
"Sudah legah...?" tanya Kaisar Kim lembut .
"Sedikit....aku paling marah jika menyinggung Ayah dan Bunda..." ucap Yulia kesal .
"Apa perlu ku bersih kan....?" ucap sang Suami dengan lembut.
"Tidak perlu...jangan kotori tanganmu dengan darah mereka..." ucap Yulia . Dia lalu melepas pelukannya dam mbalikkan badannya untuk menatap ke dua Wanita itu
Kaisar Kim memelukan Yulia dati belakang sambil mengusap kepala Yulia . Sedangkan Wenwen yang melihat kemesraan Kaisar Kim dan Yulia, merasakan panas dan sesak di dadanya.
"Sialan ...mereka bermesraah di depanku...!" seru hati Wenwen marah..dalam keadaan terluka masih sempat dia mengumpat Yulia dan Kaisar Kim .
"Sayang, Sayang....kau tidak apa - apa kan...?" tanya Nyonya We Qui dengan cemas. terlihat Wenwen kembali memuntahkan darah segar.
"Wen"er...kau baik - baik saka kan...?" tanya sang Ibu kembali .
"luka terkena cambukan wanita gila itu terasa panas Bu..." ucapnya lemah.
'Dasar wanita kurang ajar...dia berani sekali melukai putri cantikku....!" serunya marah. Dia membantu sang Putri untuk bangun. lalu menatap Yulia yang sudah berdiri di depan Kaisar Kim. Dia berdiri dengan tangan di lipat di dada dan menatap mereka dengan tenang. Nyonya We Qui berdiri dengan wajah merah karena marah . dia memandang Yulia dengan penuh kemarahan. Ingin rasanya Dia menlar dan menghabisi Yulia saat itu.
"Kau wanita jahat, kau berani melukaiku dan Putriku .. Kau tahu siapa aku..." ucap wanita itu penuh dengan kemaraham.
"Siapa kau aku tak perlu tahu. Kau setan ataupun iblis aku tak perduli..." ucap Yulia denga. Wajah sinis karena masih kesal .
"Sombong...punya sedikit kekuatan kau sudah sombong... ' ucapannya dengan sajah marah.
"Ibu...aku ingin pria itu, Pria yang berada di belakang wanita itu....." bisik putri nya.
Mendengar ucapan sang Anak, We Qui menatap pria uang ada di Belakang Yulia. Dia kaget saat melihat wajah pria itu.
"Ya Dewa.. Pria imi tampan sekali. Pasti orang akan semakin kagum pada keluargaku kalau pria ini jadi Suami Wanwan.. Tentu saja Putriku akan terpedonag dengan wajah ini... Dia memang seperti diriku saat muda dulu..." ucap Wanita yang memiliki otak setengah itu.
"Kau suka dia Wan'er...?" ucapannya sambil masih menatap Kaisar Kim. Yang masih memeluk Pinggang Yulia dengan Posesif .
'Iya Ibu... Aku jatuh Cinta padanya..." ucap Wanwan dengan penuh Minat. Matanya menatap Kaisar Kim dengan penuh damba.
"Anak Muda yang tampan...ternyata Putriku jatuh cinta padamu, bagaimana kalau kau menjadi Suami Putrimu... Kau akan hidup bahagia dengannya. Dan kita bisa hidup dengan Damai. Kau mau kan Jadi suami Putriku. Lihatlah Dia...dia cantik dan Pintar. dia pantas menjadi Istrimu . dari pada wanita yang ada di sebelahmu itu .." ucapnya dengan genit.
"Ternyata semakin tua bukannya bertobat. Tapi kau semakin Gila Qui..." ucap Tuan Wang Yu Ran. Ketika melihat ulah nyonya We Qui. Ternyata keluarga Wang Yu Ran dan Keluarga Lin keluar dari dalam rumah mereka mereka sempat melihat Pertarungan Yunita . Dan Mereka telah tahu siapa We Qui yang sesunggguhnya . Mereka tak pernah menyangka wanita sombong yang katanya dari kota kerajaan itu, adalah penyebab ke pergian Sang Pitri dan menantu mereka . Namun tak berapa lama, Seseorang pria paruh baya yang terlihat kekar datang Ketempat itu. pria itu terlihat sangar dan kejam.
