YULIA

YULIA
PENASEHAT AGUNG .


__ADS_3

Mereka segera masul kedalam Menara bersama- sama. Yulia sengaja memasak untuk mereka. Setelah makan bersama, Yulia Kaisar Kim dan Ryu serta Wangli berkumpul bersama untuk melihat biji Teratai emas yang Ada di dalam tungku obat emas yang Ada di Lab atau ruang obat milik Yulia .


Mereka berkumpul bersama di depan meja yang Ada di Ruang obat di dalam menara. terlihat Yulia mengambil tungku emas yang mengecil dam menaruhnya di atas meja.


"Tunggu ...Kau juga menemukan tungku ini di Dunia ilusi...?bukankah benda ini memang milik mu...?" kata Kaisar dengan wajah heran .


"Benar apa katamu Kim..tapi ternyata yang Ada di sini hanya Separuh jiwanya. dan di sana aku menemukan Separuh jiwanya lagi..." ucap Yulia.


"Kekuatan nya sangat kuat, hampir saja membawa jiwa tuanku...." ucap Dolly.


"Benarkah....tapi kenapa aku merasakan tekanan itu masih kuat...." ucap Kaisar sambil menatap tungku obat di depannya .


"Bukan hanya tungku yang Kau rasakan Kim tapi benda di dalamnya...." ucap Yulia sabil mulai membuka tutup tungku. dan saat tutup terbuka , terlihat tiga sinar cahaya berwarna kuning emas melayang keluar dari dalam tungku obat.


"Biji teratai emas....!" seru Kaisar Kim dengan wajah kaget .


"Benar...itu Biji teratai emas...." ucap Yulia .


"Sayang.....keberuntunganmu sangat besar dalam dunia medis . Setiap barang yang Ada di dalam ruang Dimensi milik mu, semua merupakan obat yang bisa menyelamatkan manusia dari kematian. Dewa mungkin tahu kebaikanmu, Hingga dia bisa memberikan semua benda yang bisa menyembuhkan manusia. ...Kau tahu Sayang...aku semakin Mencintai mu..." ucap Kaisar Kim sambil menggemggam tangan Yulia Tanpa malu Ada Ryu dan Wangli serta Dolly. Tentu saja ucapan Kaisar Kim membuat Yulia memerah wajahnya.


"Tentu saja...Dan Jika kelak Yang Mulia tak setia , kami akan membawa Yulia pergi jauh darimu dam Kau tidal akan pernah bertemu lagi dengan Lia'er Dan Putra- Putra mu..." ancam Ryu .


"Benar apa yang Di katakan Kak Ryu. Kami akan membawa Tuanku pergi Dari sisihmu jika yang Mulia berani membuat Tuanku menangis..." ucap Wangli .


'Aku tak akan memberi kesempatan pada kalian untuk bisa membawa dia pergi dari Sisiku..." ucap Kaisar dengan tegas.


"Sudah- sudah...kenapa kalian. harus berdepat... lalu bagaiaman dengan tanaman ini...? apa yang haris kita lakukan...?" tanya Yulia.


"lebih baik Kau tanam Satu dulu di Sungai . kita lihat apa yang terjadi nanti..." ucap Dolly.


"Baik Ayo Kita coba..." ucap Yulia. akhirnya mereka turun kebawaj Dan keluar Dari menara. mereka menuju Sungai yang mengelilingi Menara. perlahan Yulia menaruh benda itu di atas permukaam Sungai setelah membasuh dengan air jiwa. Dan saat benda itu menyentuh air Sungai, tiba- tiba biji teratai emas sudah mengeluarkan bakal tunas . Dan bakal akar pun mulai tumbuh juga . Melihat kejadian seperti itu , Yulia tertawa gembira .


