Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.

Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.
SENYUM ADALAH SEDEKAH.


__ADS_3

══ ✥.❖.✥💗 Kalam Habaib💗✥.❖.✥ ══


Pengertian syukur yang paling dasar adalah memenuhi hati dengan pengakuan atas Dzat yang Maha Pemberi Nikmat, keagungan Nikmat dan Anugrah-Nya kepada hamba dengan kesaksian yang dapat mendorong anggota badan untuk taat kepada-Nya.


[ Sayyidil Habib Umar bin Hafidz ]


❤اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ❤


✥.❖.✥ ══✥.❖.✥ ═💗═✥.❖.✥ ══✥.❖.✥


Hari menjelang Sore.


Meira berserta anak-anaknya masih berada di rumah, Rio dan Cindy. Meira juga sudah mengabarkannya pada Daffin, agar saat via pulang kerja bisa langsung menjemput mereka. Dan benar saja, saat jam kerja berakhir Daffin langsung


meminta Rio untuk langsung kerumahnya.


Mendengar titah dari bosnya Rio mengerutkan keningnya, "Eh mau ngapain Lo kerumah gue?" tanyanya dengan wajah terlihat tidak senang.


"Mau ngapain ya terserah guelah! Udah cepat jangan banyak protes!" tegas Daffin.


"Huh! Dasar sesuka hatinya saja main perintah! Padahal rumah, rumah siapa? Kan rumah gue! kenapa jadi dia yang ngatur!" gerutu Rio lirih, sembari ia memulai mengemudikan mobilnya.


"Kenapa emangnya kalau bukan rumah gue hah? Nggak boleh gitu, gue kerumah Lo iya?" kata Daffin yang ternyata ia mendengar gerutuan Rio walaupun lirih.


"Ya boleh aja sih, asalkan jangan mendominasi aja Lo di rumah gue! Soalnya dari pengalaman yang ada lokan selalu begitu. Yang punya jadi tersingkir" sindir Rio


"Bodo amat emang gue pikirin!" ketus Daffin dengan mata melihat arah keluar jendela. Rio tak ingin menanggapinya lagi, ia memilih fokus dengan menyetirnya. Hingga tanpa terasa mobil mereka pun memasuki gerbang Rumah Roy. Baru saja Rio memarkirkan mobilnya. Dari kejauhan terlihat dua orang anak kecil berlari-lari menghampiri mobil mereka.


"Eh anak-anak Lo kok bisa ada di rumah gue?" tanya Rio yang terlihat heran. Dan akhirnya juga ia paham mengapa Daffin begitu ngotot ingin kerumahnya.


"Mau bagaimana lagi, setelah Lo tidak mengizinkan bini Lo mengajar lagi, otomatis anak-anak gue kangenlah sama gurunya" balas Daffin sambil ia membuka pintu mobilnya. Dan langsung turun untuk menyambut sang buah hati yang terlihat antusias melihat kedatangannnya. Dan Daffin pun langsung menekukan sebelah lututnya sembari ia merentangkan kedua tangannya, untuk menyambut keduanya, agar langsung masuk ke dalam pelukannya.

__ADS_1


"Horreee.. Biyah sudah dataaang!" sorak Azia dan Azmy yang kemudian keduanya langsung masuk kepelukan sang Ayah.


"Hum.. anak-anak Biyah.. Segitu senangnya sih lihat Biyahnya datang hm?" tanya Daffin sambil mengecup kedua pipi gembulnya Twins, dengan gemas.


"Tentu dong Biyah, kami akan selalu senang bila melihat wajah Biyah" jawab si cerewet Aziah. Di saat Aziah masih berbicara pada sang Ayah. Azmy malah memperhatikan wajah Rio, yang terlihat tidak senang. Itu terlihat dengan wajah yang terlihat sedang cemberut.


"Uncle Rio kenapa? Kok wajahnya seram sih?" tanya Azmy to the poin. Mendengar pertanyaan Azmy, spontan Daffin dan Azia langsung menoleh ke arah Rio.


"Eh, iyaa.. Iis Uncle Rio jangan pasang wajah seperti dong.. Seram tahu Uncle." tegur Azia sambil ia melipatkan kedua tangannya di dadanya.


"Wajah Uncle Rio, emang seperti itu dari Sononya Sayang, karena Uncle Rio wajah tidak punya senyuman, makanya dia pelit tersenyum." timpal Daffin, sambil menatap wajah Rio, yang memang terlihat asem di matanya.


"Apaan sih Bos? Ngomong sembarangan sama anak kecil!" protes Rio yang kini memasang wajah kesalnya.


