
"Cukup...bagaimanapun juga, kalian harus mengakhiri hubungan kontrak kalian ...! Dia Putraku, pewaris Kerajaan ini. calon Kaisar masa depan Kerajaan Phoenix...! dan aku berharap kalian memutuskan kontrak kalian, atau....apakah aku harus memaksa kalian..." seru Kaisar marah.
"Tidak..!Yuyu...jangan dengar kan dia..aku tidak butuh semua yang dia ucapkan, aku Adalah Heizi mahluk kontrak mu. Yuyu jangan buang aku...tolong jangan tinggal kan aku, aku tidak mau semua yang dia ucapkan... Siapa dia...Dia bukan siapa- siapa...yuyu aku tidak mau..aku tidak mau berpisah dengan dirimu.. .Ayo kita pergi, kita pergi dari sini , Ayo Yuyu....!' Seru Heizi sambil menangis sambil menaruh kepala nya di leher Yulia.
"Tidak akan Heizi...Kau Saudaraku, adikku, dan sahabatku...Siapa yang bilang aku akan membuangmu...tak akan Ku biarkan siapapun menyalitimu apalagi sampai memisahkan kita.. walaupun dia kedua orang tuamu" ucap Yulia .
"Trimakasih...trimakat Yuyu...Kau memang yang terbaik..." ucap Heizi dengan wajah bahagia. mendengar ucapan Yulia. terlihat Kaisar Ang Suyan murka. Dia menatap Yulia dengan marah .
"Kalian ingin melawanku...?" kata Kaisar Dengan nada mengamcam.
"Demi sahabatku, Saudaraku...hamba berani menghadapi apapun..." ucap Yulia dingin.
Merasakan Kemarahan Yulia, Heizi ingin berubah Menjadi burung Phone sesungguh nya. Melihat itu, Yulia segera mengusal kepala burung kecil di pundak nya .
Ruang itu memang agak lebar. Namun Jika Heizi harus berubah menjadi bentuk aslinya maka, tempat itu terlalu sempit untuknya. Melihat Interaksi Yulia fan Heizi membuat Kaisar Ang Suyan marah
"Jadi kau tidak mau melepas Putraku,...?" Ucap Kaisar Marah.
"Apakah hamba datang kemari hanya ingin melepas kontrak kami..? begitu bodohkah kami...Hamba kemari hanya Ingin tahu , Siapa keluarga Adik kami yang tega membuang dia di Alam bawah, dan anda bahkan melihat kalau Putra anda sendiri tidak menginginkan anda..." Ucap Yulia dengan wajah marah dan kesal .
"Kalian fikit kalian akan Muda keluar Dari Kerajaan ini dengan selamat..?" Ucap Kaisar Dingin.
"Anda meremehkan kami. Anda filir kami tidak bisa keluar Dari Kerajaan anda...?" Jawab Yulia .
Tapi bagai manapun juga, Yulia tidak ingin Heizi mendapatkan kesan jelek pada sang Ayah. Dia tidak tega membuat hati Heizi terluka.
"Hey Pria Tua...apa mau mu Sebenarnya ha... Bukankah sudah Ku katakan kalau aku tidak menginginkan hidup di Kerajaan ini. Hidupku akan selalu bersama Yuyu..." Ucap Heizi semakin marah . terlihat Kaisar Ang Suyan terdiam mendengar ucapan Heizi. Tak lama terlihat Dia menatap Yulia dan berkata .
' Baiklah Karena Putraku menginginkan hidup demganmu, kalau begitu aku punya Satu Syarat...?" Ucap Kaisar Ang Suyan kemudian.
Mendengar perkataan Kaisar Ang Suyan , Yulia menatap pada Pria paruh baya itu yang terlihat masih awet Muda dengan tatapan curiga .
"Syarat...? Syaray Apa itu yang Mulia..." Tanya Yulia dengan menatap Kaisar Ang Suyan dengan tatapan curiga .Terlihat senyuman licik di wajah Kaisar Kerajaan. Phoenix tersebut .
