
πΉπ·π MUTIARA HIKMAH π π·πΉ
"Saat kamu berada di Fase sedih, yakinlah bahwa Allah selalu ada untukmu dan tidak akan pernah meninggalkanmu,
So,
maka katakanlah di dalam hatimu.
Ma fi qalbi ghairullah ( Ω ΩΨ§ΩΩΩ ΩΩΩΩΨ¨ΩΩ ΨΊΩΩΩΨ±Ω Ψ§ΩΩΩ ) artinya adalah βtidak ada di dalam hatiku selain Allahβ
πΉ Quotes of the day πΉ
β₯.β.β₯ π β₯ββ₯π β₯β₯π β₯ββ₯ π β₯.β.β₯
mendengar suara Azia yang mengatakan..
"Iya Umah, ini Azia" Spontan Meira langsung memeluk putrinya dengan erat sembari ia menciumi seluruh wajah sang anak,
Rasa kerinduan yang mendalam selama berhari-hari akhirnya terbalaskan, Air mata kerinduan dan kebahagiaan menjadi satu,
" Alhamdulillah, hiks..terima kasih ya Allah hiks, Engkau telah mempertemukan hamba ada anak hamba kembali hiks..Terima kasih ya Rabb, hiks.." Ucap Meira yang masih terdengar Isak tangisnya " Umah, sangat merindukanmu nak" Lanjutnya lagi, yang masih memeluk Azia dan menciumnya dengan kasih
"Zia juga Umah hiks..Zia juga sangat merindukan Umaah, hiks..hueheu hiks" tangisan Azia pecah, ia pun sama seperti Meira, yang begitu merindukan sang ibu, hingga ia pun tak mampu membendung air mata kerinduannya.
"Iya sayang, Umah tahu itu, " Bales Meira, yang tak pernah bosen menciumi putri kecilnya itu.
Sementara para pria Daffin dan Azmy hanya jadi penonton dengan gaya posisi berdiri yang sama dan dengan melipat kedua tangannya di bawah dada mereka, dan dengan dahi mereka yang sama-sama mengerenyit menyaksikan para wanita melepaskan Rindunya.
"Apakah belum selesai acara lepas Rindunya?" Tanya keduanya dengan suara serentak, sehingga membuat Meira dan Azia spontan melihat mereka.
"Eh, mengapa Biyah dan A'a Amy bisa kompak gitu?" tanya si comel Azia dengan gaya orang dewasanya.
"Iya dong!, namanya kami Ayah dan anak yang paling keren" Ujar keduanya yang lagi-lagi secara bersamaan dan dengan gaya yang di rubah, kali ini mereka sama-sama meletakkan jari jempol dan telunjuk mereka di bawah dagu dengan pedenya.
"Idih! sok keren dan sok kompak deh Biyah dan A'a Amy" Protes si cerewet Azia dengan dengan kedua tangan yang ia lipatkan di bawah dadanya.
"Hmm, belum tahu Dede Zia kalau kami itu kompak, Ayo Biyah kita tunjukkan pada mereka kekompakan kita!." ujar Azmy dengan pedenya.
"Oke sayang!, kita lakukan sekarang!' bales Daffin, dan mereka pun mulai mengambil posisi secara sejajar dan kemudian Daffin pun langsung mengambil benda pipihnya dan ia pun membuka Aplikasi you tube nya dan ternyata ia membuka video musik lagu Ladki Badi Anjani hai, setelah musik terdengar mereka berjoget secara bersamaan seperti yang terlihat di layar kaca HPnya.
Hee..hee..hee..
Ladki badi anjani hai
disana adalah gadis asing
__ADS_1
Sapna hai
dia adalah mimpi
Sach hai kahani hai
Apakah dia nyata atau cerita
Dekho yeh pagli
Lihatlah satu ini gila
Bikhul na badli
Dia tidak berubah
Yeh to vahi deewani hai
Dia masih satu-gila sama
Melihat ke kompakan Antara Daffin dan Azmy membuat Meira tersenyum melihatnya, namun tidak bagi Azia, dia malah iri melihat kekompakan mereka hingga membuat Iya ingin ikut melakukan hal yang sama bersama Umah.
"Hem, kalau begitu Zia juga bisa melakukannya bersama Umah!" Katanya yang terlihat jelas sekali ia tak mau kalah,
Melihat yang begitu percaya diri, membuat Daffin Tersenyum tipis, lalu ia pun mengalihkan pandangannya ke pada Meira, seperti ada sebuah rencana di dalam pikirannya, lalu ia pun kembali menatap beralih kepada Azmy, ia juga seperti memberi isyarat padanya.
