Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.

Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.
AIR MATA KERINDUAN RIO.


__ADS_3

โ• โœฅ.โ–.โœฅ ๐ŸŒธKalam Hikmah ๐ŸŒธโœฅ.โ–.โœฅ โ•


"Jangan terlalu dikejar, jika memang jalannya pasti Allah memperlancar. Karena yang menjadi takdirmu akan mencari jalannya untuk menemukanmu."


[ Sayyidina Ali bin Abi Thalib ]


ุงูŽู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู’ ุงูŽู„ู„ู‘ู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูู…ู’


โœฅ.โ–.โœฅ โ•โ• โœฅ.โ–.โœฅ ๐ŸŒธ โœฅ.โ–.โœฅ โ•โ• โœฅ.โ–.โœฅ


"Achaaa!" teriak Rio sekuatnya, membuat seisi rumah, yang mendengarnya kaget. Sehingga Sudirman maupun Anya, langsung mendatangi kamar kecilnya.


"Kamu kenapa Nak?" tanya Sudirman saat ia sudah tiba dikamarnya Rio.


"Kek, saya sudah ingat! Bisakah Kakek mengantar saya pulang?" tanya Rio terlihat antusias. Namun tubuhnya masih terlihat lemah. Itu terlihat jelas, karena saat ini ia sedang berdiri disisi, ranjang namun kakinya begitu sulit untuk digerakkan.


"Sabar Nak, ini sudah malam, bagaimana besok saja kamu pulangnya. Lagian tubuh kamu belum pulih sekali Nak.


"Tapi Kek, saat ini pasti istri saya sedang menunggu saya Kek, dan saat ini ia sedang hamil," kata Rio yang ternyata ingatannya kini, satu persatu muncul. Walaupun belum sepenuhnya kembali.


"Maa shaa Allah, ternyata kamu sudah memiliki keluarga Nak?" tanya Sudirman, sembari ia membantu Rio agar ia bisa duduk disisi ranjangnya.


"Iya Kek, makanya itu, saya harus segera pulang Kek, bisakah Kakek menolong saya?" pinta Rio, yang terlihat ia begitu berharap sekali pada Sudiman. Terlihat juga ada kesedihan yang tergambar dari raut wajahnya yang terlihat masih memucat itu.

__ADS_1


"Nak Kakek tahu, bagaimana perasaan kamu saat ini, kakek juga tahu, kamu sudah banyak melewati cobaan yang begitu berat. Tetapi Perlu selalu kamu ingat, dunia ini hanya sementara. Sakit itu sementara, Sedih pun sementara, Bahagia juga sementara. Semua hanya sementara di dunia ini. Jadi jalanin semuanya dengan rasa ikhlas dan sabar. Percayalah, akan ada bahagia setelah banyak terpaan ujian yang meluluh lantahkanmu saat ini. Selagi kamu yakin Allah selalu bersamamu Nak." tutur Sudirman memberikan Nasehat pada Rio. Karena ia melihat ada kegelisahan pada dirinya.


"Nak, seperti apapun rasa kecewamu saat ini, cobalah ikhlas. Dan bentengilah kecewamu dengan Sabar, tetaplah belajar percaya, bahwa segala hikmah yang terkandung dalam ketentuan Allah itu indah Nak. Bahkan lebih indah dari impian yang telah kamu rajut sedemikian rupa. Karena itu sudah menjadi janji Allah didalam firman-Nya.


ูุงุตุจุฑ ุตุจุฑุง ุฌู…ูŠู„ุง


"Bersabarlah dengan kesabaran yang indah".


(Qs. Al-Ma'arij : 5)


ูˆุงุตุจุฑ ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ู…ุน ุงู„ุตุงุจุฑูŠู†


"Bersabarlah.. karena sungguh Allah bersama dengan orang-orang yang bersabar". (Qs. Al-Anfal : 46)


Allah bersamaimu Nak, dengan kebersamaan yang khusus berupa Allah akan terus menerus menjaga, menolong dan menguatkanmu tersebab upaya kesabaranmu ini, in shaa Allah," jelas Sudirman, membuat hati Rio sedikit tenang, walaupun masih ada yang mengganjal dihatinya.


