YULIA

YULIA
SIAPA YULIA .


__ADS_3

Kita lihat dulu pertarungan Yulia dengan Putra Suci . Nanti akan aku ceritakan padamu. Sebanyak. kau akan kalah Jika Yulia lebih lama bertarung dengan Putra Suci..." ucap tuan Duan Hao . Seketika Cin Yilu terdiam. Dan mereka fokus melihat Yulia dan Putra Suci yang malai bertarung. Semua orang fokus pada pertarungan itu. Tapi Cin Yilu malah fokus pada pedang yang di pegang Yulia. Pedang itu terlihat sangat indah. cahaya berwarna- warni yang di pancarkan dari pedang itu sangat memukau . Dia sangat iri dan kesal. kenapa pedang sebagus itu bisa di miliki wanita seperti Yulia . Andai dia bisa memiliki pegang itu...


Sedangkan Yulia bertarung melawan Kaisar Kim dengan sungguh- sungguh . Selain karena fia memang harus melakukan apa yang di ucapkan kaisar Tadi , Dia juga melampiaskan kekesalannya pada Kaisar Kim.


Semua orang melihat Yulia bertarung dengan Kaisar Kim benar- benar seru menegangkan . sedangkan Kaisar sendiri kaget melihat sang Istri semakin Kuat. Terlihat senyuman di bibir dinginnya saat melihat sang Istri tercinta memperlihatkan permainan yang indah. Mereka berdua terlihat bertarung Di udara . Mereka bertarung bukan lagi hanya satu atau dua jurus saja. Tapi mereka bertarung hingga satu jam lebih. Para guru Perguruan sangat kaget melihat permainan pedang Yulia . sekarang mereka menyadari kalau Yulia bukan hanya pandai dalam bidang Alkemia saja, tapi hampir semua keahlian dia punya.


"Gadis ini...Guru Ma...apakah kau tahu Muridmu sejenius itu....?" tanya Guru Yang Di.


"Tidak.. Aku juga tidak tahu itu...lihatlah kekuatannya , aku bagai tak percaya melihatnya...." ucap guru When Ma . Begitu juga dengan sang ayah dan bunda.


"Yah....anak kita semakin kuat..." ucap Nyonya Lin Sawly .


" Benar....aku tak menyangka anak nakal itu semakin membuat kita bangga..." jawab Tuan Wang Yu Ran. Dan kebetulan tuan Wang Day San , sang adik yang duduk di dekat sang kakak mendengar ucapannya.


"Kak...apa maksudmu...wanita itu...?tunggu...Yulia..? Di.. Dia putrimu.? Dia putrimu yang berada di perguruan Baiyun...?" seru tertahan Tuan Wang Day San .


"Iya..dia Putriku Yulia..." ucap tuan Wang Yu Ran.


"Gila.lalu kenapa dia tidak datang berkunjung ke rumah kita...? Dan kekuatannya...kau tahu kalau putrimu sekuat itu...?" tanya sang adik sambil menatap Yulia yang sedang bertarung melawan Putra Suci.


"Dia pandai sekali menyembunyikan Kekuatannya...sudah lama kami tidak bertemu , Dia belum tahu kedatangan kami..." jawan sang Kakak.


"Lalu kenapa Dia tidak menyapa kita.? Kata tuan Wang Day San


" Mungkin saat pulang dia akan menyapa kita. Dan lihat saja nanti.." ucap sang Kakak. Kini mereka melihat pertarungan itu semakin sengit. Sedangkan Putri Cin Yilu Dan sang Ayah semakin marah saat melihat Yulia mampu bertarung lama dengan Putra Suci. Sedangkan Yulia sendiri masih dengan tenang melawan kekuatan sang Suami. Mereka malah seperti orang yang sedang berlatih bersama .Dan akhirnya Kaisar memperpendek pertarungannya mereka. sambil bertarung Dia berkata pelan .


