YULIA

YULIA
PUTRI ANG RINRIN .


__ADS_3

Hey...Kalian memcariku...?" Ucap Yulia dingin saat Dia melihat mereka mendekati kamarnya . Seketika mereka kaget. Mereka menatap kearah sumber suara. Mereka melihat seorang wanita yang terlihat melayang di atas mereka. wanita itu ber baju hitam dengan wajah yang terlihat Samar.


Mereka sempat tetkejut melihat Yulia berada di atas sana. Dan mereka segera menghampiri dan mengepung Yulia setelah ter lepas dari perasaan terkejut mereka .


"Ternyata Kau sudah berada di sini wanita sialan.. apakah Ku sudah tak tahan ingin lekas mati.. ." Ucap salah satu dari mereka.


"Kalian ingin membunuhku...apakah aku pernah menyinggung kalian...?" Tanya Yulia dingin


"Tak butuh Ada masalah dengan kami , kalau kami ingin membunuhmu.." Ucap salah Satu Dari mereka.


"Oo..baguslah...membuat aku tak Segan membunuh kalian..." jawab Yulia datar.


"Sombong... Ternyata benar kata tetua, Kau memang wanita sombong yang menghalangi jalan dan rencana kami..." Ucap salah satu dari mereka.


"Begitukah.. ?bagus lah,..Kalau memang ketua kalian berkata seperti itu..kalau begitu bersiaplah untuk mati..."ucap Yulia.


"Ternyata selain sombong Kau wanita kurang ajar...Ayo. kawan bunuh wanita sombong itu..!" serunya marah . Dan mereka pun segera menyerang Yulia secara serempak. Akhirnya di tengah malam di atas Istana Kerejaan Phoenix terlihat Beberapa orang Pria berbaju hitam sedang bertarung dengan seorang Wanita .


Untuk mempercepat waktu dan agar tidak mengganggu para penghuni istana, Yulia meminta Wangli dam Zizu untuk membantunya. Zizu yang sejak tadi memang sudah ingin menghajar para pria itu, segera berubah bentuk Menjadi manusia . begitu juga dengan wangli.


Tentu saja kedatangan mereka yang tiba- tiba membuat para penyerang kaget . dan saat Zizu dan Wangli membantu Yulia , Dengan Segera mereka dengan cepat memyelesaikan pertarungan itub. Tidak sampai Satu jam, mereka para penyerang bisa mereka jatuhkan .


Sedangkan Pangeran Feng Lian yang masih Berbicara dengan para pengawalnya tidak mendengar pertarungan itu. Karena Yulia telah menutup dengan pesona di sekitar pertarungan mereka . Setelah melihat para penjahat jatuh Semua , Yulia ingin Segera kembali kekamarnya . namun atas saran Ryu , Yulia pergi ke istama milik Kaisar Ang Suyan . untunglah saat itu Kaisar masih berada di ruang kerjanya. '


"Sampai selarut ini Kaisar belum istirahat. .?." Kata Yulia sambil melangkah masuk ke dalam Ruangan istana sang Kaisar bersama pengawal pribadi Kaisar Ang Suyan .


"Beliau Sering seperti ini Putri...apalagi kalau banyak masalah di istana..." Ucap Perwira pengawal khusus Kaisar.


Yulia menunggu Kaisar di ruang tamu. Tak lama terlihat sang Kaisar keluar dari sebuah ruangan yang tadi Pengasal datangi.


"Salam Sejahtera dan panjang Umur yang Mulia..." Ucap Yulia memberi salam.


"Nona Yulia...salammu aku terima, ada apa Malam - Malam anda menemui Saya...?" Tanya Kaisar dengan wajah Sedikit heran .


"Ampun maafkan hamba yang Mulia..." Yulia lalu menceritakan tentang penyerangan yang baru saja terjadi. Tentu saja Kaisar sangat kaget.


"Kemungkinan mereka ingin membunuh hamba dan Calon Putra Mahkota yang Mulia.." Ucap Yumia.


"Bedebah...siapa yang berani melakukan semua ini..!" Seru Kaisar murka .