Hari Hari berlalu dengan kesibukan Yulia membuat pil ramuan demi meningkatkan Kemampuannya dalam Alkemia. Namun Dia juga berlatih ilmu pedang dan meningkatkan kultivasinya. Terkadang Dia akan melihat tanaman Bunga teratai yang Mulai bertunas. biji tanaman teratai emas tumbuh dengan cepat , Munglin karena air Sungai mengandung air Dimensi yang Bercampur dengan air jiwa. Yang mengalir di seluruh wilayah Ruang Dimensi. Dan kesibukan itu membuat Yulia tidak mendengar masalah yang terjadi di luar Perguruan. Seperti yang terjadi pada Cin Yilu yang berusaha sembunyi dari kejaran Keluarga Hong dan Li. Maupun keluarga yang anak - anaknya hampir tidak tertolong. Mereka mencari keberadaan Ayah dan anak itu . sedang kan Keluarga Duan sangat marah melihat semua itu. Mereka marah Karena Vin Yilu telah merusak nama keluarga Duan. Akhirnya Tuan Duan Huo membawa Cin Yilu Ke Istana . Dia berfikir untuk menyembunyikan Cin Yilu di istana . dengan Alasan ingin menemui sang Paman . Duan Huo berusaha Masuk ke istana . Tentu saja pengawal istana tidak drmuda itu mengijinkan mereka masuk istana . Karena memaksa , Para penjaga memanggil kepalan penjaga Untuk menghadapi Duan Huo . Karena Paman yang di maksud mereka Adalah penasehat Agung yang kini sedang bermeditasi . dan dia tidak Ada di istana. membuat para penjaga mendapatkan alasannya .


"Tuan ...kalau Kau ingin menunggu penasehat Agung, Kau bukan datang ke istana, tapi datang ke rumah beliau..." Kata kepala pengawal yang tahu maksud dari orang yang ada di depannya. Mereka tahu kalau wanita di depan mereka Adalah putri dari tuan Duan Huo yang sekarang lagi di heboh kan di luar sana . wanita yang banyak di Cari orang Karena tingkah lakunya yang jahat .


" tapi penasehat Agung pasti akan datang kemari kalau dia turun gunung kan...?" Ucap tuan Duan Huo dengan nada kesal.


"Mana kami tahu... Dia punya rumah sendiri kenapa kalian datang keistana, walaupun penasehat Agung kerabat istana, tapi beliau punya rumah sendiri . Dan jika anda Ingin bertemu dan menunggu mereka turun gunung, silahkan datang kerumahnya saja tuan..." Ucap kepala pengawal itu. Namun tuan Duan Huo tetap ingin masuk ke istana.


perdebatan itu membuat Keributan dinpintu gerbang . Keributan itu membuat mentri keamanan yang kebetukan ingin bertemu dengan raja menjadi heran. Beliau yang akan melangkah masuk kedalam istana, Menjadi membelokkan langkahnya. Dia mendatangi tempat itu. Di depan gerbamg Dia melihat ada dua orang yang sedang berada Mulut dengan penjaga. Terlihat mereka saling ngotot. Akhirnya Mentri keamanan mendatangi Mereka.


"Ada apa ini...?" Ucapnya dingin.


Akhirnya pengawal memberi tahukan maksud kedatangan mereka berdua datang kesana . mendengar ucapan si pengawal , mentri pertahanan Menjadi heran,


"Tuan Duan...aku rasa perkataan kepalan pengawal benar adanya .Untuk apa putri anda menunggu penasehat di istana. Tidak baik untuk reputasi Nona Cin Yilu sendiri . Sebab di sini Ada Putra Suci. Walau sekalipun Putra Suci tidak Ada di sini. Tidak baik Untuk putri anda tinggal di sini . apalagi sudah Ada calon Ratu yang terpilih. Dan Kita tahu kalau calon Ratu kita Adalah Istri Putra Suci yang juga Ratu kerajaan di Alam Dinasti . jadi lebih baik anda bawa saja Putri anda menunggu di kediaman Penasehat Agung..." Ucap Mentri keamanan Chan Lian Su . Mendengar ucapan Mentri Chan, terlihat wajah tuan Duan Huo merah menahan kemarahan. Akhirnya mereka pergi dari tempat itu. Terpaksa mereka pergi ke kediaman Penasehat Agung.


"Semua ini gara- gara wanita brengsek itu Yah...!" Seru Cin Yilu marah.