"Sayang cukup permainan kita. Kita akhiri.." ucapnya . akhirnya mereka mengakhiri permainan dan turun Dari udara. Setelah memberi hormat pada Kaisar Zhang , Yulia segera berjalan ke tempat duduknya semula . terlihat peluh membanjiri tubuhnya. . Begitu juga dengan Kaisar Kim yang terlihat masih dalam keadaan tenang biasa saja. Seperti biasa, wajahnya terlihat kembali dingin. Acarapun berlanjut pada tahan ketiga. Yaitu tahap bertemu dengan Bombom . Dan benar saja, di atas podiom tiba- tiba telah berdiri seekor harimau yang besar dengan tubuh menyala. Melihat hewan itu, Yulia menatap dengan tenang.


"Bombom...sudah lama aku tidak melihat hewan itu..." batin Yulia. Dia dan si kembar dua kali bertemu dengan hewan ganas itu. Namun saat pertama kali bertemu dengan heran itu. Hewan yang bernama Bombom itu begitu manja pada Yulia. Dan kedua Putranya sangat menyayangi hewan yang penuh api itu .


"Sekarang karena Wanita yang bisa lolos dalam ujian kedua Nona Cin Yilu dan nyonya Yulia, maka hamba meminta Nona Cin Yilu dulu untuk bisa berhadapan dengan Bombom...." ucap Pengawal Tan Lui.


"Silahkan Nona." lanjutnya


" Ha ha ha ...kali ini ****** itu akan kalah, aku sudah sering bertemu dengan Bombom walaupun aku tidak dekat dengan hewan menakutkan itu..selamat tinggal ******... Kau kini akan kalah..." ucapnya angkuh dalam hati. Dia lalu berdiri dan melangkah ke mimbar. Namun sebelum itu, Dia menatap Yulia dengan pandangan meremehkan. Tak lama langkahnya telah sampai di depan Bombom.


"Hai Bombom...kau masih bisa mengenaliku kan...?" ucap Cin Yilu ramah dan sok akrab .


Grrrrh...


Grrrrh...


Terdengar geraman marah dari mulut Bombom . Terlihat hewan buas itu menggeram dan menatap Cin Yilu dengan pandangan permusuhan . melihat itu Cin Yilu merasa tak enak hati.


"Ck kenapa hewan ini tak pernah bisa bersikap ramah padaku..."sarunya dalam hati


Dengan kesal Cin Yilu berusaha bersikap ramah dengan mengajak berbicara Bombom. Namun bukannya senang, Bombom terdengar menggeram semakin nyaring . Sepertinya Harimau api itu sangat marah . tak lama terlihat Bonbom menyerang Cin Yilu. Demi untuk keselamatannya, Cin Yilu menghindar. Akhirnya terjadi perkelahian antara Cin Yilu dan Bombom. Dan dalam pertarungan itu Bombom menyarangkan cakarannya di bahu Cin Yilu. Membuat bajunya terkoyak dan ada luka cakaran yang sangat besar di sana. Dan sebuah hantama kaki depan Bombom membuat Cin Yilu terjatuh. Kembali auman harimau api itu membuat Cin Yilu hatinya mengkerut ketakutan . Dan saat Bombom ingin menyerang kembali Cin Yilu , suara bariton Putra Suci menghentika gerakan hewan besar itu yang ingin menyerang kembali Cin Yilu .


"Cukup Bombom... Dan kau Nona Cin Yilu.. Kau sudah aku anggap gagal" ucap Putra Suci membuat tangan Cin Yilu mengepal dengan erat. Dia segera di bantu berdiri dan di papah kembali ke tempatnya oleh beberapa anggota sekte pedang Biru .


