
Apalagi semenjak hari terakhir akan keluar dari hutan Huangye, Dia dan kedua Putri dari keluarga Tang terkena penyakit gatal. tapi masalah anehnya ,kenapa anggota yang lain dalam kelompok itu tidak menderita penyakit seperti mereka bertiga. Mereka mengalami rasa gatal yang sangat parah. Saat ini wajah dan tubuh mereka terlihat banyak timbul ruam- ruam di sekujur tubuh mereka. semakin di garuk, gatal di tubuh semakin menjadi- jadi. untunglah kejadian itu terjadi dalam beberapa hari terakhir ini. tepatnya setelah keluar dari tanah lapang di tengah hutan kemarin . Rasa gatal membuat mereka bertiga semakin tersiksa . sudah banyak luka terjadi di tubuh mereka . Tanpa setahu Teman Yang lain, luka di dalam baju ada yang sampai bernanah. melihat semua itu, Rasanya Dia ingin marah. Namun dia bingung , harus marah Pada siapa. Dan yang membuat Dia semakin marah , Saat dia melihat Yulia dan kelompoknya yang dia targetkan , ternyata dalam keadaan segar bugar tanpa luka di badan. begitu juga dengan dua anggota yang mereka tinggalkan karena menghina dia . Dan yang dia harapkan mati di makan Hewan buas, Kini keduanya malah satu kelompok dengan Yulia. mereka berdua terlihat sehat dan kuat. Tidak ada tanda- tanda mereka Pernah hampir mati . Malah sekarang mereka termasuk murid dalam Dua puluh besar. Apa sevwbarnya yang terjadi...Kenapa semua rencananya berantakan ,malah dia sendiri yang mengalami masalah itu . Semua itu membuat Putri Nanggo ingin segera membunuh Yulia.
Setelah sampai di tempat terakhir pertemuan para peserta, Putri Nanggo menatap kearah mimbar kehormatan . Dia bisa melihat kaisar Kim berada di khusus dang Kaisar . Dan dia di dampingi oleh ketiga guru besar dan di belajangnya duduk para Mentri dan tamu undangan , Yaitu para pemimpi. dari beberapa perguruan atau utusan kerajaan lain . Dia menatap wajah tampan itu dengan penuh kerinduan dan cinta . Namun pria dingin itu masih asyik berbicara dengan guru Guang Yun. hingga akhirnya upacara di mulai. Dan Pria gagah dan tampan itu dengan wajah di giginya memberikan sambutan sekedarnya.
Setelah acara hampir selesai, Tiba- tiba Kaisar Kim turun dari mimbar dan berjalan kearah para peserta. Putri Nanggo tidak menyadari kalau Yulia berada di belakangnya. Dan saat Pria tampan itu berjalan Kearah kelompok Yulia. Yang Kebetulan berada di depan kelompok Bangdan ,Mungkin sekitar tuju atau delapan langkah dari tempat kelompok Yulia. Otomatis Putri Nanggo berada di depan Yulia. Dan Saat Kaisar Kim melangkah Kearah Yulia dan Si kembar, Putri Nanggo merasa Kaisar Kim melangkah kearahnya . Hati Putri Nanggo merasa deg- degan dan tak karuan .
"Putri.. Lihat... Kaisar turun dari Mimbar, dan berjala. kearah kita...mau kemana beliau... apakah akan kemari...?!" seru Tang Mayli juga dengan hati tal karuan .
"Aku tahu.. Mau kemana beliau..." ucap Putri Nanggo yang sejak tadi menatap kearah Kaisar Kim dengan perasaan bangga . Sebab sejak tadi Dia melihat Kaisar Kim sering menatap kearah tempat mereka. lalu pada diapa lagi Kaisar Kim menatap kalau bukan pada dirinya . Kini Pria tampan itu berjalan kearahnya . Dia terlihat semakin salah tingkah. Karena dia merasa Kaisar Kim sedang menatap dan berjalan ke arah dirinya .
"Aah...mungkin dia sudah merasa rindu padaku. Ada manfaatnya juga aku ikut masuk kedalam hutan ini. Walau tujuan sebenarnya ingin membunuh wanita j***ng murahan itu gagal . Tapi jika melihat wajah Kaisar yang menatap kearahku dengan tatapan rindu seperti itu, tak sia-sia kepergianku ke hutan..." ucap hati Putri Nanggo dengan penuh percaya Diri dan bahagia .