"Benar... Keadaanmu seperti ini gara- gara wanita itu . Kita harus membalas semua ini dengan lebih baik . Dan dia juga harus mendapatkan bunga nya ..." Ucap tuan Duan Huo dengan marah.


"Benar Ayah...aku ingin membuat Dia meminta Ampun di kaki Ku sebelum Ku bunuh ..." Kata Cin Yilu dengan penuh kemarahan.


"Baik akan ayah usahakan agar Kau bisa kembali sembuh dan lebih baik dari Dia...." Ucap Duan Huo dengan penuh Kemarahan.


Tak lama mereka telah sampai di tempat penasehat Agung . Di Sana mereka di sambut oleh pelayan dan pengawal Sang Penasehat. Mereka telah terbiasa dengan kedatangan Cin Yilu. Jadi saat mereka melihat Cin Yilu datang, mereka dengan hormat mempersilah kan Cin Yilu masuk. Setelah kepala pelayan tahu maksud mereka datang kemari. Mau tidak mau mereka harus menpung Cin Yilu di sana.


"Tapi tuan Penasehat masih belum tahu kapan akan keluar Dari ruang meditasi..." Kata kepala Pelayan dengan hormat.


"'Tidak masalah... Kalau Begitu Putriku akan kutinggalkan di sini. Mohon bantuan kepala Pelayan menjaganya..." Ucap tuan Duan Huo .


"Baik hamba akan menjaga Nona Cin Yilu dengan baik..." Jawab Kepala pelayan. Tuan Duan Huo segera pergi dari tempat itu. Sedangkan Cin Yilu di bawa ke rumah samping untuk tempat tinggalnya . melihat usaha mereka pergi Dari rumah mereka menghindari kejaran dari para kepala sekte, mereka sangat gembira . walaupun mereka kecewa Karena tidal bisa tinggal di istana, tapi cukup baik tinggal di sini untuk menghindari para kepala dekte yang mencari masalah pada Cin Yilu . setelah Cin Yilu masuk dan menutup pintu kemarnya , Pelayan kembali ke rumah utama.


Saat itu seorang pelayan Pria datang menghampiri kepala pelayan. pria paruh baya yang terlihat sabar itu menatap Pria di depannya dengan heran .


"Ada apa Lanci..." tanya kepala pelayan .


"Maaf Kepalan Pelayan...apakah wanita tadi itu yang bernama Nona Cin Yilu Putri dari kepalan sekte Pedang Biru..?" Tanya Pria itu.


"Benar...apakah Kau tidak mengenalnya...?" Tanya kepalan pelayan .


"belum tuan..." Jawab si Lanci .


"Benar...Dia Nona Cin Yilu Cucu angkat dari tuan Penasehat Agung..aah Tentu saja Kau tidak mengenal dia , Kau baru bekerja di sini . Memangnya kenapa Kau menanyakan Nona Cin Yilu...?" Tanya kepalan pelayan.


"Apakah tuan tidak mendengar rumor tentang dia baru- baru ini.?' kata Lanci lagi.


"Rumor tentang dia...?tidak... Memangnya Ada rumor apa..?" Tanya kepalan pelayan penasaran .

__ADS_1


"Lanci dengar dia di keluarkan Dari perguruan Baiyun dengan tidak hormat. Dan kekuatan nya di ambil oleh Dekan..." Ucap Lanci.


"Apaa....apa benar ucapanmu Lanci..? Jangan menyebar Berita yang tak benar, Kau bisa mati Karena ini.." Kata kepalan Pelayan sambil memukul kepalan Lanci.


"Ini benar tuan... Semua orang di luaran Sana pada tahu. Kalau anda tidak percaya. Tanyakan pada pelayan dapur yang sering belanja.Lanci mendengar semua ini dari teman lanci..." Ucap pria Muda itu .


" Lalu apa masalah nya sampai dia di keluarkan Dari perguruan....?" Tanya kepalan pelayan kembali. Dan Sang pelayan menceritakan apa yang dia dengar.


