YULIA

YULIA
MASUK HUTAN


__ADS_3

"Kim...Ayo kita pergi..." ucap Yulia yang melihat Srigala besar itu sudah bisa berdiri. Dia tahu kalau kekuatan Srigala itu sudah kembali walaupun hanya Setengah. Yulia melihat Srigala itu menatap Yulia dengan tatapan, entah apa itu. sendu..namun Yulia tak bisa mengartikannya. hewan itu marah, atau mengucapkan trimakasih .


"Pergilah...dalam dua Minggu kesehatanmu akan kembali lagi. tapi Selama itu, Kau harus menjauh dari manusia..." ucap Yulia.


Srigala itu terlihat melolong panjang.


Berbarengan dengan Yulia menarik Kim They Yung pergi bersama kelompoknya, terlihat Srigala besar itu melompat pergi dan menghilang di semak belukar . Sedangkan Yulia sendiri pergi bersama suami dan para sahabatnya. meninggalkan Kelompok Dari wanita itu. Yulia masih merasakan tatapan permusuham yang Yulia tebak pasti dari wanita gila itu. Setelah kepergian Yulia dan Kelompok nya. salah Satu pria dari kelompok itu berkata.


"Jangan menyalahkan wanita itu...Kau yang salah, Kau ingin menggoda tunangan gadis itu. Dan yang marah bukan Dia, tapi Pria yang Kau goda. untung saja wanita itu mencegah Pria tadi membunuhmu. aku tahu itu dan aku merasakan. ancaman pembunuhan darinya. Jangan menganggap kau lebih dari gadis itu. Maaf kalau aku jujur . Walau pun dia memiliki tanda hitam di wajahnya , tapi dia jauh lebih cantik darimu. Bukan hanya kecantikannya , tapi sikapnya. Dan aku yakin dia wanita yang sangat baik...dan aku sarankan jangan lagi memprofokasi mereka. mereka bukan tandingan kita. Aku tahu mereka sengaja Menyembunyikan kekuatan mereka sesungguhnya. .." ucap salah satu pria yang Ada di Kelompok mereka.


"Untuk kalian yang terluka, apakah kalian bisa kembali sendiri..tempat ini tidak terlalu jauh dari pintu masuk . dan jika Kalian memaksa pergi , aku rasa itu bukan pilihan yang baik..." ucap Pria itu bijak.


"Kami akan kembali ketua...kami fikir , kami akan menjadi beban untuk kalian jika kami memaksa..." jawab salah satu dari Pria yang terluka.


"Kami akan Istirahat sebentar sebelum kami kembali..." ucap yang lain .


"Baik...kalau begitu kami pergi...kalian hati- hatilah ..." ucap Orang yang di panggil Ketua.


"Trimakasih ketua..." tak lama keempat teman mereka segera pergi dari tempat itu.


Sedangkan Kelompok Yulia sendiri segera melanjutkam perjalanan mereka memasuki hutan tersebut. Banyak hewan buas yang berada di level tiga atau empat menghadang perjalanan mereka.


"Kim...apa Sebenarnya yang ingin mereka lakukan, kenapa mereka merekrut banyak kultivator atas namaku . Sialan...jika ini untuk kejelekan, pasti namaku yang terkena imbasnya..." Umpat Yulia. Melihat wajah kesal sang Istri, Kaisar Kim tersenyum . Yulia terlihat sangat menggemaskan saat marah seperti itu.


"Ya sudah kita lihat saja apa yang mereka ingin kan..." Ucap Kaisar Kim lembut . .


Setelah menempuh jarak yang cukup jauh, Yulia dan Kelompok nya telah berada di suatau tempat yang cukup lapang, dan di sana Ada Pohon besar berdaun merah kekuningan. Pohon nya cukup besar dan rindang . Dan tak jauh dari sana, Mereka bisa melihat keberadaan Sungai yang mengalir dengan deras .


"Kim...Apakah ini pohon yang di maksud...?" Tanya Yulia sambil menatap kearah Pohon.