"'Jadi kan dia manusia dalam waktu sepuluh hari ...jika Kau bisa, aku tidak akan memaksa kalian mengakhiri kontrak kalian..tapi jika Kau gagal, dengan terpaksa aku akan memgusirmu dari tempat ini . ." Ucap Kaisar Ang Suyan dingin. Terliah Ratu tertegun mendengar ucapan Sang Suami. Setelah diam sejenak, Yulia berkata.
"Baiklah akan hamba lakukan, tapi ingat, anda tidak boleh ingkar janji anda yang Mulia..." Ucap Yulia.
"Bagus...kalau begitu mulai sekarang Kalian berdua harus tinggal di tempat ini sampai sepulu hari mendatang ... aku tidak ingin Kau membawa lari Putraku..." Ucap Kaisar datar
Mendengar ucapan Kaisar, Yulia terkekeh pelan.
"Untuk apa anda banyak curiga. Dia mahluk kontrak hamba. dan jika hamba menginginkan kami pergi , sudah sejak tadi kami keluar dari tempat INI..." ucap Yulia dingin .mendengar ucapan Yulia, Kaisar Ang Suyan Sebenarnya mbenarkan ucapan wanita itu. tapi Karena ego dia berkata.
"Jangan sombong Nona...lakukan apa yang minta..." ucap Kaisar Ang Suyan .
"Baik...kami akan tinggal di sini. Hanya saja kami meminta, biarkan Kami tinggal di tempat terpencil .." Ucap Yuliam
"Baik akan aku berikan . Kalian Bisa tinggal di tanah langit..tanah Suci kami..." Ucap Kaisar Ang Suyan datar.
"Trimakasih yang Mulia.. Kalau Begitu Kami undur diri..." Ucap Yulia dengan wajah tenang. Raja menyuruh seorang Pengawal untuk membawa Yulia ke tempat yang di katakan Kaisar tadi. Sepeninggal Yulia Ratu berkata pada Kaisar Ang Suyan dengan wajah heran.
"Yang Mulia..apa ini... Kau memyuruh wanita Itu untuk merubah Putra kita menjadi Seorang manusia. Bagaimana bisa terjadi... Seorang Phoenix akan berubah menjadi manusia setelah berumur di atas beratus tahun, sedang kan Putra Kita masih berada di bawa lima puluh tahun mana mungkin bisa terjadi..." Kata Ratu dengan wajah terlihat heran .
" Itu memang mustahil Bun... Aku memang sengaja. Mana mungkin Dia bisa merubah Putra kita menjadi manusia. Hanya dengan Cara itu kita bisa membuat mereka berpisah..." Ucap Kaisar Ang Suyan dengan bibir tersenyum.
"Bagaiaman jika mereka berhasil...?" Tanya dang Istri.
"Itu mustahil...Tapi jika memang itu keyataan, Wanita itu bisa membuat putra kita berubah menjadi manusia ,berarti memang wanita itu jodoh Ang Ji Hu, yang harus Dia ikuti . Dia layak menjadi tuqn dari Putra kita." Ucap Kaisar dengan wajah tenang.
"Dia Calon Putra Mahkota Kerajaan Phoenix yang Mulia...apakah dia pantas Menjadi mahluk kontrak manusia...?" kata sang Istri tak rela.
"Tapi Kau dengar tadi... dia mengamggap Putra Kita sebagai Sahabat dan saudaranya. buka mahluk kontrak nya..." ucap Kaisar. sedang kan sang Istri terdiam mendengar ucapan dari sang Suami. Diq juga melihat interaksi putranya dan Wanita itu.
Sedangkan di tempat lain, terlihat Yulia mulai berjalan mengikuti pengawal yang akan membawa Dia ke tanah langit. Saat mereka keluar Dari ruang kerja Kaisar, tak berapa jauh mereka melangkah , mereka bertemu dengan Kaisar Feng Lian yang berjalan bersama dengan kedua adik dan pengawalnya. Dan saat Kaisar Feng Lian melihat Yulia , Dia segera mendekat dan berkata dengan cemas.