"Hey...sedang menatap siapakah Kasar Kim itu...apakah Dia menatap Diriku...atau Kak Kinwa atau Putri Nanggo... ? Tapi siapapun Yang Dia tatap, aku merasa bahagia bisa melihat wajah tampan itu . andai aku bisa terpilih jadi Selir Yang Mulia, pasti aku akan merasakan kebahagiaan hidup yang sempurna..." ucap hati Tang Mayli sambil menatap Kaisar Kim dengan wajah tersipu malu.
Sedang Kaisar Kim Sendiri terlihat sedikit kesal melihat sang Kekasih terlihat sedang bersandar di sebuah tiang Kayu yang berada di pinggir lapangan dengan mata tertutup dan tangan di lipat di depan dada. Sedangkan kedua Putranya terlihat sedang berbicara dengan para pamannya . Sudah sejak tadi Dia mebatap pada sang kekasih. namun wanita nakal itu, Tidak melihat dan memperdulikan dirinya . tadi Dia hanya bisa melihat mata yulia akan terbuka jika dia sesekali ikut berbicara dengan kedua Putranya . Melihat Tingkah Yulia , Kaisar Sangat kesal.
"Gadis ini...apakah dia tidak merindukanku..." kesalnya dalam hati. Namun Gadis yang dia rindukan karena beberapa hari tidak bertemu, sedang asyik memejamkan matanya. Seolah dia tidak perduli dengan lingkungan sekitarnya. seperti saat pengumuman sepuluh besar dan kebetulan dia ada di peringkat pertama, Gadis itu hanya membuka mata sebentar dan kembali menutupnya . Dengan sedikit kesal saat acara telah selesai, Kaisar menghampiri Yulia dan Kedua putranya. Saat itulah Putri Nanggo merasa bahagia, Dia mengira Kasar Yang sedang berjalan bersama kedua pengawalnya menuju kearah Kelompok Yulia, dia fikir Kaisar berjalan ingin menghampiri dirinya. Dan saat Kasar hampir sampai ketempatnya, terlihat wajahnya tersipu dan senyum mereka di bibirnya .
"Putri...lihat Kasar Semakin dekat... Mungkin Dia ingin menghampiri kita..." ucap Putri Tang Mayli dengan suara pelan .
"Jangan salah sangka...dia datang kemari hanya ingin menemuiku..." ucapnya dingin. Mendengar ucapan Putri Nanggo, Tang Mayli terlihat sedikit mencibirkan bibirnya. Dan saat Kasar telah semakin dekat, Mayli melihat Putri Nanggo semakin tersipu dan wajahnya memerah penuh kebahagiaan.Namun saat Mayli Menatap pada Kaisar Kim, Sepertinya pikirannya salah. terlihat ada kejanggalan pada tatapan Kasar Kim . Sepertinya beliau bukan menatap pada Putri Nanggo , tapi...perlahan Dia menatap arah tatapan Kaisar Kim. Dan Dia sangat terkejut melihat kemana tatapan itu berlabuh .ternyata Kaisar Kim menatap kearah kerumunan kelompok Yulia. Melihat itu, Mayli hampir tertawa keras. Ternyata Kaisar bukan ingin mendekati Putri Nanggo tapi ingin berjalan ke arah Kelompok Yulia yang memang berada beberapa langkah di belakang mereka. Melihat Sikap Putri Nanggo yang terlihat malu dan salah tingkah dan wajahnya masih tertunduk, ingin rasanya Mayli tertawa keras.
"Dasar Bodoh dam sombong..." ucanya pelan.
Sedangkan Yulia sendiri terlihat Cuek dan matanya tetap terpejam . walaupun para peserta sudah menundukkan kepala sambil memberi jalan pada Kaisar saat melihat Kaisar melangkah kearah mereka. Dan saat Kaisar melewati tempat Putri Nanggo, Putri Nanggo berucap dengan yakinnya .
"Yang Mulia...kenapa repot - repot anda datang kemari...? harusnya hamba yang datang kesana, anda tinggal mengutus orang untuk memanggil hamba " ucapnya dengan nada lembut kemayu, terlihat wajahnya malu- malu kucing .
Namun ternyata Kaisar tak perduli dan tak menghiraikannya, matanya terpatri pada wajah yang cuek diam sambil berdiri menyandar ke tiang Kayu.
