannya bisa di hindari dan Yulia malah balik menyerang membuat Qian Ma semakin mengagumi wanita itu. Setelah itu terlibat Yulia berdiri dengan kukuh di depan mereka. Terdengar Harimau Qian Ma mengaum panjang. Dan tak lama dia kembali menyerang Yulia. Dengan cepat Yulia menghindari cakaran mahluk besat dan ganas itu. Qian Ma juga kembali menyerang. Pertarungan dua lawan satu itu pun terjadi dengan seru . Namun bisa di lihat kalau stamina Yulia lebih baik dari Qian Ma. Mungkin karena dia mantan Jendral Perang. Hingga menghadapi serangan begitu gencar tidak terlalu berpengaruh oada Yulia. Dan Dia begitu tenang menghadapi Serang keduanya..


Petarunga Itu semakin menarik saat Mereka mulai menggunakan kekuatan yang mereka punya. Benturan kekuatan membuat suara keras di udara. Dan sekarang sepertinya Qian Ma benar- benar serius melawan Yulia.


Kekuatan Pria ini ternyata tidak terlalu jauh dari Yulia. Dia berada di alam awal Coklat. Hingga terlihat Yulia agak sedikit kerepotan melawan Qian Ma yang di bantu oleh hewan kontaknya. Yulia mendengar suara Bai Feng dari ruang Dimensinya dan itu bukan hanya sekali. Bai Feng berteriak Berkali - kali .


"Ibu..biarkan aku keluar.. Aku juga ingin bermain...!" seru Bai Feng dari dalam ruang Dimensi . Akhirnya Yulia melompat keluar dan menjauh dari pertarungan setelah Yulia menyerang Qian Ma .


"Ada apa ..? Kau kelelahan...!" seru Qian Ma dengan lembut . Aah...kenapa pria ini bersikap seolah mereka bukan sedang bertanding. Walaupun Wajah mereka sudah terlihat sedikit lelah. Mendengar suara yang terlihat penuh perhatian itu, terlihat wajah Kasar Memerah. Sudah sejak tadi Saat Wian Ma berhadapan dengan Yulia . suasana hatinya tidak tenang. Kedua Pengawalnya sudah merasakan hawa dingin mencekam di sekitar mereka. Bukan hanya para Pengawal Raja saja , Tetapi ketiga guru juga merasakannya.


"Tidak... Tapi sahabatku ingin bermain juga..." jawab Yulia . tak lama se ekor Singa putih besar berdiri di sebelah Yulia. terdengar auman panjangnya menggetarkan tempat itu. Melihat Singa di depan mereka, terdengar geram lembut dari mulut Harimau itu . Terlihat wajah resa di mata harimau itu.


"Ibu... Biarkan dia bermain dengan Bai Feng..." ucap Suara renyah Bai Feng Mengagetkan semua orang yang ada di sana.


"Jangan terlalu keras,...ini hanya sebuah pertandingan..." ucap Yulia sambil mengusap kepala Bai Feng.


"Baik Ibu..dan kau(Sambil menatap Harimau milik Qian Ma). Tidak aku perbolehkan kau menyerang ibuku...sekarang akulah lawanmu..." ucap Bai Feng Dengan dingin..


" No...Nona Yulia...Dia, Dia bisa bicara...?" kata Qian Ma tergagap.


"Seperti Yang Kau dengar..." jawab Yulia tenang. Terdengar kegaduhan di antara para penonton..


"Hey...Bukankah itu Singa yang berada bersama pria kecil yang memakai topeng kemarin kan...?" ucap salah satu dari mereka.


"Jadi Singa itu mahluk Kontrak Wanita itu... Dan Singa itu juga melindungi kedua pria kecil itu...!" seru yang lain .


"Tentu saja.. bukankah sejak awal kita melihat , mereka satu kelompok.... Ya ampun... sekuat apakah wanita itu. Selain kekuatan wanita itu sangat tinggi. Dia juga memiliki mahluk kontrak , mahluk Ilahi lagi.." ucap salah satu penonton iri . Dan banyak lagi percakapan mereka yang di dengar Yulia. Begitu juga di Tribun utama, Kasar mendengar ucapan dari para guru dan mentri serta bangsawan di sana. Dan salah satu percakapan mereka sempat membuat Kasar hampir meledak karena marah .


"Ya Dewa... Apakah wanita itu sudah memiliki Kekasih atau suami... Andai tidak, aku mau jika dia menjadi menantuku... "Ucap Salah satu mentri.

