YULIA

YULIA
KEDATANGAN XIAO LANLAN


__ADS_3

Apakah kalian sudah siap belajar di perguruan ini...?" tanya Guru Besar perguruan Guang Dan itu . terlihat wajah ketika Murid dari sahabatnya masih menunduk ketakutan.


"Kami siap Guru...." jawab mereka serempak .


"Bagus...tapi kalian harus mematuhi peraturan perguruan ini....kalian juga akan mendapat sangsi jika melanggarnya..." ucap guru Yun .


"Kami siap Guru..." ucap mereka serempak .


"Baguslah kalau kalian mau mentaati peraturan di Perguruan ini. Nanti Guru Di dan Guru Yang akan melihat kekuatan kalian bertuju. dari sana para guru bisa melihat di mana kelas kalian yang sesungguhnya. jadi sekarang kalian bisa mengikuti Guru Yang dan Guru Di..." ucap guru Yun lembut.


"Kak...kami pergi..." ucap Guru Di . dan Guru Yang mengikuti. tak lama terlihat mereka semua keluar dari ruang kepala sekolah .


Sedangkan Guru Yun hanya bisa geleng kepala melihat kepergian mereka .


Dia tak pernah menyangka kalau orang yang mereka temui di kota perbatasan adalah murid dari sahabatnya Yan Mo.


Dua hari berlalu dengan cepat. Kini Yulia harus kembali ke Perguruan . Namun sang Pangeran masih tidak memberikan ijin Yulia untuk kembali ke perguruan.


"Sayang... Jangan kembali ke perguruan dulu Ya...aku masih tak ingin jauh dari anak- anak..." ucap Kaisar sambil memeluk Perut ramping Yulia dari belakang.


"Kalau begitu anak- anak di istana dulu.. agar yang mulia lebih puas bersama mereka...." jawab Yulia dengan tenang . Tapi sebenarnya Yulia tahu maksud dari ucapan sang Suami.


"Kau sengaja menggodaku...?" ucapnya dengan gemas. Mereka menatap taman yang ada di samping istana .


"bukanya kau menginginkan si kembar di istana..?" ucap Yulia.


 'Iya, iya .. Aku jujur...menginginkan bundanya si kembar..." jawab Kaisar sambil menaruh kepalanya di bahu Yulia. Dia paling senang mencium harum tubuh Yulia. Dan mencium lembut leher jenjang Yulia yang membuat Yulia sering kesal. Namun dasar Kaisar yang bandel . Dia tak perduli dengan. protes Yulia ..


"Kim..aku dengar keluarga Xiao akan datang..apa benar itu...?" tanya Yulia.


"Keluarga Xiao... Xiao yang mana...?" kata Kaisar Kim dengan nada duara benar- benar tidak tahu.


 "Xiao dari kota Yaman..." jawab Yulia.


"Oo...aku tidak tahu...kata siapa...?" tanya Kaisar tak mengerti.


"Kami mendengarnya saat kami kembali dari kota Yaman..." jawab Yulia .


"Kami...?" tanya Kaisar.


"Kami bertemu Sekelompok anak muda di kota perbatasan saat kami sedang maka. , Mereka entah murid dari perguruan mana yang ternyata ingin pergi ke Perguruan Guang Dan , tanpa sengaja mereka membicarakan masalah Wanita dari keluarga Xiao yang akan datang ke kota kita... Katanya dich..dia wanita kesayangan keluarga Xiao..." ucap Yulia sambil mbalikkan tubuhnya menghadap pada Kaisar Kim.


"Oh Ya...?Lalu apa mereka mengatakan juga tujuan wanita itu datang kemari..." tanya Kaisar Kim .


 "Melamarmu... Dia ingin melamarmu Kim..?" ucap Yulia.


"Melamarku...? Ha ha ha...apa dia sudah gila.. mana ada gadis melamar seorang Pria.. dan apakah dia tahu kalau pria yang ingin dia lamar sudah memiliki Istri...?" ucap Kaisar Kim sambil mencium dahi Yulia.


Namun sebelum Yulia menjawab , tiba - tiba pintu kamar ada yang mengetuk.