Tapi saat jawab tak terdengar di telinganya , Putri Nanggo segera mendongakkan kepalanya. Dan dia melihat Kaisar Kim berjalan melewati . Dia melihat Kaisar Kim berjalan terus kearah belakangnya. Seketika Putri Nanggo membeku darahnya.
"Di...dia bukan ingin berjalan kearahku...?" ucapnya dalam hati tak percaya .Dan Dia melihat semua mata mengikuti arah Kaisar Kim melangkah. Putri Nanggo bagai di tampar wajahnya . Apalagi melihat Pengawal Ten dan Pengawal Rong seperti menahan tawa saat mereka melewati tempatnya. Putri Nanggo sangat malu, andai ada lubang ingin rasanya dia masuk kesana.
"Pasti mereka mendengar ucapanku..." serumya dalam hati.
Dan kini Dia melihat, Kaisar Kim berjalan kearah Kelompok Yulia . Putri Nanggo bagai kehilangan tenaganya . Kakinya bagai lemas tak bertenaga. Sedangkan Yulia sendiri masih tidak menyadari kehadiran Kasar Kim. Dengan tenang dia masih dalam posisi yang sama seperti tadi. Dan baru dia sadar saat sebuah sentilan ringan mendarat di dahinya.
"Aaauuu...!" seru Yulia sambil membuka mata dan tangan kanannya mengusap keningnya pelan. Dan betaoa kagetnya Dia . Saat dia melihat Wajah tampan rupawan itu telah berdiri di depannya dengan wajah terlihat sedikit kesal . Tentu saja Dia kaget dengan kehadirannya . namun Dia juha mendengar tawa geli kedua Putranya.
"Yang Mulia...!" seru Yulia sambil masih mengudap Keningnya. Namun saat Kaisar melihat rona merah di kening Yulia akibat Sentilannya tadi , Dia Pun merasa bersalah.
" Maaf..Ayo pulang..." ucapnya Lembut, terlihat wajah yang penuh kasih sayang menatap Yulia dengan pancaran kerinduan .
"Baik..." ucap Yulia .
Dan Kelompok Yulia segera melangkah pergi meninggalkan tempat itu, bersama Kaisar dan pengawalnya. Kejadian itu membuat para peserta yang lain kaget dan iri serya penuh tanda tanya. Mereka belum Mendengar kabar yang beredar di dalam Kerajaan Dongyan dan sekitarnya . Begitu juga dengan Putri Nanggo. Dia tertegun dan Syok saat melihat wajah Dingin Kaisar seketika berubah lembut saat melihat wajah cantik Yulia . sedetik kemudian dia merasakan kemarahan dan iri di dalam hatinya. Ternyata Kaisar Kim ingin menemui wanita j***ng itu..dasar keparat...! ada apa ini.. apa yang terjadi...Kenapa Kaisar Kim bersikap demikian pada Tua ..?!" serunya dalam hati.
Dia meremas kepalan tangannya hingga kuku tajamnya menembus telapak tangannya. Apalagi saat melihat sikap Kaisar dengan Lembut membawa kedua anak laki- laki bertopeng berjalan bersamanya. terlihat Yulia juga berjala di samping pria kecil bertopeng . Keempatnya kini berjalan berdampingan dengan sikap akrab .
"Putri.kenapa Kaisar menjemput mereka secara pribadi...? dan terlihat mereka berjalan dengan akrab...? bukankah seharusnya Kaisar menurut anda..." tanya Muyli sambil melihat kepergian mereka . Pertanyaan Tang Mayli sebenarnya sangat sederhana, Tapi Putri Nanggo menganggap itu seperti sebuah cibiran dan penghinaan padanya. Dia semakin mengepalkan tangannya.
"Tanpa Putri Nanggo menjawab, seharusnya kau sudah tahu jawabannya Mayli.." ucap Putri Tang Kinwa perlahan.
Mendengar ucapan Putri Tang Kinwa terlihat wajah Pitri Nanggo terlihat semakin memerah karena marah . Namun sebelum Putri Nenggo menjawab , terdengar suara memanggil namanya.
"Putriku Naggo...kalian sudah datang...Ayo segera pulang..." ucap Sang ibu yang sudah berdiri bersama Mentri Si di belakang mereka. Seketika mereka melihat kearah suara datang.