"Selanjutnya Nyonya Yulia...silahkan nyonya." ucap pengawal Tan dengan ramah. Perlahan Yulia berjalan ke Arah Bombom yang berdiri dengan tegak. Tubuhnya yang di selimuti Api biru dan merah sangat terlihat menakutkan . Setelah dekat, Yulia terlihat menatap Bombom sebentar. Dan senyum di bibirnya terlihat merekah. Melihat itu Bombom gembira. Dia meraung pelan dan berjalan kearah Yulia. Dan dengan manja dia mencium tangan Yulia yang terulur. Dan tampa basa- basi dia melompat kearah Yulia. Tentu saja Yulia kaget. Hampir saja dia terjatuh karena hempasan tubuh hewan besar itu . Tentu saja orang yang melihat tingkah Bombom mengira kalau Hewan besar itu sedang menyerang Yulia. Namun beberapa detik kemudian, mereka melihat kalau hewan besar itu dalam pelukan Yulia .


"Apa kabarmu...?" tanya Yulia.


"Bombom ingin menciumi wajah Yulia, Namun tindakannya terhenti saat Bombom merasakan hawa dingin menyerangnya. Akhirnya dengan terpaksa dia melepas pelukan pada tubuh Yulia. Dia lalu turun dan duduk di depan Yulia dengan tenang. Perlahan Yulia mengusap kepala yang penuh api itu. Api di tubuh Bombom tidak melukai Yulia. Ternyata api Merah milik Yulia sedikit bereaksi pada api milik Bombom.Setelah mengusap kepala Bombom, Yulia tersenyum dan berkata.


"Kau terlihat semakin kuat..." ucapnya pelan. Terdengar geraman pelan dari mulutnya. Dan dia menciu dan menjilati tangan Yulia. Tingkah mereka berdua membuat orang tercengang. Apalagi saat melihat Yulia tidak terluka oleh api milik Bombom. Melihat itu Cin Yilu marah. Dia segera berdiri dan berseru .


"Yang Mulia....ini sangat tidak adil , kalau di perbolehkan hamba ingin menantang Nona Yulia bertarung...!" serunya marah. Melihat itu , terlihat Putra Suci marah.


Dia menatap Cin Yilu dengan tatapan dingin. Namun sebelum Dia berucap. Terdengar suara Yulia pelan .


"Biarkan hamba memenuhi permintaannya yang mulia.." ucapnya sambil menunduk memberi hormat. Kaisar menatap sang istri dengan senyum di wajahnya. Lalu Dia menatap pada Cin Yilu dengan tatapan dingin.


'Baik...tapi ini semua permintaanmu, jadi jika terjadi sesuatu padamu , itu srmua bukan Salah nyonya Yulia..." ucap Kaisar Kim.


"Tentu...dan jika sesuatu terjadi pada nyonya juga bukan kesalahan hamba...." ucap Cin Yilu dengan senyuman licik. Melihat itu Yulia tahu keinginan gadis di depannya.

__ADS_1


"Yang Mulia.. Hamba pikir itu kesepakatan yang baik, hamba menyetujuinya..." ucap Yulia dengan tenang.


"Baiklah... Sudah menjadi keputusan bersama. Dan para tamu yang menjadi saksinya..." ucap Kaisar.


"Yung'er...bukankah kemenangan sudah ada di tangan nyonya Yulia, kenapa masih ada yang berani menantang Si pemenang...?" ucap Kaisar Zhang yang mulia mengerti kalau wanita cantik di depannya adalah cucu menantu perempuannya. Hanya melihat sekali saja, Kakek Kaisar sudah sangat menyukai Yulia.


"Kakek... Biarkan Nona Cin Yilu menantang Si pemenang. Agar kita tahu kemampuan nyonya Yulia..." ucap Kaisar Kim sambil menatap Yulia lembur. Cin Yilu yang berdiri di bawa dan ingin melangkah menghampiri Yulia, Terlihat sangat marah saat melihat tatapan Putra Suci oada Yulia .Dengan mengepalkan tangannya, Dia melangkah kearah tempat Yulia berdiri.


"Nyonya kita mulai..." ucapannya langsung.