"Qui , Ran'er...kalian di Sini...ada apa ini..." ucap Pria itu saat melihat Putrinya menangis. Melihat kedatangan Pria itu. Terlihat nyonya We Qui berlari menyambut kedatangan prian itu sambil menangis. Lalu dia menceritakan kalau dia telah dianiaya Yulia. Tentu saka ptra itu sangat marah.
"Siapa yang berani menganiaya istriku..." ucap Pria itu dengan Garang sambil menatap sekelilingnya .
"Paman Lin ada apa dengan istri dan anakku, apa yang kalian lakukan padanya..." ucapnya marah.
Sedanfjan Rong Han yang melihat kedatangan Pria itu, tiba- tiba Rong Han segera mendekati Kaisar Kim . Dia membosikkan sesuai pada Kaisar Kim . Terlihat wajah kaisar Kim memerah karena marah.
"Kalau kau ingin menanyakan masalah ini kau bisa bertanya padaku, karena istrikulah yang telah menampar pipi Istrimu dan Dia yang telah mencambuk Putrimu...." ucap Dingin kaisar Kim pada Suami nyonya We Qui . Mendengar seseorang berucap dengan Dingin. Tiba- tiba Dia merasakan Bahaya yang mengancam . dia segera mencari asal suara. Dan saat Dia melihat Pria tampan dan Wanita muda cantik berdiri bersebelahan dengan di dampingi Dua pria kekar dan tampan yang sangat dia kenal, seketika nyalinya Ciut. Dia segera bersujud mengucap salam dan memohon ampun. Melihat perbuatan sang suami , membuat istri dan Putrinya kaget.
"Suamiku apa yang kau lakukan , siapa Dia... ?putrimu menginginkan Dia menjadi Suaminya , menantu kita ..." ucap Nyonya We Qui dengan wajah keheranan menatap sang Suami .
"Benar Ayah....aku jatuh Cinta padanya..." ucap sang anak menambahi .
"Bodoh,...kalau kalian ingim mati, mati sendiri jangan mengajakku..dia Putra Suci, ..! Penguasa alam Tianli ini...cepat bersujud...!" teriaknya marah.
"Apaaa....pu...putra Suci... !" serunya dan langsung mengikuti tingkah suaminya. Namun tak lama terlihat dia tersenyum bahagia. Lalu dia berkata dengan berani .
__ADS_1
"Yang Mulia... Bisakah Putri hamba menjadi istri yang Mulia...dia cantik dan pintar, Dia ingin menjadi istri yang mulia.." ucap wanita gila itu . Mendengar ucapannya sang Suami kaget bukan main, bukan hanya Suaminya saja , tapi semua orang yang ada di Tempat itu . terlihat wajah Kaisar Kim merah menahan marah. Melihat tingkah wanita yang tak tahu malu itu, Yulia akhirnya berkata.
"Kau trrlaku percaya Diri nyonya... Seyelah kau menghina Bundaku, berani kepadaku. Kau masih tak tahu Diri saat kau tahu siapa kami. Dan Kini dengan lantangnya kau meminta Suamiku umtuk menikahi Putrimu ...Termyata kau wanita yang Tidak tahu malu ya... ?" ucap Yulia dengan tenang . Mendengar ucapan Yulia, terlibat Suami nyonya We Qui kaget bukan main. Dia menatap sang Istri yang setengah sujud karena tatapannya terarah pada sang Putra Suci . Melihat kekagetan sang Suami, Yulia yakin kalau sang Suami tidak tahu tingkah sang Istri .
"Sepertinya kau tidak tahu Siapa Istrimu... baiklah aku hanya memberi saran padamu. jaga Istrimu dengan benar, jangan sampai dia membuat orang pergi dari keluarganya karena ulahnya . Kau tahu...karena Ulah Istrimu dulu , Ayah dan Ibuku harus pergi dari Alam Tianli ini. Hingga mereka harus jauh dari keluarga besar mereka...Kim kita masuk... Jangan hiraukan mereka . "Ucap Yulia yang tak ingin membuat sang Suami semakin marah.
"Baik sayang... Tan... Urus mereka. Aku tak ingin melihat mereka semakin tak tahu diri..." ucap kaisar dan langsung mengajak sang istri masuk kembali ke dalam rumah bersama seluruh keluarga .