__ADS_1
"Ayah Ibu...!" seru Putri Nanggo sambil berlari dalam pelukan sang ayah sambil menangis pelan .
"Sudah jangan menangis... malu di lihat orang..." ucap sang Ibu sambil mengudap punggung wanita yang ada di pelukan sang istri .
"Kita pulang dulu. Kita bicarakan di rumah..." ucap sang Ayah menghibur .
Dan kebetulan juga, Keluarga Tang juga datang. Mereka akhirnya meninggalkan tempat itu. Sedangkan Yulia dan kawan- kawan segera kembali ke perguruan bersama Kaisar Kim. Ketika sampai di Rumah tinggal Yulia dan Si kembar. Kasar Kim menyuruh pengawalnya untuk membawa kedua putranya lebih dahulu . Sebab dia akan membicarakan masalah serius, kedua Pengawal Kaisar segera membawa Si Kembar pergi dari tempat itu. Mereka beralasan melihat tempat tinggal para Paman mereka. Tentu saja Kedua bocah kecil itu gembira. Mereka segera pergi ke rumah tinggal ke empat pamannya .
Dan Kini Yulia dan Kasar Kim sedang Duduk di ruang depan rumah tinggal Yulia dan Si kembar.. berdua saja . Terlihat mereka duduk berhadapan hanya di pisahkan oleh meja kecil di depan mereka.
"Yang Mulia ...kenapa yang Mulia datang ke tempat kami berdiri..bagaiaman kalau mereka mulai membuat berita yang menyudutkan Yang Mulia..?" ucap Yulia sambil menatap Kaisar Kim dengan Kesal.
"Tidak masalah... Mereka akan memaklumi perbuatanku...apa salah kalau aku menjemput wanita yang mencadi cinta pertamaku..." ucapnya dengan tenang.
"Maksud yang Mulia...?" tanya Yulia tak mengerti.
"Kerajaan telah datang ke Rumah Ayah di Desa, kami telah dengan resmi melamarmu pada Ayah..." ucap Kasar dengan wajah tenang.
"A..apaaa...Yang Mulia telah melamar...?!" seru Yulia sambil menegakkan badannya yang tadinya bersandar pada Sandaran kursi.
"Hmm... "jawab Kaisar lembut .
"Yang Mulia tidak sedang berbohong kan...?" tanya Yulia tak percaya.
"Tentu saja tidak...dan sebelum keberangkatanmu pergi ke kota Yaman, kita akan menikah terlebih dahulu...itu kesepakatan Ayah dan ketiga guru perguruan Dongyan.
"Maksud yang mulia...?" tanya Yulia lagi.
"Maksudku...Ketiga guru besarlah yang datang ke Desa Ayah dan beliau yang melamarkan Dirimu untukku...mereka juga bersama Ayah yang menentukan pernikahan kita ." ucap Kaisar dengan wajah tenang walaupun di dalam hati sedikit cemas . Yulia menatap kaisar seperti tak percaya.
"Semua ini aku lakukan demi anak kita Lia'er...Si kecil harus masuk istana sebagai Pangeran...." ucap Kaisar Kim.
"Baiklah Yulia menyetujuinya. Lalu kapan pernikahan akan di laksanakan...?" tanya Yulia setelah menghela nafas panjang lagi .
"Dua minggu sebelum kepergianmu ke kota Yaman..." ucap Kaisar dengan lembut.
" Baiklah kita akan melakukannya, tapi Yulia harap perayaan pernikahan kita jangan terlalu mewah Yang Mulia..." ucap Yulia lembut.
Mendengar ucapan Yulia, Kaisar Kim menggenggam tangan yang bertumpuh di atas meja dengan lembut . Sejenak Yulia tertegun, namun dia harus membiasakan diri dengan pria di depannya.
"Kenapa...mana mungkin itu kita lakukan, kau akan menjadi Ratu kerajaan ini. Dan kita akan menjadi pemimpin Negara ini.." ucap Kasar Kim lembut.
"Apakah tidak bisa kita tunda pernikahan yang mewah itu.. Kita akan melakukannya saat semua masalah sudah teratasi. Dan Cinta kita sudah kuat...hamba tidak ingin ...." Yulia terdiam saat sampai pada kalimat itu . Dia ingat akan masalah yang pernah membuat kehidupan rumah tangganya porak poranda dalam kegagalan.
