
"Apakah gadis itu tidak tahu apa yang terjadi..?" Batin mereka.
Tak lama Mereka melihat Yulia memasukkan sesuatu ke mulutnya . dan tak berapa lama terlihat secara kasat mata saat aura gelap yang di keluarkan pria mesum itu menyebar menyerang Yulia, Namun tiba- tiba aura gelap itu secara perlahan hilang lenyap tanpa bekas. . Tapi anehnya kenapa Pria itu tidak menyadarinya. .Melihat kejadian itu Kaisar Kim tersenyum, sedangkan ketiga guru besar menatap tak percaya .
"Kenapa aura itu bisa hilang Kak...aura hitam itu bagai di serap oleh suatu kekuatan...?" ucap Guru Yang keheranan.
"Benar katamu Yang....apa sebenarnya yang terjadi Kak... aku juga melihat aura gelap itu tiba- tiba saja lenyap tampa bekas...?" kata Guru Di.
'Hey...kenapa kalian bertanya padaku... bukankah kita baru bertemu sekarang...dan aku belum mengenal calon muridku sejauh ini..." kata guru Yun kesal .
Mendengar ucapan sang Kakak, kedua guru terdiam. mereka menatap kembali kearah arena pertarungan .
"Wanitaku.....ternyata banyak sekali rahasia tersembunyi pada dirinya yang belum aku ketahui, Yulia...Rasanya sepadan dengan usahaku mengejarmu...bagaimana pun juga , kau harus menjadi milikku...untung saja hadir si kembar di antara kita. Andai tidak, aku akan kesulitan mendapatkanmu dan aku takut kau tidak akan pernah memberikan kesempatan itu padaku..."ucap Kaisar dalam hati. Terlihat senyuman manis di bibirnya .
Tanpa memberikan jedah, Yulia menyerang Pria mesum itu dengan ganas, dan akhirnya saat Pria itu menghindar tendangan Yulia, namun pukulan Yulia yang mengarah ke dadanya tak dapat di hindari. Hingga tangan lentik itu dengan keras menghantam dada pria mesum itu. Terlihat pria itu terlempar kesudut arena dengan keras, hingga menggetarkan tempat arena yang di bangun kuat . , Pria itu memuntahkan seteguk darah dari mulutnya . Ternyata tendangan kaki Yulia tadi hanyalah tipuan semata. Melihat kejadian itu, Pria mesum itu terlihat marah.
"Dasar Pe***ur murahan... Berani kau melukaiku...!" teriaknya marah.
" Ck ck ck... Cuma seperti itu sajakah kekuatan yang kau miliki...?" ejek Yulia.
Terlihat pria itu berdiri kembali sambil mengusap darah di mulutnya . Dia menatap Yulia dengan penuh kemarahan .
"Jangan bangga dulu kau ja***g sekarang aku tak akan sungkan lagi. Sekarang terimalah kematianmu...!" teriaknya marah. Dia mengayunkan golok besarnya kearah kepala Yulia, Namun sebelum golok itu sampai di kepalanya, seberkas cahaya perak melilit golok itu , dan dentuman cahaya petir menebas golok di tangan pria mesum itu . Hingga membuat golok dan tangan terlempar jatuh di pojok arena dalam keadaan hangus.
"Aaaa...." terdengar jeritan nyaring memenuhi tempat itu. Dan terlihat tangan si mesum putus sampai siku dengan warna hitam terbakar.
Dan kini semua orang melihat kalau di tangan Yulia terlihat sebuah senjata cambuk berwarna perak menyala. Dan terdengar petir menyambar di angkasa.
"Cambuk petir....!" seru tiga tetua di atas tribun utama.
Sedangkan para penonton terlihat diam dalam keadaan Sunyi. Namun suara jeritan kembali terdengar menyadarkan mereka .
"Aaaa..panas, panas....!" seru Si mensum membuat semua orang tersadar.
"Ya ampun...cambuk apa yang ada di tangan wanita itu...aura dari cambuk itu sangat menakutkan..." seru salah satu penonton.