"Sepertinya benar sayang... Dan lihatlah itu, ternyata sudah Ada yang datang sebelum kita.." ucap Kaisar Kim sambil menunjuk pada seseorang yang kini sedang duduk bersamdar pada Pohon itu.


"Kalau Begitu kita Istirahat di sini sambil menunggu yang lain..." kata Yulia .


Merekapun memilih duduk di akar Pohon besar tersebut , dan tak jauh Dari Pria yang terlihat juga sedang tiduran dengan tenang. Yulia memilih duduk lotus untuk bermeditasi . begitu juga dengan Kaisar Kim dan Pangeran Feng Lian. Sedangkan Pengawal Tan Dan Rong Han memilih duduk di belakang mereka . duduk sambil menjaga mereka bertiga . dan sehari kemudian, Satu persatu mereka mulai datang. Dan Kelompok gadis itu datang pada hari Kedua setelah kedatangan Yulia di tempat itu . Namun seperti nya tiga teman mereka tidak bersama mereka lagi. Entah kembali atau mati. Saat melihat Yulia dan Kaisar Kim, terlihat cahaya permusuhan Ada di matanya. Terutama saat melihat Yulia .


Dan ternyata sampai hari ketiga para kultivator yang masuk kedalam hutan, hanya tinggal mereka saja yang sampai di tempat itu. Ternyata hanya ada dua puluh enam saja Dari empat puluh orang di awal perjalanan . Sisahnya entah kembali atau tewas. Setelah empat hari kemudian , tetua yang datang menyambut mereka di pintu hutan yaitu tuan Panla Mendatangi meteka . dia kembali melayang di atas mereka.


"Selamat datang di area tempat uji terakhir kalian yang akan Menjadi murid perguruan Kidang. Dan kami akan membawa kalian sesegera mungkin. Tapi kita harus menunggu jemputan yang akan membawa kita kesana..." Ucapnya dengan wajah terlihat tenang.


Namun Yulia merasakan perasaan berbahaya entah apa itu.


"Aku harap kalian mau menunggu Beberapa hari di sini lebih dahulu. Dan saat jemputan datang, kita akan pergi. Kita tunggu saja meteka yang akan menjemput kita..." ucapnya dengan ramah . tak lama dia pergi meninggalkan mereka kembali . Sedangkan Yulia dan Kawan- kawan terlihat keheranan, kenapa mereka harus menunggu... lalu sampai Kapan...? Tanya mereka dalam hati. Namun mereka tak mendapat kan jawaban. Akhirnya mereka memutuskan untuk duduk bersila untuk berkultivasi .


Saat hari pertama , Yulia tidak merasakan keanehan yang Terjadi. Kekuatan nya terlihat mulai bertambah Karena tempat itu mengandung energi Qi yang lumayan banyak. Hingga membuat kekuatan yang mereka dapatkan mulai bertambah .Namun pada saat hari kedua. Yulia mulai Merasakan keanehan yang terjadi. Seperti nya tanah ataupun batu yang mereka duduki mulai terasa menyerap kekuatan mereka tanpa mereka sadari.


"Kak...Kau Merasa keanehan tidak...?" Tanya Yulia oada Ryu di dalam fikirannya.


"Benar...aku Merasa tanah Dan batu di sini menyerap tenaga orang yang Ada di sini. Apakah Hanya kamu , atau suamimu merasakan juga. "Ucap Ryu.


"Entah Kak...coba aku tanyakan..." Kata Yulia. Perlahan Yulia mendekati sang Suami. Saat Yulia mau bertanya, ternyata Kaisar Kim sudah tahu apa yang akan di tanyakan Yulia.

__ADS_1


"Aku juga merasakan nya..." Ucap sang Suami lembut .


"Kok..." Belum juga Yulia berkata, Kaisar Kim sudah berkata lebih dahuku.


"Aku merasakan itu sejal tadi malam. Hanya saja terlalu Samar. Baru sekarang tekanan agak berat . " ucapnya dingin .


"Lalu apa yang akan kita lakukan...?" Tanya Yulia .