Melihat kalimat Yulia yang berhenti, Kaisar Kim perlahan berdiri. Dia lalu mendekati Yulia dan membimbing wanita itu untuk berdiri di hadapannya. Jarak dekat diantara mereka, membuat Yulia merasakan debaran yang tak pernah dia alami seperti saat menjadi Istri Kaisar Chan Yu , Kaisar kerajaan Tanlua.
Dan memang Dia akui, selama jadi Ratu Kerajaan Tanlua, dia masih belum mampu mencintai Kaisar Tanlua sampai maut pernah merenggut nyawanya. Dia Sering pergi berperang karena perasaannya yang tidak bisa dia rubah untuk bisa mencintai kasar Chan Yu . Hungga akhirnya dia sakit hati saat dia harus mati bersama keluarga , Semua pengikut dan kedua Putranya yang harus menjadi korbanya.
"Sayang...aku berjanji padamu, tak akan pernah ada wanita lain di dalam kehidupan kita. Dan aku juga sudah berjanji padamu, akan membiarkan Cinta hadir di antara kita dengan sewajarnya. Hanya satu pintaku, biarkan aku mendekatimu. Jangan pernah menjauh dariku . Dan ingat...jangan ada nama laki- laki lain di hati ini..." ucapnya lembut. Yulia menatap wajah tampan itu yang kini menatap wajahnya dengan penuh cinta.
"Apakah ini cinta.... Apakah ini yang di namakan tatapan Cinta..apakah aku sanggup menyakiti pria ayah dari si kembar...." batin Yulia sambil menatap wajah Pria di depannya.
Setelah diam beberapa Saat, akhirnya Yulia berkata .
"Baik... hamba akan berusaha mencintai Yang Mulia ..." ucap Yulia Pelan
."Trimakasih ...trimakasih sayang...." ucap Kaisar Kim lembut . Walau Cinta belum terucap di bibir Wanita di depannya, Namun Dia bahagia ... Dia bahagia karena Yulia kini sudah mau membuka hati untuk dirinya. Dia Yakin Yulia tidak akan lama lagi pasti mencintainya dengan tulus. Dan Dia akan menunggu saat itu. Kaisar Kim memeluk erat Yulia . Di bawanya wajah cantik itu dalam dekapan dadanya. Perlahan dia menunduk dan mengecup lembut kening Yulia.
__ADS_1
"Trimakasih sayang... Aku berjanji Sampai kapan pun Cinta ini akan selalu hanya untukmu..." ucapnya lembut.
"Trimakasih yang Mulia..." ucap Yulia dengan haru .
"Sayang...jangan kau panggil suamimu ini dengan panggilan Yang Mulia... Kau bukan bawahanku, kau istriku..." ucapnya sambil mengusap rambut Yulia yang jatuh di keningnya.
"Calon istri Yang..." ucapan Yulia terhenti saat telunjuk putih lembut itu berada di bibir lembutnya.
"Sudah kukatakan jangan panggil Yang Mulia. Kau bisa memanggil namaku.." ucap Kaisar Kim They Yung.
"Mana bisa...bisa- bisa hamba di bunuh rakyat Yang Mulia..." ucap Yulia.
"Siapa yang berani padamu, apakah mereka dudah bosan hidup..." ucapnya .
"Setidaknya saat kita berdua kau harus memanggilku dengan Nama saja .." ucap Kasar lagi.
"Baiklah...hamba akan memanggil yang Mulia dengan Panggilan nama Kim saat kita sedang berdua ..." ucap Yulia.
"Trimakasih sayang...itu terdengar lebih baik di telingaku... " ucap Kaisar Kim sambil kembali memeluk Yulia dan menaruh kepalanya di pundak Yulia.
Memang tubuh Yulia yang tinggi ramping sangat serasi dengan Tubuh Kaisar Kim. Yang tinggi halus dan kekar . Serta wajah yang terukir indah dengan raut wajah halus bahagia giok memang pemberian Dewa yang sangat sempurna. Yulia tak menyangkal kalau Kasar Kim memang pantas menjadi dambaan para gadis di manapun .
"Kim...setelah aku menikah denganmu, aku tak harus selalu berada di istana kan...?" ucap Yulia lembut. Mendengar ucapan Yulia , Kasar Kim melepas pelukannya dan menatap wajah cantik itu dengan penuh kasih Sayang.