"Hamba belum berani menuduh yang Mulia. Hanya saja hamba memohon yang Mulia menunda penobatam Puyra mahkota. Hamba akan menyelidiki dulu masalah nya..." Ucap Yulia.


"Baik Kalau itu mau Nona Yulia dan Kebaikan untuk Putraku...." Ucap Kaisar Ang Suyan , terlihat Kemarahan di mata dan wajah nya .


" Baiklah kalau Begitu hamba mohon diri yang Mulia..hamba mohon tidak ada yang tahu kedatangan hamba ini..."ucap Yulia.


"Baik...tidak akan Ada yang berani mengatakan kedatangan anda malam ini.


Setelah memberi salam, Yulia Segera pergi. Saat Yulia pergi Dari tempat itu, Kaisar terlihat sangat marah , Dia sangat marah ada yang berani mengirimkan Pembunuh ke istana miliknya. Namun tiba- tiba dia sadar dan menduga Siapa di balik semua ini. Dia memanggil pengawal bayangannya. Dan meminta untuk.mengawasi Putri Ang Rinrin.


Sedangkan Yulia sendiri, Dia segera meminta Wangli untuk mengawasi Putri Rinrin.


"Wang... aku merasa kalau semua ini Ada hunungannya dengan Putri Rinrin... Jadi tolong awasi Dia. Dan aku yakin setelah ini dia akan pergi Dari Istana ini . jadi sekarang Ikuti dia , Cari tahu Ada apa di balik ini , kalau ada masalah penting laporan padaku..." Ucap Yulia pada Wangli.


"Baik Tuan..." Jawab Wangli .


Dia segera pergi dari istana Yulia menuju Istana Lili tempat Putri Ang Rinrin tinggal.


Ke esokan harinya. ,Istana dibgemparkan dengan di temukannya Beberapa mayat manusia Ber Baju hitam . Mendengar penemuan itu, Pangeran Feng Kaget bukan main. Setelah pengawalnya melihat mayat yang di temukan. mereka mengenali kalau mereka Orang yang kemarin menemui Putri Rinrin. Mendengar ucapan Pengawal nya, Pangeran Feng Lian kaget bukanain.


"Siapa yang telah membunuh mereka. Apalagi kita tadi malam tidak mendengar adanya pertarungan Sama sekali..." Ucap Pangeran Feng Lian dengan wajah keheranan.


"Benar Yang Mulia ...Siapa yang telah membunuh mereka....apakah Putri Yulia..?" Tanya Jo yang penasaran atas Kematian mereka.


"Kita juga tidak tahu mungkin saja...Siapa lagi yang bisa melakukan nya..." Ucap Pangeran Feng Luan. Namun sebelum mereka berlanjut membahas masalah itu , terdengar ketukan di pintu kamar Pangeran Feng Lian . dengan cepat pengawal Di yang berada di dekat pintu segera Membuka kan pintu kamar sang Junjungan. Saat pintu terbuka, terlihat Seorang Wanita teramat cantik dengan baju putih bersulam Phoenix di dadanya , berdiri dengan anggun di depan Pintu. Dia berdiri bersama Pria kecil Heizi.


"Lia'er...Kau di sini.." Ucap Pangeran Kaget.


'Kakak.. Kau mau ikut dengan ku...?" Tanya Yulia dengan wajah tenang .


"Kemana.?" tanya Pangeran Feng Lian sambil berdiri.


"Ke perguruan Surya...aku akan melihat kesehatan Dekan..." Jawab Yulia madih dengan wajah tenang.


"Lo bukannya sekarang Penobatan Putra Mahkota...?" Kata Feng Lian dengan wajah tanya.


"Tidak...aku mendengar penobatannya di tunda besok , Karena Ada masalah penemuan mayat .." Jawan Yulia.


"Oo..jadi Kaisar sudah mendengar masalah itu.?" Tanya Feng Lian lagi .


" Penemuan mayat berada dekat dengan istana Kaisar Kak..." jawan Yulia .


"Benar....aku juga mendengar nya ..." Ucap Pangeran Feng Lian.