"Maaf Yang Mulia.. Tan Lui menghadap..." terdengar suara dari luar kamar.


"Masuklah paman..." ucap Kaisar dengan suara berwibawa . Suara Kaisar Kim sangat beda jika berbicara dengan orang lain . perlahan pintu terbuka.


"Salam Yang Mulia, Salam Ratu...Tan Lui menghadap. "Ucap Pengawal Tan Lui .


"Ada apa paman...? sepertinya ada masalah pentung...?" kata Kaisar sambil menatap pada Pengawalnya. Namun tangan kekarnya masih lekat di pinggang ramping Yulia. Dan itu sudah biasa buat kedua pengawal Kaisar.


"Gadis dari keluarga Xiao dan Ayahnya ingin bertemu denga Yang Mulia Kaisar..." ucap Tan Lui . Mendengar ucapan Tan Lui, Kaisar dan Yulia saling berpandangan. Terlihat senyum di bibir merah sang Istri. Membuat Kaisar Kim kesal .


 "Untuk apa mereka datang...?" tanya Kaisar Kim kembali. Merasakan aura kenaraha Kaisar Kim membuat Tan Lui Merinding .


"Hamba tidak tahu..mereka tidak mau mengatakannya. Mereka perkata akan mengatakan sendiri pada yang Mulia saat bertemu nanti.." ucap Tan Lui dengan perasaan takut .


"Tidak ingin....katakan Kaisar ini tidak ada waktu untuk orang lain..." ucap Kaisar datar.


"Baik Yang Mulia...Kalau begitu Tan Lui undur diri..." ucap Tan Lui lalu segera keluar dari kamar sang Junjungan . Dia tak ingin kemarahan sang Junjungan malah jatuh padanya . Setelah kepergian Tan Lui, Yulia menatap Sang Suami sambil melingkarkan tangannya di leher Kaisar Kim .


"Kenapa tidak kau temui..." tanya Yulia lembut.


"Tidak bermanfaat..." ucap Kaisar singkat. Lalu dia menunduk dan mencium lembut bibir merah yang ada di depannya. Kini Yulia sudah mau merespon Ciuman sang Suami. Walau terlihat Kaku. Terkadang Kaisar ingin tertawa bahagia. Wanita yang menyandang setatus seorang janda, namun kegadisannya dialah yang merenggutnya. Dan gadis ini masih polos dan lugu dalam berciuman. Mendapatkan sebutan dari sang Istri, Kaisar sangat bahagia. Dia baru melepas bibir merah itu saat sang istri kehabisan udara.


"Berlatihlah sesering mungkin agar ciumanmu tidak selalu tadi...dan aku dengan senang hati menjadi pelatih mu... "Kata Kaisar Kim menggoda . Terlibat wajah cantik itu semburat merah membuat kecantikannya bertambah .


"Maunya...." ucap Yulia dengan wajah cemberut. membuat Kaisar Kim tertawa.

__ADS_1


"Kim aku dengar gadis itu Putri samping keluarga besar Xiao..." ucap Yulia .


"Aku tidak perduli siapa dia... Wanita yang aku perdulikan hanya istriku seorang. Sudah tidak ada lagi ruang untuk orang lain. Dan aku tak mau istriku marah dan tidak memperdulikan dariku jika aku menatap wanita lain..." ucap Kaisar sambil mencium kening Yulia.


"Bagaimana jika dia membuat ulah...?" ucap Yulia sambil menatap wajah sang Suami yang terlihat sangat mencintainya .


"Kuhabisi..." jawab Kaisar singkat dengan wajah tenang.


"Lalu apa yang kita katakan pada Keluarga Xiao.." kata Yulia lembut.


"Katakan yang sebenarnya...Salah siapa dia mengusik ketenangan kita.." ucapnya dengan tegas.


"Tunggu Kim...Kali ini biarkan aku yang menghadapinya jika dia mengusik ketenangan kita. .." ucap Yulia.


Mendengar ucapan wanita yang sangat dia cintai , terlihat binar kebahagiaan di mata Kaisar Kim.


"Apakah itu bertanda Istriku marah..." ucap Kasar Lembut.