"Tentu saja tidak...apapun yang kau lakukan, aku akan mendukungmu. Apa kata istriku, aku akan selalu mematuhinya... lakukan apa yang kau inginkan, aku akan dekaku bersamamu..." ucap Kaisar Kim dengan nada lembut , halus dan penuh cinta
. "Tidak...jangan seperti itu... Kau boleh memanjakan diriku dan Putramu, Tapi kau harus Bisa juga menegurku jika aku salah..." ucap Yulia.
"Baik akan aku lakukan kalua istriku yang meminta..." ucap Kaisar Kim.
"Ya sudah aku akan membuatkan Makanan untuk kalian, tolong anda panggil anak-anak.. mereka belum pernah makan makanan Yang benar selama di dalam hutan. Karena aku tidak berani masuk kedalam ruang Dimensi.." ucap Yulia.
"Baik Ratuku...hamba akan melaksanakan perintah Ratu. .." ucap Kaisar Kim .
"Kim....!" seru Yulia kesal saat Kasar Kim bergaya bagai pengawal yang patuh.
Melihat wajah sang kekasih cemberut, dengan cepat Kaisar Kim yang gemas mencuri Ciuman Di bibir Yulia sekilas. Membuat Yulia kaget dan tertegun. Sedangkan si Pencuri langsung pergi menghilang.
"Dasar pria mesum...!" seru Yulia kesal . Namun akhirnya Dia masuk kedalam ruang Dimensi untuk mengambil bahan makanan dan alat untuk memasak. Tak lama terlihat Yulia sibuk memasak di ruang yang dia pakai sebagai dapur . Tak berapa lama Kaisar Kim datang bersama Si kembar. Dan Yulia segera mengirim Kaisar Kim dan Si kembar untuk masuk kedalam ruang Dimensi. Agar si Kembar bisa berendam di air Dimensi yang di campur dengan air Jiwa.
"Yang Mulia... Tolong anak -anak.... Biarkan mereka berendam sebentar di dalam bak mandi. Anda juga bisa berendam di sana.. karena aku akan menyelesaikan masakan terlebih dahulu. Maaf Aku merepotkan dirimu.." ucap Yulia lembut.
"Tidak masalah sayang...Bukankah aku Ayah mereka .." ucap Kaisar Kim sambil mengusap kepala Yulia. Yulia tersenyum dan kembali melanjutkan memasak. Dua jam kemudian, terlihat keluarga kecil itu telah duduk bersama menikmati makanan yang di buat Yulia .
Sedangkan di pusat kota kerajaan Dongyan tepatnya di rumah perdana mentri Si. Terlihat kamar seorang gadis hancur bagai terkena bencana . perabotan kamar berserakan di lantai karena lemparan dari sang pemilik . Vas bunga, alat kecantikan pecah berantakan di dalam kamar. Sedangkan Di pemilik terlihat menangis di atas pembaringan setelah melakukan perbuatannya.
Tak berapa lama sang Ibu masuk kedalam kamar dengan wajah sedih. Dia tahu sang Putri hatinya hancur saat mendengar Kaisar Kim telah melamar gadis desa. Sang Suami telah mencari kebenarannya. dan ternyata berita itu memang benar adanya. Dan dalam beberapa hari lagi, akan ada pengangkatan Putri Mahkota. karena dalam beberapa minggu lagi akan diadakan. pernikahan Kaisar Kim They Yung dengan wanita itu. Dan Rumor yang beredar kalau mereka telah menikah dan memiliki Putra Kembar adalah suatu kebenaran yang nyata . karena itu setelah pernikahan Kaisar, Secara resmi Putra Kembar Kaisar akan di angkat sebagai Pangeran. yang kelak akan mewarisi kerajaan ini.
"Bersabarlah nak...walau bukan sebagai Ratu, Bukankah kau bisa menjadi Selir Kaisar ..." ucap sang Ibu.
"Tapi aku ingin menjadi ratu Bu...apa kekuranganku dari wanita desa itu...kenapa harus dia yang jadi Ratu...!" sarunya marah.
"Bersabarlah...jadilah Selir dahulu, perlahan- lahan kita bisa mengusir dia dari kedudukannya dan kau bisa menjadi Ratu..." ucap sang ibu menghibur. Terlihat wajah Putri Nanggo sedikit gembira .
Udahan dulu ya...aku lanjut besok lagi.
Jangan lupa like, Vote dan komennya akan selalu author tunggu .
__ADS_1
Bersambung