__ADS_1


"Jangankan kau tuan Wang... Aku juga ingin memiliki menantu sekuat itu. Selain kuat , lembut dan Cantik, Dia juga sangat dewasa... pasti Cocok dengan Putraku.." terdengar percakapan mereka yang ada di belakang Kaisar Kim. Dan banyak lagi percakapan mereka yang membuat panas telinga Kasar Kim. Ingin Dia segera turun dan mengatakan pada semua orang, kalau wanita itu adalah calon istrinya. Namun dia tidak bisa melakukannya sekarang .


Sedangkan Di arena pertarungan, terlihat Yulia sedang menatap Qian Ma yang masih menatap Bai Feng dengan tatapan kagum.


"Mari kita lanjutkan lagi pertarungan kita. Rasanya terlalu lama kita menunda..." ucap Yulia dingin.


"Baik mari kita lanjutkan,.." ucap Qian Ma. Dia segera menyerang Yulia dengan gencar. Kini tak ada lagi keraguan di hatinya untuk mengalahkan Yulia. Dan pertarungan pun kembali terjadi . dan serangan- serangan keduanya semakin gencar dan mematikan. Tak salah kalau Qian Ma begitu kuat


sebab Qian Ma adalah Murid utama perguruan Guang Dan . Begitu juga dengan Kedua Pengawal Kaisar. Mereka juga alumni Murid perguruan Guang Dan.


Pertarungan pun semakin seru, hingga akhirnya tendangan Yulia untuk kesekian kalinya mendarat di dada Qian Ma saat Pria itu menudukkan pedangnya kearah lambung Yulia, dan Yulia bisa menghindar Namun Kaki kanan Yulia dengan telak menendang dada Qian Ma. Tentu saja serangan itu tidak pernah Qian Ma duga. Tendangan itu membuat tubuh tingginya terlempar dan menghantam pembatas arena. Karena terlalu kerasnya tendangan itu , membuat Qian Ma mengeluarkan seteguk darah segar dari mulutnya. Sedangkan hewan Kontraknya si harimau telah jatuh dan Kini terlihat darah segar keluar dari perutnya yang robek panjang . Dan jatuhnya Qian Ma tidak terlaku jauh dari tubuh hewan kontraknya .


"Belang...kau terluka...!" Serunya dengan Dengan wajah kaget. Wajah pucat Qian Ma menatap hewannya yang terluka parah. Dia berusaha berdiri dengan tubuh lemah . Setelah Dekat, betapa kagetnya Dia melihat keadaan hewan Kontraknya .


"Aku menyerah..." ucapnya segeta dengan lemah. Dia harus mengakui kalau kekuatan Yulia memang diatas kekuatannya . Selain hewan kontaknya terluka, Dia juga banyak mendapatkan luka.


Mendengar suara Qian Ma yang menyerah, para penonton merasa seperti terbebas dari himpitan batu besar yang ada di dada mereka. Sebab melihat pertarungan mereka tadi. Mereka merasakan takut Qian Ma terluka parah.


"Maaf... Kalau kau banyak mengalami luka..." ucap Yulia.


"Tidak masalah...itu memang sudah menjadi resiko yang akan kita dapatkan..." ucap Qian Ma sambil menatap harimau miliknya .


"Minumlah ini...dan berikan pil ini untuk hewan kontrakmu..." ucap Yulia. Dia memberikan Pil penyembuh untuk Qian Ma dan dua pil untuk hewan kontrak Qian Ma Juga sebotol air kehidupan buat mereka.


"Pil penyembuh level empat...dan ini...ini pil pembeku darah..." seru Qian Ma kaget. '


"Baik...trimakasih Nona ..." ucap Pria tampan itu. Dia segera meminum pil untuknya setelah itu dia seger memberikan kedua pil ke hewan kontraknya yang terlihat menejamkan matanya. Sedangkan Yulia sendiri segera meminum juga satu pil yang dia ambil dari cincin ruang Dimensi nya. Sebab ada bebrrapa luka juga yang dia derita. Sedangkan semua penonton tertegun mendengar ucapan Qian Ma.


"Pil Penyembuh tingkat empat, pil pembeku darah..?.bukankah kedua pil itu sangat langkah...dan wanita itu dengan mudahnya memberikan pada lawannya..!"seru mereka tak percaya dalam hati. Namun ada juga yang tidak tahan dan berkata.


"Apaa..pil pembeku darah dan pil penyembuh tingkat empat...?Dari mana wanita itu mendapatkan nya...!" seru salah satu dari penonton.


"Dan Dia dengan muda memberikannya pada murid Qian Ma..." ucap Salah satu penonton . dan kegaduhan itu terjadi saat mereka melihat Yulia dengan mudah memberikan Pil yang mereka anggap langkah itu. Begitu juga para penonton di Tribun utama .