"Maaf bukan di sini tempatnya..." ucap Yulia sambil melesat pergi ke arah tempat Dia tadi bertarung dengan Kaisar Kim. Ketika mereka sudah sampai di tanah lapang tempat dia tadi bertarung, Cin Yilu langsung menyerang Yulia. Sepertinya dia sudah tidak tahan lagi ingin mengajar Yulia. Akhirnya pertarungan pun terjadi. Terlihat Yulia dan Cin Yilu saling serang. Ternyata Cin Yilu satu tahap di atas Yulia. Dia berada di tahap ke tiga Bumi Puncak . Melihat itu Yulia segera berusaha menggabungkan kekuatan mental dam kekuatan beladirinya. Dengan cara itu Dia mampu mrngimbangi Cin Yilu. Tidak aneh.. Karena Cin Yilu sepertinya lebih tua dari Yulia. Dan dia praktisi Alam Tianli. Namun saat pedang di keluarkan, Cin Yilu kalah jauh keahliannya dengan Yulia. Beberapa kali pedang Yulia melukai tubuhnya. Sedangkan Yulia terlihat masih belum terluka. Bajunya masih bersih dari darah. Melihat kejadian itu, Cin Yilu segera mengeluarkan hewan kontraknya. Ternyata Dia memiliki Hewan Kontrak seekor beruang hitam . terlihat sekali hewan itu sangat Buas. Melihat itu, Yulia mengeluarkan Wangli. Dia tidak berani mengeluarkan Singa putihnya.Melihat Tubuh beruang itu, Yulia netasa Beruqng itu sudah tua , Dia takut singa miliknya terluka. Karena itu dia mengeluarkan Wangli. Seekor Burung Kondor segera keluar menghadapi Beruang yang akan menyerang Yulia . Melihat burung itu semua orang terlihat kaget. Termasuk juga Ayah Si Cin Yilu . mereka tertegun melihat Burung kondor mata tiga. Hanya keluarga Yulia yang dari Dinasti Jaseon yang tidak terkejut lagi . Sebab mereka sudah melihat Burung tersebut yang memang hewan kontrak Yulia.


"Burung Kondor mata tiga...."Seru mereka tak percaya.


"Mana mungkin burung itu mau menjadi mahluk kontak manusia...!" seru yang lain.


"Selama hidupku baru sekarang aku melihat burung mitos itu mau memiliki ikatan kontrak dengan manusia..." ucap yang lain .


Kaaaaak.....


Kaaak...


Teriak Wangli marah. Dia langsung menyerang Beruang hitam yang akan menyerang Yulia .


"Kau ingin menyerang bersama hewan kontrakmu...? Jangan takut.. Dia juga punya lawan sendiri... Karena kau mengeluarkan hewan kontrakmu , aku juga sama...." ucap Yulia.


"Jangan Sombong Kau... Hewan kontrakmu aku pastikan mati bersamamu..." ucap Cin Yilu sinis .


"Ibu...biarkan kami keluar....ayolah bu...aku ingin bertarung dengan beruang jelek itu..!"teriak Bai Fan dari dalam ruang Dimensi .


"Lia:er...biarkan meteka bermain dengan binatang jekek itu. Dan Wangli bisa membantumu..." ucap Ryu yang ada di leher Yulia.


"Baiklah...karena Ryu menyuruh ibu membawa kalian keluar, Kalian boleh bermain dengan beruang itu. Tapi ingat jangan membunuhnya. .." ucap Yulia .


Cin Yilu merasa Yulia mulai ketakutan , Karena gerakan Yulia tak secepat tadi, Dia tidak tahu kalau Yulia sedang berbicara Dengan mahluk kontraknya .


"Aku takut...? Aah benar aku takut Padamu, Dan karena itu aku memanggil bantuan untukku...." Yulia dengan tenang . Dia segera mengeluarkan Bai Feng Dan Bai Fan dari Ruang Dimeninya , Dan dia segera berseri pada Wangli yang sedang menyerang Beruang itu .


"Wangli...kau temani aku bercanda dengan Wanita cantik ini..!.biarkan di kembar bermain. dengan beruang Itu...!" seru Yulia.


Kaaak....


Teriak Wangli lalu meninggalkan Beruang yang sudah di Serang di kembar Bai.