"Baik yang Mulia ..."dan Pengawal Tan tahu apa yang di inginkan sang Junjungan. Dia degera membereskan Keluarga itu . Setelah Suami Nyonya Wen Qui tahu masalahmya. Dia sangar marah. Dia degera menceraokan Istrinya . Dia tak mau menanggung akibat daro ulah sang Istri.
Mereka berada di rumah keluarga Lin selama tiga hari, setelah itu nereka kembali ke Kota kerajaam Taiyung . Sedangkan Yulia dan keluarga kembali ke Istana . hari- hari mereka lalui dengan ketenangan , Oaman Zhang Kyum mengirimkan surat pembatalan Pernikahan . Meteka berpisah, sedangkan Kedua putra mereka bersama sang Ayah. Yulia dan kedua putranya telah bertemu dengan Ratu . sang Ratu sangat bahagia melihat Istri dan Putra dari Cucunya . beliau meminta si kembar untuk selalu datang ke tempatnya . dan itu di kabulkan oleh si kembar. Mereka akan datang kesana setelah berlatih di pagi hari. Dan akan kembali saat siang hari untuk kembali berlatih bersama Ayah dan Ibunya. Adik Zhang Xio berlatoh bersama Di kembar . Terkadang Zhang Xio melatih mereka bertiga . Namun satu minggu sebelum meteka kembali ke Perguruan, Kaisar Kim mendapat tamu dari perguruan. Terlihat mereka berbicara dengan serius. Dan setelah kepergian orang itu, Kasar Kim berbicara kalau dia haris pergi.
"Sayang... Besok pagi aku harus pergi, ada sesuatu yang harusnya aku kerjakan..." ucap kaisar berpamitan.
"Kau akan pergi lama...?" tanya Yulia.
"Entah...aku juga belum tahu...." jawab Kaisar Kim.
"Kalau begitu biarkan aku dan Si kembar pergi ke rumah Ayah , biar kami berangkat dari sana..." ucap Yulia .
"Baiklah, besok sebelum aku pergi, aku akan mengantar kalian ke rumah Ayah..." ucap Kaisar fengan lembut.
"Baiklah...kita berangkat pagi saja.." jawab Yulia.
Agar besok bisa berangkat pagi sekali tanpa mengganggu kakek dan neneknya, malam harinya Kaisar Kim membawa istri dan Putranya berpamitan pada sang Kakek. Dan sang Kaisar meminta Zhang Xio untuk menjaga Yulia dan kedua putranya. Ke esokan harinya mereka berangkat kerumah keluarga Wang Pagi sekali. Semua itu mereka lakukan karena Kaisar Kim harus segera berangkat . Setelah mengantarkan Istri dan kedua Putranya. Kaisar Kim pergi sendiri tanpa di kawal kedua pengawalnya. Setelah satu minggu berada di rumah sang Ayah, Yulia bersama kedua Putranya dan keemoat saudaranya serta Canlu Berangkat ke perguruan . Mereka menggunakan alat Teleportasi yang memang langsung ke kota tempat keberadaan Perguruan Baiyun. Karena ada masalah, dalam dia hari mereka baru sampai di Perguruan Baiyun. Bersama Yulia mereka masuk ke perguruan.
Ke empat saudara lelakinya dan Canlu mendapat tes masuk perguruan, sedangkan Si kembar yang memang sudah menjadi murid Dekat , langsung lolos tanpa tes masuk. Sesampainya di dalam perguruan, ke empat kakaknya dan Canlu pergi ke kelas Beladiri. Sedangkan Yulia dan Ke dua putranya bersama Zhang Xio kembali ke tempat Yulia. Namun karena sang Putra ikut bersamanya, akhirnya tempat yang mereka tinggali adalah tempat Zhang Xio .
Saat bertemu kembali dengan si cantik Dumai yang memang kembali lebih dulu ke perguruan , Gadis itu berteriak penuh gembira. Apalagi melihat Si kembar ikut bersama Yulia.
Keesokan harinya, Yulia dan di kembar mulai ikut pelajaran kembali. Tugas Zhang Xio bertambah , pagi hari sebelum mereka berangkat ke kelas, Zhang Xio akan membawa si kembar menemui Dekan. Zhang Xio memang sudah tahu tempat tinggal Dekan . Setelah itu baru dia akan berangkat kekelas alkemia bersama Yulia dan Dumai .