"Lia' er...apa ya g terjadi. Kau sekarang mau kemana..apa mau pulang, biar aku antar...?" Kata Kaisar Feng Lian dengan Wajah gembira.
"Tidak kak..Aku mendapat tugas Dari Kaisar Ang Suyan , jadi aku akan pergi bersama penjaga ini, dan kakak kalau mau pulang ke Kerajaan Feng silahkan..Karena kita tidak akan bertemu sampai sepuluh atau debelas hari lagi aku baru selesai dengan tugadku.." Ucap Yulia.
__ADS_1
" Tidak aku akan menunggimu...memang tugas apa yang Kaisar berikan Padamu...?" Tanya Kaisar Feng sambil menatap Yulia dengan tatapan cemas.
"Membuat Heizi Menjadi manusia..." Ucap Yulia.
" Heizi...?" Tanya Kaisar Feng Lian bersamaan dengan kedua adik nya.
""Heizi mahluk kontrakku. Dan ternyata dia Putra Kaisar Ang Suyan..." Ucap Yulia.
"Apaa Kau melakukam kontrak dengan Putra Paman Ang Suyan...?" Seru Kaisar Feng Lian tak percaya.
"Memang kenapa kalau aku memiliki hubungan kontrak dengan Yuyu.. Yuyu Adalah ibu, kakak, teman juga sahabat untukku.." Ucap Heizi kesal. Mereka menatap pada Asal suara.. Terlihat burung kecil keemasan sedang duduk dengan tenang di bahu Kiri Yulia .
"Apakah dia Putra Paman Ang Suyan...?" Tanya Kaisar Feng Lian.
"Benar...Dia burung Phoenix Putra Kaisar Ang Suyan. " jawab Yulia .
"Ya sudah kak aku pergi dulu Selamat sore..." Ucap Yulia. Yulia segera berjalan mengikuti Pengawal yang akan menganyarkan dia ke tanah langit.
'Lia'er....aku akan menunggumu....!" seru Kaidar Feng Lian.
Ternyata Tempat itu agak jauh dari Istana. Dan di sana Ada istana kecil untuk tinggal. Di dekat Istana itu Ada Danau kecil. Entah ITU Danau buatan atau, Danau asli dari Alam. Dan di sebelah Danau, Ada pegunungam Kecil.
"Nona...ini tempat yang akan menjadi tempat tinggal sementara bagi anda..." Ucap si pengawal dengan sikap sopan.
"Trimakasih... " kawan Yulia.
"Kalau begitu hamba undur diri..." Ucap pemawal itu lagi .
"silahkan..sekali lagi terimakasi..." ucap Yulia.
"Sama- Sama Nona , itu sudah menjadi kewajibam kami..." Ucap pengawal itu demga sopan . pria lalu segera Pergi meninggalkan temapat itu. Yulia segera masuk kedalam rumah atau istana kecil yang berada di dekat Danau. Mereka segera masuk kedalam Istana kecil itu. Ternyata mereka marasakan kekuatan qi Di tempat ini sangatkah besar. Saat mereka telah berada di dalam istana kecil itu, Yulia segera masuk ke dalam ruang Dimensi . Setelah sampai di sana, wangli yang sejak tadi ingin Berbicara segera berkata.
"Tuan...ini tidak mungkin, mahluk mitos atau kuno Seperti kami, sangat sulit berubah menjadi manusia. Karena kami baru akan berubah setelah umur kami lebih dari seratus tahun. Kalau tidak mana bisa..." Ucap Wangli pada Yulia.
"Jadi kaisar mempersulit aku..." ucap Yulia pelan .
"Maaf kan aku Yuyu...Karena aku kita akan Menderita. ." ucap Heizi sedih.
" Jangan sedih..ini gunanya keluarga...kita akan mencari solusinya..." Ucap Yulia.