__ADS_1


"Ya sudah ayo kita keluar..Kau ikut kan...?." Tanya Yulia .


"Tentu saja...ayo..." Mereka Segera pergi ke Perguruan Surya setelah berpamitan pada Kaisar Ang Suyan.


Ternyata kabar di temukannya Beberapa mayat Di dalam Istana. Di sembunyikan Dari rakyat . Dan saat Mereka sampai di Perguruan, mereka langsung menemui Dekan di kantornya. Dan saat Yulia masuk bersama Pangeran Feng Lian bersama kedua pengawalnya, mereka menjadi pucat perhatian para murid perguruan. Alalagi sekarang Yulia tidak memakai topeng lagi . dan mereka tahu Siapa Yulia Sebenarnya .


Saat mereka masuk kedalam kantor Dekan. Dengan gembira Dekan menyambut kedatangan Yulia dam Pangeran Feng Lian. Setelah melihat dan memeriksa keadaan Dekan, Yulia segera berpamitan pada Dekan kalau dua hari lagi Mereka akan kembali ke Kerajaan Taiyung. Saat Dekan tahu kalau Yulia bersal dari kerajaan Taiyung, Dekan sangat kaget. Apalagi saat Beliau tahu kalau sebenarnya Yulia murid dari perguruan Baiyun. Sebab Dekan Wu You merupakan sahabatnya. Setelah berbasa basi sebentar. Yulia segera kembali ke Istana. Yulia juga berpamitam dengan kedua sahabat barunya.


"Saat kami sudah keluar Dari perguruan manti, kami akan mencarimu di Kerajaan Taiyung . Kau harus menyambut kedatangan kami..!" kata Linlin dengan wajah sedih.


"Kami akan merindukan dirimu Yulia..." ucap Yu Lan.


" Datanglah ke Kerajaan Taiyung, kami akan menunggumu Di sana..." Ucap Yulia.


Setelah bepamitan pada mereka berdua, Yulia segera kembali ke istana. Namun di perjalaman. Wangli terbamg mendekati Yulia.


"Tuan...aku mempunyai berita yang sangat mengejutkan...!" Seru wangli.


"Mengejutkan...apa itu...?" Tanya Yulia .


"Ternyata ada Dua putri Rinrin..." Ucap Wangli.


"Dua putri...?" Ucap Yulia dengan wajah kaget.


"Benar...dan sepertinya yang di istana bukan yang Asli..." Ucap Wanli lagi.


"Maksudmu ..." Tanya Yulia tak mengerti.


"Aku tak bisa mengatakan pada mu Tuan.. Lebih baik kita bebaskan dulu yang satu lagi. Karena Dia di sekap di sebuah rumah Tua dan di jaga oleh beberapa pengawal . tapi aneh nya... Mereka miliki aura hitam..." Ucap Wangli lagi.


"Baiklah kita bebaskan dia dulu. Ayo kita pergi ,.." Ucap Yulia. Tapi Yulia memiliki rencana sendiri. Untuk itu Dia harus pergi sendiri. Karena itu dia berkata pada Feng Lian.


"Kak...aku minta tolong padu Bisa ..?" Ucapnya setelah mereka keluar dari perguruan


"Tentu saja Lia'er...apa yang harus kakak lakukan...." jawab Pangeran Feng Lian .


"Awasi Putri Rinrin. cegah dia jangan sampai keluar dari istana nya.." ucap Yulia


. "Baik aku akan menjaga Dia. Tapi kau mau kemana...?" Tanya Pangeran Feng Lian.


"Ada sesuatu yang harus aku lakukan , maaf aku tidak bisa mengajak Kakak. Nanti malam akam aku ceritakan..." Jawab Yulia.


Melihat kesungguhan Yulia, Pangeran Feng Lian Hanya bisa berkata.


"Baik aku akan hati- hati..." Jawan Yulia lembut .