"Mana mungkin aku tidak marah jika ada wanita lain yang sengaja ingin mengusik suamiku.." ucap Yulia dengan wajah cemberut.


Melihat wajah sang istri cemberut malah membuat Kasar Kim tertawa bahagia . Dia menangkup wajah Yulia lalu menciumi seluruh wajahnya. Ternyata istriku menggemaskan..." ucapnya gemas .


"Kim ...sudah...!" seru Yulia sambil memukul pelan dada bidang di depannya.


Sedangkan di aula tamu kerajaan, Tan Lui menghadapi Putri dan Ayah Keluarga Xiao yang terlihat menahan kemarahan.


"Kenapa Yang Mulia tidak bisa menemui kami...?" tanya Sang Ayah.


"Maaf..Yang Mulia hari ini tidak bisa di ganggu...ini perintah langsung Yang Beliau ucapkan..." ucap Tan Lui dingin.


"Apakah Yang Mulia tidak bisa menghormati keluarga Xiao kami, hanya untuk menemui kami walaupun. hanya sebentar..?" ucap Tuan Xiao Bagsi ayah Putri Lanlan.


"Sekali lagi maaf....saya tidak bisa menjawab pertanyaan Anda...karena ini sudah perintah yang Mulia..." jawab Tan Lui dingin.


Dan akhirnya Nona Lanlan dari Yaman bersama tuan Xiao Bagsi kembali ke penginapan .


Selama tiga hari mereka Di kerajaan Dongyan Nona Lanlan tidak bisa bertemu dengan Kaisar Kim. Hingga akhirnya kemarahannya memuncak. Saat dia kembali dari Istana Dan Dia tidak bisa bertemu dengan Kaisar Kim lagi. Sesampainya di Penginapan, Dia menghempaskan semua benda di atas meja riasnya kelantai .


"Sialan... Kenapa aku tidak bisa bertemu Dengan Kaisar... Kenapa Kaisar tidak ingin bertemu denganku..!" serunya marah. Melihat kemarahan sang majikan, pelayan setianya mendekat. Dia berkata .


"Nona Lanlan.. Jangan- jangan karena Kaisar tidak di perbolehkan oleh sang Ratu. Yang aku dengar, Kaisar terlalu memanjakan Ratu ..." ucap Pelayan Setianya.


"Benar Nona..." jawab sang Pelayan.


"Tahu dari mana kamu...Kalau Kaisar sudah memiliki istri. dan Dia sangat memanjakan Dia....?" ucap Putri Lanlan sambil menatap sang Pelayan.


"Hamba mendengar dari pelayan yang hamba suap..." ucap Pelayan tadi .


"Apakah dia wanita pecemburu...?" ucapnya penasaran.


"Mungkin saja Nona... Mana mungkin dia tidak cemburu. Kata mereka Kaisar Kim orangnya sangat tampan. Tidak ada yang bisa mengalahkan ketampanan dia..." ucap Pelayan memberitahu sang majikan .


" Benarkah...? Aku semakin bertekad Memiliki pria itu..Lalu apakah sekarang Kaisar ada Di istana...?" tanya Putri Lanlan Lagi.


" Kata seorang Pelayan Kaisar ada di istana Giok miliknya..." jawab pelayan kepercayaan Nona Lanlan.


"Kalau begitu kita kesana... Aku ingin tahu, apakah dia mampu menolak kecantikan Nona ini..." ucap Wanita itu percaya Diri. Gadis ini memang cantik. Kulitnya Putih , wajah putih kemerahan Apalagi di tambah dengan riasan wajah yang sesuai dengannya. Hanya saja wajah cantik itu terlihat penuh dengan kesombongan dan Arogan.


Melihat sang Majikan berdiri dan berjalan cepat keluar dari kamar penginapan, Pelayan tadi tersenyum senang . Dia segera mengikuti Nona Lanlan yang berjalan cepat keluar dati penginapan . Mereka segera pergi ke istana lagi. Karena penjaga gernang tahunkalau Putri Lanlan adalah tamu Kerajaan saat melalui geebang Utama istana, Mereka todal mengalami gambatan .Dan Saat mereka berdua sampai di pintu gerbang Istana Naga , Dengan seenaknya Nona Lanlan berjalan masuk melewati para penjaga gerbang, dengan langkah sombongnya Nona Lanlan pergi begitu saja melewati para penjaga. Namun sayang sekali , Di sinj ada dua penjaga menghadang langkahmya.


