
Tapi entah kenapa Mahluk ini tiba- tiba ingin menjadikan Yulia Tuanya . dam lihatlah itu...Dia bersikap sangat manja pada Yulia . Setelah mendengarkan percakapan mereka, Bai Zi meminta untuk kembali. Yuliapun segera meminta ijin pada Dekan dan mengembalikan Bai Zi kembali ke ruang Dimensi . Dan beberapa saat kemudian mereka tiba di tujuan . Kota Xhangki kota tempat Perguruan Zhibang berada.
"Sebentar lagi kita sampai di kota Xhangki... jadi kalian semua bersiaplah . ingat jangan membuat masalah. tempat ini memiliki penduduk yang ramah. jadi guru harap kalian semua tidak membuat masalah. agar nama perguruan Baiyun tidak menjadi rusak karena perbuatan kita... sekarang persiapkan barang kalian, kita akan segera turun di luar kota Xhangki..." ucap Dekan Wu Yao dengan. Walah bijaknya
"Dekan..kenapa kita harus turun di luar kota ...? " tanya Guru Yan Di .
"Benar Dekan...kenapa kita tidak membawa anak - anak langsung ke dalam kota ..." tanya Guru Whan Ma.
"Tidak....biasanya perguruan Zhibang akan menyuruh para murid dan pengawal dari Kerajaan Dongku untuk menyambut para tamu yang akan datang ke kota Xhangki . Kota ini merupakan kota terbaik di kerajaan Dongku. Mereka akan berjaga menyambut kita di gerbang kota Xhangki... Jadi kita harus melalui pintu gerbang kota Xhangki..." jawab Dekan Wu Yao.
Kedua guru itupun baru menyadari penyebab mereka harus turun fi luar kota. mereka segera menyuruh semua murid untuk bersiap- siap turun dari kapal , bersama para guru lainnya. Karena mereka melayang di udara. Mereka bisa melihat keadaan kota Xhangki dari jauh. Ternyata Kota tempat perguruan Zhibang berada merupakan kota yang cukup ramai dan besat. Dari jauh sudah terlihat keindahanya , bagaiaman bila mereka sudah masuk kedalam kota itu...
Mereka memilih turun dari kapal satu kilo sebelum puntu gerbang masuk kekota Xhangki . Zhangki adalah kota tempat perguruan Zhibang berada. Saat mereka sampai di pintu gerbang, ternyata mereka di sambut oleh para murid dari perguruan Zhibang dan kebetula sekali mereka datamg bersama perguruan Bigu San . yang ada di leteng pegunungan Bigu. Dan ternyata Kepala perguruan Bigo San mengenal dengan baik dengan Dekan . perguruan Bigu Sam Ternyata membawa sepuluh kelompok murid. Yang berjumlah sepuluh orang setiap kelompok. jadi ada lebi dari seratus orang dari perguruan Bigu San . Seperti juga perguruan Baiyun yang mengirim Murid dan Guru lebih dari seratus orang juga . mereka segera berjalan kearah Pintu kota Xhangki . Mereka di sambut dengan ramah oleh para penjaga dan Murid pergurian Zhibang dan di bawa segera menuju ke alat Teleportasi . saat mereka sampai di depan alat teleportasi . para murid Perguruan Zhibang dengan ramah mempersilahkan Mereka masuk kedalam alat teleportasi . Alat teleportasi memang sudah di persiapkam oleh mereka untuk alat masuk kedalam kota . Namun saat mereka akan masuk. segerombolan orang datang dan langsung masuk kedalam Alat teleportasi dengan tanpa permisi .
"Kami juga akan pergi...jadi biarkan kami pergi lebih dahulu..." ucap seorang Pria seumuran Dekan . Dia datang dan langsung masuk ke dalam alat teleportasi . membuat langkah murid dari perguruanBaiyun terhenti.
Melihat kejadian itu tentu saka Dekan dan guru menjadi marah dan kesal .