"Maaf ya Nak, ini demi kebaikan kamu, tinggallah disini sebentar lagi, agar tubuh kamu benar-benar pulih ya Nak. Dan asal kamu, kalau kita sedang berada di sebuah kepulau kecil Nak, yang artinya bila ingin ke kota harus menaiki sampan Nak Rio, jadi untuk saat ini bersabar dulu ya Nak," jelas Sudirman lagi dengan penuh kelembutan.


"Baiklah Kek, tapi bisakan besok pagi Kakek mengantar saya?" tanya Rio dengan tatapan pengharapan.


"In shaa Allah Nak, berdoalah, semoga Allah memberikan kemudahan untukmu ya Nak, dan semoga Allah juga memberikan kamu kesehatan kembali, agar secepatnya kamu berkumpul pada keluarga kamu ya Nak," ujar sang Kakek, sembari ia memberikan senyuman ciri khasnya.


"Aamiin ya Rabb, In shaa Allah Kek. Terimakasih banyak atas kebaikan Kakek pada saya. Dan terimakasih telah menyelamatkan saya Kek," ucap Rio, begitu tulus, sambil ia mengecup tangan Sudirman, bahkan ia juga memeluk Sudirman begitu erat. Sebagai ungkapan terima kasihnya pada Sudirman.

__ADS_1


"Sama-sama Nak, tapi ini sudah menjadi kehendak Allah, jadi perbanyaklah berterima kasih Pada-Nya Nak," balas Sudirman sembari ia membelai lembut rambut Rio penuh kasih sayang, bak seorang Ayah, yang amat menyayangi anaknya.


"Alhamdulillah ya Allah, terimakasih atas kesempatan ini," ucap Rio lirih, yang tanpa terasa air matanya lolos begitu saja. Sudirman yang melihatnya tersenyum, sambil menghapus air mata yang hangat itu.


"Alhamdulillah, sekarang istirahatlah kembali ya Nak. Semoga besok pagi tubuh kamu akan benar-benar pulih ya Nak" kata Sudirman lagi sembari ia membantu Rio membenarkan tubuhnya agar kembali berbaring.


"Aamiin, terima kasih Kek" ucap Rio lagi.


"Sama-sama Nak. Sekarang tidurlah, Kakek tinggal ya Nak, Assalamualaikum" pamit Sudiman.


"Baiklah Kek, wa'alaikumus salam" balas Rio, dengan tatapan yang masih mengarah pergian sang Kakek, juga Anya, yang rupanya sejak tadi ia hanya diam di depan pintu kamar Rio saja.


Setelah pintu kamarnya, ditutup oleh Sudirman, Rio pun menghela nafasnya, dengan tatapan mata yang mengarah ke langit-langit kamarnya. Seketika ia kembali teringat akan wajah istri kecilnya itu.


"Ya Allah, terimakasih atas kesempatan yang telah engkau berikan kepadaku. Terimakasih atas nikmat nafas yang Engkau panjangkan ini. Tetapi rasanya nikmat ini tidaklah berarti, bila Aku masih berjauhan dengan istriku, Jadi hamba mohon dengan sangat pada-Mu ya Rabb. Pertemukanlah kami kembali, dan panjangkanlah jodoh kami di dunia maupun di akhirat," ucap Rio dalam hatinya. bersamaan dengan jatuhnya Air mata kerinduan Rio, terhadap istri kecilnya itu.


โ”ˆโ”ˆโ€ขโ€ขโœพโ€ขโ—†โ€โ—†โ€ขโœพโ€ขโ€ขโ”ˆโ”ˆ


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR TERUS YA..๐Ÿ™๐Ÿฅฐ


Bonusin dengan VOTE bila menyukai karya Author.


dan LIKE Bila inggin memberikan semangat.

__ADS_1


"KOMENTAR para Readers akan menjadi pemicu inspirasi Author..Jadi jangan lupa ya guys ๐Ÿ™๐Ÿ˜‰ Syukron ๐Ÿ˜Š๐Ÿ™


Jangan lupa Follow akun Instagram author ya? Dengan nama akun rahmarahma6709 jangan lupa ya guys ๐Ÿ˜‰๐Ÿฅฐ.


__ADS_2