Melihat kehadiran dua Singa putih yang besar dan sangat menakutkan itu, Cin Yilu kaget bukan main, Dan Dia juga melihat mahluk mitos Burung Condor mata tiga yang kini terbang kearah mereka. Kini Dia merasakan perasaan sedikit cemas. Dia menyesali ucapannya yang memprofokasi Yulia.


Dia tadi tidak memperhatikan kalau mahluk kontrak Yulia adalah burung Condor mata tiga.


Kini Cin Yilu menghadapi Yulia dan Wangli. Serangan Keduanya membuat Dia kewalahan. Pertarungan Yulia dan burung Condornya sangat kompak . Lama kelamaan dia mulai terdesak . Tubuhnya sudah penuh dengan Luka, luka cakaran dan luka pegang Yulia. Tak berapa lama akhirnya Cin Yilu tumbang juga. Dia terlempar dari udara setelah terkena tendangan Yulia . untung saja Yulia melarang Wangli membunuh wanita itu . akhirnya Yulia tirun bersama Wangli. Sedangkan Si Kembar Bai Telah menjatuhkan beruang sejak tadi. Terlihat beruang hitam itu terluka parah. Kaki patah , lengan terluka, dan mata robek. Melihat Yulia turun Mereka berdua mengaum.


" Ibu.. Kami sudah selesai dengan maina kami ...." Seru kedua Singa itu bersamaan. Mereka berjalan mendekati Yulia seolah minta di puji. Sedangkan Wangli telah mengecil dan hinggap di bahu Yulia. Yulia mengusap kepala hewan itu dengan sayang .


"Bagus... Kalian semakin kuat...sekaran Kalian berdua kembali dulu Ya..." ucap Yulia.


"Kami ingin bertemu Si kembar..." ucap Bai Fan.


"Setelah selesai acara ini , kita bertemu si kembar ..." ucap Yulia sambil masih mengusap kepala keduanya tanpa menghiraukan tatapan dari sekitarnya yang merasa iri dengan ketiga hewan Yulia.


"Baik ibu...." jawab mereka .


Dengan mengibaskan lengannya , mereka hilang dari pandangan . Yulia lalu menatap pada Cin Yilu.


"Apakah kau masih belum puas...? atau.. kau masih ingin membunuhku...tapi maaf...aku masih ingin hidup..." ucap Yulia dengan wajah konyol .


"Kau.. Dasar pelacur murahan...kau curang.!" ucapnya marah.


"Curang.. Yang mana aku melakukan kecugangan....?" tanya Yulia dengan tatapan sinis pada Cin Yilu .

__ADS_1


"Kau mengeluarkan hewan kontrakmu...!" teriaknya dengan marah.


Mendengar ucapan Cin Yilu , Yulia tertawa Pelan.


" Kau lucu...kau yang melakukan pertama kali, tentu saja aku mengikuti ulahmu. Daro mana kecurangannya..? lagian bukannya kau tadi bilang kalau aku takut padamu...? tentu saka aku memanggil mereka. Wajar kan..?" ucap Yulia sambil tertawa sinis.


"Kau sengaja mengeluarkan semua hewan kontrakmu...!" sarunya semakin marah. Terlihat sang Ayah dan dua saudaranya mendekat. Mereka segera membantu Cin Yilu dengan memberikan pil ramuan pada gadis itu.


"Lo...tentu saja terserah aku ...kenapa kau tidak mengeluarkan semua hewan kontrak yang kau miliki..." kata Yulia dengan tenang .