"Apakah Perguruan Huiling memang tak punya etika. Hingga seenaknya menerobos tempat kami..." ucap Dekan Wu You dengan nada marah . Mendengar ucapan dekan , Pria tadi menghentikan langkahnya yang akan masuk kedalam ruang teleportasi. Dia menatap Pada Dekan Wu Yao.
"Aah...ternyata Dekan Wu Yao...jangan sembarangan berucap, aku belum meminta pertanggung jawabanmu atas kematian Adikku..."ucapnya Dingin.
"Pertanggung jawaban...? Apakah kau tidak salah ucap. Bukanya aku yang harus meminta pertanggung jawabkan perbuatan adikmu dan para murid perguruanmu yang berani ingin merebut lambang Perguruan kami..." ucap Deka Wu Yao tak kalah dingin.Suasana menjadi panas. Melihat Itu murid perguruan mengambil inisiatif mengingatkan mereka.
"Maaf tuan- tuan yang agung. Lebih baik kita segera pergi. Sebab pembukaan Dunia Ilusi akan segera di lakukan Perguruan kami. Kami harap tamu yang terhormat Untuk segera pergi.... "Ucap Murid perguruan Zhidang dengan lembut dan sopan. Terlihat mereka saling tatap. Dan tak lama pria itu berkata.
"Kami yang naik duluan..." ucap terus dari perguruan Huidang .
"Mana bisa ...kami lah yang lebih dulu datang..." jawab Dekam.
Untunglah dalam perdebatan itu, datang seseorang Dan mengambil keputusan setelah mendapat cerita dari murid yang berjaga. perguruan Huidang di persilahkan naik alat teleportasi. Sedangkan kelompok dari perguruan Baiyun di minta untuk naik kapal terbang yang segera pria itu siapkan . Kapal itu mirip seperti milik Dekan Wu Yao.
Terlihat kapal itu sangat indah. Melihat demuanitu. Murid perguruan Baiyum yang tadinya jengkel dan marah, akhirnya semua murid Baiyun tertawa gembira. Sedangkan Murid Perguruan Huidang terlihat sangat kesal dan marah.
"Hey pengawal...Apa yang kau lakukan .. kau memberikan alat teleportasi pada kami, tapi kau memberi kapal itu pada mereka..." seru tuan Huiran marah .
"Tuan ...bukankah anda yang meminta alat itu dari Guru Wu Yao hingga kami melihat anda sampai bertengkar dengan beliau...jadi aku membantu anda memilih alat itu, dan menggantinya dengan kapal milik ku untuk mereka naiki..." ucap Pria itu yang ternyata merupakan kepala pengawal kerajaan Dongku . Seketika ketua dari Perguruan Huidang terdiam . Sedangkan Dekan Dan seluruh murid dan guru Perguruan Baiyun segera berlompatan masuk kedalam kapal yang melayang di udara. Tak lama mereka segera pergi dengan cepat. Dengan menaiki Kapal itu, mereka bisa melihat keadaan kota .. Yang terlihat ramai dan tertata indah . Keindahannya hampir menyamai kota Kerajaan Taiyung. Tak berapa lama mereka telah berada diatas sebuah bangunan yang terlihat bagus. tak lama mereka merasakan kapal berhenti di udara. Dan ternyata berhenti di atas halaman sebuah bangunan Rumah yang terlihat besar dan mewah . Pengawal Kerajaan meminta dengan halus agar Mereka turun kebawah . Mereka segera berlompatan turun dari kapal . Dan saat mereka sudah berada di depan rumah itu atau halan rumah. Mereka baru menyadari kalau bangunan itu merupakan sebuah rumah penginapan. Dan saat mereka telah turun semua, pengawal tadi segera mengajak mereka menuju penginapan yang berada di depan mereka. Ketika melihat kedatangan rombongan dari perguruan Baiyun ,terlihat para pelayan segera menyambut kedatangan mereka . Di karenakan terlalu banyak orang . di dalam penginapan itu, menpung utusan dari perguruan Baiyun. dam tak lama utusan dari Bagi San datang dan menginap di sana juga . untungnya mereka datang lebih awal. karena yang datang belakangan tidak mendapatkan. tempat bermalam dan , mereka akan membuat perkemahan di tempat terbuka. Dalam satu kamar di isi lima sampai enam orang murid . Yulia Dumai Dan Canlu menjadi satu di dalam satu kamar bersama dua wanita dari kelas beladiri.