Setelah melihat kepergian Pangeran Feng Lian yang berjalan ke istana, Yulia segera pergi kearah Berlawanan dengan Pangeran Feng Lian. Mereka akan membebaskan wanita yang memiliki wajah seperti Putri Rinrin. Benar kata Wangli. Tenyata rumah itu di jaga ketat oleh Beberapa Pria kuat.


"Ada dua Pohon besar di belakang Rumah. seperti nya kita bisa masuk dari sana.." ucap Wangli. tempat itu memanbg agak jauh dari pemukiman penduduk lainnya. Dan halaman yang luas di depan nya terlihat banyak penjaganya. Akhirnya dengan gerakan ringan Yulia berjalan memutar menuju belakang Rumah. Benar saja , Ada dua pohon besar yang jaraknya tidak berjauhan. Dan yang satu cabangnya mengarah ke rumah tua itu. Setelah melihat situasi yang memang sepi di belakang rumah . Yulia segera melompat keatas Pohon pertama lalu kempohon yang dekat dengan rumah. melalui cabang yang berada di atas tembok pagar yang cukup tinggi. Yulia masuk kedalam halaman Rumah . Dengan berjalan mengendap Yulia berusaha masuk. Namun hampir saja dia ketahuan. Saat mereka mau masuk melalui pintu belakang seorang penjaga lewat entah mau apa. setelah lolos Dari sana, Yulia segera masuk kedalam. dengan binbingan Wangli, Yulia bisa masuk kedalam Rumah. dan ternyata didalam rumah penjaganya tidak terlalu ketat . dengan Muda Yulia masuk kedalam kamar yang ternyata terkunci. dengan kekuatannya, Yulia merusak Pintu tanpa terdengar oleh para menjaga. dan saat sampai di dalam kamar. Yulia melihat seorang gadis yang mirip dengan Tuan Putri Rinrin . Dia di ikat tangannya. dan Mulut nya di sumpal . Wajah dan tubuhnya terlihat penuh luka . Dan Dia seperti sudah lama berada di tempat itu. Lukanya banyak yang mulai membusuk. Dan ada juga yang baru dan ada juga yang sudah mengering . Sepertinya dia mengalami penyiksaan yang sangat Parah. Badannya terlihat kurus sekali. Saat Yulia memeriksa seperti nya dia Baru bangun dari tidur atau pingsan . Waktu Dia melihat Yulia. Dia ketakutan.


"Sst ...Putri jangan takut, kami akan menolong mu..." ucap Yulia pelan.


mendengar ucapan Yulia dia tertegun . Dia menatap Yulia antara takut dan memohon.


"Sekarang Putri ikut hamba. Jangan takut Pada hamba..." Ucap Yulia.


Dia segera membawa wamita itu masuk kedalam ruang Dimensinya. Saat sampai di Ruang Dimensi terlihat wanita itu kaget.


Yulia membawa wanita itu keruang perpustakaan . Setelah membuka tali dan Sumpal mulutnya, Yulia lalu menatap wanita itu. Doa Mengambil buah Pir dan air Jiwa .


"Makanlah... " Ucap Yulia. Lalu dia menyuruh Si kembar untuk menjaga wanita itu.


"Nona...tinggallah bersama para sahabatku, aku akan membereskan di luar dulu..." ucap Yulia. Terlihat wanita itu hanya menganggukkam kepalanya. Yia segera keluar dari ruang Dimensi. Bersama Ryu. Zizu dan Wangli. perlahan Yulia Keluar Dari dalam kamar itu dengan Wangli di depan. Mereka segera keluar dari dalam rumah tua itu. Untunglah sapai di luar tembok pagar rumah Tua itu , mereka tidak bertemu sama sekali dengan Para penjaga. dengan cepat Yulia kembali ke istana . Sesampainya kembali di dalam kamar tempat Yulia tinggal. Yulia segera masuk kedalam ruang Dimensi nya. ketika sampai di sana, ternyata wanita itu terlihat duduk sambil menangis. dan di depannya terlihat si kembar dan Bai zi duduk menjaga.


"Kenapa Dia menangis...?" Tanya Yulia sambil mendekat .


"Kami tidak tahu Bun...dia tiba- tiba menagis...'" jawab Bai Fan.