"Sebenarnya Ada Satu Cara. Tapi butuh kekuatan kita...dam pengorbanan..." Ucap Ryu .
"Maksud Kakak..?" tanya Yulia .
"Kita menyerap Qi. Dan memancing petir kesengsaraan untuk memberi ujian agar Heizi bisa berubah sebelum waktu nya..." Ucap Ryu.
"Tapi Itu sangat berbahaya... Ada sembilan puluh sembilan petir kesengsaraan akan Dia terima. dan menerima sembilan Kali petir kesengsaraan Selama tiga hari. Namun kita juga bisa membantu dia...." Ucap Ryu.
"Yang bener Kak...lalu gimana caranya..." Tanya Yulia sambil duduk di depan Ryu yang sudah berubah Menjadi manusia . semua mahluk kontrak Yulia duduk bersama Yulia di halaman Menara di dalam ruang Dimensi. Setelah melihat kejadiannya yang membuat Heizi sedih Karena akan di pisahkan dengan mereka, Mereka semua berkumpul untuk mencari solusi agar Heizi bisa segera berubah . Mendengar pertanyaan Yulia, Ryu menatap Yulia dan semua yang Ada di hadapan nya .
"Kita bisa Berkultivasi bersama. Dan saat memgalami Kesengsaraan Petir ,Kita juga akan mengalami kesengsaraan bersama. Hanya saja di hari ke enam sampai hari ke sembilan, kesengsaraan Petir hanya bisa do lalui Heizi sendiri bersama Yulia .Dan Pada hari Ke sepuluh itulah, baru kita bisa mbantu mengurangi hukuman dia. Sekarang tinggal kita mau tidak menanggung bersama penyiksaan itu . Tapi jangan Khawatir, sepertinya Duo Bai akan bisa berubah Menjadi manusia juga. Karena aku merasakan kekuatan yang Ada pada dia semakin Kuat. Dan untuk yang lain, mungkin akan menambah level kekuatan kita . Bagaimana...? " Ucap Ryu menjelas kan.
"Femi sahabat kami , Aku mau melakukan nya..." Seru Wangli dan semua hewan kontrak Yulia yang lain mau melakukan nya. Malah Zizu juga mau membantu Walau pun bencana itu bisa merenggut nyawa mereka . Karena semua sudah setuju, Akhirnya mereka semua keluar dari ruang Dimensi . Dari mulai tanaman kontrak Yulia sampai hewan kontrak Yulia, Semua keluar dari tempat itu. Karena tempat itu memang sedikit terpencil dan dekat dengan gunung dan danau , Membuat tempat itu jauh dari keramaian kota Kerajaan Phoenix. Untuk menjaga keamanan mereka , Yulia sengaja membuat pesona yang membuat tempat itu tak Muda di masuki orang. Setelah menyiapkan semua yang harus mereka siapakan , Yulia dan para sahabat mulai berkultivasi . mereka mulai meminum pil ramuan penyerap Qi level empat . Setelah Itu mereka mulai duduk Lotus memusatkam diri untuk berkultivasi.
Para murid Kerajaan Phoenix tidak Ada yang tahu akan kejadian itu. Saat mereka tidak melihat keberadaan Yulia . Dengan heran mereka bertanya, dan Dekan memberi tahu kalau Yulia dapat tugas Dari Dekan. Yulia yang sedang berlultivasi tidak tahu kalau di luar sana tepatnya di Istana , ujian Calon Perwira Kerajaan sudah mulai . Dan satu lagi, Dia tidak tahu kalau Kaisar Feng Lian yang tidak ingin Kembali ke Kerajaan Feng . akhirnya dengan terpaksa kembali , setelah di desak oleh kedua adiknya. Mereka Merayu sang Kakak walau Sedikit memakai nama Yulia .