Dua hari pun berlalu dengan cepat. Dan pada hari ketiga mereka di kota Xhangki. Mereka di undang masuk ke perguruan Zhibang . sudah ada beberapa murid yang mengatur mereka masuk kedalam perguruan. Masuk perguruan Zhibang ternyata tidak sesulit masuk pergurua Baiyun . setelah berada di dalam perguruan, para murid di bawa ke alun- alun perguruan yang memang sangat luas. Sedangkan para guru dan Dekan di bawa masuk kedalam sebuah ruang . mungkin ruang pertemuan.
Tanpa sengaja di alun- alun perguruan, mereka bertemu dengan Cin Yilu. Terlihat kelompok Cin Yilu menatap kelompok Yulia dengan tatapan sinis. Melihat itu, para sahabat Yulia hanya menatap Sekilas pada mereka dan kembali berbicara sesama teman kelompok . merasa di acuhkan , terlihat mereka marah. Namun Selama mereka berada di kota Zhangki , Cin Yilu dan kelompok nya tidak berulah. Hampir tiga jam kemudian, para guru dan tetua sekte keluar dan kembali bergabung dengan para murid mereka . Kecuali Dekan yang terlihat berdiri betsama Tetua dari perguruan Zhibang . tak berapa lama mereka di bawa ke gunung yang berada tidak jauh dari perguruan Zhibang . Mereka sampai di hutan di belakang perguruan . Di sana mereka melihat pintu aneh yanh berdiri kokoh tanpa ada tembok penyangga . Pintu besar hitam deringgi tiga meter dan lebar tiga meter itu terlihat sangat mistis . Dan ternyata pintu itu merupakan pintu menuju Dunia ilusi . Sebelum pintu menuju Dunia ilusi Di buka, kepala perguruan Zhibang memberi petuah.
"Hari ini pintu menuju Dunia ilusi akan di buka, pintu Dunia Ilusi ini baru di buka dalam waktu Seratus tahun sekali . untuk itu saya berharap kalian semua untuk masuk dengan perbekalan yang sudah lengkap. Saya harap kalian semua bisa menjaga diri baik- baik. Hanya satu pesan sayaJika ada masalah yang menimpa kalian, saya harap Perguruan atau sekte murid yang mengalami masalah tidaklah meminta pertanggung jawaban dati kami. Semua itu harus menjadi tanggung jawab kalian masing- masing . Saya kira sampai di sini ucapan dari saya . Pintu menuju Dunia ilusi segera di buka. Saya harap kalian nanti masuk secara pergantian, kami telah membuat nomor yang akan menunjukkan pada kalian. nomor berapa kalian bisa masuk kedalamnya , Dan kami memberi waktu satu bulan agar anda segera kembali ke tempat ini ...." ucap Tetua perguruan Zhidang dengan tenang.
Dia segera memanggil seseorang. Seorang murid perguruan Zhibang segera datang dengan membawa kotak. Dan Mereka meminta pada ketua kelompok para murid intuk mengambil nomer antrian. Satu persatu para ketua kelompok maju mengambil nomer antrian . saat nomor antrian yang Di ambil Yulia. Membuat Yulia tersenyum . Dia segera berjalan cepat kembali ke tempat kelompok nya .
"Nomer berapa yanh kau dapatkan Yu'er..." tanya Zhang Xio.
"Kalian bisa lihat sendiri berapa nomer yang kita dapat..." ucapnya bahagia. Melihat nomer di tangan Yulia mereka sangat bahagia. Dari berpuluh kelompok mereka berada di urutan kelima.