"Kenapa Kau menangis... apakah tubuhmu semakin sakit...?" tanya Yulia. Terlihat wanita itu mengangguk.


"Kau mau aku sembuhkan...?" tanya Yulia.


" Terlihat wajah nya kaget. Lalu terlihat sinar ke bahagiaan di wajah nya.


"Tapi kau akan Menderita sakit, apakah kau mau menanggung nya...?" tanya Yulia. Terlihat dia menganggukkan kepala nya.


"Baiklah aku akan memgobatomu..." ucap Yulia . Lalu Dia mulai menyuruh para sahabatnya mengambilkan bahan tumbuhan obat yang dia perlukan, setelah itu Dia merebusnya. Setelah air ramuan sudah dia buat, Dia membawa wanita itu kedalam kamar mandi. Dan menyuruh wanita itu masuk kedalam bak mandi yang airnya masih panas. Saat pertama dia mau membuka baju. Terlihat Dia malu.


"Kau tidak usah malu. Kita sama- sama wanita..." ucap Yulia.


akhirnya Wanita itu mau menanggalkan bajunya dan masuk kedalam bak mandi. Ternyata wanita itu juga seorang kultivator walaupun masih berada di rana Bumi level dasar puncak. Tetlihat wajahnya menahan sakit hingga airmata dan teringat keluar dari wajah dan kepalanya. Yulia memberi dia pil penyerap Qi level dua. Dan pil Penyembuh level empat . '


"usahakan kau berneditasi menyerap Qi serta agar Pil penyembuh bisa meresap ketubuhmu..." ucap Yulia.

__ADS_1


Wanita itu terlihat menganggukkan kepala nya . dan tak lama Dia mulai berlultivasi. tak berapa lama terlihat air rendaman sebatas Dada yang semula berwarna coklat, kini terlihat berwarna hitam Kemarahan. dan tercium bau busuk Dari dalam air redaman. Setelah berendam Selama dua jam. Yulia segera menyuruh wanita itu keluar . lalu Dia kembali merendam dengan air jiwa Selama satu jam. barulah Yulia menghentikan pengobatan nya. setelah memberikan Baju ganti pada gadis itu, Yulia membawa dia masuk kedalam ruang perpustakaan. terlihat luka - lukanya Mai mengering walaupun belum kering benar.


"Bersabarlah..lukamu akan cepat mengering . Dan sekarang kau boleh menceritakan siapa dirimu dan kenapa kau berada do rumah itu dalam keadaan terluka parah seperti itu ..." kata Yulia lembut. Terlihat dia mulai menangis lagi. Setelah redah dari tangisan nya, Wanita itu mulia berbicara .


"Aku bertemu dia Beberapa bulan yang lalu. Dia memolongku saat aku di kepung penjahat . Setelah itu kami berteman baik. Karena dia aku anggap Dewi penolonglu. aku tidak Merasa curiga. kedekatan Dia padaku, hanyalah cara dia menjebakku. Ternyata ada tujuan yang ingin dia ambil dariku . Dia meminta aku membawa Dia ke Istana..." ucapannya terpotong saat Yulia berseru .


"Tunggu...ke istana..? Kau orang istana..?" tanya Yulia . Walau sudah mulai curiga dejak tadi, Yulia tetap bertanya .


"Aku Putri Ang Rinrin. Aku Putri Kaisar Ang Yuran dan Ratu An Chi..." ucap wanita itu. Walaupun Mereka sudah menduga, tapi mereka kaget juga . '


"Lalu Siapa yang ada di istana itu...?" tanya Bai Fan.


"Kalian sudah ke Istana..?" tanya wanita yang mengaku Putri Rinrin.


"Kami memang kemari mengantar Heizi yang ternyata Putra Kaisar Ang Suyan..." jawab Yulia.


"Apaa...Kau Menemukan adikku....adikku masih hidup...?!" serunya tak percaya.