Mendengar ucapan Yulia, terlihat wajah Cin Yilu memerah karena marah. Apalagi melihat hewan kontraknya dalam keadaan terluka parah. Sedangkan Ayahnya tak bisa berbuat apapun. Sebab itu memang sudah perjanjian mereka dari Awal. Dan Tidak ada salahnya seorang praktisi mengeluarkan hewan kontraknya . Sebenarnya mereka tadi sangat yakin kalau Cim Yilu bisa membunuh Yulia , karena mereka tidak melihat kekuatan Yulia .mereka fikir Yulia wanita lemah yang hanya bisa meratap dan menangis. Mereka tak pernah memyamgka kalau hewan Kontrak Yulia merupakan hewan mitos yang memiliki kekuatan Tinggi dan merupakan hewan sakral dan kuno . mereka tidak pernah mendengar kalau dari sepuluh hewan mitos tiga diantaranya di miliki Yulia dan satu dimiliki Putra Suci. Tuan Duan Hao tidak pernah menyangka wanita yang terlihat lemah itu , bisa memiliki hewan Kontrak lebih dari satu. Bukan hanya tuan Duan Hao yang kaget. Tapi semua guru Yulia. Apalagi melihat pertarungan Yulia tadi .


Tak lama terlihat Kaisar Kim datang menghampiri mereka . Melihat sang pujaan hati datang, Cin Yilu ingin di perhatikan dan ingin mengadu .


"Yang Mulia...tolong beri keadilan pada hamba ... wanita ini telah bertindak Curang.." ucapnya dengan air mata mengalir. Dia menangis bukan cuma ingin di perhatikan Putra Suci. Tapi juga karena malu dan sakit fo sekujur tubuh dan mukanya .


"Apa maksudmu...?" tanya sang Putra suci.


"Dia melawanku dengan cara memanggil hewan kontraknya juga . Dan mereka berdua melawan hamba...." ucap Cin Yilu dengan. nada sedih .


"Apakah kau tidak memqnggil hewan kontrakmu juga..? Dan aku lihat kau tadi yang duluan memanggil hewan kontrakmu..." ucap Kaisar Dingin .


Mendengar ucapan sang Kasar, Cin Yilu tak bisa bicara lagi. Akhirnya dia menyerah dan segera bangun di bantu saudaranya dan sang Ayah. Dia kembali ketempat Duduknya dengan perasaan terluka, cemburu dam iri . Bagaimana Tidak...dia sudah lama jatuh cinta pada Putra Duci . Dan Dia sudah berusaha dengan segala cara untuk menarik perhatian Putra SucI . tapi Semuanya nihil. Dam kini di depan matanya pria yang dia cintai di ambil wanita lain .


Sedangkan Kasar Kim sendiri, mengambil tangan Yulia dan membawanya kembali ke podium . Dengan percaya diri Dia segera menghadap pada Kaisar Zhang.


"Kakek..Dia cucu menantu kakek..." ucap Putra Suci memperkenqlkam Yulia.


"Salam sejahtera Yang Mulia..." ucap Yulia sambil membungkuk sedikit memberi hormat sambil menangkupkan kepalan tangan di depan Dadanya.


"Akhirnya aku bisa menatap wajahmu Menantuku...aku harap kau datang secepatnya ke istanaku. Istriku telah menunggu kedatanganmu..." ucap Kaisar Zhang.


"Cucu akan Membawa Diq kesana bersama Cicit Kakek..." ucap Kaisar Kim lembut .


Setelah itu Kaisar Kim membawa Yulia untuk menghormat pada para tetua Istana . Baru kemudian dia mengumumkan Siapa Yulia sebenarnya pada semua tamu . Tentu saja pengumuman itu membuat semua orang gempar. Dan tentu saja Tuan Duan Hao sangat marah setelah mengetahui Kalau Kaisar Kim telah beristri. Dan saat Dia mengetahui dari mana asal Yulia. Diq berdiri dan mengajukan keberatannya karena Yulia penduduk Dinasti Jaseon bukan rakyat Alam Tianli .


"Yang Mulia... Mana bisa Ratu kerajaan ini merupakan rakyat dari Negri Jaseon, kalau ini sampai di dengar kerajaan bawahan anda, akan menjadi suatu bencana buat masa depan kerajaan ini. Saya mohon pikirkan denga. bijak yang Mulia.." ucap Tuan Duan Hao . Sebenarnya ada kelicikan di dalam kalimat dan maksud tuan Duan Hao . Dia masih ingin mengajukan. Putri nya sebagai Ratu kerajaan ini.