"Tunggu.. Siapa kalian ini...tidak sembarangan orang boleh masuk kemari..." ucap Penjaga itu dingin.


"Tidak sopan....apakah anda tahu.. Aku adalah calon istri Kasar Kim..." ucap Nona Lanlan dengan marah dan sombong. Mendengar ucapan itu, tentu saja sang penjaga hampir tertawa keras.


"Jangan mimpi...Kaisar Kami memang tampan, hingga banyak wanita tergila- gila pada beliau, tapi apakah anda tahu, kalau Kaisar Kami sudah memuliki Istri yang lenih cantik dari Kalian berdua. Dan Nyonya kami tidak suka melihat gadis sombong dan gila seperti anda..selama kami masih menghormati anda, pergi lah kalian berdua dengan tenang..." ucap Pengawal itu dingin. Pengawal Dan penjaga di pintu gerbang Istana Naga, tidak bisa di samakan dengan penjaga yang lain. Dari pengawal , penjaga dan pelayan, mereka merupakan orang - orang pilihan.


"Lancang sekali mulutmu, penjaga sepertimu tidak akan pernah kugunakan lagi setelah aku menjadi Ratu...!" teriaknya marah. Dia segera mengambil cambuknya. Dan dia langsung mencabuk penjaga tadi. Untunglah mereka bukan sembarang penjaga. Dan akhirnya pertarungan terjadi. Namun ternyata Nona Xiao memiliki kekuatan juga. Namun akhirnya penjaga mengalami luka cambukan.dan saat sebuah cambukan hampir menghantam kepala penjaga, sebuah cambuk berwarna putih menerima Serangan cambuk yang ada di udara. Benturan kekuatan cambuk menghasilkan ledakan di udara. Membuat banyak pengawal dan pelayan datang ke Istana Naga


.Dan tak lama sesok cahaya kuning melayang dan menghantam Nona Lanlan. Hingga mengakibatkan Nona Lanlan jatuh dengan keras ke tanah. Dengan posisi memalukan. Dan tak lama terlihat wanita cantik, dan anggun dengan baju warna kuning keluar dari istana Naga dan berdiri dengan gagah .


"Siapa yang berani membuat kerusuhan di Istana ku....? apakah sudah bosan hidup..." ucapnya dingin terdengar dari mulutnya .


"Salam Ratu...." ucap para Pengawal yang melihat Yulia sudah ada di depan pintu gerbang. Nona Lanlan kaget saat melihat Ada wanita cantik, anggun dan lembut berdiri dengan. anggun di depan gerbang Istana Naga. Tapi Dia bisa melihat, di dalam keanggunan dan kecantikan wanita itu, terlibat kekuatan yang besar di sana. Perlahan dia berdiri di bantu Pelayannya.


"Siapa Kau...berani sekali kau keluar dari istana calon Suamiku...!" serunya marah. Tentu saja ucapan wanita itu membuat para pengawal kaget bukan main.bagaiaman tidak, seorang wanita yang tibak di kenal berani berkata kalau dia calon istri Kaisar Kim di depan Ratu .

__ADS_1


'Kau Nona Lanlan...?" kata Yulia dengan wajah tenang.


"Cih...kalau sudah tahu cepat pergi dari sini... Atau aku akan memaksamu pergi...!" ucapnya lagi dengan sombong .


"Oo...jadi ini wanita yang di katakan sombong dan angkuh itu... Ck ck ck. Ternyata benar kata Rumor. Cantik orangnya tapi tak tahu diri..." ucap Yulia sinis.


"Brengsek... jaga ucapanmu.!" serunya marah.


"Kenapa kau marah... memang kenyataannya seperti itu kan..? Kau katakan kau calon Istri Kasar Kim. Tapi yang di depanmu adalah Istri Syah Kaisar Kim , Ratu Kerajaan Dongyan... apakah kau sudah gila... Mengatakan Calon Suami pada Suami orang lain..." ucap Yulia dingin .