"Lihatlah tangan pria cabul itu.. Hitam bagai terbakar..." kata yang lain,
"Rasakan itu....itu pantas dia dapatkan . itu hukuman bagi orang cabul seperti Dia. Aku yakin pria itu pasti sudah banyak Mendapatkan korbannya . Kalau sudah seperti itu, baru dia rasakan hukuman itu untuknya. " ucap yang lain lagi.
Dan banyak lagi komentar dari para penonton.
Sedangkan para sahabat dan kakak Yulia hanya bisa termangu dengan mata melihat benda yang ada di tangan Yulia. Beda dengan Dua pria kecil Putra Yulia , Mereka tertawa melihat kejadian itu.
"Cambuk petir... Dari mana wanita itu mendapatkan artevak kuno itu... ? Artevak yang hanya bisa di miliki oleh pemilik yang berjodoh dengan benda itu.. " ucap guru besar Guan Yun.
" Wanita itu... Ya Dewa... Hebat..sangat hebat...aku ingin dia jadi muridku..." ucap Guru Guan Di dengan. perasaan kagum .
"Jangan macam - macam ... bukankah aku sudah berkata kalau aku akan mengambil mereka bertiga...." ucap Guru Yun.
"Apa maksud Kakak..." tanya Guru Guan Yang yang sejak tadi diam saja.
"Wanita itu dan dua pria kecil itu. Satu paket. Jadi kalau salah satu dari mereka bertiga di pisahkan, mereka pasti tidak akan mau..." ucap guru Yun dengan wajah bahagia .
"Maksud Kakak mereka saling berhubungan...?" tanya Guru Di keheranan .
"Hmm..." angguk Guru Yun dengan wajah gembira.
Guru Yang dan guru Di hanya bisa genleng kepala dan merasa kecewa . Mereka kecewa karena murid terbaik itu harus menjadi murid kakaknya yang serakah.
"Aah..dasar kakak curang...!" seru Guru Yang kesal. Sang Kakak hanya tertawa mendengar umpatan sang Adik. Kini mereka melihat Yulia berdiri di depan si Mesum dengan Sikap dingin.
"Kau masih menginginkan diriku...?" ucap Yulia dingin.
"Tidak .tidak..maafkan aku...maafkan aku yang lancang ini...!" serunya ketakutan.
"Dasar pengecut...mana kesombonganmu tadi...hanya sampai di sini kekuatanmu..?" ucap Yulia dingin.
"Maaf...maafkan aku.. Jangan kau bunuh aku..." ucapnya sambil menahan rasa panas di lengannya. Terlihat bekas potongan tangannya menghitam.
"Baik aku maafkan dirimu.. Semoga ini menjadi pelajaran bagimu. Tidak semua wanita akan mudah kau perdayakan. Kau kumaafkan sekarang, tapi ada Satu Syarat.." ucap Yulia .
"Apa Itu...?' ucap Pria itu dengan cepat .
"Buka mulutmu...." perintah Yulia.
"A...apa yang akan kau lakukan...!" seru Pria itu ketakutan .
"Buka saja mulutmu..." ucap Yulia dingin.
Dengan ragu pria itu membuka mulutnya. Namun baru saja dia membuka mulut, Yulia sudah menjentikkan jarinya dan sebuah pil masuk kemulut pria itu.
__ADS_1
"A...apa yang kau masukkan kedalam mulutku...!" teriak Pria itu ketakutan . dia berusaha mengeluarkan benda yang masuk mulutnya.
"Racun..." ucap Yulia tenang.
"A..apa...racun...!" serunya ketakutan . Dia semakin berusaha memubtahkan benda yang sudah masuk ke perutnya .
"Tenang saja...racun itu tidak akan merusak tubuhmu jika kau tidak berbuat jahat pada wanita.... tapi jika kau melakukan itu, kau akan merasakan tubuhmu tersiksa . kalau kau tidak percaya lakukan saja...." ucap Yulia dengan tenang.
"Apakah kau akan menyiksaku seumur hidupku...?" kata pria itu dengan wajah sedih.
"Tidak...jika dalam setahun aku melihat perubahan sikapmu, aku akan memberimu penawarnya..." jawab Yulia dengan tenang .
Pria itu terdiam dengan wajah sedih. .
Yulia lalu mengambil sebuah pil dari cincin ruangnya.