"Katanya para kepalan Sekte yang Putranya terbunuh pada saat itu. Sedang mencari nya Karena tidak terima dia mendapat hukuman ringan. Dan banyak kepalan sekte dari Kelompok yang dia sakiti sedang mencari dia..." Kata Lanci mengakhiri ceritanya. Tentu saja mendengar ucapan Lanci membuat kepalan pelayan kaget bukan main .


Akhirnya dia sadar kenapa gadis Cin Yilu di titipkan di sini . semua itu Karena mereka sengaja menyembunyikam gadis itu dari kejaran dari Beberapa kepala sekte. Memyadari semua itu membuat Kepalan pelayan marah dan kesal. Tapi dia tak bisa perbuat apapun sebelum Penasehat Agung keluar Dari meditasi nya. Sebab kepalan Pelayan tahu betapa Sayangnya penasehat Agung pada gadis itu.


"Kalau begitu , biarkan gadis itu di sini. Tapi jangan biarkan Dia berjalan ke manapun sesuka hati di tempat ini . ..." Ucap Kepala pelayan .


Setelah membicarakan masalah Cin Yilu, mereka segera melanjutkan pekerjaan mereka.


Sedangkan di tempat Yulia, terlihat Kaisar Kim sedang menemui pengawalnya . Setelah berbicara dengan pengawal Tam Lui , Kaisar berpamitan akan kembali ke istana, sebab Ada sesuatu yang harus Kaisar kerjakan.


"Pergilah... Kami akan di sini..." kata Yulia lembut pada sang Suami yang akhirnya- akhir ini entah kenapa semakin manja. Atau memang seperti itulah sifat Kaisar Kim yang Sebenarnya . Manja dan posesif.


"Tapi aku tidak ingin pergi ..." Ucapnya sambil memeluk sang istri dengan erat.


"Bukankah Kau bisa kemari..." Jawab Yulia.


"Kapan Kau akan tetap di sisiku sayang...?" Katanya lembut.


"Bukankah kita selalu bersama Kim..." Ucap Yulia sambil menatap wajah tampan itu .


"Maksudku kemanapun aku pergi, Kau selalu ikut. Dan kita akan tinggal di istana ..." Ucapnya. Yulia menatap Kaisar Kim dengan lembut. Dia tahu keinginan sang Suami.


"Bersabarlah Kim...Kita akan seperti itu setelah pengesahan aku sebagai Ratu kerajaan Taiyung Dan kedua Putra kita bisa kita tinggal di sini sendiri...beri waktu aku satu tahun lagi. Aku yakin mereka sudah semakin kuat..." Ucap Yulia.


"Baik...aku akan menunggu saat itu tiba . dan soal pengangkatan Ratu dan kedua pangeran akan segera aku lakukan dalam waktu dekat ini . Aku ingin semua tahu, wanita paling cantik di Alam Tiamli ini Adalah istriku..." Ucapnya bangga .


"Ck..jangan terlalu memuji diriku...semua wanita akan terlihat cantik di Mata sang Suami..." Ucap Yulia lembut.


"Tidak...Semua pria akan menatapku penuh iri saat aku berjalan dengan mu.." Goda Kaisar sambil mencium lembut kening Yulia.


"Sudah, sudah...pergilah....ingat jaga diri baik - baik...kami akan baik- baik saja di sini..." Ucap Yulia.


"Baik Ratuku ...aku pergi, kalau Ada apa- apa beritahu aku.Ada dua pengawal bayangan yang aku siapkan untukmu, oanggil mereka untuk memberitahukan apapun Padaku..." Ucap Kaisar lembut.


"Baik..." jawab Yulia.


Hari - hari mereka lalui dengan cepat.sebulan dari masalah itu. Penasehat agung utama benar - benar keluar Dari Ruang meditasinya. Dan dia melihat Cin Yilu sudah menunggu kedatangan nya bersama para sesepuh .


"Salam Tetua Yu Han Mo...." Sapa mereka serempak.


"Lu'er...tumben Kau Ada di sini...?" Tanya Penasehat Agung utama sambil mendekati Cin Yilu tanpa memperhatikan salam dari para sesepuh. .