"Yang Mulia... Apakah Nona Yulia juga seorang Alkemia...?" tanya Guru Yun pada Kaisar Kim .


"Dia yang menyembuhkan Ayahanda Kaisar. Dan Maaf..aku belum berkata pada Guru Yun.. Kalau racun dingin di dalam tubuhku sudah hilang..." ucap Kaisar Kim .


"Apaa...Yang Mulia sudah lepas dari racun itu...!" Seru Guru Yan yang juga Guru atau tabib besar Istana.


"Maaf...murid baru mengatakan sekarang... Sebab banyaknya kejadian di istana, membuat Murid melupakan masalah racun dingin ."ucap Kaisar merasa bersalah.


"Tunggu...bukankah yang menyembuhkan Kasar Saong Gi ,Tabib Jin Kei..." ucap Guru Di tertahan. Dia bagai tak percaya kalau Pria tampan itu sebenarnya seorang gadis.


"Itu samaran Nona Yulia guru.." jawab Kaisar Kim.


"Ya Dewa gadis itu...kak.. bagaimana bisa kita memiliki murid setangguh itu..." ucap Guru Yang pelan. Tatapannya tak lepas dari Yulia yang sedang berdiri di arena pertarungan . Setelah mendengar ucapan pengumuman kalau dia pemenang pertarungan dengan Murid Qian Ma, Yulia segera memberi hormat ke arah tribun dan turun dari arena pertarungan bersama Bai Feng. Melihat Bai Feng berjalan dengan angkuh di sebelah Yulia. Kaisar terlihat tersenyum lembut . Yulia trrlihat berjalan tenang Dengan iringan tatapan para penonton .

__ADS_1


Dan Acara di lanjutkan kembali. Dan ke empat saudara Yulia berganti menantang para peserta urutan kedua dan ketiga. Namun tidak ada yang berani menantang Yulia maupun Qian Ma. Dan pada akhirnya Yulia ada pada urutan pertama di susul Qian Ma, Yao Han , Cun Ma , Tanglu, Yung Si Serta dua murid perguruan Guang Dan serta satu murit perguruan lain, dan terakhir Putri Nanggo . mana bisa empat Jendral bisa di kalahkan dengan muda . Dan Kaisar akan merekrut mereka berempat menjadi pengawal bayangannya. Walau begitu mereka juga memiliki tempat tinggal di perguruan . Setelah pengumuman di bacakan, kesepuluh pemenang mendapatkan hadiah. Tapi hanya pemenang pertama yang mendapatkan Tas Kiankun dan Telur Warcraft Serta sebuah busur yang di namakan busur Dewa yang merupakan sebuah senjata artevak kuno yang sangat langkah. Busur itu bisa di gunakan dengan anak panah lebih dari satu. Dan besar busut itu terlihat lebih besar dari separuh telapak tangan orang Dewasa. Namun Busur Dewa Juga bisa berubah menjadi sebuah Busur besar . Kekuatan dan keistimewaan busur itulah yang tidak bisa di tiru. Karena itulah, busur Dewa sangat di cari oleh banyak Kultivator di Seluruh benua . Melihat Benda yang ada di dapat Yulia, banyak orang yang iri padanya. Apalagi saat penyerahan hadiah itu, Kaisar Sendiri yang menyerahkan pada Yulia .


"Selamat atas semua jerih payah yang kau lakukan untuk mendapatkan semua ini. Lebih baik sekarang kau gunakan setetes darahmu untuk melakukan kontrak pada Busur Dewa..." kata Kaisar Menyarankan .


"Trimakasih Yang Mulia... Hamba akan melakukannya nanti..." ucap Yulia lembut.


"Nona Yulia...bisakah anda melakukannya sekarang...?" ucap Kaisar dengan lembut. Namun Yulia tahu itu suatu permintaan yang tidak mau di bantah.


"Baiklah yang Mulia..." ucap Yulia mengalah . Dia segera meneteskan darahnya di aras busur kecil di tangannya. Setekah darah mengenai busur, terlibat cahaya masuk ketangan Kanan Yulia yang menegang Busur. Cahaya itu sangat terang hingga mrmbungkus busur dan tangan Yulia. Tak berapa lama Cahayanya memudar secara perlahan, namun saat cahaya hilang, Busur itupun hilang dari tangan Yulia. Dan tiba- tiba Yulia merasakan kekuatan yang hebat masuk kedalam tubuhnya. Dengan susah payah, Yulia menekan kekuatan yang terlihat semakin kuat . Namun akhirnya Yulia tak mampu juga menekannya. Dengan Cepat Dia segera Duduk Bermeditasi di depan semua orang, tak berapa lama terlihat sebuah kekuatan besar semakin masuk kedalam tubuh Yulia. Dan Akhirnya terlihat cahaya Putih samar terlihat keluar dari tubuh Yulia.