Ketika sampai Di Kerajaan Feng, ternyata dia ingin berpamitan pada sang Ayah yaitu Kaisar tua Feng Kun kalau dia akan pergi untuk mengikuti Yulia. Sang ayah tak bisa perbuat apapun, Karena itu sudah merupakan tekat dan sumpah sang Putra sejak dulu .
"Kak..bukankah dia sudah bersuami dan punya Putra . dan Dia juga sudah menyuruh Kakak kembali ke Kerajaan kan...?" Ucap sang Adik Pangeran Kedua .
"Bukankah aku sudah bilang kalau aku tak perduli semua itu. Aku hanya ingin mengikuti Dia. Hidupku Hanya Dia yang punya..." ucap Kaisar Feng Lian
"Tapi Dia juga sudah memberikan Kehidupan Kakak untuk Kerajaan ini...kak..bagaimana Kerajaan ini tanpa Kakak.." Ucap sang Adik.
"'Apakah Kau ingin aku Menjadi seorang pengecut...Kau ingin Kakakmu ini mengingkari sumpah dan Janjinya...?" Ucap Kaisar Feng Lian dengan Wajah terlihat teguh dengan pendirian nya.
"Kak...bagaimana kau akan bahagia, saat Kau melihat dia hidup bahagia dengan suaminya.." Ucap sang adik merasa Frustasi melihat na din sang Kakak .
"Bukankah sebelum aku bertemu dengan dia, aku sudah mempersiapkan diri kalau - kalau dia dusah mempunyai Suami. Jadi sekarang tidak masalah kalau dia sudah bersuami..." Ucap Kaisar Feng Lian dengan wajah tenang.
__ADS_1
"Tapi kak...bagaimana dengan Kerajaan kita ini...Siapa yang akan pemimpin Kerajaan ini..' Ucap dang adik Pangeran Feng Yuan .
"Bukankah masih Ada Kau dan adik ketika, jadilah teladan bagi rakyatmu.. "ucap sang kakak.Tentu saja sang adik sangat kaget,
Mereka bingung dengan Cara apa lagi agar Mereka bisa mencega sang Kakak ikut wanita itu. Andai dia masih sendiri. Pasti dia akan Senang hati saat sang Kakak pergi bersama wanita itu. Namun ini tidak , Wanita itu telah mempunyai Suami dan anak.
"Kak...Tolong jangan pergi...aku tak Ingin menggantikan Kakak Menjadi Kaisar..." Ucap Pangeran kedua. Namun segala usaha kedua adiknya tidak dapat di dengar oleh Kaisar Feng Lian. Kedua orang tuannya hanya bisa menatap sang Putra dengan Sedih .
Ke esokan harinya Kaisar Feng Lian yang sudah mrnyerahkan jabatan nya pada Ayahnya kembali di saksikan para tetua . akhirnya pergi dari Kerajaan Feng sendiri tanpa pengawalan . sang Ayah dan ibu Hanya bisa menatap ke pergian sang Putra Feng Lian dengan berat hati . Pangeram Feng Lian harus segera kembali Karena tugas Yulia Hanya sepuluh hari .
Sedang kan di Kerajaan Phoenix , Yulia dan sahabat- sahabatnya sedang bermeditasi. Pada hari yang Keenan terlihat cuaca yang semula tenang dan cerah, Tiba- tiba Saja menjadi mendung . cuaca yang semula cerah. kini di atas mereka terlihat mendung hitam tebal menghiasi langit. Yulia Membuka matanya.
"Heizi Ayo...depertinya saatnya telah tiba. Kau sudah siap kan...? kata Yulia pada Heizi yang Ada di sebelah nya .
"Baik...Aku Sudah siap Yuyu..." Jawab Heizi.
Yulia segera membawa Heizi terbang menjauh dari mereka para sahabat yang lain. Mereka terbang mendekati awan gelap yang terhantung di udara. Setelah itu , terlihat Yulia dan Heizi ( dalam keadaan menjadi burung Phoenix besar) berdiri di udara. Dan
Duuaaa....