"kita Cari akar masalah nya..." Jawab Kaisar Kim .


"Tunggu...aku tahu apa yang harus aku lakukan...!" Seru Yulia perlahan.


"Apa itu...?" Tanya Kaisar Kim pelan. Percakapan mereka sangat pelan hingga tidak Ada yang menyadari Kalau mereka berdua sedang Berbicara.


"Kau akan tahu nanti..." Ucap Yulia sambil tersenyum Samar.


Yulia segera memanggil Lilian dan bunga besar itu kini berada di telapak tangannya dalam bentuk bunga kecil. Yulia segera menaruh bunga pemangsa di atas pangkuan, Karena warna senada dengan warna baju Yulia, hingga membuat bunga itu tak terlihat walau setajam apapun mata seseorang . melalui pikiran , Yulia memberi tugas Lilin . dan dengan Senang hati bunga pemangsa memasukkan akarnya kedalam tanah. Akar dari bunga pemangsa mulai masuk dan menyelidiki permasalah di dalam tanah. Dan tak lama barulah Yulia tahu. Kalau ternyata yang menyerap kekuatan mereka Adalah akar dari tanaman iblis. Dan ternyata Pohon berdaun merah itu Adalah tanaman Iblis. Dan kekuatan mereka merupakan makanan dari tanaman itu. Mendengar itu, Yulia segera bertanya.


"Apakah Kau bisa membunuh tanaman itu.. ?" Tanya Yulia.


"Tentu Saja tuan... pekerjaan itu sangat Mudah sekali.." Ucap Lilian dengan angkuh.


"Dasar... Kalau begitu lakukanlah. Tapi secara perlahan, biar mereka tidak menyadari kita sudah tahu akal mereka..." Titah Yulia pada Lilian.


"Baik tuan...." ucap Lilian .


Dan dengan adanya kontrak dia dengan Lilian, Yulia juga bisa melakukan sesuatu. Sebab Yulia sadar kalau keadaan ini tidak sesederhana apa yang terlihat . Dia harus melindungi mereka yang Ada di sekitar Dia . Dan Yulia tidak ingin mereka terjebak dalam sesuatu yang terlihat tersembunyi. Melihat serangan yang diam- diam seperti ini Saja mereka sudah dalam bahaya. Lalu apa yang terjadi kalau kekuatan mereka telah di serap habis oleh Pohon iblis ini . Yulia tak bisa membayangkan tubuh mereka yang kering tak bertenaga . Setelah ini apa yang akan Terjadi dengan mereka semua. Apa lagi Wanita yang telah terluka Karena serangan sang Suami. Lebih baik dia tinggal di sini agar bisa kembali kedesanya. Terlihat Lilian mulai menyerang Pohon besar itu. Sebab Yulia bisa melihat daun Pohon di depannya mulai banyak yang mengering dan jatuh . Sedangkan Yulia sendiri Mulai menyerang wanita itu pada totik akupuntur yang akan membuat Dia Menderita beberapa hari . serta melempar dia dari tempat dia duduk . Hanya dengan Cara itu Dia bisa menolong Si gadis . Tak lama terlihat teriakan Dari gadis itu.


"apa yang terjadi...!" Seru salah Satu teman Dari Kelompok itu.


"Seperti Ada yang menyerangku kak..." Ucap gadis itu dengan menekan dadanya yang terasa sesak .


"Mana mungkin...lihat saja mereka... mereka semua sedang bermeditasi..." Ucap Pria itu dengan wajah heran.


" Entahlah kak...tapi Kau lihat saja...aku sampai terlempar seperti ini..." Ucap gadis itu. Lalu Dia melihat kesemua orang . tak lama matanya menatap pada Yulia yang terlihat sedang duduk bersila sambil memejamkan matanya . Tempat Yulia yang jaraknya cukup jauh dan masih terhalang oleh kakak dan dua orang peserta lain membuat dia merasa curiga.


"Kak...Pasti dia yang telah menyerangku.." Ucapnya sambil menunjuk pada Yulia yang masih menutup mata.