Tak lama para tetua dari beberapa sekte, dan perguruan segera mendekati pintu gebang yang ada di hadapan mereka. Pintu itu berwarna hitam. Lebarnya ada Tiga meteran dan di lapisi dengan aray yang terlihat sangat kuat. Tak berapa lama terlihat tetua dari perguruan Zhidang mulai membuka arai. Setelah aray terbuka, terlihat berapa Dekan dan tetua dari beberapa sekte berdiri Di depan pintu hitam dan mulai mengeluarkan tenaga dalam mereka. Beberapa saat kemudian perlahan pintu hitam mulai bergerak terbuka. Dan kelompok pertama dam kedua mulai bersiap - siap , termasuk kelompok Yulia. Setelah pintu benar- benar terbuka, mereka segera bergantian masuk kedalam Dunia ilusi. Ternyata walau pum pintu terbuka lebar, mereka tidak bisa melihat keaadaan di dalam Dunia ilusi . Sepertinya di balik pintu masih ada aray kembali yang menutupi tempat itu.
Tak berapa lama doailah kelompok Yulia masuk Kedalam Dunia Ilusi .
"Jaga kalian dengan baik. Ingat Selalu saling tolong dan saling bantu di dalam kelompok kalian..." nasehat Dekat Wu Yao lembut dam Bijak .
__ADS_1
"Kami patuh guru...." jawab mereka serempak.
Mereka segera berjalan mendekati pintu masuk. Namun saat akan melangkah ke dalam pintu hitam itu , Yulia yang berada di barisan paling depan segera berkata.
"Jangan lupa selalu waspada. Kita tidak tahu apa yang ada di depan kita.. Tolong saling berpegang tangan aku takut kita akan terpecah ..." ucap Yulia pelan .
Tanpa orang sadari Kelompok Yulia saling berpegangan tangan. .Mereka segera masuk kedalam pintu yang telah terbuka itu bersama murid perguruan Zhidang Yang berada pada urutan ke enam. Ketika mereka melalui pintu hitam semua , tiba- tiba helombang angin besar menyeret mereka. mereka segera mempererat pegang tangan mereka. Tak berapa lama meteka merasa tubuh mereka di hempaskan ke tanah. dan saat mata terbuka, ternyata mereka berada di daerah yang cukup indah. taman yang indah penuh bunga. Namun suara Ryu yang ada di lehernya terdengar menyadarkan Yulia dari pesona itu.
"Jangan percaya dengan apa yang ada Di hadapan kalian, itu hanya ilusi semata. Kalian harus cepat sadar...kalau tidak kalian akan tetap di sini sampai waktu berakhir datu bulan lagi... " kata Ryu pada Yulia .
Mendengar itu Yulia segera berkata pada para sahabatnya.
" Hey...sadar...Jangan percaya pada apa yang kalian lihat. Di depan kita belum tentu kenyataan, itu hanya ilusi yang di buat oleh Dunia ilusi . Lihat lah dengan benar apa yang ada di depan kita....!" seru Yulia menyadarkan Mereka dari ilusi yang di buat Dunia Ilusi . mereka segera sadar apa yang terjadi. Seketika daerah yang tadinya terlibat indah penuh dengan bunga dan pohon rindang , Kini Berubah menjadi daerah tandus . hamparan tanah tandus dengan batu terjal terhampar luas di depan mereka . Yulia dan kawan- kawan segera berjalan terus melangkah kedepan.
"Lie'er.. Kenapa kelompok yang bersama kita tadi tidak ada ya... Dan kita juga tidak melihat kelompok lain di belakang kita..." ucap Cun Ma.
"Mungkin mereka berada di tempat lain . Munhkin karena inilah kenapa daerah ini dinamakan daerah ilusi. Tempat ini akan dapat menipu seseorang atau sekelompok orang. hingga tersesat atau terkurung di sini.. Karena itu, kita harus lebih berhati- hari lagi...". Jawab Yulia. Mereka meneruskan langkah mereka menelusuri padang luas itu.
"Tunggu...kenapa aku merasa tempat ini tidak berujung..." ucap Yulia.
Benar saja , Hamparan tanah luas di depan mereka seolah tak berujung.