"Kakek....aku sengaja memunggumu selesai bermeditasi..." ucap Cin Yilu dengan Sikap manja. Melihat itu para tetua hanya bisa mencibir dalam hati. Mereka sudah tahu apa yang di harapan dan kenapa Cin Yilu Ada di Sini .


" Kau memang wanita baik nak...pasti Putra Suci akan bangga memiliki Istri seperti mu..." Ucapnya lembut.


"Tapi itu tidak mungkin Kek... Putra Suci sekarang sudah memiliki Seorang istri.. Pemilihan calon Ratu sudah di tetapkan..." Ucap Cin Yilu dengan wajah berpura- pura Menderita.


"Apaa...sudah mempunyai istri..? Tidak...itu tidak mungkin , Dia sudah aku jodoh kan dengan mu...mana mungkin menikah dengan orang lain..." Ucap tetua Yu Han Mo dengan wajah marah. Melihat itu , terlihat CinYilu tersenyum Senang.


"Maaf tetua Agung...tapi semua sudah di tetap kan . Dan Kaisar sudah menyetujui dan akan segera di langsungkan pernikahan mereka .." Ucap wakil tetua Agung yang juga Paman Dari Duan Huo. Sahabat Dari sang Kaisar Tua. Dia juga lebih menyukai Yulia Daripada Putri dari keponakannya ini .


"Apaa. Kaisar sudah menyetujui..? Tidak, aku tidak setuju . kalau Begitu aku akan datang ke istana sendiri..." Ucapnya dengan marah.


"Aku akan menemui Putra Suci . ini tidak benar..." Ucapnya lagi. Segera dia berjalan kearah istana yang berjarak ta bterlalu jauh dari tempat tinggalnya .


sekali lompat Dia telah hilang dari pandangan. Melihat semua itu, terlihat senyum kebahagiaan di wajah Cin Yilu . Dia merasa kalau dia akan segera Menjadi Ratu di kerakaan ini dan Akan segera melempar Jauh Yulia Dari Kerajaan ini. Sedang kan Kaisar Kim , Kini sudah berada di depan Istana Perjamuan bersama kedua pengawal Setianya. Kasim segera mengumum kan kedatangan Putra Suci. Sesampainya Di dalam. ternyata Kaisar sudah menunggu bersama Beberapa mentri.


"Salam Kakek Kaisar..Semoga Kakek selalu bahagia..." Ucap Kaisar Kim sambil memberi hormat.


"Bangun lah nak..Apa kabarmu.?" Ucap Kaisar lembut .


"Kim Thay Yung baik - baik saja Kek .." Ucap Kaisar Kim dengan. penuh hormat .


"Bagaiaman dengan cucu menantu dan si kembar...?" Ucap Kakek Kaisar dengan penuh kasih sayang.


"Mereka baik- baik saja Kek... " ucap Kaisar Kim dengan lembut.


"Syukurlah kalau mereka baik- baik saja ...." ucap Kaisar Zhang bahagia .


"Oh Ya Kim...apa benar kabar Yang aku dengar di luaran...?" Tanya Kaisar Zhang lagi

__ADS_1


"Kabar tentang apa Kek...?" tanya Kaisar Kim dengan wajah heran.


"Ada apa ini... kenapa Kakek menanyakan Tentang Yulia.." Batin Kaisar Kim.


'Aku dengar Cucu menantuku telah banyak membantu Beberapa murid yang hampir celaka di Dunia Ilusi....?" tanya Kaisar Zhang San Mo dengan wajah tanya.


"Maaf Putra Suci. Sebenarnya Berita ini sudah lama kami dengar, tapi kami harus menyelidiki kebenarannya. Dan Baru dua hari yang lalu kami baru berani mengatakan hal ini pada yamg Mulia Kaisar Zhang..." Ucap Mentri Keamanan Chan Lian Su . Mendengar pertanyaan sang Kakek dan Ucapan dari mentri keamanan membuat Kaisar Kim tersenyum lega. Dia menatap Sang Mentri dan Mengucap terimakasi. Melihat senyum Kaisar Kim Dan Ucapan trimakasih dari orang yang paling dingin di kerajaan Taiyung ini , membuat mereka tak percaya. Terlihat wajah tampan itu semakin tampan saat terlihat senyuman nya.