"Minum ini...untuk menyembuhkan tanganmu yang terbakar..." ucap Yulia.
Dengan cepat Pria itu menerima pil obat dan langsung menelannya. Tak lama terlihat tangannya mulai membaik. sedangkan Yulia segera turun dari arena pertarungan setelah memberi hormat pada Tribun utama .
Dan Acarapun di lanjutkan kembali .
Semua kejadian itu tak lepas dari mata hitam Kaisar Kim yang menatap Yulia dengan wajah bangga dan bahagia. Dan Saat Yulia memberi hormat kearah Tribun, tampa sengaja mata keduanya saling bertatapan beberapa menit. Terlihat senyuman di bibir Kaisar Kim saat Yulia mengakhiri tatapannya dan berlalu turun dari arena .
Dan semua kejadian itu tak lepas dari pandangan Putri Nanggo yang sejak tadi menatap Kaisar Kim dari samping. Dia duduk bersama sang Ayah di deretan para mentri . Melihat kejadian itu, Putri Nenggo sangat kesal dan marah . Dia menatap Yulia yang turun dari panggung dengam wajah marah. Dia Cemburu dan kesal melihat Kaisar tersenyum manis pada Yulia.
Karena waktu dia bertanding akan tiba, Dia turun dari tribun utama dan berjalan kearah teman- temannya yang satu perguruan dengannya. Dia berguru di perguruan Zhongye . Sebuah Perguruan yang terbaik lebih kecil dari Perguruan Guang Dan .
Kali ini Dia dan teman- temannya mewakili perguruan untuk mengikuti Turnamen untuk memperebutkan hadia yang akan di dapatkan oleh juara pertama. Yang katanya sangat bernanfaat bagi pembudi daya. Juga sebagai ajang gengsi perguruan . Tak berapa lama Putri Nanggo segera turun bertanding . Dan bukan Dia saja yang bertanding, Tapi beberapa temannya dalam satu kelompok juga bertarung . dan wanita itu serta beberapa temannya lolos seleksi periode pertama . Namun ada juga yang Gagal . Sedangkan Yiyi dan kawan - kawan terlihat gagal dalam turnamen itu . Dan hari ini ternyata pertarungan bukan hanya sekali. namun dua kali. Untuk mencari pemenang sepuluh besar . dan kini Si kembar kembali harus berhadapan dengan Pria yang lebih kuat dari penantang pertama dan kedua. Saat Wang Hai lebih dulu tampil. Terlihat Wang Hao dan Yulia duduk tenang menatap Pria kecil itu naik ke arena pertarungan .
"Anak kecil..aku tahu kekuatanmu....lebih baik kau menyerah saja. Aku takut kau akan terluka. Aku yakin wajah di balik topengmu itu sangat tampan . hanya saja aku heran, kenapa kau menutupinya..." ucap Pria yang berwajah agak sangar. Namun terlihat tubuhnya besar dan kuat.
'Maaf paman... Aku memang suka memakai topeng.. Jadi aku harap Paman tidak memperdulikannya..." jawab Wang Hai ringan.
"Apakah kau tidak ingin mundur...?" tanya Pria itu.
"Sekali lagi maaf Paman... Setelah aku naik ke arena, pantang buatku mundur..." jawab Wang Hai sambil tersenyum riang.
"Anak Bodoh...tapi baiklah kau hadapi aku dengan benar. Sebab aku tidak akan berbelas kasian karena kau anak kecil..." ucap Pria itu .
"Jangan takut paman lakukan yang seharusnya kau lakukan...aku harap kau memberi pelajaran untukku...?" ucap Wang Hai sopan.
Dan segera saja Pria itu mencabut pedangnya dan menyerang Wang Hai dengan kekuatan penuh. Dengan lincah Wang Hai mengelak dan membalas menyerang Pria itu dengan Pedang Yang Dia punya. Maka terjadilah pertarungan yang sangat sengit. Kini sepertinya wang Hai mempunyai lawan yang seimbang. Beberapa kali tendangan kaki kecilnya mendarat telak di muka atau tubuh pria itu. Tapi dia juga mendapatkan dua kali tendangan di tubuhnya. Hingga dia harus jatuh di arena pertarungan. Dan saat dia mempunyai kesempatan kembali menyerang, kaki kanannya menghantam pada dada lawan berlanjut kaki kecilnya menendang pergelangan tangan lawan yang memegang pedang. Membuat pria dewasa itu kehilangan keseimbangan . Dia terjatuh dan pedang di tangannya lepas dari tangannya.
