
xxxxxxxxx🤎 Mutiara Hikmah 🤎xxxxxxxx
INGAT yaa . . !!
^^Munafik adalah hati yang menyembunyikan kedustaan.Hati yang selalu mengingkari apa yang diucapnya, dan hati yang tak pernah jujur dengan dirinya^^
"Sesungguhnya orang-orang munafik itu, (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka".
📖 (QS. An-Nisa '[4]:145)
xxxxxxxxxxxxxxxxxxx🤎xxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Erick begitu kaget mendengar salah satu dari pria bertopeng mengancam dirinya juga hingga tanpa sadar ia mengakui kejahatan nya sendiri di depan para relasi kerja nya. Setelah mendengar pengakuannya tiba-tiba dari arah pintu masuk Dek seorang pria masuk sambil menepuk-nepuk tangannya.
"Wah..wah..wah.. Pak Erick sungguh hebat! Bahkan ia berani mengakui perbuatannya saya benar-benar salut pada Pak Erick!" seru Pria itu yang tak lain adalah Daffin.
"Sialan Lo Daffin! Bagaimana Lo bisa tahu rencana gue hah?!" tanya Erik dengan nada suara penuh dengan kekesalan.
"Bagaimana gue bisa tahu? Heh! Apakah masih begitu penting bagi Lo hm?" tanya Daffin terlihat datar.
"Bangsat Lo! Dimana anak-anak buah gue hah?!" teriak Erick dengan tatapan geram pada Daffin karena ia telah merusak rencananya.
"Lo Ingin melihat mereka? Baiklah gue akan mengabulkan permintaan terakhir lo!" kata Daffin santai. "Kalian bawa Pria ini keluar biar dia bisa mengucapkan salam perpisahan pada teman-temannya itu!" lanjut Daffin menitahkan anak buahnya yang masih memakai topeng.
"Baik Bos! Hai, Lo ayo cepat jalan keluar!" kata anak buah Daffin pada Erick sambil ia mengarahkan senjata apinya pada Erick. Mau tak mau Erick pun mengikuti pria tersebut. Dan Mereka pun berjalan menuju keluar Dek yang disana ternyata ada Ariel yang sedang menerangkan senjata apinya ke arah para pria yang sedang berjongkok dengan tangan di atas kepala mereka.
"Bagaimana Pak Erick? Apakah kamu menyukainya? tanya Rio, sembari ia menyunggingkan senyuman mengejek pada Erick
"Cih! Gue baru sadar, kalau kepura-puraan Lo ingin ke toilet, hanya ingin membatalkan rencana gue?"
__ADS_1
"Hahaha, Lo terlalu meremehkan gue rupanya selama ini ya?! Tapi maaf pak Erick, gue tidak sebodoh yang Lo pikirkan!" kata Rio dengan tatapan dingin.
"Sudahlah Rio, jangan terlalu banyak berinteraksi padanya! Itu hanya membuang-buang waktu kita saja! Jadi dari pada membuang-buang waktu kita. Lebih baik kita membuang mereka satu persatu ke dalam lautannya sekarang!" ujar Daffin yang ternyata ia ikut keluar. Lalu ia pun berjalan menuju kepinggir kapal tersebut, dan kemudian ia memandangi lautan luas yang terpampang di depan matanya.
"Oke Bos! Dengan senang hati!" kata Rio yang kemudian ia menarik salah satu pria yang sepertinya anak buahnya Erick. dan membawanya kepikiran kapal yang tak berapa jauh dari tempat Daffin berdiri. Dan di saat Rio hendak mengangkat pria tubuh pria itu. Tiba-tiba terdengar seruan seorang pria yang baru saja keluar dari Dek kapal.
"Tunggu!" teriak Pria tersebut.
"Ada apa Pak Andra?" tanya Rio setelah menoleh kearah pria tersebut.
"Maaf Pak Rio, saya tahu mereka bersalah, tapi saya rasa tidak harus seperti ini! Membunuh mereka, itu artinya kita sama dengan mereka. Saya juga tidak mau kapal saya tercoreng namanya karena tragedi ini Pak Rio. Jadi sebaiknya cukup kita serahkan saja mereka pada pihak yang berwajib! Dan saya juga sudah menghubungi polisi pantai, dan sebentar lagi mereka akan kemari pak Rio!" kata pria yang ternyata ia sang pemilik kapal, yaitu Andra.