" Cih..wanita lemah sepertimu mengaku Istri Kaisar Kim..? Jangan hanya karena wajahmu yang cantik, kau berani mengaku istri Kaisar Kim. .." ucapnya menghina. Melihat sikap tak tahu malu gadis di depannya, membuat Yulia ingin tertawa.


"Wajahmu cantik Nona.. Tapi sepertinya kau terlalu tinggi berhayal Nona.." jawab Yulia yang membuat Nona Lanlan marah .


"Bedebah...mulutmu memang minta di hajar wanita rendahan....!" teriaknya dengan marah. Dia segera menyerang Yulia dengan cepat. Namun bukan Yulia kalau dia takut akan serangan Wanita yang sedang marah itu. Dengan Lincah dia menghindari cambukan. Dari Nona Lanlan. Dan pertarunganpun terjadi di Istana Giok. Pemandangan itu membuat kesal penghuni Istana. Ternyata ada yang berani membuat Gara- gara dengan wanita Kesayangan Kaisar mereka.


Saat bertarung itu, akhirnya Yulia tahu kalau ternyata Nona Lanlan sudah berada di level tanpa cahaya pada tahap tengah. Tidak menyangka praktisi Kota Yaman memiliki kekuatan tinggi. Namun dia bukan tandingan Yulia. Dalam beberapa gebrakan saja, gadis itu jatuh dengan luka cambukan di kaki dan tangannya. Terlibat ada luka lebar di kakinya. juga tangannya .


"Sayang...ada apa ini....?" seru Sebuah suara dari dalam istana Giok. Terlihat tiga pria tampan keluar dari istana yang ada di belakang tubuh Yulia .


"Kim...kau sudah datang...? Lewat mana kau tadi...?" tanya Yulia.


Dengan lembut Kaisar Kim memeluk pinggang ramping itu dan mencium keningnya tanpa malu . Sedangkan Nona Lanlan terkejut melihat seorang Pria yang sangat tampan keluar dari istana Giok . Pria itu memakai pakaian putih salju dengan sulaman gambar naga di dadanya dan ekor Naga menjuntai di baju panjangnya. Lanlan terpaku melihat ketampanan Pria di depannya. Namun otak liciknya langsung bekerja. Dia tiba- riba menangis .


"Yang Mulia....kau Kaisar Kim Kan..?" lihat lah wanita itu. Dia sangat jahat. Aku hanya ingin mengunjungimu, tapi dia menghajarku...aku mohon keadilanmu...!" serunya dengan tetes air mata di pipinya ..


"Siapa dia..?" ucap Kaisar dingin.


"Nona Lanlan...putri keluarga Xiao..." ucap Yulia datar. Yulia sengaja membalas pelukan sang Suami untuk membuat wanita itu semakin marah.


"Untuk apa dia di sini..?" tanya Kaisar dengan wajah dingin.


"Dia tadi berkata kalau Kau calon Suaminya..." ucap Yulia lembut. Saat itulah seorang pria paruh baya datang menghampiri gadis itu sambil berseru kaget dan Cemas.


"Putriku...kau kenapa...?" ucap Pria itu dengan wajah cemas. .


 "Ayah....tolong Aku...wanita itu telah melukaiku dan ingin membunuhku . dan dia juga telah merebut calon suamiku..." ucapnya manja. Mendengar ucapan Nona Lanlan, pria paruh baya itu terlihat sangat marah. Dia menatap Yulia dengan penuh kebencian dan kemarahan. Andai pandangan bisa membunuh. Mungkin Yulia sudah mati terbunuh .


"Dasar wanita jahat...kau berani melukai Putriku...? Apakah kau tidak takut dengan keluarga Xiao ku...?" ucapnya marah.


"Yang aku tahu, Keluarga Xiao tidak serendah Putrimu... Keluarga Xiao tidak akan mengakui suami orang sebagai calon Suaminya..." ucap Yulia dengan Dingin


Mendengar ucapan Yulia terlihat pria itu semakin marah. Dia membantu Putrinya bangun lalu meminta pelayanan sang Putri menjaga gadis itu. Setelah itu dia menatap Yulia dengan penuh kebencian.