"Kau gila ya.... Lihat saja tempatmu dengan tempat dia. Sebelum Berbicara dan menuduh , lihat keadaan dulu. Jangan Karena Kau membenci Dia, lalu Kau semudah itu menuduh dia...!" Seru Pria yang menjadi ketua dalam Kelompok mereka .


Mendengar ucapan sang teman, terlihat wanita itu terdiam. Sang teman berusaha untuk membantu Dia. Dan malam harinya , Ada yang dapat serangan seperti wanita itu. Dan dia juga memuntahkan darah Segar. Semua itu membuat kekacauan di tempat itu . Tapi setelah dua hari , yang terluka semakin bertambah banyak, apalagi Pohon besar itu mulai layu. Sebab selain dia tidak bisa menyerap energi dam kekuatan mereka , dia juga terserah kekuatan nya oleh Lilian. Dan Keributan itu terdengar oleh tetua penjaga. Yang bernama Pangla. Dia segera datang.


"Ada apa ini...!" Sarunya dengan wajah marah.


"Tuan...mereka banyak yang terluka...entah Ada apa Hingga mereka mengalami serangan dan luka dalam..." Kata salah satu peserta yang adiknya terluka .


"Kalian saling menyerang...?" Tanya tuan Pangla dengan marah.


"Tidak tuan... Sepertinya di sini Ada hantunya. Luhatlah ini. Kami tidak berbuat apapun, tapi kami terluka. malah Ada yang terluka parah..." Ucap pria itu lagi. (yang fi maksud si wanita)


"Mana mungkin....mana mungkin di sini Ada Hantu...kalian jangan mengada - Ada...!" Serunya semakin marah.

__ADS_1


"Kami tidak memgada- Ada tuan... Kalau tidak percaya tanyakan saja pada yang lain..." Kata Pria Muda itu. Terlihat tuan Pangla menatap pada mereka satu- persatu. Melihat itu, Yulia yang sejak tadi diam, akhirnya ikut berkata.


"Yang Dia katakan benar tuan... Kami seperti Merasa Ada hantu di antara kami. Andai manusia biasa, mungkin kami bisa melawan. Tapi ini hantu...jadi kami tidak tahu kalau akan di serang. Tahu- tahu kami terluka... kalau ini berkelanjutan, kami bisa celaka tuan... bisa- bisa kami mati di sini tanpa bisa bertemu dengan Putri Yulia..."ucap Yulia dengan wajah di buat sedih dan bingung.


Melihat tingkah Yulia Suami dan sahabatnya ingin tertawa .


Terlihat mata tuan Panla memicing menatap Yulia . Tak lama terlihat dia menghembuskan nafas panjang.


"Benar tuan...Apa yang di katakan adik kami memang kami mengalaminya . Apakah jemputan itu masih lama...?" ucap Pangeran Feng Lian ikut alur sandiwara Yulia . Namun Dia tidak tahu apa yang di lakukan Yulia dan Sang sahabat yang terlihat sangat tenang. tadinya Dia akan bertindak, tapi tangan sang sahabat menahannya. hingga DOA sadar Ada sesuatu yang mereka rencanakan .


Terlihat wajah tuan Pangla merenung sejenak tak berapa lama terlihat Tuan Pangla Berbicara.


"Baiklah kita akan segera pergi. Aku akan menggunakan teleportasi untuk membawa kalian, tapi bagi mereka yang terluka, lebih baik tidak ikut. Karena akan menyusahkan kami..." Ucap Pria itu.


Dari dua puluh enam orang yang masih Ada di sana, orang yang terluka Ada enam orang dengan demikian hanya Ada dua puluh orang saja yang akan ikut masuk kedalam alat teleportasi milik tuan Pangla .


Dalam hati Yulia hanya bisa berkata , memang di sini Ada alat teleportasi..? Para peserta yang terluka hanya bisa pasrah menerima keputusan Tuan Pangla . mana mungkin mereka akan menolak ataupun Protes. dan dari Kelompok gadis itu, terpaksa harus Ada yang menemani dia keluar dari hutan.