"Maksud tuan Duan...?" kata Putra Suci. yang sudah tahu maksud dari tuan Duan Hao.


"Anda bisa mengambil Dia sebagai Selir atau istri samping, dan sebagai permaisuri anda bisa memilih wanita asli alam Tianli ini..." ucapnya denga. tak tahu malu . Mendengar ucapan tuan Duan Hao, terdengar keributan di antara para tamu . banyak yang menyetujui itu ucapan tuan Dian Hao .


"Bebar itu.. Wanita itu hanya bisa menjadi selir yang Mulia. Sedangkan seorang Ratu , kita mengambil putri dari alam Tianli sendiri . "Terdengar suara seorang wanita tua. Dan tentu saja Yulia tahu siapa wanita itu. Nyonya Hao...Nyonya Hao Yang masih dendam pada Yulia . Terlihat wajah Putra Suci memerah karena menahan marah . Sedangkan Tuan Duan Hao dan Putrinya tersenyum gembira . Mereka tidak menyangka kalau masih ada jalan lain agar Cin Yilu bisa memjadi Ratu kerajaan ini.


"Aah ...akhirnya...akhirnya aku jadi Ratu juga.." ucapan Cin Yilu dalam hati.


Namun sebelum Kaisar Kim menjawab ucapan mereka, tiba- tiba seseorang berkata dengan tenang.


"Apakah yang kau maksud agar Putra Suci menikah dengan Putrimu yang sudah menjadi pecundang itu..." ucap Seseorang dengan tenang . Terlihat seorang Pria paruh baya yang memiliki wajah masih terlihat tampan itu berdiri dengan gagah di antara kursi tamu undangan. Seketika wajah tuan Duan Hao memerah karena malu. Namun dia masih bisa menjawab.


"Apa salahnya. Bukankah sebelumnya Dia juga menjadi juara... Dan dia lebih baik dari wanita dari luar Alam Tianli itu..!" seru tuan Duan Hao .


"Siapa yang kau katakan penduduk luar alam Tianly..?" tanya tuam Wang Yu Ran dingin .


"Tentu saja wanita yang katanya istri Putra Suci yang dari alam Dinasti Jaseon itu..." ucap Tuan Duan Hao dengan nada kesal.


"Tapi tunggu....siapa kau ini...aku tidak pernah melihatmu di Alam Tianly ini..?" kata Tuam Duan Hao dengan nada marah.


"Aku rasa kau tidak terlalu tua untuk bisa melupakan diriku Duan...aku Wang Yu Ran Patrik baru keluarga Wang. Dan Wanita yang sejak tadi kau hina itu, Dia putriku . Putri dari Sekte keluarga Wang...apakah Dia masih tidak pantas menjadi Ratu kerajaan ini..?!" ucap Tuan Wang Yu Ran Dingin.


Tentu saja tuan Duan Hao kaget .Setelah dia menarap Dengan teliti, benar saja ...Dia memang Wang Yu Ran yang di kabarkan pergi dari Alam Tianli . tuan Duan Hao menatap wanita cantik di sebelah Tuan Wang Yu Ran. Dia tertegun menatap wajah nyonya Lin Sawly .


Kembali kegaduan terjadi di antara para tamu undangan . Mendengar ucapan tuan Wang Yu Ran tadi . seketika tuan Duan Hao Dan putrinya lemas. Mereka tak dapat berbicara lagi . Kalau memang Yulia adalah Putri Kandung Wang Yu Ran , Mereka tak bisa protes lagi. Apalagi jika Wang Yu Ran telah menjadi Patrik Keluarga Wang . Kekuatan perguruan Pedang Biru. masih berada di bawah Sekte Keluarga Wang .


Sekian dulu ceritanya. Akan aku lanjut besok Ya...dan Jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu. Maaf jika masih banyak typo bertebaran . 🙏🙏


Bersambung .

__ADS_1


__ADS_2