"Trimakasih Paman... Tidak masalah. Itu semua merupakan prosedur Kerajaan. Dan itu menunjukkan kebenarannya...." Ucap Kaisar dengan lembut.


"Trimakasih Putra Suci... " ucap Mentri Keamanan. Kaisar Kim lalu menatap Sang Kakek.


"Semua itu memang benar adanya Kek..." Lalu Kaisar Kim menjelaskan atau menceritakan semua yang terjadi di dalam Dunia ilusi seperti cerita Yulia dan kawan- kawannya .


"Begitulah kebenaran yang Terjadi Kek.. Andai saja Lia'er telat menolong Mereka, mungkin dari dua puluh orang itu.tak akan Ada satupun yang selamat. Saat Istriku datang menolong, mereka sedang di kepung Beberapa mahluk Buas . Untung saja istriku dan mahluk lontraknya mampu mengusir mereka menjauh Dari tempat itu. Saat istriku menemukan mereka, Putra tuan Hong dan Putra tuan Li telah mati. Dari Dua puluh orang itu, Dua telah mati enam terluka sangat parah dan Sebagian terluka juga namun mereka masih kuat. Maksudku luka ringan... " ucap Kaisar Kim menjelaskan .


"Jahat sekali wanita itu...Dia tega membunuh temannya yang telah menolong dia .. untung Kau tidak suka padanya Kim... Lalu Yang terjatuh ke jurang...?" Tanya Kaisar dengan wajah tegang.


"Mereka dari keluarga Xiao dan keluarga Wang , mereka Saudara sepupu istriku. Tentu saja Yulia dengan nekad turun kebawah jurang. Untuklah mereka masih bisa di selamat kan dengan obat dan Ramuan dari istriku , Mereka selamat semua. Dan mereka keluar dari dalam jurang dan lembah dengan Bantuan burung kontrak Milik istriku...Kalian tahu burung kontrak istriku kan...?" Ucap Kaisar dengan bangga.


"Aah...Syukurlah... Ternyata Selain cantik dan tangguh, Cucu menantiku seorang Dokter juga..." Ucap Kaisar dengan bangga.


"Ini merupakan Suatu berkah bagi Rakyat Kerajaan Taiyung yang Mulia.."Ucap Mentri Keamanan


"Lebih baik kita segera meresmikan pernikahan mereka serta pengangkatan Ratu Yulia Menjadi Ratu Kerajaan ini Yang Mulia ..." Ucap Mentri Kerakyatan.


"Benar, benar..." Ucap mentri yang Lain.


"Kau dengar Yung'er.. Apa kata para mentri..." Kata Kakek Kaisar bahagia. Mendengar ucapan mereka, Kaisar Kim tersenyum.


"Baiklah kalau itu kemauan Kalian semua... Sebenarnya Kami juga sudah menikah, Dia Ratu Kerajaan Dongyan . tapi baiklah akan ku lakukan lagi pernikahan kami dalam enam bulan kedepan, kami akan segera menikah..." Ucap Kaisar Kim .


"Siapa yang akan menikah dalam enam bulan lagi..." Suara berat memotong pembicaraan Kaisar Kim. Tak lama terlihat Pria Kurus dan Tua seumuran Kakek Kaisar datang melayang langsung masuk kedalam ruangan itu.


"Kau penasehat Agung...kapan Kau keluar dari ruang meditasimu...?" Ucap Kaisar Zhang dengan lembut.


"Salam Yang Mulia... Semoga kesejahteraan dan kebahagiaan bersama mu..." Ucap Penasehat Agung sambil memberi hormat .


"Sudah jangan terlalu kaku... Kau baru keluar


dari ruang meditasi, bangunlah..." Ucap Kaisar Zhang .


"Salam Paman...." Ucap Kaisar Kim.


"Salam penasehat Agung..." Ucap para mentri.


"Salam kalian aku terima. Oh ya Siapa yang akan menikah...?" Tanya Penasehat Agung lagi.


"Aku Kakek...aku akan segera menikah.." Ucap Kaisar Kim tegas.