 "Kau menghina kami, seoerti juga kau menghina keluarga Xiao Kami...Wanita sepertimu deharusnya sadar diri... Yang ?Mulia....kenapa wanuta itu kau biarkan menghina putriku...gadis rendahan seoerti dia tidak sebanding dengan Putriku. Putri keluarga Xiao ku lebih mulia dari wanit itu...." ucap Pria paruh baya itu dengan wajah sinis.


Mendengar ucapan Pria itu, terlihat wajah Kaisar Kim berubah menjadi Merah. "Kau terlalu banyak omong Pria tua... Jangan sampai kedombongan kalian membuat petaka untuk kalian..." ucap Kaisar dingin. Hawa di sekitar mukai terasa dingin. Mereka merasakan hawa pembunuhan menyebar di Sekitar merek. melihat reaksi sang suami, Yulia menggenggam tangan kekarnya.


"Jangan kau kotori tanganmu dengan daraj mereka. Biarkan aku yang memberi pelajaran padanya....ucap Yulia pelan. Ucapannya hanya Yulia dan Kaisar saja yang mendengar. Perlahan kenaraha. Kaisar meredah seketika saat mendengar ucapan lembut Yulia. Dan elusan lembut di punggung tangannya .


"Kau terlaku bangga pada Putrimu...hingga kau tak menyadari kesalahan dari Putrimu.." ucap Yulia dingin .


"Kau terlalu sombong gadis muda.. Kau belum tahu kekuatan keluarga Xiao..." ucap Pria paruh baya Ayah Nona Lanlan dengan dingin .


"Aku tahu siapa Keluarga Xiao... Tapi bukan seperti kalian berdua..." ucap Yulia dingin.


"Bedebah...ternyata kau minta di hajar gadis sombong. Sekarang Trimalah kematianmu..!" serunya marah.


 Dia segera menyerang Yulia dengan kekuatannya. Maka terjadilah pertarungan sengit. Tan Lui terlihat cemas melihat Yulia di serang. Tapi dia melihat Kaisar Kim melihat dengan wajah tenang.


"Yang Mulia.. Apakah tidak berbahaya untuk sang Ratu...?" kata pengawal Tan dengan wajah cemas.


 "Tidak apa- apa...istriku bukan wanita yang mudah di gertak oleh manusia rendahan seperti mereka..." ucap Kaisar Kim dengan suara dan wajah yang tenang . Terlihat sekali dia memanjakan Yulia .


 Sedangkan Lanlan yang berada tidak terlalu jauh dari kasar Kim , Hatinya terguncang mendengar ucapan kaisar yang terkesan bangga pada Yulia . ingin rasanya dia mencekik dan membunuh Yulia dengan tangannya sendiri . Tapi mana bisa... sepertinya kekuatannya di bawah level Yulia.. tapi kenapa kekuatan Yulia tak terlihat ..


 "Brengsek.. Dasar wanita ******..Bagaiaman bisa dia mendapat cinta dari Kaisar Kim yang tampan dan berwibawa seperti itu... Semoga Ayah bisa membunuh gadis itu secepatnya...!" serunya dalam hati. Terlihat dia mengepalkan tangannya dengan kuat untuk menahan kemarahan di dalam hatinya.


Sedangkan Yulia terlihat bertarung dengan sengit di udara. Untunglah Kasar segera membuat pesona di sekitar tempat mereka bertarung . Kalau tidak akan jadi apa Istana Naga nantinya . Pertarungan semakin seru saat mereka mulai mengeluarkan pedang .


"Jangan salahkan aku jika kau mati di tanganku...!" seru Dia marah.


"Kita lihat saja nanti , siap yang akan mati lebih duluan...." ucap Yulia dingin.


Udahan duku Ya...aku lanjut Besok lagi.

__ADS_1


Jangan lupa like vote dan komennya aku tunggu. maaf jika masih ada typo 🙏🙏


Bersambung .


__ADS_2