"Anak kecil ...jangan bangga dulu... Kau telah melukaiku, Kini lihat apa yang akan aku lakukan padamu,..." ucap Pria itu dengan marah .
Tak lama Dia terlihat menggerakkan tangannya. Dan tiba- tiba di depan mereka berdiri serigala hitam besar dengan mata merah Menatap Wang Hai dengan garang. "Aauuuuu.. .
Terdengar suara lolongan Serigala itu dengan nyaring . Namun saat melihat dan mendengar lolongan binatang itu, bukannya takut, Wang Hai malah tertawa.
"Kau menunjukkan mahluk kontrakmu...he he he bagus juga. Kalau begitu aku juga ingin mengenalkan saudaraku padamu...Bai Fan...keluarlah...!" seru Wang Hai riang . Terlihat cahaya putih keluar dari tubuh Yulia dan melesat kearah Wang Hai.
Dan kini terlihat seekor Singa putih besar berdiri dengan gagah di sebelah Wang Hai . "Graaauuuu
Graauuu.... Anggap saja suara Singa meraung ya..🤭
Bai Fan mendengarkan suaranya. Melihat hewan di depannya, Tiba- tiba serigala itu merunduk dan tiarap sambil mengeluarkan bunyi
.Ngiii..
ngiiii..
Ngiii...
Terlihat sekali kalau binatang itu ketakutan. Begitu juga dengan semua orang di sana, mereka terpanah melihat Bai Fan yang berada di dekat Wang Hai.
"Ha ha ha.... kenapa dengan hewanmu paman..!" seru Wang Hai dengan wajah jenaka. Sedang tangannya mengusap kepala Bai Fan dengan sayang. Terlihat Bai Fan menatap hewan dan pemiliknya di depan mereka dengan penuh ancaman.
"Kau...kau...." ucap Pria itu dengan gagap dan gemetar .
Dia tak menyangka kalau pria kecil di depannya memiliki hewan kontrak juga. Dan yang dia sesalkan, hewan yang bersama anak kecil itu. Bukan sembarang hewan buas. Dia bisa melihat kekuatan hewan ini sangat besat.
Sedangkan di Tribun utama, terlihat semua orang kaget bukan main, terutama ketiga guru besat. "Ya Dewa...mereka memiliki Warchaft yang sangat langkah ...Hewan ilahi..!." seru Guru Di dengan wajah tak percaya. Guru Yun menatap pada Kaisar Kim .
"Kaisar..apakah kedua anak itu memiliki Warcraft yang sama...?" tanya guru Yun pada Kaisar Kim.
"Benar Guru... " jawab Kasar Kin dengan tenang.
"Gila... Begitu kuatkan Bunda mereka..." ucap Guru Yun dengan wajah kagum.
"Tunggu...tunggu kak... Kenapa kau bertanya pada Yang Mulia Kaisar...? Dan Kenapa Kaisar Tahu semua itu..." Ucap Guru Di ke heranan .
__ADS_1
"Pelankan suaramu Di..." ucap Guru Yun mengingatkan. Untunglah tempat duduk mereka agak jauh dari tempat duduk tamu yang lain.
"Maaf..." ucap guru Di memelankan ucapannya .
"Karena aku mengenal mereka..." jawab Kaisar Kim .
"Oo..ternyata Yang mulia telah mengenal mereka ...Kak kau curang kak...!" seru Guru Yang kesal.
"Ha ha ha...maaf , aku baru bertemu sekali dengan mereka, Dan aku langsung menyukai mereka Karena itulah aku tidak ingin membuang kesempatan memiliki murid jenius..." ucap Guru Yun sambil tertawa.
Sedangkan di arena, terlihat pria musuh Wang Hai terduduk lesuh . Dia menatap Wang Hai dengan wajah pucat.