Mereka hanya bisa berusaha kembali turun, walau keselamatan mereka tidak bisa di jamin. Tapi lebih baik menghadapi binatang buas, dari pada manusia yang licik. Semoga saja mereka selamat sampai di luar hutan..Batin Yulia dalam hati.


Tak berapa lama tiba- tiba Pria itu Membuka ruang hampa. Terlihat cela memanjang seperti sebuah pintu di udara. Cela semakin lama semakin melebar, hingga terbentuk lobang seukuran manusia . Tuan Pangla menyuruh mereka masuk kedalam cela itu Secara bergantian . Dan kebetulan Yulia dan rombongan berada di urutan paling belakang. Paling awal Pangeran Feng Lian, lalu Yulia, Kaisar Kim dan kedua pengawal nya paling belakang alias menutup. mereka melangkah memasuki cela tanpa Berbicara . Namun betapa kaget nya mereka. Saat mereka menginjak tanah di sebelah dalam cela. Ternyata mereka berada di atas sebuah gunung tinggi.


"Kim...ini di mana...?" Tanya Yulia keheranan. Sebab mereka berada di atas pegunungan yang terlihat subur namun gunung yang Ada di sebelah sana terlihat agak Tandus.


"Tunggu...aku seperti Mengenal tempat ini..." Ucap Kaisar Kim perlahan.


"Benar Kau Mengenal tempat ini...?" Tanya Yulia .


" Aku merasa agak familiar dengan tempat ini, .."ucap Kaisar Kim dengan wajah seperti sedang berfikir Karas.


Namun Percakapan mereka berhenti saat tuan Pangla berteriak dengan keras agar mereka segera berjalan cepat menuju gunung yang terlihat Tandus itu. Melihat Sikap tuan Pangla yang lain dari saat berada di hutan, membuat semua orang heran .Ketika sampai di sana. Pria itu seperti Membuka sebuah Arai . tak lama terlihat pemandangan lain di sana. Kini di depan mereka terlihat sebuah tempat yang di jaga oleh Beberapa orang, saat melihat tuan Pangla membawa beberapa orang , dua orang yang menjaga tempat itu berjalan mendekati mereka.


"Pangla...Kau sudah datang...? Bukankah ini belum satu bulan...?" Tanya Pria itu.


"Maaf... Ada Kejadian yang mengharuskan aku untuk membawa mereka masuk terlebih dahulu. Lagian Satu bulan itu cepat datangnya. Dan satu lagi ...Seperti nya Pohon iblis entah Mengapa menjadi Lagian aku melakukan ini Karena tidak Ada lagi pilihannya. Kalau begitu bawa mereka masuk. Mungkin yang Mulia segera menggunakan nya...." Ucap Pria yang mendatangi tuan Pangla.


"Baik akan aku lakukan, kalau begitu aku pergi dulu..." Jawab tuan Pangla. Terlihat wajah kedua Pria itu menatap mereka dengan sinis. Seolah meremehkan mereka . Yulia dan kelompoknya hanya diam saja . Mereka segera di giring memasuki sebuah tempat yang cukup aneh. Kenapa di bilang aneh, Sebab tempat itu Adalah tempat yang tidak terlalu Luas, sebuah tempat lapang yang kanan kirinya terbuat dari dinding pegunungan. Tempatnya Ada di tengah gunung yang mempunyai ceruk yang dalam dan agak Luas. Andai di lihat dari atas, tempat itu akan terlihat seperti tempat persembahan .


"Ayo...Kalian semua masuklah kesana..." perintah tuan Pangla .


"Tuan..untuk apa kami harus masuk kesana.. Bukan nya kami akan menemui Putri Yulia..?" ucap salah satu dari peserta.


"Jangan membantah...lakukan saja semua perintahku ...!" teriaknya marah .


Akhirnya mereka semua melakukan apa yang di katakan Pria itu.


Udahan dulu ya....aku lanjut besok lagi.


jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu


Maaf kalau masih Ada typo. ,🙏🙏

__ADS_1


Bersambung .


__ADS_2