"Tuan.. biarkan Wangli terbang melihat sebentar di sekitar tempat ini.." ucap Wangli yang ada di pundak Yulia.
" Baik...tapi hati- hati...aku taku kau kehilangan kami..." ucap Yulia.
"Jangan khawatir Lia'er... Dunia ilusi tidak berpengaruh pada kami mahluk mitos kuno" ucap Ryu .
"Benarkah...? kalau begitu pergi lah Wang.." ucap Yulia. Wangli segera terbang menjauh.Teman- temanYulia baru menyadari kalau di pundak Yulia ada seekor burung, saat mereka melihat wangli terbang menjauh.
"Benar.. dia Wangli..." jawan Yulia jujur. Sedangkan ke empat saudaranya dan Zhang Xio sudah tahu tentang Wangli. Tak berapa lama Wangli telah kembali.
"Lia'er..di depan sana beberapa mil dari sini, ada hutan yang sangat lebat . dan aku melihat kalau hutan itu banyak hewan buas nya aku harap kalian waspada..." ucap Wangli.
"Trimakasi Wang...oh ya Wang... apakah kau tidak bertemu dengan praktisi lain...?" tanya Yulia.
"Aku melihat salah satu kelompok yang masuk kedalam hutan itu... sepertinya kelompok pertama yang masuk kedalam daerah ini.." ucapWangli.
"Bagaimana Yu'er.?" Tanya Zhang Xio memotong pembicaraan mereka .
"Kita berangkat...di depan sana ada hutan lebat..tapi kita harus lebih berhati- hati..dan tolong jangan terlalu jauh dalam berjalan. Usahakan berjalan berdekatan. Aku takut kita akan terpencar karena ilusi ditempat ini..'" ucap Yulia lagi .
Mereka segera berjalan dengan cepat untuk mlintasi tempat tandus itu . dan benar saja. Hampir setengah hari kemudian, mereka mulia melihat tanah yang mereka lewati mulai tumbuh rumput hilalang. Dan beberapa pohon besar mulai mereka lewati. Tak Berapa lama mereka benar- benar melihat hutan lebat di depan mereka. Dan saat itu mereka juga melihat sekelompok praktisi akan masuk kedalam hutan itu. Yulia memilih berjalan agak jauh dari mereka .
"Bukankah itu kelompok kedua yang berada di depan kita saat mau masuk ke dunia ilusi ini..." tanya Dumai.
" iya...sepertinya memang mereka..."ucap Canlu.
"Kita agak menjauh Dari mereka...." ucap Yulia .
Mereka berjalan mulai masuk juga kedalam hutan lebat itu setelah agaknlama dari kelompok yang tadi masuk terlebih dahulu . Tak berapa lama mereka menemui jalan simpang tiga. Dan mereka melihat kalau kelompok di depan berbelok kearah kiri.
"Kita lewat jalan kanan saja tuan ..." ucap Wangli di dalam fikiran Yulia .
"Kita Lewat mana Kak...!" kata Yung Si yang sudah ada di sebelah Yulia.
__ADS_1
"Kita ambil sebelah kanan saja Yung... Kita lihat apa yang kita temukan di sana..." ucap Yulia. Mereka melanjutkan perjalanan merekan melewari jalan yang sebelah kanan.
"Hati - hati...hutan ini penuh dengan Warcraf ...." ucap Yulia. Mereka pun waspada . Dumai malah mengeluarkan pedangnya.
Benar saja baru saja Yulia selesai memberitahukan untuk waspada, di depan mereka tiba- tiba sudah berdiri sekelompok Serigala abu- abu...mereka terlihat sangat garang. Dengan Seringai mulut yang menunjukkan taring tajam mereka. Mata mereka terlihat merah menyala.
GRrrr.....
GRrrrr....