"Maaf anak muda...aku mengaku kalah.." ucapnya dengan wajah layu.
"Paman .. Kita belum selesai bertanding kan...?" tanya Wang Hai dengan wajah polosnya .
"Tidak- tidak...aku mengaku kalah saja... Maafkan aku , aku tadi menghinamu..." ucapnya meminta maaf.
"Tidak , tidak masalah Paman... Ya sudah kalau begitu aku turun..." ucap Wang Hai . Dia segera Membungkuk kearah tribun utama, dan segera turun bersama Bai Fan. Semua orang menatap Bai Fan dengan wajah ngeri. Rambut panjang halus di kepala Bai Fan membuat orang merasa semakin ngeri. Setelah mendekati Yulia. Bai Fan mengusapkan kepalanya ketubuh Yulia seolah minta pujian.
"Bagus...kerja bagus walau kau tidak melakukan apapun .." ucap Yulia sambil tersenyum dan mengusap kepala Bai Fan. Terlihat kebahagiaan di mata Bai Fan mendapat pujian dari Yulia.
"Sekarang kembalilah..." ucap Yulia lagi .
Dia melambaikan tangannya dan Singa putih itu hilang dari pandangan.
Dan Acarapun di lanjutkan kembali. Satu persatu peserta mulai bertanding kembali. Dan teryata Yura harus kalah di babak ini. Dan Kebetulan sekali, Yulia harus berhadapan dengan teman seperguruan Putri Nanggo . Seorang gadis yang cukup cantik dengan tubuh indah.
Saat Yulia naik ke atas arena, terlihat wajah Wanita itu dingin, sombong dan menghina. Tatapan Sinisnya terlihat menatap Yulia dengan cibiran menghina.
"Ck gadis seperti inikah yang ingin merayu Kaisar Kim...? Jangan terlalu bermimpi ja***g... Berkacalah sebelum kau bertindak..." ucap Wanita itu dengan sinis.
"Kau berkata seperti itu , sepertinya kau merasa sangat sempurna...kau terlalu percaya diri Nona... " ucap Yulia dengan tenang.
"Brengsek... Apa yang bisa kau banggakan hingga kau berani berkata seperti itu ja***g...!" Seru wanita itu marah .
"Kita belum pernah ketemu, dan kita tidak pernah mempunyai masalah, tapi terlihat kau sudah membenciku...apalagi kau mengatakan aku menggoda Kaisar Kim. Apakah kau pernah melihatku berjalan dengan beliau,..? Atau kau melihatku Mencium beliau...?Tidak kan ...?aah aku tahu, kau cemburu padaku tanpa sebab..iya kan...Kau mencintai Kaisar Kim Ya....?Ck ck ck...sayang sekali.... Gadis cantik tapi Arogan dan sombong....Apakah Kaisar Kim mau...!" ucap Yulia dengan wajah mengejek . Mendengar ucapan Yulia Tentu saja Semua orang Kaget . Apalagi gadis itu . Dia memang Mencintai Kaisar Kim, tapi Dia dengan sudah payah menyembunyikan perasaan itu . "Tutup mulutmu.... Kau wanita
Kampung tak tahu diri...jangan Sembarangan berbicara kau ..mentang- mentang kau bisa mengalahkan mereka , kau merasa kuat .... Tapi untukku, kau hanyalah manusia rendahan yang tak tahu malu...!" Teriaknya kasar dan marah .
"Benarkah...?Benar kau tidak menyukai Kasian Kim....? Ck ck ck sayang sekali...tapi kau tadi bilang aku manusia rendahan dan tak tahu malu..? Waah kalau begitu aku minta pelajaran dari wanita kuat seperti dirimu ..." ucap Yulia dengan wajah masih terlihat tenang. Tidak ada riak kemarahan di wajah cantiknya.
Mereka tidak tahu saja kalau wanita yang ada di depan mereka adalah wanita kuat . Wanita yang kuat yang pernah jadi Jendral dan Ratu di Kerajaan Tanlua , sangatlah sering menghadapi orang seperti gadis di depannya.