"Pagi guru..." sapa Yulia saat bertemu dengan guru Hu Bai yang sedang duduk di rumah pondok nya.
"Pagi Yulia...kau sudah kembali...?" tanya Guru sambil tertawa.
"Sudah Guru beberapa hari yang lalu..." jawab Yulia sambil tersenyum.
"Kau akan memurnikan pil lagi...?" tanya guru Hu Bai.
" Benar guru... Untuk meningkatkan level..." jawab Yulia. dengan wajah tenang .
"Ya sudah cari sendiri. Guru ingin beristirahat..." ucapnya sambil mulai bersandar pada tiang Pondok .
. "Baik Guru... " jawab Yulia. Namun Yulia bisa melihat kalau guru Hu bai terlihat agak resah. Yulia tak ingin mengganggu guru Hu Bai Lagi. Dia segera mencari tanaman obat yang memang dia butuhkan .
Tak berapa lama terlihat Yulia mulai sibuk mencari tanam obat yang Dia butuhkan. Tak butuh waktu lama, Dia sudah memegang tanaman obat yang memang banyak tersedia di sana . Saat Dia datang Ke tempat Guru Hu Bai lagi . Ternyata ada Guru Yang dari kelas Beladiri berada di Sana. Yulia tak ingin mendengarkan percakapan mereka. Namun saat Dia melangkah ingin pergi , , tiba- tiba dia mendengar nama sang Suami di bicarakan. seketika langkahnya terhenti.
"Apaa... Putra Suci terkepung..!" seru guru Hu Bai dengan suara cemas.
"Sepertinya mereka memang ingin menargetkan Putra Sich... Mereka mengepung Putra Suci dan menjauhkan Dia dari Guru dan para murid yang bertarung.. mereka menjebak putra Suci dalam aray yang memang sengaja mereka gunakan dan Sialnya, Dekan Tidak ada di Perguruan . " ucap Guru Yang dengan cemas.
"Lo..bukannya Dekan sedang melatih murid barunya...?" kata Guru Hu Bai.
"Sepertinya beliau memang sengaja di pancing untuk keluar dari perguruan ..." ucap Giri Yang lagi .
"Kalau behitu kita pergi...' ucap guru Hu Bai dengan wajah cemas. Mereka segera pergi dari kebun obat. Mendengar itu, Yulia langsung mengikuti keduanya. Ketika sampai di alun- alun perguruan, ternyata para murid sudah berkumpul semua di dana. Dan seorang Guru memerintahkan mereka untuk berkumpul dan tidak banyak berulah. guru meminta mereka untuk tetap di tempat itu. Firnadi Aray besar Sudah di buat untuk melindungi mereka dari bencana . . karena di luar perguruan sekelompok besar orang sedang berulah. Tanpa setahu mereka , Yulia menerobos keluar dari perguruan. Dia yang mampu membuka Arai , dengan cepat membobol arai tampa di ketahui atau di sadari para guru. Sedangkan di luar perguruan tepatnya di atas kota Yangla.. Terlihat berpuluh manusia sedang bertarung. di angkasa maupun di darat . Terlihat Kaisar Kim sedang melindungi sebuah anak laki- laki seumuran anak umur dua tahun dan Dia di serang oleh dua pria berilmu tinggi. Kasar Kim yang sedang menggendong anak kecil . Trrlihat kerepotan. karena hanya tangan Satu yang bisa dia gunakan dan dua orang itu sepertinya berilmu tinggi. Membuat dia kesulitan dalam bergerak. Terlihat dia sudah mulai terluka.
__ADS_1
"Putra Suci.. Berikan bocah itu padaku, untuk apa kau melindunginya. Dia di takdirkan menjadi milikku..." seru salah satu dari mereka. Sedangkan yang satunya sepertinya sudah terluka cukup parah.
"Kau menginginkan dia... Langkahi dulu mayatku..." ucap Kaisar Kim dengan dingin.
"Ha ha ha..Kau memang ingin mati. Baiklah akan kukabulkan..." serunya dengan marah.