Terdengar geram menyeramkan dari mulut mereka. Para hewan yang hidupnya berkelompok itu mulai terlihat memperlihatkan wajah menyeramkkan .
tatapan mereka seorang ingin Langsung ingin menerkam mereka .Kelompok Yulia segera bersiap menerima serangan . Para serigala hitam itu segera menyerang mereka dengan sengitnya. Tak berapa lama terlihat berpuluh bangkai Serigala telah berada di tanah . Namun mereka seolah tak pernah habis . Namun tiba- tiba terdengar suara.
Aauuuuu
Aauuuuuu
Lolongan Panjang terdengar begitu dekat dengan mereka. Tak lama terlihat seekor Serigala hitam besar berjalan mendekat dengan aura yang sangat kuat. Dia membawa berpuluh Srigala lagi bersama Hewan besar hitam itu . Melihat itu, Yulia mencemaskan sahabatnya .
"Apa yang harus aku lakukan, Sepertinya Raja Serigala sangat kuat.aku akan menghadapi dia. Tapi bagaimana dengan Mereka...aku tak ingin mereka kelelahan dan terluka...." ucap Yulia. sambil menatap para sahabatnya .
Mendengar ucapan Yulia. dam melihat srigala semakin banyak Yang datang , Ryu berkata.
" Kita hadapi Raja drigala terlebih dulu Lia'er, Aku akan menemui mereka. ... kalau tidak mereka akan semakin banyak yang datang..." ucap Ryu.
Mendengar ucapan Ryu , Yulia segera berkata pada Zhang Xio yang berada di dekatnya .
"Zhang... Hadapi mereka..aku akan melawan raja serigala...!" seru Yulia.
"Baik...hati- hati...!" jawab Zhang Xio.
Yulia segera melompat dam berlari kearah Raja Serigala bersama Ryu yang berubah menjadi manusia . Namun saat Yulia berlari kearah Raja Serigala yang datang bersama pria tampan berpakaian kuning keemasan dan memakai ikat kepala berbentuk mahkota. Seketika Raja serigala terdiam . lalu ...
Aaauuuu...."
Terdengar lolongan Pelan dari mulutnya. tak lama dia merunduk memberi hormat di ikuti para serigala yang bersamanya. Seketika Srigala yang bertarung dengan kelompok Yulia segera berhenti dan ikut merunduk mengikuti sang Raja . seperti sedang memberi hormat. Mereka menatap kearah Pria tampan yang berdiri di sebelah Yulia.
"Kalian kembalilah....Mereka teman dari Tuanku. Jangan mengganggu perjalanan kami..." ucap Pria tampan itu.
Mendengar ucapan pria itu, Raja Serigala melolong kembali lalu berdiri dan berbalik badan berlari meninggalkan tempat itu bersama Para serigala lainnya .
"Trimakasih Kak..." ucap Yulia sambil menatap Ryu dam tersenyum lega .
"Sama- sama..." jawab Ryu sambil mengusap pelan kepala Yulia. Lalu dia menghilang kembali keleher Yulia. Melihat kejadian itu, semua mata menatap pada Yulia tak percaya
"Lia:er ...siapa pria tadi...?" tanya Yao Han .
"Salah satu mahluk kontrakku..." jawab Yulia. dengan wajah tenang. Tatapan kagum terpancar dari wajah para sahabat Yulia .
"Ayo kita kumpulkan batu roh serigala itu..." ucap Yulia mengalihkan masalah.
Mereka pun segera melakukan apa yang di katakan Yulia. Hanya sesekali Zhang Xio melirik pada wanita perkasa itu. Setelah itu mereka segera berjalan kembali meneruskan langkah mereka. Dalam perjalanan itu, mereka sering bertemu dengan banyak hewan Buas, Namun mereka masih mampu melawan hewa.- hewan buas yang mereka temui. Para hewan kontrak Yulia tidak muncul lagi , Karena Jumlah hrwan yang menyerang mereka tidak sebanyak Serigala hitam hingga Ryu harus turun tangan sendiri.
Udahan Dulu ya....aku lanjut episode berikutnya. jangan lupa like. vote dan komennya aku tunggu . Maaf kalau masih ada typo ,🙏🙏
__ADS_1
Bersambung .