"Ya Dewa...wanita itu mengalami terobosan..!" setu salah satu penonton .


"Tentu saja... Bukankah sekarang dia sedang melakukan Kontrak dengan busur Dewa..." jawab Yang lain. dan banyak lagi komentar dari para penonton yang membuat Putri Nanggo semakin marah dan benci pada Yulia. Terlihat dia duduk di sebuah kursi di atas arena saat menerima penghargaan sebagai peserta sepuluh besar. Apalagi melihat tatapan Kasar Kim yang sangat terlihat sekali kalau dia mengagumi Yulia. Bukan hanya Kasar Kim, Pria di belakang Yulia yang merupakan peringkat kedua Yang telah di kalahkan Yulia tadi, terlihat menatap Tulis penuh dengan kekaguman. Sedangkan Yulia sendiri , Setelah menerima penghargaan , Segera kembali ke tempat duduknya karena kedua putranya terlihat duduk menanti hanya dengan Yura .


Setelah selesai menerima penghargaan, Setiap peserta turnamen yang sudah diterima di perguruan Guan Dan , segera pergi mendaftarkan diri.


Dan benar saja. Setelah acara akan selesai. Terdengar Perguruan yang memberitahukan kalau mereka di harapkan sebulan kembali keperguruan . Dan mereka di wajibkan untuk melaoor kembali setelah masuk kepergian, Mereka di wajibkan untuk mendaftarkan diri kembali saat masuk ajaran baru . Jika tidak atau terlambat , mereka di anggap gugur dalam ujian masuk. Mendengar pengumuman itu, Mereka berenam sangat bahagia. mendengar berita itu. apalagi si kembar. Namun saat mereka keluar dari arena turnamen, Mereka melihat kelompok dari Yiyi masih berada di antara para peserta yang keluar dari arena Turnamen . Yulia meminta mereka untuk menghindari kelompok Yiyi dan langsung kembali kepenginapan untuk mempersiapkan diri pergi ke kota San agar bisa secepatnya menjemput Ibu kandung Yura.


"Kak...sebaiknya kita berbagi tugas..." ucap Yulia saat mereka melangkah pulang ke Penginapan . jarak Penginapan dan arena turnamen yang tidak terlalu jauh, membuat mereka memilih untuk berjalan kaki .


"maksudmu gimana Lia'er...?" tanya Yao Han.


"Dua di antara kalian harus kembali ke Desa, dan Dua yang lain ikut kami ke Kerajaan Tanzi untuk menjemput Ibu Yura..." ucap Yulia.


"Kalau begitu biarkan aku dan Yung Si yang kembali...bagaimana Yun..?"tanya Cun Ma pada Yung Si.


"Boleh juga...tapi kalian hanya berempat bersama Si kembar. Apa tidak masalah...?" tanya Yung Si .


"Ada aku yang akan menjaga mereka Yung..." sebuah suara mengagetkan Yulia dan kawan- kawan.


"Ayah.. seru si kembar saat melihat Pria bertopeng perak berada di belakang sang bunda.


"Salam yang Mulia...." ucap Mereka tanpa sadar . Membuat Yura kaget mendengar sapaan mereka berlima.


"Salam juga...benar kata Adik kalian... lebih baik sebagian pulang kedesa memberitahu Ayah dan Bunda . Agar mereka merasa bahagia juga . Dan Soal keberangkatan mereka, aku juga akan menjaga mereka..."ucap Kaisar Kim.


"Kalau begitu lebih baik aku juga kembali kedesa Lia'er...Bukankah besok Ada yang Mulia dan Pengawal Tan dan Pengawal Rong . Sebab setelah itu, kita akan lama meninggalkan Ayah dan Bunda..." ucap Yao Han .


"Baiklah kalau kakak mau kembali ke desa, tolong bilang pada Ayah , Kami akan kembali setelah menjemput Ibu Yura..." ucap Yulia.


"Dan Bilang juga pada Ayah, kalau kalian akan bertugas di istana ..." tambah Kasar Kim.


"Baik Yang Mulia..." jawab Yao Han, Cun Ma Dan Yung Si bersamaan. tak terasa mereka telah sampai di Penginapan. Yulia membawa Kaisar ke dalam kamarnya. karena mereka akan membicarakan perjalanan mereka esok hari.


Maaf udahan dulu ya....


jangan lupa like. boyo dan komennya aku tunggu .

__ADS_1


Bersambung .


__ADS_2