Terdengar ledakan keras di angkasa. terlihat petir menyambar Heizi dan Yulia secara bersamaan . Ke duanya Bertahan dengan keras . Sedang kan di istana , Kaisar yang sedang bersama para sesepuh dan para mentri yang sedang berdiskusi tentang istana terkejut mendengar suara petir yang terdengar sangat Karas.
"Ada apa ini... Kenapa dalam cuaca cerah seperti ini tiba- tiba terdengar petir menyambar begitu yaring.." Ucap Kaisar keheranan .
"Benar yang Mulia..hari begitu cerah kenapa Ada suara petir.." Ucap salah Satu mentri .
" Tapi tunggu...sepertinya cuaca agak mendung...mungkin akan Ada hujan yang Mulia..." Ucap mentri lain.
Merekapun melanjutkan rapat mereka. Namun tak lama terdengar kembali suara petir . satu Kali, dua Kali dan saat petir ketuju , Kaisar menyadari sesuatu.
"Tunggu... " dia lalu berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar dengan cepat . Tentu saja semua orang yang ada di dalam ruangan itu kaget. Mereka cepat mengikuti Sang Kaisar. Dan terlihat Kaisar berdiri di halaman Istana sambil menghadap ke Satu arah. Dan mereka tahu tempat apa yang di lihat Kaisar. Mereka pun ikut melihat kesana.
.Dengan jelas mereka melihat seorang wanita dan seekor burung besar berwarna kuning keemasan terlihat sedang berdiri di udara. Dan kini mereka berdua terlihat sedang menerima sambaran petir yang kedelapan.
"Yang Mulia...I..itu...itu Burung Phoenix...!" Seru salah satu Mentri. Mereka kaget melihat Kejadian di depan mata Mereka . Seekor Burung dan seorang manusia dengan gagah berdiri menerima sambaran petir.
"Mereka mengalami petir kesengsaraan..." Ucap Salah satu tetua. Dan di sana juga Ada Dekan. Dekan melihat kalau wanita itu Adalah Yulia. Katena wanita itu memakai topeng di mukanya .Dan ternyata bukan hanya mereka yang melihat kejadian itu. Banyak murid yang berdiri di halaman perguruan melihat kejadian itu sejak tadi . Dan dari halaman perguruan keadaan tempat Yulia terlihat lebih jelas. Hingga mereka bisa melihat kalau yang di sambar petir itu seekor burung Phoenix dan seorang Wanita bertopeng.
"I..itu... Bukankah itu si murid baru..!" Seru salah sari murid .
"Hey...bukankah DiaYulia..walaupun tubuhnya menghitam, tapi aku bisa mengenalinya. !" Seru salah satu murid baru.
"Bukankah itu petir kesengsaraan. Dan dia berdiri bersama burung Phoenix...!" Seru murid yang lain. Mereka terus melihat kejadiannya itu.
Sedangkan Yulia dan Heizi bertahan walaupun keadaan mereka sudah terluka dengan tubuh menghitam Karena gosong. Setelah petir ke sembilan, Dengan susah payah, Yulia mengambil pil ramuan dari Cincin ruangnya . Meminum satu Untuk dirinya sendiri Lalu meminum kan juga pil penyembuh level Delapan pada Heizi. Lalu mereka kembali ke tempat para sahabat yang lain yang melihat kejadian itu dari bawah.
"Yulia...Heizi...Kalian tidak apa- apa...." Ucap mereka sambil mendekati Yulia dan Heizi yang terkapar Karena terluka parah. Terlihat mereka berdua tidak bisa Berbicara. Tubuh Heizi bulunya banyak yang lepas, hingga terlihat luka di tubuhnya. Begitu juga fengan Yulia . Namun dengan cepat luka itu mulai mengering . dan dalam tiga jam, mulai mengeropeng Yulia dan Heizi mulai sadar kembali.
"Kalian tidak apa- apa.. Tanya Ryu.