Dan saat itu, Heizi sedang berada di dekat Yulia sambil menatap Wanita itu. Yulia segera menarik Heizi. dan berkata . "


"Ini anak yang Kau tanyakan...!" ucap Yulia.


wamita itu menatap Heizi dengan wajah sedih. lalu perlahan Air mata mengalir di pipinya.


"Dek...Kau masih hidup...Kau Seperti Ayah..." ucapnya perlahan . tak lama air Matanya Berderai. Dia menatap Heizi dengan tatapan penuh keharuan dan ketulusan Yang tak di buat - buat .


'Dek...boleh aku memelukmu...?" ucapnya perlahan . Heizi menatap Yulia.


"Peluklah Kakakmu Zi'er..." ucap Yulia.


Perlahan Heizi melangkah mendekati gadis itu. Wanita itu segera memeluk Heizi sambil menangis.


"Dek...ternyata Kau masih hidup, trimakasih Dek...." ucapnya haru. Setelah puas Baru dia melepas pelukannya


"Sekarang ceritakan kelanjutan ceritamu...?' kata Yulia. Akhirnya wanita yang ternyata Putri Rinrin itu melanjutkan cerita nya . Setelah persahabatan mereka selama dua bulan semakin membuat mereka dekat. Dan akhirnya wanita itu meminta untuk menginap di istana . Karena Putri Rinrin memang wanita baik, Dia mengijinkan Wamita yang Bernama Lincan menginap di Istananya yaitu Istana Lili. dan pada Suatu malam, saat mereka setelah makan malam, Putri Rinrin merasakan kepalanya sangat Pusing . dan tiba- tiba Dia tak sadarkam Diri. dan saat tersadar, Dia sudah berada di dalam rumah Tua itu . Setiap hari wanita itu selalu menyiksa Putri Rinrin. Dan Beberapa hari kemudian , tiba- tiba dia berubah menjadi Dirinya. wanita itu mempunyai Wajah seperti Dia. Setelah itu dia jarang datang ketempat itu, otomatis dia jarang menyiksanya. Mendengar semua cerita Putri Rinrin. Semua yang mendengar tertegum . Dan tak lama terlibat kemarahan di wajah Yulia.


"Tenang Putri..kau akan kembali ke istanamu, dan wanita jahat itu akan mendapat kan balasannya..." ucap Yulia.


"Ya sudah sekarang Putri tinggal di sini dulu untuk penyembuhan, kita lihat saja apa yang akan Terjadi selanjutnya...' ucap Yulia.


'Dan Kau Wang...apa sebenarnya yang terjadi daat kau mengawasi Putri Rinrin malam kemarim. Dam kenapa kau bisa tahu keberadaan Sang Putri..." tanya Yulia .


"Setelah tuan menugaskan hamba pergi mengawasi Putri Rinrin. Hamba langsung ke istana Lili. Sampai di sana, ternyata Dia seperti sedang menunggu . Mungkin dia sedang menunggu para pembunuh itu. Hingga pagi menjelang Siang, dua pelayan datang membawa makana .


Pada saat Dua pelayan datang membawa makanan ke dalam kamar nya. Dia yang sedang duduk di atas pembatingan terlihat menatap dua pelayqn itu. lalu dia bertanya


"Kenapa kalian baru datang membawa makanan untukku....?dan mana yang lain , kenapa Cuma kalian sendiri yang datang...?" Ucap Putri Rinrin dingin. Dua pelayan itu tertegun mendengar pertanayaa Dari Putri Rinrin.


"Maaf Putri... Istana sedang sibuk, jadi hanya kami yang bisa datang.membawa makanan untuk anda..." Ucap salah satu dari mereka berdua.


"Sedang. dibuk...? Memang Ada acara apa? hingga kalian mengabaikan diriku... ?"Tanya Putri dengan wajah terlihat penasaran dan kesal . Dia terlihat menurunkun Kakinya dari atas ranjang .