"Oke!, siapa takut!, Ayo Umah, kita lakukan hal yang sama seperti yang di lakukan Biyah dan A'a Amy! " Katanya penuh percaya diri.
"Tapi sayang, Umah nggak bisa Zia" Ujar Meira yang sepertinya ia ingin menolak keinginan Azia secara halus.
"Iiikh, Umah nggak Asik akh!, nggak seruu!" Kata Azia dengan bibir yang di manyunkan manja, dan dengan tangan kecilnya yang terlipat di atas dada, membuat Daffin sebenarnya ingin tertawa namun ia tahan.
"Tapi sayang, Umah benaran nggak bisa nanti kalau kita salah gimana" Bales Meira dengan lembut, dan masih berusaha membujuk supaya putrinya membatalkan keinginannya.
"Ayolah Mei, tunjukkanlah pada putri kita, bahwa Umah serba bisa, masa kamu udah nyerah aja sih sebelum bertempur," timpal Daffin, sedikit meledek agar Meira tersulut dan akhirnya mau mengikuti keinginan Azia.
" Iya Umah kita coba dulu Umah, Biyah dan A'a Amy aja bisa masa kita nggak bisa sih, ayolah Umah, kita coba dulu ya?" Ujar si bocah kecil Azia dengan manjanya yang tak pernah berputus asa dalam hal yang ingin ia lakukan.
Karena tak ingin tak ingin buah hatinya kecewa akhirnya Meira pun mengiyakan keinginannya.
"Hmm..Baiklah nak, ayo kita lakukan" Ujar Meira dengan pasrah..
"Horee, gitu dong Umah, ayo kita lakukan" Kata Azia bersorak senang, lalu ia menarik tangan sang Umah agar ia turun dari ranjangnya, setelah Meira telah turun Azia pun langsung mengambilnya HP sang ayah, lalu ia memutar kembali video via YouTubenya dengan lagu yang sama yang berjudul Ladki Badi Anjani hai.
setelah musik di mulai mereka pun mengikuti gerakan yang sama dengan yang di lakukan di layar kaca hp milik Daffin.
__ADS_1
Hoo..hoo..hoo..hoo..
Ladka bada anjana hai
disana ada laki-laki asing
Sapna hai
dia adalah mimopi
Sach hai fasana hai
apakah dia mimpi atau nyata
Haa..haa yeh pagla
ya.. ya... ini seoarang yang gila
Bilkhul na badla
dia tidak berubah
Yeh to vahi deewana hai
dia masih sama seorang yang gila
Daffin yang melihat mereka, dengan gayanya yang melipatkan tangannya di dadanya, ia pun tersenyum penuh kemenangan, karena keinginannya untuk melihat istrinya, kembali ceria dan sehat, akhirnya terpenuhi.
Sedangkan Meira dan Azia masih mengikuti gerakan via YouTube nya dan di saat Adegan pria dan wanita melakukan tarian bersama, Daffin dan Azmy pun masuk dan akhirnya mereka menari bersama seperti yang di lakukan di layar Hp-nya
Setelah melakukan tarian bersama, dan musik juga telah berakhir, mereka pun Akhiri terduduk di lantai secara bersamaan dan dengan nafasnya yang tersengal-sengal, dengan saling bertatapan satu sama lainnya dan akhirnya keempatnya pun tertawaan dengan penuh kebahagiaan bersama-sama.
"Hahahaha, Zia senang akhirnya kita semua bisa berkumpul kembali, ternyata sangat Indah ya kebersamaan itu, Biyah" tutur Azia yang nampak jelas sekali, bahwa ia sangat bahagia sekali karena Akhirnya ia dapat berkumpul kembali pada keluarga yang amat ia cintai.
"Iya sayang, indahnya kebersamaan ini bila kita saling menyayangi satu sama lainnya nak , sekarang mari kita berpelukan" Sambung Daffin sembari ia merentangkan tangannya agar keluarga kecilnya mau memeluknya, dan dengan cepat Twins pun memeluk sang Ayah.
"Mei, sini kamu juga " katanya pada Meira yang akhirnya Meira pun mengikuti keinginan Daffin ia pun ikut memeluk suaminya dan di sambut oleh Daffin dengan hangat, dan kemudian ia juga memberikan kecupan lembut pada puncak kepala ketiganya dengan penuh kasih sayang.
"Terimakasih ya Rabb, atas kebahagiaan yang telah engkau berikan ke pada Hamba" _batin Daffin di dalam pelukannya kepada keluarga kecilnya.
********
*Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya guys ππ
dengan cara LIKE* VOTE DAN KOMENTAR.
__ADS_1
OKE GUYS ππ SYUKRON ππ*