"Oh Ya...kalau begitu apakah Yu'er juga sudah tahu...?" Ucap Penasehat dengan gembira.


"Apa hubungan pernikahanku dengan Com Yilu Kakek Yu...?" Tanya Kaisar Kim dengan wajah tenang. Dia memang tahu maksud penasehat Agung. Dia tahu kalau penasehat Agung ingin menjodohkam Dia dengan Cin Yilu.


"Lo..bukannya dia yang akan menikah denganmu, Tentu saja Ada Hubungan nya..." Ucap Penasehat lagi.


"Maaf Kakek Yu...aku tidak menikah dengan Cin Yilu , aku menikah dengan calon istriku sendiri, pilihanku sendiri..." Ucap Kaisar Kim dengan wajah tenang .


"Apaa...Kau Bukan menikah dengan Cin Yilu...? Kau keterlaluan Putra Suci...bukankah aku sudah menjodohkan Kau dengan Dia, apa kurang nya dia..dia baik, pandai dan cantik..." Ucap Penasehat dengan wajah tak rela.


"Dia tidak sebaik apa yang anda ucapkan Kakek Yu... Lagi pula sejak dulu Saya sudah menolak perjodohan itu.." Ucap Kaisar Kim.


"'Tidak bisa...Kau harus menikah dengannya...!" Seru penasehat dengan marah.


"Siapa Kau Kakek Yu.., Kau Hanya penasehat bagi Kerajaan ini. Kau bukan Ayah dan Kakekku yang bisa menentukan orang Yang harus Aku turuti. Lagi pula Kakek Kaisar sudah setuju aku menikah dengan. Yulia..." Kata Kaisar Kim dengan wajah kesal.


"Benar kata Cucuku ...Kau dan aku hanya bisa menyaksikan Kehidupan mereka Tanpa memaksa. Aku telah menyetukui Cucu menantuku menjadi Ratu kerajaan ini. Dan untuk Cucu angkatmu, maaf aku tidak bisa menjadikan dia Ratu di kerajaan ini..." Ucap Kaisar Zhang dengan. tegas .


"Apa kekuarangan Cucuku di bandingkan wanita itu...? Begini saja.. Kau bisa tetap menikah dengan wanita itu, tapi jadikan Dia Selirmu, bukan Ratu. Dan Ratu akan tetap menjadi milik Cucu angkatku..." Ucap Tuan Yu Han Ma dengan Begitu yakinnya .


"Maaf Kakek Yu..tidak Ada selir di kehudupan diriku, dan tidak Ada wanita lain yang akan Ku nikahi Selain Istriku. Sampai kapanpun hanya Dia yang akan Menjadi Ratu kerajaan ini dan yang akan selalu mendampingiku..." Ucap Kaisar Kim dengan tegas.


"Kau salah memilih nak... Kau memilih wanita yang berasal dari luar Alam Tianli. Kau sangat salah..!'' Ucap Tuan Yu Han Ma.


"Siapa bilang Dia Dari Alam luar Tianli. memang Dia di besarkan di Alam Dinasti, Tapi dia Cucu Dari Wang Jin Hu... Dia Putri Dari Wang Yu Ran Putra pertama Dari Wang Jin Hu...." Ucap Kaisar sambil tersenyum. Dia tahu hubungan Wang Jin Hu dengan penasehat Agung utama. Mereka Bagaikan saudara kandung. Apalagi terhadap Wang Yu Ran. Mereka bagai anak dan Ayah. Mendengar apa yang di katakan Kaisar Zhang, terlihat keterkejutan di mata penasehat Agung.


"Apaa...putri Wang Yu Ran. tidak mungkin.... Bukankah Wang Yu Ran sudah lama hilang..." ucap penasehat tak percaya .


"Kau bisa tahu kebenarannya saat Kau datang Kerumahnya" ucap Kaisar Zhang.

__ADS_1


Maaf sampai di sini dulu cerita nya ya... Aku lanjut besok lagi. Maaf jika masih ada typo nya. jangan lupa like ,vote dan komennya ya...


Bersambung .


__ADS_2