Maka kedua orang itu kembali menyerang Kaisar Kim dan pria yang satunya yang sudah terluka cukup parah, akhirnya bisa di tumbangkan. Tinggal satu lagi. Yang terlihat agal sulit di kalahkan . pertarungan terlihat semakin ganas. Para guru dan murid yang ingin membantu, ternyata Di blokir oleh para musuh dengan aray yang memang entah sejak kapan sudah ada di sana. Sepertinya mereka memang sengaja agar kaisar melawan sendiri orang itu
Semua orang terlihat cemas melihat Kaisar Yang sudah terluka. Namun kekuatannya terlihat masih mampu mengimbangi pria itu.
"Ternyata kau bandel juga ya... Kau akan semakin terluka dan mati hanya karena mempertahankan mahluk itu...." seru pria itu sambil masih menyerang Kaisar Kim dengan ganas .
"Untuk menghadapi orang sepertimu aku masih sanggup... " ucap Kaisar Kim dengan dingin.
"Bodoh....Dasar manusia bodoh...kau pertaruhkan nyawamu hanya untuk mempertahankan Dia..." ucap Pria itu marah.
"Lalu kenapa kau ingin miliki Dia yang jelas bukan milikmu...apakah kau juga bodoh...!" ucap Kaisar Kim dingin .
"Brengsek...ternyata kau tidak mau di kasih nasehat. Baiklah aku akan membunuhmu terlebih dahulu..." ucapnya marah. Maka Dia mempercepat derangannya terhadap Kaisar Kim .
"Tuan Aku akan membantumu melenyapkan Dia...!" seru seseorang. Dan ternyata dia murid perguruan Huidang Murid perguruan pria itu .
"Ha ha ha...bagus ayo kita habisi pria ini ..."!" seru Pria itu dengan gembira. Kembali Kaisar Kim di serang keroyokan oleh kedua pria itu.
"Huili...kau fikir kau muda menyentuhku..." ucap Kaisar Kim Dingin pada pria itu . Namun kekompakan mereka menyulitkan Kaisar Kim dalam melawan. karena tangan yang satu tidak bisa dia gunakan. Akhirnya ada cela yang membuat pria yang bernama Huili menghantamkan senjata tajamnya kearah kepala Kaisar Kim yang sedang menerima serangan dari murid Huili . Saat melihat semua itu. Para guru yang di blokir hanya bisa memejamkam mata mereka . karena mereka tidak bisa berbuat apapun untuk menolong Kaisar Kim . Karena Aray yang mereka ciptakan untuk menghalangi jalan merela membantu Putra Suci tidak bisa mereka tembus. Dan saat detik - detik pedang besar itu mengarah kekepala Kaisar Kim , tiba- tiba sebuah pedang yang bercahaya warna- wani memblokir serangan pedang milik Huili. Membuat pedang iyu terpental dengan keras menghindarkan kepala Kaisar Kim dari kematian. Tentu saja perbuatan Yulia membuat orang tercengang. Terutama Huili.
'Kau..kau bisa masuk aray yang kubuat...!" serunya heran dan marah.
"Kau fikir aray mu istimewa. Hingga tidak ada yang bisa membuka aray itu..?" ucap Yulia dingin .
"Sombong kau gadis kecil..Kau fikir siapa kau... Punya kemampuan seperti itu berani menghadapi diriku...siapa kau...lancang sekali perbuatanmu itu...." seru Huili marah .
" Jangan terburu- buru menghina kemampuan orang lain, hadapi saja aku...!" ucap Yulia dengan Dingin .
"Sombong... sepertinya kau harus mendapat pelajaran dariku... Jika tidak, gadis nakal sepertimu akan semakin membuatku marah. sekarang Trimakasih seranganku...!" seru pria yang bernama Huili marah.