Tubuh Yulia terlihat tertutup Kain. Dolly yang melihat baju Yulia Compang- camping , segera masuk kedalam Ruang Dimensi dan membawakan Kain untuk menutup tubuhnya. Setelah sadar, Yulia segera masuk kedalam ruang Dimensi untuk berganti Baju. Setelah beberapa waktu dia sudah kembali . wajah nya terlihat Segar. mereka mulai kembali bermeditasi setelah meminum Pil penyerap energi kembali . Setiap hari mereka meminum pil penyerap Qi pagi dan Sore . Sedangkan Kaisar yang berdiri di depan Istananya menatap kearah tanah langit dengan tatapan kagum.
"Kau memang wanita yang Kuat ... Terang saja Putraku sangat memujamu dan lebih memilih ikut dengan mu dari pada kedua orang tuanya..." Ucap Kaisar dalam hati. Sambil menghela nafas panjang, Kaisar kembali masuk kedalam Ruang pertemuan .
Secangkan di Suatu tempat, di salah satu istana tempat para tamu berada, Pangeran Feng Lian terlihat menatap kearah tempat Yulia tadi berada . terlihat senyuman bangga tercetak di bibirnya.
"Apapun yang terjadi, aku akan tetap mengikutimu Lia'er..walaupun bukan sebagai Kekasih ataupun Suami, aku akan tetap bersama mu sebagai pelindung, sahabat, ataupun saudara. aku akan selalu menjaga mu..." ucapnya perlahan .
Seperti nya tekad di dalam hati Kaisar Feng Lian tidak dapat lagi rubah. Dan pada hari ketuju di tempat Yulia, kembali Yulia dan Heizi mendapat sambaran petir kesengsaraan. Dan Kali ini, Yulia mulai bisa menyerap kekuatan yang terkandung di dalam arus kekuatan petir kesengsaraan. Terlihat api di di atas Dentiannya mulai bereaksi. Api itu melahap Setiap kekuatan petir yang mengenai tubuh Yulia , langsung di serap kekuatannya oleh Api tersebut sampai habis. Membuat Yulia ternganga tak percaya. Tak berapa lama terlihat senyuman di bibirnya. Dia bahagia. Ternyata Api di atas Dentian nyamemang sangat hebat. Kini Yuia tidak lagi merasakan kesakitan pada tubuhnya. apalagi Ada benda amor emas yang melindungi tubuhnya. Ingin rasanya Yulia mengambil petir kesengsaraan milik Heizi. Namun Karena akan berpengarih pada Heizi membuat dia tidak melakukannya. Kini reakdi tubuh Yulia malah deperti ingin menghabiskan seluruh Tianlai ( petir) yang menghajar Mereka .
Kejadian itu Menjadi tontonan murid perguruan juga Beberapa orang . juga Para tetua, guru maupun Kaisar sendiri. Kejadian itu berlangsung Selama tiga hari. Dan pada hari yang keseluluh. Mereka bisa melihat kalau yang berada di udara bukan hanya wanita dan burung Phoenix saja yang Ada . Tapi Mereka melihat lebih dari sepuluh benda melayang di udara. Ada anak kecil , beberapa pria Dewasa dan juga dua wanita Muda. Tentu saja , Karena sekarang semua mahluk kontrak Yulia mulai membantu Heizi dalam menerima kesengsaraan petir secara bersama. Ada Yulia, Heizi, Ryu, Zizu, Wangli , Duo Bai. Lilian, Dolly, kijang emas. Bei Zi (Si kecil lambang Perguruan) , Tauzi ( Ginseng ). Mereka semua melayang di udara. Dan tak lama terlihat mereka mulai mendapatkan sambaran petir secara bergantian atau bersama- sama. Mereka seperti melihat tontonan yang tidak akan pernah mereka lihat kembali kapanpun itu.
Maaf...sampai di sini dulu ya...aku lanjut besok lagi.
jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu.
maaf telat Up Date . Ada sesuatu yang harus author hendel.
Bersambung
__ADS_1