"Ooh, baiklah kalau itu mau Pak Andra! Kalau begitu sekarang saya serahkan mereka pada Pak Andra saja." kata Rio sembari ia menghempaskan Pria yang ia penggang, kelantai kapal dan bergabung dengan teman-temannya anak buahnya Erick. Setelah itu ia berjalan menuju tempat Daffin berdiri.
Namun saat bersamaan Erick berdiri dan merebut senjata milik salah satu anak buahnya Daffin dan Rio. Lalu senjata itu ia arahkan ke Daffin yang kebetulan sedang menghadap lautan yang luas sehingga ia tidak tahu kalau senjata berlaras panjang itu sedang mengarah kepadanya. Namun Rio yang sedang berjalan kearah Daffin melihat Erick dengan cepat juga ia mengarahkan senjatanya kearah Erick sambil ia berlari ke Daffin.
Daffin yang baru menyadari itu langsung berteriak.
"RIOOOO!!"
Daffin beriak sekencangnya, sambil ia berdiri dari terjatuhnya. "Kalian cepat bantu Gue! Cari Rio sekarang!!" seru Daffin yang kemudian ia langsung terjun ke lautan tempat Rio terjatuh. Begitu juga dengan Anak buahnya Daffin, yang langsung terjun setelah mendapatkan perintah dari bosnya.
Daffin terus berenang, menyelam berkali-kali, tanpa putus asa. Namun, ia tidak juga menemukan Rio. "RIOOOO! LO DIMANAAA!!" teriak Daffin sekuatnya, masih posisi di tengah-tengah lautan.
"RIOO!! DENGAR GUE! LO NGGAK BOLEH MATII!!KALAU LO MATI, GUE TIDAK AKAN MEMAAFKAN LO, SEUMUR HIDUP GUE!! LO DENGAR RIOO!!"
Teriak Daffin sekuat tenaganya, dengan mata yang terlihat sudah memerah, entah karena dia sedang menangis atau karena ia berenang tanpa kacamata pelindung. Da setelah ia berteriak ia kembali menyelam. Karena ia tak memakai peralatan apapun, jadi ia tidak bisa menyelam lebih jauh lagi. Ditambah lagi tubuhnya sudah mulai melemah hampir saja ia ikut tenggelam. Untung saja tim SAR langsung menyelamatkannya. Dan sebagian dari mereka tetap mencari Rio.
Setelah diselamatkan tim SAR, Daffin langsung di tangani oleh para medis, yang memang dipersiapkan untuk bertugas dikapal pesiar tersebut. Karena Daffin ternyata telah banyak juga meminum air garam, membuatnya tidak sadarkan diri. Namun di alam bawah sadarnya.
__ADS_1
"Daffin..! Daffin bangun!"
Daffin langsung membuka matanya dan melihat seseorang yang ia kenali sedang tersenyum lembut padanya. "Rio kamu sudah datang?" tanya Daffin dan ia pun langsung duduk, dan rasakan ia ingin memeluk Rio. Namun Rio malah menjauh seraya berkata.
"Fin gue titip istri dan anak gue yaa! Tolong jagakan mereka untuk gue, oke bro," katanya sambil ia tersenyum dan di kalimat terakhir ia mengedipkan matanya, dan setelah itu ia langsung pergi.
"Tidak! Gue tidak mau! Lo jangan pergi Rio!" seru Daffin, namun Rio semakin menjauh.
"RIOOOOO!!"
xxxxxxxxxxxx
JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR TERUS YA..🙏🥰
Bonusin dengan VOTE bila menyukai karya Author.
dan LIKE Bila inggin memberikan semangat.
"KOMENTAR para Readers akan menjadi pemicu inspirasi Author..Jadi jangan lupa ya guys 🙏😉 Syukron 😊🙏
xxxxxxxxxxxxxxxx
Oh iya Jangan lupa mampir ke novel terbaru Author ya 🙏😁 Yang berjudul:
❤️ KISAH CINTA SI GADIS TOMBOI ❤️.
SO JANGAN LUPA YA GAEES 🙏😉 JUGA BERIKAN DUKUNGANNYA JUGA OKE 😉 SYUKRON 🙏🥰😘
__ADS_1