Dia langsung Menyerang Yulia dengan ganas . sedangkan para guru di bawa sangat Syok melihat Yulia mampu masuk kedalam Aray itu. Mereka fikir hanya Dekat yang bisa membuka aray itu. tapi ternyata Yulia bisa . Dan mereka cemas melihat Yulia bertarung membantu Putra Suci. Sebab pria yang di hadapi Yulia adalah pemimpin kedua dari perguruan Huidang. Yulia bertarung dengan Huili dengan sangat sengit beberapa kali hampir saja tubuh Yulia terkena sabetan pegang Huili . Maklum jarak kekuatan Yulia dan Pria yang Sudah Dibalas Dewa sangat jauh dengan kekuatan Yulia yang masih berada di alam Bumi tingkat empat Awal masih ada jarak lima tingkat dengan Yulia . mereka terlihat bertarung dengan sengit. melihat sang Istri melawan Pria yang kekuatannya di atas Yulia, terlihat Kaisar Kim Cemas. Dia segera menyerang murid Huidang yang membantu Huili tadi dengan ganas. tak berapa lama Pria yang bertarung dengan Kaisar Kim tewas di tangannya . Dia segera mendekati Yulia yang mulai tersudut. Yulia tidak sempat mengeluarkan hewan kontraknya. fikirannya terfokos pada pertarungan yang sangat membahayakan Nyawanya. Dan Saat pedang Di tangan Huili hampir mengenai tubuh Yulia. padang Di tangan Kaisar Kim memblokir serangan pria itu. terlihat Pria itu terpental saat kaki kaisar menendang pergelangan tangannya.
"Lia'er...bawa ini...." ucap Kaisar sambil memberikan pria kecil yang terlihat sangat imut dan tampan ke tangan Yulia . " Anak Siapa ini Kim.. " Tanya Yulia keheranan.
"Dia Mahluk kangkah Milik Perguruan ." ucap kaisar Kim sebelum terbang menghadapi Pria Yang bernama Huili itu.
Melihat Kaisar melepaskan Anak kecil dari gendongannya, membuat Huili sedikit takut. dia berani melawan Putra Suci karena Pria itu melindungi anak kecil dalam gendongannya. tapi sekarang... sekarang pria itu tidak ada beban. dan itu membuat serangannya pasti sangat kuat.
"Sialah...seharusnya sudah sejak tadi aku membunuhnya. sekarang aku pasti kerepotan menghadapinya...sialan..semua ini gara- gara wanita itu...!" serunya dalam hati.
"Sekarang mari kita mulai lagi Pertarungan kita ..." ucap Kaisar Kim Dingin.
"Ha ha ha...siapa takut, mari kita mulai..." ucap Pria itu dengan garang. Dia segera menyerang Kaisar Dengan kekuatan penuh. pertarungan pun berjalan dengan sengit. dan benar saja, terlihat Huili sekarang sudah mulai terluka banyak . Doa sadar kalau kekuatannya jauh dari Kaisar Kim.
"Brengsek....aku bisa- bisa mati di tangannya. apa yang harus aku lakukan..." umpatnya dalam hati. di tubuhnya kini sudah mulai banyak luka yang dia derita. Semakin lama kekuatan Kaisar Kim semakin Kuat . Dan Kini lengan kirinya sudah menjadi korban. Lengan itu telah terpotong sampai Siku. Membuat gerakannya semakin melemah . Diapun semakin takut dan cemas .
Dalam kecemasan tiba- tiba dia mempunyai Ide . dengan cepat Dia menyerang Yulia. tentu saja bukan hanya Kaisar Kim Yang Kaget, tapi semua guru yang ada di sekitar tempat itu. dengan sekuat tenaga Yulia menahan serang Huili. kekuatan di dalam tubuhnya masih mampu menerima serangan dari adik kepala Perguruan Huidang tersebut . Namun karena kekuatan nya di bawah kekuatan Huili jauh. membuat Yulia terpental . untunglah anak laki- laki kecil itu erat dalam gendongannya. terlihat Huili mengejar kearah Yulia yang terpental. dia mengayunkan Pendangnya menghantam punggung Yulia yang tidak Sadar akan datangnya bahaya . Yulia yang masih belum siap akhirnya terkena hantaman pedang milik Huili , Dan dia terluka parah di punggung nya. lukanya terlalu dalam , hingga terlihat mengeluarkan banyak darah .
Keliatan Yulia perlahan melemah. pandangan matanya perlahan memburam. Darah semakin banyak yang keluar dari punggungnya .
Maaf sampai di sini dulu ya ceritanya , aku lanjut pada episode berikutnya. Maaf jika Di gantung. nggak lama kok...🙏
__ADS_1
jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu.
Bersambung .