"Brengsek... Dasar wanita gila...Sekarang trimakasih kematianmu Ja***g...!" teriak Wanita itu marah. Semua ucapan mereka di dengar semua orang yang ada sana. Tak terkecuali para tamu kehormatan yang ada di tribun utama. Kaisar yang mendengar gadis itu menghina Yulia. Terlihat kemarahan di wajahnya. Dia berkata pada Pengawal Tan.
"Paman ..siapa gadis itu...berani sekali dia menghina ibu dari anakku..." ucap Kaisar marah.
Karena menahan kemarahannya, Hingga aura membunuh keluar dan dapat di rasakan. oleh mereka yang ada di sekitar Kaisar .
Tiga guru yang ada di dekat Kaisar pun merasakan hawa itu.
"Yang Mulia tenang...ada banyak orang di sekutar Yang Mulia...." ucap Pengawal Tan pelan. Mendengar ucaoan sang pengawal, Kaisar menarik auranya .
"Dia Putri kedua Bangsawan Lau... Brliau bernama Lao Lilian . Dia sahabat Putri Nanggo..." ucap Pengawal Tan Lui perlahan .
"Keluarga Lao...Bukanya mereka membuka usaha Restoran di tengah ibukota...kalau tidak salah dekat dengan penginapan Istri dan Putraku..." ucap Kaisar dingin.
"Benar sekali yang Mulia.." jawab Pengawal Tan Lui.
"Buat Restoran keluarga Lan bermasalah hingga bangkrut..." ucap Kaisar dingin .
"Baik Yang Mulia... Hamba akan melaksanakan perintah Yang Mulia... " ucap Paman Tan dengan wajah gembira.
Sebenarnya sudah sejak dulu paman Tan ingin membuat Restoran itu jatuh. Tapi dia masih belum ada jalan. Sebab keluarga itu memiliki pendukung . Karena itulah keluarga Lan sangatlah sombong dan bertindak semena- mena pada rakyar kecil . Tapi sekarang Pengawal Tan memiliki tugas dari si penguasa nomer satu di Kerajaan Dongyan ini. Dan sekarang Pengawal Tan bisa membuat mereka mendapat pelajaran dari sikap mereka.
Sedangkan Yulia di arena sedang bertarung dengan wanita teman Putri Nanggo itu . Ternyata gadis itu cukup tangguh walau dia bukan tandingan Yulia. Gadis ini ternyata ada di tahab kevel ungu muda pertengahan, makanya Dia bisa sombong .
Saat Dia mengembunkan cahaya di tangannya , terlihat cahaya ungu samar bersinat di telapak tangannya.
" Oo..rana ungu muda tengah..." ucap Yulia tenang.
" Ha ha ha...kau takut...? Tapi sayang sekali kau telat intuk lari. Sekarang terimalah kematianmu..!" teriak gadis itu sambil berdiap menyerang Yulua dengan kekuatannya .
"Maaf kau masih bukan levelku..." ucap Yulia dingin . Dia sudah bosan membiarkan gadis ini bertingkah, tak lama terlihat cahaya Coklat terang keluar dari tangan Yulia. Gadis itu kaget saat melihat kekuatan Yulia, namun sayang sekali , Dia sudah melepas kekuatannya kearah Yulia. Dan dengan Tenang Yulia menyambut serangan wanita itu . terdengar ledakan di udara. Namun kekuatan Yulia terus mengarah kearah gadis itu. Dan menghantam langsung dada gadis itu dengan telak. Terlihat gadis itu terdorong dengan kuat keluar dari arena pertarungan . dan jatuh dengan keras di tanah . Dia memuntahkan dua kali darah degar dari mulutnya.
Terlihat gadis itu melotot tak percaya menatap Yulia . Dia tak menyangka Yulia sekuat itu .
"Kau masih penasaran , bangunlah...?" Kata Yulia dingin. Gadis itu berusaha berdiri. Namun Dia kembali roboh. Dan akhirnya pertandingan di menangkan Yulia . Dengan tenang Yulia turun dari arena setelah mengangguk sebentar pada Tribun utama.
Maaf sampai di sini dulu ya...
__ADS_1
Jangan lupa like, vote dam komennya aku tunggu. maaf jika masih ada typo..,🙏🙏
Bersambung .