"Iyakan emang faktakan Lo selalu memasang wajah ketat begitu! Lihat dikaca sana! Wajah Lo udah kayak setan gendruo tau!" cela Daffin, membuat Rio tersentak kaget mendengar.


"Sialan Lo! Sembarangan aja bilangin gue gendruo lagi!" protes Rio tambah kesal.


"Makanya Uncle, jangan memasang wajah ketat seperti itu. Seringlah tersenyum, nggak rugi kok, malahan uncle akan mendapatkan pahala lagi" tegur Azia dengan gaya masih melipat kedua tangannya di dadanya.


Rasulullah ﷺ bersabda:


"Dan yang termasuk mengangkat derajat adalah perkataan yang baik, menyebarkan salam, memberi makanan, sholat malam saat manusia dalam keadaan tidur." (HR. Ahmad dan disahihkan oleh Al-Allamah Al-Albani dalam Shahih Al-Jami')


Dalam hadits riwayat At-Tirmidzi juga disebutkan bahwa Aisyah ra. mengatakan, "Aku tidak pernah melihat seseorang yang paling banyak senyumannya selain Rasulullah."


(HR. At-Tirmidzi)


Jelas Azmy yang selalu tak pernah ketinggalan dengan gaya orang dewasanya. Setelah itu Aziah kembali menyambung perkataan Azmy dengan wajah yang mulai mengikuti gaya sang kakak.


"Uncle.. Senyum memiliki banyak keutamaan. Salah satunya dapat membuat seseorang merasa bahagia. Dalam sebuah hadits riwayat Imam Bukhari, diceritakan pada suatu hari ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah ﷺ dan bertanya,

__ADS_1


"Amalan Islam apa yang paling baik?" Beliau Rasulullah ﷺ menjawab:


"Memberi makan (orang yang butuh) dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenali dan kepada orang yang tidak engkau kenali" (HR. Bukhari)


Azmy menyambung perkataan Aziah kembali. "Senyum yang diberikan untuk saudara juga bernilai sedekah. Dalam sebuah hadits riwayat Tirmidzi sebagaimana dijelaskan oleh Salman Ayashi dalam bukunya yang berjudul Dasyatnya Senyuman, Rasulullah ﷺ bersabda :


"Senyummu untuk saudaramu adalah sedekah. Usahamu untuk mengajak kepada kebaikan dan melarang keburukan adalah sedekah. Usahamu untuk menuntun seseorang yang tersesat menuju jalan yang lebih baik adalah sedekah. Memberikan yang kita miliki adalah sedekah. Menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah. Pandanganmu yang peduli kepada mereka yang buruk rupa adalah sedekah. Sedekah yang paling tinggi nilainya adalah nafkah yang diberikan suami kepada istrinya." (HR. Tirmidzi)


"Ho'oh benar A'a Ami, di dalam Hadits lain juga di katakan. Dari Abu Dzar ra. dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda:


تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ


Artinya: "Senyummu di hadapan saudaramu adalah (bernilai) sedekah bagimu" (HR. Tirmidzi)


"Benar tuh Dek Zia," sambung Azmy sambil mengacungkan jari jempolnya." Di dalam hadits lain juga disebutkan di hadits riwayat Muslim, Rasulullah ﷺ bersabda:


لَا تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ


Artinya: "Janganlah engkau meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya dengan bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang berseri". (HR. Muslim)


Aziah kembali tak mau kalah ia pun menyambung perkataan Azmy. "Uncle..Senyum dengan wajah berseri akan menarik hati orang lain adalah perbuatan yang mulia, itu juga yang di katakan di dalam Hadits. Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah ﷺ bersabda:


إنَّكُمْ لَا تَسَعُونَ النَّاسَ بِأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ لِيَسَعْهُمْ مِنْكُمْ بَسْطُ الْوَجْهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ


Artinya: "Sesungguhnya kalian tidak bisa menarik hati manusia dengan harta kalian. Akan tetapi kalian bisa menarik hati mereka dengan wajah berseri dan akhlak yang mulia" (HR. Al Hakim)


Mendengar tuturan nasehat yang saling sambung menyambung dari kedua buah hatinya. Hati Daffin begitu menghangat Ia begitu bangga sekaligus bersyukur, karena ia terpilih menjadi orang tua dari anak-anak yang memiliki kemampuan yang luar biasa itu.


"*Terima kasih ya Allah, engkau telah menitipkan mutiara yang begitu indah pada hamba, semoga hamba mampu menjaga amanah yang luar biasa ini, sekali lagi terimakasih ya Rabb." batin Daffin penuh haru.


____________

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya guys.


VOTE yang banyak bila menyukai ceritanya oke 🙏😉*.


__ADS_2