"Maaf Putri..Di Istana sedang mempersiapkan Penobatam Putra Mahkota..." Ucap Mereka yang tidak tahu masalahnya. Memang Kejadian kemarin Kaisar meredam Berita Tentang Putri yang melawan Kaisar Ang Suyan hingga membuat dia mendapat hukuman . Mereka para pelayan hanya tahu Kalau sang Putri sedang menjalankan hukuman . Begitu juga para Mentri dan pembesar yang hadir kemarin , Merekapun berjanji merahasia kan masalah itu . Sebab mereka juga tidak ingin masalah itu jadi semakin besar .


"Apaa. Penobatan Putra Mahkota...!" Serunya marah.


Mendengar seruan Putri Rinrin membuat dua pelayan itu kaget bukan main.


"Be...benar Putri..." Ucap mereka ketakutan.


Dengan sekali lompat putri Rinrin sudah keluar dari kamarnya. Dia dengan berlari keluar dari Istananya. Dan saat pengawal mencegah dia pergi. Para pengawal tumbang Karena hantaman Putri Rinrin . Putri Rinrin segera pergi .


"Hamba fikir dia akan pergi Ke istana pertemuan, Ternyata dia keluar istana dengan menggunakan kuda. dan para Prajurit tidak bisa mencega. Dan saat hamba mengikuti Dia, ternyata Dia Kerumah tempat Putri Rinrin di sekap . Dan Dia menyiksa Putri Rinrin. Setelah itu dia kembali ke istana..." lanjut Wangli. Mendengar Cerita Wangli, terlihat Wajah Yulia memerah Karena menahan Kemarahan .


"Dasar manusia busuk...lihat saja apa yang akan aku lakukan padanya..." ucap Yulia pelan.


.


Setelah mempertemukan Putri fengan Heizi dan mendengar cerita mereka . Yulia segera meninggalkan ruang Dimensi setelah menyuruh Putri Rinrin beristirahat memulihkan tenaga dan menyembuhkan lukanya. Saat kembali ke ruang di istana kembali , Yulia segera keluar dari dalam kamar nya . Dan saat Dia keluar kamar bersama Heizi . ternyata Dia telah di tunggu Pangeran Feng Lian . Pangeran Feng Lian memberitahukan Kalau Putri Rinrin ( palsu ) seharian tidak keluat . Mendengar penuturan Pangeran Feng Lian, Yulia Yakin kalau Putri Rinrin palsu belum tahu kalau Putri asli sudah lolos dari sekapannya . Dan Saat makan Malam, Yulia meminta pelayan agar membawakan makannya ke ruangan kamar nya . Mendengar Yulia makan Di kamarnya, Pangeran Meminta palayan membawa makananya ke kamarmya juga.


Keesokan harinya Yulia dan Pangeran Feng Lian menghadiri penobatan Putra Mahkota. Di dalam perjalanan menuju istana, Yulia bertanya .


"Kak...apakah pembunuhan kemarin sudah di ketemukan pembunuhnya..?" tanya Yulia polos . tentu saja Pangeran Feng Lian juga tidak mendengar kabar nya lagi .


"Kami juga tidak tahu , aku tidak mendengar kabarnya lagi..." Ucap Feng Lian.


"Aku fikir kau Mendengar beritanya... ya sudahlah..itu bukan urusan kita, Setelah masalah ini selesai, kita pulang besok.." Ucap Yulia sambil berjalan dengan tenang di samping Pangeran Feng Lian . Mereka ber empat berjalan bersama ke Istana pertemuan


Ketika sampai di sana mereka melihat kalau para pembesar Istana dan para penitua Kerajaan Phoenix sudah datang Semua . Tak terkecuali keluargga mereka . Yulia segera masuk bersama Heizi yang memang tidak mau berpisah dengan Yulia. Sebenarnya dia harus datang bersama Kaisar Ang Suyan dan Ratu An Chi . Tapi Karena dia tetap mau bersama Yulia, terpaksa Kaisar meluluskan permintaan nya. mereka segera masuk dan menduduki tempat yang sudah di siapkan untuk mereka.


udahan dulu ya...Aku lanjut besok lagi.


jangan lupa like. vote dan komennya aku tunggu . Maaf kalau masih Ada typo. ,🙏🙏

__ADS_1


Bersambung .


__ADS_2